Beranda > habib > Jawaban terhadap sang habib tokoh FPI ,yang menuduh ust salafi sebagai pemecah belah umat

Jawaban terhadap sang habib tokoh FPI ,yang menuduh ust salafi sebagai pemecah belah umat


HABIB RIZIEQ SHIHAB VS UST YAZID ABDUL QODIR JAWAS (TRILOGI BANTAHAN UNTUK HABIB RIZIEQ SYIHAB) OLEH : ARDYN ADOGADY AL FLORES

habib-rizieq-ceramah-di-radio-syiah-yaitu-radio-rasilApa yang disampaikan oleh pak habib bisa dilihat disini http://www.youtube.com/watch?v=hlCdzVo8Ueo , lucu sekali dengerin bantahan yang disampaikan oleh orang sekaliber sang habib,

Bantahan yang sama sekali tidak ilmiyah …mentah dan sangat tendensius, ini adalah rangkaian kata yang saya rasa tepat untuk mengukur kualitas ilmu seorang  tokoh sekaliber habib rizieq terkait sanggahan beliau unutk buku “mulia  dengan manhaj salaf” buah karya ust yazid abdul qodir jawwas.

Daripada bertele tele kita langsung ke TKP saja, coba kita ukur kritikan sang habib berdasarkan nash nash syar’i dan fakta fakta ilmiyah, dan nanti anda simpulkan sendiri, manakah yang mentah dan manakah yang ilmiyah.

Sekarang mari kita bedah satu persatu pernyataan pernyataan sang habib, ayo :

Pertama : pada muqaddimah ceramahnya sang habib membawakan beberapa ayat dan hadist yang berbicara tentang ukhuwah islamiyah. Kritikan saya, kenapa ayat dan hadist hadist diatas dibawakan  mentah tanpa ditakhrij terlebih dahulu, minimal sang habib menyebutkan nama surat atau perawi hadistnya kalaupun beliau tidak mengerti metode takhrij.

 Ya habib..majlis jarh wa ta’dil adalah majlis ilmiyah, karena anda akan  mengkritik  buku yang sangat ilmiyah yang setiap halamannya dipenuhi dengan takhrij takhrij yg sangat luar biasa amanah ilmiyahnya, terus kenapa anda membangun kritikan anda dengan cara cara yang sama sekali tidak ilmiyah ? saya rasa permasalahannya ada pada SDM anda.

Kedua : dalil dalil mentah yang dibawakan sang habib dalam muqaddimahnya, memang benar membawa pesan kepada umat islam untuk saling mengasihi, mencintai, membangun dan saling bertoleransi, saya yakin kita semua tidak menyangkal akan pentingnya persatuan dan toleransi  sesame kaum muslimin, tapi poinnya, muslim seperti apakah yg berhak unutk kita kasihi dan toleransihi? Apakah dengan alas an persatuan kemudian kita diam diaman terhadap kebida’ahan dan kemungkaran yang ada di hadapan orang atau kelompok tertentu?

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kita melihat sikap para sahabat nabi dan para ulama tatkala mereka berhadapan dengan kebid’ahan dan kemungkaran, apakah mereka mengikuti kemauan sang habib untuk diam diaman dengan alasan menjaga persatuan umat ataukah sebaliknya ?

  1. Sikap imam nawawi terhadap pelaku bid’ah

Wahai habib, kira2 ente berani gak mencap imam nawawi sebagai “pemecah belah umat” sebagaimana cap yang ente berikan kepada ust yazid sebagai respon atas bukunya “mulia dengan manhaj salaf”, bukankah imam nawawi juga menulis dalam kitab kitabnya sikap kerasnya terhadap pelaku bid’ah dan penyeleweng agama ?  ini buktinya :

  • قال الإمام النووي في شرح مسلم (16/218) : وفي هذا الحديث التحذير من مخالطة أهل الزيغ وأهل البدع ، ومن يتبع المشكلات للفتنة ، فأما من سأل عما أشكل عليه منها للاسترشاد وتلطف في ذلك فلا بأس عليه وجوابه واجب ، وأما الأول فلا يجاب بل يزجر ويعزر كما عزر عمر بن الخطاب رضي الله عنه صَبِيغ بن عِسْل حين كان يتبع المتشابه .ا.هـ.

berkata imam nawawi dalam dalam kitabnya “syarah shohih muslim (16/218) :

Dalam hadist ini berisi tahzir (peringatan keras) untuk  tidak bergaul dengan ahlul zaigh dan ahli bid’ah dan orang orang yg fokus terhadap sebuah muskilah (masalah) untuk kepentingan menyebar fitnah, adapun orang yg bertanya tentang ayat mutasabih karena ingin sebuah kejelasan keterangan maka tidak mengapa dan menjawabnya menjadi wajib, adapun seperti orang pertama diatas maka pertnyaannya terhadap ayat ayat mutasbih tidak perlu dijawab bahkan orang orang model ini harus di isolir dan di ta’zir (dihukum di luar vonis syariat, seperti dipenjara..dll) seperti ta’zirnya umar bin khatab terhadap sobigh ibnu isil  ketika dia fokus sekali terhadap ayat ayat mutasbih.

  • Masih dalam syarah muslim (16/142) beliau mengatakan :

” جَرْح الْمَجْرُوحِينَ مِنْ الرُّوَاة , وَالشُّهُود , وَالْمُصَنِّفِينَ , وَذَلِكَ جَائِز بِالإِجْمَاعِ , بَلْ وَاجِب صَوْنًا لِلشَّرِيعَةِ”

Artinya : mengkritik (menjatuhkan) perawi perawi yg tidak kredibel, para saksi dan pengarang (penulis), hal yang demikian sah sah saja berdasarkan ijma (consensus) bahkan bias menjadi wajib demi menjaga kemurnian syariat”

                                                (BERSAMBUNG…….)

sumber: http://www.facebook.com/notes/ardian-adogady/habib-rizieq-shihab-vs-ust-yazid-abdul-qodir-jawwas-trilogi-bantahan-untuk-habib/10150727648285141

  1. nas
    Agustus 7, 2014 pukul 4:45 pm

    FPI itu dmn2 slalu menciptakan kekerasan yg sangat2 bertentangan dgn asas agama manapun. Kl perlu brantas/hapus sj FPI dr negri ini,,

    terimakasih nas,.
    Begitulah dampaknya jika tidak paham bagaimana cara beramar ma’ruf nahi munkar yang tidak sesuai dengan petunjuk rasulullah,. maka yang timbul adalah kemungkaran baru,.

  2. Hery Junianto
    Juli 28, 2014 pukul 1:35 pm

    Assalamualaikum. Barakallah fikum.

    Ana mau tanya mas. ana berdomisili di Gemolong, Sragen. Alhamdulillah Ana sampai saat ini sering mengikuti kajian salafi, tetapi ana masih bingung karena di daerah kami masih ada perpecahan salafi, yang satu link Ust. As-Sawed dkk (aliran keras) dengan Ust. Faiz, Ust Jafar, Ust. Firanda dkk (orang2 memberi gelar wahabi).
    Ana sering mengikuti kajian Ust. Faiz dkk, tetapi bertolak belakang dengan ayah mertua (link Ust. As-Sawed, dkk), sehingga kadang-kadang berseberangan. ana banyak diam seribu bahasa. Mohon Pencerahannya..? Jazakaumullah Khairan.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    wafiika baarakallah,.
    Jazakumullahu khairan akhi Hery sudah komentar disini,.
    Kalau mau jujur, sebenarnya link Assewed sudah menyimpang dari dahulu, awalnya sejak mereka melakukan jihad di ambon yang tanpa bimbingan para ulama, juga tidak seijin pemerintah indonesia, sehingga banyak penyimpangan terjadi di lapangan juga, seperti hukum rajam, dll..
    Dan karena pemikiran mereka yang menyimpang, mereka sampai sekarang pun terus berpecah dan berpecah, juga saling mencela sesama mereka,.
    Dulu mereka mendewakan ust jafar umar thalib, setelah itu ust jafar umar thalib mereka tendang, lalu mereka mengagungkan syaikh yahya alhajuri, setelah itu syaikh yahya mereka tendang pula, kemudian terjadi perpecahan demi perpecahan di kelompok mereka,. perseteruan yang sengit,..

    Begitulah akhi, jika manhaj salaf dikotori oleh hasad,dengki,hizbiyah, maka akan selalu terpecah-pecah, dan itu yang terjadi di kubu assewed dan yang berafiliasi padanya,.

    Alhamdulillah sudah banyak yang menyadari akan penyimpangan tersebut, sehingga banyak ustadz-ustadz atau ikhwah yang tadinya ikut kubu tersebut, keluar dan tidak mau lagi terkungkung dalam lingkungan hizbiyah yang mereka terapkan,.

    Tentang menyikapi mertua, antum tetap berbuat baik dengan mertua, tidak usah berbicara ttg masalah yang mertua berseberangan dengan antum, bicara masalah dunia saja, ga usah bicara masalah manhaj, jika mertua ngajak bicara masalah manhaj, maka antum alihkan pembicaraan, bicara urusan dunia saja,
    antum sering kasih hadiah, urusan dunia saja, sehingga antum ga diam seribu bahasa,

    Dan kalau bisa anda jangan tinggal dengan mertua, sebab takut istri anda nanti akan dipengaruhi, akan terkena syubhat yang mereka lontarkan,.

    Kita tidak usah disibukkan dengan fitnah2 yang mereka lontarkan, sebab jika seperti itu, ngga ada dampak positifnya bagi kita,. justru mereka sedang memanen usaha mereka, mereka semakin terpecah dan terkucilkan,.

    Lihat ust faiz, dakwah beliau berkembang, pesantren besar, dan jika kita melihat perkembangan dakwah mereka,.. tidak seperti kita,. perbedaan yang sangat jauh sekali,.

  3. yuldi
    Mei 24, 2014 pukul 2:38 pm

    assalamaualaikum mas admin,

    saya mau bertanya tentang hadist ini… Akan ada dari umatku, segolongan kaum yang menghalalkan zina, sutra, khomr, dan alat musik” (HR Bukhori) … yang diharamkan itu alat musik apa nyanyian atau kedua- duanya .. dan apa semua nyanyian diharamkan .. mohon penjelasan dari mas admin.. terima kasih ..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih mas yuldi, sudah komentar disini, yang anda tanyakan sudah banyak saya posting, silahkan bisa dilihat disini

    Negara yang kuat itu hancur akibat maraknya musik, silahkan lihat disini

    Imam Syafii menyamakan HUKUM MUSIK dengan HUKUM KHAMR, silahkan baca ulasannya disini

    Siapa yang ngga suka musik? tablig akbar yang mengupas ttg musik, dan mantan2 pemusik negeri indonesia yang meninggalkan dunia gemerlap dan haram ini, baca disini

  4. Abdul Rahman
    Mei 2, 2014 pukul 8:26 am

    Ente dan Guru2 ente dangkal Ilmu…..

    Selalu menyelewengkan pengertian hadist-hadits para ulama sholeh tersebut. Ente kasih nash dari Imam nawawi tapi artinya dari penafsiran anda sendiri…

    Ente sama ustad2 ente yang aliran syiah/wahabi pelajarin dulu ilmu nahwu & shraf, baru mengkaji hadist yang benar.

    Terimakasih mas Abdul Rahman,. sudah komentar disini,.
    mau nanya nih mas, emang rasulullah mengajarkan ilmu nahwu dan sharaf? Jaman Rasulullah tidak ada ilmu nahwu dan sharaf mas, demikian pula di jaman abu bakar,. jadi,… gimana dong mas,.

    Sungguh pasti tiada satu pun ustad-ustad dari faham yang pernah berjumpa dengan Rasullullah dalam mimpi mereka, karena mereka para pendusta agama

    Agama islam ini bukan berdasarkan mimpi mas, tapi diambil dari para ulama, ulama kan pewaris para nabi, tulisan para ulama ribuan jumlahnya, kita tinggal mempelajarinya,. dan memang tidak ada ustadz-ustadz kami yang menyampaikan dakwah dari mimpi-mimpi mereka, mereka menyampaikan dengan hujjah yang nyata, dengan dalil yang benar, bukan dengan mimpi,.

  5. agus wijaya putra
    April 25, 2014 pukul 9:17 am

    Assalamualaikum, admin.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,

    ana dari balikpapan. disini ada pesantren salaf “ibnul qoyim”. Mohon komentar admin. tentang ponpes ini. ana punya anak laki laki kelas 5 sd. kami menyusun rencana untuk sekolah lanjutannya kelak. kami ingin sekolah yang bermetodelogi salafussaleh atau berlandaskan manhaj salaf. mohon bantuannya.

    Saya pribadi tidak merekomendasi ponpes tersebut,
    Pimpinan pesantren tersebut termasuk orang yang menuduh saudaranya sesama pengikut manhaj salaf dengan tuduhan-tuduhan yang dusta,
    tuduhan-tuduhan tersebut tersebar di internet,. kasihan orang-orang yang termakan tuduhan-tuduhan tersebut,.

    coba pak agus hubungi ini :
    Rumah Tahfidz Imam Ats-Tsauri
    Jln Siaga dalam, Rt.17, No.20, kelurahan damai Balikpapan, Kalimantan Timur.
    Telp. 082157109760
    Silahkan bertanya pada nomor tersebut, mudah-mudahan bisa memperoleh informasi yang pak agus perlukan,.

