Beranda > bantahan, khawarij > Peringatan Kepada LDII.OR.ID , website propaganda aliran sesat LDII

Peringatan Kepada LDII.OR.ID , website propaganda aliran sesat LDII


Nurhasan berkata : BARANG SIAPA YANG MASIH MENG ANGAN-ANGANKAN ATAU BERFIKIR BAHWA MASIH ADA DI LUAR JAMAAH KITA INI ADA HARAPAN MASUK SURGA…. MAKA SEBELUM BERDIRI DARI MAJLIS INI SUNGGUH DIA TELAH KAFIR.doc LDII

Bismillahirohmannirrohiim

Assalaamu ‘alaikum warohmatullohi wa barokatuh

Koran Republika edisi 7 April 2011, memuat berita dari Kepala Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama ( Kemenag ) tentang meningkatnya jumlah aliran sempalan di Indonesia. Hal ini juga diakui oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI ). Ketua Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI, Utang Ranuwijaya, menyatakan bahwa ditingkat Pusat MUI telah mengeluarkan fatwa sesat bagi sekitar 10 kelompok pemain lama, terutama kelompok yang telah memiliki jaringan transprovinsi dan transnasional diantaranya adalah Islam Jamaah ( IJ ). Utang menghimbau masyarakat untuk mewasdai aliran-aliran baru. Jangan mudah terpancing dengan berbagai iming-iming, baik iming-iming materi ataupun ajaran.

Tulisan ini ditulis oleh para mantan warga IJ yang pernah menjadi warga IJ selama lebih dari 30 tahun ( 1978 – 2010 ), dimaksudkan untuk memperkuat himbauan MUI, khususnya tentang IJ sehingga himbauan MUI tersebut lebih spesifik dengan kelengkapan informasi dari internal IJ sehingga masyarakat lebih mudah untuk mengenali dan mewaspadai IJ. Himbauan ini kami perluas kepada MUI pusat dan daerah, kepada ormas, dan kepada parpol agar mewaspadai upaya pertemanan/ pendekatan LDII ( Paradigma Baru ), karena menurut imam IJ, LDII adalah organisasinya IJ yang tugasnya untuk melindungi dan menutupi bithonah (rahasia, red) jamaah ( IJ ), termasuk diantaranya keimaman, benda sabilillah, infaq dan lain-lain. Pernyataan imam IJ ini ditulis pada dokumen internal IJ yang disebut teks daerahan, yang dibacakan dan dibagikan pada pertemuan bulanan antara imam IJ pusat dengan imam-imam IJ tingkat daerah, di Kediri dan di Jakarta pada bulan Februari 2007

A. Apa, Siapa dan Apa Ajaran Islam Jamaah ?

Islam Jamaah ( IJ ) adalah sebutan yang ditujukan kepada kelompok umat Islam, yang awalnya dipimpin oleh H. Nurhasan Ubaidah ( HNU ) sejak pembaiatannya sebagai imam IJ yang diakuinya pada tahun 1941. Organisasi yang pertama kali dibentuk oleh pimpinan IJ adalah Yayasan Pengajian Islam Djamaah (YPID), yang kemudian beberapa kali berubah nama, dan nama organisasi IJ yang sekarang adalah Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ).

MUI telah mengeluarkan fatwa sesat terhadap ajaran Islam Jamaah sejak lama, sejalan dengan larangan Pemerintah RI terhadap ajaran Islam Jamaah dengan nama apapun melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI No: 089/DA/10/1971. Namun Islam Jamaah nyatanya masih aktif meneruskan ajaran HNU.

Kegiatan warga IJ yang nampak di masyarakat adalah pengajian al- Qur’an dan Al-Hadits yang terjadwal dengan intensitas tinggi. Sampai di sini nyaris tidak ada kemusykilan, namun kalau anda mampu mencermati lebih jauh, maka akan nampak bahwa yang menjadi landasan kegiatan mereka adalah ajaran-ajaran rahasia ( bithonah ) imam mereka, diantaranya yaitu :

1. Ber-Baiat Kepada Imam IJ : warga IJ harus yakin bahwa dengan berbaiat kepada imam IJ dan menta’ati ajarannya maka hidupnya halal dan matinya wajib masuk surga, sedangkan diluar IJ, Islamnya tertolak dan matinya wajib masuk neraka.

2. Ilmu Manqul : bahwa ilmu agama harus diambil ( manqul) dari jalur HNU, kalau tidak, maka ilmunya tidak sah, ibadahnya tidak sah dan Islamnya tidak sah alias belum/ tidak Islam

3. Infaq Persenan Wajib : wajib infaq sampai 10% dari penghasilan, disetor kepada Imam Pusat sebagai tanda sambung dengan Imam. Ditambah infaq dan sodaqoh lain untuk Pusat, Daerah, Desa dan Kelompok

4. Praktek Pengkafiran : Warga IJ mempraktekkan pengkafiran terhadap muslim lainnya dalam hal a) tidak makmum sholat kepada imam sholat non warga IJ, kalau terpaksa harus makmum maka niatnya sholat munfarid/ sholat sendiri, b) tidak menyolati atau mendoakan jenazah muslim non warga IJ walaupun orang tua sendiri, c) anak-anak warga IJ yang tidak mau masuk IJ tidak mendapat haq waris d ) tidak boleh nikah dengan orang Islam diluar IJ, dan sahnya nikah harus Nikah Dalam ( ND ) dulu, nikah di KUA hanya formalitas untuk mendapatkan surat nikah, e) warga IJ yang keluar atau dikeluarkan dari IJ dihukumi murtad dari Islam, f) dll.

