Beranda > habib > Gaya pak habib rizieq dalam menasehati penguasa, itu ajaran FPI,bukan ajaran Rasulullah

Gaya pak habib rizieq dalam menasehati penguasa, itu ajaran FPI,bukan ajaran Rasulullah


Habib Riziq: Jika SBY masih melakukan pemukulan dan penembakan, kita akan angkat senjata!

JAKARTA  – Hari ini, Jum’at yang diberkahi (30/3/2012), sekitar 10.000 massa Forum Umat Islam (FUI) yang tengah melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM, masih bertahan di depan Istana Negara.

Massa gabungan dari berbagai ormasi Islam itu melakukan long March sejak tadi siang usai melaksanakan sholat Jum’at dari bundaran HI menuju Istana negara.

Usai sholat Isya berjama’ah dilaksanakan, Massa FUI masih berkumpul melakukan konsolidasi massa untuk mengadakan aksi dan orasi kembali.

Habib Muhammad Rizieq Syihab, ketua umum DPP Front Pembela Islam (FPI) yang ikut serta dalam aksi di depan Istana menyampaikan orasinya. Habib Rizieq mengatakan bahwa massa siap menurunkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika pemerintah tidak membatalakan kenaikan BBM.

“Jika pemerintah tidak membatalkan kenaikan BBM, Massa Islam siap menurunkan SBY!,” Kata Habib Rizieq.

Sementara itu, Massa FUI juga turut prihatin atas peristiwa pemukulan dan penembakan terhadap rakyat dan Mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi. Tindakan represif pemerintah itu yang telah memakan korban jiwa, mendapat kecaman dari kalangan mahasiswa dan juga Massa FUI khususnya. Bahkan,  Habib Rizieq mengancam bahwa massa Islam akan angkat senjata jika SBY tidak menghentikan pasukannya yang burtal itu.

“Jika SBY masih tak tau diri, masih melakukan pemukulan dan penembakan terhadap rakyat dan mahasiswa, maka kita akan angkat Senjata!,” ujar Habib Rizieq.

Hingga saat ini, penembakan masih terjadi di depan gedung DPR terhadap mahasiswa yang tengah menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan BMM. Sementara ini belum ada laporan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Tidakkah pak habib membaca hadits berikut ini:
Dalam pandangan para sahabat, sudah menjadi sebuah ketetapan di kalangan para sahabat, bahwa menasihati penguasa di depan umum akan membuka pintu fitnah. Oleh karenanya, Usamah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhuma memegangi prinsip yang agung ini. Pendapat ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصَحَ لِسُلْطَانٍ بِأَمْرٍ فَلَا يُبْدِ لَهُ عَلَانِيَةً وَلَكِنْ لِيَأْخُذْ بِيَدِهِ فَيَخْلُوَ بِهِ فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَاكَ وَإِلَّا كَانَ قَدْ أَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ لَهُ

“Barangsiapa ingin menasihati sulthan (penguasa) dengan suatu masalah, janganlah menampilkan kepadanya secara terang-terangan. Tetapi, hendaknya menggandeng tangannya dan untuk berduaan dengannnya. Apabila ia menerima darinya, maka itulah (yang diharapkan). Kalau tidak, berarti telah melaksanakan kewajibannya”.[Hadits Hasan, HRTirmidxi 4/502, Musthafa Al-Babi, Cet II, Ash-Shahihah 5/376]

Demikianlah yang dipaparkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maksudnya, orang yang akan menasihati penguasa, tidak memperlihatkannya di depan massa supaya tidak memancing kemarahan masyarakat terhadap penguasa. Adapun komentar tentang kesalahan-kesalahan penguasa di atas mimbar-mimbar, atau dilakukan secara terang-terangan, ini bukan disebut nasihat, tetapi justru merupakan celaan, pendiskreditan, dan penghinaan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ أَهَانَ سُلْطَانَ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَهَانَهُ اللَّهُ