  6. umar
    Januari 17, 2014 pukul 9:36 pm

    Maaf om.. Sy memiliki grup nasyid.. Apa anda mengkafirkan saya?

    terimakasih bang umar, emang kenapa kok anda bertanya saya mengkafirkan anda? emang apa alasannya disebut kafir, mana kata-kata saya menyatakan menyanyi itu kafir? musik itu haram, menyanyi juga demikian,. silahkan lihat postingannya disini

    Ancaman bagi pemain musik dan penyanyi, silahkan baca postingannya disini

    Adakah NASYID ISLAMI? silahkan baca disini

    Waspada terhadap nasyid islami, apa alasannya? baca disini

  7. Tumenggung Lintang Panjersore
    Desember 6, 2013 pukul 10:53 pm

    Sama2 lucunya..

    Yang ini lebih lucu lagi nih juragan, baca disini

    Yang ini lbih keren lagi gan, baca disini

    Gaya lucu pak habib juga ada disini gan, silahkan baca

  8. husein pembela ahlul bait
    Oktober 22, 2013 pukul 4:57 am

    gempur terus dg hujjah2 n dalil2 yg kuat ana dukung n doakan dari ikhwan semuanya di lombok n mudah2an tuk guru kita semua ust yazid di berikan kesehatan, umur yg panjang n di berkahi serta mudah2an kita semua dikumpulkan di surga allah azza wa jalla amiin

    Amiin,. Jazakumullahu khairan atas suport dan doanya,

  9. rampak
    September 26, 2013 pukul 5:07 am

    assalamualaikum…
    menuru antun gmn madzhab asyariayah dan maturidiyah?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    terimakasih sudah berkomentar, silahkan baca postingan tentang kedua hal tersebut, baca disini

  10. isya
    September 1, 2013 pukul 11:51 am

    Pak,,,kok ga dijawab ya?mau tanya lagi.dzikir setelah sholat fardhu yang sesuai sunah dikeraskan/lirih?ada ga dalilnya?

    Dzikir setelah shalat dibaca lirih, sendiri-sendiri, tidak dipimpin oleh imam dengan suara keras,
    Seorang sahabat pernah mengingkari dengan keras ketika ada seorang imam yang memimpin dzikir secara berjamaah,
    tentang dalilnya, silahkan baca postingan ini

  11. isya
    Agustus 27, 2013 pukul 3:08 pm

    Pak,yg bener law sholat sunah2 yg 2 rokaat, terus juga sholat shubuh.itu tasyahud akhirnya pake du2k tawaruk atau iftyrasi?

    ada dua pendapat,.
    pendapat yg lebih kuat, duduk iftirasyi

  12. سليمان جازولي
    Juli 16, 2013 pukul 9:36 am

    Saya mau tanya ADMIN kenapa NABi MUHAMMAD SAW,berpuasa pada hari senin?
    Dan ada hadist : ada beberapa sahabat bertanya kepada nabi saw ,”kenapa anda berpuasa pada hari senin???coba tolong lanjutkan terusan hadist tersebut admin..

    bukan hari senin saja pak kyiai, tapi hari kamis juga, ini saya nukilkan hadits2nya,.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

    ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

    “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

    [Dalil kedua]

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

    “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi, shahih dilihat dari jalur lainnya. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1041)

    [Dalil ketiga]

    Dari ‘Aisyah, beliau mengatakan,

    إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ibnu Majah no. 1739. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahihul Jaami’ no. 4897)

    Faedah Puasa Senin-Kamis

    Beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan di hadapan Allah.
    Kemaslahatan untuk badan dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya.

    Moga Allah mudahkan untuk mengamalkan amalan yang mulia ini.

    Lalu apa maksud dari pertanyaan pak kyiai diatas? perjelas dong paka kyiai,

  13. abdurahman
    Juli 9, 2013 pukul 7:16 am

    yg bagus 8 rakaat tarawih 3 witir tw 10 tarawih 1 witir?

    terimakasih mas abdurrahman,
    jumlah rakaatnya 11 , 8 rakaat tarawih, dan 3 rakaat witir,
    adapun caranya shalat witir 2 rakaat salam dilakukan 4 kali, dan witir bisa langsung 3 rakaat langsung salam, atau 2 rakaat salam dan 1 rakaat salam,

  14. abdurahman
    Juli 8, 2013 pukul 5:11 pm

    sayidina umar rodiyallohuanhu salat taraweh 23 rakaat menurut antum bidah?yg saya tau 11 rakaat

    Terimakasih mas abdurrahman,
    masa sih? justru Umar menghidupkan sunnah shalat tarawih 11 rakaat,. bukan 23 rakaat,. dimana bidahnya mas?

    • umar
      Januari 17, 2014 pukul 10:20 pm

      Itu yά̲̣̣Ϟƍ shalat ϑï masjidil haram bidah semua om?

      Dimana bidahnya? shalat tarawih tidak dibatasi jumlah rakaatnya, namun yang terbaik adalah yang dicontohkan oleh rasulullah, yaitu 11 rakaat, adapun selain itu, maka boleh, itu juga ada riwayatnya, silahkan baca ulasan jumlah rakaat shalat tarawih, baca disini postingannya

  15. Udin Js Full
    Juni 26, 2013 pukul 7:05 pm

    Mau nanya kayaknya salafush sholeh bagus,,, apakah semua hal baru itu bid’ah??,,, dan semua bid’ah itu pasti syirik krn tdk sesuai ajaran rasulullah??? ,, dan hal2 kalo tdk ada dalil pasti bid’ahkah??? Mohon penjelasan….

    Yang termasuk bidah itu adalah hal2 baru dalam urusan agama saja mang Udin, bukan utk urusan dunia, seperti ada hal2 baru yg dijaman rasulullah tidak ada, contohnya Mobil, pesawat,hape,internet,dll,. itu tidak masuk ke dalam bidah,.

    Silahkan baca apa itu definisi bidah, agar Mang Udin bisa paham apa itu bidah, silahkan baca disini

  16. Alifsan
    Mei 4, 2013 pukul 4:09 am

    Ada tidak jadwal rutin pengajian ilmu quran hadist, selama ini sy cari ilmu sunnah dari pengajian lain, apa hukumnya kita beribadah sholat jumat di masjid yg adzan 2 kali, balas biar sy paham, saat ini saya ikut pengajian ldii bgmn menurut admin,

    Terimakasih mas Alifsan, Pengajian quran hadits ada, bahkan seluruh kajian dakwah salafus shalih bertaburan alquran dan hadits, dengan pemahaman yang benar, bukan pemahaman pematerinya, ustadznya, atau tokoh2 tertentu, anda tinggal dimana? insya Allah nanti akan saya beritahu tempat2 kajiannya,.

    Untuk ldii, jauhilah pengajian di tempat tsb, karena pemahaman sesat ldii yang mengkafirkan kelompok diluar jamaahnya,

    apa ada imam salaf saat ini, sy melihat salaf sperti jalan sendiri2 tidak komando kusus siapa imamnya,, bgmn dengan ilmu baiat yg di contohkan rasul dan para sahabat,, kenapa tidak di ikuti salaf,,

    Imam yang dibaiat adalah imam yang menguasai kaum muslimin, imam suatu negara, bukan imam jamaah atau imam ormas tertentu,. sebab dalam islam jika ada lebih dari satu imam, maka imam yang lainnya harus dibunuh, tidak boleh ada dua imam dalam satu negara,. dan imam ldii adalah imam yang menyelisihi imam menurut islam, sebab imam ldii bukanlah imam atau penguasa negara RI , namun yang menjadi pemimpin RI sekarang ini adalah pak SBY, jika presiden kita menyuruh rakyatnya agar berbaiat, maka kaum muslimin wajib berbaiat,. sebab pak SBY adalah pemimpin negara, dan beliau beragama islam,

    Untuk baiat silahkan baca disini

    • ilham
      Agustus 8, 2014 pukul 7:42 am

      mas,, tolong jangan subjektif dalam berpendapat….

      saya aktif ngaji di ldii, selama ini apa yang di kaji sudah tau ilmunya terus di amalkan..termasuk dalam ke imaman dan baiat,, kalo imam harus memiliki negara (menguasai) bagaimana dengan hadist nabi..harus toat terhadap hamba habsyi…????

      dan mas admin harus ingat bahwa indonesia bukan negara islam…hanya saja kita mayoritas islam…. saya akui salafi hebat , kita sama sama mengaji qur’an dan hadist ..tapi sayang salafi tidak mengakui ke imaman harus baiat …kenapa???

      terimakasih ilham, sudah komentar disini,.
      Kita bukan tidak mau baiat, karena memang imam belum ada,.
      Dalam islam, jika ada dua imam, maka imam yang terakhir harus dibunuh,. nah, di indonesia ini ada banyak kelompok yang memiliki imam yang mewajibkan pengikutnya harus baiat,.. nah, siapa nih imam yang harus dibunuh,

      Dan imam yang harus di baiat itu adalah imam yang memiliki kekuasaan, nah, imam yang seperti itu siapa di indonesia? memang imam ldii itu memiliki kekuasaan? bukankah ldii malah tnduk pada penguasa negeri indonesia?

      SEandainya presiden RI atau pemimpin indonesia mewajibkan rakyatnya agar baiat kepada pemimpin tersebut, kita akan baiat mas,. jadi bukan baiat kepada imam abal-abal model imam-imam jamaah yang ada, boro-boro punya kekuasaan, ngapain juga baiat kepada imam-imam yang seperti itu?

      INdonesia bukan negara islam? ngawur saja mas ilham kalau komentar, syiar islam banyak yang tegak di indonesia, apakah anda tidak mendengar kumandang adzan bersautan saat waktu shalat tiba? coba anda ke negeri singapura,jepang,. boro2 adzan boleh menggunakan speaker,

      JIka anda komitmen bahwa indonesia adalah bukan negara islam, ada perintah Allah untuk meninggalkan negara yang bukan islam,. pindah ke negeri islam,. monggo mas, silahkan mas ilham minggat dari negeri yang bukan islam ini, cari negara lain mas, silahkan,..

      Bukankah rasulullah memerintahkan taat walaupun kepada budak habsyi, anda tidak baca haditsnya? itu kan hadits ttg ketaatan kepada pemimpin, walaupun pemimpin itu dari budak habsyi, tidakkah anda teliti membaca hadits tsb?

      ini hadisny mas, silahkan dibaca
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan,

      أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَ اْلسَّمْعِ وَ اْلطَّاعَةِ وَ إِنْ كَانَ عَبْدًا حَبَشِيًّا

      “Aku wasiatkan kepada kalian dengan taqwa kepada Allah dan mendengar serta taat (kepada pemimpin) sekalipun dia adalah budak Habsyi (orang hitam)” (HR. Ahmad 17144, Abu Dawud 4607, Turmudzi 2676 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

  17. rahmat kukut
    Desember 27, 2012 pukul 12:09 pm

    assalamu’alaikum…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    yang saya tau imam hambal adalah muridnya imam syafi’ tapi kok selalu bertentangan ya…

    Para imam sendiri melarang murid2nya utk bertaklid padanya, tapi taklidlah pada hadits2 yg shahih,.
    Perkataan para imam bisa ditolak atau diterima, makanya diantara para imam tsb ada yg berbeda pendapat,.. pendapat yg sesuai dengan hadits rasulullah yang shahih boleh kita terima, tapi yang berseberangan dengan hadits rasulullah yg shahih maka kita tinggalkan,

    Walaupun mereka berbeda dalam ijtihadnya,, mereka tidak saling melecehkan, bahkan mereka saling belajar,

    Para imam tidak ma’shum, tidak terbebas dari kesalahan, wajar saja mereka berbeda dalam ijtihad atau memutuskan masalah, sesuai dgn ilmu yang sampai kepada mereka,

    Tidak ada keharusan harus manut ,taklid kepada gurunya, sebagaimana org2 sufi,

    • rahmat kukut
      Januari 2, 2013 pukul 5:13 am

      oooo jadi semua imam bisa jadi tidak ma’shum dong…

      Tidak ada imam yg ma’shum, ini keyakinan ahlussunnah, berbeda dengan keyakinan org-org syiah yang menganggap imamnya itu ma’shum,

      terus kok sekarang para pengikutnya sama2 merasa benar ya dan bahkan saling melecehkan satu dengan yang lainnya… sedangkan anda diatas menulis ” Walaupun mereka berbeda dalam ijtihadnya,, mereka tidak saling melecehkan, bahkan mereka saling belajar “…

      Ijtihad adalah perbuatan yang dilakukan oleh imam mujtahid, dimana tidak ada dalil yang tegas tentang suatu amalan, berbeda jika ada dalil yang tegas dan shahih, maka tidak ada ijtihad,.
      Adapun menjelaskan suatu amalan yang menyelisihi dalil yang jelas, itu bukanlah berarti mengolok-olok atau mencela golongan lain yg melakukan hal tersebut,.. tapi ini dalam rangka menjaga agama allah,.. jangan sampai amalan tersebut nanti dipahami oleh orang generasi setelahnya bahwa amalan tersebut adalah amalan dari rasulullah, amalan islam,..

      Menjelaskan kepada ummat tentang suatu bidah, ini bukanlah berarti mencela atau menghina atau mengolok-olok kelompok lain yg melakukannya,..