5. Nasehat Pokok Imam IJ Kepada Warga IJ pada teks daerahan bulanan berbunyi : Barang siapa yang mau tetap menetapi, memerlukan dan mempersungguh Qur’an, Hadits, Jama’ah CARA LIMA BAB karena Allah sampai pol tutug ajal matinya masing-masing WAJIB MASUK SURGA ( dalilnya Surat ANNISA ayat 13 dan hadits Tirmidzi juz 3 hal 315 ). Sebaliknya barang siapa yang tidak mau tetap menetapi memerlukan dan mempersungguh Qur’an Hadits Jamaah CARA LIMA BAB karena Allah sampai tutug pol ajalnya masing-masing WAJIB MASUK NERAKA ( dalilnya Surat ANNISA ayat 14 dan hadits Tirmidzi juz 3 hal 315 )

Yang dimaksud cara 5 Bab adalah program ibadah IJ yaitu 1) ngaji, 2) ngamal, 3) membela Qur’an Hadits, 4) sambung jamaah , dan 5) to’at Allah, Rosul, imam secara Qur’an Hadits. Nasehat ini merupakan klaim IJ bahwa yang WAJIB MASUK SURGA hanya warga IJ karena hanya mereka yang menetapi Islam dengan cara 5 Bab yang spesifik ajaran HNU, sedangkan muslim lainnya yang menetapi agama Islam tidak secara 5 Bab IJ, WAJIB MASUK NERAKA.

Doktrin ini menjadi pengikat warga IJ tetap dalam IJ, sebab kalau keluar diancam matinya WAJIB masuk neraka. Ini satu bukti kedustaan memaknai al-Qur’an surat AnNisa ayat 13 dan 14 untuk kepentingan kelompoknya

B. Apa Pendapat Para Ulama Tentang Ajaran- Ajaran Bithonah IJ ?

1. MUI telah mengeluarkan fatwa sesat terhadap Islam Jamaah berdasarkan penelitian pengkajian dari Komisi Fatwa MUI dan menyatakan ajaran- ajaran IJ sangat bertentangan dengan ajaran Islam sebenarnya.

2. Para ulama ahlus sunnah Mekkah dan Medinah diantaranya Sheikh DR. Muhammad bin Umar Bazmul dosen Universitas Ummul Quro Mekkah yang berkunjung ke Indonesia pada bulan Juli 2010, menyatakan bahwa ajaran-ajaran H. Nurhasan Ubaidah bukan dari ulama –ulama ahlus sunnah yang diakuinya sebagai guru-gurunya ( diantaranya Sheikh Umar Hamdan dll ), bukan dari para ulama ahlu sunnah terdahulu, bukan dari shahabat, dan bukan pula dari Rosullulohi shallallohu alaihi wasallam. Ajaran – ajaran ini, termasuk pengakuan H. Nurhasan sebagai amir adalah bathil, bahkan merupakan kedustaan kepada manusia yang jahil tentang Islam.

3. Kalau dikatakan landasan ajaran-ajaran tersebut dari ijtihad imam, maka inipun bathil karena imam ( kalaupun dia imam yang haq ) tidak punya haq sama sekali untuk membuat syariat baru dalam agama

C. Paradigma Baru LDII Mengecoh MUI :

1. Sikap MUI terhadap ajaran Islam Jamaah/ Darul Hadits sejak tahun 1971 tetap konsisten bahwa ajaran – ajaran IJ sesat, dan yang terakhir adalah seperti yang dikatakan bapak Utang Ranuwijaya pada berita koran Republika di atas. Sebelum itu pada Musyawarah Nasional MUI 21- 29 Juli 2005, MUI merekomendasikan kepada Pemerintah untuk menindak tegas dan membubarkan aliran sesat seperti LDII ( Lembaga Dakwah Islam Indonesia ) dan Ahmadiyah, dan K.H. Ma’ruf Amin menegaskan lagi dalam wawancaranya dengan majalah Sabili bahwa LDII dinyatakan sesat karena LDII merupakan penjelmaan Islam Jamaah ( Sabili No.21 Th VIII 4 Mei 2006 )

2. Namun kami melihat beberapa pimpinan MUI mulai bergeser/ terkecoh pandangannya terhadap LDII setelah ketua umum LDII datang ke kantor MUI dan menyatakan dengan sumpah demi Allah bahwa LDII sudah meninggalkan ajaran Islam Jamaah / H. Nurhasan Ubaidah. Padahal kami para mantan yang saat itu masih berada di dalam IJ, tahu betul bahwa Paradigma Baru hanyalah siasat baru, dalam upaya untuk mendapat pengakuan dari MUI bahwa LDII/IJ sudah tidak sesat lagi. Maka ketika bapak K.H. Ma’ruf Amin berkunjung ke Pondok Kediri sekitar bulan Maret 2007 kami telah siap dengan praktek siasat paradigma baru kepada beliau

