Beranda > Belajar Fikih > Bukan Membaca Nawaitul Wudhu ketika mau berwudhu, akan tetapi membaca basmalah,..

Bukan Membaca Nawaitul Wudhu ketika mau berwudhu, akan tetapi membaca basmalah,..


Perlukah Membaca Basmalah Ketika Hendak Berwudhu?

tata cara wudhu nabi

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Dear Konsultasisyariah.

1. Apa hukum membaca basmalah sebelum wudhu? Kalau bisa disertai dalilnya.
2. Kalau memang yang rajih (adalah bahwa membaca) basmalah sebelum wudhu (itu wajib), maka jika saya lupa tidak baca basmalah sebelum berwudhu, lalu saya melakukan shalat, apakah wudhu saya sah?

Syukran.

Ridho Amrullah (firewall.**@***.com)

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Disebutkan dalam sebuah hadits, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah (membaca basmalah).”

Status kesahihan hadis di atas diperselisihkan oleh ulama ahli hadis. Hadis di atas diriwayatkan oleh Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majah, serta dinilai sahih oleh Al-Albani. Ulama, yang menilai hadis tersebut sebagai hadis sahih, berpendapat bahwa membaca basmalah ketika berwudhu itu hukumnya wajib. Ini merupakan pendapat Imam Ahmad, Hasan Al-Bashri, Ishaq bin Rahuyah, dan beberapa ulama lainnya.

Ibnu Qudamah mengatakan, “Jika kami mengambil pendapat bahwa membaca basmalah hukumnya wajib maka jika seseorang meninggalkan bacaan ini dengan sengaja, wudhunya tidak sah karena dia meninggalkan suatu yang wajib dalam wudhu. Sebagaimana ketika dia meninggalkan niat. Namun, jika dia meninggalkannya karena lupa, wudhunya sah, sebagaimana keterangan dari Imam Ahmad, yang disebutkan dalam riwayat Abu Daud, bahwa beliau bertanya kepada Imam Ahmad bin Hanbal ketika ada orang yang lupa membaca basmalah. Imam Ahmad menjawab, ‘Saya berharap bahwa hal itu tidak mengapa (wudhunya sah, pent.).’” (Al-Mughni, 1:115)

Berdasarkan keterangan Ibnu Qudamah, bagi orang yang lupa membaca basmalah, hendaknya dia membacanya ketika ingat, selama masih berwudhu. Namun, jika wudhunya sudah selesai maka kewajibannya membaca basmalah itu dianggap gugur.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Read more about bagaimana by www.konsultasisyariah.com

  1. Mila
    Juli 23, 2014 pukul 9:33 am

    Assalamualaikum
    saya mau bertanya,gmn hukum nya shola tetapi bacaan wudhu nya tidk sempurna melainkan cuma niat dengan basmalah
    apa sholat sya sah /sblik nya?
    terimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih Mila,sudah komentar disini,
    Tidak ada bacaan niat wudhu,.
    Yang diajarkan rasulullah ketika mau wudhu setelah meniatkan dalam hati, lalu cukup membaca “bismillah” itu saja, tanpa tambahan arrahmaan dan arrahiim, jadi bukan membaca bismillaahirrahmaanirrahiim, tapi cukup membaca BISMILLAH ,

    Jadi shalat anda sah,
    Utk tatacara wudhu yang diajarkan oleh rasulullah, sangat mudah caranya, silahkan baca disini

  2. mia
    April 10, 2013 pukul 7:56 am

    assalaamu’alaykum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    ,bagaimana caram membasuh kepala bagi wanita yg berambut pnjang.apakah cuma mengusap dari depan kebelakang dan tidak dikemblikan ke depan,bila akhwatnya berambut panjang.
    Jazakallah,

    Ya, diusap kebelakang kepala, tidak sampai ke ujung rambut panjangnya, lalu dikedepankan lagi, sama saja dengan laki2 yg berambut panjang sebahu , jadi tdk ke seluruh rambutnya, wallahu a’lam,