      Harusnya mereka berterimakasih sudah diingatkan,.. bukan malah menuduh orang yg meningatkan dengan tuduhan2 yg jelek,

      mudah-mudahan uraian ini bisa dipahami mas,.. jazakallahu khairan

      • rahmat kukut
        Januari 2, 2013 pukul 8:11 am

        jadi orang2 diluar dari pada ahlussunnah semua adalah orang2 syiah (terlepas dari pada sunni dan lain sebagainya) yang selalu mengerjakan sesuatu yang bid’ah..

        maaf mas mohon penjelasannya… ^_^

        bukan gitu maksudnya mas,.
        Maksudnya, keyakinan yang ada di ahlussunnah itu, yg ma’shum itu adalah para nabi, diantaranya adalah rasulullah,
        Imam-imam tidak ada yg ma’shum, kecuali apa yg diyakini oleh syiah, mereka menganggap imam2 mereka itu ma’shum, bahkan derajatnya melebihi para nabi,
        Bukan berarti orang yang meyakini imam itu ma’shum berarti dia syiah,

        Keyakinan ahlussunnah, para imam itu tidak ma’shum, manusia biasa yg bisa terjatuh kedalam kesalahan,

      • rahmat kukut
        Januari 2, 2013 pukul 8:48 am

        saya setuju dengan pernyataan “yg ma’shum itu adalah para nabi, diantaranya adalah rasulullah” tapi apa mas sudah mendalami tentang ma’shum yang diyakini atau dimaksud oleh orang2 yang sll mas bilang orang2 syiah, tentang imam yang di ma’shum kan oleh orang2 yang sll mas bilang syiah..

        mas, jangan menuduh dulu sebelum tau yang apa sebenar2nya maksud dari pada ma’shum yang di maksud…

        apakah mas sudah pernah mendalaminya atau hanya melihat atau mengkaji dari kulitnya saja belum masuk sampai pangkal dari pada bijinya…

        ^_^

        Memangnya apa arti ma’shum mas rahmat,. tolong jelaskan dong, kasih rujukannya juga, bahwa ma’shum itu ada maksud2 lainnya,. selain dari terbebas dari kesalahan, adakah definisi ma’shum yg lain?

  18. mas j
    Desember 23, 2012 pukul 2:50 am

    Saya dukung dakwah salaf di negri Ini smoga mendatangkan pencerahan bagi umat muslim di indonesia sesuai Manhaj yang haq.

    Smoga ALLAH SWT Selalu Meraahmati & Menjaga Beliau sekeluarga.
    Amin.

  19. abdul syukur
    Desember 3, 2012 pukul 2:10 pm

    asalamualaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    ana mw tanya mengenai HASMI harokat sunniyah U/ masyarakat indonesia, apakah itu firqoh/golongan? karena kajiannya Sunnah dan manhajnya salafus sholeh. karena klw mau ikuti kajiannya harus mendaftar melalui sms, bagaimana menurut admin.

    Terimakasih mas,
    Memang banyak yang mengaku bermanhaj salafus shalih, tapi manhaj salaf bukanlah pengakuan, tapi hakekat, kalau yang mengaku-ngaku saja, para pelaku bom bunuh diri di indonesia, mereka mengakunya ikut manhaj salaf, padahal manhaj salaf tidak mengajarkan pembunuhan kepada kaum muslimin, apalagi mengajarkan bom bunuh diri,

    Demikian juga hasmi, banyak kaum muslimin yg tertipu, apalagi yg baru pertama kali mengenal manhaj salaf, kenapa? kelompok ini membawakan kajian dari para ulama salafus shalih, dan dari kitab2 para ulama,

    Akan tetapi bagi orang yang mengetahui apa itu manhaj salaf, maka banyak sekali kejanggalan2 yg dilakukan oleh kelompok HASMI ini, diantaranya mereka membolehkan demontsrasi, padahal dalam islam haram hukumnya, ada baiat juga disana,

    Silahkan anda baca postingan tentang apa itu HASMI disini

    Syukron jazakallahu fik

    Afwan, waiyyaaka

  20. abdul syukur
    November 29, 2012 pukul 5:16 pm

    inilah hasil olah ilmu yang bermanfaat, hujjah atas orang-orang terdahulu (salafus sholeh) memang tak terbantahkan penuh dengan dalil, saya semakin mengerti akan manhaj para sahabat radhiallah ajmain. oleh karena itulah Allah subhana wa taala memberikan ridhoNya kepada para sahabat radhiallah ajamain syukron admin.

  21. Kang Fajar
    Oktober 29, 2012 pukul 4:04 pm

    Subhanallah… admin ini individu yang tangguh dalam diskusi. “Alhamdulillah ‘ala nikmati Islam wa Sunnah wa ‘ala Fahmi Salafy Ummah.” Saya kutip dalam muqadimah kajian-nya Abdul Hakim bin Amir Abdat. Salam santun ikhwan…

    wassalam

  22. Syahrul Romadhonie
    Oktober 11, 2012 pukul 4:49 am

    Assalamualaikum warrah,atullahi wabarakatuh,,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    saya mau bertanya tentang Hadist ini

    عن ابن عمر قال : ذكر النبي صلى الله عليه وسلم : ” اللهم بارك لنا في شامنا، اللهم بار…ك لنا في يمننا” . قال وفي نجدنا ؟ قال : ” اللهم بارك لنا في شأمنا، اللهم بارك لنا في يمننا، قالوا : وفي نجدنا ؟ فأظنه قال في الثالثة : ” هناك الزلازل والفتن وبها يطلع قرن الشيطان ” رواه البخاري كتاب الفتن باب قول النبي صلى الله عليه وسلم :” الفتنة قبل المشرق “رقم 7094

    Artinya : Dari Ibnu Umar r.a berkata : Rasulullah s.a.w menyebutkan : ” Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, berkata Rasulullah : Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami, Berkata mereka : ” Pada Najd kami Ya Rasulullah “, Berkata Rasulullah : Disana terdapat kegoncangan ( aqidah ) dan fitnah, dan disanalah terbitnya tanduk Syaitan. ( H.R . Bukhari , kitab al-Fitan, bab Qulun Nabi s.a.w. al-Fitnah Min Qibla al-Masyriq, no : 7094 ).

    shahih apa tidak?? :)

    Itu terdapat dalam bukhari, shahih,
    Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dan ulama lainnya menyebutkan, yang dimaksud Nejed dalam hadits di atas adalah Nejed Iraq. Hal itu terbukti dengan banyaknya fitnah yang terjadi di sana. Kota yang juga di situ Al-Husain bin Ali Radhiyallahu anhuma dibunuh.

    Hal ini berbeda dengan anggapan sebagian orang, bahwa yang dimaksud dengan Nejed adalah Hejaz, kota yang tidak pernah tampak di dalamnya fitnah sebagaimana yang terjadi di Iraq. Bahkan seba-liknya, yang tampak di Nejed Hejaz adalah tauhid, yang karenanya Allah menciptakan alam, dan karenanya pula Allah mengutus para rasul.

    Banyak orang yang mengarahkan negeri nejd itu sebagai fitnahan kepada syaikh muhammad bin abdul wahhab, itu tidaklah benar, silahkan lihat selengkapnya disini

    Jazakallalhu khairan

  23. Syahrul Romadhonie
    Oktober 5, 2012 pukul 2:02 am

    Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh…sy ingin bertanya:

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    1.Klau memang Pak Habib RS ini sesat Knpa tidak dilaporkan Ke MUI saja agar di keluarkan Fatwa Sesat??

    Bukankah pak habib ini pernah ditangkap oleh polisi karena hasutannya,.. masa tokoh islam spt ini?

    2.Apakah Peringatan Tujuhbelasan Itu Bid’ah??

    Seandainya para pahlawan kemerdekaan hidup, dan mengetahui apa yg dilakukan generasi bangsa indonesia ini dalam memperingati hari kemerdekaan, mungkin mereka akan menangis darah, perjuangan mereka mengorbankan harta,jiwa, darah, nyawa, tapi apa yg dilakukan oleh generasi bangsa ini???
    tarik tambang, panjat pinang,dangdutan,.. kegiatan yg tidak ada manfaatnya, bahkan cenderung hura-hura dan menghambur2kan harta yg merupakan pemborosan, inikah bentuk menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan??

    3.Bolehkah Mendoakan Orang Tua Yang sudah meninggal dunia??

    Boleh bagi kita mendoakan orang yang sudah meninggal dunia,atau masih hidup, apalagi itu orang tua kita,
    sebagai anak yang berbakti, tentu dianjurkan untuk sering mendoakan kedua orang tuanya, tentu dgn cara-cara yg diajarkan oleh rasulullah, bukan dengan cara-cara adat atau ritual-ritual bidah lainnya,

  24. Abu dzar
    Agustus 12, 2012 pukul 3:50 pm

    Bantahanx bagus sekali,,

  25. elok fatmawati manopol
    Agustus 11, 2012 pukul 3:35 am

    ak setuju dg apa yg disampaikan ust yazid…., sebelum ak mengenalnya ak setuju apa yg dilakukan habib rizik…. jg ak dulu ikut ust arifin zikir dimana2 menangis rame2 sampe panas2 seperti parade dgn komandonya karena kejahilanku/kebodohannku, tapi…. sekarang ak sdh belajar madzaf salafi n itulah yg terbenar. Alhamdulillah Allah Subhanaaalah Taala memberi hidayah kepadaku, mudahan ak tetap istiqomah.

    Alhamdulillah

  26. Syahrul Romadhonie
    Agustus 9, 2012 pukul 2:18 am

    Jadi Intinya Habib RS Sesat apa tidak menurut Admin??

    Habib rizieq dalam beberapa pemikirannya menyesatkan, contoh yang real saja ceramah beliau di radio syiah (rasil) yang mengkritik buku ustadz yazid (mulia dengan manhaj salaf)

    Apa yg beliau sampaikan disitu jauh dari kebenaran, sehingga karena paparannya,justru buku tersebut jadi best seller, dan banyak kaum muslimin yang mendapatkan hidayah sehingga mengetahui hakekat kebenaran tersebut, yaitu manhaj salafus shalih,

    • Syahrul Romadhonie
      Agustus 13, 2012 pukul 6:43 am

      Apa Salahnya mengkritik??
      sya sdh mndengar bantahan habib rizieq di Youtube,dan habib Rizieq memberikan bantahan jg cukup pnjang lebar dan padat,,

      Jd knp ustd yazid gampang sekali menilai seseorang sesat???bukankah Rasulullah Sallahu Alaihi Wassalam melarang sesama muslim mngkafirkan/menilai sesat tanpa alasan yg jelas dan Ilmu yg Mumpuni??
      knapa ust yazid tdk bertemu saja dengan habib Rizieq Untuk Berdialog sekaligus silahturahmi???

      Buku MULIA DENGAN MANHAJ SALAF buku yang sangat tebal,.. namun sayang yang dibaca oleh pak habib ini mungkin hanya bab tentang aliran-aliran yang menyelisihi ajaran rasulullah,.. tapi tidak membaca dari bab awal, tentang apa definisi salaf, dan hal-hal lain yang berkaitan dengannya,.

      Alhamdulillah banyak sekali kaum muslimin yang membaca buku tersebut, setelah kritikan yang tidak berdasarkan ilmu yang dilontarkan oleh pak habib di radio syiah, radio rasil,..

      Alhmdulillah, adanya kritikan tersebut membuat buku tersebut laris manis, dan sudah naik cetak lagi,.. dan banyak kaum muslimin yang mendapatkan hidayah melalui buku tersebut,.

      Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah taufik kepada pak habib, sehingga beliau menyadari kekeliruannya,.

      Dialog dengan ust yazid? silahkan saja kalau berani,.. ngga usah sama ust yazid deh, sama murid-muridnya saja pak habib ini berani ngga?
      Saya dengerin kritikan pak habib ini saja tertawa geli dalam mendefinisikan ahlus sunnah wal jamaah, entah definisi dari mana yang beliau nukilkan,..
      Masa, ahlussunnah waljamaah itu adalah orang yang mengikuti pemahaman asysyairah,.. jika demikian, abu bakar,umar,utsman,ali, dan para ulama ahlussunnah seperti imam yang 4 itu bukan ahlussunnah wal jamaah dong, kan hidupnya jauh sebelum abul hasan al asyari lahir,.. geli deh dengernya,..

      Wassalam :)

      Wa’alaikumussalam warahmatullah

  27. sutrisno
    Juli 21, 2012 pukul 7:17 pm

    bukankah paham salafi ini paham baru yang dimulai dari Inggris ?

    Kasihan sekali,tidak paham sejarah, sejak belum ada negara inggrispun sudah ada dakwah salafi,
    masa sih?
    Para ulama sudah mendakwahkannya, mau tahu, baca disini,
    Ada perkataan para ulama,bahkan para sahabat tentang salaf, Imam bukhari juga menulis bab tentang salaf, padahal imam bukhari lahir, negara inggris belum ada tuh,.

    saya nukilkan apa yang dikatakan tentang imam bukhari tentang salaf

    Kata salaf sering digunakan oleh Imam Bukhari di dalam kitab Shahihnya. Imam Bukhari rahimahullah mengatakan, “Rasyid bin Sa’ad berkata: Para salaf menyukai kuda jantan. Karena ia lebih lincah dan lebih berani.” Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menafsirkan kata salaf tersebut, “Maksudnya adalah para sahabat dan orang sesudah mereka.”

    Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud (oleh Rasyid) adalah para sahabat radhiyallahu’anhum. Karena Rasyid bin Sa’ad adalah seorang tabi’in (murid sahabat), sehingga orang yang disebut salaf olehnya adalah para sahabat tanpa ada keraguan padanya.”