3. Didorong oleh kepedulian kami kepada saudara-saudara dan sahabat- sahabat kami yang masih jadi warga IJ, kami datang ke MUI untuk presentasi dan menyampaikan persaksian tertulis tertanggal 20 Juni 2010 dengan bukti-bukti tentang LDII Paradigma Baru /IJ yang tidak berubah dari akidah dan ajaran H. Nurhasan Ubaidah. Kemudian atas pertanyaan/ permintaan Sekjen MUI bapak Drs. H.M.Ichwan Syam tentang perintah bithonah IJ, kamipun telah mengirimkan bukti-bukti perintah bithonah imam IJ tersebut berupa teks daerahan Feb- 2007, bersama surat kami tertanggal 08 April 2011. Perintah imam IJ tersebut singkatnya bisa dilihat dibawah ini

D. Bukti Perintah Rahasia Imam IJ Kepada LDII :

1. Perintah pada teks daerahan bulan Feb 2007 ( teks daerahan sifatnya rahasia ) pada halaman 12-15 : ” 1) Seluruh anggota organisasi adalah orang jamaah, orangnya imam, 2) Seluruh harta benda organisasi adalah milik jamaah/ imam, 3) Segala kegiatan organisasi harus dibawah kendali imam, selanjutnya, salah satu tugasnya ( organisasi ) adalah melindungi dan menutupi segala sesuatu yang ada dalam jamaah yang memang harus ditutupi ( bithonah ), termasuk keimaman, benda sabilillah, infaq dan lain-lain”. bahwa : satu-satunya jamaah yang sah di Indonesia adalah jamaah kita ini, tidak ada lainnya. Dalam bidang keormasan dibentuk organisasi LDII yang berfungsi sebagai alat perjuangan jamaah ( IJ ).

2. Dengan perintah imam ini jelas bagi kita bahwa sumpah Ketua Umum LDII yang mengatakan LDII sudah Paradigma Baru, adalah satu kedustaaan untuk menutupi kedustaan lebih besar yaitu bithonah IJ. Perintah imam kepada LDII pada teks daerahan Feb 2007, dikeluarkan sekitar 4 bulan setelah pergantian imam IJ ke-2 yaitu H. Abdudhohir Muhammad Suweh yang meninggal bulan September 2006, kepada imam IJ ke -3 H. Abdul Aziz Sulthon Aulia. Perintah ini untuk menjelaskan kepada semua warga IJ agar jangan salah mengerti bahwa pernyataan ketua umum LDII tentang Paradigma Baru hanya untuk pihak luar, sedang kedalam tidak ada perubahan, tetap QHJ= Qur’an Hadits Jamaah , tetap 5 Bab sampai pol ajal matinya masing-masing

E. Nasehat FRIH (Forim Ruju’ Ilal Haq) kepada Imam IJ ke – 3, Bapak H. Abdul Aziz Sulthon Aulia

1. Kepada bapak H. Abdul Aziz Sulthon Aulia kami ajak agar mau membaca nasehat ini dengan hati terbuka, ridlo karena Allah, bahkan sebaiknya bersyukur masih ada mantan warganya yang berani memperingatkan tentang bahaya kedustaan dalam agama yang berat hukumnya di sisi Allah, kepada mantan imamnya ketika masih hidup,

2. Bapak H. Abdul Aziz tidak perlu rahasia-rahasiaan lagi karena para imam di zaman shahabat, tabi’in, dan yang selanjutnya tidak merahasiakan keimamannya seperti bapak, karena bagaimana bapak bisa menjadi pelindung umatnya kalau keadaan bapak juga dirahasiakan bahkan minta perlindungan kepada Instansi Pemerintah yang orang-orangnya oleh bapak dikategorikan sebagai orang –orang yang WAJIB MASUK NERAKA

3. Kalau tulisan kami di atas dianggap sebagai fitnah, maka bapak bisa membantah sekaligus berdakwah di depan para ulama, pimpinan MUI, pimpinan ormas Islam, masyarakat umum, dengan diliput media massa secara luas, dan bapak bisa buktikan apakah ajaran – ajaran bithonah IJ itu cocok dengan dalil-dalil Al -Qur’an dan Al-Hadits yang shahih dan sesuai dengan pemahaman dan praktek ibadahnya para sahabat !!!

4. Bapak bisa bayangkan apabila bapak berani dakwah secara terbuka dan hujjah bapak berhasil dan diterima oleh para ulama, insya Allah manusia akan berbondong- bondong berbaiat kepada bapak dan mereka akan sangat ridlo untuk infaq 10 %, dan toat kepada bapak dengan imbalan WAJIB MASUK SURGA

5. Sebaliknya kalau bapak tidak mau, atau tidak mampu membuktikan kebenarannya, padahal MUI telah menyesatkan IJ dan pemerintah RI telah melarang ajaran IJ, diperkuat lagi oleh ulama ahlus sunnah di Mekkah- Medinah seperti sudah dikatakan di atas yang menyatakan bahwa semua ajaran bithonah itu bathil bahkan merupakan kedustaan, maka kami ajak sebaiknya bapak mengaku salah saja secara terbuka, lalu bubarkan ajaran-ajaran Islam Jamaah/ LDII yang menyimpang dari pemahaman Al-Quran dan Al-Hadits yang sebenarnya, dan kemudian bapak beserta staff bertobat kepada Allah. Tapi jangan lupa harta kekayaan IJ yang bukan milik bapak dikembalikan atau digunakan sebanyak-banyaknya untuk umat Islam Indonesia

F. Nasehat Kepada Warga IJ Yang Masih di dalam:

1. Setelah anda- anda sekalian membaca tulisan ini, apakah hati nurani anda sekalian masih meyakini bahwa ajaran-ajaran IJ benar ? padahal imam anda tidak mampu menunjukkan bukti- bukti kebenaran ajaran – ajaran bithonah itu ?

