Beranda > ahlul bait, syiah, Video Syiah > Ceramah tokoh syiah indonesia, Tampangnya sering nongol di tivi, jaga keluarga kita dari pemahaman mereka, janganlah tertipu dengan gaya bahasanya,.

Ceramah tokoh syiah indonesia, Tampangnya sering nongol di tivi, jaga keluarga kita dari pemahaman mereka, janganlah tertipu dengan gaya bahasanya,.


Mendengar ceramahnya, banyak kedustaan yang disampaikannya, sehingga orang-orang awam pun tertipu dengan ceramahnya.  Syiah indonesia sudah mulai menancapkan kuku-kukunya, waspadalah, syiah di indonesia masih lemah, tidak sekuat di negara induk mereka, iran, iraq..  jika mereka kuat di indonesia, maka kaum muslimin indonesia akan menjadi sasaran empuk mereka,.. sebagaimana yang terjadi di Iran,Iraq, dan suriah sekarang ini,.. na’udzubillahi min dzalik,


Janganlah tertipu dengan kata-katanya ,..  ingat bahaya sedang mengincar anda..

Lihat dan dengarlah, apa yang dikatakan oleh tokoh syiah indonesia tersebut, sama dengan yang dikatakan oleh anak kecil ini, yang merupakan negara ikutan mereka, iran, negara syiah,

WASPADALAH….  WASPADALAH… WASPADALAH….

Negara induk syiah, iran dgn presidennya ahmadinejad,

Lihat….

Petinggi yahudi memberikan penghargaan kepada ahmadinejad,..   memang syiah dan yahudi itu seperti bapak dengan anaknya

Bunglon syiah indonesia, siapa dia? lihat disini

Akibat ikut pengajian kang jalal, salah satu dedengkot syiah indonesia wanita yang tinggal di bandung ini mengidap penyakit kelamin, kenapa bisa begitu? baca disini

Hasil lengkap Musyawarah Ulama dan Umat Islam Indonesia dalam rangka membendung makar syiah di indonesia, bisa dibaca disini

Syiah di indonesia, mereka siap menikam kaum muslimin dari belakang, betulkah? baca disini

Waspadai revolusi syiah di indonesia, jangan sampai tragedi yang terjadi di iran,iraq,atau suriah terjadi di indonesia, kenapa? syiah siap melakukan revolusi di indonesia, jika syiah kuat,maka mereka akan menggulingkan pemerintahan indonesia

Iran, negara syiah yang membantu Amerika dalam menggulingkan afganistan, apakah ini sebuah tuduhan dusta? lihat videonya disini

Lihat suriah sekarang, pemerintah syiah  basyar assad membantai rakyatnya yang sebagian besar adalah ahlussunnah,

Jika syiah memegang tampuk kepemimpinan,maka mereka akan memaksa rakyatnya untuk mengikuti pemahaman syiahnya, cara apapun dilakukan demi melaksanakan maksud tersebut sebagaimana yang terjadi di suriah, lihat videonya disini

Jangan sampai indonesia menjadi suriah yang kedua,.. waspadalah, bangkitlah dari tidur nyenyakmu wahai kaum muslimin, syiah siap menikam kaum muslimin dari belakang

Video Perayaan Asyura di berbagai negara, silahkan lihat di link ini

Syahadat syiah berbeda dengan syahadat islam, silahkan lihat disini videonya

MUI Pusat mengeluarkan buku tentang SESATNYA SYIAH, silahkan lihat disini

Pendiri NU menyatakan bahwa SYIAH ITU KAFIR, silahkan lihat disini postingannya

  1. hamba ALLAH
    Mei 5, 2014 pukul 8:02 am

    assalamualaikum…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    siah yg sering di bantai oleh kelompok anti siah seperti anda, kenapa jadi siah yg di hujat.

    terimakasih atas komentarnya, mudah-mudahan anda tidak menjadi manusia yang tertipu oleh tipudaya Syiah ini, sehingga anda akan menyesal nanti setelah anda sendiri menjadi korban kebiadaban syiah,
    Syiah menghujat para sahabat nabi, Istri Rasulullah dianggap pelacur, silahkan anda dengarkan sendiri omongan ulama syiah di video ini

    Mau tahu siapa yang suka mencaci maki? silahkan anda baca sendiri link ini

    apa anda profokator biadab???

    Siapa yang propokator? sudah sejak dahulu syiah menjadi propokator, bahkan terbunuhnya hasan dan husein adalah hasil propokator para syiah yang pengecut, sehingga syiah didoakan laknat oleh ahlulbait , silahkan klik link ini

    kenapa anda memutar balik fakta.
    Kita manusia ingin hidup damai sejah tera bukan saling membunuh!!!

    Siapa yang gemar memutarbalikan fakta dan gemar membunuh kaum muslimin? bukan syiah kalau tidak berdusta dan membalikkan fakta,
    Pembunuhan terjadi di depan mata kita, di suriah, siapa pelakunya, dan bagaimana fakta yang diputarbalikkan? bahkan dedengkot syiah indonesia si jalaludin mau memindahkan konflik suriah ke indonesia,. apakah anda mau ditipu terus-terusan oleh syiah? silahkan baca link ini

    Bukan hal yang mustahil, syiah mau membunuh kaum muslimin di indonesia,bahkan akan menggulingkan pemerintah RI jika kaum muslimin tidak waspada, silahkan baca ulasannya disini

    Syiah akan MENGGULINGKAN RI, ini pengakuan mantan petinggi syiah, silahkan klik link ini

  2. hamba ALLAH
    Oktober 18, 2013 pukul 2:58 pm

    apa yg anda tau tentang suriah..???? irak…???mesir..??? yg perlu anda tau dan pahami bahwa dinegara2 timur tengah sekarang ini terjadi perebutan kekuasaan…sy lah yg berhak menjadi pemimpin…

    Terimakasih,
    Yang terjadi disana adalah perebutan kekuasaan? betul, dan pelakunya adalah syiah laknatullah, yg berpusat di iran,
    Tujuan syiah adalah ingin menguasai saudi, lalu mereka menguasai daerah-daerah sekitarnya, irak sdh dikuasai, tentu dengan bantuan yahudi (as dan zionis israel) , mereka berusaha menggulingkan yaman, alhamdulillah berhasil diatasi, demikian juga bahrain,namun blm berhasil, mesir berusaha mereka kacaukan, demikian juga suriah, mereka sdh berkuasa, namun mudah2an Allah tolong ahlusunnah utk menumpas syiah hingga ke akar-akarnya,.

    Silahkan lihat sendiri video2 kekejaman syiah di suriah, kalau di iran dan irak sudah hal yang biasa mereka membantai ahlusunnah, hanya sekedar bernam aisyah,umar,atau abu bakar, pasti mereka bunuh,
    Silahkan lihat videonya disini

    Kumpulan video kebiadaban syiah di suriah,silahkan buka disini

    Tidak ada pembantaian di suriah, kata dai syiah indonesia, apa kata orang suriah sendiri? silahkan baca dan dengarkan disini

    Kejadian suriah urusan politik/perebutan kekuasaan? baca faktanya disini

  3. hamba ALLAH
    Oktober 18, 2013 pukul 2:52 pm

    BISSMILLAHIRRAHMANNIRRAHIM…
    untuk mengetahui dengan pasti ttg suatu kebenaran kita kembalikan semua urusan hanya kpd ALLAH jua.. dan bagi anda men cap sbh aliran dalam islam sesat dan dilaknat ALLAH adalah tindakan takabur dan terburu-buru.. pd hakekatnya perpecahan umat islam dimulai saat NABI SAW Wafat..dimana para sahabat rasul saw berbeda pendapat mengenai siapa pengganti posisi khalifah setelah nabi saw wafat..??? .inilah AWAL PERPECAHAN UMAT MUHAMMAD.. dan perlu anda tau.. puncak perpecahan para sahabat nabi saw yaitu ketika khalifah ustman terbunuh…disusul dgn terbunuhnya Khalifah Ali bin abi talib.. dan mengenai Perpecahan ini siapa yg bisa anda salahkan…???? dan siapa yg anda benarkan..??? cacatan2 sejarah ada sebagian ulama menulis yg membenarkan yg ini.. tapi ada juga sebagian ulama terdahulu yg menulis membenarkan yg itu…anda membenarkan yg mana…???

    Terimakasih,
    Tentang sepak terjang syiah, sdh dari jaman sahabat,hingga ulama ahlusunnah seperti imam syafii pun sudah mengingatkan bahaya syiah ini,
    Ali bin Abi thalib yg merupakan sahabat yang diagung-agungkan oleh syiah sendiri menghukum orang syiah dengan membakarnya hidup-hidup, silahkan baca postingannya disini

    APA KATA IMAM SYAFII, juga gurunya imam syafii TENTANG SYIAH?
    Oleh karena itu Al-Imam Malik ketika ditanya tentang mereka beliau berkata: “Jangan kamu berbincang dengan mereka dan jangan pula meriwayatkan dari mereka, karena sungguh mereka itu selalu berdusta.”

    Demikian pula Al-Imam Asy-Syafi’i berkata:

    “Aku belum pernah tahu ada yang melebihi Rafidhah dalam persaksian palsu.” [Mizanul I’tidal, 2/27-28, karya Al-Imam Adz-Dzahabi]

    demikian pula ulama-ulama lainnya,selengkapnya silahkan baca disini

    Syiah begitu bernafsu ingin menyerang mekah, ini kata petinggi syiah langsung, silahkan baca dan dengarkan sendiri, ada videonya, lihat disini

    • Sugiono Ry
      Oktober 22, 2013 pukul 7:43 am

      Kelompok wahabi lebih baik tingkatkan kwalitas dirimu jangan banyak sodok kanan kiri .

      Kalau tetep begitu cara dakwahmu tidak salah kaulah mungkin musuh Islam yang sesungguhnya. Sodok NU sodoh Syiah. padahal mereka yang kau sodok juga punya pedoman kuat dalil dan lainnya.

      Sementara dirimu selalu merasa paling benar dari yang lainnya. Apa lagi kalau bukan biang permusuhan namamu. Kau merasa lebih pintar lebih Islami dan lebih baik dari pendahulu Islam di tanah Jawa juga perasaannmu terhadap tokoh tokoh NU. 

      Kalaupun kau ambil pendapat mereka tidak lebih hanya akal licikmu untuk menambah bumbu ocehanmu. Hakikatnya mereka juga kau lecehkan

      Terimakasih mas sugiono,
      Kita lihat faktanya sekarang saja mas, apa yang terjadi di NU, bagaimana sikap pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang mewanti-wanti tentang bahaya syiah, bahkan beliaupun mengkafirkannya,. silahkan lihat postingan ini

      Dan coba bandingkan dengan tokoh-tokoh NU sekarang ini, lihat ketua umum yang sekarang, kok malah berseberangan dengan pendiri NU , silahkan baca postingannya disini,

      Walaupun tidak semua ulama NU sepaham dengan ketuanya yg sekarang yang PRO SYIAH, sebagaimana anda bisa lihat sendiri videonya disini

      Dan hendaknya ormas NU tidak mudah tertipu, mereka mulai disusupi oleh pemikiran syiah,harusnya ini menyadarkan mereka, teringat pesan PENDIRI NU, KH HASYIM ASY’ARI yang mewanti-wanti bahaya syiah ini,

      Mudah2an setelah membaca artikel tersebut, maka semakin banyak yang tersadarkan,.
      Amiin,..

  4. jaka gledek 78
    Agustus 31, 2013 pukul 3:44 pm

    antum semua…awali selalu dengan bismillah, semoga kita selalu diberi perlindungan dari Allah dari kesesatan syiah…berdakwahlah walau hanya dilingkup kecil,keluarga atau teman -teman dan tetangga kita semoga ini menjadi pahala jihat kita melawan musuh2 Allah azzawajjalla..amin

    • hendrawan
      September 4, 2013 pukul 3:13 am

      bismillah…amin..setuju banget

  5. zahra
    Agustus 16, 2013 pukul 4:28 pm

    Allah menjanjikan kemenangan untuk Islam. dan janji Allah itu pasti. semoga hidayah Allah tercurahkan pada kita semua. syi’ah bukan islam dan islam bukan syi’ah

    Mudah2an Kaum muslimin semakin menyadari hakekat syiah, terlepas dari tokoh2nya yang berkata dengan kata lemah lembut, karena itu adalah salah satu propaganda mereka,. agar kaum muslimin tertipu,

    • hendrawan
      September 4, 2013 pukul 3:14 am

      @zahra…setuju sekali…aku suka komentarnya.