    Demikian pula perkataan Imam Bukhari, “Az Zuhri mengatakan mengenai tulang bangkai semacam gajah dan selainnya: Aku menemui sebagian para ulama salaf yang bersisir dengannya (tulang) dan menggunakannya sebagai tempat minyak rambut. Mereka memandangnya tidaklah mengapa.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud (dengan salaf di sini) adalah para sahabat radhiyallahu’anhum, karena Az Zuhri adalah seorang tabi’in.” (lihat Limadza, hal. 31-32).

    Kata salaf juga digunakan oleh Imam Muslim di dalam kitab Shahihnya. Di dalam mukaddimahnya Imam Muslim mengeluarkan hadits dari jalan Muhammad bin ‘Abdullah. Ia (Muhammad) mengatakan: Aku mendengar ‘Ali bin Syaqiq mengatakan: Aku mendengar Abdullah bin Al Mubarak mengatakan di hadapan orang banyak, “Tinggalkanlah hadits (yang dibawakan) ‘Amr bin Tsabit. Karena dia mencaci kaum salaf.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud adalah para sahabat radhiyallahu ‘anhum.” (Limadza, hal. 32).

    Kata salaf juga sering dipakai oleh para ulama akidah di dalam kitab-kitab mereka. Seperti contohnya sebuah riwayat yang dibawakan oleh Imam Al Ajurri di dalam kitabnya yang berjudul Asy Syari’ah bahwa Imam Auza’i pernah berpesan, “Bersabarlah engkau di atas Sunnah. Bersikaplah sebagaimana kaum itu (salaf) bersikap. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan. Tahanlah dirimu sebagaimana sikap mereka menahan diri dari sesuatu. Dan titilah jalan salafmu yang shalih. Karena sesungguhnya sudah cukup bagimu apa yang membuat mereka cukup.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud adalah sahabat ridhwanullahi ‘alaihim.” (lihat Limadza, hal. 32) Hal ini karena Al Auza’i adalah seorang tabi’in.

  28. Abu khalid
    Juli 21, 2012 pukul 4:20 am

    @admin bagus mas bantahan-bantahannya ana setuju semua kita tetap berpegangan dengan manhaj salaf

    Manhaj salaf adalah satu-satunnya jalan keselamatan, dan kaum muslimin wajib mengikuti manhaj salaf jika ingin selamat,

    Manhaj salaf bukanlah kelompok atau ormas,
    Manhaj salaf bukanlah organisasi,

    Ini perlu dipahami, manhaj salaf adalah metoda ata cara memahami dan mengamalkan islam sesuai dengan pengamalan para salafus shalih, para sahabat,

    Silahkan baca disini
    agar mengerahui apa itu manhaj salaf

    • Dani
      Desember 2, 2012 pukul 12:33 pm

      mmmmm,,, kq manhaj salaf seolah malah Dagung2kan melebihi Al-Qur’an dan Hadits???

      Sudahlah,, adminnya tu mbok yg sopan kayak orang yahudi ajja keras kepala…

      Yang pasti ikuti perintah Alloh dan Rasulnya dalam Al-Qur’an dan Hadits. (titik) Pasti masuk syurga…

      Terimakasih atas komennya mas dani,
      Islam tanpa manhaj salaf?? mustahil,
      Perlu anda ketahui, manhaj salaf adalah metode memahami islam, bukan kelompok jamaah tertentu,
      Kaum muslimin wajib beragaman dengan manhaj salaf, Allah yang memerintahkannya, silahkan dibaca surat attaubah ayat 100 , dan Allah akan mengancam orang-orang yang meninggalkan manhaj salaf, lihat surat annisa ayat 115

      Mungkin anda belum paham apa itu manhaj salaf? silahkan baca disini

    • hamba allah
      Januari 2, 2013 pukul 2:12 pm

      iya salafnya sahabat atw alafnya wahabi? karena wahabi lahir kan pada abad 15 an ( muhamad bin abdul wahab pendirinya) bisa aja kan aliran wahabi mengaku2 bersalaf kepada para sahabat seperti pengakuannya syiah kepada ahlil bait. maaf mohon di jelaskan biar terang tentang kebenaran

      Sebelum ada yg disebut wahhabi, sudah ada tuh dakwah salaf mas,. bahkan imam bukhari juga menulis bab tentang salaf,

      Jika dikatakan syaikh muhammad bin abdul wahhab sebagai pendirinya, itu salah besar, apa yg diciptakan oleh syaikh muhammad bin abdul wahhab? anda pun tidak bisa mendatangkan buktinya,. kalau ormas iya ada pendirinya, saya juga bisa mendatangkan bukti, misal KH Ahmad dahlan pendiri muhammadiyah, KH Hasyim asyari pendiri NU, dll,

      sepertinya anda sendiri belum paham apa itu wahabi, silahkan baca paparanya disini , saya sudah banyak memposting tentang wahabi, silahkan anda pilih sendiri,

  29. cho
    Juli 18, 2012 pukul 6:21 am

    Islam akan pecah menjadi 73 firqah, hanya satu saja yg dijanjikan masuk surga. Dan kita sudah tahu jawabannya…… @admin go terus pantang mundur

    • hamba allah
      Januari 2, 2013 pukul 2:16 pm

      apakah betul wahabi adalah termasuk yg satu dari yg 73 firqah, jadi sebelum lahir wahabi umat islam yg lainya selama itu bakal ke keneraka? ( pasti dapat kabar dari allah ya)

      Sebenarnya apa sih arti wahabi? bukankah nama-nama allah diantaranya adalah alwahhab, jadi wahabi adalah pegikut Allah,.. masalah??
      Sedangkan syaikh muhammad bin abdul wahhab bukanlah pendiri gerakan tertentu, mana buktinya? beliau hanyalah menggiatkan kembali dakwah para sahabat, memberantas kesyirikan, dakwah para sahabat sdah ada sejak jaman para sahabat, sebelum syaikh muhammad bin abdul wahhab lahir,.
      Imam bukhari saja dalam kitab shahihnya menulis bab tentang salaf,
      Kalau kita disebut pengikut syaikh muhammad bin abdul wahhab, kenapa tidak disebut muhammadi?? kok jadi wahhabi? itu kan nama ayahnya, abdul wahhab,..

      Silahkan baca disini, siapa pencetus istilah wahhabi untuk pertama kali, baca disini

      alergi dengan istilah wahhabi, jangan anda tertipu, baca disini

  30. Thoha Hamid
    Juli 13, 2012 pukul 4:26 pm

    kasihan ..

    anda ini mas salafi cupet pemikirannya..

    ibaratnya masuk warung padang anda suka lauk daging semua orang yg suka lauk ikan anda salahkan…

    Kasihan, perumpamaan yang sangat tidak tepat, dan berseberangan,..

  31. Thoha Hamid
    Juli 13, 2012 pukul 4:20 pm

    kayaknya whabi salafi sdh plg benar&merasa punya tiket sorga..

    yg lain golongannya masuk neraka…

    mas..salafi..islam itu satu penafsirannya banyak..jgn cupet&sempit pemikirannya..

    islam bisa berkembang ditanah jawa atas jasa wali songo yg memadukan unsur budaya dg islam, budaya yg tidak ada dlm syariat tapi tidak dilarang syariat ya dipakai wali songo..

    Dan kebidahan serta pencampuradukkan budaya hindu kedalam syariat islam juga akibat dakwah wali lokal yang keliru, baca sejarah walisanga disini untuk mengetahui kisahnya.

    kl tanpa jasa wali songo mungkin mbah spean tau spean msh nyembah patung pake menyan saya tantang anda pake metode anda dg metode kultural NU cepat mana perkembangannya..

    makanya jgn sok merasa paling benar …

    Kasihan sekali, karena cupet dan sempit pemikirannya,..
    Emang ngga tahu sejarah walisanga ya mas,. baca disini mas,.

    • kicong
      Juli 17, 2012 pukul 6:34 pm

      Wali Songo…..

      mungkin sekaranglah penyesalan Sunan Bonang terhadap Sunan kalijaga karena mencapur adukan Islam dengan khurafat budaya…

      Seandainya sunan bonang hidup lagi,. seandainya sunan bonang mengetahui ajaran sunan lokal jawa,..

      ketika Sunan Bonang mengingatkan, Sunan Kalijaga menjawab “nanti akan ada yang meluruskan”…

      tetapi justru makin tersesat…

      wallahualam

      • sutrisno
        Juli 21, 2012 pukul 7:51 pm

        sejarah mencatat, penyebaran agama islam di indonesia adalah termasuk wali songo dan pada saat itu para wali mendapat perlawanan dari kaum yg tidak beragama islam. Lihat di myanmar, kaum muslim dibantai oleh budha. Kalian enak saja menghujat walisongo, pada saat itu kondisinya sama (beda zaman) seperti myanmar.

        Silahkan baca sejarah walisanga yang sebenarnya, baca disini

    • hamba allah
      Januari 2, 2013 pukul 2:19 pm

      iya betul kalo gak ada jasa para wali dahulu termasuk wali songo mungkin kita masih menyembah patung.

      Terimakasih mas atas komentarnya,
      betul sekali mas,. tapi tanpa melalui para sahabat, ngga mungkin kita akan mengenal islam,. makanya ikuti pemahaman para sahabat, merekalah para wali, generasi yg dibina langsung oleh rasulullah, sedangkan para wali di indonesia, mereka juga mendakwahkan dakwah para sahabat, mana buktinya, silahkan baca postingan ini

  32. Juli 10, 2012 pukul 11:02 pm

    Alhamdulillah udah ada bantahannya…

    @admin= argumen antum bagus sekali dlm menjawab kerancuan2 para pembaca… Semangat terus..

    Semoga allah memberikan antum kesehatan dan kemudahan dalam mengerjakan kebaikan.. amin

  33. heri prasojo
    Juli 5, 2012 pukul 3:58 pm

    mas salafi sebaga pengikut manhaz salaf..bukan kah rosul jika di hujat..ngga mbalas menghujat..tapi mendoakan kebaikan rahmat dan hidayahNya..
    Betul sekali kata anda, jika yang dihujat adalah pribadi rasulullah, yang disakiti adlah pribadi rasulullah, beliau tidak akan marah, malah mendoakan,..

    Tapi rasulullah akan marah, ketika syariat Allah dilecehkan, dihujat,..
    Banyak hadits yg mejelaskan Rasulullah memarahi sahabat akibat perkara syariat , bukan karena menyerang pribadi beliau, tapi karena syariat Allah dilanggar,

    Coba koreksi lago keyakinan anda..ter hadap manhaz salaf yang anda anut paling benar…tanpa memperdulikan kajian yang betul.. menurut para ulama..yang lain yang bukan golongan anda.

    Manhaj salaf adalah satu-satunya manhaj yang benar,..
    Kata siapa?
    Kata Allah, silahkan baca surat attaubah ayat 100
    Bagi yang menyelisihi manhaj salaf, maka akan diancam neraka dan kesesatan, silahkan baca surat annisa ayat 115
    monggo dibaca

  34. khidr
    Mei 30, 2012 pukul 6:47 am

    SY INGIN BERTANYA TENTANG JAMAAH TABLIGH,BGMN PENDAPAT SAUDARA TENTANG JAMAAH INI?

    Silahka Baca disini

  35. Mohammad Soleh
    April 17, 2012 pukul 7:28 am

    Kenapa kita begitu membenci para habaib dan menghasut orang lain untuk membenci dzurriyyah Rasul ???

    Mana jaminannya kalau habaib itu keturunan rasul???

    Dan tidak ada manfaatnya dia itu keturunan Rasul atau bukan, jika apa yang diajarkan orang tersebut menyelisihi ajaran Rasulullah,

    apakah ada jaminan kita yang “AWAM” ini lebih baik dari mereka ???

    Orang awam yang mengikuti ajaran Rasulullah berdasarkan pemahaman para sahabat, itu jauh lebih baik daripada habaib yang mengajarkan ajaran yang menyelisihi ajaran Rasulullah, apalagi mengajarkan kebidahan dan kesyirikan,..

    bukankah kita ini Saudara seiman ??? dan bukankah sudah di contohkan oleh Rasul cara mengingatkan sesama Muslim ???
    kenapa kita tidak konsentrasi pada diri kita sendiri (MUHASABATUN NAFS) dan memperbaiki kualitas IBADAH kita ???

    Memperbaiki kualitas ibadah kita adalah dengan mempelajari dan mengamalkan tatacara ibadah yang diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya, dan mengikuti cara beragama mereka, bukan mengikuti tokoh atau habaib yang mengajarkan ajaran yang menyelisihi tatacara ibadahnya Rasulullah yang diajarkan kepada sahabatnya,..

    daripada sibuk dengan menuduh saudara kita, sibuk mengoreksi orang lain, sibuk meng- GHIBAH (jika sesuai dg fakta) atau bahkan mem-FITNAH (jika ternyata tidak sesuai fakta) padahal itu jelas2 dilarang oleh NABI Shollallahu Alaihi Wasallam ??? kenapa saudaraku ???