2. Apakah anda sekalian masih yakin dengan menta’ati ajaran takfir, infaq persenan wajib, dan ajaran bithonah lainnya itu akan menjadi pahala disisi Allah dan wajib masuk surga ?? padahal para ulama ahli hadits mengatakan semua ajaran itu bathil, dan kalau anda tetap menta’atinya bukan pahala atau surga yang anda peroleh, bahkan dosa atau mampir ke neraka akibat dosa-dosa itu !!!

3. Bertanyalah kepada para ulama dan para ustadz yang kompeten dalam bidangnya, dan yang amanah dalam menyampaikan ilmu agama, bukan bertanya kepada mubaligh dan pengurus IJ yang umumnya tidak mampu menjawab dengan benar kecuali : “ manqulnya dari bapak imam begitu “ atau bahkan jawaban yang merekayasa dalil

G. Himbauan kepada Masyarakat, MUI, Ormas- Ormas Islam dan Parpol

1. Kepada Masyarakat : Rambu – rambu diatas sudah cukup jelas bagi warga masyarakat untuk mengidentifikasi dan menghindari ajaran IJ/LDII Paradigma Baru. Juga kami himbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang mengajak berbuat anarkis kepada sesama muslim

2. Kepada MUI Pusat : Perintah Imam IJ pada teks daerahan Feb 2007 jelas mengatakan bahwa LDII itu tidak punya massa, tidak punya kekayaan, dan tidak punya wewenang, semua tindakan LDII dibawah kendali imam, dan LDII adalah instrumen perjuangan IJ, yang salah satu tugasnya adalah untuk menutupi bithonah/ kebohongan IJ, dengan demikian kita tahu bahwa LDII Lama =LDII Paradigma Baru sama saja mereka adalah suruhan imam IJ. Agar MUI tidak tersengat dalam lubang ( perangkap LDII ) yang sama untuk kedua kali dan selanjutnya, maka kami menghimbau kepada MUI langkah-langkah sebagai berikut :

o Agar MUI bersikap lebih tegas terhadap LDII/ IJ yaitu dengan kembali kepada sikap rekomendasi Munas MUI 2005 tentang LDII/ IJ yaitu sikap mendesak pemerintah RI untuk membubarkan LDII.

o Untuk mencegah timbulnya fitnah dari masyarakat terhadap MUI, sebaiknya MUI menolak berinteraksi dengan personil LDII, MUI tidak menghadiri acara- acara LDII walaupun dengan alasan untuk membina, dan melarang personil LDII hadir dalam acara- acara MUI

o Dalam melaksanakan fungsi sebagai pewaris tugas-tugas para nabi, tentu MUI harus bersifat adil terhadap Islam Jamaah, salah satu bentuknya adalah MUI memberi kesempatan kepada imam IJ bapak H. Abdul Aziz, untuk menyampaikan hujjah yang menjadi landasan semua ajaran bithonah IJ di depan para ulama, pimpinan ormas Islam, dan pihak lain yang dianggap perlu, dan diliput oleh media secara luas.

o Apabila imam IJ tidak mau/ tidak mampu menyampaikan hujjahnya yang bisa diterima oleh para ulama berdasarkan pemahaman dalil-dalil yang shahih, maka MUI perlu mengarahkan IJ agar meninggalkan semua ajaran-ajaran dan praktek-praktek beragama yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya.

3. Kepada MUI Provinsi dan Daerah : Harap menahan diri untuk tidak mudah merekomendasi bahwa LDII sudah positip/ baik hanya dengan dasar bahwa MUI daerah/ provinsi pernah mengimami sholat di mesjid LDII, dan mereka mau makmum, atau hanya karena LDII sering sowan kepada MUI. Ingat siasat bithonah LDII cukup canggih, sehingga bapak-bapak tidak merasa sedang di-bithonah-in oleh LDII

4. Kepada Ormas : Harap upaya pertemanan LDII diterima secara wajar saja, karena usaha merapatnya LDII kepada ormas tidak lepas dari mencari dukungan dalam menjalankan perintah imamnya untuk menutupi bithonah IJ

5. Kepada Parpol : Pada Munas LDII IV di Surabaya 8/3/2011, Ketua Umum LDII mengklaim bahwa anggota LDII seluruh Indonesia saat ini berjumlah sekitar 14.5 juta. Tentu angka ini sangat signifikan untuk pemenangan pemilu di Indonesia, namun menurut kami angka ini jauh dari akurat, sebab pada tahun 2008 jumlah keimamam IJ tingkat daerah se Indonesia sekitar 250, dan rata- rata warga IJ per daerah berkisar antara 3000-6000 jiwa, sehingga dengan asumsi bahwa pada tahun 2011 jumlah daerah ada 300 dan rata-rata per daerah 5000 jiwa, maka anggota LDII/ warga IJ sekitar 1.5 juta, dan yang punya hak pilih tentu lebih kecil dari itu. Pada pemilu yang lalu imam IJ pada hari-hari terakhir sebelum coblosan memerintahkan untuk membagi suara kepada beberapa calon dari parpol besar, dan masing – masing daerah mencoblos caleg dan capres tertentu sesuai arahan imam IJ. Maka dari itu sebaiknya parpol maupun calon- calon pemimpin perlu memeriksa kebenaran potensi suara dari LDII sebelum merangkulnya sebagai pendukung , dan jangan lupa supaya mempertimbangkan kemungkinan dampak negatif misi bithonah LDII/ IJ terhadap partai.

