Beranda > Belajar Nasehat > Mengapa Saya Keluar Dari MTA ( Majlis Tafsir Alquran ) ,bagi yang belum mengetahui apa penyimpangan MTA (Majlis Tafsir Akal)

Mengapa Saya Keluar Dari MTA ( Majlis Tafsir Alquran ) ,bagi yang belum mengetahui apa penyimpangan MTA (Majlis Tafsir Akal)


Sebuah pengakuan dari saudara : Abu Faris Bambang Surono ( mantan anggota MTA Cabang Mojosongo Boyolali).

Mengapa Saya Keluar dari MTA (Majlis Tafsir Al-Quran)?

Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) adalah sebuah lembaga pendidikan dan dakwah Islam yang berkedudukan di Surakarta yang didirikan oleh ustadz Abdullah Thufail Saputra rahimahullah pada tahun 1972 dengan tujuan untuk mengajak umat Islam kembali kepada Al-Qur’an.

Dua puluhan tahun sudah saya aktif di MTA, tepatnya sejak bulan Oktober 1987 di Cabang Mojosongo Boyolali. Sungguh suatu fase kehidupan yang membahagiakan dan bersemangat dalam Quran dan Sunnah. Banyak hal yang saya dapatkan, mulai dari tersadarnya akan perlunya ilmu, ittiba’ dan menjauhi syirik, tidak sekedar ikut-ikutan dalam tradisi masyarakat, sampai bagaimana memunculkan al haq sebagai suatu perjuangan dakwah.

 MTA Jakarta menjadi awal keistiqomahan saya di MTA, yang semula mustami’ biasa menjadi siswa tetap, bahkan sampai khususi (bai’at dengan pimpinan MTA). Beberapa tugas atau kepercayaan yang pernah diberikan Pimpinan Perwakilan kepada saya selama di MTA Jakarta antara lain, menjadi ketua panitia kurban beberapa kesempatan, ikut mewakili pertemuan-pertemuan pengurus di MTA Pusat (Pertemuan Ahad Siang), menjadi ketua Tim Janaiz (sempat menerbitkan buku), dilibatkan dalam pembinaan calon Cabang di Cikampek (sekarang Karawang) dari tahun 1997, dan moment-moment penting lainya dalam kegiatan Perwakilan.

Terakhir sebelum saya pamit keluar dari MTA awal tahun 2010, saya masih dipercaya sebagai Koordinator Tim Dakwah dan Koordinator Satgas untuk Jakarta dan sekitarnya,

Awal mula pencetus kenapa saya pamit keluar dari MTA adalah adanya statemen MTA bahwa ‘Siapa yang berbeda (punya faham yang beda dengan MTA) lebih baik keluar (dari MTA)’. Saat Ketua Perwakilan memberitahukan statemen itu secara khusus kepada saya, saat itu juga langsung saya pamit keluar.

Perlu saya tegaskan, keputusan saya bukan didasari karena ada masalah pribadi dengan persons-persons MTA atau kepengurusan MTA, murni karena faham dan pendirian.

Kenapa ini saya angkat?

Karena ada rumor seolah-olah orang yang keluar dari MTA adalah orang-orang yang ‘bermasalah’ dalam konotasi negatif. Perlu diketahui juga, malam sebelum saya pamit keluar, saya masih mengisi pengajian atas nama MTA dan membahas perjodohan lewat telepon dengan ketua perwakilan sampai hampir setengah-an jam.

Apa alasannya?

Orang akan bertanya, kalau memang sudah punya faham berbeda kenapa nggak dari awal bersikap?

Waktu itu saya berfikir bahwa saya bisa memperbaiki dari dalam dengan posisi yang ada. Saya lupa bahwa tidak ada perintah dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk memelihara firqah, yang ada tentu tinggalkan firqah! (Hadits Hudzaifah)

Ada faham apa sih di MTA (yang saya selisihi)?

Semula tidak banyak yang saya selisihi, tapi ternyata berkembang menjadi banyak, dan tersimpul dalam tiga masalah besar, yaitu masalah jama’ah, aqidah, dan manhaj.

Dalam masalah jama’ah, MTA memiliki Imam sendiri yang dibai’at, dita’ati dan seterusnya, sebagaimana LDII, Jama’atul Muslimin (Hizbullah), MMI, Ikhwani dan lain-lain. Kalau mereka ini jama’ah sebagaimana hadits Rasulullah, lantas mana firqah-firqah yang banyak yang disebutkan Rasulullah. Sudah sangat jelas mereka membangun wala dan bara di atas kelompoknya. (bahkan di sebagian tempat ada boikot terhadap orang yang keluar dari MTA)

Dalam masalah aqidah, MTA mengingkari syafa’at di akhirat, mengimani kalau orang islam masuk neraka ya selamanya sebagaimana pemahaman khawarij/mu’tazilah (tidak ada jahanamiyyun), mengingkari kesurupan jin, mengimani bahwa malam lailatul qadr sudah tidak ada lagi, mengimani bahwa Allah tidak menetapkan taqdir (tapi sebagai sebab akibat murni, ini pemahaman qadariyah mu’tazilah), tidak mengimani beberapa peristiwa hari akhir antara lain turunnya Isa, munculnya Dajjal, dan Imam Mahdi, beraqidah Asy’ariyah dengan menakwilkan asma wa sifat Allah, istawa nya Allah, wajah Allah, tangan Allah, Allah dimana-mana, dan lain-lain

Dalam masalah manhaj, metodologi MTA dalam memahami agama adalah mendahulukan akal, kadang mengesampingkan hadits shahih (bila dianggap menyelisihi Al-Quran), apalagi atsar, atau perkataan para ‘ulama kibar. Dari metodologi ini maka anjingpun jadi halal, sutera dan emas untuk laki-laki juga mubah, atau paling banter jadi makruh hukumnya.

Disamping itu, dalam masalah fikh juga terjerumus dalam bid,ah, padahal masalah memerangi bid’ah ini menjadi jargon MTA. Sangat ironis memang! Contohnya, menerapkan zakat tanpa memakai haul dan nishab, orang safar boleh bertayamum (bahkan menjadi kebiasaan sebagian besar warga MTA) walaupun di depan mata ada air yang melimpah

Mudah-mudahan blog yang saya garap ini ada maslahahnya, dan mampu menjawab berbagai permasalahan sebagaimana saya sebutkan di atas.

Inilah perjalananan saya menuju manhaj salaf.

Kepada saudara-saudaraku yang menyempatkan mampir di blog ini, saya berharap kritik dan sarannya. Akhirnya hanya kepada Allah-lah saya berhajat dan mohon ampun, semoga blog yang saya kelola ini tercatat sebagai amal shalih. Wallahu a’lam.

Sumber : http://mantan-siswamta.blogspot.com/2012/08/mengapa-saya-keluar-dari-mta-majlis.html

Read more: http://abuayaz.blogspot.com/2012/09/mengapa-saya-keluar-dari-mta-majlis.html#ixzz2BrPAAv2T

MAU TAHU APA SIH PENYIMPANGAN MTA? APA SAJA  PENYIMPANGAN MTA, SILAHKAN BACA DISINI

Apa Penyimpangan MTA yang lainnya, baca DISINI

Bahaya Alliran Ingkarus sunnah, SILAHKAN BACA DISINI

SILAHKAN DOWNLOAD TAFSIR IBNU KATSIR, terjemah bahasa indonesia, Bandingkan dengan TAFSIR MODEL MTA, Download disini

36 Penyimpangan MTA, BACA DISINI

  1. hizbu tahlil indonesia
    Agustus 11, 2014 pukul 7:08 am

    ….. saya juga kurang setuju dgn keberadaan mta.. saya ttahu mta dr kh. marzuki mustamar malang. di blitar sudah mulai ada pengikut mta.. asukino itu orang b o d o yg ngaku.ya pinter…

    terimakasih hizbu tahlil,.
    Jika kita memiliki akidah yang benar, pemahaman yang benar, maka dengan mudah bisa mengenali penyimpangan yang disampaikan oleh siapapun, tokoh manapun, kelompok manapun, ormas manapun,. karena kebenaran islam sudah Rasulullah sampaikan, demikian pula ajarannya,.

    Patokan kebenaran adalah apa yang disampaikan oleh rasulullah, dikerjakan para sahabat yang merupakan generasi binaan langsung rasulullah,

    Jika menyelisihi apa yang disampaikan rasulullah, menyelisihi pemahaman sahabat,. maka bisa dipastikan itu adalah penyimpangan, terlepas siapapun orangnya, ormasnya, jamaahnya,.

    • Tea Gorbachev
      Agustus 16, 2014 pukul 12:27 pm

      Waah, ibadah yg ikhlas saja itu kuncinya sesuai dng al ghazali..

      daripada ribut ribut sesama kita.
      Jng mudah menilai faham satu dng faham yg lain tdk benar, jaga kerukunan sesama muslim.

      Terimakasih Tea gorbachev,.
      Arti ikhlas bukanlah yang sesuai dengan al ghazali, tapi arti ikhlas adalah sesuai dengan ketentuan Allah dalam beribadah,.
      apa sih arti ikhlas? sudah tahukah anda? silahkan baca disini apa arti ikhlas, klik link ini

      Tentang alghazali dan kitab ihya, sudah saya posting disini

  2. Anonymous
    Juli 17, 2014 pukul 5:29 am

    sudah lamaa bangeett pembahsaannyaa…

    saya nggak menyalahkan satu sama lain, semua orang menganggap ahlus sunnah, tpi tak thu apa itu ahlussunnah, dan itu menjadikan saya untuk tersenyum… :).

    singkat pembahasan, MTA itu siapa??

    jelas saya tidak tahu apa itu MTA siapa pendirinya..

    tpi saya punya pegangan kuat, masalah tafsir, atau mentafsiri al qur’an, nggak sembarang orang lhooo mentafsiri alqur’an.

    ada qaidahnya mas brow, jdi nggak boleh sembarangan…

    satu saja saya sebutkan syarat yang mungkin mudah, seorang mufassir harus tahu dan menganut riwayat hadist nabi dan pemahaman para sahabt. ini saja,

    Terimakasih atas tambahan komentarnya,.

  3. endang
    Juli 10, 2014 pukul 2:14 am

    Assalamualaikum,wr,wb.
    makasih admin atas info tentang MTA, saya jadi sedikit tau,
    tapi dalam artikel anda yang ditulis berisi kontra terhadap MTA padahal anda adalah alumni nya,sebab yang saya dengar ada yang pro dan kontra tentang MTA
    sebelumnya terimaksih dan maaf,
    walaikumusalam

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
    terimakasih endang, sudah komentar disini,.
    tulisan diatas adalah untuk menjelaskan tentang penyimpangan MTA, akidah MTA, banyak tulisan tentang MTA disini, bahkan saya postingkan juga penyimpangan akidah MTA beserta bukti video pernyataan tokoh MTA, bukan masalah sepele, tapi masalah akidah yang sangat besar, yaitu tentang takdir,. bisa dibaca disini

    Masih tentang penyimpangan pemikiran plus video tokoh MTA, bisa dibaca disini

  4. Anonymous
    Juli 2, 2014 pukul 5:39 pm

    alqur’an tidak sma dengan per undang2an negara yg bisa di robah2 atau di analisa2 sendiri..

    semua telah di tetap kan,dan tidak ada keragu2an di dlm nya…

    jd klo ada yg melenceng dr ajaran alqur’an dan al sunnah berdosa lah mereka…dr pda berdebat mending kita memahami dan mengamal kan alqur’an dr pda berdebat…

    Alquran diturunkan kepada Rasulullah, lalu rasulullah mengajarkan kepada para sahabatnya, jadi para sahabat merupakan murid langsung rasulullah, mereka lebih paham tentang kandungan alquran, makna dan tafsirnya,

    Jadi agar tidak tersesat dalam memahami kandungan alquran, maka pahamilah kandungannya menurut pemahaman para sahabat, itulah kunci jalan keselamatan, bukan menafsir-nafsirkan alquran dengan akal sendiri, pemahaman sendiri, itu yang akan menyebabkan kita salah dan tersesat dalam memahami alquran,

    Kewajiban mengikuti cara pemahaman para sahabat, bisa dilihat di postingan ini

    mudah2an mereka yg tersesat mendapat petunjuk dan bertobat kepada ALLAH SWT…aamiin

    Aamiin..

  5. Titis
    Juni 3, 2014 pukul 7:11 am

    Sebenernya ada nggak sih ulama besar yang menjadi rujukannya MTA ? atau mereka menafsirkan sendiri tanpa ada rujukan yang berwenang ???.

    Soalnya ada sabda Rosullulloh shollallohu ‘alaihi wasallam:

    “ Man Qaala fil-qurani bira’yihi falyatabawwa’ maq’adahu minan-naari”

    Artinya: Barang siapa yang menafsirkan Al-Qur’an dengan pendapatnya sendiri maka dia agar mengambil tempat duduk di neraka (H.R Imam At-Tirmidzi).

    Terimakasih mba titis,. sudah komentar disini,.
    Rujukan ulamanya ngga tahu, dari ceramah tokoh MTA bisa disimpulkan, rujukannya ya tokoh tersebut,. sebagaimana pengikut MTA mengkultuskan petinggi MTA tsb,

  6. cahya
    Mei 27, 2014 pukul 1:57 pm

    TAK,PERLU MENJELEK JELEKAN , BUKANKAH TUJUAN KITA MENDAPAT RIDHA ALLAH, LEBIH BAIK BERLOMBA-LOMBA DALAM KEBAIKAN..

    Terimakasih mas cahya, sudah komentar disini,
    Saya memposting penyimpangan MTA juga itu dalam rangka berlomba-lomba dalam kebaikan, mengingatkan kaum muslimin dari bahaya pemikiran model MTA,
    Silahkan baca postingan ini

    DARIPADA TERUS MENGELUARKAN KALIMAT-KALIMAT YANG SAMA DAN HANYA UNTUK MENJELEKKAN GOLONGAN YANG LAIN.
    PENGHAKIMAN ITU ALLAH PEMEGANGNYA,SUDAHLAH TAK PERLU REPOT MENGHAKIMI YANG ANDA JUGA BELUM TENTU BENAR :)

    Allah sudah menurunkan islam dengan sempurnah, Allah sudah mengutus para rasul, semua ajaran islam sudah sempurna, jangan kita memahami islam dengan pemahaman kelompok tertentu, apalagi pemahaman tokoh tertentu,
    Pahamilah islam dengan pemahaman para sahabat, sahabatlah yang dibina langsung oleh rasulullah,.
    Barangsiapa yang memahami islam tidak dengan pemahaman para sahabat, PASTI akan banyak kesalahan, dan akan tersesat,. sebagaimana Allah jelaskan dalam surat annisa ayat 115,

    Apakah pemahaman MTA sesuai dengan pemahaman para sahabat??? ini yang sudah saya posting tentang pemikiran dan penyimpangan MTA, silahkan klik link ini

    Menyampaikan penyimpangan kelompok yang menyimpang, bukanlah berarti sedang mengolok-olok pengikutnya, silahkan baca postingannya disini

  7. johanajiatna
    Mei 21, 2014 pukul 6:48 pm

    assalamualaikum.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih mas johan, sudah komentar disini,

    saya dlu di didik oleh kyai dr muhammadyah juga dari NU dan juga sering mndengar tausyah MTA. Semua yg di ajarkan ada yg bertentangan dan itu tdk sdikit tp smua ajaran trsbut intinya sama brmksud baik dan mnyembah Allah.

    Maksud baik, niat baik, tidaklah cukup, jika cara dan pemahamannya tidaklah baik, siapapun yang mengusung pemikiran tersebut, apapun nama ormas pengusungnya,
    Jadi yang jadi patokan bukanlah niat baiknya, sebagaimana sudah saya posting disini

    Katagori baik itu bukanlah baik menurut kita,kelompok tertentu, ormas tertentu, tapi baik menurut Allah dan Rasulnya, sudah saya posting disini

    Kebenaran itu hanya satu, kenali apa sih patokan kebenaran tersebut, saya sudah postingkan disini

    Tinggal bgaimna kita memahami prbdaan trsbt dan jgn prnah mrasa bnar atau mnjatuhkan sdra kita yg lain. Apa yg anda smpaikan mngkn mnrt anda bnar dan apa yg MTA smpkan mrka jg mnganggap bnr tapi kita tdk tau krna yg maha bnar itu hanya lah Allah.

    Sebaiknya anda baca apa sih penyebab umat islam berpecah belah, silahkan klik disini

    Jgn mnggap bahwa MTA salah. Dan berdoalah agar Allah menunjukan jalan yg lurus dan smoga apa yg kita yakini itu benar di mata Allah. sesungguhnya Allah maha pengampun.

    Jika MTA berada diatas kebenaran, maka saya juga tidak akan membeberkan penyimpangan MTA, tapi kita lihat praktek dari pemikiran MTA yang menyimpang dari pemahaman para sahabat,. ini dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar, mengingatkan kaum muslimin akan bahayanya pemikiran MTA

    Sdraku marilah kita hentikan aksi saling menjatuhkan ini. Dan biarkan mreka meyakini apa yg mereka yakini masing2.
    Wassalamualaikum.