  6. syahrul rahmani
    Mei 19, 2013 pukul 6:46 am

    ingat mas mas semua wahabi berasal dari nejed yang mana sudah dikatakan rasullullah akan timbul fitnah dari matahari timbul [timur] wahai admin kalau anda memang membenci syiah jangan terlalu berlebihan bisa jadi anda satu sa,at anda akan jadi syiah kedudukan anda sebagai seorang beragama bukan sebagai penghujat tapi sebagai pemberi peringatan, fazakir innama anta muzakir . hidayah milik ALLAH .

    Para ulama sdh mengingatkan bahaya syiah, imam syafii juga mengingatkan bahaya syiah, bahkan ada ulama yang mengkafirkan syiah
    Ali bin abi thalib sendiri menghukum orang-orang syiah dengan cara membakarnya hidup-hidup,.. lalu, kenapa anda tidak berpikir, ada apa dgn syiah?
    mungkin anda blm tahu hakekat syiah, sehingga anda berkata seperti itu,..

    Sejarah kemunculan syiah, silahkan baca disini
    Pendiri NU mengatakan tentang KAFIRNYA syiah, silahkan baca disini
    Syiah siap menerkam dari belakang, baca ulasannya disini

    Untuk anda yang masih menutup mata dan hati anda atas apa yang terjadi dengan Kaum Muslimin Suriah !!……

    apa yang ada dibenak anda jika bapak anda….,kakek anda….,ibu atau nenek anda…… menjadi sasaran sniper pasukan Basyar Al Khinziir dan menjadikan mereka sebagai umpan???

    berikut link videonya:
    – Seorang kakek yang ditembak dan berupaya diselamatkan oleh Mujahidin http://bit.ly/10o2Xgg
    – Kali ini adalah seorang ibu yang menjadi korban (http://bit.ly/10a7wZZ)
    – Another Innocent Woment shoot by assadi snipers (http://bit.ly/ZG1ayf)
    http://bit.ly/12SXLgc
    http://bit.ly/12csxmM

    Semoga Allah Ta’ala menolong mereka dan melepaskan mereka dari kedzoliman . aamiin Ya Rabbal Alamiin…

  7. ayu
    April 9, 2013 pukul 1:19 pm

    hati hati juga dengan wahabi yang berkembang pesat di Indonesia !!!

    Alhamdulillah, walaupun banyak orang yang menuduh dengan tuduhan yang keji, dakwah ini terus bertambah pesat di bumi pertiwi ini,. Semakin banyak yang mengetahui hakekat manhaj salaf ini, dan mengetahui tuduhan-tuduhan dusta para pembenci dakwah ini, terutama yang dilontarkan oleh orang2 syiah, dengan mencetak buku2 propaganda yang menebar kebencian kepada manhaj salaf,..

    Bagi yang ingin mengetahui tentang apa itu manhaj salaf, silahkan baca buku MULIA DENGAN MANHAJ SALAF, yg ditulis oleh ust yazid abdul qadir jawas,.. disitu disebutkan dengan sangat jelas dan gamblang beserta puluhan dalil baik dari alquran atau hadits yang menyatakan wajibnya kaum muslimin untuk mengikuti manhaj salaf

    Kemuliaan hanya bisa diraih dengan manhaj salaf, silahkan baca disini

    Mari mengenal manhaj salaf, baca disini

  8. gadingx6
    Maret 6, 2013 pukul 7:46 am

    mmohon penjelasan, mengapa amerika n israel mau gempur iran, sedangkan dia kerjasama

    itu mah sandiwara di media saja,.. pada hakekatnya mereka berteman mesra,

  9. susilo aji
    Januari 30, 2013 pukul 1:15 pm

    sungguh licik yahudi yg berhasil mengadudomba umat Rosulullah SAW..sampai mendarahdaging kebenciannya kepada sahabat Nabi…

    hingga sampai saat ini mereka berkonspirasi menghabisi ahlu sunnah.sungguh kehancuran sedang terjadi, kehancuran sedang dibuat disini…

    semoga Allah memberikan taufik hidayah kepada pengikut Syiah,, kepada Iran yang memusuhi ahlu sunnah..ya ALLah kami meminta kepadaMu

  10. Baghoya@yahoo.com
    Januari 19, 2013 pukul 6:19 pm

    Wahabi jg kalo berkuasa sama aja dg Syiah..

    Mungkin anda perlu baca dulu, apa yang dimaksud wahabi, dan siapa pencetus istilah wahabi ini, silahkan baca ulasannya disini

    Download ebook tentang apa itu wahabi, silahkan klik disini

    Pencetus pertama kali istilah wahabi, baca disini

  11. Wiga
    Oktober 19, 2012 pukul 8:08 am

    http://www.tempo.co/read/news/2012/08/29/173426145/NU-Syiah-Tidak-Sesat-Hanya-Berbeda

    Itu kata petinggi NU yang sudah terpengaruh dengan pemikiran syiah, bahkan membela syiah, silahkan lihat dan baca sendiri, bagaimana pendapat pendiri NU, yaitu KH Hasyim Asyari menilai bagaimana sih syiah itu? Bahkan KH Hasyim Asyari mengkafirkannya, silahkan dilihat disini

    Jurus mabok Pak SAS bisa dilihat disini

  12. Wiga
    Oktober 19, 2012 pukul 8:07 am

    jika syiah musuh dalam selimut atau kafir atau apalah, berarti kalian menghinakan orang2 yang cinta kepada cucu rasulullah…
    seandainya rasulullah masih hidup apakah rasulullah marah kepada orang yang menghina para sahabatnya atau orang yang menghina keturunannya?

    Cucu Rasulullah mencintai para sahabat, tapi lucunya kok ada orang yang mengaku mencintai cucu rasulullah, tapi membenci dan mengutuk para sahabat?

  13. Oktober 14, 2012 pukul 1:06 pm

    KENALILAH AGAMA SYI’AH LAKNATULLAH!!!!
    Termasuk kewajiban yang paling wajib adalah menjaga agama dan keyakinan kaum muslimin terhadap penyimpangan dan kerusakan, serta menerangkan jalan kerusakan agar kaum muslimin tidak terjatuh ke dalam kerusakan tersebut. Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhuma berkata,
    كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الخَيْرِ، وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي
    “Manusia bertanya kepada Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan saya bertanya kepada beliau tentang kejelekan (karena) khawatir bila kejelekan itu akan menimpaku ….” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry dan Muslim]

    Di antara ancaman yang sangat besar terhadap aqidah kaum muslimin adalah agama kaum Syi’ah Rafidhah, suatu agama yang merusak dan meruntuhkan nilai-nilai keyakinan umat Islam. Ironisnya, agama Syi’ah ini didukung oleh beberapa negara dan dipersiapkan guna menyebar racun mereka di seluruh negeri kaum muslimin.

    Bila merasa kuat pada suatu negeri, Kaum Syi’ah akan berbuat kezhaliman dan kesewenang-wenangan, seperti ulah mereka di Iran, Suriah, Bahrain, dan selainnya. Bila merasa lemah, mereka akan tampil dengan “pakaian” pendekatan dan persahabatan, atau sengaja memancing kemarahan kaum muslimin dengan mencela agama kaum muslimin sehingga sebagian kaum muslimin lepas kontrol. Bila kejadian yang mereka inginkan telah terjadi, mereka pun berdiri di belakang media massa agar ditampilkan sebagai orang-orang yang “dizhalimi” supaya mendapat belas kasih dan kesempatan untuk bercerita tentang keyakinan mereka.

    Berikut beberapa pembahasan ringkas tentang kesesatan dan penyimpangan agama Syi’ah. Kami menerangkan kesesatan agama mereka dari “mulut” mereka sendiri yang menumpahkan keyakinan mereka dalam buku-buku mereka sendiri.

    Definisi Syi’ah
    Syaikh kelompok Syi’ah, Muhammad bin Muhammd bin An-Nu’man, yang bergelar Al-Mufîd, berkata, “Syi’ah adalah para pengikut amirul mukminin Ali shalawatullâhi ‘alaihi di atas jalan loyalitas, meyakini keimaman (Ali) setelah Rasul shalawatullâhi ‘alaihi wa âlihi tanpa terputus, menafikan keimaman siapa saja yang telah mendahului (Ali) dalam khilafah, serta menjadikan (Ali) sebagai yang diikuti dalam keyakinan, bukan mengikut kepada salah seorang di antara mereka di atas jalan kesetiaan.” [Awâ`ilul Maqâlât hal. 38]

    Syaikh mereka yang lain, Sa’d bin ‘Abdillah Al-Qummy, mendefinisikan, “Syi’ah adalah golongan Ali bin Abi Thalib yang dinamakan Syi’ah Ali pada masa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan masa setelahnya. Mereka dikenal dengan loyalitas kepada Ali dan menyatakan keimaman (Ali).” [Al-Maqâlât Wal Firâq hal. 15]

    Dalam agama Syi’ah, banyak kelompok dan aliran. Hanya, pada masa ini, penggunaan kata syi’ah tertuju kepada penganut terbanyak agama Syi’ah: Syi’ah Itsnâ Asyariyyah. Demikian keterangan salah seorang rujukan mereka, Husain An-Nury Ath-Thabarsy, dalam kitabnya, Mustadrak Al-Wasâ`il 3/311.

    Siapakah 12 Imam Kaum Syi’ah?
    Mereka disebut Syi’ah Itsnâ Asyariyyah karena meyakini keimaman 12 imam Ahlul Bait. 12 imam tersebut adalah [1] Abul Hasan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu (Lahir 23 tahun sebelum hijrah dan mati syahid pada 40 H), digelari Al-Murtadhâ; dan dua putra beliau, [2] Abu Muhammad Al-Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma (2 H-50 H), digelari Al-Mujtabâ/Az-Zaky; [3] Abu Abdillah Al-Husain bin Ali radhiyallahu ‘anhuma (3 H-61 H), digelar Asy-Syahid. Delapan Imam lain adalah dari keturunan Al-Husain radhiyallahu ‘anhu secara berurut. Kunyah, nama, dan gelar mereka terhitung dari bawah, yaitu [11] Abu Muhammad Al-Hasan Al-‘Askar (232 H-260 H) bin [10] Abul Hasan Ali Al-Hâdy (212 H-254 H) bin [9] Abu Ja’far Muhammad Al-Jawwâd (195 H-220 H) bin [8] Abul Hasan Ali Ar-Ridhâ (148 H-203 H) bin [7] Abu Ibrahim Musa Al-Kâzhim (128 H-183 H) bin [6] Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq (83 H-148 H) bin [5] Abu Ja’far Muhammad Al-Bâqir (57 H-114 H) bin [4] Abu Muhammad Ali As-Sajjâd/Zainul ‘Âbidîn (38 H-95 H) bin Al-Husain bin Ali bin Abi Thâlib -semoga Allah meridhai dan merahmati mereka seluruhnya-. Adapun imam ke-12, mereka sebut berkunyah Abul Qâsim bernama Muhammad serta bergelar Al-Mahdi, Al-Qâ`im, Al-Hujjah, dan Al-Muntazhar. Akan datang penjelasan tentang Imam Mahdi kaum Syi’ah.

    Asal Muasal Agama Syi’ah
    Pendiri agama Syi’ah adalah Abdullah bin Saba`, seorang Yahudi yang pura-pura memeluk Islam. Dialah yang memunculkan aqidah keimaman Ali radhiyallahu ‘anhu, yang merupakan pokok keyakinan kaum Syi’ah. Hal ini diakui oleh orang-orang Syi’ah dalam belasan buku rujukan mereka. [Bacalah kitab Ibnu Saba’ Haqiqah La Khayâl karya Dr. Su’dâ Al-Hâsyimy]

    Seorang tokoh mereka, Al-Hasan An-Nûbakhty, menjelaskan, “As-Saba`iyyah adalah mereka yang berkata tentang keimaman Ali ‘alaihis salam, sedang keimaman adalah kewajiban dari Allah Azza wa Jalla. Mereka adalah pengikut Abdullah bin Saba`. (Abdullah bin Saba`) tergolong orang yang menampakkan celaan terhadap Abu Bakr, Umar, Utsman, dan para shahabat, serta berlepas diri dari (para shahabat) tersebut …. Sejumlah ulama menghikayatkan bahwa, dahulu, Abdullah bin Saba` adalah seorang Yahudi, lalu memeluk Islam dan berloyalitas kepada Ali ‘alaihis salam.” [Firâq Asy-Syî’ah hal. 32]

    Pokok-Pokok Kesesatan Agama Syi’ah
    Berbicara tentang kesesatan agama Syi’ah adalah suatu hal yang sangat panjang. Berikut beberapa simpulan ringkas tentang agama Syi’ah dari buku-buku mereka sendiri.