6. Kepada Semua Pihak, Jauhilah Makan Harta Islam Jamaah !!: Kekayaan IJ diambil dari harta orang Islam warga IJ yang secara dalil tidak halal, diantaranya dari infaq persenan wajib. Oleh karena itu bagi kaum muslimin yang takut kepada Allah dan hisaban di akhirat, agar menjauhi pemberian, hadiah, makan minum dari LDII, karena dikuatirkan paparan keharamannya dapat merusak harta, diri dan keluarga yang bersangkutan, bahkan di akhirat pemberian itu akan diteliti di hadapan Allah yang Maha Mengetahui

Demikian tulisan ini, kami niatkan untuk memberi informasi yang berimbang tentang LDII dan Islam Jamaah, dengan harapan tulisan ini dapat memberi faedah kepada individu- individu umat Islam yang peduli untuk mengingatkan sebagian umatnya yang masih berada didalam ikatan kebithonahan ajaran Islam Jamaah

Wa Billahittaufiq Walhidayah. Assalaamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh

sumber here

sumber dari web mantan pengikut LDII yang sudah rujuk dari aliran sesat tersebut, silahkan klik disini

  1. anas
    Agustus 14, 2014 pukul 11:59 pm

    Semoga allah membalas apa yang anda tulis

    aamiin,

  2. Ipunk Prasetyo
    Agustus 14, 2014 pukul 5:53 pm

    Saya BUKAN WARGA LDII,. Kalau LDII sesat kenapa ya boz LDII ditempat saya itu berkembang dengan cepat,.? Dan MUI Kabupaten Karanganyar pun menunjuk Orang LDII sebagai pengurusnya,. Padahal kata anda MUI Pusat mengeluarkan fatwa SESAT untuk LDII,.

    Maaf, saya jd bingung,. Ini yg benar Anda atau LDII memang TIDAK SESAT,. Karna banyak juga teman2 saya yg bilang MUI mengeluarkan fatwa sesat untuk LDII,. Tp saya cari di Situs Resmi MUI koq tidak ada ya,.?

    terimakasih ipunk,. sudah komentar disini,.
    Patokan sesat atau tidak bukan dengan putusan MUI, tapi dengan dalil, baik dari alquran atau hadits shahih,
    Contoh yang MUI tidak mengeluarkan fatwa sesat juga banyak, padahal dalil dari hadits sangat jelas, semua bidah adalah sesat, adakah putusan MUI bahwa semua bidah itu sesat? silahkan anda cari di situs resmi MUI, contoh sederhana saja, Maulid,tahlilan kematian,. dijamin tidak ada di situs MUI,

    Jadi biar tidak bingung, pelajari islam ini, pelajari dalil, juga pemahaman yang benar, yaitu pemahaman para sahabat, Insya Allah anda akan jelas,dan tidak bingung lagi,

  3. Rudy hartono
    Juli 28, 2014 pukul 8:34 am

    Memang bnr apa yg tertulis di atas semua nya benar.

  4. maulana ahmad
    Mei 11, 2014 pukul 1:07 am

    matamu reneo bacok gulumu
    nek ngomong ldii sesat nek ngarepku

    kayak gini nih salah satu akhlak pengikut LDII,.

  5. abu sofsian
    Mei 5, 2014 pukul 12:26 am

    nabi tidak pernah mengajarkan untuk menjelek-jelekan orang lain
    :). barang siapa yang mengatakan koun lain jelek sesungguhnya dirinya sendirilah yang lebih jelek . masalah agama itu bukan untuk saling menyalahkan tetapi masalah hati
    ;)

    Terimakasih sudah komentar disini,.
    SEbaiknya anda baca link ini

    Menjelaskan penyimpangan kelompok atau jamaah yang menyimpang dari rel yang sudah digariskan oleh rasulullah, itu bukanlah menjelek2kan kelompok sesat tersebut, tapi sebagai penjagaan agar kaum muslimin tidak tertipu oleh dakwah aliran sesat tersebut, aliran yang dibangun diatas kebodohan dan rusaknya pemahaman tentang islam,
    pengikutnya adalah orang bodoh, yang tidak paham ajaran islam dengan benar, tapi ajaran islam yang dipahami sesuai pemikiran kelompoknya,a.
    wajar jika Ki JOKO BODO pun jadi pengikut LDII, kenapa? hampir sama dengan pendiri LDII yang penuh melakukan praktek ritual dunia klenik,. silahkan klik link ini

    • Ilham
      Agustus 20, 2014 pukul 3:22 am

      Hahaha ini cuman artikel mantan LDII yg sakit hati sama LDII terus menjelekk2an LDII,
      Sekarang begini saja, ‘Lakum dinukum waliya din’ beres.
      Alhamdulillah jaza kumullahu khoiro

      terimakasih ilham,.. sudah komentar disini,.
      Anda paham apa yang anda ucapkan?? kata “Lakum dinukum waliya din” ?? apakah anda paham alquran? apakah anda paham tafsir surat alkaafirun tersebut??