    Saya tidak akan pernah berhenti mengingatkan kaum muslimin dari bahaya pemikiran yang menyimpang seperti MTA dan yang semodel dengannya, dan ini bukan menjatuhkan MTA, tapi menjelaskan penyimpangan pemikiran MTA yang lebih mengedepankan akal, sebagaimana sudah saya posting disini
    wa’alaikumussalam warahmatullah

  8. Rizal Efendy
    Mei 18, 2014 pukul 10:27 pm

    Setuju min, ane mantan MTA merasakan tidak nyaman dengan pemikiran A.Sukino,, alhamdulillah bisa keluar

    Alhamdulillah,.

  9. Altar Alvaro
    Mei 9, 2014 pukul 2:54 am

    Tulisan ini menambah wawasan saya, terima kasih. Tetapi saya jadi terusik untuk berrtanya tanpa bermaksud membanding-bandingkan. Menurut penulis dan admin kalau memang sebagian pemahaman MTA ini dianggap penyimpangan, kira-kira lebih menyimpang mana antara MTA dengan NU …?
    Jazakallah atas jawabannya.

    Terimakasih mas Altar, sudah komentar disini,.
    Bukanlah hal yang terlalu urgen membandingkan keduanya, yang urgen adalah pelajarilah islam dengan pemahaman yang benar, yaitu islam dengan pemahaman generasi yang dibina langsung oleh rasulullah, pemahaman para sahabat,.

    Dengan mengenal pemahaman islam yang benar, maka kita tidak akan bingung dihadapkan dengan bermacam-macam jamaah atau ormas,. mau jumlahnya puluhan atau ribuan, kita tidak bingung,.. kebenaran sudah jelas, dan kebenaran hanya satu,silahkan baca disini postingannya

  10. Mukhlas
    April 23, 2014 pukul 2:42 am

    Saya pikir MTA ITU TIDAK SESAT.
    TAPI TERSESAT.
    SAMPAI SAAT INI SAYA JGA MASIH WRGA MTA: MAJLIS TAHLIL

    terimakasih kang mukhlas, sudah komentar disini,.
    jadi ahlu tahlil ya kang, he..he..he..
    baca postingan ini kang,dalil-dalil tahlilan klik disini aja

    Tahlil yang membawa ke surga, emang ada,.. oh ADA, gimane carane? baca aja disini

    • wahyu suhada
      Mei 26, 2014 pukul 2:38 pm

      link yang anda kasih itu memang dalil tahlilan, tapi dalil dari kitab Hindu. Anda orang Islam kok pake kitab Hindu?

      terimakasih mas wahyu, sudah komentar disini,.
      Komentar yang cerdas, dan harusnya itu ditanyakan kepada yang melakukan tahlilan,. kok kenapa yang mereka lakukan itu kok tertulis dalam kitab-kitab hindu, tentang amalan-amalan berapa hari setelah kematian,. hanya bacaannya saja yang diambil dari lafadz tahlil,.

      Jika ada dalilnya dari ajaran islam, silahkan ikuti KUIS TAHLILAN, berhadiah yang menggiurkan, caranya mudah, silahkan ikuti kuis tahlilan disini

  11. yogi
    April 20, 2014 pukul 1:54 pm

    Assalamualaikum…alhamdulillah.
    saya jd tau. Apa itu MTA. Makasih admin….kalau bisa tolong info ajaran2 islam yang menyimpang..
    sy pinggin tau. kalau saya tau penyimpanggannya. Biar saya bisa lebih hati2 melangkah…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih mas yogi,. yang lebih penting adalah kenalilah kebenaran tersebut, niscaya anda akan mengenal siapa yang berada diatas kebenaran tersebut, dan tidak bingung jika melihat betapa banyak aliran atau kelompok-kelompok yang mengaku diatas kebenaran, silahkan buka link ini

    Patokan Kebenaran bukanlah dengan mengikuti para tokoh tertentu dan taklid buta kepadanya,TAPI… silahkan baca ulasannya disini

  12. soleh marwan
    April 13, 2014 pukul 2:39 pm

    mas admin dulu anda adalah pengikut dan salah satu pengurus MTA sekarang anda keluar atau di keluarkan dari MTA dan kelihatanya anda SAKIT HATI terlihat dari komentar anda hanya seputar mencari celah kesalahan MTA kenapa anda tdk komentar dengan yang lainya ……?

    terimakasih mas soleh,. sudah komentar disini, mudah-mudahan Allah menunjuki anda kepada hidayah,.
    apa yang saya lakukan tentu supaya kaum muslimin paham akan penyimpangan pemikiran MTA, jadi yang disebutkan adlah penyimpangan-penyimpangannya saja,.

    kalau kebaikan2, alhamdulillah kebaikan2 tsb sudah ada dari dulu pada kelompok yang mendakwahkan islam dengan pemahaman para sahabat,. bukan pemahaman menurut tokoh MTA,.

    Alhamdulillah banyak yg sadar akann penyimpangan mta ini,. mudah2an anda juga menyusul saudara2 anda yg ngga terpengaruh dengan pemikiran MTA,.. semoga…

  13. Nur Syahid
    Maret 31, 2014 pukul 1:32 am

    Assalamu’alaikum…
    Maaf agak keluar kontek….
    Sepertinya Iklan dr google adsense, sangat bertentangan dgn isi blog ini…
    Mohon diamati…termasuk IKLAN GAY dan gadis telanjang…
    Wassalamu’alaikum….

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih, saya juga merasa gerah akan hal ini, sebab bukan saya yang memasangnya.
    Yang memasang adalah pihak wordpress, sebab saya menggunakan blog gratisan, sehingga pihak penyedia blog dalam hal ini wordpress memasang iklan untuk menutupi biaya operasional mereka,

    Untuk menghilangkan iklan-iklan seperti di blog ini, sebaiknya anda lengkapi browser anda dengan add on utk memblokir iklan, atau anda browsing dengan hape,

    Iklan ini diluar wewenang saya, sebab bukan saya yang memasang,.
    Memang ada opsi supaya tidak muncul iklan, yaitu kita harus bayar ke wordpress sebesar 30 dolar per tahun, dan saya tidak mampu , blog aja gratisan,

    Jika ada yang ingin tolong menolong dalam kebaikan sehingga tidak muncul iklan di blog ini, silahkan saja, bisa hubungi saya di nmr yg ada di blog ini, pengin sekali blog ini di upgrade, dgn nama domain dan tdk ada iklan yang bertentangan dgn misi blog ini,. adakah yang mau membantu? silahkan,..

  14. gito
    Maret 21, 2014 pukul 3:05 pm

    MTA ? ? ?,

    TERNYATA STELAH TAHU AKHLAKNYA ORANG PETINGGI2 MTA, JADI HILANG SELERA MAU IKUT BINAAN, SDH TIDAK ADA SIMPATI LAGI ANE SM MTA, BUKAN KRN POSTINGAN DI BLOK INI SMATA TP ANE MENGALAMI LANGSUNG, LAIN DI MULUT LAIN YANG DITERAPKAN.

  15. anggi tirani
    Maret 8, 2014 pukul 9:53 am

    assalamualaikum
    5af sblm’y, sy jg sering ikut pengajian MTA,keluarga sya jg aktif d pengajian itu. Tp stau sya, sya dan keluarga tdak pernah d ajarkan yg sprti d ats tsb.
    Trmksh ,wassalammualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    terimakasih mba anggi, sudah berkomentar disini,
    Mudah-mudahan allah berikan semangat kepada anda untuk mencari kebenaran yang hakiki,
    ustadz MTA dalam menyampaikan materi kepada mustami biasa, itu berbeda dengan yang sudah mencapai taraf khususi,
    Mungkin keluarga anda masih mustami biasa, jadi hal2 yg sensitif tidak akan disampaikan kepada mustami yg spt itu,. berbeda jika kepada jamaah khususi,
    alhamdulillah banyak pengikut MTA yang menyadari pemikiran MTA, dan artikel di postingan ini juga menjadi artikel yang tidak pernah basi, selalu bertengger di artikel yang paling banyak dibaca,

    Kenalilah hakekat kebenaran, niscaya mba tidak akan kebingungan, dan bisa menilai sendiri, apakah aliran atau jamaah tertentu itu diatas kebenaran atau tidak, silahkan baca ulasannya disini

  16. Sugiyanta Purwosumarto
    Maret 7, 2014 pukul 3:26 pm

    Terima kasih, jazakallah. Mari kita perhalus bahasa kita dalam berdakwah. Menyampaikan ide, menanggapi ide tidak harus dengan bahasa yang kasar. Kita berlomba-lomba dalam kelembutan. Semoga ukhuwah islamiyah semakin terajut.

    terimakasih kang sugi,. betul sekali,.

  17. kawoel
    Maret 6, 2014 pukul 12:41 pm

    wah la mas bambang ini saya pernah kenal pas di solo dulu,, piyayine memang lembut selembut sutra nanging senengane fitnah. Mosok utang aku mung 4juta ora di bayar hayo.. La piye kuwi agamane

    Terimakasih mas kawoel, jika memang betul mas bambang punya hutang sama anda sebesar 4 juta, silahkan anda tinggalkan biodata anda disini, nama lengkap, alamat, dan nomor telpon yang bisa dihubungi, nanti saya sampaikan ke mas bambang,
    silahkan mas kawoel, jika anda jujur, bukan sekedar mengaku-aku bahwa mas bambang punya utang sama anda,.
    Ditunggu yah ,. nanti komentar lagi, lengkapi biodata anda,.

  18. abi
    Maret 6, 2014 pukul 5:15 am

    kebetulan pimpinan saya adalah jamaah MTA (karena saya tahu beliau selalu crita tentang pengajiannya sesekali), dan saya pernah keluar kota sama dia, dan waktu itu mau sholat dzuhur,

    benar saja,..dia hanya tayamum, padahal di sebelah ada tempat wudhu yang airnya juga mengalir..

    mulanya saya kurang ngeh, tapi begitu saya baca tulisan anda diatas,..

    baru saya paham sekarang.. saya hanya berpikir dalam hati saat itu…kenapa ga wudhu? kenapa cuma tayamum..???

    Terimakasih sdh cerita tentang pengalaman anda,.. mungkin ada juga pembaca yang lain ingin berbagi pengalaman?

  19. M. Taufiq
    Maret 1, 2014 pukul 1:56 pm

    Saya yakin MTA tdk mungkin menghalalkan anjing.

    terimakasih sudah komentar disini, apakah anda pengikut MTA? apakah anda sudah ikut pengajian khususi? atau cuma ikut pengajian umum doang?

    Sayasetuju yg namanya siksa itu diahirat itu di neraka atau surga sifatnya abadi, memang ayat2 qur’an mengatakan demikian, tdk ada yg sementara.

    Yang betul, siksa neraka tidaklah abadi, ada yang disiksa sementara di neraka, lalu dimasukkan ke dalam surga, dan kenikmatan surga itulah yang abadi,

    Di hari kiamat/ahirat Nabi Muhammad tdk bisa memberi syafaat memang betul sesuai dg ayat qur’an, قل لله الشفاعة جميعا له ملك السماوات والأرض ثم إليه ترجعون Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”.( 39:44 ). Nabi Muhammad yg anda yakini bisa memberi syafaat, malah mengatakan sebaliknya.

    Dimana Rasulullah mengatakan tidak bisa memberikan syafaat? Justru malah sebaliknya, makanya kita disuruh bershalawat kepada rasulullah, sebab dgn shalawat tsb, kita bisa mendapatkan syafaat dari rasulullah kelak,.
    Makanya kalau memahami alquran itu dengan penjelasan rasulullah mas,. jangan menafsirkan sendiri,.

    Jangan2 anda penyembah Muhammad???

    Jika kita menyembah Muhammad, itu bisa mengeluarkan dari islam, anda menuduh saya penyembah muhammad? sadarkah apa yang anda katakan, termasuk resikonya? ini bukan perkara sepele lho mas,.

    mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk kepada anda, sehingga bisa memahami ajaran islam dengan benar, tidak seperti penafsiran model MTA

    • Sugiyanta Purwosumarto
      Maret 7, 2014 pukul 3:57 pm

      Beberapa tahun yang lalu, ustadz-ustadz MTA sering mendatangi kami, beberapa jamaah di Kecamatan Kalibawang kulon Progo – sebenarnya kajian-kajiannya sangat menarik bagi saya, karena setiap pembicaraan ada dalil. Sampai suatu ketika membicarakan perkara fikih ringan.

      1. Daging anjing dan keledai jinak halal – karena di dalam al-Quran tidak pernah disebutkan keharamannya.
      Hingga saya tanyakan “berarti ikan lele yang dimakan tadi haram ya mas, karena bangkai di dalam al-Quran dinyatakan haram.”

      Tapi mereka menjawab tidak haram, karena ada hadist yang menyatakan bangkai ikan dan belelang halal.

      Saya pun bertanya, “Mengapa hadist tentang keledai jinak anda tolak sedangkan hadist tentang bangkai ikan anda terima? Pada hal semuanya hadist.?”
      Setelah itu tak ada jawaban lagi.

      2. Seorang doktor (ustadz MTA) juga menyatakan dengan bangga “Saya memakai emas, karena emas tidak diharamkan dalam al-Quran.”

      Ada anggota jamaah yang memanggapi, “Tetapi ada hadist yang mengatakan emas, sutera itu haram bagi laki-laki.”

      Tapi dijawabnya dengan enteng bahwa hadist yang bertentangan dengan al-Quran wajib ditolak, walaupun ia hadist shahih.
      Ia terdiam saat dikatakan ayat dalam al-Quran – “Apa yang diperintahkan Rasul kerjakanlah, apa yang dilarangnya tinggalkan.”

      3. Syafaat tidak akan pernah ada. Walaupun itu syafaat Rasulullah.

      Tetapi disaat diminta menerangkan “Siapa yang memberi syafaat di sisi Allah kecuali dengan izin-Nya (ayat kursi)?” Bagaimana kalau Allah memberi izin kepada makhluknya untuk memberi syafaat?”

      Pengajian langsung ditutup.

      Terimakasih kang Sugiyanta atas pengalaman anda, ini semakin membuktikan bahwa MTA merupakan pemikiran ingkarus sunnah, pemikiran yang menyimpang, dan memang kelompok yang hanya mengedepankan Alquran saja, maka akan tersesat, dan mustahil bisa mengamalkan kandungan Alquran dengan benar, sebab mereka akan menggunakan akalnya dalam menafsirkan Alquran tsb, bukan menjelaskan dengan sunnah rasul

    • ardiansyah yondri
      Maret 8, 2014 pukul 3:05 pm

      untuk kang M. Taufiq tolong anda baca dikitab shohih imam muslim ;

      ‘an anasibni maalikin rodhiallohu ‘anhu qoola ; qoola rosulullohi s.a.w anaa awwalunnaasi yasyfa’u fil jannati wa anaa aktsarul anbiyaai (HR.Imam Muslim)

      artinya : dari anas bin malik r.a berkata ; Rosulullohi s.a.w bersabda akulah orang yang pertama-tama memberi syafaat di dalam surga dan akulah yang paling banyak pengikutnya di antara para nabi.

      Dan tolong anda baca juga surat An-Nisa’ ayat 80 juzz 5 yang artinya ; Barang siapa yang menta’ati Rosul itu sesungguhnya ia telah menta’ati Alloh.

      Apakah anda punya alasan lagi untuk tidak ta’at kepada Rosululloh s.a.w.

  20. mikael
    Februari 23, 2014 pukul 8:12 pm

    salam.
    trimakasih atas informasi ttg MTA ini,saya pernah sekali mendengar ceramah MTA oleh mr.sukino, sewaktu saya di daerah sekitar purworejo, opini sederhana saya ; ceramah MTA ini berlebihan, dari kalimat dan kata yg digunakan terkesan paling benar, dg landasan pemikiran sederhana saya yg teripirasi alquran bahwa Allah SWT tdk menyukai segala hal yg berlebihan atau melampaui batas maka saya putuskan utk berhenti menyimak ceramah MTA tsb.

    oleh krn itu saran saya kpd yth admint utk waspada atas godaan syetan yg menyeret saudara hingga berbuat berlelihan melampaui batas saudara.

    semoga kita selamat dunia dan akhirat. amin . sekali lagi termakasih.

    Jazakallahu khairan atas doanya, mudah-mudahan kita termasuk orang yang istiqamah , berpegang terhadap alquran dan hadits menurut pemahaman para sahabat, bukan menurut pemahaman MTA,.

  21. Putra Bengawan
    Februari 23, 2014 pukul 8:58 am

    buat admin,,lanjutkan misi pembenaran ajaran2 islam nya,,,
    g usah peduli orang2 yg menghujat,,,
    sampaikan yg sebenarnya..\
    kalo islam py “borok” dan luka ya harus sgra kita obati biar g terlanjur….

    terimakasih putra bengawan,.
    Betul sekali, jangan biarkan borok itu semakin parah, tapi kita obati,
    Yang sudah terkena borok, harusnya berterimakasih, masih ada yang perduli terhadap kesembuhan borok anda,.