    1. Keyakinan Kaum Syi’ah tentang Keimaman Para Imam Ahlul Bait
    Keyakinan kaum Syi’ah tentang keimaman 12 imam Ahlul Bait mengandung kekafiran yang sangat nyata. Di antara keyakinan tersebut adalah bahwa keimaman Ahlul Bait lebih tinggi daripada derajat kenabian.

    Salah seorang tokoh mereka, Muhammad Ridha Al-Muzhaffar, berkata, “Kami meyakini bahwa keimaman adalah seperti kenabian, yang tidaklah terjadi, kecuali berdasarkan nash dari Allah Ta’âlâ melalui lisan Rasul-Nya atau melalui lisan Imam yang telah ditetapkan secara nash apabila dia ingin menetapkan imam setelahnya. Hukum keimaman dalam hal tersebut adalah hukum kenabian tanpa perbedaan.” [‘Aqâ`id Al-Imâmiyah hal. 103]
    Imam Kaum Syi’ah, Zainuddin Al-Bayâdhy, berkata, “Kebanyakan guru kami lebih mengutamakan (Ali) di atas Ulul ‘Azmi karena keumuman kepemimpinan (Ali), dan seluruh penduduk dunia mengambil manfaat pada kekhalifahan (Ali).” [Ash-Shirâthul Mustaqîm ‘Alâ Mustahiqqî At-Taqdîm 1/210]
    Syaikh Kaum Syi’ah, Nikmatullah Al-Jazâ`iry, berkata, “Keimaman umum adalah lebih tinggi daripada derajat kenabian dan kerasulan.” [Zahrur Rabî’ hal. 12]

    Bahkan, kaum Syi’ah menganggap bahwa keutamaan para nabi bersumber dari kecintaan para nabi kepada para imam Ahlul Bait.
    Tokoh mereka, Muhammad Bâqir Al-Majlisy, dalam kitabnya, Bihârul Anwâril Jâmi’ah Li Akhbâril A`immatil Ath-hâr 26/267, menyebut bab khusus dengan judul bab “Keutamaan (Para Imam Ahlul Bait) ‘alaihimus salam terhadap Para Nabi dan Seluruh Makhluk; Pengambilan Janji terhadap Para Nabi, Para Malaikat, dan Seluruh Makhluk Tentang Mereka; serta Bahwa Ulul ‘Azmi Ada sebagai Ulul ‘Azmi karena Kecintaan kepada (Para Imam Ahlul Bait) Shalawatullâhi ‘Alaihim.”

    Siapa saja yang mengingkari keimaman Ahlul Bait adalah kafir di kalangan penganut agama Syi’ah.
    Sumber riwayat mereka, Muhammad bin Ya’qub Al-Kulîny, meriwayatkan dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq -semoga Allah merahmatinya-, bahwa Ja’far berkata, “(Ada) tiga orang yang Allah tidak melihat kepada mereka pada hari Kiamat, tidak menyucikan mereka, dan siksaan pedih untuk mereka: (1) Orang yang mengakui suatu keimaman dari Allah yang bukan miliknya, (2) orang yang mengingkari seorang imam dari Allah, dan (3) Orang yang menyangka bahwa kedua (jenis orang) tersebut memiliki bagian dalam keislaman.” [Ushûlul Kâfy 1/434, tahqiq Muhammad Ja’far Syamsuddin, cet. Dârut Ta’âruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]

    Dalam Amaly Ash-Shadûq, disebutkan riwayat dari Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa âlihi bahwa, “Siapa saja yang mengingkari keimaman Ali setelahku, dia telah mengingkari kenabian pada kehidupanku, sedang siapa saja yang mengingkari kenabianku, dia telah mengingkari rubûbiyah Rabb-nya ‘Azza wa Jalla.” [Al-Amaly hal. 308, Bihârul Anwâr 34/109]

    Bahkan, mereka menganggap bahwa para nabi menegakkan seluruh risalah kenabian, dan risalah itu akan disempurnakan oleh imam kaum Syi’ah yang muncul pada akhir zaman.

    Tokoh mereka pada masa ini, Al-Khumainy, berkata, “Setiap nabi dari para nabi hanyalah datang untuk menegakkan keadilan, dan tujuannya adalah untuk menerapkan (keadilan) di alam, tetapi beliau tidaklah berhasil. Hingga, penutup para nabi, yang datang untuk memperbaiki dan mengatur manusia serta menerapkan keadilan, sesungguhnya juga tidak mendapat taufiq. Sesungguhnya, yang akan berhasil dengan segala makna kalimat (keberhasilan) dan menerapkan keadilan di seluruh penjuru dunia adalah Al-Mahdi yang ditunggu.” [Mukhtârât min Ahâdîts wa Khithâbât Al-Khumainy 2/42]

    Tidak seorang muslim pun yang meragukan kekafiran ucapan di atas, yang bertentangan dengan ayat-ayat Allah Ta’âlâ dan keyakinan yang dimaklumi dan disepakati oleh seluruh kaum muslimin. Allah Subhânahû wa Ta’âla telah berfirman,
    يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ. هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
    “Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, tetapi Allah tidaklah menghendaki, kecuali menyempurnakan cahaya-Nya, meski orang-orang kafir tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur`an) dan agama yang benar untuk Dia menangkan (agama) itu atas segala agama, walau orang-orang musyrik tidak menyukai.” [At-Taubah: 32-33]

    2. Keyakinan Kaum Syi’ah tentang Kedudukan Para Imam Ahlul Bait
    Kaum Syi’ah meyakini bahwa para imam mereka mengetahui perkara ghaib.
    Dalam Ushûlul Kâfy karya ahli hadits mereka, Al-Kulîny, terdapat sejumlah riwayat dari para imam Ahlul Bait -semoga Allah merahmati mereka- tentang pengetahuan para imam akan ilmu ghaib. Riwayat-riwayat tersebut terangkai dalam sejumlah bab pembahasan, di antaranya adalah bab “Para Imam ‘alaihimus salam Mengetahui Hal yang Telah Terjadi dan Hal yang Akan Terjadi, serta Tiada Suatu Apapun yang Tersembunyi terhadap Mereka” [Ushûlul Kâfy 1/316], bab “Para Imam Mengetahui Waktu Meninggal Mereka, dan Mereka Tidak Meninggal, kecuali dengan Pilihan Mereka” [Ushûlul Kâfy 1/313], dan bab “Para Imam ‘alaihimus salam Mengetahui Seluruh Ilmu yang Keluar kepada Malaikat, Para Nabi, dan Para Rasul ‘alaihimus salam” [Ushûlul Kâfy 1/310].

    Mereka juga meyakini bahwa ucapan para imam mereka adalah firman Allah.
    Dalam Ushûlul Kâfy, disebutkan riwayat dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq bahwa beliau berkata, “Ucapanku adalah ucapan ayahku. Ucapan ayahku adalah ucapan kakekku. Ucapan kakekku adalah ucapan Al-Husain. Ucapan Al-Husain adalah ucapan Al-Hasan. Ucapan Al-Hasan adalah ucapan (Ali) Amirul Mukminin (A). Ucapan Amirul Mukminin adalah hadits Rasulullah (shâ). Hadits Rasulullah adalah firman Allah ‘Azza wa Jalla.” [Ushûlul Kâfy 1/105]
    Dalam syarah kitab Ushûlul Kâfy, Muhammad Shalih Al-Mâzandarâny berkata, “Sesungguhnya hadits dari setiap imam yang tampak adalah firman Allah ‘Azza wa Jalla. Tiada perbedaan dalam ucapan-ucapan para imam sebagaimana tiada perbedaan dalam firman Allah Ta’âlâ.” [Syarh Jâmi’ ‘Alâ Ushûlil Kâfy 2/272]
    Sikap ekstrem dan berlebihan di atas adalah kekafiran yang sangat jelas pada kelompok Syi’ah. Siapa saja yang menganggap bahwa ada yang mengetahui hal ghaib dari makhluk adalah kafir menurut Al-Qur`an, Sunnah, dan kesepakatan kaum muslimin.

    3. Aqidah Raj’ah Kaum Syi’ah
    Al-Ahsâ`iy dalam kalangan Syi’ah memberi definisi, “Ketahuilah bahwa raj’ah adalah rahasia dari rahasia Allah. Berpendapat dengan (raj’ah) adalah buah keimanan kepada hal ghaib. Maksud (raj’ah) adalah kembalinya para imam ‘alaihimus salam dan syi’ah-nya serta musuh-musuh mereka dari yang keimanannya telah dimurnikan atau kekafirannya dari dua golongan, dan bukan tergolong orang-orang yang telah Allah binasakan di dunia dengan suatu siksaan. Apabila telah dibinasakan dengan suatu siksaan, mereka tidak akan kembali.” [Kitâbur Raj’ah hal. 11]
    Al-Majlisy menerangkan aqidah mereka, “Sungguh jiwa-jiwa yang telah pergi akan kembali dan akan melaksanakan qishash pada hari kebangkitan mereka. Siapa saja yang disiksa akan mengambil qishash dengan menyiksa (orang yang menyiksa)nya. Siapa saja yang dibuat marah akan melampiaskan kemarahannya. Siapa saja yang dibunuh akan mengambil qishash dengan membunuh (orang yang membunuh)nya, sedang musuh-musuh mereka akan dikembalikan bersama mereka sehingga mereka melampiaskan kemarahannya. Lalu, mereka dihidupkan selama tiga puluh bulan setelah (musuh) itu (dimatikan), kemudian meninggal dalam satu malam dalam keadaan telah melampiaskan kemarahan mereka dan memuaskan diri-diri mereka, sedangkan musuh-musuh mereka telah menuju siksaan neraka yang paling pedih. Selanjutnya, mereka berdiri di depan (Allah) Al-Jabbâr ‘Azza wa Jalla lalu (Allah) memberikan hak-hak mereka untuk mereka.” [Bihârul Anwâr 53/44]

    Menurut Syi’ah, musuh pertama yang akan dibangkitkan adalah Abu Bakr, Umar, dan Utsman. [Bihârul Anwâr 98/293]
    Mereka juga menyebutkan riwayat dari Abu Abdillah Ja’far bin Muhammad Ash-Shâdiq -semoga Allah merahmatinya- dalam menafsirkan firman Allah, “Oleh karena itu, beri tangguhlah orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka sekadar sebentar.” [Ath-Thâriq: 17], bahwa Ja’far berkata, “Beri tangguhlah orang-orang kafir itu, wahai Muhammad, yaitu beri tangguhlah mereka itu sekadar sebentar untuk waktu kebangkitan Al-Qâ`im (Mahdi) ‘alaihis salam sehingga (Al-Qâ`im) membalas dendam untukku terhadap orang-orang yang bersombong serta para thaghut dari Quraisy, Bani Umayyah, dan seluruh manusia.” [Tafsîr Al-Qummi 2/416]

    Aqidah kaum Syi’ah di atas adalah kekafiran nyata yang para ulama sepakati. Allah ‘Azza wa Jalla telah menerangkan bahwa hanya ada alam kubur dan hari kiamat,
    حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ. لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلَّا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
    “(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu) hingga, apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amalan shalih terhadap (amalan) yang telah kutinggalkan.’ Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang sekadar dia ucapkan. Sedang, di hadapan mereka, ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” [Al-Mu`minûn: 99-100]

    Allah ‘Azza wa Jalla juga menerangkan bahwa setelah kematian adalah kembali kepada-Nya,
    كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
    “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Lalu, hanya kepada Kamilah kalian dikembalikan.” [Al-‘Ankabût: 57]

    4. Aqidah Al-Badâ` dalam Agama Syi’ah
    Dalam bahasa Arab, kata al-badâ` digunakan dalam dua makna: penampakan sesuatu yang sebelumnya tersembunyi dan kemunculan pendapat baru.
    Dalam riwayat-riwayat kaum Syi’ah disebutkan, “Tidaklah Allah diibadahi dengan sesuatu apapun yang semisal Al-Badâ`,”, “Tidaklah Allah diagungkan dengan sesuatu yang semisal Al-Badâ`.” [Ushûlul Kâfy 1/197], dan “Andaikata mengetahui pahala keyakinan tentang Al-Badâ`, manusia tidak akan bosan berbicara tentang (Al-Badâ`) itu.” [Ushûlul Kâfy 1/199]

    Dari Abu Hamzah Ats-Tsumâly, beliau berkata: Saya mendengar Abu Ja’far (Muhammad Al-Bâqir) ‘alaihis salam berkata, “Wahai Tsabit, sesungguhnya Allah Tabâraka wa Ta’âlâ pernah menentukan perkara ini pada tahun 70. Tatkala Al-Husain shalawatullâhi ‘alaihi terbunuh, kemurkaan Allah terhadap penduduk bumi menjadi sangat besar sehingga Allah mengakhirkan (penentuan) itu hingga tahun 140. Kami telah menceritakan kepada kalian, dan kalian telah mendengarkannya kemudian menyingkap tirai penutup, sedang setelah itu Allah tidak menetapkan waktu tertentu di sisi kami. Allah menghapus yang Dia kehendaki dan menetapkan (yang Dia kehendaki), serta di sisi-Nya ada Ummul Kitab.” [Ushûlul Kâfy 1/429, Al-Ghâ`ibah karya Ath-Thûsy hal. 263 dan Bihârul Anwâr 52/105]

    Keyakinan kaum Syi’ah di atas disebut dalam banyak buku mereka dan diakui oleh ulama mereka. Tentu dimaklumi oleh seorang muslim bahwa keyakinan tersebut adalah kekafiran yang jelas karena mengharuskan kejahilan dan ketidaktahuan Allah terhadap hal yang akan terjadi.