    Siapa yang mengghibah? ini hanya menanggapi dari apa2 yang disampaikan oleh pak habib tersebut,
    Menjawab tuduhannya yang keji, silahkan baca jawaban atas tuduhan pak habib disini

  36. rahmat hidayatulloh
    April 17, 2012 pukul 3:25 am

    solusi tepat mengatasi perbedaan pendapat ini adalah, BERDEBAT, yang dihadiri oleh kedua belah pihak, nara sumber dan pengikut kedua belah pihak. disitu akan menghasilkan kesepakatan. sehingga tidak adalagi saling tuduh saling menyesatkan, saling mengkafirkan, sehingga insya Alloh kedamaian akan terwujud.. bisakah seperti itu ?

    berani gitu mereka?

    ada tuh video dialog terbuka, antara pak said aqil munawar dan ust zainal abidin, bisa dilihat disini

    Judul :Dialog Ukhuwah Interaktif Nu – Salafy Muddzakaroh dalam Menyikapi Al – Qur’an dan As-Sunnah
    Pembicara : Prof. DR. KH Said Agil al-Munawwar dan Ust. Abu Ahmad Zainal Abidin, Lc

    Fisik : VCD 2 Keping, 0.3 kg

    Harga : Rp. 35.000 ( disc 15% ) = Rp. 29.750

    Hubungi :
    http://www.tokoihya.com
    tokoihya@yahoo.com
    atau
    telp : +6285730071009

  37. Fakir
    April 12, 2012 pukul 6:50 am

    Sholawat ke Atas Nabi SAW,… jadikan Islam ini Rahmatan Lil Aalamin…

    Terimakasih sudah komentar disini,maaf,sebelumnya, sebaiknya tulislah shalawat secara lengkap, jangan disingkat SAW

    apakah jenengan sdh tahu letak Syurga?

    Surga dan neraka sudah diciptakan oleh Allah, mengenai letaknya, hanya Allah saja yang tahu,

    atau merasa sdh lebih benar…????

    Siapa yang merasa lebih benar? jika saya pribadi, dimana saya mengatakannya?
    Kalau manhaj salaf yang paling benar,..YA, BETUL SEKALI, siapa yang mengatakan dan menyuruh mengikutinya?
    Allah sendiri mengatakan di dalam surat attaubah ayat 100, dan ancaman bagi yang tidak mau mengikuti manhaj salaf, silahkan dibaca surat annisa ayat 115
    Demikian juga hadits2 Rasulullah, banyak sekali yang menyuruh kita tuk berpegang teguh pada manhaj salaf,

    sesungguhnya Allah SWT adalah yg paling benar, & manusia tempatnya salah….

    Jika orang berdalih hanya Allah saja yang paling benar, niscaya ajaran islam ini akan rusak,.. sebab semua manusia bisa berbuat sekehendaknya dalam beribadah kepada Allah,.. dengan Dalih, jangan menyesatkan saya , karena hanya Allah saja yang paling benar, anda tidak berhak mencap salah,…

    Betul sekali Allah yang paling benar,.. bukankah Allah sudah mengutus Rasulnya tuk menyampaikan kebenaran tersebut?
    Rasulpun sudah mengajarkan semuanya kepada para sahabat, tentang urusan agama ini,.. tinggal ikuti saja apa yang disampaikan dan diamalkan oleh para sahabat,.. jika kita ingin meraih kebenaran itu,.. bukan membuat cara-cara sendiri yang menyelisihi ajaran Rasulullah,,, dengan dalih sesungguhnya Allah adalah yang paling benar,..

    saya bukan Syiah, Bukan Si B, Bukan Si C, tapi saya sedih kalau ada perpecahan dikalangan ummat… dan yg menyebarkan kebencian dikalangan ummat, salam…

    Anda sedih ketika ada orang yang mengingatkan dan mengajak kepada ajaran Rasulullah yang betul-betul diajarkan oleh Rasulullah??

    Apakah anda tidak bersedih, ketika ada segolongan orang yang mengajak kepada ajaran Rasulullah yang shahih itu dituduh sebagai penyebab perpecahan di kalangan umat??

    Memang betul, jika penyimpangan telah menyebar di masyarakat islam, lalu ada sekelompok orang yang mengajak tuk kembali kepada ajaran Rasulullah yang shahih, maka akan di cap sebagai pemecah belah umat,.. padahal pada hakekatnya bukanlah pemecah belah umat,

    Tidak kah anda bersedih melihat saudara2 kita terjerumus kedalam kebidahan?? yang itu akan menyebabkan pelakunya disiksa di neraka, diusir dari telaga rasulullah,…. tidak kah anda lebih bersedih??

    • isti
      Juni 17, 2012 pukul 3:26 am

      ‘afwan, penyebutan nama Allah Subhanahu wata’ala juga tirak boleh disingkat SWT. Jadi mohon antum juga konsisten. kemudian mohon bahasa tanggapan lebih diperbaiki, maksudnya sudah bagus. namun bahasa penyampaikan mencerminkan antum lebih mengedepankan emosi. padahal mungkin saudara2 kita ini byk yg blm mendapatkan ilmu salaf. jadi mari dibantu dengan baik. Allah a’lam. syukron.

      Jazakallahu khairan, yg nulis swt bukan ana, itu komentar pembaca, kalau tulisan tanggapan dari ana itu yg ada dlm kotak,
      Jazakallahu khairan atas nasehatnya, ttg bahasa tanggapan yg mungkin terlalu pedas, mudah-mudahan ana bisa mengolah tanggapan dengan kata-kata yg lebih bijak,

  38. dery
    April 11, 2012 pukul 1:07 am

    Sungguh licik orang-orang syiah ini, pandai sekali mereka mengelabui Umat Islam di Indonesia

    dan tidak tanggung-tanggung orang-orang yg dianggap Kyai, da’i dan Ust serta Habib ternyata mereka adalah benih-benih syiah.

    Alhamdulillah ada dakwah Ahlu sunnah yg berpegang dengan pemahaman salafussholih di Indonesia ini yang dengan karunia Allah menjamur di Indonesia yg siap akan berhadapan langsung dg syiah hidup atau mati.

    • abimanyu
      Juni 16, 2012 pukul 4:26 am

      anda kelihatannya sangat benci sekali dgn para kyai,habaib,apakah anda sudah ma’rifat billah wa ma’rifat rosul..

      Kita tidak membenci secara pisiknya, tapi kaum muslimin wajib membenci ajaran-ajaran yang menyelisihi ajaran rasulullah, walaupun yang menyampaikan ajaran tersebut adalah habib,kyai,ajengan, atau tokoh-tokoh apapun yang ditokohkan oleh masyarakat,..

      Islam sudah sempurna, tidak perlu ditambah atau dikurangi,..

      Tidak kah kita rela dan ridha dengan islam yang telah disampaikan oleh Rasulullah,.. lalu memilih ajaran dari kyai/habib/ajengan yang ajaran tersebut menyelisihi ajaran Rasulullah??

  39. April 10, 2012 pukul 9:06 am

    alhamdulillah.
    mulai dapat pencerahan tentang aqidah sebenarnya dari habib ini.
    jazakallahu khairan.

  40. jaddi
    April 9, 2012 pukul 4:50 pm

    islam tidak mengajarkan demontsrasi, islam sudah mengajarkan tatacara menasehati penguasa,.. …

    maaf mas dalam sejarahnya dulu dulu Abu Dzar al-Ghiffari R.A sering demo di jalan2 pada jaman khalifah utsman bin affan R.A……apakah abu dzar pelaku bid’ah?

    Tidak ada sahabat yang melakukan demontsrasi, di jaman utsman bukan para sahabat yang mendemo , akan tetapi orang-orang khawarij yg melakukan demo, sehingga utsman radiyallahu ‘anhu terbunuh,

    Makanya demontsrasi adalah sunnahnya orang-orang khawarij, bukan sunnahnya para sahabat,

  41. FPI BINGUNG
    April 9, 2012 pukul 4:37 am

    FPI anti JIL , baguslah itu dan mari kita dukung .

    Karena salah satu ajaran LIBERAL adalah boleh ngomong seenaknya , nggak perlu pakai sopan santun alias tata krama , boleh DEMO dan itu salah satu aqidah DEMOKRASI …

    Tapi sayang seribu sayang , FPI juga nggak jauh2 dari cara kelompok yang dibencinya itu , misal : sang maestro Habib dan para pengikutnya dengan mudahnya mengkafirkan pemerintah , mencaci maki pemerintah , padahal sang Habib yang mulia itu kalau mau ngurus KTP saja ya musti berurusan dengan pemerintah , dan kalau di dholimi oleh kelompok penentangnya juga larinya minta perlindungan ke pemerintah.

    FPI dengan mudahnya mengadakan DEMO , menentang ini-lah dan itulah , mengakibatkan kemacetan dimana-mana ? inikah syariat islam yang diperjuangkan itu ya Habib ??

    Maka marilah Habib dan saudaraku semua yang membaca tulisan ini , mulailah dari kita untuk senantiasa konsisten dalam syariat , maka insya Allah generasi berikut dari umat ini adalah generasi muda yang bersyariat kepada Allah dan Rasul-Nya , yang akan melahirkan pejuang2 agama yang mulia .

    Janganlah kita saling mendholimi satu dengan yang lainnya , selama saudara kita tadi tegak diatas sunnah , serta tegorlah saudaramu dengan penuh hikmah ( sesuai sunnah ) bilamana saudaramu menyimpang .

    Saya jadi sedih setiap melihat ajaran TV dan surat kabar , banyak dari anak2 kita , utamanya yang akhwat , rame-rame demo dijalan raya dengan mengasung panji kilafah islamiyah , sungguh cara yang mereka tempuh itu bukan sama sekali dari syatiat islam namun justru dari ajaran kaum kafir liberal , maka sadarlah wahai saudaraku.

    mau mendirikan syariat, tapi menginjak-injak syariat,..
    Disatu sisi ingin melakukan hal yang baik, tapi caranya jauh lebih buruk, dampak yang ditimbulkan hanya memperburuk citra islam,.. islam tidak mengajarkan demontsrasi, islam sudah mengajarkan tatacara menasehati penguasa,..

    Mau buang air saja islam sudah mengajarkan,.. apalagi masalah menasehati penguasa,.. ayoo,.. pelajarilah agama ini, dengan pemahaman yang benar, pemahaman generasi yang dibina langsung oleh Rasulullah,.. pemahaman para sahabat,.. insya Allah syariat dengan sendirinya akan tegak,.. sebab itu buah dari dakwah, bukan tujuan dakwah,..

  42. anang
    April 9, 2012 pukul 4:05 am

    setiap bidah mematikan sunnah ………

    FPI mbok ya sekali-kali , menggempur kuburan2 keramat yang dijadikan tuhan-tuhan tandingan selain Allah azza wa jalla .

    kita sering mendengar kata taqwa ( utamanya di khotbah jumat ) , nah taukah kita apa taqwa itu ??? kurang lebihnya adalah menjalankan perintah Allah sesuai dengan yang Allah kehendaki ( bukan berbidah ria yo…. ) , serta meninggalkan apa-apa yang dilarangNya .

    seutama-utamanya perintah adalah mentauhidkan Allah dan sejelek-jeleknya dosa dan kemaksiatan adalah mempersekutukan Allah dengan selainnya.

    Preman , pelacur atau pemabok adalah pelaku maksiat yang besar , namun tidak ada dalil yang mengeluarkan pelakunya dari dinul Islam , apalagi kalau dia melakukannya dengan mengingkari perbutan jeleknya tersebut.

    tapi belaku bidah , utamanya para penyembah kuburan ??? jelas yang dilakukannya adalah kekafiran ( orang perorangannya tidak mutlak sih kekafirannya , tergantung bagaimana ilmu dan pemahamannya ) .

    kenapa wahai habib……antum tidak ratakan saja kuburan agung para wali itu ??? ana yakin seyakin-yakinnya , para pengghuninya-pun nggak bakalan rela kalau kuburannya dijaadikan tuhan-tuhan lain selain Allah .

    ngga berani mas, bisa kehabisan pengikut nanti,.. ahlus sunnah menurut pak habib adalah apa yang didakwahkan oleh para sufi, seperti yang disebutkan dibantahan pak habib sendiri, menyebut syaikh panutannya,

    sedangkan kuburan, orang-orang sufi kan paling demen, makanya banyak tempat ziarah para tokoh sufi, dijadikan “wisata religi” “ziarah wali” dan istilah keren lainnya,..

    • rahmat
      April 12, 2012 pukul 3:14 am

      sampaikan kepada habieb tanggalkan semua atribut2 bidah, islam akan jaya ketika bidah dihancurkan,selama bidah masih menempel selama itu pula kaum kafir akan selalu menyerang islam lewat pemikiran yang sesat,kita selesaikan masalah intern islam dulu yaitu dengan membersihkan ajaran islam dari perbuatan bidah,bagaimana mau jihad sedangkan kita masih make jimat,allah tidak akan ridhai perjuangan kita.

  43. Martanagara
    April 8, 2012 pukul 2:00 am

    jangan2 antum yang punya blog ini yahudi agent, yang memecah belah umat dengan argumen2 antum…

    Orang yahudi paling takut jika dakwah salaf berkembang pesat.
    Demikian juga orang-orang syiah, dakwah salaf merupakan batu sandungan bagi mereka, karena dakwah salaf yang membongkar kedok-kedok mereka,
    Demikian juga orang-orang sufi, mereka membenci dakwah salaf, dan pak habib menganggap sufi adalah ahlus sunnah sejati,.. lucu sekali,..
    orang-orang kafir juga membenci dakwah salafi,.. bahkan kata-kata wahabi disematkan oleh orang-orang kafir, silahkan baca sejarah kata-kata wahabi disini

    kalo bener antum yakin dengan apa yang antum tulis… ber”mubahallah” saja dengan orang yang antum bicarakan disini. antum menulis, untuk membela segolongan dengan cara yang sama sekali tidak berakhlaq.

    bagaimana ana bisa percaya, sedangkan ulama besar wahaby saja saling menghormati dengan ulama ahli sunnah, Antum malah sibuk mendiskreditkan orang yang kata antum sendiri adalah saudara seaqidah…

    Saudara seakidah? amit-amit saya dikatakan seakidah dengan pak habib, pak habib berakidah sufi, saya bukan berakidah sufi mas,

    jangan2 antum bukan orang islam !!!