“Barangsiapa menghina sulthan Allah di dunia, niscaya Allah akan menghinakannya”.[HR At-Tirmidzi 4/502, Musthafa Al-Babi, Cet II, Ash-Shahihah, 5/376]

Janganlah meniru cara-cara orang khawarij dalam mengingkari penguasa, sebagaimana kisah berikut:

Ibnu ‘Amir adalah seorang gubernur. Suatu ketika ia keluar untuk melakukan Khutbah Jum’at dengan mengenakan pakaian yang transparan. Maka Abu Bilal al Khariji (dari Khawarij) berkomentar : “Lihatlah pemimpin kita. Dia mengenakan baju orang fasiq,” maka Abu Bakrah Radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi, menyanggah: “Diamlah engkau. Aku pernah mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,’Barangsiapa menghina sulthan Allah di dunia, niscaya Allah akan menghinakannya’.” [Hadits Hasan li Ghairihi, As-Sunnah Ibnu Abi Ashim (2/494]

Lihatlah sikap orang Khawarij terhadap kesalahan pemimpin, dan bandingkan dengan sikap sahabat Nabi tersebut. Maka, seharusnya Anda wahai para hamba Allah, pilihlah cara orang yang engkau cintai. Sesungguhnya pada hari Kiamat, seseorang akan bersama orang yang dicintainya.

Apa yang dilakukan pak habib jauh dari kebenaran islam, bukan ajaran islam, walaupun dia adalah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ,

Janganlah tertipu oleh nama, jangan membawa-bawa islam jika ternyata yang anda serukan bukanlah dari ajaran islam, salah satunya menentang penguasa muslim, mengompori masyarakat untuk melawan pemerintah, apalagi menggulingkan kekuasaan, innalillahi wa inna ilaihi raji’uun..  pemimpin indonesia masih muslim pak habib, bukan orang kafir, berhati-hatilah, jangan mudah mengkafirkan sebagaimana ceramah anda yang menuduh ustadz yazid mudah mengkafirkan kaum muslimin, dan ini tuduhan dusta, tapi anda dengan mudah mengkafirkan kaum muslimin, itu anda ucapkan di rekaman bantahan kepada ustadz yazid, bisa dilihat disini

  1. saiful
    Oktober 16, 2014 pukul 3:25 am

    banyak orang yang mengaku muslim/muslimah di indonesia ini telah keliru dalam berakidah. mereka menyangka bahwa penguasa (presiden/pemimpin) disamakan dengan ulil Amr dalam Islam, maka jadilah seorang presiden atau semacamnya harus ditaati oleh umat islam??

    maka yang harus kita telaah adalah apakah presiden/lembaga lainnya itu mengambil dasar hukum Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW??

    beginilah umat islam indonesia kebanyakan tertipu oleh para syaithan/ulama suu’ dan tertipu oleh akal/akidahnya sendiri.

    TErimakasih, dan rupanya anda termasuk yang tertipu dan ngga beres akidahnya,.
    Bukankah nabi sudah mengabarkan akan adanya pemimpin yang tidak berhukum dengan hukum yang bukan berasal dari islam, dan nabi melarang untuk memberontak kepada pemimpin yang seperti itu, dan WAJIB TETAP TAAT kepada pemimpin yang seperti itu dalam hal yang bukan maksiat,.

    Mau dikemanakan nasehat rasulullah tersebut? anda belum baca nasehat rasulullah tersebut? silahkan baca disini

  2. bagus bageur
    April 6, 2012 pukul 6:49 pm

    bagian mana ya sang ahbib mengkafirkan tolong dong kasih tau apakah beliau mengucapkan kafir atw sesat ?
    Silahkan dengerin sendiri, pak habib nuduh ustadz yazid mudah mengkafirkan sesama muslim, eh dia terang-terangan mengkafirkan orang-orang JIL,