      Sungguh kata-kata yang sangat berat sekali resikonya, jika itu diucapkan oleh seorang muslim kepada seorang muslim lainnya,.
      Mudah-mudahan anda mengucapkan karena kebodohan anda, ketidak tahuan ttg kepada siapa ayat tsb ditujukan,..

      mas ilham, lafadz tsb ditujukan untuk orang kafir, bukan untuk sesama muslim,.
      Jika anda mengatakan lafadz tsb kepada saya, atau kepada muslim lainnya, sama saja anda menuduh saya atau muslim lainnya adalah KAFIR,.. berat sekali resikonya mas ilham,. bagimu agamamu, bagiku agamaku,.. itu kalimat yang rasulullah ucapkan kepada kafirin quraisy, bukan kalimat untuk sesama muslim,..

      Mudah-mudahan Allah berikan hidayah taufik kepada anda,. dan pembaca semua,

  6. lukman aris
    Maret 3, 2014 pukul 12:46 pm

    saya tadinya orang N.O SETELAH SAYA MENJADI orang ldii,, saya bangga karna ajaranya selalu berp[edoman quran dan alhadis, saya senangnya disitu,,

    terimakasih mas lukman, sudah komentar disini,.
    semuanya juga menggunakan quran hadits, baik ldii atau yang lainnya, cuma cara memahami quran dan hadits tersebut yang berbeda, tidak menggunakan pemahaman para sahabat yg notabennya dibina langsung oleh rasulullah, mereka lebih tahu kandungan alquran dan hadits, tapi kelompok2 yg ada , termasuk ldii, dalam memahami alquran dan hadits menggunakan pemahaman kelompoknya, sehingga realisasi dari kandungan ayat dan haditsnya berbeda dengan apa yang dipahami oleh para sahabat, inilah kekeliruan dari pengamalan kelompok-kelompok yang ada, yaitu memahami quran dan hadits menurut pemahaman kelompoknya / jamaahnya,.

    contoh ldii tergelincir dalam memahami kata ALJAMAAH, diartikan membentuk jamaah sendiri, padahal arti jamaah menurut rasulullah bukan seperti itu, sudah saya posting disini makna jamaah menurut rasulullah, silahkan baca disini

  7. abdulloh
    Oktober 14, 2013 pukul 5:01 am

    Jaman Sudah kebalik..mendekati Hari Kiamat..Na’udzu billahi mindalik..yang benar di salahkan..yang Halal di Haromkan..yang baik di buruk2an..hanya karena sakit hati,menuruti hawa nafsu..keinginan tidak di turuti karena niat sudah tidak murni karena Alloh,logika,akal sehat tidak dipakai..iblis menyamar merubah wujud menjadi ustads untuk mengelabui pikiran manusia,dan mengajarkan ilmu yang sesungguhnya itu sesat di poles dan dihias sehingga menarik..sehingga banyak manusia yang tertipu dan terkecoh dengan ucapan manisnya ibaratnya..Tai di hias menjadi Roti ajakan kesesatan dibungkus dengan ucapan dan saran seolah itu benar fakta di putarbalikan..dan yang sesungguhnya roti di hias dan dipoles sehingga kelihatan seperti Tai..sehingga menipu matahati manusia..itulah kerjaannya Iblis Laknat jahanam,sadarlah wahai saudaraku..mumpung masih diberi umur..Fa’aina tadhabun…

    Betul sekali, mudah2an yang sudah trpuruk dalam lumpur ldii segera sadar, taubat,. mumpung masih diberi umur,

  8. fajar fj
    September 19, 2013 pukul 2:43 am

    Assalamu’alaikum.

    wa’alaikumussalam warahmatullah

    • fajar fj
      September 20, 2013 pukul 4:49 pm

      Apa benar LDII seburuk itu,,???
      Mohon maaf,,saya baca sampai akhir,tapi saya belum ngerti juga letak kesesatan LDII itu di mana,,?

      Terimakasih mas fajar, silahkan baca postingan ini, apa itu ldii dan sejarahnya, baca disini

      Agar kaum muslimin terkecoh dg ldii, mereka melakukan trik-trik ini, silahkan baca disini

  9. gandung
    September 12, 2013 pukul 8:11 am

    berfastabihul khoirot, sesuai al qur’an dan al hadits, pasti selamat dunia akherot….

    Pasti selamat, jika memahami alquran dan hadits tsb menurut pemahaman para sahabat, bukan menurut pemahaman jokam alias ldii, jika mengikuti pemahaman jokam, ya pasti tersesat ,..

  10. mendoan
    September 8, 2013 pukul 2:42 pm

    Kok ldii tambah banyak ya skrg…..?
    Katanya Sesat kok malah tambah pengikutnya ya, hebat kali ni ldii
    Kalo warung makan byk yg datangin berarti warung tersebut sangat istimewa masakanya
    Berarti ldii maknyusss ya.