  22. agus
    Februari 21, 2014 pukul 7:04 am

    tolong ciptakan ukhuwah islamiah,tidk mengkotak-kotak,mari sama2 tabayun,mari kembali pada hadist dan qur,an.semoga Allah memberi petunjuk jalan yang lurus.

    Terimakasih mas agus,. kita juga senang mengajak kepada ukhuwah, kepada persatuan kaum muslimin,.
    Bagaimana persatuan dan ukhuwah itu bisa terwujud? Tentu hanya dengan mengikuti ajaran rasulullah, memurnikan ajaran islam dari tambahan-tambahan yang tidak ada contohnya dari rasulullah, bukan membiarkan ajaran islam dinodai oleh orang-orang islam itu sendiri,.

    Mari menjaga kemurnian ajaran islam ini, niscaya persatuan dan ukhuwah akan tercipta dengan sendirinya,.

    Bukan malah membiarkan ajaran islam dimodifikasi seenaknya, justru itulah sumber perpecahan dan rusaknya ukhuwah,.

    Jangan terbalik mas agus, menuduh orang yang ingin memurnikan ajaran islam dari penyimpangan, dituduh sebagai pemecah belah ukhuwah,. saya sudah posting tentang hal tersebut, silahkan baca disini

  23. aryasa
    Februari 16, 2014 pukul 2:06 pm

    saya warga ldii tulen,kalo sempat coba ngaji di ldii dulu, kan mas admin udah ngrasain di mta.baru coment tentang ldii juga.untuk menambah wawasan saja.karena selama ini ldii juga dikaitkan dengan aliran sesat.dan tiada habis2nya.

    terimakasih mas aryasa,.
    gabung ke ldii? hi..hi..hi… baca dan denger ceramahnya imam ldii aja dah bikin geli, silahkan dengarkan disini

    • mantan ldii
      Februari 17, 2014 pukul 2:58 am

      mas aryasa mending coba anda membuka diri, carilah kebenaran sejati. ngaji jangan hanya 1 tempat coba bandingkan, dan temukan kebenarannya sesungguhnya.

      betul sekali mas,alhamdulillah, anda sudah merasakan nikmat keluar dari ldii,

      jadi jangan seperti katak dalam tempurung, dunia tidak seluas daun kelor, jadi yang diketahui bukan hanya sistem manqul, dengan dalih nyari guru yang bersanad,..

  24. mudzika
    Februari 15, 2014 pukul 3:34 am

    sedikit banyak admin harus belajar pada gunung_gunung…

    hati-hati jika admin di beri petunjuk…

    TABAYYUN is number 1..

    pikirkan dulu sebelum ngomong..

    hati-hati dengan lisanmu..

    kalau tidak tahu apa-apa DIAM saja lahh…
    TUTUP MULUT, nggak usah sotoy… masuk MTA saja sana! rasakan hidayah_Nya..:)

    Terimakasih mas mudzika, sudah komentar disini, apakah anda salah satu pengikut MTA? kok nyuruh saya ikut MTA, ya sory sory aje lah,.
    sekarang jaman canggih mas, video tokoh mta tersebar di youtube, mau tabayun? silahkan lihat di kolom komnentar ini, tokoh MTA mengingkari adanya jin , baik yang menyerupai genderuwo, dll, dan musik bagi MTA ngga haram ya? padahal rasulullah mengharamkannya, buktinya, silahkan lihat video tokoh mta, atau di radio dan tv mta, sering diputer musik,.

    Mudah-mudahan semakin banyak pengikut mta yg mndapat hidayah, sehingga mengetahui penyimpangan pemikiran jamaah ini,. sehingga mengikuti orang yg lebih dulu sadar dari penyimpangan mta tsb,.. semoga..

    • Ardiansyah Yondri
      Februari 16, 2014 pukul 2:08 am

      Assalamu”alaikum wr.wb.

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

      yaa ahii kang admin…….
      untuk mas muzdika mohon maaf…mungkin sebagai bahan pertimbangan supaya lebih tahu siapa yang sesat menurut Alloh SWT bukan menurut manusia ataupun kelompok tertentu tolong anda baca surat An-Nisa’ ayat 115 juzz 5 dan pahami artinya dengan pikiran yang jernih dan hati yang suci….

      Terimakasih sudah menambahkan, betul sekali mas ardiansyah, ayat tersebut adalah ancaman bagi orang yang tidak mau mengikuti jalannya orang mukmin, orang mukmin disana yang dimaksud adalah para sahabat, penjelasan lebih lanjut silahkan baca di artikel ini

      Muassalamah…Wassalamu’alaikum wr.wb

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
      maaf, per point ulasannya, jadi komentar yang lain saya edit,.

    • aku
      Februari 18, 2014 pukul 9:42 am

      MTA, sejak awal kedatangan saya di solo untuk mondok, sy kira MTA radio ahlusunnah yg membahas bid’ah, syirik dll, tpi kelama-laman ko jadi aneh pembahasannya dari apa yg saya dapatkan di pondok, sy dengar kajiannya klo liburan di mahad, dan semua yang di tuduhkan itu memang benar sy mendengar langsung, dan itu di yakini pa sukino. smpe bulek saya sering tanya ke saya dari ceramahnya pak sukino yang aneh2.

    • Al-fatih
      Mei 28, 2014 pukul 3:05 pm

      Assallamualaikum wr.wb,

      terimakasih info dari admin setelah saya baca tulisan anda, jika memang MTA seperti itu dia tersesat, tinggalkanlah majelis2 yg keluar dari sunnah rasul,

      jgnlah mengidolakan tokoh, krn dg mengidolakanya maka kita akan seakan mendewakannya,

      alhamdulillah saya mempelajari islam ini secara otodidak, dan alhamdulillah juga, saya dapat memahami, mana yg baik dan buruk,

      jadi ketika sesuatu ngomong yg aneh2 saya alhamdulillah dan insya allah bisa mengetahui ini omongan benar atau salah,

      jadi beberkanlah semua kelompok islam yg melenceng, agar umat islam tdk tersesat,

      Terimakasih sudah komentar disini,. alhamdulillah anda bisa mengambil manfaat,..

      Saran saya, sebaiknya jangan mempelajari ajaran islam secara otodidak,. walaupun sarana untuk hal tersebut sekarang semakin mudah, ada internet,radio,tv, dll…
      Silahkan datangi majlis2 ilmu yang dekat tempat anda tinggal, saya sudah memposting disini tempat2 taklim di beberapa kota di indonesia,. barangkali anda ingin mengetahui juga yang dekat anda, silahkan anda sebutkan dimana kota anda tinggal,. jazakumullahu khairan,.

  25. isuk tempe sore dele
    Februari 14, 2014 pukul 11:13 pm

    saya kira MT* dan LD** => 11 12

    dalam beberapa hal, iya,

  26. Ardiansyah Yondri
    Februari 13, 2014 pukul 2:58 am

    Watawaashoubilhaqqi watawaashoubishshobr

    1.Dalil diharamkannya anjing baca surat Al-A’rof ayat 157 (meskipun anjing gak tertulis
    tetapi menurut para ahli tafsir termasuk yang buruk jadi haram hukumnya)

    2. Sabda Nabi s.a.w
    Anna rosuulalloohi s.a.w. qoola “kullu dzii naabin minassibaa’i haroomun (HR.Imam Muslim
    dan At-Tirmidzi) :semua hewan buas yang bertaring haram hukumnya….

    3.Sabda Nabi s.a.w
    “an ‘aaisyata qoola rosuululloohi s.a.w khomsu fawaasiqo yuqtalna fil hilli wal haroomi :
    alhayyatu wal ghuroobul abqo’u walfa’rotu walkalbul ‘aquuru walhida atu
    (HR.Imam MUslim)….Anjing termasuk haram karena termasuk 5 hewan yang diperintah
    untuk dibunuh.

    4.Dalil manusia yang banyak salah dan dosa bisa taubat serta masuk surga baca
    surat At-Tahriim ayat 8 juzz 28,surat An-Nisa’ ayat 110 juzz 5,surat Ali -Imron ayat
    135-136 juzz 4.Masih banyak lagi ayat tentang pintu taubat terbuka bagi semua manusia.

    Jazaakumullahu khairan,. atas pemaparan dalil-dalilnya,.

    tolong paparkan juga penjelasan ayat alquran surat attaubah ayat 100 dan surat annisa ayat 115 ,apa maksud yang terkandung dalam ayat tersebut,

    • Ardiansyah Yondri
      Februari 13, 2014 pukul 4:38 am

      Saya hanya menyampaikan sesuai ilmu,Pemahaman dan Keyakinan yang saya yakini benar,tetapi bukan berarti saya yang paling benar dan yang lain pasti salah.Ya Alloh Maafkan aku jika salah memaknai arti dari Kalam-Mu…

      Surat At-Taubah ayat 100 juzz 11 masuk dalam bab uzur-uzur yang dibenarkan syara’ untuk tidak berjihad.
      “Orang2 yg terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam) di antara orang2 muhajirin dan anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik,Alloh ridho kpd mereka dan mereka pun ridho kpd Alloh dan Alloh menyediakan bagi mereka surga2 yg mengalir sungai2 di dlmnya selama-lamanya.Itulah kemenangan yang besar”.

      Penafsiran saya Muhajirin dan Anshor bukan lah aliran,kelompok atau firqoh tetapi julukan dari Alloh dan Rosululloh kepada sahabat yang menerima Nabi s.a.w di Madinah saat hijrah yakni Anshor dan sahabat yg mengikuti Nabi s.a.w hijrah dr mekah yakni Muhajirin.Kemudian bagi Sahabat Muhajirin,Sahabat Anshor serta yang mengikutinya dengan baik dan benar (menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah) akan dimasukan ke dalam surga yg kekal.

      Terimakasih mas Ardiansyah, saya tanya lagi, ayat diatas menunjukkan imbalan bagi orang yang mengikuti kaum muhajirin dan anshar ( sahabat )

      Dalam hal apakah kita mengikuti mereka, supaya kita dapat ganjaran surga,.

      untuk Surat An-Nisa’ ayat 115 juzz 5 masuk di bab Keharusan menjaga Kebenaran dan Keadilan.
      “Dan barang siapa yang menentang Rosul (Nabi Muhammad s.a.w) sesudah jelas kebenaran baginya,dan mengikuti jalan yang bukan jalanya orang2 mukmin,Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yg telah dikuasainya(Alloh membiarkan mereka bergelimang dalam kesesatan) dan Kami masukan ia ke dalam Jahannam(neraka), dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali”.

      Penafsiran saya ,Siapapun baik muslim atau non muslim yang menentang Rosululloh s.a.w baik mereka berdalih melaksanakan Al-Qur’an dan menganggap secara hukum As-Sunnah kalah dengan Al-Quran padahal mereka tahu bahwa tho’at kepada Rosululoh s.a.w adalah perintah Alloh SWT dalam Al-Qur’an (beberapa ayat yang saya kutip terlebih dahulu di blog ini) adalah orang yang mengambil jalan yang bukan jalannya orang2 mukmin.Tetapi jangan salah bisa saja mereka bergelimang harta atau banyak pengikutnya tetapi tetap dalam kesesatan yang dibiarkan oleh Alloh SWT dan mereka pasti akan dimasukkan kedalam neraka Jahannam.

      terimakasih, sebelumnya, penjelasan anda itu menurut anda sendiri, atau ada ulama yang menjelaskan seperti penjelasan anda?

      pertanyaan berikutnya, siapakah yang dimaksud dengan sebutan “mukmin” pada ayat diatas yang artinya “orang yang mengambil jalan yang bukan jalannya orang2 mukmin” siapa yang dimaksud mukmin disana? apakah orang mukmin yang hidup di jaman nabi (sahabat) ataukah mukmin yang hidup sekarang ini?

      • zuhri
        April 23, 2014 pukul 7:01 am

        AGAMA JANGAN DIAKAL-AKAL, BANYAK TUNTUNAN YANG JELAS TIDAK BISA DI RASIO KECUALI TINGGAL DILAKSANAKAN AJA.

        CONTOHNYA KETIKA ANDA KENTUT KENAPA YANG DIBASUH BUKAN DUBURMU,MELAINKAN MUKA, TANGAN, KEPALA, KAKI, TIDAK ADA HADIST SHOHIH YANG BERTENTANGAN DENGAN AL QUR’AN, KARENA QOULIYAH DAN FI’LIYAH NABI DITUNTUN OLEH ALLOH ( AL QUR’AN ), JIKA MENURUT MUSTHOLAH HADIST DINYATAKAN SHOHIH, TAPI BERTENTANGAN DENGAN ALQUR’AN, MAKA YANG DIUTAMAKAN ADALAH ALQUR’ANNYA ATAU ANDA HARUS MEMAHAMI HADIST TERSEBUT DENGAN MENGUBUNGKAN HADIST LAIN SEHINGGA TIDAK TERJADI PEMAHAMAN YANG SALAH.( MAKNA KONTEK TUAL BUKAN TEKTUAL )

        terimakasih kang zuhri,.
        Kalau MTA saya plesetin Majlis Tafsir Akal,.

        Silahkan baca, dan buktikan tentang penyimpangan-penyimpangan MTA, ada di link ini

  27. muhammad khoirudin
    Februari 12, 2014 pukul 12:58 pm

    anda benar benar ga mudeng ya? saya rasa musik itu boleh boleh saja.. saya pernah baca bahwa musik itu hukumnya mubah..

    cuma pandangan agan yang keblinger jadilah seperti ini kemakan isu seperti orang orang kristen https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=654166351307624&substory_index=0&id=354093147981614&refid=7&_ft_=qid.5979489145139410558%3Amf_story_key.5958713259668919721

    terimakasih mas muhammad, sudah berkomentar disini,

    Ini sabda nabi muhammad tentang musik, silahkan baca gan haditsnya

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

    يكون في آخر الزمان خسف وقذف ومسخٌ. قيل : ومتى ذلك يا رسول الله ؟ قال : إذا ظهرَت المعازف والقَيناتُ

    “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”. Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya)

    Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

    ليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر و الحرير و الخمر و المعازف، و لينزلن أقوام إلى جنب علم يروح عليهم بسارحة لهم، يأتيهم – يعني الفقير- لحاجة فيقولون : ارجع إلينا غدا، فيبيتهم الله ويضع العلم ويمسخ آخرين قردة وخنازير إلى يوم القيامة

    “Akan datang pada umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutra, khomr (minuman keras) dan alat musik. Dan sungguh akan menetap beberapa kaum di sisi gunung, dimana (para penggembala) akan datang kepada mereka dengan membawa gembalaannya, datang kepada mereka (yakni si fakir) untuk sebuah keperluan, lalu mereka berkata : “Kembalilah kepada kami esok hari!”. Kemudian Allah menghancurkan mereka pada malam hari, menghancurkan gunung dan merubah sebagian mereka menjadi kera dan babi sampai hari Kiamat” (HR. Bukhari)

    hadits diatas merupakan ancaman bagi pelaku musik, akan ditenggelamkan kedalam bumi, dan akan dirubah menjadi kera dan babi,

    ngeri kan gan,.

    tambahan gan,.

    Beberapa Ayat Al Qur’an yang Membicarakan “Nyanyian”

    Pertama: Nyanyian dikatakan sebagai “lahwal hadits” (perkataan yang tidak berguna)

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِ آيَاتُنَا وَلَّى مُسْتَكْبِرًا كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِي أُذُنَيْهِ وَقْرًا فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

    “Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah padanya dengan azab yang pedih.” (QS. Luqman: 6-7)

    Ibnu Jarir Ath Thabariy -rahimahullah- dalam kitab tafsirnya mengatakan bahwa para pakar tafsir berselisih pendapat apa yang dimaksud dengan لَهْوَ الْحَدِيثِ “lahwal hadits” dalam ayat tersebut. Sebagian mereka mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah nyanyian dan mendengarkannya. Lalu setelah itu Ibnu Jarir menyebutkan beberapa perkataan ulama salaf mengenai tafsir ayat tersebut. Di antaranya adalah dari Abu Ash Shobaa’ Al Bakri –rahimahullah-. Beliau mengatakan bahwa dia mendengar Ibnu Mas’ud ditanya mengenai tafsir ayat tersebut, lantas beliau –radhiyallahu ‘anhu- berkata,

    الغِنَاءُ، وَالَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ، يُرَدِّدُهَا ثَلاَث َمَرَّاتٍ.

    “Yang dimaksud adalah nyanyian, demi Dzat yang tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi selain Dia.” Beliau menyebutkan makna tersebut sebanyak tiga kali.[1]

    Penafsiran senada disampaikan oleh Mujahid, Sa’id bin Jubair, ‘Ikrimah, dan Qotadah. Dari Ibnu Abi Najih, Mujahid berkata bahwa yang dimaksud lahwu hadits adalah bedug (genderang).[2]

    silahkan baca selengkapnya disini gan,. klik aja yah

    ULAMA BERSEPAKAT tentang HARAMNYA MUSIK, silahkan baca disini ulasannya

  28. Ardiansyah Yondri
    Februari 12, 2014 pukul 3:11 am

    Saya tantang anda atau Bambang Surono untuk bertemu langsung tapi jangan bawa Al-Qur’an atau terjemahan.Nanti terserah saya atau anda atau Bambang Surono yang duluan,yakni menghafal Al-Qur’an 30 juzz mulai surat Al-Fatihah sampai Surat An-Nas beserta terjemahan.Tetapi menggunakan terjemahan yang umum yakni Tafsir Jalalain yang dipegang oleh para saksi(satu orang anda dan satu orang MUI) biar Tafsir Jalalainya disediakan MUI.Kapan dan di mana saya tunggu jawabannya?trims.