    5. Keyakinan Taqiyyah dalam Agama Syiah
    Dalam mendefinisikan taqiyyah, Al-Mufîd berkata, “Taqiyyah adalah menyembunyikan kebenaran dan menutupi keyakinan, serta menutupi (keyakinan) dari orang-orang yang menyelisihi dan tidak terang-terangan kepada mereka dalam hal yang mengakibatkan bahaya dalam agama atau dunia.” [Tash-hîhul I’tiqâd hal. 115]

    Al-Khumainy berkata, “Makna taqiyyah adalah seorang manusia mengatakan suatu ucapan yang berseberangan dengan kenyataan, atau mendatangkan amalan yang bertentangan dengan timbangan-timbangan syariat. Hal tersebut untuk menjaga darah, kehormatan, atau harta.” [Kasyful Asrâr hal 147]
    Keyakinan ini adalah suatu ibadah yang sangat agung di kalangan orang-orang Syi’ah.
    Dalam riwayat mereka, disebutkan dari Abu Umar Al-A’jamy bahwa dia berkata: Abu Abdillah (yakni Ja’far Ash-Shâdiq) berkata kepadaku, “Wahai Abu Umar, sesungguhnya sembilan dari sepuluh bagian agama adalah taqiyyah, dan tiada agama bagi orang yang tidak memiliki taqiyyah ….” [Ushûlul Kâfy 2/133, Mansyurât Al-Fajr, Beirut, Lebanon, cet. ke-1 2007 M/1428 H]

    Juga dari Sulaiman bin Khalid, dia berkata bahwa Abu Abdillah (yakni Ja’far Ash-Shâdiq) berkata, “Wahai Sulaiman, sesungguhnya kalian berada di atas suatu agama. Siapa saja yang menyembunyikan (agama) itu, Allah akan memuliakannya. (Namun), siapa saja yang menyebarkan (agama) itu, Allah akan menghinakannya.” [Ushûlul Kâfy 2/136, Mansyurât Al-Fajr, Beirut, Lebanon, cet. ke-1 2007 M/1428 H]

    Bahkan, mereka berdusta dengan menisbatkan kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bahwa “Orang yang meninggalkan taqiyyah adalah seperti orang yang meninggalkan shalat.” [Jâmi’ul Akhbâr karya Ibnu Bâbawaih Ash-Shaqûq hal. 110 dan Bihârul Anwâr 74/412 karya Al-Majlisy]

    Keyakinan batil kaum Syi’ah ini menutupi segala kedustaan dan kontradiksi mereka. Sehingga, bila ditanyakan kepada mereka, “Mengapa Ali z membait Abu Bakr, Umar, dan Utsman?” Mereka akan menganggap bahwa hal tersebut adalah taqiyyah, “Mengapa banyak kontradiksi ditemukan dalam buku-buku Syi’ah?” Mereka akan menjawab, “Itu taqiyyah.”

    An-Nubakhty menukil dari Sulaiman bin Jarir bahwa Sulaiman berkata, “Sesungguhnya, untuk syi’ah mereka, para imam Rafidhah meletakkan dua keyakinan yang, dengan (dua hal) itu, tidak akan tampak suatu kedustaan apapun dari para imam mereka. Dua keyakinan itu adalah keyakinan al-badâ` dan pembolehan taqiyyah. Adapun al-badâ`, itu karena para imam di tengah Syi’ah mereka menduduki kedudukan para nabi di tengah rakyat dalam keilmuan pada hal yang telah terjadi dan yang akan terjadi. Apabila sesuatu yang mereka katakan terjadi, mereka berkata, ‘Bukankah kami telah memberitahu kalian bahwa hal ini akan terjadi? Dari Allah, kami mengetahui hal yang para nabi ketahui. Antara kami dan Allah terdapat sebab-sebab yang para nabi mengetahui hal yang mereka ketahui.’ Kalau sesuatu yang mereka katakan akan terjadi itu tidak terjadi, mereka berkata, ‘Telah terjadi al-badâ` pada Allah dalam hal tersebut.’.” [Firaq Asy-Syi’ah hal. 64-65]
    Bahkan maksud utama keyakinan taqiyyah ini adalah untuk mengeluarkan dan menjauhkan Syi’ah dari keislaman. Mereka menyebut riwayat dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq bahwa beliau berkata, “Hal-hal yang kalian dengar dariku yang menyerupai ucapan manusia (yaitu kaum muslimin), padanya ada taqiyyah. (Sedangkan), hal-hal yang engkau dengar dariku yang tidak menyerupai ucapan manusia, tiada taqiyyah di dalamnya.” [Bihârul Anwâr 2/252]

    6. Sikap Kaum Syi’ah terhadap Al-Qur`an
    Banyak kekafiran kaum Syi’ah dalam keyakinan mereka tentang Al-Qur`an. Seorang muslim yang mengetahuinya pasti dadanya akan sesak dengan ucapan-ucapan mereka.
    Di antara keyakinan mereka adalah bahwa Al-Qur`an, yang berada di tangan kaum muslimin, telah berkurang dan telah diubah atau diganti.
    Dalam riwayat Al-Kulîny dengan sanadnya dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq disebutkan, “Sesungguhnya Al-Qur`an yang Jibril bawa kepada Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa âlihi adalah sebanyak tujuh belas ribu ayat.” [Ushûlul Kâfy 2/350, Mansyurât Al-Fajr, Beirut, Lebanon, cet. ke-1 2007 M/1428 H]

    Dalam riwayat lain, “… Mushaf Fatimah adalah seperti Al-Qur`an kalian ini (sebanyak) tiga kali lipat. Demi Allah, di dalamnya tiada satu huruf pun dari Al-Qur`an kalian ….” [Ushûlul Kâfy 1/295, tahqiq Muhammad Ja’far Syamsuddin, terbitan Dârut Ta’âruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]
    Muhsin Al-Kâsyâny, seorang ahli tafsir mereka, berkata, “Faedah yang terpetik dari riwayat-riwayat melalui jalur Ahlul Bait ‘alaihimus salam adalah bahwa Al-Qur`an yang berada di tengah kita tidaklah sempurna sebagaimana yang diturunkan kepada Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa sallam. Bahkan, dalam (Al-Qur`an) itu, ada yang menyelisihi (firman) yang Allah turunkan, ada pula yang telah berubah lagi terganti dalam (Al-Qur`an). Juga sesungguhnya banyak hal telah dibuang dari (Al-Qur`an), di antaranya adalah nama Ali pada banyak tempat. Selain itu, Al-Qur`an juga tidak berada di atas susunan yang diridhai di sisi Allah dan di sisi rasul-Nya shallallâhu ‘alaihi wa sallam.” [Tafsîrush Shâfy 1/49]

    Syaikh kaum Syi’ah, Al-Mufîd, berkata, “Sesungguhnya kabar-kabar yang datang sangatlah banyak, dari para imam petunjuk dari keluarga Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa âlihi, tentang pertentangan Al-Qur`an dan apa-apa yang orang-orang zhalim adakan berupa penghapusan dan pengurangan di dalamnya ….” [Awâ`ilul Maqâlât hal. 8]

    Ucapan ulama Syi’ah dari dahulu hingga belakangan menunjukkan aqidah ini, bahkan Syaikh kaum Syi’ah, An-Nûry Ath-Thabarsy, memiliki buku khusus yang berjudul Fashlul Khithâb Fî Itsbati Tahrîf Kalâmi Rabbil Arbab (Kata Pemutus tentang Penetapan Terjadinya Perubahan pada [Al-Qur`an] Kalam Rabbil Arbâb). Kalau ada dari kalangan Syi’ah yang mengingkari perubahan dan pergantian Al-Qur`an, hal tersebut hanya berasal dari aqidah taqiyyah mereka.
    Pegangan dan kumpulan dari Al-Qur`an, dengan berbagai riwayat dari masa para shahabat hingga hari ini, semuanya tidak berlaku di kalangan Syi’ah.
    Ahli hadits terpercaya kaum Syi’ah, Al-Kulîny, menyebutkan bab “Tiada yang Mengumpul Seluruh Al-Qur`an, Kecuali Para Imam (A), Sedang Mereka Mengetahui Seluruh Ilmu (Al-Qur`an)”, kemudian membawakan riwayat dengan sanadnya dari Abu Ja’far Muhammad Al-Bâqir bahwa Abu Ja’far berkata, “Tiada seorang pun dari manusia yang mengaku mengumpulkan seluruh Al-Qur`an sebagaimana yang diturunkan, kecuali seorang pendusta. Tiada yang mengumpul dan menghafal (Al-Qur`an) sebagaimana yang Allah Ta’âlâ turunkan, kecuali Ali bin Abi Thalib (‘A) dan para imam setelahnya (‘A).” [Ushûlul Kâfy 1/284, tahqiq Muhammad Ja’far Syamsuddin, terbitan Dârut Ta’âruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]

    Dalam sifat Imam Mahdi kaum Syi’ah, mereka menyebutkan bahwa Imam Mahdi akan keluar dengan membawa kitab baru. Mereka menyebutkan, “Telah mutawatir dari para imam yang suci shalawâtullâhi ‘alaihim bahwa imam zaman serta utusan masa dan waktu shalawâtullâhi wa salâmuhu ‘alaihi akan datang dengan kitab baru, sangat keras terhadap orang-orang Arab, dan kebanyakan tentara-tentaranya adalah anak-anak ajam (bukan Arab).” [Al-Fawâ`idul Madaniyyah Wasy Syawâhidul Makkiyyah hal. 532-533, Muhammad Amin dan Nûruddîn Al-‘Âmily]

    Maha Suci Allah dari kekafiran kaum Syi’ah. Allah telah berfirman,
    إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ. لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ
    “Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap Al-Qur`an, ketika (Al-Qur`an) itu datang kepada mereka, (pasti akan celaka), dan sesungguhnya (Al-Qur`an) itu adalah kitab mulia. Tiada kebatilan yang datang pada (Al-Qur`an), baik dari depan maupun dari belakangnya, diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” [Fushshilat: 41-42]

    7. Sikap Kaum Syi’ah terhadap Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam
    Dalam keyakinan kaum Syi’ah, seluruh hadits yang tidak berasal dari jalur Ahlul Bait tidaklah diterima.
    Salah satu rujukan mereka, Muhammad Husain Âlu Kâsyifil Ghithâ, berkata, “Sesungguhnya Syi’ah tidak menganggap (sesuatu) sebagai sunnah, kecuali hal-hal yang telah shahih untuk mereka melalui jalur-jalur Ahlul Bait …. Adapun riwayat Abu Hurairah, Samurah bin Jundub, ‘Amr bin ‘Âsh, dan semisalnya, itu tidaklah bernilai (semisal) seekor lalat di kalangan orang-orang Syi’ah Imamiyyah. [Ashlush Syi’ah wa Ushûluhu hal. 79]
    Asy-Syâhid Nûrullâhi At-Tastury berkata, “… (Hal itu) karena Al-Bukhâry, Muslim, dan semisalnya adalah para pemalsu hadits lagi para pendusta di kalangan Syi’ah. Bahkan, karena banyak alasan, mereka menetapkan kedunguan dan pendeknya pemahaman Al-Bukhâry perihal membedakan antara (hadits) shahih dan dha’if.” [Ash-Shawârimul Muhriqah hal. 57]

    Terlebih lagi, menurut mereka, orang yang mengambil riwayat dari selain Ahlul Bait adalah musyrik. Dalam sebuah riwayat dalam buku terpercaya mereka, disebutkan bahwa Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq menyatakan, “… Dan siapa saja yang mengaku mendengar dari selain pintu yang Allah buka untuknya, dia adalah musyrik ….” [Ushûlul Kâfy 1/439, tahqiq Muhammad Ja’far Syamsuddin, terbitan Dârut Ta’âruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]
    Juga, salah satu bab Ushûlul Kâfy 1/464 berjudul “Sesunggunya Tiada Suatu Kebenaran di Tangan Manusia, Kecuali dari Apa-Apa yang Keluar dari Sisi Para Imam (‘A), Sedang Segala Sesuatu yang Tidak Keluar dari Sisi Mereka adalah Batil.”