    Terimakasih atas komentarnya,
    Banyaknya pengikut tidak berarti itu benar, buktinya,.. sekarang yang demen porno, yang suka kemaksiatan juga semakin banyak,. berarti hebat ya,? he..he..he.. logika yang ngawur,

    Kita juga bisa saksikan, semakin banyak para pengikut ldii yg tobat, keluar dari kubangan lumpur ldii, mungkin hati anda belum tergerak, atau masih seperti kerbau yg dicocok hidungnya, digiring kemana saja mau,. namanya juga kerbau, ngga mikir akan digiring ke jurang atau mau disembelih, ngikut saja,.

  11. teggar
    Juni 29, 2013 pukul 11:18 am

    Gud mas, ane like buanget,dengan gaya a anda memberikan arahan dan masukan,terlihat berwibawa dan santun dalam bahasa banyak kutipan dan Rujukan yang bisa ente sampaikan dengan lugas,like ya mas,.

  12. Yaya Sich Antigalauu
    Februari 3, 2013 pukul 3:12 am

    ya ALLAH ,,,,
    tau kah anda orang yang menganggap orang lain itu sesat sesungguhnya mereka lah yg sesat dan menyesatkan
    maka janganlah berpendapat yg tidak tidak

    terimakasih atas komentarna,
    semua orang atau kelompok yang menyelisihi ajaran rasulullah dan pemahaman para sahabat, pasti akan tersesat, sebagaimana tersebut dalam alquran surat annisa ayat 115

  13. alam
    Desember 27, 2012 pukul 9:05 pm

    Aassalamualaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya ingin bagi pengalaman dan meminta konsultasi pada masalah yg saat ini saya dapatkan.terimakasih sebelumnya.
    saya punya cwe,dia LDII atau jokam354.alhamdulillah kita saling mencintai dan menyayangi secara murni.

    Terimakasih sebelumnya sudah berkomentar disini
    Maaf ya, saya koreksi, tidak ada yang disebut cinta antara laki-laki dan perempuan diluar pernikahan, itu bukanlah cinta,apalagi cinta murni, itu adalah tipudaya setan yang ingin menjerumuskan anda,
    Baru disebut cinta,jika sudah ada ikatan pernikahan diantara anda, tapi jika belum,maka itu bukanlah cinta,dan anda wajib meninggalkan perbuatan tersebut,karena itu adalah dosa, jalan menuju zina, kalau mau pacaran, yang islami saja, gimana caranya, baca disini

    tapi satu hal yang saya anehkan dgn cwe sya.dia takut kluar dari LDII,dia mengatakan akan murtad apabila keluar dari LDII.

    saya akui saya bodoh dalam agama.namun apakah benar pelajaran dari Quran dan Hadist yg pernah saya dapatkan kalau yg murtad itu adalah orang islam keluar dari islamnyakan.

    Ini adalah salah satu pemikiran ldii yang sangat menyimpang, menganggap murtad jika keluar dari ldii,.. emangnya ldii itu sebuah agama? orang dikatakan murtad itu jika dia keluar dari islam, bukan keluar dari kelompok ormas tertentu, seperti ormas ldii,
    Kasihan dong imam syafii, beliau murtad tdk, kan tdk ikut ldii,
    Kasihan imam bukhari, beliau murtad krn tidak ikut ldii, padahal kitab shahih bukhari dikaji oleh ldii ini,.. lucu kan, imam bukhari saja tdk ikut ldii,

    saya sudah memberitaukan pada cwe saya hal2 yg bahwa islam itu tidak memberatkan umatnya nenk,dia bahkan tau.tapi terlihat berat apabila dia mengikuti saya.bahkan sekarang2 keluarganya menyuruh saya mengaji.sayapun sudah mengatakan.”pak sayapun sedang belajar mengaji dan mengkaji setiap hadist di lingkungan saya sendiri kebetulan saya dari keluarga persis”

    ujar bapaknya.A’dulupun bapak persis namun bapak pindah k LDII karna merasakan islam yg sebenarnya”…

    sya: ” nah itu pak saya tidak mau ada prasangka dalam hati saya kalau aqidah saya paling benar,karna itu yg sangat berbahaya”…bpk : “kalu aa malu mengaji ikut di mesjid sama kita,bapak akan datangkan mubaligh buat aa biar blajar dirumah bpk saja”…

    sya : ” pak tidak usah repot2 pak ,maaf bukannya saya membantah niat baik bapak,soal keyakinan aqidah seseorang berbeda-beda pak.dan saya datang kesinipun menghargai undangan bapak atas saya pun yang bertanggung jawab karna slama ini telah berhubungan dengan anak bapak.dan inilah saya datang hanya bertujuan untuk niat baik juga,ingin berlanjut kejenjang keseriusan,tanpa ada syarat dan tapi diluar syariah2 islam pak.insya allah dan saya yakin saya Islam pak”….