    Terimakasih mas ardiansyah, ngga usah yang sulit-sulit deh, yang gampang saja, bagaimana sih hukum musik menurut anda atau MTA?

    Adakah Jin atau makhluk ghaib , perumpamaan namanya atau penyerupaannya sih boleh genderuwo, tuyul,kelong wewe,kuntilanak,pocong, dll, sebab jin sangat mampu menyerupai hal-hal tersebut, apakah MTA atau anda mengimani adanya jin tsb,

    silahkan jawab mas, boleh minta tolong pak sukino juga, silahkan, ditunggu jawabannya,

    • zuhri
      April 23, 2014 pukul 7:27 am

      afwan, semua urususan dunia adalah mubah ( boleh ) kecuali yang dilarang, kalau musik diharamkan : berarti apa qouliyah nabi salah ” karena nabi pernah mengatakan bahwa : tabuhlah rebanamu, khabarkan kepada masyarakat ” ketika tasyakuran walimatul ursy, juga mesti diingat ketika pejihad perang badar pulang disambut dengan nyanyian dan pujian dengan sholawat badr.

      Maka yang perlu dipahami bahwa musik menjadi haram jika pertujukan musik, isi dan tujuan dilakukan dengan cara yang salah atau berlebih-lebihan hingga melanggar susila dan syariat, apalagi nyanyian yang dipersembahkan kepada dewa-dewa dan syetan.

      terimakasih kang zuhri,. lihat di walimah ursy itu yang menabuh rebana itu siapa? laki-laki dewasa, perempuan dewasa, atau wanita kecil yang belum baligh?.. silahkan pelajari lagi haditsnya, demikian pula tentang perang badar, silahkan nukilkan haditsnya dong,. jika anda tidak taklid kepada mta,.

      apa yang anda sampaikan sebagai bukti, bahwa MTA memang tidak mengharamkan musik, wong buktinya bisa kita saksikan sendiri, acara MTA baik di radio atau televisi itu full musik juga, bahkan bukan musik rebana, tapi sudah sama dengan musik-musik umum, sama seperti di gereja juga,. padahal hukum musik itu HARAM, sudah saya postingkan artikel terbaru disini

    • pujowati
      Mei 5, 2014 pukul 10:45 pm

      bilang aja gak berani !! jago kandang, berani berkoar-koar di blog sendiri, kasian…

      Alhamdulillah, postingan ttg penyimpangan MTA tetap menjadi postingan yang banyak dibaca

  29. wong awam
    Februari 8, 2014 pukul 12:18 am

    min. pimpinan mta ustad ahmad sukino tu bisa bahasa arab ga sih dan bliau lulusan pesantren mana ko ga da biografinya?

    ngga tahu wong,.

  30. Nur Cholik Widyan Saputra
    Februari 7, 2014 pukul 8:12 am

    sedih, umat islam terus saja mengalami perpecahan :(
    aku ga tau mana diantara kelompok2 ini yg benar. yg kutau kebenaran datang dari Tuhanku. maka tunjukilah kami jalan yg lurus :(

    semoga Allah s.w.t menguatkan pihak yg benar untuk terus berjuang menegakkan kebenaran berdasarkan kebenaran yg datang dari Tuhanku, amiin..

    Terimakasih mas Nur, sdh berkomentar disini,. tidak usah bersedih lagi, dan tidak usah bingung,.
    Jalan-jalan kebenaran sudah Allah jelaskan, Allah sudah mengutus para rasul untuk menjelaskan hakekat kebenaran,
    Jadi jangan bingung, kebenaran bukan melihat tokoh,kelompok, kenalilah kebenaran tersebut, niscaya anda akan mengenali siapa saja yang berjalan diatas kebenaran tersebut,.silahkan anda baca postingan ini

    Jika kebenaran diukur dari tokoh tertentu, kyai tertentu, ini sama saja dengan menuhankan tokoh tersebut, baca ulasannya disini

  31. wong awam
    Februari 7, 2014 pukul 6:07 am

    benar dan salah yang tau cuma Allah SWT. ustad dan kyai belum tentu masuk surga dan penjahat belum tentu masuk neraka. hadis sahih ato ga kalo isinya baek apa salahnya toh ibadah kita diterima ato tidak aja kita ga tau

    Terimakasih wong,.
    betul sekali kata anda, ustadz dan kyai belum tentu masuk surga, dan penjahat belum tentu masuk neraka,. sebab yang tahu hanya allah, kita tidak mengetahui bagaimana akhir hidupnya orang tersebut,.

    Ada penjahat yang diakhir hidupnya bertaubat, bahkan menjadi ulama, baca kisahnya disini

  32. Mutia
    Februari 2, 2014 pukul 2:36 am

    Lereno mas admin.. lereno sdurunge adzab teko..
    mas..mas.. apa njenengan udah bertabayun sama ustad sukino?

    Terimakasih mba,. sudah komentar disini,.

    Leren?? no way,. justru jika tidak ada yang mengingatkan bahaya pemikiran seseorang yang menyimpang, maka adzab bisa teko,..

    akibat membiarkan kemaksiatan, musibah akan datang,. pemikiran yang menyimpang juga termasuk salah satu bentuk kemaksiatan terhadap Allah, silahkan baca disini

    njenengan saja menutup2i kebenaran yg disampaikan diantara komentar2 yg ada di blog ini dgn menghapus komentarnya..
    anda menghapus komentar2 yg mungkin menurut anda pendapat dlm komentar tsb benar , dan mungkin membukakan sedikit hati mas dari kebutaan mas.. termasuk komentar saya dulu yg pnjang lebar yg dlm beberapa menit aja udah anda hapus.. kenapa kok dihapus?

    Saya sebagai pemilik blog ini, tentu yang memiliki kewenangan untuk mengapprove atau menolak komentar, ditampilkan atau tidak itu hak saya,. terserah saya dong,. jika komentar tersebut bermutu dan layak tampil , maka akan saya tampilkan, dan akan saya tanggapi,. namun jika tidak layak, dengan sangat menyesal maka tidak bisa tampil,

    Semoga Allah cepat memberikan hidayah kp mu yaa :) aamiin

    Amiin,.. jazakillahu khairan atas doanya, doakan terus ya, agar saya terus mendapatkan hidayah, berpegang terus diatasnya hingga ajal menjemput saya,.. saya berdoa pula, mudah-mudahan mba juga mendapat hidayah,.. sebab hidayah itu mahal mba,. Allah memberikan hidayah pada orang yang dikehendakinya, dan Allah juga akan menyesatkan orang yang dikehendaki pula, baca postingannya disini

    Ini salah satu bukti video, pimpinan MTA mengingkari adanya JIN atau Jin yang menjelma menjadi genderuwo,tuyul dan hantu-hantu lain, padahal jin mampu menjelma sperti itu, lihat video sukino tsb,

    Lalu bagaimana pandangan islam tentang genderuwo? sudah saya posting disini

    Tuyul pun pak sukino mengingkarinya, itu hanya hayalan belaka, itu dikatakan sendiri dalam video tersebut, silahkan baca postingan tentang tuyul disini

    Bonus postingan nih, DIALOG DENGAN PENGIKUT MTA, silahkan baca disini

  33. Romadhon
    Januari 18, 2014 pukul 11:04 am

    Buat mas Admin=> Istighfar mas..mohon ampun pada Allah SWT , Sesama muslim jangan memfitnah satu sama lain..

    Terimakasih sudah komentar disini,.
    terimakasih sudah mengingatkan untuk beristighfar, saya berusaha beristighfar setiap hari, tapi bukan beristighfar karena telah memposting penyimpangan MTA, justru mudah-mudahan dengan postingan tersebut itu menjadi amal kebaikan buat saya dan kaum muslimin yg paham penyimpangan MTA, sehingga tidak terjerumus terlalu jauh ikut pemikiran kelompok ini,..

    “Bagiku amalku, dan bagi kamu pula amal kamu”. Beda faham boleh,yang penting slalu menghormati..semoga anda segera dapat hidayah.. Buat MTA tetap maju.

    Agama ini milik Allah, pemahaman tentang agama ini juga harus mengikuti pemahaman yang sudah ditetapkan Allah, pemahaman yang rasulullah ajarkan kepada para sahabatnya,.bukan pemahaman pemikiran tokoh tertentu, kelompok tertentu,.salahsatunya pemahaman model MTA,.
    Tidak boleh ada beda paham dalam memahami ajaran islam, karena rasulullah sudah menjelaskan semua, jangan menafsir-nafsirkan sesuai akal kita, sesuai hawa nafsu kita,.

    Saling menghormati dalam menyikapi perbedaan hasil ijtihad para ulama ahlusunnah, ini boleh, tapi tidak ada salling menghormati antara dalil dan pemahaman yang benar dari rasulullah dengan pemahaman tokoh tertentu, kelompok tertentu,.

    Toleransi/saling menghormati? tidak semua perbedaan itu harus ada toleransi, silahkan baca disini ulasannya

  34. Uswah
    Januari 11, 2014 pukul 10:45 am

    Yang Comment Mantap !!!! Akeh .. MUsuh Islam tuh Jelas .. Yahudi , Nasrani .. Bahas Mta atau Salaf Atau yg lain tuh gak penting … 1!

    terimakasih sudah komentar disini
    Musuh islam dari kalangan orang kafir,baik yahudi atau nasrani, itu mudah untuk mendeteksinya, tapi musuh-musuh islam dari kalangan orang islam itu sendiri, itu sangat sulit dideteksi khususnya bagi orang-orang awam,

    Itulah kenapa penghuni neraka yang paling dalam dan dia kekal di dalamnya adalah orang yang secara kasat mata dia melakukan shalat,puasa, bahkan mungkin juga haji, tapi mereka dimasukan kedalam neraka yang paling dalam, dan kekal selamanya, tahu tidak siapa mereka?
    mereka adalah orang-orang munafik, kenapa orang munafik masuk neraka, padahal mereka shalat,puasa,bahkan pergi haji, tahu tidak apa sebabnya? bahkan mungkin saja mereka juga gemar membantu orang lain dengan sedekah, dll , kenapa orang munafi lebih berat hukumannya daripada orang kafir? karena orang kafir jelas sekali memusuhi islam, tapi orang munafik tidak, mereka menampakkan keislaman mereka,

    Oh iya, saya tidak sedang menuduh berarti MTA itu munafik, ini hanya membuka wawasan saja bahwa musuh2 kalangan yahudi dan nasrani sangat jelas, daripada para pembenci islam dari kalangan umat islam itu sendiri, karena sangat sulit di deteksi, khususnya bagi orang awam

  35. ponco
    Desember 31, 2013 pukul 8:47 pm

    ini hanya copy paste dari blog lain ….. sayang sekali.

    Terimakasih mas ponco,
    hampir semua postingan di blog ini adalah copy paste dari blog lain,
    dan itu jauh lebih selamat, apalagi sumbernya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, silahkan rujuk langsung ke sumber artikel tsb,

    Khusus tentang pemikiran menyimpang MTA, silahkan rujuk langsung ke blog tsb, dia adalah salah satu mantan MTA yg sudah cukup lama, silahkan rujuk kesana, FB nya pun ada,.

  36. wong ndeso
    Desember 30, 2013 pukul 8:07 am

    apa biyen iku kanjeng nabi ngajari umate ben podo debat apa ya

    matursuwun mas,.
    kanjeng nabi ora ngajarke debat, tapi mrentah ben kaum muslimin kuwe meluni ajaran rasulullah sing diajarna maring sahabat,
    Rasulullah wis ngajarke alquran maring sahabat, dewek kuwe gari meluni pemahaman para sahabat,
    dudu nggawe-nggawe pemikiran dewek, nggawe tafsir dewek, anget pisan tafsir model MTA,.

    Dadi njelasna penyimpangan MTA kuwe dudu debat mas, tapi ngingetna maring kaum muslimin supaya ora terjerumus melu-melu pemahaman MTA,.

  37. abu atikah
    Desember 29, 2013 pukul 10:54 pm

    Assalamualaikum,
    buat admin, maju terus pantang mundur . Istiqomah di atas sunnah.Jazakallah khairan Barokallahu fik

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    jazakallahu khairan , wa fiika baarakallah,.
    terimakasih atas suportnya,.

  38. Kasman
    Desember 27, 2013 pukul 8:01 pm

    Asww. Bk ustaz ini aku turunane wong jovo hidup li luar negeri Perancis Agamaku islam aku arep tekoh Karo bk admin képye carane et mengapa baca Adan Karo surate alqadar neng kuburan teros iqamat Karena aku belum faham minta tolong képye . Www.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    maturusuwun kang kasman, mudah-mudahan urip nang prancis bisa tetep njaga agamane, aja melu-melu budaya prancis,.
    Adzan , maca surat alqadar karo iqamat nang kuburan kuwe dudu ajaran islam kang, kuwe ajaran kebidahan sing bisa nekakna dosa nggo pelakune, sebab bidah kuwe luwih bejad ketimbang maksiat,. dadi aja dikerjani amalan sing kaya kuwe,.
    artikele wis ana kye kang, njajal diwaca nang kene,

  39. yanuar
    Desember 27, 2013 pukul 1:33 pm

    monggo mas disimak videonya, cuma sebentar jadi sila disempatkan.. berisi penjelasan Al-Ustadz tentang halal haramnya anjing..
    matur suwun..

    Yang di majlis khususi ngga ada rekaman videonya kang, kalau yang disiarkan di tv, itu sih basa-basi saja, untuk menutupi kenyataan, lihat di buletinnya juga masih ada,

  40. Siswo winarto
    Desember 24, 2013 pukul 1:21 pm

    Lebih baik sampaikan dulu permasalahan atau penyimpangan itu pada ketua MTA Ahmad Sukina.benar atau tidaknya penyimpangan itu semua.

    Insya allah nanti saya ambilkan dari cuplikan ceramah ahmad sukino sendiri, penyimpangan-penyimpangan MTA,

  41. inas
    Desember 21, 2013 pukul 8:36 am

    saya bukan anggota mta, tapi menurut pemahaman saya sebagai muslim, menyebarkan aib orang lain, menjelek-jelekkan orang lain atau sebuah lembaga apalagi muslim (saudara seiman) itu tidak dianjurkan, apapun alasannya, entah sebagai bentuk kekecewaan atau karena lainnya.
    sudahlah…kalau memang ada ajarannya yang sesat, toh ada lembaga ulama MUI yang berhak memberi cap sesat atau tidak. kenapa juga kita susah payah? masyarakat sekarang cerdas kq, ga melulu ngikut manstream, nelen mentah2 berita2 di media cetak/elektronik/internet…
    sekarang ini ngaca aja deh ke diri sendiri, apa yang kita lakukan itu apa sudah bener menurut agama, manfaatnya apa untuk diri sendiri atau orang lain, sudah beningkah niat kita? yain melakukan semuanya dengan ikhlas karena Allah SWT?
    sudah jengah saya liat pertentangan di tubuh umat, bukannya sibuk menyatukan potensi dan kekuatan, malah asyik gelut, dan parahnya ada yang ga sadar ikut2an mengobarkan api permusuhan, istighfarlah…
    masih banyak persoalan yg harus diselesaikan: ekonomi, pergaulan sosial, akidah… nah, dekat akhir tahun banyak tantangan nih. bagaimana nasib anak2 remaja kita yang makin gandrung pergaulan bebas? yakin sudah menjaga anak2 kita dgn baik dan benar?
    sudah… sudah.. sudah… istighfar..istighfar..istighfar.. maafkan..maafkan..maafkan…
    yuk, kita perbaiki umat ini, mulai dari yg hal yang kita bisa: hilangkan lah ghil sesama muslim…

    terima kasih atas perhatian dan doanya. semoga umat Islam selamat dari rongrongan bahaya yang mengancamnya, amiin.. ya rabbal ‘alamain

    Mengingatkan bahaya musuh-musuh dari luar islam, itu lebih mudah daripada mengingatkan bahaya pemikiran orang-orang islam yang mengusung pemikiran yang menyimpang,.

    Bukankah manusia yang mendapat siksa di dasar neraka yang paling dalam dan kekal selamanya itu bukan orang-orang kafir, tapi orang yang shalat,puasa,bahkan berhaji,… siapa mereka? Mereka adalah orang-orang munafik.

    Orang munafik mengerjakan shalat,puasa,zakat,haji,. tapi kenapa mereka masuk neraka? bukankah secara pisik mereka terlihat sebagai muslim,..