    Waduh,antum berani ngomong gitu, innalillahi wa inna ilaihi raji’uun… murid dan guru, ya seperti buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,.. pak habib dah jelas-jelas di ceramahnya mengkafirkan JIL ,

    • rahmat
      April 12, 2012 pukul 3:20 am

      wahabi itu istilah yang diciptakan oleh orang-orang kafir,,jadi kita jangan terjebak dengan istilah itu,,,yang benar itu manhaj sholafussholeh atau yang lebih dikenal manhaj salaf

      Siapakah pencetus penamaan wahabi? bisa dibaca disini

  44. Acep mulyana
    April 7, 2012 pukul 5:10 pm

    ya akhi melihat kenyataan yg ada. antum tolong carikan dari tiga generasi terbaik umat ini Rosululloh, sahabat, tabi’in, tabiutabi’in.

    apa mereka melaksanakan yg antum perselisihkan?

    Apa kita lebih alim dari mereka?

    kalau ada tolong nukilkan tata cara yang antum selisihkan dari kitab-kitab mereka?

    yg ana ketahui justru senjata takiah nya orang syi’ah…. terus antum perhatikan aliran sesat yang mau menghancurkan umat islam masuk nya lewat mana.

    antum jangan mengelak dari kenyataan. semua muslim ingin menegakan hukum islam di negrinya. tapi tidak mungkin hukum islam bisa di perjuangkan lewat bid’ah.

    kenyata’an yang ada malah hancur senjata makan tuan.

    kaum muslimin di mana-mana malah di bantai’ waspadalah, anda membela bid’ah sama dgn anda mengasih jalan aliran sesat masuk.

    kalau udah punya kekuatan pasti mereka membantai ahli sunnah yg hakiki.

    lihat di negri kita subur aliran sesat, karena mayoritasnya masih bangga dan membela habis-habisan membela pelaku bid’ah’ kalau ingin selamat utamakan WAHYUJANGAN MENGIKUTI AKAL. GUNAKAN AKAL UNTUK MENGIKUTI WAHYU.

    .mudah-mudahan kita bisa bersatu di atas landasan yang hak,

    saran saya kajilah makna dan kandungan di dalamnya dua kalimah sahadat ,jangan asal lewat tenggorokan. berilmulah, terus cari ilmu dari orang yang konsisten di atas sunnah, mudah-mudahan tulisan ini bermanpa’at bagi saya dan antum. jazakallahu khairan. dari negri taohid

  45. bagus bageur
    April 6, 2012 pukul 7:49 pm

    ++mas asbun eh asbum(asli bumiayu) kalo asbun asal bunyi dong hehehe canda biar relax dulu tolong baca pelan sampe kelar dan jangan salah tangkap kaya nulis artikkel tnt habib riziq
    ++Hujjatul Islam Al Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf Annawawiy rahimahullah
    (Imam Nawawi)
    Penjelasan mengenai hadits : “Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam
    Islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang
    sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat – buat hal baru yang buruk dalam
    Islam, maka baginya dosanya”. Hadits ini merupakan anjuran untuk membuat kebiasaan
    – kebiasaan yang baik, dan ancaman untuk membuat kebiasaan yang buruk, dan pada
    hadits ini terdapat pengecualian dari sabda beliau saw : “semua yang baru adalah Bid’ah,
    dan semua yang bid’ah adalah sesat”, sungguh yang dimaksudkan adalah hal baru yang
    buruk dan bid’ah yang tercela”. (Syarh Annawawi ‘ala Shahih Muslim juz 7 hal 104-105)..

    Tahu kejadian tentang hadits diatas atau ngga mas, ngga ada hubungannya dengan bidah, itu tentang seorang sahabat yang membawa sedekah, kemudian diikuti oleh sahabat yang lainnya, jadi sahabat yang pertama kali membawa sedekah itu mendapatkan pahala orang2 yang mengikuti setelahnya, karena perbuatanya tersebut,..

    pertanyaan untuk anda, apakah sedekah itu bidah atau perbuatan baik?
    Apakah Rasulullah menganjurkan tuk sedekah, atau melarang sedekah??

    Hubungannya dengan bidah, sebenarnya ada juga, jika ada orang yang melakukan amalan bidah, lalu diikuti oleh yang lainnya, atau orang ini mengajarkan kebidahannya, maka orang yang pertama kali melakukan bidah itu akan mendapatkan dosa, dan dosa-dosa orang yang mengikutinya,… wuih… ngeri sekali, mengumpulkan dosa-dosa, semakin hari semakin bertambah banyak, seiring dengan banyaknya orang yang mengamalkan bidah tersebut,.. mau mas??

    ente aja asal bunyi ya ora apik nggo nt bossss….w_salam

    sopo sing asbun mas? baca artikel ini mas,

    Berkata Abu Dzar: Beliau salallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :”Tidak tinggal sesuatupun yang mendekatkan (kamu) ke surga dan menjauhkan (kamu) dari neraka, melainkan sesungguhnya telah dijelaskan kepadamu.”

    Dari Salman al Faarisiy, ia berkata : Orang2 musyrikin telah berkata kepada kami : “Sesungguhnya Nabi kamu itu telah mengajarkan kepadamu segala sesuatu,sampai2 buang air besar.”

    Jawab Salman :”Benar”

    Dari hadits yg pertama bisa kita ambil pelajaran bahwa semua hal yg mendekatkan bisa diri kita ke surga dan menjauhkan diri kita dari neraka, tidak tertinggal sedikitpun melainkan sudah dijelaskan oleh beliau salallahu ‘alaihi wa sallam.

    Petanyaannya : Kenapa kita masih mencari jalan2 yg lain yg tidak dijelaskan oleh rasuluullah?

    Dari riwayat yg ke dua kita bisa ambil pelajaran bahwa rasulullah telah mengajarkan segala sesuatu (ttg agama) bahkan sampai cara/adab buang air besar.

    Sedangkan dalam hal buang air saja rasuluullah telah mengajari kita, apalagi hal2 yg lebih besar dari itu.

    Pertanyaannya: Pernahkan rasulullah mengajarkan/menyuruh kita untuk melakukan perayaan Mauludan, Tahlilan, Isra’ Mi’raj dan hal2 lain yg dianggap sebagai suatu ritual utk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala?

    Wahai saudaraku, kalau seandainya apa yg sdr lakukan itu baik niscaya rasulullah dan para sahabat sudah melaksanakannya, karena mereka orang2 yg paling tahu mana yg baik menurut Islam dan mereka adalah binaan langsung dari Rasulullah,

  46. Abu Nasywah
    April 6, 2012 pukul 2:29 pm

    sekedar info,,, akhi ada artikel menarik mengenai siapa sebenarnya beliau, klik aja di nahimunkar.com dgn judul artikel “HABIB RS CENDERUNG SYIAH?”, jd wajarlah jk ia menuduh Dai Salafi dgn tuduhan yg tdk benar. Semoga Allah mengampuni dosa2 kita, memberi hidayah kpd mereka yg membenci dakwah yg haq ini,& memberi keistiqomahan kpd kita semua. Allahumma amin..

    Emang dah mulai kebuka kedoknya, ngumpul bareng-bareng habib lainnya, dan kebanyakan emang cenderung ke syiah, tapi masih belum terang-terangan, kan syiah punya takiyah,

    Dan Yahudi sangat takut dengan dakwah salaf, jadi mereka membuat opini yang membuat masyarakat fobi dengan dakwah salaf.
    Demikian juga orang-orang syiah, karena agama syiah buatan yahudi, maka dakwah salaf akan menjadi momok yang menakutkan bagi mereka,

    ngga ada ceritanya orang-orang syiah melawan yahudi,.. itu hanya berita dimedia massa atau web yahudi saja, seprti yahoo dan semacamnya,

  47. wafiqyus
    April 5, 2012 pukul 5:19 pm

    kenapa sih kira-kira Para Habaaib itu cenderung memprkokoh kepopulerannya dan ketenarannya dengan topeng Cinta Rasul,… trus bikin hal-hal Bid’ah meluluh,… bosan…!!

    itulah trik mereka, dengan menjual cinta rasul, atau cinta ahlul bait, bahkan mereka menamakan dengan dengan nama yang seolah-olah mengikuti rasulullah, menggunakan nama Pecinta rasulullah, majlis rasulullah, atau pecinta ahlulbait,pembela ahlul bait,.. tapi pada kenyataannya,.. mereka menginjak-injak syariat rasulullah,menghina ahlul bait,

    nama tidak merubah hakekat, seandainya kotoran atau bangkai yang berbau busuk, seandainya dibungkus dengan kertas kado yang indah, maka tetap tidak merubah kotoran atau bangkai tersebut,..

    Dengan nama seperti itu, korbanya adalah orang-orang awam, kasihan mereka, terkena bualan para habib yang seperti itu,..

  48. rama
    Juli 18, 2012 pukul 6:50 am

    admin kok pertanyaan saya ga di jawab? masih nyari?

    MAAF, pertanyaan yang mana, coba tulis lagi,.

  49. rama
    Juli 20, 2012 pukul 11:59 am

    admin yang terhormat, saya ingin bertanya, anggaplah saya orang yang belum tahu apa2 tentang aliran islam di Indonesia. apakah admin juga berdakwah selain di internet?.

    kalau memang iya mengapa admin harus melebihkan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW?

    bukankah Rosullullah berdakwah tidak melalui nternet yg di temukan oleh orang non islam?

    Internet bukan urusan ibadah, itu urusan dunia,sedangkan bidah tidak ada pada urusan dunia, tapi urusan ibadah

    kalau admin berdalih ini hanya untuk dakwah dan share ilmu, loh di kampung saya tempat tinggal selalu di adakan maulid nabi, dan tujuannya jg untuk berdakwah kok, bahkan kyai yang berdakwah tidak diberi imbalan sepersepun karena beliau ikhlas. terima kasih.

    Inilah bedanya antara ibadah atau bukan, jika anda bertanya kepada para pelaku maulid, apakah mereka melakukan maulid itu tanpa tujuan, atau dengan tujuan?
    Pasti jawabnya ada tujuan, yaitu ingin memperoleh pahala, ingin mendapatkan ridha Allah, mengharapkan surganya,.. bukankah demikian?
    Padahal acara maulid itu tidak pernah rasulullah ajarkan, tidak pernah rasulullah kerjakan,
    Para sahabat juga tidak mengerjakan maulid, demikian juga imam yang empat, para ulama seperti imam bukhari,muslim, dan ulama2 ahlussunnah lainnya juga tidak ada yang melakukannya,

    Berbeda dengan internet, apakah ada orang yang menggunakan internet dengan tujuan meraih pahala, ikhlas lillahi ta’ala, ingin mendapat surga,
    coba anda tanya kepada orang-orang yang menggunakan internet, apa jawabnya?

    Berbeda jika anda tanya kepada orang-orang yang getol mengadakan maulid,.. pasti jawabnya ingin mendapatkan ridha Allah,

    Mudah-mudahan dengan permisalan tersebut bisa dipahami, sehingga bisa membedakan mana yang masalah dunia, dan mana yang merupakan ibadah,.. dan bidah ada pada perkara ibadah saja, bukan perkara dunia,

  50. rama
    Juli 21, 2012 pukul 4:18 am

    admin balas dong

    website yang anda kasihkan adalah website orang-orang yang terpengaruh pemikiran syiah rafidhah, jadi tdk perlu saya jawab, cukup saya masukan ke dalam spam,

  51. rama
    Juli 24, 2012 pukul 5:21 am

    kalau begitu tujuan admin menggunakan blog ini untuk apa?

    lalu mengapa admin langsung menjudge pelaku maulid itu sama seperti yang admin pikirkan?
    Kalau blog ini bisa macam-macam tujuannya, bisa untuk yang haram, untuk yg halal, yang mubah, sekedar hobi, atau untuk berdakwah,.. tergantung tujuannya,..

    Jika maulid, tanya ke orang yang menghadiri maulid, orang bodoh sekalipun akan menjawab, saya ingin mendapatkan pahala dari perayaan maulid ini,
    Tanya kepada tokoh2 yg mengadakan maulid, maka jawabnya sama,..

    nah, inilah bedanya, mereka menganggap maulid itu adalah ritual ibadah,..

    berbeda dengan blog, ini masalah dunia,..

    nah, utk perkara ibadah, maka butuh dalil yang memerintahkan, bukan dalil yang melarang, kebalikan dari perkara dunia, semua boleh kecuali ada dalil yang melarang,

    Anda bisa membedakannya? mana perkara ibadah dan mana perkara dunia? mudah-mudahan dengan penjelasan diatas anda bisa memahaminya,

    kalau bgitu boleh lah saya menjudge admin membuat blog ini agar mendapat ridho Allah dan tujuan admin untuk ibadah, sehingga saya jg boleh menjudge admin pelaku bidah. betul tidak?