    Bpk ;Hufff….a,bapak sudah terlanjur sayang sama aa,apa susahnya ikut mengaji.biar nanti jika sudah berkeluarga kalian akan satu paham,kemana2 dengan bapak dan ibu keluarga sini tidak canggung”…

    sya ” y sudah pak mengaji dimanapun juga baikan pak,asal kita paham mana yg baik dan mana yg tidak baik.iya saya mau ikut mengaji pak,Tapi tidak masuk golongan LDII pak”…

    bpk ” Aa memilih persis yah “.

    sya…”tidak pak,sayapun hanya ikut mengaji dan mengkaji di mesjid sekitar rmh sya yg kebetulan dari persis ustadznya.dan syapun tidak memilih golongan apa2.asalkan tidak terlepas dari Quran dan Hadist.”.

    bpk ” ya sudah bpk kasih wktu 2 mgu untuk memikirkanya a”..” ya pa makasih.” dan sayapun pulang…dan sampai saat inipun saya masih berhubungan dng cwe sy dgn sgala kebingungan yg mendera dlm diri kita masing2. …saya meminta saranya bagaimana baiknya…

    Terimakasih mas alam,
    Islam melarang kita berpecah belah, bergolongan-golongan,
    Islam menyuruh kita bersatu, dalam memahami islam ini kita tidak boleh mengikuti pemahaman ormas tertentu,atau jamaah tertentu, tapi Allah memerintahkan kita untuk memahami islam menurut pemahaman para sahabat, sebab merekalah yg dibina langsung oleh rasulullah,

    Imam yang empat seperti imam abu hanifah,malik,syafii,ahmad, merekapun mengikuti pemahaman para sahabat,
    Demikian juga imam bukhari,muslim, dan ribuan bahkan jutaan ulama ahlussunnah lainnya, mereka mengikuti pemahaman para sahabat dalam berislam, mereka tidak membuat kelompok atau jamaah tertentu, .. sebab jamaah2 yg ada pada hakekatnya hanya memperlemah posisi kaum muslimin, bahkan rasulullah memerintahkan untuk meninggalkan kelompok2 tersebut,

    Bagaimana pemahaman islam yang benar, silahkan baca disini

    Bisa baca artikel ini juga

    Tidak kenal maka tak sayang, silahkan dibaca

    Saran saya, carilah wanita yang baik, baik agamanya, baik pula pemahamannya, sebab menikah itu bukan urusan cinta saja,
    Dan janganlah anda menempuh jalan pacaran, karena itu diharamkan dalam islam,

    Anda tinggal di bandung sepertinya yah, sebab persis itu lebih banyak di bandung, silahkan bisa dilihat video ini, dialog antara Pimpinan wilayah persis se jawa barat dengan ustadz yang mengikuti pemahaman para sahabat, silahkan lihat disini

    Alhamdulillah setelah berdialog, banyak sekali orang-orang persis yang rujuk kepada pemahaman para sahabat, bahkan jauh sebelum terjadi dialog tersebut, putra persis yang terbaik kala itu, yang diharapkan menjadi penerus ustadz usman selaku orang yang paling ahli ilmu hadits di persis, yaitu ustadz tonari, beliau pun rujuk kepada pemahaman para sahabat,..walhamdulillah,

    Anda juga bisa mendatangi kajian2 yang berlandaskan pemahaman para sahabat, ada di beberapa tempat di kota bandung, juga bisa disimak via radio rodja bandung di AM1476 khz

  14. fitria
    Mei 13, 2012 pukul 4:37 am

    sy punya tmn orang ldii n sy sering memakan harta dia.
    sy jg sering beli air galon dengan orang ldii n sy sering dpt daging qurbanya, yg sy mau tanyakan gmn hukum ya sy makan n minum dr orang ldii.mohon jwban ya.

    orang ldii masih orang islam, jadi sembelihannya halal dimakan, selama makanannya adalah makanan yang halal, maka jika orang ldii memberikan harta atau makanan, maka halal dimakan, wallahu a’lam,

  15. sandji
    April 25, 2012 pukul 8:07 am

    fatwa sesat LDII itu cuman opini MUI belaka dan tidak bersumber pada Quran dan hadits,,,

    Jika kita mempelajari islam yang benar, menurut pemahaman para sahabat, kita akan mengetahui, mana kebenaran, dan mana kesesatan,.. terlepas dari fatwa MUI atau fatwa lainnya,

    Mau apapun namanya, entah lDII,entah NII, atau nama-nama lainnya, yang penting adalah hakekat dakwah yang mereka bawa, jadi, fatwa MUI bukanlah sebagai acuan pokok, akan tetapi yang jadi acuan pokok adalah apa yang diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya,

    justru yang yanta sesat,,yaitu orang islam yang mengamalkan bid’ah,, tidak di katakan sesat oleh mui padahal dalam Q dan H itu nyata bid’ah,tp mengapa MUI menghalalkan,,

    contoh maulid nabi,nuzul Quran semua nya itu adalah praktek bid”ah,tp koq nggak ada fatwa sesat dari MUI,,,,???

    fatwa MUI bukan patokan , selama fatwa MUI sejalan dengan ajaran Rasulullah yang diajarkan kepada para sahabatnya, maka kita ikuti, jika tidak, ya kita tidak ikuti fatwanya,..

    Rokok yang jelas-jelas haram saja susah sekali ngeluarin fatwa haram,

    Memakai jilbab bagi wanita muslimah adalah wajib, tapi tidak ada juga tuh fatwa MUI yang mewajibkan wanita muslimah memakai jilbab, bahkan wanita muslimah yang membuka auratnya bisa kita lihat tersebar dimana-mana, sehingga kita merasa risih menyaksikan kondisi kaum muslimah yg seperti ini,..

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.586 pengikut lainnya.