    Perkara pengkafiran kepada sesama muslim bukan perkara sepele,.. tuduhan pak habib bahwa ustadz yazid mengkafirkan sesama muslim atau kelompok tertentu, tidak ada satupun pada buku-buku atau ceramah beliau,.. akan tetapi bukti pak habib riziq mengkafirkan JIL, ada di video tersebut, silahkan dengerin sendiri,

    lihat videonya pak habib, banyak tuduhan kepada ustadz yazid yang isinya kedustaan,

  3. udin
    April 3, 2012 pukul 6:27 am

    Pak admin, afwan ada sedikit saran,
    mungkin perlu banyak di sharing lagi sejarah bagaimana para ulama dahulu
    dalam menghadapi sikap para penguasa agar bisa dibaca & dapat dijadikan contoh oleh para pendemo sekarang ini yang mengatasnamakan islam.
    demikian… Jazakallah khairan…..

    Jazakallahu khairan, insya Allah, akan diposting artikel tersebut,..

  4. Muhammad Syachronny
    April 1, 2012 pukul 12:11 pm

    Yang jadi pertanyaan, “Apakah SBY Sultan Allah?”. Jika SBY masih mengagungkan Demokrasi-nya lebih baik daripada Syariah yg datang dari Allah. Bisa dipastikan, dia bukan Sultan Allah.

    Dari mana anda mengatakan seperti itu?
    Anda ingat hajjaj bin yusuf? dia membunuh rakyatnya, membunuh para ulama, dia lebih kejam dari SBY, dia tidak berhukum dengan hukum Allah,
    Akan tetapi apa sikap sahabat kala itu?
    Memberontak? Demo? Kudeta?
    TIDAK… mereka bersabar atas sikap pemimpin mereka, bukan membuka aibnya di muka umum, menganggapnya bukan sultan lagi,..
    SBY tidak seperti hajjaj bin yusuf,.. dan sikap pak habib lebih buruk dan bukan dari islam,
    Janganlah membawa-bawa islam, FPI bukanlah front pembela islam, tapi fpi ADALAH FRONT PENGHANCUR ISLAM, jangan mengecoh kaum muslimin dengan nama, janganlah menjadi penginjak2 syariat islam yang mulia

    Islam tidak mengajarkan demontsrasi,
    Islam tidak mengajarkan membuka aib penguasa
    Islam tidak mengajarkan profokasi terhadap massa tuk menjatuhkan penguasa
    SEMUA BUKAN DARI ISLAM,

    Ingatkah pula anda di jaman Imam Ahmad bin Hambal,
    Dimana penguasa almakmun memaksa rakyatnya tuk mengakui alquran adalah makhluk?
    Apakah itu hukum islam yang dipakai?
    Itu adalah kekufuran, bukan dari islam,
    Apakah Imam ahmad membolehkan pengikutnya demontsrasi? padahal jumlah pengikut beliau sangat banyak,
    penguasa membunuh para ulama yang tidak mau mengakui keyakinan tersebut,
    Akan tetapi Rasulullah mengajarkan kepada kaum muslimin untuk sabar, tidak membuka aib penguasa, memberontak,

    Penulis seharusnya mikir.. apa ini cara menasihati ulama? lewat tulisan tangan berbekal pengetahuan dari media-media Sekuler.

    Hendaknya anda mikir dulu mas jika ingin berkomentar,

    Kalau penulis mau menasihati Ulama, datang ke rumah beliau, rangkul beliau dan diskusi 4 mata dgn beliau sesuai Hadist yg penulis tulis tadi.
    Apa pantas menasihati ulama lewat tulisan di internet? atau hanya mau menjelekkan sang ulama dan pamer hujjah agar dianggap merasa diri paling benar.

    Demontsrasi yang pertama kali melakukannya adalah orang-orang khawarij di jaman utsman bin affan, sehingga membuat utsman bin affan terbunuh ,
    Apakah anda dan pak habib mau mengikuti sunnahnya orang-orang khawarij??
    Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun..

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.566 pengikut lainnya.