    Bila keyakinan kaum Syi’ah terhadap hadits-hadits Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang berada di tangan kaum muslimin sudah sedemikian rupa, berarti kaum Syi’ah telah menolak agama Islam ini dan mendustakan sumber kedua yang menjadi rujukan kaum muslimin. Allah telah berfirman,
    وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
    “Segala sesuatu yang Rasul datangkan kepada kalian, terimalah, sedang segala sesuatu yang dia larang terhadap kalian, tinggalkanlah.” [Al-Hasyr: 7]

    8. Sikap Kaum Syi’ah terhadap Para Shahabat
    Dalam buku-buku mereka, terdapat riwayat dari Abu Ja’far Muhammad Al-Bâqir bahwa beliau berkata, “Manusia adalah murtad setelah Nabi shallallâhu ‘alaihi wa âlihi, kecuali tiga orang. Saya (perawi) bertanya, ‘Siapakan ketiga orang itu?’ Beliau menjawab, ‘Al-Miqdâd, Abu Dzarr, dan Salman Al-Fârisy.’ ….” [Raudhatul Kâfy 8/198, tahqiq Muhammad Ja’far Syamsuddin, terbitan Dârut Ta’âruf, Beirut, Lebanon, 1990 M/1411 H]
    Mereka meriwayatkan pula dari Amirul Mukmin Ali bin Abi Thalib radhiyallâhu ‘anhu bahwa beliau berkata kepada Qunbur, “Wahai Qunbur, bergembiralah dan berilah kabar gembira, serta selalulah merasa gembira. Sungguh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa âlihi meninggal, sedang beliau murka terhadap umatnya, kecuali Syi’ah.” [Al-Amâly karya Ash-Shadûq hal 726]

    Al-Majlisy berkata, “Sesungguhnya, tergolong sebagai keharusan aksioma agama Imamiyah: penghalalan mut’ah, haji Tamattu’, serta berlepas diri dari Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Mu’âwiyah.” [Al-I’tiqâdât karya Al-Majlisy hal. 90-91]

    Ucapan-ucapan keji kaum Syi’ah terhadap para shahabat dan istri-istri Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini sangatlah banyak.
    Seluruh hal tersebut adalah pengingkaran terhadap Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang memuji dan menyanjung para shahabat radhiyallâhu ‘anhum. Allah ‘Azza wa Jalla telah menyifatkan orang yang jengkel terhadap para shahabat sebagai orang kafir dalam firman-Nya setelah menyebutkan sifat para shahabat dalam Taurat dan Injil,
    لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ
    “… Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir.” [Al-Fath: 29]

    9. Kesyirikan di Kalangan Kaum Syi’ah
    Muhammad bin Ali Ash-Shadûq membawakan riwayat dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shadiq bahwa Ja’far berkata, “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla memiliki makhluk dari rahmat-Nya. Allah menciptakan mereka dari cahaya-Nya dan (menciptakan) rahmat-Nya dari rahmat-Nya untuk rahmat-Nya. Mereka adalah mata Allah yang melihat, telinga-Nya yang mendengar, dan lisan-Nya yang berbicara di tengah makhluk-Nya dengan seizin-Nya, serta para kepercayaan-Nya terhadap apa-apa yang (Allah) turunkan berupa udzur, nadzar, dan hujjah. Dengan mereka, (Allah) menghapus dosa-dosa, menolak kesedihan, menurunkan rahmat, menghidupkan yang mati, dan mematikan yang hidup. Dengan mereka, (Allah) menguji makhluk-Nya dan menetapkan putusan-Nya di tengah makhluk-Nya.” Perawi bertanya, “Semoga Allah menjadikanku sebagai penebusmu. Siapakah mereka itu?” Beliau menjawab, “Orang-orang yang mendapat wasiat.” [At-Tauhîd karya Ash-Shâduq hal. 167, cet. Dârul Ma’rifah, Beirut]

    Dalam Mustadrak Al-Wasâ`il, Ath-Thabarsy membuat bab berjudul “Kebolehan Thawaf di Kuburan”.
    Dalam Amâly Ath-Thûsy, Muhammad bin Hasan Ath-Thûsy menyebutkan riwayat dari Abu Abdillah Ja’far Ash-Shâdiq bahwa Ja’far berkata, “Sesunggunya Allah Ta’âlâ telah menjadikan tanah kakekku, Husain ‘alaihis salam, sebagai penyembuh untuk segala penyakit dan pengaman dari segala kekhawatiran. Apabila salah seorang dari kalian mengambil (tanah) itu, hendaknya dia mencium dan meletakkan (tanah) itu pada kedua matanya lalu melewatkan (tanah) itu pada seluruh jasadnya. Hendaknya dia berkata, ‘Ya Allah, dengan hak tanah ini dan hak orang yang menyatu dan tertanam di dalam (tanah) ini, dengan hak ayahnya, ibunya, saudaranya, dan para imam dari keturunannya, dan dengan hak para malaikat yang mengitarinya, pasti Engkau menjadikan (tanah) ini sebagai obat untuk segala penyakit, penyembuh untuk segala penyakit, keselamatan dari segala bahaya, dan pelindung dari segala yang aku khawatirkan, serta aku berhati-hati terhadap (tanah) ini.’ Lalu, dia menggunakan tanah tersebut.” [Amâly Ath-Thabarsy, Mu`assasah Al-Wafâ`, Beirut, cet ke-2, 1401 H]

    Banyak sekali bentuk kesyirikan kaum Syi’ah yang tidak bisa kami detailkan dalam tulisan ringkas ini, seperti (1) menjadikan para imam mereka sebagai perantara antara makhluk dan Allah; (2) Beristighatsah kepada Allah dengan menyebut imam-imam mereka; (3) Kewajiban ziarah ke kubur Al-Husain dan kekafiran orang yang meninggalkan kewajiban ini; (4) Kebolehan melaksanakan thawaf, shalat dan bersungkur di kuburan; serta kesyirikan lain. Kesyirikan kaum Syi’ah meliputi segala hal: dalam Rubûbiyyah, Ulûhiyyah dan Al-Asmâ` wa Ash-Shifât.

    10. Sikap Kaum Syi’ah terhadap Kaum Muslimin
    Syaikh Kaum Syi’ah, Nikmatullah Al-Jazâ`iry, berkata, “Kami tidaklah bersepakat dengan mereka (kaum muslimin) pada ilah (sembahan). Tidak pada nabi, tidak pula pada imam. Hal tersebut adalah karena mereka (kaum muslimin) berkata bahwa Rabb mereka adalah Rabb Yang Muhammad adalah nabi-Nya dan khalifah-Nya setelah Nabi-Nya adalah Abu Bakr. Kami tidak berkata dengan Rabb ini tidak pula dengan nabi tersebut. Namun, kami berkata bahwa Rabb yang khalifah Nabi-Nya adalah Abu Bakr bukanlah Rabb kami, dan nabi itu bukanlah nabi kami.” [Al-Anwârun Nu’mâniyyah 2/278, cet. Al-A’lamy Lil Mathbû’ât, Beirut, 1404 H]

    Muhaqqiq mereka, Yusuf Al-Bahrany, menyebutkan kekafiran kaum muslimin di kalangan orang-orang Syi’ah dalam ucapannya, “Tahqiq yang diambil dari kabar-kabar Ahlul Bait ‘alaihimus salam -sebagaimana penjelasan kami, yang tidak memerlukan tambahan, dalam kitab Asy-Syihâbuts Tsâqib- bahwa seluruh orang yang menyelisihi lagi mengetahui keimaman dan mengingkari keyakinan (keimaman) adalah para nawâshib[1], orang-orang kafir, dan orang-orang musyrik yang tidak memiliki jatah dan bagian dalam keislaman tidak pula dalam hukum-hukum (Islam) ….” [Al-Hadâ`iqun Nâdhirah 14/159]
    Mereka juga menghalalkan darah dan harta kaum muslimin serta menganggap bahwa kaum muslimin adalah kafir dan najis sebagaimana dalam banyak buku mereka dengan berbagai riwayat. Biarlah Yusuf Al-Bahrany mewakili mereka. Dia berkata, “Tiada silang pendapat di kalangan shahabat kami dan selainnya dari yang berpendapat dengan keyakinan ini tentang kekafiran, kenajisan, serta kehalalan darah dan harta nâshib. Juga bahwa hukum terhadap (nâshib) adalah sama dengan hukum terhadap kafir harby.” [Al-Hadâ`iqun Nâdhirah 10/42]

    Karena kekafiran kaum muslimin itulah, dalam buku-buku mereka, terurai tentang ketidakbolehan menikahi kaum muslimin, mengerjakan shalat di belakang kaum muslimin, menshalati jenazah kaum muslimin, dan menjatuhkan hukum bahwa kaum muslimin kekal dalam neraka.

    Demikian sebagian kesesatan dan kekafiran agama Syi’ah. Meski masih banyak hal yang belum bisa disebut pada tulisan ini, semoga tulisan ini bermanfaat bagi sebagian kaum muslimin, yang tertipu oleh kaum Syiah, agar mereka rujuk kepada Islam yang benar, dan semoga menjadi bekal seorang muslim untuk teguh di atas agama. Wallahu A’lam.

    Jazakallahu khairan

  14. hadi
    September 29, 2012 pukul 4:34 am

    pemberontak suriah dibantu oleh qatar dan amerika serikat.
    qatar tercatat mempunyai hubungan diplomatik dengan israel dan baru dibekukan waktu gaza diserang..
    sekarang masih punya kantor urusan dagang israel. bashar assad tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan israel. kantor hamas ada di suriah. dan hizbullah punya ikatan anti israel dengan suriah.
    jadi siapa yang sahabat israel…

    Terimakasih atas komentarnya yg cukup bagus,..dan selamat, anda telah termakan propaganda syiah dan yahudi israil,juga konconya yaitu hizbullah dan rezim syiah basar asad,
    Ahlussunnah di suriah yang oleh rezim syiah basar asad disebut sbg pembrontak itu adalah orang-orang yang berada diatas kebenaran, ingin menggulingkan pemerintah syiah yg sudah melampaui batas,
    alhamdulillah para pejuang tersebut berhasil menguasai beberapa tmpat strategis di sana,
    Sekutu basar asad yaitu negara syiah iran terus membantu persenjataan basar asad, ini semakin membuka kedoknya siapa iran, demikian juga para sabihah yg berasal dari libanon, tentara hizbullah yang membantu suriah, mereka adalah setipe, orang-orang yang mndurhakai islam, dan mengikuti agama buatan yahudi, syiah,..