    Sudah saya jawab diatas, membuat blog adalah perkara dunia, dan perkara dunia selama tidak ada dalil yang melarangnya, maka boleh-boleh saja,
    Perkara dunia jika dikerjakan untuk tujuan meraih ridha Allah, maka akan bernilai ibadah,

    Ingat ya, blog itu perkara dunia, bukan perkara ibadah,.. mau bukti, tanya aja orang-orang yang berinternet ria, apakah tujuan dari langganan internet? macem-macem, ada yg utk bisnis,chating,bahkan pacaran,dll

    Jadi tidak pada tempatnya anda menjudge saya seperti itu

    admin yg terhormat, siapa tahu maulid nabi ini dilakukan hanya untuk urusan dunia, tujuannya untuk berdakwah share ilmu, silahturahmi, berkumpul keluarga, atau yang lainnya. admin, ada sedikit keraguan dalam hati saya ketika saya ingin mengikuti manhaj salaf, yatu dikarenakan manhaj salaf banyak berburuk sangka terhadap orang lain, contoh ketika orang berziarah, mengapa langsung saja dianggap musyrik sehingga hal itu di bidah kan?

    Salah satu ciri ibadah, jika tidak melakukan ritual tersebut, maka dianggap ada ajaran yang belum diterapkan, ada ibadah yang kurang, apalagi sudah sampai bulan kelahiran rasulullah,.. betul kan??

    Berbeda dengan internet, ngga mengunjungi internet atau blog, biasa2 tuh, sama seperti mobil, mau punya mobil atau ngga punya, biasa aja tuh,..

    Berbeda jika tidak yasinan, tidak tahlilan, tidak maulidan,. pasti dianggap aneh,.. ini yg membedakan apakah itu ibadah atau bukan

    Dari Buraidah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Saya telah pernah -dahulu- melarang engkau semua perihal ziarah kubur, tetapi sekarang berziarahlah ke kubur itu!” (Riwayat Muslim) Dalam riwayat lain disebutkan: “Maka barangsiapa yang hendak berziarah kubur, maka baiklah berziarah, sebab ziarah kubur itu dapat mengingatkan kepada akhirat.”

    Anda tahu penyebabnya?
    Rasulullah melarang sahabat berziarah kubur itu diawal-awal mereka memeluk islam, karena ditakutkan mereka terjerumus kedalam kesyirikan, karena dulu mereka kental dengan kesyirikan,..
    Setelah keimanan para sahabat kuat, paham akan akidah yang benar, maka rasulullahpun membolehkan mereka ziarah kubur,.. dan ini menunjukan ziarah kubur itu adalah ibadah, ada perintahnya dari rasulullah,..maka tatacara ziarah kuburpun rasulullah sudah ajarkan,.. tidak seperti ziarah2 kubur yang ada di indonesia, ada ziarah makam keramat yg berbau syirik, tawasul ke kuburan,bepergian jauh tuk ziarah walisanga, dll

    Dari Aisyah ra, katanya: “Rasulullah s.a.w. itu setiap malam gilirannya di tempat Aisyah, beliau s.a.w. lalu keluar pada akhir malam ke makam Baqi’, kemudian mengucapkan -yang artinya-: “Keselamatan atasmu semua hai perkampungan kaum mu’minin, akan datang padamu semua apa-apa yang engkau semua dijanjikan besok yakni masih ditangguhkan waktunya. Sesungguhnya kita semua ini Insya Allah menyusul engkau semua pula. Ya Allah, ampunilah para penghuni makam Baqi’ Algharqad ini.”[54] (Riwayat Muslim)
    Dari Buraidah r.a., katanya: “Nabi s.a.w. mengajarkan kepada mereka -para sahabat- jikalau mereka keluar berziarah ke kubur supaya seseorang dari mereka mengucapkan -yang artinya-: “Keselamatan atasmu semua hai para penghuni perkampungan-perkampungan -yakni kubur-kubur- dari kaum mu’minin dan Muslimin. Sesungguhnya kita semua Insya Allah menyusul engkau semua. Saya memohonkan kepada Allah untuk kita dan untukmu semua akan keselamatan.” (Riwayat Muslim)
    Dari Ibnu Abbas ra, katanya: “Rasulullah s.a.w. berjalan melalui kubur-kubur Madinah lalu beliau menghadap kepada mereka -penghuni-penghuni kubur-kubur- itu dengan wajahnya, kemudian mengucapkan -yang artinya-: “Keselamatan atasmu semua hai para ahli kubur, semoga Allah memberikan pengampunan kepada kita dan kepadamu semua. Engkau semua mendahului kita dan kita akan mengikuti jejakmu.” Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan.

    Nah, hadits2 diatas itu adalah tatacara ziarah yang diajarkan Rasulullah, begitulah salah satu cara rasulullah berziarah,.. bukan membaca quran diatas kuburan, shalat disitu, thawaf disitu,.. yang banyak kaum muslimin mengerjakannya

    1. Zaman Nabi shalat Tarawih sendiri2. Zaman Umar jadi Khalifah, Umar mengumpulkan para sahabat untuk tarawih bersama di masjid. Itu adalah bid’ah hasanah kata Umar ra yg diaminkan para sahabat. Dan kualitas KeIslaman Umar ra beserta sahabat jauh di atas para syaikh yang ada sekarang.

    Justru di jaman Rasulullah shalat tarawih dipimpin oleh satu imam, oleh rasulullah sendiri, kemudian di jaman abu bakar hingga umar, mereka shalat berkelompok-kelompok dengan imam masing-masing,.. hingga umar bin khattab mengumpulkan mereka menjadi satu imam, sebagaimana dulu rasulullah juga demikian,.. lalu umar berkata, sebaik-baik bidah adalah ini,.. artinya,. apa yg dilakukan umar adalah hal baru, namun hal baru yang bukan baru, karena di jaman rasulullahpun imamnya satu,.. sehingga umar berkata seperti diatas

    2. Zaman Nabi Al Qur’an tidak berbentuk 1 kitab seperti sekarang. Namun pada zaman Khalifah Abu Bakar, Umar mengusulkan agar Al Qur’an dibukukan sehingga tidak tercerai-berai dan akhirnya dilupakan mengingat banyak Hafidz Qur’an yang terbunuh saat perang. Khalifah Abu Bakar ragu takut itu bid’ah. Namun desakan Umar dan juga persetujuan sahabat lainnya, akhirnya Al Qur’an dibukukan. Apakah ini bid’ah? Apakah ini sesat dan masuk neraka? Tidak bukan?
    Banyak orang tidak paham bid’ah sehingga hal2 yg sebetulnya tidak bid’ah, dimasukkan sebagai bid’ah dan masuk neraka. Padahal mengkafirkan orang itu dosa.

    Apa yg dilakukan para sahabat, dan tidak diingkari oleh sahabat lainnya, itu adalah menjadi ijma sahabat.
    Dan ijma para sahabat adalah sunnah yang wajib kita ikuti, karena mereka sudah mendapat rekomendasi dari Allah, dan juga rasulullah, silahkan baca surat attaubah ayat 100 dan annisa ayat 115
    Berikut hadits rasulullah yg menyuruh kita tuk berpegang dengan sunnahnya khulafaur rasyidin,

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memberitahukan kepada kita, bahwa setiap satu jaman berlalu dan datang jaman lain, maka semakin berat fitnah yang melanda umat ini dan perpecahan akan semakin nampak. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salalm berkata kepada sahabatnya :

    فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي – أي من يطول به العمر- فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا

    Sesungguhnya, barangsiapa yang hidup di antara kalian (panjang umurnya), maka dia akan mendapatkan perbedaan yang sangat banyak. [HR Abu Daud].

    Perpecahan tersebut telah terjadi, dan ini adalah penyakit. Dan tidak ada satu penyakit, (kecuali) pasti ada obatnya. Obat dari penyakit ini, ialah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam lanjutan hadits itu sendiri.

    فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ مِنْ بَعْدِي عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

    Maka hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnah-ku, dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah (peganglah) sunnah tersebut dengan gerahammu.

    Jadi, Sunnah para khulafa’ dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah satu. Karena itulah Rasulullah n bersabda : فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ مِنْ بَعْدِي , lalu setelah itu Beliau berkata “عَضُّوْا عليها” dengan lafazh satu (tersirat dalam sabda beliau ini bahwa sunnah Rasulullah dan sunnah khulafa’ Ar Rasyidin adalah satu –red) dan tidak berkata “عَضُّوْا عَلَيْهِمَا” (gigitlah keduanya, maksudnya peganglah ia dengan sekuat-kuatnya).

    Pada hakikatnya, semua ini merupakan agama Allah. Karena, sebagaimana Allah memilih Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai utusanNya dari kalangan manusia, maka Allah juga memilih untuk nabiNya sahabat-sahabat yang pilihan. Allah mengutus Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada mereka untuk mengajar dan membersihkan mereka, sebagaimana yang telah Allah firmankan :

    هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا مِن قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

    Dia-lah yang mengutus kepada umat yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membaca ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya berada dalam kesesatan yang nyata. [Al Jumu’ah : 2].

    Orang yang mencela Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berarti dia telah mencela Allah. Orang yang mencela sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sungguh dia telah mencela Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Agama ini adalah dari Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan pemahaman para salaful umah, dari para sahabat dan tabi’in, seperti difirmankan Allah.

    وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

    Dan barangsiapa menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukminin, Kami biarkan dia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. [An Nisaa’: 115].

    Yang dimaksud jalan orang-orang mukminin, ialah para sahabat dan orang-orang yang berjalan di atas jalan mereka dari kalangan para tabi’in dan pengikut tabi’in sampai hari kiamat tiba. Keberadaan mereka, akan terus ada sampai hari kiamat datang, seperti yang akan kita jelaskan, insya Allah.

    3. Kitab Hadits zaman Nabi tidak ada. Bahkan Nabi melarang sahabat untuk menulis Hadits karena dikhawatirkan tercampur dengan Al Qur’an. Namun para ulama dan ahli Hadits akhirnya membukukan Hadits dari Imam Malik dgn Al Muwaththo, hingga Imam Bukhari, Imam Muslim, dsb. Ini juga bukan bid’ah yang masuk neraka.
    4. Bilal juga pernah menambah ash sholatu khoirun minan nawm pada adzan Subuh. Nabi tidak menganggap itu bid’ah.

    Perlu diketahui, apa-apa yang rasulullah menyetujui, tidak menyangkal atau melarangnya, maka itu adalah sunnah tarkiyah, menjadi sunnah yang wajib kita ikuti juga,
    Bukankah lafadz adzan dan iqamat juga dari mimpi seorang sahabat, lalu sahabat tersebut menyampaikan kepada rasulullah, dan rasulullah menyetujuinya?

    5. Nabi Muhammad tidak pernah bersyair di Masjid, namun penyair Hasan bin Tsabit melakukannya. Nabi membolehkannya.

    sama dgn jawaban diatas,selama nabi tidak melarangnya,dan sahabat melakukan disitu ada nabi, jika nabi diam atau membiarkan, maka itu bukanlah hal yang terlarang,

    6. Nabi Muhammad tidak pernah bermain tombak di masjid. Namun orang-orang Habsyi melakukannya. Saat Umar ingin menimpuk orang-orang Habsyi, Nabi melarangnya. Justru Nabi menontonnya.

    kok ada kata-kata saat umar ingin menimpuk orang2 tsb? baru denger, ada juga nabi membiarkan aisyah menonton mereka, dari balik selendang rasulullah, hingga aisyah puas, dan itu mencerminkan baiknya nabi kepada istrinya, ingin menyenangkan hati istrinya,

    7. Usman mengadakan tambahan Azan ke 2 dan ke3 pada Sholat Jum’at:
    Saib bin Yazid berkata, “Adalah azan pada hari Jumat, permulaannya adalah apabila imam duduk di atas mimbar, yakni pada masa Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar. Pada masa Utsman dan orang-orang (dalam satu riwayat: penduduk Madinah) sudah banyak, ia menambahkan (dalam satu riwayat memerintahkan 1/220) azan yang ketiga[20] (dalam satu riwayat: kedua) lalu dilakukanlah azan itu di Zaura’. (Maka, menjadi ketetapanlah hal itu 1/220). Nabi tidak mempunyai muadzin kecuali satu orang. Azan Jumat itu dilakukan ketika imam duduk di atas mimbar.” [HR Bukhari]

    Apa yang dilakukan utsman adalah sunnah juga, jika kita ingin melakukannya, insya Allah berpahala, asal dilakukan sebagaimana utsman melakukan, yaitu , adzan pertama di lakukan ditempat keramaian seperti pasar, untuk mengingatkan manusia, bahwa hari ini hari jumat, bukan di masjid, Dan adzan pertama tersebut dilakukan sebelum masuk waktu shalat dzuhur,.. nah adzan yang kedua baru dilakukan seperti biasa,seperti yg dilakukan oleh rasulullah,.

    Bukan adzan dua kali seperti yg kita saksikan di masjid2 di indonesia, adzan 2 kali setelah msuk dzuhur, itu adalah bidah, belum lagi ada shalat qabliyah jumat, itu bidah lagi,..

    Jadi, jika ingin adzan 2 kali, lakukanlah sebagaimana utsman pernah melakukan,.. itu jika ingin mencocoki sunnah,

    Mudah-mudahan faham, jazakumullahu khairan

  52. rama
    Juli 24, 2012 pukul 12:02 pm

    saya senang dengan jawaban admin yang sesungguhnya bisa bertoleransi dengan adanya perbedaan tidak asal membid’ah kan, tetapi maaf admin sebagai sesama manusia admin pasti mengerti bagaimana sakitnya ketika di tuduh. oleh karena itu admin menulis artikel ini.