    • ponco
      Desember 31, 2013 pukul 8:37 pm

      admin,
      saudara memaparkan kejelekan MTA, tapi tidak mau dikritisi bahwa yang saudara lakukan itupun juga belum tentu benar. Kebenaran hanya pada Allah. Berarti saudara sama saja. sama jeleknya. karena dua orang muslim yang berperang tidak ada yang masuk surga. dua-2 masuk neraka.

      terimakasih mas ponco,
      Betul sekali , kebenaran hanya milik Allah, dan Allah sudah mengirimkan utusannya untuk menjelaskan kebenaran tersebut, dan nabi muhammad adalah utusan yang terakhir, beliau membawa kebenaran dari allah, dan kebenaran tersebut sudah rasul ajarkan kepada para sahabatnya,

      nah yang jadi masalah, apakah pemikiran MTA itu sesuai dengan pemahaman para sahabat? ini bukan rahasia umum, MTA mentafsirkan alquran bukan dengan pemahaman para sahabat, tapi menurut akal pengusung MTA, silahkan bisa disimak sendiri melalui video-video pak sukino, atau ceramah-ceramahnya,. ..

      Dan pengajian umum yang dihadiri masyarakat awam, itu berbeda dengan pengajian khususi,. dan jarang sekali masyarakat umum yang bisa mendengarkan kajian khususi ini,

      Penyampaian artikel ini bukan seperti muslim berperang dengan sesama muslim, tapi dalam rangka menjelaskan tentang pemikiran menyimpang dari MTA ini, yang bisa merusak akidah kaum muslimin, ini adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar, alhamdulillah banyak yang tersadarkan dari pemikiran menyimpang MTA ini,

      • Al-fatih
        Mei 28, 2014 pukul 3:26 pm

        Saya rasa ajaran mta ada benarnya dan ada pula yg jeleknya jika yg baiknya kita ambil yg jeleknya kita buang, namun untuk itu yg dibuat admin ini bukanlah aib, tapi ini a memang paling bahaya itu org munafik, melihat org kafir sangat gampang, sebelah mata cukup, tapi melihat org munafik itu sulit bagaikan sembilu,

        jadi bukan saya membela admin, namun saya hny mengapresiasi postingannya, siapapun yg pernah bergabung dg kelompok2 yg lain jika ada yg aneh mereka lakukan beberkanlah, agar umat islam tdk terjerumus ke yg salah,

        sungguh alquran itu sudah cukup mengatur dunia ini hingga kiamat,termasuk isi2 nya, dan agar kita bisa bersatu lg, tdk terpecah krn musuh kita lbh kuat dari kita, jika kita berlarut2 dlm ajaran yg tersesat, bisa mengahncurkan akidah kita, dan pada akhirnya kita sangat gampang untuk di hancurkan,

        terimalah dan telaah lah postingan org, agar kita faham, jazakallahu khairan

        Jazakumullahu khairan atas tanggapannya,.

    • Abdul Rohim
      Januari 14, 2014 pukul 3:23 am

      sutuju…mas
      mudah2an umat islam bisa menyikapi masalah internal dengan bijak. tanpa memberi komen ke sana – sini.

      Sikap yang sangat bijak, mengingatkan kaum muslimin dari bahaya pemikiran yang merusak ajaran islam itu sendiri, apalagi pengusung pemikiran itu seolah-olah mendakwahkan islam, tapi mendakwahkan islam bukan dengan pemahaman para sahabat, tapi pemahaman kelompoknya,.

    • AKBAR SUKINO
      Februari 15, 2014 pukul 7:54 am

      MTA (Majelis Tafsir Al-qur’an)

      Tapi faktanya banyak pernyataan mengenai penafsiran A.Sukino yang tidak menggunakan rujukan tafsir terdahulu.

      yap.,. betul mas,.

  42. ary susanto
    Desember 16, 2013 pukul 9:28 am

    admin nya kalo diperhtikan cuma mengndalkn NGEYEL,,,
    TANPA MAU BERTABAYUN DULU….

    KASIHAN KAMU MIN…??MAKSUD ANDA MAU MENJELEK2KAN MTA eeeeee malah MTAnya sendiri berkembang sesat.

    dan jika mimin ,merasa benar dan mta salah.coba tolongt datang ke MTA dan diluruskan ajaran MtA bukan berani BERKOAARRRR DI WEB…

    Alhamdulillah, postingan tentang MTA jadi postingan yang selalu banyak pembacanya,
    berkembang pesat? … karena belum paham apa itu mta, wong yang ikut adalah rata-rata orang kampung, orang awam, dicekoki ajaran apapun ya manut saja,
    Banyak yang sudah pada sadar kok,

    • faza
      Desember 16, 2013 pukul 11:01 am

      Orang baik itu tidak ditentukan dari kamupng, dari kota, ato dari metropolitan. Dan juga bukan karena fisiknya. Tapi hati orang itu, orang2 yang menghadap Allah dg hati bersih.

      Betul, mengadap Allah dengan hati yang selamat,
      Bagaimana cara menghadap Allah dengan hati yang selamat?
      Tentunya dengan mengamalkan ajaran islam sesuai dengan pamahaman generasi terbaik umat ini, generasi salafus shalih, bukan menurut pemahaman-pemahaman yang menyimpang dari manhaj salaf, salah satunya pemahaman Majlis Tafsir Akal , silahkan baca penyelisihan majlis ini dengan manhaj salaf, baca disini

      Jalan keselamatan hanya satu, apa jalan dalam memahami islam dengan pemahaman yang benar? baca ulasannya disini

      Seluruh kaum muslimin wajib mengikuti manhaj salaf, kenapa? baca ulasannya disini

      Beli buku Mulia Dengan Manhaj Salaf secara ONLINE, silahkan langsung klik disini

  43. azka wan
    Desember 10, 2013 pukul 5:55 am

    kalau memang pimpinan mta ngawur, berarti setiap pejabat yang meresmikan cabang mta juga ngawur donk apalagi yang nemberikan izin pendirian yayasan

    Emangnya pejabat yang kita itu jebolan pesantren ya mas? wong ketua aliran sesat LDII aja bisa diangkat jadi amirul hajj, padahal LDII sudah jelas kesesatannya,

    Patokan kebeneran bukan karena itu diresmikan oleh negara,lalu berarti tidak sesat, tetap saja sesat mas,

    • ahmad
      Desember 11, 2013 pukul 6:38 am

      mas, kenapa semua orang membenci MTA dan mengatakan kalau MTA itu aliran sesat
      kalau saya lihat brosurnya MTA selalu menjelaskan dengan Alqur’an dan Hadits tidak menggunakan dasar yang lain

      Terimakasih mas, patokan sesat atau tidak itu bukan dari brosurnya, sekolahnya, masjidnya, atau tutur kata dalam ceramahnya lembut,
      tapi lihat dari pemahaman yang diusungnya, sudah saya posting disini mas, 36 penyimpangan MTA, silahkan baca disini , dan anda cocokkan sendiri, mudah kok, tinggal mengakurkan saja dgn apa yg dilakukan oleh MTA,

      Dan yang tertipu dengan dakwahnya MTA biasanya adalah orang-orang awam yang memang mudah sekali digiring kesana kemari,

  44. ahmad
    Desember 10, 2013 pukul 2:56 am

    maaf ya bukannya membela atau memihak salahsatu
    daripada bingung menjelek2kan MTA mendingan anda semua masuk websitenya aja!
    http://www.Majlis-Tafsir-Akal-online.com

    saya kasih ibarat gini juga mas, misalkan ada orang yang penasaran, cuma denger tentang pelacuran, apakah kita kasih jawaban, daripada bingung, ini alamat tempat pelacuran, silahkan masuk saja kesitu, .. apa begitu?

    • ahmad
      Desember 11, 2013 pukul 6:35 am

      mas kenapa websitenya diganti namanya, kalau memang MTA itu berdasarkan akal tolong dijelaskan dengan penjelasanmu sendiri jangan pakai “silahkan baca disini”
      dan kenapa setiap di tanya tidak dijelaskan secara detail jawabnya selalu “silahkan baca disini” apa tidak ada jawaban selain “silahkan baca disini”
      saya mau tanya ajaran tahlilan itu ada dasarnya apa tidak? kalau ada tolong dijelaskan dengan dasar dari alqur’an atau dari hadits yang menerangkan tentang tahlilan

      Kenapa saya jawab dengan jawaban seperti itu, ya karena disitu jawabannya, jadi saya tidak usah menulis jawaban lagi disini, tapi langsung ke jawaban yang lebih lengkap,

      Tentang tahlilan, justru mereka yang mengerjakan amalan tersebut silahkan mendatangkan dalilnya, baik dari alquran atau assunnah bahwa tahlilan itu ada perintahnya dari rasulullah,

      Saya malah membuka kuis untuk ini, Kuis tahlilan berhadiah Iphones, bahkan motorsport dan rumah siap huni, silahkan dibaca kuisnya disini, dan cara ikutnyapun mudah, suruh sebutkan satu dalil saja tentang ritual tahlilan ini, monggo dibaca disini kuisnya

      Silahkan baca sendiri mas, hukum tahlilan menurut NU, Walisanga,Imam syafii, saya sudah posting disini, silahkan baca ya, klik link ini

  45. widodo
    Desember 7, 2013 pukul 3:25 pm

    memang menyampaikan kebenaran itu diiringi hujatan dan cacian. mta harus menunjukkan kebenaran kalau emang itu berdasarkan qur’an dan hadist. kadang orang terbawa dalam kobaran kebencian tanpa melihat bahwa ajaran itu yang benar disisi Alloh. terus b elajar adalah bentuk pencarian kebenaran yang hakiki…dan kita akan temukan kesalahan dan kekurangan kita tanpa menyalahkkan suatu golongan.

    Siapa yang mencaci, tidak ada, fakta diatas bukanlah cacian kepada MTA, tapi mengingatkan kepada kaum muslimin tentang penyimpangan pemikiran MTA, mudah2an semakin banyak yang sadar, dan tercerahkan dengan artikel diatas,.

  46. pengajian mta
    Desember 6, 2013 pukul 10:29 am

    Dengan prinsip bahwa setiap orang/pihak punya kelebihan dan kekurangan, mohon mas admin bisa menyebutkan kelebihan+kekurangan dakwah mta dan kelebihan+kekurangan dakwah salafi. Terimakasih :)

    Mau tahu kekurangan dakwah salafi? Silahkan saja baca disini

  47. ari nugroho
    November 30, 2013 pukul 11:42 pm

    Sy pernah jadi jamaah mta slm 4 th,pengurus pusat,pengurus perwakiln,sangat penuh politik pecah bambu,pengurus cabang kadang di pegang orang2 bodoh,shg pabila adanya mslh ttg agama mrk buat kebijakan yg 1 mta maju trs,tak pernah tanamkan ilmu apa yg di pljari tiap minggunya,2kadang efek samping yg di ambil tak peduli, itu korbankan muslim /tdk,

    Ketua MTA nya saja dah ngawur mas, apalagi bawahannya,.

  48. Abu Ahmad
    November 29, 2013 pukul 2:26 am

    Bismillah
    Sebelum saya baca artikel ini saya ga begitu peduli dan ga mau tahu, apa itu MTA.
    Tapi sekarang jadi tahu sedikit apa itu MTA dan kebusukanya.
    Makasih dan jazakakallah, saya minta izin untuk coppy untuk beberapa halaman.
    Untuk saya kasih saudara yang lagi terfitnah dengan kajian di MTA.

    Silahkan, mudah2an bisa mencerahkan saudara2 kita yang rata-rata adalah orang awam, sehingga mudah tertipu oleh pemahaman MTA ini,

  49. Abumuadz
    November 18, 2013 pukul 12:05 am

    alhamdulillah, keluarga ana kenal sunnah dari radio rodja yang direlai oleh radio suaraqur’an solo dan radio muslim jogja, yang tadinya pendengar setia radio MTA, awalnya ana dakwahai sendiri sangat sulit tapi setelah ada radio dakwah ahlussunnah ( rodja, muslim dll ) memudahkan ana u/ mendakwahi mereka lebih jauh.

  50. rahmad
    November 17, 2013 pukul 3:03 am

    sya orang bodoh cuma bisa ikut-ikutan saja, yang saya anggap lebih baik& lebih benar itu yang saya ikuti. jadi dari pada ikut-ikutan Ustad ahmad sukino lak mending ikut Abdurrahman Wahid…

    Keluar dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau

    • ahmad
      Desember 4, 2013 pukul 5:58 am

      saya mau tanya: setahu saya MTA itu di hujat sesat ma orang2 karena beda pemahamannya dengan ormas lain dan yg paling di benci karena MTA tidak melakukan Tahlilan dan Yasinan serta acara 3, 7, 40, seratus hari dll

      Banyak lagi penyimpangan yang lebih parah dari sekedar yasinan dan tahlilan yang diusung oleh MTA, silahkan lihat dipostingan ini

  51. abu
    November 10, 2013 pukul 11:41 am

    anda orang frustasi, maksud anda tidak kesampaian, akhirnya anda begini, bertobatlah sebelum terlambat

    Mudah-mudahan semakin banyak yang bertaubat dari pemahaman MTA, alhamdulillah postingan MTA di blog saya menjadi postingan yang paling sering dibaca, mudah2an banyak yang menyadari ttg pemahaman kelompok ini,

    36 Penyimpangan MTA , silahkan saja akurkan dengan kenyataannya, monggo dibaca disini

    • faza
      Desember 3, 2013 pukul 10:32 pm

      Setiap orang akan mendapat balasanya sesuai dengan apa yang dia lakukan di dunia. Kita semua hanya bisa menilai secara dhohir dan tidak tahu apa yang ada di dalam hati.
      Biasanya, kita banyak mengetahui kesalahan orang tapi malahan kesalahan sendiri gak tahu.

      Dan suatu kewajiban kaum muslimin untuk mengingatkan bahaya pemikiran/pemahamana seseorang yang secara dzahir menyimpang, jika orang tsb menyebarkan pemikiran/pemahamannya,. sebagaimana tokoh MTA yang menyebarkan pemahaman penafsiran alquran menurut pemahaman MTAnya, ini termasuk salah satu bentuk amar ma’ruf nahi mungkar, sebagaimana kita mengingatkan manusia dari pemikiran LDII, bukan berarti kita menilai kesalahan orang lain,

      • Anto
        Januari 7, 2014 pukul 10:11 am

        min…MTA itu tdk menafsirkan Al-Qur’an, tp mempelajari dan mengkaji tafsir Al-Qur’an….itu lho min ..Al-Qur’an yg sdh ditafsirkan oleh para ahli tafsir..

        jere sopo mas,.

  52. hamba Allah
    November 5, 2013 pukul 2:06 pm

    jujur saya jg tau dr ustad saya yang sll mewanti wanti tentang bahaya MTA…..ustad sy …beliau keturunan Yaman…sll trtawa kalo mendengar orang yng menanyakan tentang ustad Sukino….Alhamdulillah…….berpeganglah pd Al quran dan sunnah….tinggalkan yg tdk ad tuntunannya…dan sll menggunakan ruqyah syar*i……….untuk pengobatan…

    Alhamdulillah…….di tangan beliau bnyk orang2 yg dl mayoritas memakai tradisi NU…skrng sudah berubah…di kampung sudah tdk ad tahlilan,7dino …sewu dino….dll..Alhamdulillah..smkn bnyk orang yang sadar akan kebenaran…..perlu dipahami saya bukan penganut paham tertentu…..

    …..
    …smg bnyk yg sadar…dr paham MTA…maklum kbnykn orang pelosok…yg ikut….sragen boyolali….sungguh taklid buta….

    memang jk mendengarkan di radio…..untuk orang pemula bakal takjub..dengan metode dakwah beliau…tp bagi yang sudah paham….bakal berbeda….

    secara logika…..apalagi orang yg sll..membaca riyadus sholihin,buku2..ibnu taimiyah ibnu katsir…….Subhanallah….
    Ahlussunah waljamaah…Allahu Akbar….

    • sugiyanto
      November 9, 2013 pukul 4:00 am

      Amiinnn…tapi kita tidak tau mana yang benar menurut Allah,pemahaman MTA atau Ahlussunnah waljamaah..

      Yaa..di lihat saja nanti di akhirat..mana yang lebih baik pengajarannya menurut penilaian Allah yang menjadikan hamba2nya lebih bertaqwa kepada-Nya..apakah cara MTA yang dianggap sesat ataukah cara Ahlussunnah waljamaah!yang penting mari kita berlomba2 berbuat baik utk menuju ketaqwaan yang di harapkan Allah & Rosullnya.

      Yang paling benar adalah sebagaimana yang allah jelaskan, dan rasulullah ajarkan, yaitu mengamalkan islam dengan pemahaman para sahabat, istilahnya manhaj salaf,
      Kemuliaan hanya akan diraih dengan manhaj salaf, silahkan baca postingannya disini

      Semua yang menyelisihi manhaj salaf, pasti akan tersesat, terjadi penyimpangan dalam mengamalkan islam ini, karena ini adalah Allah sendiri yang menjelaskan dalam alquran, bahkan ada ancaman bagi orang yang menyelisihi manhaj salaf,. silahkan baca surat annisa ayat 115

      • mantan ldii
        Februari 14, 2014 pukul 11:39 pm

        generasi sahabat itu jelas generasi terbaik, langsung berguru pada rosul, jika shabat melakukan kesalahan pasti rosul menegurnya.