    Siapa hizbullah? baca disini

    Pernahkah syiah melawan zionis? baca disini

    • andre
      Oktober 12, 2012 pukul 2:50 am

      jdi bikin bingung kalau baca koment orang2 ini… satu bilang pemerintah assad pendukung syiah, yang satunya bilang justru sebaliknya pemberontaklah yang didukung syiah… pdhal kan ga tau sumber berita mana yang benar2 dipercaya… ga heran emang sudah akhir jaman jdi banyak fitnah…

      mau tahu berita yang sebenarnya tentang berita di suriah, silahkan lihat video ini, ini adalah video para pejuang yang ingin menggulingkan rezim syiah basar asad, yang di media2 indonesia mungkin disebut sebagai pemberontak atau oposisi, padahal mereka adalah ahlussunnah yang sedang berjihad melawan rezim syiah,

      Dan dibawah ini rezim syiah basar asad membantai rakyatnya

    • UTAMA
      Maret 2, 2013 pukul 5:57 am

      wahai WAHABI kamu tidak ada hak memfonois syiah dengan kata seenak batok dan isi kepalamu,apa yang kau buat dalil melalui ayat itu tidak benar,tahukah dimana ketidak benarannya ?
      1.apakah kamu ber HAK menapsirkannya ?
      2.dimana HAK kamu ?
      3.orang bodohpun bisa berfikir,tahu ? kamu siapa dan apa yg kamu pelajari dari mana,sehingga kamu dapat memfonis seenaknya?
      4.jangan kamu mempengaruhi orang2 bodoh atau orang yg agamanya masih dangkal,berarti disini kamu telah memperbodoh sesama ISLAM,sebenarnya kamu harus berbicara bijak,bukan mengadu domba sesama Islam ,tau ?
      5.yang lebih aneh kerjaan kamu cuma nulis,menilai,memfonois,dunia tau kerjaan ini adalah PEKERJAAN YANG PALING MUDAH KALAU HANYA ITU,KELUARLAH KAMU DARI KEGOBLOKAN,kenapa saya bilang begitu ? MENGAPA KAMU TIDAK AJAK DIALOG ORANG SYIAH,SEBELUM KAMU MENULIS DIATAS YG TULISAN ITU TIDAK HANYA AKAN MEMECAH BELAH ISLAM.
      TRIMAKASIH
      ABDULLAH DJOEPRIJONO

      Mas, dah dari dulu para ulama mengingatkan akan bahaya syiah,. bahkan Ali bin abi thalib sendiri menghukum orang-orang syiah dengan cara membakarnya hidup-hidup,.. masih kurang apa lagi?? seandaianya mereka tidak sesat, mengapa Ali bin abi thalib yg diagung-agungkan oleh orang syiah malah menghukum orang-orang syiah dengan cara membakarnya?? silahkan lihat disini

      Imam Abu Hanifah,Malik,Syafii,Ahmad juga mengingatkan akan bahaya syiah ini, memangnya anda belum tahu ya? silahkan baca postingannya disini

      • SE Ayah Rahakha
        Maret 2, 2013 pukul 7:54 am

        Jangan2 sdr. Utama/Abdullah Djoeprijono ini yg malah sudah dicuci otak duluan dan didoktrin oleh ajaran sesat syiah, krn nampak pembelaan yg membabi-buta terhadap syiah dgn melontarkan kata2 kasar thd admin atau siapa saja yg berusaha membongkar kesesatan syiah berdasarkna fakta sejarah dan realita yang jelas se-jelas2nya… Ataukah sdra mungkin tidak tahu yg sebenarnya tentang hakikat syiah… Ataukah memang sedang menjalankan aqidah taqiyah… Na’udzubillahi min dzalik… Dan semoga Allah membukakan pintu hidayah buat saudara… Amiin…

        Mudah2an hanya karena beliau tidak tahu apa itu syiah, hanya ikut2an saja, kita doakan agar dapet hidayah,..

  15. hadi
    September 29, 2012 pukul 4:30 am

    di bahrain ada pangkalan amerika serikat. waktu ada demonstrasi di manama ibukota bahrain oleh rakyatnya yg didominasi kaum syiah yang merupakan mayoritas di bahrain, raja bahrain mengundang pasukan saudi untuk menumpas rakyat. Jadi.. saudi dan bahrain sahabat pemerintah amerika serikat yang yahudi….. berarti saudi dan bahrain sahabat yahudi…

    Wah salah mas, tapi orang-orang syiah yg digembleng oleh syiah iran ingin mengacaukan negara bahrain dengan melakukan pembrontakkan,..
    Alhamdulillah negara bahrain meminta bantuan kepada saudi arabia, sehingga tentara saudi menumpas gerakan org2 syiah ini,
    Alhamdulillah negara bahrain bisa selamat dari makar orang2 syiah iran

    Jadi siapa yg menjadi sahabat yahudi? wong syiah adalah agama buatan yahudi,

  16. yusup
    September 8, 2012 pukul 10:49 pm

    waspadalah, kaum kafir syiah pandai berdusta dan pandai berbicara … maklum saja mereka diajarkan langsung oleh dajjal2 yahudi laknatullah …..

    • UTAMA
      Maret 2, 2013 pukul 6:00 am

      MAS mimkir dong (jangan TEMI)
      IRAN ADALAH NEGARA,LAIN DENGAN AKIDAH MAS PINTER ?

      terimakasih mas,.
      Untuk saat ini, IRAN adalah negara yg menyokong pemikiran akidah syiah di seluruh dunia, termasuk syiah yg di indonesia itu berkiblat ke negara syiah iran, jadi anda jangan telmi , pinter dikit napa mas,..

  17. Ali Al Mujtaba
    September 6, 2012 pukul 1:19 am

    Jika komentar ane tidak ditampilkan maka ente adalah kafir sejati!

    Berarti siapa dong yang mudah mengkafirkan? kok dengan tidak ditampilkan komentar dari anda, kenap anda berani mencap saya kafir?? Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun..

  18. Ali Al Mujtaba
    September 5, 2012 pukul 10:59 pm

    Memang kaum Wahhabi adalah musuh Islam sejati. Ente memang Wahhabi sejati.

    Sesama Wahhabi saja saling bermusuhan, apalagi dengan kelompok lain!

    Ane syiah!
    Ane tantang ente bermubahalah
    “Ane Ali Al Mujtaba bermubahalah meminta kepada Alloh yang maha adil untuk mengadili yang benar dan yang salah dengan mengatakan “Syi’ah adalah ajaran Islam sejati seperti Islamnya Rosululloh saww dan Imam Ali as,
    Orang yang mengatakan syi’ah Ali kafir, maka dia adalah syi’ah Muawaiyah la’natulloh.

    Jika pernyataan saya ini salah, maka saya akan dihukum Alloh dengan hukuman seberat-beratnya mulai detik ini juga ane akan sekarat sampai akhir hidup ane.”

    Penentang syi’ah silakan membalasnya!

    Aamiin..

    • primedia
      September 10, 2012 pukul 6:45 am

      syiah pengkhianat islam sejati. quran dipalsukan, hadist dilemahkan dengan cara mengkafirkan sahabat khulafa rasidin. Allah akan menyempurnakan agamaNya walau karihal kaafiruun…

      hanya orang orang tertipu saja yang masuk agama syiah…

      semoga Allah menjaga ummat Islam dari fitnah syiah…

    • Ismi Madinah
      September 27, 2012 pukul 1:22 pm

      astagfirullahul’adziim….

    • mcmawawan
      Oktober 3, 2012 pukul 10:36 am

      semoga ente dihukum Alloh dengan hukuman seberat-beratnya mulai detik ini juga ente akan sekarat sampai akhir hidup ente

    • AntiSyiah
      Oktober 12, 2012 pukul 8:34 am

      Amiin yaa mujiba saailin, semoga ente ya ‘ali almujtaba mendapat hidayahNYA… AllahuYahdik… Semoga AllahTa’ala mengabulkan do’a ente..

    • Yaa Robb kabulkanlah..
      Januari 9, 2013 pukul 3:22 am

      ya Alloh kabulkanlah mubahalah ini… Sesungguhnya syi’ah buatan yahudi Abdullah bin saba, sama spt Nasroni buatan yahudi paulus. Sang yahudi motifnya sama yaitu: “sama2 menyekutukan Alloh dengan Isa[yesus] sama2 menyekutukan Alloh dengan Ali bin AbiTholib & imam 12 mereka. http://www.videosyiah.com klik http://videosyiah.com/?dir=Aqidah%20Syirik%20dan%20Menyimpang

    • Neo
      Januari 22, 2013 pukul 12:09 pm

      Semoga Allah memasukan ente, Abdullah bin Saba’, Abu Lulu’ah dan para pengikutnya ke dalam Neraka Jahannam dan kekal di dalamnya, Amien Ya Robbal Alamien…

    • faizal
      Maret 2, 2013 pukul 11:01 pm

      Amiin..

    • Yoqqust
      November 14, 2013 pukul 8:34 pm

      gak ada prinsip ngakuya cinta ahlul bait..tpy mana ada ajaranya yang meniru ahlul bait kami ahlussunnah mncntai beliau Tanpa mengurangi keutamaan

  19. budhi
    Agustus 30, 2012 pukul 6:39 am

    Syiah sampai saat ini, buka merupakan ajaran yang dilarang di Indonesia, jadi kita beri ruang agar syiah dapat berkembang. Bagi saudara-saudara yang menentang ajaran Syiah, lebih baik beribadah dan bekerja dengan baik saja, terlebih dahulu. banyak belajar, dan kurangi perilaku suka memberikan penilaian negatif, terhadapa orang yang tidak “selairan dengan saudara.

    Terimakasih atas komentarnya, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anda dan keluarga anda,.

    Anda mengatakan syiah bukan ajaran yang terlarang di indonesia? Apakah anda belum membaca fatwa MUI tentang hal ini?
    Jika belum membacanya, silahkan anda buka disini

    Sepak terjang Syiah di indonesia, bisa baca disini
    Hasil musyawarah Ulama dan Umat Islam indonesia tentang sesatnya syiah bisa dibaca disini
    Sikap tegas NU terhadap aliran syiah, bisa dibaca disini

    Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anda,

  20. heru
    Agustus 29, 2012 pukul 8:02 am

    Menyeramkan, internet, media, televisi memang menyeramkan. Kita pun terprovokasi untuk berperang melawan saudara sendiri..

    Betul, bahkan syiah juga memanfaatkan media internet ini sebagai alat untuk menyebarkan pemahaman sesat mereka, sebagai media propaganda mereka,.
    Oleh karena itu kita manfaatkan media internet untuk mengungkap borok-borok syiah, pemikiran2 yg berbahaya bagi kaum muslimin, dan makar2 jahat mereka,..
    Mudah2an banyak kaum muslimin yang menyadari bahaya syiah ini,
    Syiah bukan ahlussunnah, dan ahlussunnah bukanlah syiah,
    Syiah bukan saudara kita,
    Bahkan syiah lebih jahat dari yahudi dan nasrani,.. sadarlah, sebelum syiah membantai kaum muslimin sebagaimana yang dilakukan di suriah,

    Trap :lihat ini brother

    Itu adalah video tentang kedok syiah, bagaimana kerjasamanya dengan amerika dalam menumbangkan negeri kaum muslimin, silahkan lihat wahai para pembaca yang ingin mencari kebenaran, dan ingin mengetahui makar-makar syiah yg mungkin terluput dari anda,

    Jazakallahu khairan atas linknya

  21. yazid
    Agustus 28, 2012 pukul 1:08 pm

    yang belum tau bisa simak ini http://albayyinat.net/jwb5tc.html

    Jazakallahu khairan atas linknya,

  22. yazid
    Agustus 28, 2012 pukul 12:32 pm

    yang gampang saja,kenapa orang syiah (teman saya juga ada yang syiah),mereka kalau berbuka puasa selalu pada waktu isya,dan mereka tidak sholat di karpet,tetapi harus ada unsur tanahnya/batu,biasanya mereka membawa2 batu kecil untuk sholat,mereka mengagumi abu lu’lu’ah al majusi yang membunuh umar R.A,bahkan menurut mereka dia orang suci,silahkan lihat makamnya di teheran

  23. slankers
    Agustus 26, 2012 pukul 3:20 pm

    hehe… kang, jangan selalu pecaya pada internet, ntar ketipu kayak bang haji rhoma irama loh…
    mending baca buku. coba telaah, benar tidaknya kepada guru sampean dulu kang. jangan langsung menjustifikasi (tasydiq/takdib) sebelum menelaahnya (tasyawwur). sekali lagi, jangan mengkultuskan kebenaran data internet, karena internet bukan alquraan.

    sesama kaum muslim, jangan saling memusihi, islam itu damai….