    “jika maulid, tanya ke orang yang menghadiri maulid, orang bodoh sekalipun akan menjawab, saya ingin mendapatkan pahala dari perayaan maulid ini,
    Tanya kepada tokoh2 yg mengadakan maulid, maka jawabnya sama,..”

    apakah pernyataan admin itu 100% benar? saya berani bertaruh bahwa itu tidak 100% benar. karena di kampung saya tidak seperti yang admin katakan, maulid nabi di adakan bukan untuk ibadah, maulid nabi di adakan untuk menjalin slahturahmi warga kampung, ada ceramah dari ustad sini juga hanya untuk berdakwah, lalu mungkin admin bertanya mengapa berdakwah hanya dilakukan pada maulid nabi? jawabannya tidak, dakwah dilakukan setiap bulan sekali di pengajian warga. mungkin saja ketika admin ulang tahun banyak kerabat, orang tua, dan org2 dekat admin yang memberi selamat, memberi doa. nah itu lah juga yang kami lakukan, bukan karena kami ingin menambah ibadah kami, pahala kami, ataupun yang admin prasangka.

    Ulang tahun juga haram, jadi saya gak bakalin ngerayain acara ulang tahun, sebab itu adalah tradisi orang nasrani, kaum muslimin jangan ikut-ikutan, untuk ulang tahun, silahkan baca disini

    oleh karena itu jika admin menjudge kami dengan maulid nabi yang kami lakukan, seharusnya admin tidak boleh mengelak ketika saya juga menjudge admin membuat blog ini untuk mendapatkan pahala. dan saya menjudge admin melakukan ini karena ibadah. berbeda jika saya melihat blog tentang puisi2 cinta, mana mungkin saya menjudge si pembuatnya melakukannya karena ibadah, saya menjudge admin karena blog ini tentang agama. sama seperti admin menjudge maulid karena berhubungan dengan agama. astagfirullahaladzim mohon maaf saya tidak bermaksud menjudge.

    Sebenarnya perkaranya mudah, jika itu ibadah, pasti ada dalilnya, karena ibadah itu tauqifiyah, nunggu dalil, bukan beribadah dulu baru cari dalil

    saya punya saran buat admin, jika admin ingin berdakwah, sampaikanlah yang benar itu karena benar, dan yang salah itu karena salah. jangan membenarkan yang belum tentu benar, dan menyalahkan yang belum tentu salah.

    Kalau maulid itu diajarkan nabi, diamalkan para sahabat, juga ulama-ulama ahlusunnah setelahnya, saya ngga malu-malu tuh mas tuk melakukannya,

    Tidakkah anda tahu, siapa yang pertama kali melakukan maulid nabi?
    Mereka adalah orang-orang syiah bani fatimiyun, silahkan baca sejarah maulid nabi disini

    Penjelasan lengkap tentang maulid nabi

  53. rama
    Juli 24, 2012 pukul 4:25 pm

    saya tidak bilang merayakan saya bilang mengucapkan selamat dan doa ketika admin ulang tahun.

    saya ngga pernah ngadain ulang tahun, karena ulang tahun adalah tradisi orang kafir,.. takut atas hadits rasulullah, barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia bagian dari mereka

    lalu saya juga tidak menganggap maulid itu sebuah perayaan ataupun ibadah.
    Jika itu bukan ritual ibadah, kenapa dirayakan setiap tahun? disini letak bidahnya juga, jadi sudah menjadi perayaan tahunan, padahal hal seperti ini butuh dalil, jika tidak ada dalilnya, ini menjadi ritual bidah,

    Jika itu bukan ibadah, lalu kenapa diisi dengan ceramah agama??
    Sungguh aneh, ada ritual bukan ibadah, tapi di spanduknya, penceramah yang diundangnya,..
    Jadi bertolak belakang antara perkataan anda, dan fakta yg ada,

    hanya sebuah momen kebaikan dimana manfaat yang di rasa itu banyak. momen tersebut juga tidak memberatkan, jika suatu saat tidak terlaksana kami tidak merasa aneh ataupun berdosa karena kami tidak menganggap itu ibadah. kami juga tidak mewajibkan warga untuk turut serta.

    Jika itu baik, moment itu baik, pasti para sahabat sudah mendahului kita melakukannya,..
    Moment kebaikan itu menurut anda, atau menurut Allah dan Rasulnya? sungguh sangat banyak moment yang menurut kita bagus dan baik, padahal itu pada hakekatnya adalah buruk dihadapan Allah, bahkan bisa mendatangkan kemurkaan Allah,

    maaf tapi kenapa admin selalu menganggap kami melakukannya karena ibadah? padahal sudah saya jelaskan berkali-kali kami tidak menganggap itu ibadah.

    Apakah anda paham akan definisi ibadah?
    Kalau ritual tersebut bukan ritual ibadah, kenapa dilakukan setiap tahun, diberbagai tempat,.. bukankah itu perbuatan yang sia-sia?
    Sungguh sangat bodoh sekali ada seseorang atau kelompok yang melakukan perbuatan yang sia-sia..

    mengenai siapa yang pertama kali merayakan maulid nabi, itu banyak versinya, saya tidak tahu harus percaya siapa.

    Yg jelas bukan Rasulullah yang mengadakannya, bukan pula para sahabat, atau para ulama ahlussunnah

    “Dari Abu Qatadah al-Anshari RA, bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Senin. Maka beliau menjawab: “Itu hari di mana aku dilahirkan, hari aku diutus atau wahyu diturunkan kepadaku.” (HR. Muslim).

    Dalam hadits di atas jelas sekali, Rasulullah SAW berpuasa hari Senin dan menganjurkannya kepada umat Islam agar melakukannya, di antara alasannya karena pada hari itu beliau dilahirkan. Ini merupakan bentuk peringatan beliau terhadap hari kelahirannya yang diekspresikan dengan cara berpuasa sebagai rasa syukur atas hari bersejarah tersebut.

    Apakah para sahabat tidak mengetahui hadits tersebut???
    Apakah rasulullah tidak menjelaska hadits tersebut??
    Para sahabat saja tidak mempraktekan hadits tersebut dengan cara merayakan maulid nabi,
    Demikian juga rasulullah tidak pernah merayakan maulid dirinya, atau ulangtahun anak-anaknya, cucunya, tidak pernah beliau lakukan,..
    Lalu orang yang jauh dari jaman rasulullah melakukan maulid atas dasar hadits tersebut??
    Ini penafsiran siapa?

    Apalagi didasari atas cinta rasul,.
    Cinta rasul butuh konsekwensi, yaitu mengikuti ajaran rasulullah,.
    Apakah maulid itu ajaran rasulullah?
    Siapa yang lebih mencintai Rasulullah, para sahabat atau orang-orang yang jauh dari jaman Rasulullah??
    Mengaku cinta kepada rasulullah siapa saja bisa ngaku,..
    Tapi bukanlah itu yang penting, sebab cinta butuh konsekwensi,

    ini lah yg dinamakan peringatan, bukan perayaan, peringatan itu bisa dilakukan dengan bermacam hal selama yg dilakukan itu baik.

    Baik menurut siapa? baik menurut anda belum tentu baik menurut Allah dan rasulnya,
    Tapi baik menurut Allah, pasti baik bagi makhluknya,

    oh iyah menanggapi perayaan ulang tahun, mohon dijelaskan hal ini “Meskipun Syaikh Utsaimin berfatwa melarang perayaan maulid Nabi SAW, beliau bersama ulama Wahabi lainnya juga berfatwa bolehnya merayakan hari nasional berdirinya kerajaan Saudi Arabia. Padahal dengan logika yang digunakan oleh Syaikh Utsaimin, harusnya hari nasional kerajaan Saudi Arabi, juga bid’ah madzmumah, tercela dan tidak ada dasarnya dalam al-Qur’an dan Sunnah. Hanya saja para mufti Wahabi, dalam fatwa-fatwanya terkadang memihak penguasa mereka. Belakangan, para pengikut Syaikh Utsaimin merayakan haul peringatan masa kehidupan Syaikh Utsaimin sendiri. Bahkan para pengagumnya juga mendirikan museum yang sangat megah, yang isinya berupa peninggalan-peninggalan Syaikh Utsaimin. Seandainya, ada kaum Sunni melakukan hal yang sama terhadap para ulama shufi panutan mereka, tentu kaum Wahabi akan mengeluarkan protes dengan alasan bid’ah dan lain sebagainya. Wallahu a’lam.”
    mungkin bisa dijelaskan?

    Ulama,bukanlah hujjah, mereka berijtihad, jika ijtihad mereka benar,maka mereka mendapat 2 pahala, jika ijtihad mereka salah, maka mendapat 1 pahala,

    Kemudian mereka berfatwa juga bukan sembarangan, butuh kepada ilmu,

    Dan ijtihad ulama jika bertentangan dengan hadits rasulullah, maka tdk kita terima, dan jika selaras dengan hadits rasulullah, maka kita terima,

    Dan ulama bukanlah jiwa yg terjaga dari kesalahan, bisa salah,bisa benar,

  54. Suprio
    Oktober 4, 2012 pukul 8:12 am

    Penjelasan dan jawaban pengelolah blok ini rancu dan terbantahkan sendiri.

    Yaitu >Peringatan hari nasional Arab Saudi adalah ijtihad ulama yang katanya kalo benar pahalanya 2 kalo salah pahalanya 1 dan tidak berani mengatakan bid’ah.

    Tapi kalo maulid nabi tegas mengatakan bid’ah karena harus butuh dalil. Harusnya pengelolah blok ini berani mengatakan bid”ah pada acara peringatan hari nasional Arab Saudi karena itu dilakukan tipa tahun dan didalamnya juga ada unsur ibadah (minimal ada doa sedangkan doa adalah peribadatan)

    Terimakasih mas suprio atas komentarnya yang cukup bagus,
    Perlu mas ketahui, patokan kebenaran bukanlah apa yang dilakukan oleh pemerintah, jika pemerintah negara tertentu melakukan perbuatan yang menyelisihi ajaran rasulullah, itu tanggung jawab mereka,

    Tolong berikan bukti kalau perayaan tersebut adalah hasil ijtihad ulama saudi,.. anda jangan hanya melihat ada perayaan tersebut di saudi, lalu anda menyatakan itu adalah ijtihad ulama saudi, mana buktinya,

  55. Suprio
    Oktober 5, 2012 pukul 7:11 am

    Kalo menurut admin perayaan itu bid’ah apa bukan?

    Perayaan tersebut ibadah atau bukan? apakah perayaan itu diniatkan karena sebagai salah satu ajaran agama? dimana pelakunya itu mendapatkan ganjaran dari perayaan tersebut?

    Pertanyaan saya belum anda jawab, mana buktinya kalau perayaan di saudi itu adalah hasil ijtihad ulama, siapa nama ulamanya? tolong dijawab, kasih linknya juga ngga apa2

  56. cecep muhammad syihabuddin
    Januari 23, 2013 pukul 5:51 am

    Assalamu’alaikum..yaa Akhii..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Barokallohu laka wa lana…aamiin. Ana saudara antum, sampaikan psan ana kpd siapapun quom Muslimin di negara Indonesia tercinta ini.

    marilah qt satukan persatuan&kesatuan antara qt, sebab sekarang ini tdk secara langsung lg diadu dombakan oleh yahudi&nasrony, mereka senang qt kya begini.

    TErimakasih mas, justru orang-orang yang melakukan kebidahan itu mirip seperti orang nasrani, yang beramal tanpa dalil,
    Lalu orang yang tidak mengingatkan kaum muslimin dari bahaya bidah,itu mirip yahudi, mengetahui ilmu tapi tidak diamalkan, mengetahui itu amalan bidah,tapi tidak melarang atau mengingatkan kaum muslimin dari bahaya bidah tsb, ini seperti yahudi,tidak mencegah kemungkaran yg dilakukan oleh saudaranya

    Jadi yahudi dan nasrani senang dengan orang yg melakukan bidah dan kepada orang yg tidak melarangnya,..
    Jadi terbalik mas, yahudi dan nasrani membenci orang-orang yg ingin mengembalikan kaum muslimin kepada ajaran rasulullah yg shahih,
    Dan orang-orang yang tidak suka dengan apa yg dilakukan oleh kaum muslimin yg ingin memurnikan kaum muslimin dari melakukan kebidahan, ini pada hakekatnya sudah terkena racun pemikiran yahudi dan nasrani,
    Mudah-mudahan kita dijauhkan dari makar yahudi dan nasrani ini

    PR yg wajib qt kerjakan adalah: bagaimana minimal qt membentngi saudara2 qt dr rongronganya&sampaikan kpd saudara qt di manhajussalaf jadilah seorang ustadz/saudara yg pintar merasakan, bukan ustadz yg merasa pintar, jadilah orang benar yg merasakan, bukan menjadi orang yg merasa benar. begitupun qt…

    PR kita adalah, mengajak kaum muslimin agar mentauhidkan allah, mengajak agar kaum muslimin beribadah dengan benar, berdasarkan ajaran rasulullah yg diamalkan oleh para sahabat, sebagai generasi yg dibina langsung oleh rasulullah, itulah PR kita,
    Bukan menuduh kepada sekelompok orang yg berusaha mengembalikan pemahaman kaum muslimin kepada pemahaman yg benar, yaitu pemahaman para sahabat ,itu org yg membuat senang yahudi dan nasrani,.. ini adalah anggapan yg sangat jauh dari kebenaran

    Barokallohu lakum…

    Wa antum kadzaalik

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.514 pengikut lainnya.