      • zuhri
        April 23, 2014 pukul 7:42 am

        afwan, agama bukan utk dipertentangkan, habisin energi aja, agama mesti di yakini dan diamalkan, lana a’maluna walkum a’malakum “,

        terimakasih zuhri, sudah komentar disini,.
        sekedar bertanya, apakah anda sadar ayat diatas itu ditujukan kepada siapa?? anda mengucapkan kata diatas itu kepada saya, atau kepada orang kafir? mohon anda jawab,. karena konsekwensinya ngga sepele lho mas,. mudah-mudahan anda menukilkan ayat diatas itu karena ketidaktahuan saja, sebagaimana para aswaja yang koment disini juga ada yang nukil ayat diatas, malah ada juga yang nukil ayat sejenis yaitu LAKUM DIINUKUM WALIYADIIN,.. dia ngga sadar, menuduh salafi wahabi katanya gampang mengkafirkan kaum muslimin (walaupun ini tuduhan dusta yang tanpa bukti, disuruh nunjukin buktinya, pasti ngga mau, ngga bisa,) eh, dia malah ngelontarin ayat yang ditujukan untuk orang kafir, tapi ditembakkan kepada sesama muslim, salafi wahabi kan masih muslim,.. nah, mohon mas zuhri koreksi, itu ayat bukan ditujukan kepada sesama muslim mas, hati-hati,..

        keyakinan yang berdasar dan diamlkan tentu lebih menuju ridho dari pada yakni dan merasa benar tapi tidak konsiten mengamalkan, apa artinya ? almuslimuuna mahjumbul lismuslimin, islam tidak maju karena terhijab oleh umat islam sendiri yang cucuh-cucuhanmenyalahkan saudaranya sendiri, lebih baik ngajari orang yang belum sholat daripada menyalahkan orang yang sudah mau sholat, alhaqqu mirrobikum, biarlah Allohh yang menilai, yang p[enting arang beramal dengan dasar bukan taqlid buta.

        mas zuhri, anda paham tidak apa yang dimaksud taklid buta? jadi tidak koment ngawur,. mengikuti dalil dengan pemahaman yang benar, itu bukan taklid buta, tapi mengikuti ajaran islam dengan pemahaman tokoh tertentu, kelompok tertentu, ormas tertentu, itu baru disebut taklid buta,. taklid kepada tokoh, kepada kelompok/jamaah tertentu, atau taklid kepada ormas,. na’udzubillahi min dzalik,

        Harusnya takli itu kepada rasulullah, dengan pemahaman generasi yang direkomendasi langsung oleh rasulullah, generasi para sahabat, tabiin dan tabiut tabiin, mereka disebut generasi salafus shalih,. bukan taklid kepada MTA,.

    • faza
      Januari 7, 2014 pukul 10:04 pm

      Orang itu baik ato buruk bukan ditentukan oleh leluhurnya, apa dia dari Arab, Yaman, Jawa kampung ato kota, ato mana lagi. Sejauh mana dia mau beriman dan beramal sholeh. Amal sholeh adl amal yg sesuai petunjuk Allah dan RasulNya.

      Betul sekali mas,
      Dan yang disebut sebagai amal shalih adalah amalan-amalan yang diajarkan oleh rasulullah sesuai dengan pemahaman para sahabat, karena rasulullah pertama kali mengajarkan amalan-amalan tersebut kepada para sahabatnya, kita tinggal mengikutinya saja,

      Bukanlah dikatakan amal shalih jika amalan tersebut adalah amalan-amalan yang dibuat-buat sendiri, tidak ada contohnya dari rasulullah,

      Amalan-amalan bidah bukanlah dikatagorikan sebagai amal shalih, amal shalih akan membawa kepada kebaikan, dan menambah ketakwaan pelakunya,
      Amal bidah akan membawa keburukan kepada pelakunya, baik di dunia atau di akherat, amalan bidah menyebabkan datangnya murka Allah,

      Akibat berbuat bidah, ini resikonya, silahkan baca disini</a

      >

  53. agus
    Oktober 26, 2013 pukul 5:43 pm

    sy jadi heran ya,tiap ada orang yg menjelek2kan mta,kok hati sy malah semakin yakin dng mta,,pdhl sy bukan mta,,kadang2 hanya mendengarkan radio persada,,majulah terus wahai mta,,pak ustad sukino,,

    terimakasih mas agus,
    Memang hidayah itu hanya milik Allah, Allah memberikan kepada siapa yg dikehendakinya,.

    saya berikan contoh, ada orang yang mengingatkan bahwa ditempat A itu adalah tempat maksiat, seperti pelacuran, tempat mabuk, jangan mendekati tempat tersebut,.

    Sebagai orang yang masih mempunyai akal sehat, tentu tidak akan mampir ke tempat tersebut, tidak berani coba-coba,
    Namun ada orang yang mungkin penasaran, akhirnya mencoba sekali-kali,. mungkin ada juga yang akhirnya tobat, tidak mencoba lagi,.

    namun,..

    ada juga yang mencoba sekali-kali, eh,. jadi ketergantungan,, hingga dia sering ke tempat tsb, dan betah berlama-lama disana,.

    nah, saya tidak tahu, anda termasuk orang yg sperti apa,. cerita diatas hanya gambaran saja,.

    fakta tentang penyimpangan pemikiran MTA sdh saya paparkan, begitu banyak,. dan bisa dibuktikan sendiri,.

    Silahkan anda ngaji ke MTA, itu pilihan anda, dan anda sendiri yang akan mempertanggungjawabkan perbuatan anda dihadapan Allah kelak,, saya hanya menyampaikan warning ttg apa itu MTA,. monggo mas,..

  54. parto
    Oktober 19, 2013 pukul 3:31 pm

    berkali-kali saya nulis di blok pecundang ini sellalu tdk dimuat/didelet, anda sudah berani menghakimi MTA itu sesat, MTA itu ingkarusunah, saya tanya siapa yang menjamin anda itu benar dan nanti masuk surga,

    Terimaksih pak parto,
    Tanggapan anda, atau siapapun, hak saya utk tdk mempublishnya, saya pilih-pilih, jika layak tampil, ya akan saya tampilkan,
    Tentang MTA, sdh sangat jelas, penjelasan mantan MTA, atau bisa lihat di video sang ustadz yg banyak di youtube, atau penjelasan ustadz yg dialog langsung dengan petinggi MTA, banyak sekali penyimpangannya,.

    Masalah masuk surga atau neraka, semua manusia sudah ditetapkan akan masuk surga atau neraka, 50 ribu tahun sebelum alam semesta diciptakan, Allah sudah menetapkan siapa yg akan menghuni surga atau neraka, cuma siapa-siapanya, kita tidak tahu, karena itu hal ghaib,.
    Jadi pertanyaan anda, siapa yg menjamin saya masuk surga, maka tidak ada yg menjamin, sebagaimana jika pertanyaan ini saya tanyakan kepada anda,. kecuali yg sdh dijelaskan oleh dalil, contoh seperti abu bakar pasti masuk surga, demikian pula umar,utsman, ali,aisyah, istri rasulullah, karena ada dalil yg jelas dalam hal ini,.

    saya nggak usah ngupas banyak anda menganggab presiden sebagai imam , seorang imam itu harus diikuti, kalau kliru itu pengikutnya wajib meluruskan, ya kan ?
    sampai sekarang ini istri presiden yang sampean jadikan imam itu tidak berjilbab dan selalu muncul didepan publik, apa memang di manhaj salaf kepala wanita itu bukan aurat,

    Mas parto, tentang wajibnya taat kepada pemimpin, itu perintah Allah, terlepas pemimpin itu adil atau dzalim,
    Apa yang dilakukan oleh pemimpin yang itu bertentangan dengan syariat islam, itu tanggung jawab pemimpin tsb, apalagi yg dilakukan oleh istri pemimpin tsb, ini bukan tanggung jawab rakyatnya,
    Jadi kemaksiatan yg dilakukan oleh pemimpin, jangan kita ikuti, kita ikuti hal2 yg tdk maksiat saja,

    Penyimpangan MTA sendiri tidak kalah fatal, bahkan dalam perkara akidah, sudah saya postingkan disini, bahkan siaran radio MTA atau TV MTA pun full musik, yg musik sendiri dalam islam hukumnya adalah HARAM, gimana tho pak? hukum musik itu haram,silahkan baca disini

    trus komentar chanel satelit segala la sampeyan nggak dong chanel satelit kok komentar banyak gitu lo jadi sampeyan komentar chanel satlit diatas kelihatan sempeyan bego nggak dong, trus memfonis MTA bergandengan dengan JIL adan berani tanggungjawab atas pernyataan anda di muka hukum didunia ini ? dan nanti diakherat anda akan dimintai pertanggungjawaban anda sama Allah atas pernyataan itu

    Kenapa saya berkomentar seperti itu?
    Saya mendengarkan radio MTA via parabola, dan radio JIL 68H via parabola, kok suaranya sama? apakah saling merilay?
    say dapat jawaban, katanya chanelnya sama, hanya kanan dan kirinya yg berbeda,. tapi saya mencoba nyimak kok masih sama, bukan kanan dan kirinya,.
    Taruhlah itu tdak ada kerjasama antar radio tersebut, pola pemikirannya ada kesamaan, sama-sama menafsirkan alquran dengan akal mereka, bukan menafsirkan ayat alquran sesuai pemahaman ahlusunnah , pemahaman para sahabat,yg diajarkan alquran langsung oleh rasulullah,

  55. bejo
    Oktober 18, 2013 pukul 8:37 am

    komentar bp bambang itu justru membawa bp bambang masuk neraka soalnya itu hanya setetemen menurut akal pak bambang saja la MTA itu beramal selalu mengikuti contoh-contoh rosul maupun sahabat, dan apa yang dikerjakanada dasarnya malah yang Bp Bambang sampaikan itu tanpa dasar .

    kedua masak hanya mau keluar saja mbikin blog yang isinya menghujat ada apa dibalik itu, toh MTA nggak mempermasalahkan Bp Bambang keluar dari MTA la kok BP Bambang seperti babon ketaton bentalitan , coba renungkan ada contoh dari rosul kalau orang islam mengungkit-ungkit masalah saudaranya trus disiarkankemana-mana ?

    coba carikan, maka bertaubadlah sebelum masuk neraka

    Terima kasih kang bejo,
    Anda masih di MTA? mudah-mudahan Allah berikan petunjuk kepada anda, sehingga mengetahui pemahaman islam yang benar,
    Apa yang dilakukan oleh saudara Bambang itu merupakan salah satu bentuk taubat beliau, termasuk amar ma’ruf nahi mungkar, kenapa?
    Beliau sdh cukup lama di MTA, ikut hingga pengajian khususi, mungkin anda belum sampai khususi ya, masih mustami’ , sehingga anda belum mengetahui penyimpangan pemikiran MTA ini, ya wajar saja,

    Saudara bambang sdh mengetahui penyimpangan tersebut, sehingga ketika beliau mengenal metode memahami islam yang benar (manhaj salaf) maka beliau terketuk untuk mengungkap penyimpangan-penyimpangan MTA, sehingga tidak menambah keterupurukan kaum muslimin karena tertipu oleh pemikirannya, ini adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi mungkar, mudah-mudahan Allah membalas jerih payahnya, dan menerima taubatnya.

    Sudah bukan hal aneh, seperti contoh, orang yang ikut syiah, lalu tobat dari syiah, maka dia akan mengungkapkan kebobrokan syiah, jadi mantan syiah mengungkap kesesatan syiah, demikan pula orang yang tobat dari ahmadiyah, akan mengungkapkan kebobrokan akidah ahmadiyah, demikian pula yang tobat dari LDII, maka akan mengungkap kebobrokan akidah LDII, demikian pula orang yang keluar dari pemahaman MTA, maka suatu hal yang wajar jika mereka mengungkap penyimpangan MTA yang banyak tdk diketahui oleh para pengikutnya yang rata-rata adalah orang awam, manut saja,..

    Sebagaimana copet yang tobat, maka dia akan mengungkapkan trik-trik supaya orang-orang bisa terhindar dari aksi copet ini,.

    Mudah-mudahan banyak para pengikut MTA yang masih awam ttg ajaran agama terketuk dari pemikirannya, terbangun dari tidur lelapnya,..

    Boleh menyebarkan penyimpangan pemikiran seseorang atau kelompok tertentu agar tidak ada kaum muslimin yang tertipu oleh pemikiran tokoh atau kelompok tertentu, dan ini sebagai bentuk amar ma’ruf nahi munkar,

    • zuhri
      April 23, 2014 pukul 7:56 am

      Al Qur’an mengajarkan : iman, islam dan ihsan, artinya prilaku ihsan harus pula diamalkan, jangan hanya menuding kelmahan orang ( karena itu bukan prilaku ihsan ), ingat ” al insanu mahalul khotho wanisian ” sesungguhnya tidak ada manusia yang sempurna, maka kalau kita tidak suka dengan organisasi atau orang lain, tentu tidak pantas mejelk-jel;ekan orang atau orgnaisai tersebut, malkan apa yang anda yakini minus tidak usah dibarengi dengan nafsu merasa paling benar.

      terimakasih kang zuhri,.
      betul , tidak ada manusia yang sempurna, kecuali rasulullah,
      Namun,…
      Islam sudah sempurna, Rasulullah sudah menyampaikan seluruh ajaran islam, dan kita tinggal mengamalkan kandungannya , tentu pengamalan ini dengan pemahaman yang benar, yaitu pemahaman generasi yang direkomendasi oleh rasulullah, bukan pemahaman tokoh atau kelompok tertentu selain mereka,
      Organisasi, atau jamaah, atau tokoh tertentu, bukanlah patokan kebenaran, bukan pula kita jadikan sebagai simbol loyal kita, loyal kepada ormas,jamaah,atau tokoh tertentu, loyal kita kepada dalil yang shahih dengan pemahaman yang shahih,. itu loyal yang benar, fanatik yang benar,

      Sebaik-baik orang islam adalah mau menutupi kekurangan yang ada pada saudaranya muslim.

      Saya menjelaskan penyimpangan pemikiran MTA juga dalam rangka menutupi kekurangan MTA, dan membentengi kaum muslimin dari pemikirannya yang rusak, sehingga tidak ikut terbawa rusak, ini adalah bentuk amar ma’ruf nahi munkar, bukan sedang menjelek-jelekkan organisasi lain, alhamdulillah, banyak yang sadar,.

      Hindari pertikaian dan jangan memperbesar perbedaan, apa arti organisasi jika menimbulkan hati berduri, hanya Rosulullah yang terjaga dari dosa, jika kita tidak suka dengan orang lain jangan menyebarkan fitnah, karena penyebar fitnah justru berat dosanya. ” MARI BERPIKIR YANG ARIF DALAM BERAGAMA ” QUR’AN DAN SUNNAH SEBAGAI DSARA DAN TUNTUNAN, KITA AMALKAN SEJAUH ILMU YANG KITA MILIKI, TOH ALLLOH YANG MENILAI KITA.

      Kata rasullah, islam tidak boleh berkelompok-kelompok, sebab itu akan membuat umat islam bercerai berai, dan ini sudah terbukti,.
      Bahkan wasiat rasulullah, kita disuruh meninggalkan semua kelompok-kelompok yang ada, yang menjadikan loyalitas itu pada kelompok tersebut, bukan kepada dalil yang shahih dengan pemahaman yang shahih, sehingga seolah-olah kebijakan jamaah tertentu,ormas tertentu, tokoh tertentu, itu menjadi tolok ukur kebenaran,.. dalilpun dikesampingkan,. wal iyadzubillah,. musibah yang menimpa umat islam,.

  56. mbah
    Oktober 17, 2013 pukul 1:25 pm

    postingan yang bagus.
    trimksih sudah menyebarkan ilmu tntang aliran seprti ini.
    smoga Allah memberkahi kita yg bsa menggunakan akal dan fikiran untuk berpedoman pada Qur’an dan sunah..

    Allahuakbar..

    Mudah-mudahan bermanfaat bagi kaum muslimin,agar kaum muslimin tidak tertipu dengan dakwah-dakwah para tokoh yang tidak mendakwahkan islam dengan pemahaman ahlussunnah wal jamaah, namun berlandaskan pemahaman tokoh kelompok tersebut,

  57. crash
    Oktober 12, 2013 pukul 1:44 pm

    @ taufik novianto “ha ha ha sudah saya bilangin jangan meminta pendapat mta pada saya, karna saya bukan warga mta, ..”
    Admin “Tidak mungkin bukan warga mta, tapi terusik dgn postingan tentang mta, tapi dilihat dari jawaban yang anda berikan, jadi semakin membuktikan kalau anda itu dari mta, ..”
    November 12, 2012 pada 8:18 am | #4
    @taufik novianto “weleh mas mas, sudah saya bilangin tanya aja ke kantor mta sendiri biar jelas, kata orang itu bahasa islamnya tabayun ,saya ini bukan warga mta,…”
    Admin “…saya pengin tahu jawaban anda sendiri sebagai simpatisan MTA, ..”

    menurut saya ” meskipun mas taufik novianto sdh menjelaskan tapa paksaan bhw ia bukan warga mta namun tetep aja mas Admin mendahulukan tuduhan dengan -”Tidak mungkin bukan warga mta,..” setelah mas taufik novianto sedikit menjelaskan bhw posisinya bkn warga mta namun tetep aja mas Admin mendahulukan tuduhan sbg “simpatisan” pdhl mas taufik novianto sbg “mustamik” aja. antara simpatisan dan mustamik berbeda makna.

    nampaknya pola2 melancarkan tuduhan lebih diminati bagi Admin. Benar atau tidaknya tuduhan tsb kayaknya urusan belakangan.
    (jangan2 saya juga dituduh telah menuduh?, semga tidak demikian)

    sbg ringkasan : bangkai anjing dan bangkai manusia adl haram hukumnya..