    Islam akan damai jika orang islam mengamalkan islam sesuai dengan pemahaman para sahabat

    Emang bang rhoma sudah ketipu mas, musik dalam islam hukumnya haram, nah bang rhoma malah bergelut dimusik dari jaman dulu,.. mengenai hukum musik, silahkan baca disini ,

    Saatnya meninggalkan musik,

  24. asti
    Agustus 23, 2012 pukul 5:31 am

    aneh sekali bisanya cuma menganggap syiah sesatlah dll. saya dari suni , tapi saya sangat kagum sama syiah . aneh org sunni itu kebanyakan yang mau di adu domba sama kaum wahabbi…
    ayolah tak ada sunni tak ada syi’ah semuanya sama kita itu MUSLIM, yang harus kita perangi itu para zionist Israel dan AS

    nah, syiah itu yang buat orang yahudi, Abdullah bin saba’ orang yahudi yang pura-pura masuk islam,
    dan AS ya setali dua uang sama yahudi dan syiah, syiah anak kandungnya yahudi, sedangkan AS saudara kandungnya,..

    syiah lebih buruk dari yahudi dan nasrani, syiah lebih jahat dari yahudi dan nasrani,.. cukup sudah bukti pembantaian ahlus sunnah di iran,iraq,suriah,
    videonya banyak di internet, disini juga pernah diposting tentang kebiadaban syiah ini.

    Silahkan baca sejarah syiah disini

    • Amin
      Agustus 26, 2012 pukul 5:53 am

      Kalau anda Muslim Sunni. Pasti anda marah bila para sahabat Rasullullah SAW di hujat Dan didoa’kan masuk Neraka Oleh Syiah. Cari tahu Dulu baru komentar

    • fathoni
      Agustus 27, 2012 pukul 2:13 pm

      amerika serikat, israel adalah 2 buaya pemangsa manusia!
      syiah adalah ular pemakan manusia!
      ahlus sunnah waljama’ah adalah manusia yg berada di tengah-tengah mereka!
      mereka berebut kita ahlus sunnah untuk dimangsa!
      semoga ALLAH menolong ahlus sunnah waljamaa’ah! aamiin
      wallaahu a’lam

      Mudah-mudahan Allah binasakan syiah hingga ke akar2nya,.. dan mudah2an Allah tolong ahlus sunnah yang sedang berjuang menumpas kekejian syiah yang membantai ahlussunnah, amiin..

      • heru
        Agustus 29, 2012 pukul 7:47 am

        Bukannya IRAN adalah negara paling depan melawan amerika ama zionisme????
        Terimakasih sebelumnya, telah berkomentar disini,

        IRAN negara paling depan melawan amerika ama zionis, YA, betul sekali, itu yang dibangga-banggakan oleh syiah, sebab iran adalah negara induk syiah saat ini, sikapnya terhadap amerika bisa dilihat disini

        IRAN gencar melawan zionis? IYA, betul sekali, itu yg digembar-gemborkan oleh syiah, baca disini ulasannya

        Presiden IRAN , ahmadinejad sendiri keturunan yahudi, lucu ya, kok bisa?? baca disini ulasannya

        coba mikir deh supaya pinter dikit jangan maen binasa-binasaan deh ngeri dengernya sesama muslim jadi kayak gini..

        Coba anda mikir, setelah baca link diatas,

        Dimana peran arab yang lain memperjuangkan Pelstina??

        Bagaimana peran syiah,hizbullah dan iran terhadap palestina, bisa baca disini

        mereka malah asik ajah dengan bisnis minyak Aramco…

        Disaat syiah membantai kaum muslimin di suriah, saudi arabia memberikan donasi terbesar untuk rakyat suriah, silahkan baca disini

        Bahkan saudi juga merupakan negara yang memberikan bantuan terbesar untuk palestina,
        Apa yang anda dendamkan terhadap negara saudi?

    • Nura Ramdan
      Agustus 27, 2012 pukul 5:23 pm

      Bimbinglah Ya Alloh ahli sunnah waljamaah.yang engkau Ridhoi.cukuplah syiah sesaat dan jgan ke negri kita ini Indonesia,tepatkanlah ahli sunnah waljamaah membimbing orang-orang yang kurang paham atau salah pemahaman.Ammin

    • VAN roen
      Februari 26, 2013 pukul 8:08 am

      maaf mpo asti,
      banyak baca buku,jangan takliq buta!
      YA ALLAH YANG PERKASA lindungilah para mujahiddin,kuatkanlah iman & kesabaran hati mereka dalam berjuang, amien.

    • merr
      Januari 20, 2014 pukul 9:44 pm

      asti ngaku org sunni tp kagum sama org syiah?
      hehrhr aneeh bin ajaib….
      udah belajar blm dik? belajr dulu geh sana….
      kagum sama nikah mutahnya?
      kagum sama makan kotoran imamnya atau kagum sama cara mereka melaknat sahabat umar, abu bakar, usman , aisyah, hafsah??
      belajar duli ya dik, ikut pengajian dulu ma ustad yg bener baru ngaku sunni, oke….

  25. westerling insyaf
    Agustus 22, 2012 pukul 10:51 pm

    jd bingung..jgn2 sesat semuanya

    biar ngga bingung, silahkan tanyakan yg mana yg membuat anda bingung,..

  26. junedi abdullah bumiayu
    Agustus 20, 2012 pukul 8:11 am

    sudahlah jangan suka menilai dan memandang negatif seperti itu..dalam hal ..belum tentu sampean2 lebih mulia derajatnya di sisi Allah yang maha mengetahui….

    Kalau syiah yang sekarang, sdh pasti sesatnya, tanpa ragu lagi,.. dan mereka sangat pandai dan licin dalam hal mempengaruhi kaum muslimin,.. makanya,. waspadalah…

  27. andi
    Agustus 20, 2012 pukul 6:16 am

    Bismillah,…
    Artikel yang bermanfaat,, Ijin Copas taruh di blogku dan disebarkan.

    Silahkan,..

  28. anti syiah
    Juli 29, 2012 pukul 7:12 pm

    othman omar shihab memang misionaris syiah…..ceramah nya baunya memang busuuuuuuuuuuuuuuuuuuuk

  29. miqdad
    Juli 28, 2012 pukul 5:28 am

    oh jd syiah musuh dalam selimut ceritanya, tp kalau leh tau memang seperti pa mereka menghina keluarga nabi?

    Oh belum tahu ya? saya ingin tanya kepada anda, gimana kira-kira kalau ada orang yang menuduh ibu anda berzina,padahal ibu anda tidak melakukan zina, apakah anda akan marah?
    Lalu, bagaimana perasaan anda, jika yang dituduh itu adalah aisyah, istri rasulullah, nah, syiah menuduh aisyah berzina, istri-istri rasulullah adalah para pelacur, Abu bakar di neraka, umar di neraka, padahal Rasulullah sudah menjamin kalau Abu bakar dan Umar masuk surga, sebagaimana aisyah dan para istri rasulullah
    Betapa kejinnya syiah menuduh mereka,.

    Mereka mengaku cinta ahlul bait, tapi mereka menginjak-injak harga diri para ahlul bait, sebab istri-istri rasulullah adalah ahlul bait

    q jg heran dengan habib riziq yg dulu anti syiah, ckrg toleran dengan syiah setelah pernah tinggal di iran selama 7 hari saja dan mengecam wahabi walau dia pernah tinggal selama 7th d arab saudi. rata2 ulama2 kita setelah k sana kebanyakan toleran, ada apa sebenarnya? pa karena tak kenal maka tak sayang he he he…..

    Begitulah pinternya syiah iran mencuci otak orang-orang indonesia, anda pun mungkin kalau diajak ke iran bisa tergda,.. dikasih uang banyak, dikasih wanita cantik, tinggal milih tanpa harus nikah,. karena di syiah kan ada kawin mutah , jadi bisa gonta-ganti pasangan sesukanya,.. enak kan??? Mau ke iran?

  30. miqdad
    Juli 27, 2012 pukul 8:23 am

    assalamu alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    wah ternyata ust ustman syiah ya, sayang sekali padahal sering nongol di tv. dia kan lg memperingati kematian cucu Nabi, sebenarnya yg syiah apanya, pa karena mencintai cucu nabi atau pa?

    Bukan mencintai cucu nabi, tapi itu adalah salah satu trik orang-orang syiah untuk mengelabuhi kaum muslimin agar menganggap ajaran mereka seoalah-olah dari islam,
    Mereka menggembar-gemborkan cinta rasul,cinta ahlul bait, tapi disisi lain mereka melecehkan ahlul bait,menghina ahlul bait, bahkan menghina dan mendoakan keburukan bagi sahabat-sahabat rasulullah

    q bingung

    tidak usah bingung, pelajarilah dien ini menurut pemahaman para sahabat, sebagai generasi yang dibina langsung oleh rasulullah, insya allah anda tidak akan bingung lagi,

  31. salim.nainawa@gmail.com
    Juli 25, 2012 pukul 10:15 am

    Nt tau dari mana syiah sesat dan berbahaya……nt pernah baca buku-buku tentang syiah yang dikarang oleh orang syiah,bagaimana nt bisa katakan syiah sesat sementara nt belum mempelajari syiah dari kalangan syiah.sendiri. Cobalah bersikap adil dan bijak, jangan asal fitnah.

    Waduh, sudah jaman canggih gini, internet ada, kalau mau tahu caranya mudah, cari aja di google mas, ketik ritual syiah, apa yang muncul? silahkan praktekan,.. itu jika ingin tahu dari internet,

    Kalau ingin tahu dari perkataan para ulama, imam abu hanifah,imam malik, syafii,ahmad bin hambal, mereka juga sudah mengingatkan akan bahaya syiah ini,. belum tahu juga??

    Kalau belum tahu, nanti saya beritahu perkataan mereka tentang bahaya syiah ini,

    • abuerzha
      Juli 26, 2012 pukul 7:06 am

      To; salim.nainawa@gmail.com

      Anda orang SYIAH?? atau baru kenal SYIAH??

      ini lho mas saya nukilkan perkataan Imam Syafie ,Imamnya Mazhab terbesar di Indonesia sbb

      Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Saya belum melihat seorang pun yang paling banyak bersaksi/bersumpah palsu (berdusta) dari Syi’ah Rafidhah.” (Adabus Syafi’i, m/s. 187, al-Manaqib karya al-Baihaqiy, 1/468 dan Sunan al-Kubra, 10/208. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)

      Dari Yunus bin Abdila’la, beliau berkata: Saya telah mendengar asy-Syafi’i, apabila disebut nama Syi’ah Rafidhah, maka ia mencelanya dengan sangat keras, dan berkata: “Kelompok terjelek! (terbodoh)”. (al-Manaqib, karya al-Baihaqiy, 1/468. Manhaj Imam asy-Syafi’i fi Itsbat al-Aqidah, 2/486)

      juga:

      Imam Malik telah ditanya tentang Rafidhah(syiah), maka beliau menjawab : Janganlah kamu berbicara dengan mereka, dan janganlah mengambil riwayat dari mereka, sesungguhnya mereka itu orang-orang yang berdusta (pembohong).

      juga:

      Ibnu Hazam telah berkata : tentang Rafidhah(syiah) tatkala ia berdebat dengan orang Kristen, dan orang-orang memberikan kepadanya kitab-kitab Rafidhah untuk bantahan terhadapnya (Ibnu Hazam dan berkata) : sesungguhnya Rafidhah bukanlah kaum muslimin, dan perkataan mereka bukanlah argumen terhadap agama, akan tetapi Rafidhah itu hanyalah suatu golongan, mula terjadinya kira-kira duapuluh lima tahun setelah Nabi Wafat, dan permulaannya adalah merespon pangilan orang yang hampir masuk islam dari orang-orang yang dihina Allah. Rafidhah itu adalah kelompok yang berjalan atas jalan ajaran Yahudi dan Nasrani dalam kebohongan dan kekufuran.”[Al Fashlu Fi Al Milal wa An Nihal, oleh Ibnu Hazam (2/78).]

      nah para imam 4 mazhab dan Ulama saja SEPAKAT akan sesatnya syiah..apakah antum akan mengatakan para imam arba’ah juga akan dicap oleh anda sebagai’tukang Fitnah’ ???padahal ke-ilmu-an dan ke-sholeh-an kita tak ada apa-apanya dibanding mereka..

      jangan2 antum blum mengenal SYIAH itu apa dan siapa??cuma baca2 buku terjemahan tokoh/penulis2 syiah di Indonesia di toko buku semisal G*A*E*IA..