    . Assalaamu’alaykum

    wa’alaikumussalam warahmatullah

  3. simplepren
    Februari 7, 2013 pukul 8:58 am

    Niat dalam wudhu itu wajib kan???niat di dalam hati itu seperti apa seh kalo bisa dijelaskan. Apakah saya bilang dalam hati begini :”saya niat wudhu” begitu saja apakah dianggap sebuah niat. Ato bgmna mengucapkan lafadz “nawaitu……” (di dalam hati yah), tp tdk diucapkan secara lisan. Bukannya sama saja spt contoh pertama cuma beda bahasa saja…

    matursuwun dah komentar nang kene,.
    Niat dalam wudhu hukumnya wajib,.
    Apa sih yang dimaksud dengan niat? tidak ada orang yang bisa melakukan suatu perbuatan tanpa niat,. kecuali orang yang ngigau, orang yang tidur sambil berjalan, atau orang yg bergerak reflek,.. itu terjadi tanpa niat,. tidak terbersit dalam hati,.
    Dan mustahil ada orang bisa melakukan wudhu tanpa niat,.. sebab niat adalah apa yg terbersit dalam hati,.. jika anda mau berwudhu, pasti anda bergerak menuju tempat wudhu, dan ini sdh ada dalam hati anda bukan, lalu anda membuka kran dan seterusnya,.. semuanya itu pasti ada dalam hati kita,..

    Niat adalah perbuatan hati, bukan perbuatan mulut, jadi tidak perlu mengucapkan di mulut kita, saya niat wudhu, atau nawaitul wudhu dst,.. karena itu bukanlah niat,.. sebelum anda mengucapkan kata-kata tsb, pasti anda sudah berniat dalam hati akan mengucapkan kalimat tsb,.. jadi tetap niat itu perbuatan hati,. bukan perbuatan mulut,.

    jadi jika kita mengucapkan lafadz “nawaitu……” maka itu bukanlah niat,.. dan bukan bagian dari ibadah wudhu kita, bahkan itu bidah yang tercela, tidak sesuai dengan tatacara wudhu rasulullah,.. silahkan baca disini tentang tatacara wudhu nabi, baca disini

    suwun

    matursuwun mas,

    • simplepren
      Februari 8, 2013 pukul 6:05 am

      Iya mas dah paham sekarang. Jadi niat itu artinya kita menyengaja untuk berwudhu. Hal itu sudah menggugurkan kewajiban kan???

      Suwun. Salam kenal, aq wong gunung (sirampog)..hehe

      salam kenal maning kye, wong sirampog yah,.. ringokna ya radio sahabat muslim tegal 107,9mhz ,
      niat kwe perbuatan hati,. bisa berubah2, mulane niat kwe perlu dijaga,. misale dewek wudhu ya niate karene allah semata, dudu yen lagi wudhu, trus ana sing ndelengna akhire dewek nduwe niat beda maning, misale, ah tak apik2i wudhune,.. kwe bisa ngerusak niat wudhune, bisa timbul riya,
      shalat ya pada bae, niate kudu dijaga, trus dihadirna terus dari takbir hingga salam,, aja rubah2 niate, niat shalat ya karena lillahi ta’ala, dudu niat pengin dipuji ding uwong,.. misale lagi shalat pertama niate bener, lillahita’ala, eh lagi shalat ana wong teka , weruh dewek lagi shalat, trus dewek niate rubah, ah, pengin shalate sing suwe, ben di alem,… ati-ati yen kaya kiye,. bisa ngerusak shalate dewek,

      mulane yen niat shalat kuwe diucapna, kwe kan mung lagi pan arep shalat maca ushali dst… padahal niat shalat wajib dihadirkan dan dijaga hingga salam,.. piben carane yen niat shalat kuwe diucapna nang mulut maca ushali dst,.. repot nemen mbok..

      Wassalamualaikum..

      Wa’alaikumussalam warahmatullah

  4. Jamaludin al-afghani
    Januari 8, 2013 pukul 12:32 pm

    Assalamualaikum Wr. Wb…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Saya kalau mau berwudhu slalu membaca ta’awuz, bismillah, dan nawaitul wudhua…..
    Apakah itu lbih baik daripada hnya mmbaca basmalah..? T0l0ng penjelasan’y.