    Terimakasih, saya menjawab ringkasan saja,
    sebagai tambahan, bangkai ayam juga haram, bangkai sapi juga haram,bangkai kambing juga haram,

    oh iya, apa sih arti mustami dgn simpatisan? he..he..he.. kali saja tidak tahu, monggo mas, jelasin apa itu mustami dan simpatisan,

  58. budi
    Oktober 11, 2013 pukul 1:24 pm

    Saran saya bagi yang tidak yakin dengan tulisan di atas, bisa simak aktifitas MTA langsung atau via U tube, agar jangan ada fitnah yg dapat melemahkan umat islam indonesia.
    Rule of thumb: Check n rechek terutama ke pihak yang menjadi sasaran fitnah atau ketidak setujuan tulisan di atas.

    Dan bagi yang sudah paham kebenaran, dengan melihat video2 tokoh MTA di youtube, akan semakin jelas bagaimana pemahaman mereka dalam menjelaskana ayat Allah,. malah jadi semakin jelas, bagaimana pemahaman mereka,

    • yanuar
      Oktober 13, 2013 pukul 4:43 am

      hehe mas admin mas admin, saya heran mengaku orang islam kok dengan mudahnya memfitnah orang islam lainya… ga tau apa2 tentang MTA, dan hanya punya dasar “KATA ORANG” tapi seolah2 udah tau mta luar dalam, dan sudah berani memberikan statemen ini itu.
      ttg mustami dan simpatisan di mta, padahal keduanya waktu ngajinya juga sama, kegiatanya juga sama, cuman yg satu terdaftar, dan yang satu tidak terdaftar..

      mas admin, lanjutkan kicauanya ya sampai puas…
      semoga Allah membuka hati kita semua..

      Alhamdulillah, sudah dapat kiriman lagi,semoga bisa membuka hati anda dan kaum muslimin,.. buat nambahin keterangan sebelumnya tentang MTA,
      Semoga bisa mencerahkan bagi para pencari kebenaran, silahkan lihat di postingan ini, 36 penyimpangan MTA, baca disini

      • ahmad
        Desember 10, 2013 pukul 2:49 am

        admin saya tanya untuk ketiga kalinya
        soal kalimat baiat yg rahasia khususy MTA itu adakah kata2 yang harus di ucapkan itu apa? kalau mau masuk islam kan harus mengucapkan ” Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa Asyhadu an-Na Muhammadarrosuululloh”, Kalau yg khususy di MTA harus mengucapkan apa?
        klo ga bisa jawab berarti itu suatu fitnah kalau MTA membaiat

        maaf, saya tidak pernah ikut MTA, alhmdulillah, silahkan tanyakan langsung ke penulis artikel ini, yang mantan anggota khsusi, juga mantan dai MTA, monggo mas,

  59. budi
    Oktober 11, 2013 pukul 1:18 pm

    Orang islam (indonesia) tidak semua harus belajar di pesantren. Kalau ada sarana belajar seperti di MTA apa yang salah? Apakah MTA mengajarkan syirik, anti tauhid dsb ….? Tidak bukan?

    Terimakasih mas budi,sdh berkomentar disini,
    Oh iya, anda paham apa itu syirik? syirik adalah menyekutukan Allah, atau menyembah selain allah,
    Apakah salah satu bentuk menyembah selain allah? Mengikuti penafsiran orang yang berkata tentang islam, tapi bukan dengan penjelasan dari rasulullah, ini juga termasuk bentuk kesyirikan, mempertuhankan kyai,atau tokoh,atau pimpinan kelompok, apa yg diucapkan pimpinan tersebut, walaupun itu menyelisih ajaran islam yang sudah jelas, ini adalah salah satu bentuk kesyirikan juga,

    so,.. apakah MTA sebagaimana yg anda katakan, kita lihat saja, begitu banyak keanehan dari ajaran tokoh MTA yang menyelisihi ajaran Rasulullah,

    Alhamdulillah semakin banyak warga MTA yang menyadari akan hal ini,sehingga keluar dari pemahaman kelompok tersebut,apa contoh penyimpangan ajaran MTA tersebut? sudah saya postingkan, silahkan baca disini

    Jaman sekarang setiap orang tdk selalu punya waktu khusus untuk belajar secara mendalam. Malah mereka belajar agama secara online via internet, gadgetnta? Mengapa saling menjelekkan, mestinya saling melengkapi.. Bukankah begitu?! Ojo benere dhewe!
    Kamu mungkin tahu ini tapi belum tahu yg ini.. Kamu mungkin tahu itu, tapi belum tahu yg ini dst.

    Betul sekali, sekarang jaman teknologi, semua dimudahkan, apalagi dgn adanya internet,.
    Namun, teknologi itu juga perlu difilter, sebab dengan teknologi juga bisa untuk menyebarkan kesesatan,penyimpangan ajaran islam,sudah banyak kasus tsb,
    Demikian pula pemahaman2 yg menyimpang,begitu mudah disebarkan melalui teknologi tsb,

    Jadi, belajar secara mendalam harus melalui rujukan yang benar, bukan rujukan yang salah, dalam hal ini sudah begitu banyak dijelaskan ttg penyimpangan pemahaman kelompok2 dalam islam, salah satunya ya apa yg diajarkan oleh MTA ini, kita bisa dgn mudah menunjukan bukti2nya, video2 tokoh ini juga ada di internet, dgn mudah kita tunjukan, dari video tsb, bagaimana perkataan tokoh ini dalam videonya,
    Bagi orang awam, yg tdk paham ttg pemahaman islam yg benar, ya hanya melongo, dan mantuk-mantuk wae,. terkagum dan terpesona oleh jawaban sang ustadz, lha namannya jg orang awam, ibarat kerbau yg dicocok hidungnya, mau dibawa ngalor ikut ngalor, mau dibawa ngidul ikut ngidul, sampai-sampai mau dibawa ke tempat jagal untuk disembelihpun akan manut saja,.

    Mudah-mudahan Allah menunjuki anda dan kaum muslimin dari pemahaman menyimpang MTA ini,.

  60. jarwo
    Oktober 10, 2013 pukul 9:30 am

    o.. ea aku mau tanya lagi masak dari pengakuan bapak yang sudah aktif masuk MTA 20 tahun ,tahu beda pahamnya baru”ini/ keluarnya baru”ini..? kalu boleh tahu bapak di boyolalai ikut kelompok /cabang mana & dan ketuanya siapa?

    Terimakasih Kang Jarwo, sudahkah anda membaca artikel diatas dengan lengkap? sudah disebutkan dengan jelas si penulis yg menulis artikel tsb, bukan saya, tapi bernama Abu Faris Bambang Surono ( mantan anggota MTA Cabang Mojosongo Boyolali).

    jika anda mau bertanya langsung, silahkan add facebooknya, : https://www.facebook.com/ibnu.sunu?fref=ts

    Ini blog beliau, silahkan klik link ini : http://mantan-siswamta.blogspot.com/2012/08/mengapa-saya-keluar-dari-mta-majlis.html

  61. rokhim
    Oktober 7, 2013 pukul 8:00 am

    kita beda pendapat masih seagama Islam.
    kalopun kita beda agama, masih satu negara.
    kalopun beda negara, masih sedunia.
    lana a’maluna, walakum a’malukum . . .
    tak usah membicarakan kelompok manapun, mulai dari diri sendiri saja mas.
    perkataan yang bersifat menggurui atau mengajarkan akan dimintai pertanggungjawaban.

    Terimakasih, atas komentarnya,
    Anda mengatakan “kita beda pendapat tapi masih seagama islam, lalu kenapa anda membawakan ayat alquran “lana a’maluna, walakum a’malukum . . .”

    Untuk siapakah ayat tersebut ditujukan? makanya bacalah tafsir dari ayat tersebut, jangan asal nukil saja, atau dipahami menurut pemahaman MTA , silahkan download tafsir ibnu katsir , ada linknya di blog ini,
    Mudah-mudahan bermanfaat, dan silahkan bandingkan sendiri tafsir model MTA yang berdasarkan logika akal, dibanding tafsir Ibnu Katsir yang berlandaskan dalil, baik dari alquran atau hadits nabi yang shahih,

  62. andy
    Oktober 4, 2013 pukul 2:34 pm

    alhamdulillah…. mungkin ini salah satu hidayah dari Allah….saya juga adalah salah satu yang pernah mengikuti kajian MTA…sebenarnya banyak yang agk kurang sefaham dengan apa yang disampaikan….semoga saudara-saudara ku yang seiman diteguhkan hatinya dalam mempelajari agama Islam yang sesungguhnya, tidak mudah di adu domba ataupun disesatan….amin

  63. akbar aulia
    Oktober 4, 2013 pukul 5:10 am

    artikel anda tak ada manpaatnya sama sekali, kau hanya menulis kekuranganya saja, terus mana yang baiknya? udah gak berguna sama sekali lebih baik kau hapus saja.

    terimakasih,
    betul kata anda, artikelnya tidak bermanfaat bagi yang tidak membutuhkan,
    Tapi bagi yang ingin mencari hakekat kebenaran, insya Allah artikel ini bermanfaat,
    Alhamdulillah postingan ini merupakan salah satu postingan yang paling sering dibaca setiap harinya,

  64. Abbaz Sukarno
    Oktober 3, 2013 pukul 4:21 pm

    dulu pernah saya reply seseorang yang menanyakan sistem penggalangan dana dalam dakwah MTA. agak mirip dengan yg ada di LDII dan PKS. Namun sepertinya adminnya lupa meng-approve atau bagaimana ya? Mohon dijelaskan bagaimanakah cara penggalangan dana yg benar untuk dakwah? dan saat ini contoh riilnya apa?

    Terimakasih Kang Abbaz, telah berkomentar disini,
    Salah satu penggalangan dana model MTA adalah menerapkan zakat tanpa haul dan nisab, ini pada hakekatnya adalah pengambilan harta kaum muslimin secara batil, pencurian berkedok agama,
    Islam sudah mengatur tatacara zakat, ada nisab dan haul, bukan serampangan, dan inilah salah satu penyimpangan penafsiran model MTA ttg zakat,

    Apalagi sang ustadz katanya tidak bisa membaca kitab para ulama yang menggunakan tulisan arab gundul, gimana orang seperti ini bisa menjelaskan tafsir alquran? sungguh aneh bin ajaib, nekat betul,

    O ya sekalian, gimana komentarnya soal pemerintah arab yg mendukung pembantaian di Mesir? jazakallah

    Tentang berita yang beredar baik di internet atau media lain ttg saudi mendukung pembantaian di mesir, itu adalah upaya orang2 yg membenci tersebarnya dakwah tauhid, sebagaimana dakwah tauhid membuat saudi menjadi negara yang tenang, makmur, dan tidak ada kesyirikan di negara tersebut. Maka media-media sekuler, juga syiah gencar menyebarkan berita tentang hal-hal yg mencemarkan saudi, tentu dengan berita2 dusta, sudah saya posting disini tentang hal tersebut, silahkan dibaca di postingan ini

    • akbar aulia
      Oktober 4, 2013 pukul 5:19 am

      komentar anda hanya berdasarkan katanya2 saja. lebih baik anda diam aku mau muntah membacanya.

      Terimakasih bang akbar sudah koment disini,
      Saran saya, muntahin saja bang, jangan ditahan, ngga enak nanti muntahan ditahan-tahan,.

  65. widi
    Oktober 3, 2013 pukul 12:50 pm

    kenalkan sya ivan,almt;grembyang karangwungu karangdowo klaten.

    thn 1983 sya sdh ikut mta,ketika itu sya kelas 3 SD.seiring perjlanan,sya mendapatkan keraguan tentang mta.karena sdh jelas,bergolong golongan adlah syirik.

    dulu mta di kpg sya dipimpin bpk agus mulyadi,pimpinan pusat bpk abdulah tufail saputra.dulu yg ikut mta dikampung sya dipanggil wong topel,diambil dri nma tufail.

    bersyukurlah orang yg keluar dri mta,krn ia mendpat hidayah/ptunjuk spya tdk terjrumus ke lembah derita,orang yg mendpat ptunjuk itu tiada lain adl orang yg tau lbh byk/ dlm ttg iman n islam serta bisa menilai kebenaran islam.

    mengapa mta skrang byk pengikutnya,yaitu krn pengikutnya bru bljar n msh awam tentang islam,blm masuk lbh dlm tentang islam.

    saudaraku,dengarlah nasehat orang yg sdh mengalami,dia berkata jujur n tdk bohong.dlm ber islam,segalanya karena n utk Alloh,bkn krna mta,atau lainnya.

    Alhamdulillah,.. mudah-mudahan semakin banyak kaum muslimin yang tersadarkan dari pemikiran mta,

  66. Riya Handayani
    Oktober 3, 2013 pukul 8:18 am

    assalamu’alaikum….mohon maaf sebelumnya jika komentar saya kurang berkenan….jika terdapat penyimpangan-penyimpangan yang disebutkan admin di MTA kenapa MTA bisa bertahan begitu lama dengan pengikut yang selalu bertambah???syukron…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih mba atas komentarnya,
    Patokan kebenaran itu bukan pada bertahan lama atau bertambahnya pengikut,
    Silahkan anda perhatikan masyarakat indonesia khususnya, mereka sudah tahu hukum tarian erotis,buka aurat itu adalah porno dan dosa, tapi nyatanya yang mengkoleksi video organ tunggal murahan sangat banyak, dan terus berkembang dan menjamur grup2 seperti itu,.. dan masyarakat tdk protes, malah jika ada walimah nikah ngundang grup seperti itu,. tersebar banyak videonya di internet, apakah itu berarti benar?

    Demikian pula kelompok2 sesat dalam agama islam, pasti ada saja pengikutnya, dan bisa bertahan, sebutlah ada LDII,ahmadiyah, bahkan yg sdh keluar dari islam karena mengingkari alquran kita yg sekarang, spt syiah, banyak pengikutnya, dan semakin bertambah,

    Jadi sekali lagi, patokan benar itu bukan banyaknya pengikut, apa itu kebenaran, silahkan lihat dipostingan ini

    • khoirudin
      Oktober 3, 2013 pukul 2:50 pm

      coba menemui ustadz sukino langsung secara khusus dan mendiskusikan secara pribadi tanpa sepengetahuan publik

      Cukuplah para mantan MTA yang sudah puluhan tahun gabung dengan MTA , mereka sudah masuk jamaah khususi, bahkan menjadi pemateri kajian MTA , mereka sudah menjelaskan, bahkan mereka keluar dari MTA juga karena paham tentang penyimpangannya,

      Adapun jamaah yang masih umum, yang hadir di kajian ahad, maka tidak diperlakukan seperti jamaah khususi, atau kajian yang disiarkan di radio mta, itu berbeda dengan di kajian khususi,

      Jadi percuma dialog secara pribadi, apalagi dia sudah merasa ditokohkan, banyak pengikutnya, maka akan susah untuk menerima kebenaran,

      Silahkan lihat video sang ustadz, jika menyampaikan dalil dari hadits, maka tdk disebutkan secara mendetail, darimana rujukannya, ada dalam kitab apa, siapa ulama yang menukilnya, jadi seolah2 itu datang dari pribadi sang ustadz, sehingga jamaah tidak mengenal ulamanya, tapi menjadi pengagum sang ustadz,

      Nasehat sudah dilakukan, ini saya ambilkan dari komentar mantan MTA
      Abu Mundzir Alghifary To Wer .. nasehat itu sudah disampaikan baik berjumpa langsung maupun lewat media lainnya, hanya tdk laporan sama anda. Hanya yg dinasehati ndablek krna sudah punya banyak pengikut. tapi hidayah adalah milikNya.