      Mas..SYIAH lebih berbahaya dari yahudi dan nasrani..mereka SYIAH ,merusak Agama Islam yg Mulia ini dari dalam..Belum lagi kekejaman SYiah spt di Suriah,Iraq mereka membunuhi para ulama ahlul sunnah,memperkosa muslimah,menembaki anak2 kecil AHlul Sunnah tanpa ampun..sadis lebih sadis dari binatang..!!

      Semoga Alloh Ta’ala menunjuki kita kpd kebenaran sesuai AL-Qur’an dan Hadist(sunnah) yg sohihah sesuai pemahaman para salafus as-sholeh serta melindungi suadara2 kami ahlul sunnah dimanapun mereka berada..

      Jazakallahu khairan

      • Pencari kebenaran
        Agustus 23, 2012 pukul 1:41 pm

        Mas tw ga imam syafii berguru sama siapa?
        Imam syafii kan tidak hidup pada zaman rasulullah. Ga mungkin dunk belajar lgsg ke rasulullah..
        Sedangkan imam maliki berguru ke siapa?
        Faktanya imam syafii berguru ke imam maliki…
        Imam maliki berguru ke imam ja’far..
        Itu fakta

        Dan faktanya, Imam Malik,Imam Syafii, beliau mengikuti pemahaman para sahabat, demikian juga Imam Jafar Shadiq, beliau adalah ahlussunnah,bukan ulama syiah, hanya diaku-aku saja sebagai ulama syiah,. banyak orang-orang syiah yang berdusta atas nama Imam jafar shadiq

        Dan anda taukah imam ja’far itu siapa?

        Terimakasih atas komentarnya,

        Silahkan mas baca sendiri tentang dialog Imam Ja’far shadiq dengan orang syiah, baca disini

        Janganlah mengkafirkan saudara kita yg sama2 muslim… Sebelum benar2 tahu kebenaran…

        Seandainya anda tahu hakekat kebenaran tersebut, dan mengerti hakekat siapa syiah sebenarnya, maka tidak akan keluar kata-kata seperti diatas, silahkan cari terus kebenaran tersebut, jangan sungkan-sungkan utk bertanya,.. mudah-mudahan Allah memberikan hidayah taufik kepada anda, dan kita semua yang berusaha berjalan diatas kebenaran tersebut

    • Muhammad Sajjad
      Agustus 23, 2012 pukul 3:07 am

      bodoh amat sih,,, di google itu yang buat wahabi,BACA BUKU,,, BUKAN GOOGLE

      Alhamdulillah, sekarang jaman canggih mas,.. kalau dulu nyari satu hadits saja harus berjalan berhari-hari,berbulan-bulan, dan belum tentu ketemu, sekarang sudah dimudahkan,. apalagi adanya internet yg semakin memudahkan,.. alhamdulillah atas nikmat ini,

      Harusnya dengan adanya internet, andapun bisa melek, ngga kuper lagi,.. mau cari artikel, nih, saya kasih jurusnya mas, buka http://www.yufid.com , lalu masukan kata kuncinya, terserah apa saja kata kuncinya, ini contohnya, saya buka http://www.yufid.com lalu masukin kata kuncinya “bodoh amat sih” hasilnya seperti ini mas,
      ini hasilnya

      • abuerzha
        Agustus 23, 2012 pukul 9:52 am

        To : Muhammad Sajjad ..smg Alloh Ta’ala Mengampuni dosa2 kita semua

        terlihat siapa yg bodoh..satu pertanyaan buat anda..apa sih “wahabi’ itu??

  32. Abu Muslim
    Juli 23, 2012 pukul 2:42 am

    Mengerikan sekali melihat video tentang Iran dan pembumi hangusan Iraq, di mana di dalamnya terdapat banyak peninggalan kejayaan para al-Salaf al-Shalih, saat Bagdad menjadi pusat peradaban Islam dan pusat peradaban Dunia.

    Lalu apakah juga yang dilakukan para penganut Wahabi khususnya di wilayah kerajaan Saudi? Mereka juga telah menghilangkan warisan peradaban, dan situs-situs bersejarah yang harus kita rawat dan kita jadikan Ibrah.

    Tidak ada kewajiban dalam islam untuk melestarikan tempat-tempat yang dianggap peninggalan perjuangan rasul, tanpa adanya perintah dari rasulullah, bahkan ketika di jaman sahabat, ada orang-orang yang berkumpul-kumpul tuk mengenang baiat ridwan dibawah sebuah pohon dimana dulu rasulullah berbaiat disitu, istilah sekarang napak tilas,.. apa yang dilakukan sahabat rasulullah tersebut? beliau menebang pohon tersebut,

    Jadi tidak ada manfaatnya melestarikan tempat-tempat yang memang tidak ada manfaatnya, dengan dalih melestarikan peninggalan islam?? yang perlu dilestarikan adalah peninggalan islam yang paling utama, diantaranya adalah alquran dan sunnah,.. lesatrikan di dalam hati-hati kita, kita amalkan, bukan tuk dipajang,ditulis sebagai kaligrafi lalu ditempel ditembok-tembok,

  33. cully
    Juli 21, 2012 pukul 10:56 pm

    jangan saling menghujat…kita ini sesama islam…dak baik kita ribut dalam rumah tangga sendiri…!
    mereka mungkin belum benar tapi belum tentu juga apa yang kita anggap benar adalah benar disisi-nya.
    ini adalah rahasia dari sang khalik,cuma dia yang tahu yang benar.
    ingat kata “islam akan terbagi dalam beberapa golongan dan golonganku adalah yang sedikit diantara golongan lain”
    i just wanna see islam is peace

    islam bukan syiah, dan syiah bukan islam

  34. ahmad fathoni
    Juli 16, 2012 pukul 5:59 am

    sejauh pengamatan saya…

    faktor yg paling busuk dari syiah adalah kemampuan mereka memutar lidah dan menikam ahlus sunnah dari belakang.

    mereka menamakan diri mereka “penolong Ali”, “pecinta waliyullah”, “ahlul bayt”, dan habib atau haba-ib, mereka membuat shalwat shalawat syirik yg mengkultuskan Nabi shallallaahu ‘alayhi wasallam dan ‘ali radhiyallahu Ta’Ala ‘anhu.

    mereka menamakan negara (bejat) mereka iran dengan republik Islam iran, dan menamakan ahlus sunnah dengan “penentang”, dan kafir.

    dan NII (negara Islam Indonesia) yg dulu sempat heboh itu: yg katanya markasnya di ponpes al Zaytun, adalah bentukan iran! mereka mengkafirkan orang Islam di Indonesia dan pemimpinnya (presiden), berdakwah secara underground (bawah tanah) supaya orang Islam mengingkari presiden RI dan berbay-at kepada imam (pemimpin mereka)…

    ini adalah misi Iran untuk menjadikan negara-negara Ahlus sunnah menjadi negara syiah di bawah kekuasan negara Iran la’natullaah
    kesimpulannya syi’ah itu la’natullaha ‘alayhim jamii’an.

    agama busuk, curang, pengecut, cabul, bejat!
    nas-alullaahas salaamata wal’aafiyah
    walaa hawla walaa quwwata illaa billaah

    Jazakallahu khairan atas masukannya, oh iya, tentang NII azzaitun itu bentukan syiah iran, itu data dari mana? mohon infonya,

    • mcmawawan
      Oktober 3, 2012 pukul 10:47 am

      tentang NII azzaitun itu bentukan syiah iran, itu data dari mana, jadi pengen tau jg.

      pola doktrinisasi nya sih sama kaya syiah laknatullah.

    • Imam
      Januari 4, 2013 pukul 3:40 pm

      Afwan ana jadi ikut komen masalah Ponpes – Al Zaytun, Ana pernah dapet info bahwa mereka tiap bulan Muharram serentak pergi ke ponpes tersebut, Waspadalah juga terhadap Ajaran mereka. mereka terus mengajak kaum muslimin utk ikut kedalam jama’ah mereka,

      Ponpes Azzaitun ada di bawah NII KW11 , termasuk kelompok yang menyimpang juga, wajib kaum muslimin mewaspadainya,

  35. Trap
    Juni 20, 2012 pukul 9:02 am

    lihat ini brother

    Itu adalah video tentang kedok syiah, bagaimana kerjasamanya dengan amerika dalam menumbangkan negeri kaum muslimin, silahkan lihat wahai para pembaca yang ingin mencari kebenaran, dan ingin mengetahui makar-makar syiah yg mungkin terluput dari anda,

    Jazakallahu khairan atas linknya

  36. elma
    Juni 19, 2012 pukul 12:53 pm

    syiah sudah berkembang lama di indonesia tapi yang membahayakan justru bom bom yang meledak itu yang membuat kita takut

    Kedua-duanya sama-sama bahaya, agama syiah berbahaya,

    orang-orang yang mengaku beragama islam dan suka membuang bom sembarangan juga berbahaya, bahkan itu dilakukan oleh orang-orang yang pengecut, keji, dan frustasi,.. ngebom kok dinegeri islam, mau membunuh orang kafir kok mengorbankan kaum muslimin yang ngga berdosa,

    Mau mati kok pakai bunuh diri, harusnya yang mati kan dia aja, eh malah orang lain dibunuh juga dengan bom bunuh dirinya,..

    • tsaqafah islamiyyah
      Juni 21, 2012 pukul 3:00 am

      “syiah sudah berkembang lama di indonesia tapi yang membahayakan justru bom bom yang meledak itu yang membuat kita takut”..

      Di atas adalah kalimat yang sama atau sejenis dengan apa yang senantiasa didengung-dengungkan oleh kaum Syiah di Indonesia sebagai upaya untuk mengelabui pihak lain yang anti Syiah. Kalimat lainnya bisa seperti :

      “Sudahlah jangan saling menghujat sesama umat Islam. Kita jalin ukhuwah. Masih ada musuh yang lebih besar yaitu Yahudi dan Amerika.”

      Padahal, sejatinya, dibalik semua pemberitaan yang seolah bahwa Syiah memerangi Yahudi dan Amerika, ternyata kerjasama akrab terjadi antara mereka semua dalam rangka menghancurkan Islam serta penganutnya yang ahlussunnah

      Betul sekali, itu trik orang-orang syiah, padahal hakekatnya orang syiah dan amerika saling bahu membahu menghancurkan ahlussunnah,

    • Al-Amin
      Juli 23, 2012 pukul 2:47 am

      Jika kebanyakan Syi’ah bukanlah Islam, maka Wahabi adalah musuh dalam selimut dan ancaman bagi Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

      Syiah adalah musuh dalam selimut,
      Dan yang gencar menyematkan istilah wahabi kepada orang-orang yang mendakwahkan dakwah salafus shalih adalah orang-orang syiah,
      Karena dengan dakwah salafus shalih, kedok syiah akan terbongkar hingga ke akar-akarnya,
      Dan syiah sangat membenci dakwah salaf ini,
      Demikian pula orang-orang yahudi, mereka sangat membenci dakwah salafus shalih,
      dan yahudi bermesraan dengan syiah, karena syiah merupakan buatan orang yahudi yang pura-pura masuk islam,

  37. Said Ferly
    Juni 13, 2012 pukul 9:41 am

    Ana setuju ya akhi…

  38. ahmad
    Juni 9, 2012 pukul 4:28 am

    Kalau dari kecil sdh dididik dengan ilmu2 yang menyimpang serta ditanamkan kebencian kepada sunni, maka besarnya tidak diragukan lagi akan membantai kaum muslimin. Maka kita harus hati2 dalam mnenjaga anak2 kita dari pengaruh ajaran sesat syiah ini.

    • sani
      September 4, 2012 pukul 12:21 pm

      ingat syiah bukan islam karena aqidahnya sangat bertentangan dg aqidah islam salafussholeh.

      Betul sekali,. syiah bukan ahlussunnah, dan ahlussunnah bukanlah syiah

      • islam faith
        Agustus 12, 2013 pukul 6:44 pm

        setuju ane ame ente sani ane takut indonesia syiah akan berpengaruh di indonesia merusak aqidah kaum muslim indonesia…. syiah bukan islam bagi ane….. tq

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.404 pengikut lainnya.