    Terimakasih atas pertanyaannya,.
    Yang terbaik adalah yang dicontohkan oleh manusia terbaik di dunia ini, yaitu rasulullah,
    Rasulullah mencontohkan hanya membaca basmalah yg bunyinya “bismillah”
    Mudah bukan?
    Ingat, syarat diterimanya ibadah ada 2:
    1. Ikhlas
    2. Mengikuti contoh rasulullah,
    wajib ada kedua2nya, hilang salahsatunya, maka amalan kita tertolak,. sayang bukan?

    silahkan baca disini untuk mengetahui tatacara wudhu yg diajarkan rasulullah

    Wassalam…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    • dani
      Februari 3, 2013 pukul 10:56 pm

      Assalamualaikum Wr. Wb

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      mau bertanya
      misal kita blum pernah bljr tentang islam (non islam) trus ingin mnjdi orang muslim (mualaf), jika blum bisa mmbca gmn ya? apa kah kita boleh melakukan wudhu dan sholat tnpa membaca sprti apa yg di ajarkan?? selagi masih belajar

      Alhamdulillah, terimakasih mas dani,
      Islam adalah agama yang mudah,. tidak sulit, dan islam tidaklah membebani seseorang jika dia tidak mampu melakukannya,..
      Bagi mualaf, setelah dia membaca syahadat, maka dia wajib melakukan ibadah yang dibebankan kepada orang islam, diantaranya shalat, dan tentu sebelum shalat berwudhu,.
      Bacaan wudhu sangat gampang, sebelum mencuci tangan, membaca “bismillah” lalu lakukan cara berwudhu, silahkan anda bisa baca disini tentang tatacara wudhu
      doanya tidak banyak, cuma diawal wudhu membaca “bismillah”, dan setelah wudhu membaca doa “Asyahdu anlaa ilaa ha illalah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abdullahi wa rasuulahu. Allahummaj ‘alni minattawwabiina waja’alni minal mutathohhiriin”
      Jika anda belum bisa membaca doa setelah wudhu, dan anda sedang belajar, maka tidak apa2,bisa juga anda tulis, dan anda membaca dari tulisan tsb, sambil anda terus berusaha menghafalnya,

      Demikian juga tentang bacaan shalat, bacalah semampunya ,.. sambil anda terus belajar, tatacara shalat bisa dilihat disini

      terimakasih

      sama-sama

  5. Akhmad Totox Dwijayanto
    Agustus 10, 2012 pukul 7:08 pm

    assalamualaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya tertarik membaca judul ini, soalnya selama ini saya membaca

    Nawaitul wudu’a liraf’il hadasil asgari farda lillahi ta’ala.

    Artinya: “Aku niat berwudu untuk menghilangkan hadas kecil fardu karena Allah Taala.”
    bagaimana hukum bacaan ini….
    terima kasih atas pencerahannya….

    Hukum membaca hal itu adalah bidah, niat itu perbuatan hati,bukan perbuatan lisan ,
    Seandainya anda melakukan hal tersebut karena belum tahu, mudah-mudahan Allah mengampuni, akan tetapi setelah anda tahu tentang cara wudhu yang diajarkan oleh Rasulullah, maka tinggalkanlah apa yang biasa anda lakukan, yaitu membaca nawaitu dst..

    Niat itu adalah perbuatan hati, jadi jika kita mengucapkan ucapan diatas, tapi dihati kita tdk ada niat, maka wudhunya dikhawatirkan tidak sah, padahal niat didalam hati itu sangat mudah, karena niat itu adalah apa yang terbersit di dalam hati, bukan apa yang diucapkan oleh lisan,.. sebab ketika kita mengucapkan dengan lisan, pasti ada niat juga ketika mau mengucapkannya,.. dan hal tsb pasti terbetik di hati bahwa kita akan mengucapkan bacaan nawaitu,.dst..

    Untuk cara wudhu, anda bisa melihat videonya di link ini, cara wudhu,cara tayammum, dan cara shalat yang diajarkan oleh rasulullah

    wassalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  6. moonzha
    Juli 30, 2012 pukul 10:48 am

    Bang…. aku mau tau dunk… doa disetiap gerakan wudhu selain do’a wudhu itu sendiri….

    Tidak ada bacaan khusus yang diajarkan oleh Rasulullah ketika kita membasuh anggota wudhu,
    Mudah sekali tatacara wudhu yang diajarkan oleh Rasulullah

    Silahkan lihat disini, tatacara wudhu yang benar, tidak ada bacaan khusus, kecuali bacaan “basmalah” dan doa setelah wudhu saja,

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.409 pengikut lainnya.