  67. Azka-Jatim
    September 30, 2013 pukul 1:02 am

    Assalamualaikum,…mas admin. apakah tidak sebaiknya anda menyampaikan komentar anda di acara AHAD PAGI MTA??? nampaknya MTA mempersilahkan dan menyambut baik semua saudara muslim yang ingin tukar ilmu. mungkin bisa segera diagendakan kapan anda bisa mengisi agar dari peserta AHAD pagi tahu sebenarnya MTA seperti apa…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih,
    Perlu anda ketahui, pengajian ahad pagi itu adalah pengajian untuk orang-orang umum, berbeda dgn pengikut MTA yang sdh lama dan masuk katagori “khususi” , pengajian mereka berbeda, makanya tidak akan ditemukan hal-hal yang merupakan salah satu kelancangan penafsiran alquran, seperti daging anjing itu tidak haram, , ini hanya ada di pengajian khususi, bukan di pengajian ahad pagi,

    Saya juga pernah punya tetangga yang akrab dengan saya, dan rajin shalat di masjid bersama saya, namun setelah ngaji di MTA, tidak pernah ikut shalat berjamaah lagi,… ini kisah nyata, menimpa tetangga saya sendiri,

    kasihan,. kaum muslimin awam yang jadi korban, namanya juga orang awam, ibarat kerbau dicocok hidungnya, dibawa ngalor ikut ngalor, dibawa ngidul ikut ngidul, dibawa ke tempat penyembelihan, namanya juga kerbau, ya ikut saja,

    Apalagi kalau dengerin pak sukino menjawab pertanyaan, enteng saja, masuk diakal,.. wuih,.. tambah semakin terkesima tuh penonton,.

    Apalagi kalau menyampaikan hadits, boro-boro nyebutin darimana rujukan haditsnya, seolah-olah keluar dari pribadi pak sukino, dimana amanah ilmiahnya?? sehingga semakin menjauhkan ulama kepada kaum muslimin, dan memupuk taklid buta dgn dirinya,

  68. Susianti
    September 20, 2013 pukul 7:13 am

    Di sebelah rumah saya ada Gedung tempat pengajian MTA, yang membuat saya ragu tentang pengajian MTA di dekat rumah saya itu adalah ketika para jamaah MTA itu selesai pengajian (pengajian selalu bubar pada waktu adzan Maghrib berkumandang)

    Kebetulan 15 meter dari barat tempat pengajian MTA itu ada sebuah Masjid, yang saya heran kenapa begitu adzan berkumandang para jamaah MTA ini malah pulang ke rumah masing-masing bukannya sholat berjamaah dulu di masjid yang jarak masjid dengan tempat pengajian sendiri hanya 15 meter.

    Menurut saya aneh saja, Sholat Wajib yang notabene lebih afdol di lakukan di masjid saja tidak dilakukan, pertanyaan saya, apa sih yang dibahas di pengajian MTA tersebut…..???

    • Abbaz Sukarno
      Oktober 3, 2013 pukul 4:14 pm

      menurut saya, silakan didatangi dan diingatkan saja daripada jadi pergunjingan di sini. Cabang manakah yg dimaksud mba?

      Menyampaikan penyimpangan kelompok yang pemikirannya menyimpang, bukanlah berarti itu gunjingan, contoh seperti mengungkapkan penyimpangan LDII,ahmadiyah,syiah, termasuk dalam hal ini adalah MTA ,

      Ini termasuk dalam rangka amar maruf nahi munkar, mengingatkan kaum muslimin dari bahaya kelompok2 yg menyimpang dari Alquran dan Assunnah menurut pemahaman para sahabat,.

      Nasehat sudah disampaikan ke sang ustadz, ini saya ambilkan salah satunya dari komentar mantan MTA
      Abu Mundzir Alghifary To Wer .. nasehat itu sudah disampaikan baik berjumpa langsung maupun lewat media lainnya, hanya tdk laporan sama anda. Hanya yg dinasehati ndablek krna sudah punya banyak pengikut. tapi hidayah adalah milikNya.

  69. andi
    September 14, 2013 pukul 2:38 pm

    Wow, sy cukup kaget membaca tanya jawab tentang MTA ini Semoga Alloh memberikan kita senantiasa hidayah Nya, dan untuk admin, saya doa kan , semoga Alloh membalas kebabajikan yang lebih dari apa yang anda lakukan. Aamiin…

    Amiin…
    Jazakallahu khairan atas suportnya,..

  70. khoirudin
    September 11, 2013 pukul 2:44 am

    kalau khawarij, muztazillah dll itu gimana?? tentang sejarah berdirinya sampai mendapatkan pengikut itu gimna??

    tentang khawarij, bisa anda baca disini , juga disini

    Kenapa mereka bisa mendapatkan pengikut? karena mereka juga mendakwahkan pemikiran tsb kepada kaum muslimin,.

    Untuk yang lainnya belum saya posting, silahkan gunakan mesin pencari http://www.yufid.com , lalu masukan kata kunci mu’tazilah

  71. eri - dlingo
    September 10, 2013 pukul 4:09 am

    Oiya saya juga sudah ada terjemahan tafsir ibnu Katsir, ihya ulumuddin, fathul bari, Al Quran terjemahan depag, lalu dari Quraish shihab, lalu ada juga tuntunan shalat terbitan Mta (di dalamnya memuat Hadist dalil2 tentang pelaksanaan shalat).
    Ok, terimakasih mas. Semoga kita semua dijalan yang di ridhoi Allah swt. Amin.

    Tapi tidak ada kan tatacara tsb didalam alquran? darimana penjelasannya? tentu dari assunnah,

    *0iya mas, mohon tanggapan anda tentang khilafah Islam?

    Tentang khilafah? jika khilafah versi hizbut tahrir, silahkan baca penjelasannya disini

  72. khoirudin
    September 10, 2013 pukul 2:35 am

    saya mau tanya tentang sebuah hadits tentang perpecahan ” umat yahudi akan terpecah menjad 71 gol, trus umat nashrani 72 gol dan umat islam 73 dan yg 1 gol akan masuk surga sisanya di neraka”

    yang menjadi pertanyaan jika setiap negara negara muslim terdapat golongan islam yg berkelompok2 seperti muhammadiyah, NU dan lain lain padahal jumlah golongan itu lebih dari 73 golongan dan yg selamat hanya islam wal jamaah memang bisa kita menemui yg seperti itu????

    Terimakasih mas khoirudin, mudah-mudahan Allah memberikan semangat kepada anda tuk mempelajari ajaran islam ini,
    Maksud islam akan terpecah menjadi 73 golongan, bukan menjadi 73 ormas,.

    Jadi yg dimaksud adalah pemikirannya , ada yg menjadi khawarij, mutazilah,qadariyah, dan dalam satu ormas, bisa saja terdapat pemikiran-pemikiran diatas, ada ormas yg terpengaruh pemikiran yg tidak benar,

    Jadi jangan dipahami 73 golongan itu adalah ormas islam, jika dipahami demikian, maka tidak benar, wong jaman rasulullah tdk ada ormas, dan jika dipahami demikian, maka tdk hanya 73 golongan di dunia ini, bisa ribuan, bahkan jutaan,

    Jalan kebenaran hanya satu, baca ulasannya disini

    Siapakah para pengikut kebenaran? kenalilah ciri-cirinya, silahkan baca disini

  73. eri - dlingo
    September 9, 2013 pukul 8:58 am

    Yang jelas Hadist itu adalah penjelasan dari Nabi terhadap Al Quran, yang dilihat dan dicermati oleh para sahabatnya.
    Lalu didalam Al Quran ada juga beberapa kisah sejarah para Nabi Allah yang cukup detail, dan kisah para nabi Allah tersebut jelas untuk Nabi saw lalu untuk kita umatnya, sebagai pedoman hidup, diambil dari sisi kesabaran mereka, keberanian mereka, dan hal lainnya. Apa ada kisah para nabi dari versi Rasulullah saw (Hadist) ?
    Jadi menurut saya Hadist adalah penjelas terhadap Al Quran. Bukanya lebih butuh atau tidak lebih butuh terhadap yg lain. Ok, maaf..

    Terimakasih mas,.
    Kisah para nabi dari hadits / penjelasan rasulullah sangat banyak mas, makanya saya sarankan mas baca tafsir ibnu katsir, disitu ada penjelasan ttg alquran dari hadits2 rasulullah, termasuk didalamnya adalah kisah2 nabi sebelumnya yg tdk dijelaskan dalam alquran secara detail,

    Hadits merupakan penjelas dari alquran, tanpa hadits, alquran tidak bisa dipahami dengan benar, bahkan disalahpahami, dengan demikian, sungguh sangat jelas, bahwa ALQURAN LEBIH BUTUH KEPADA HADITS, sebagai contoh saja, jika tidak ada hadits, maka tidak ada kaum muslimin yg bisa mengerjakan SHALAT,. saya minta kepada mas eri, coba carikan tatacara shalat dalam alquran, atau pembagian zakat dalam alquran, atau tatacara haji dalam alquran,. silahkan mas eri,.

    Kedudukan Alquran dan Hadits adalah sama dalam hal hukum, sebab Allah menurunkan Alquran dan sesuatu yg semisal dengannya kepada rasulullah, sesuatu yg semisal tersebut adalah assunnah/hadits, ini sebagaimana perkataan rasulullah,
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya aku diberikan al-Kitab dan yang semisal dengannya bersama hal itu.” (HR. Abu Dawud, dll).

    Beliau juga bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah itu sama kedudukannya dengan apa yang diharamkan oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah)

  74. eri - dlingo
    September 8, 2013 pukul 1:35 am

    (anda mengatakan) dan alquran
    lebih butuh
    kepada
    assunnah,.

    Kalau saya cermati, sebenarnya anda ini tidak konsisten dengan argumen anda sendiri. Buktinya mukadimah di blog anda adalah Al Quran surah Yusuf ayat 108.
    Janganlah suka menuding orang lain, boleh jadi anda ini sedang menuding diri sendiri.

    Terimakasih mas, silahkan baca tafsir dari surat yusuf tersebut dong, jangan cuma baca ayat dan terjemahannya saja,.
    Apa yg dimaksud dalam ayat tsb,. apa yg dimaksud inilah jalanku,.

    Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.

    apa yg dimaksud aku dan orang-orang yang mengikutiku,. siapa mereka? apakah alquran? silahkan baca penjelasannya, silahkan download tafsirnya, ada tafsir ibnu katsir yg bisa anda download secara gratis, disini

    Mau bukti bahwa alquran lebih butuh kepada assunnah? ini buktinya mas eri,

    Dalam alquran ada perintah utk mengerjakan shalat, silahkan anda cari bagaimana tatacara shalat dari takbir sampai salam, juga bacaan2anya, ada tidak dalam alquran,. silahkan anda cari,.

  75. eri - dlingo bantul
    September 5, 2013 pukul 5:52 am

    ”Katakanlah: “Inilah
    jalan (agama) ku, aku
    dan orang-orang yang
    mengikutiku mengajak
    (kamu) kepada Allah
    dengan hujjah yang
    nyata, Maha Suci Allah,
    dan aku tiada
    termasuk orang-orang
    yang musyrik”. (Surah Yusuf ayat 108)

    Kebenaran itu hanya terdapat didalam Al Quran (hujjah yang nyata) dan Hadist Rasulullah saw). Kelompok/gerombolan, jika cara hidup mereka itu hanya bersandar/berpedoman pada apa yg diwariskan Nabi saw yaitu Al Quran dan Hadits (Hadits yg sahih), tentu mereka itu berada dijalan kebenaran/jalan yg lurus. Sebaliknya, gerombolan/kelompok/sekumpulan orang yg cara hidup mereka menyimpang dari Al Quran dan Sunah Nabi saw, jelas mereka itu berada dijalan yg bengkok/sesat. Sebagaiman Nabi saw mengatakan: …bid’ah itu sesat, sesat itu di neraka. Kebanyakan perkara bid’ah itu berangkat dari Qiyas. Nabi saw saja tidak meng-Qiyas, kenapa ada orang kemudian yg berani meng-Qiyas, padahal perkara tersebut sudah jelas ada pada zaman Rasulullah saw.

    Bijaklah dlm menyikapi segala sesuatu, janganlah membela hawa nafsu tetapi bela agama Allah yg telah jelas pedomannya. Hidup kita yg sebentar di Dunia ini berbanding lurus atas apa yg kita dapati kelak di Akhirat. Jika cara kita disini benar tentu disana kita akan kekal abadi berada didalam rahmat Allah swt. Jika cara kita disini salah tentu disana kita akan berada didalam azab Allah swt.
    Ya Allah, semoga apa yg saya tulis disini tidak menyimpang dari jalan-Mu.
    Untuk mas admin, maafkan kalau ada kata-kata yg tidak berkenan.

    terimakasih,..
    Setiap orang, atau kelompok yang menafsirkan alquran bukan dengan penjelasan dari rasulullah, bukan dengan pemahaman para sahabat, pasti akan tersesat, dan itu mengikuti hawa nafsu,

    kebanyakan bidah itu dari qiyas, mungkin, tapi yg jelas bidah itu timbul karena kebodohan terhadap ajaran rasulullah, sehingga jika ada orang yang berfatwa atau mengqiyas, maka hasil fatwa atau qiasnya adalah nyeleneh,.

    Sikap paling bijak adalah kita mencukupkan diri dengan apa2 yg para sahabat juga merasa cukup dengannya,.
    Rasulullah yg membina para sahabat langsung,. kita tinggal mengikuti cara beragamanya para sahabat, bukan mengikuti tokoh yg hidup jauh dari para sahabat, dan menafsirkan alquran sesuai dengan seleranya, selera tokoh tsb, atau jamaah tertentu,.

    Bijaklah… bersikap bijaklah,.. kita telah dicukupkan denan assunnah, dan alquran lebih butuh kepada assunnah,.

  76. eri - dlingo bantul
    September 5, 2013 pukul 4:31 am

    Semoga kita semua selalu diberi Hidayah oleh Allah swt hingga menjadi hamba-Nya yg bertaqwa. Semoga Allah swt memasukkan kita ke dalam golongan para hamba-Nya yang bertaqwa. Maka itu masuklah ke dalam agama Islam dengan kaffah. Untuk itu ikutilah pentunjuk Allah (Al Quran) dan tuntunan Rasulullah saw (Hadist). Janganlah mengikuti suatu perkara sebelum tahu dalilnya (ilmunya). Kenapa kita meng-Qiyas, sedangkan Rasulullah saw sendiri tidak meng-Qiyas ?
    (ini pendapat saya, bisa salah bisa juga benar) >> Ahli bid’ah itu kebanyakan mengikuti pendapat dari Qiyas. Tuntunan yang benar adalah tuntunan dari Rasulullah saw melalui tata cara hidup Rasulullah saw. Baik urusan hablumminallah maupun hablumminannas telah terdokumen kedalam Hadist Nabi saw, maka itu ada Hadist Rasulullah saw yg berbunyi: “Dari Anas bin Malik
    berkata: Bersabda
    Nabi SAW: telah ku
    tinggalkan atas kamu
    sekalian dua perkara
    yang apabila kamu
    berpegang pada
    keduanya maka tidak
    akan tersesat yaitu
    kitab Allah dan
    sunnah RosulNya”. <<

    Kata rasulullah betul, berpegang pada kitab allah dan sunnah rasulnya,. barang siapa lebih mengedepankan alquran, seperti MTA, apalagi menafsirkan alquran bukan dengan pemahaman para sahabat, maka akan tersesat,. dan akan timbul keanehan2 dalam memahami alquran,

    Apa itu sunnah rasul? apakah anda sudah tahu silahkan lihat di postingan ini

  77. Ida
    September 4, 2013 pukul 6:42 am

    asalamualikum

    rumah saya dekat dengan salah satu cabang MTA, saya mau tanya dalam kegiatan sosial khususnya dibidang pendanaan MTA begitu kuat, kalau boleh tahu itu sumbernya dari mana karena yang saya lihat dalam menjamu sampai pengobatan terhadap para jama’anya yang nominalnya tidak sedikit ditanggung oleh MTA.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih mba,
    Sudah tidak aneh, dan ini juga merupakan tipu daya setan, kaum muslimin itu rela mengorbankan hartanya yg begitu banyak demi membela kebatilan, contoh saja, perayaan2 bidah, kaum muslimin begitu mudah mengeluarkan hartanya, padahal itu tdk bernilai ibadah, bahkan dosa, demikian pula jamaah2 sesat seperti LDII,NII, anggotanya mau saja berinfak utk kelompok mereka, sehingga terkumpul dana yg sangat fantastis,.

    jadi tidaklah aneh, jika ada kelompok yg mempunyai dana yang besar,
    Apa yg dilakukan MTA, tentu bukan tanpa pamrih, sebagaimana kita juga menyaksikan didaerah kristenisasi, bagaimana ara misionaris membantu masyarakat, mengeluarkan dana tidak sedikit, apa tujuan mereka? mengajak kepada agama mereka tentunya,.
    Demikian pula apa yg dilakukan MTA, mengajak kepada kelompoknya, amal sosial yg mereka lakukan bukan tanpa imbalan, tapi mereka ingin kaum musliminpun ikut kelompok mereka, atau utk menutup-nutupi penyimpangan mereka,..

    orang awam kalau dibantu, maka tidak akan melihat lagi keburukan sifat org yang membantunya, apalagi dengan melihat bantuannya yg begitu besar,.

  78. eri - dlingo bantul
    September 3, 2013 pukul 12:01 pm

    Saya bukan orang MTA, saya orang Jogja beragama Islam. Bagi yang pengen tahu tentang MTA, silahkan ke kantor pusatnya aja yaitu di Solo. Alhamdulillah belum lama ini saya datang ke sana membeli buku tuntunan Shalat terbitan MTA.

    Terimakasih mas,
    Jika kita ingin tahu menyimpang tidaknya aliran tertentu, maka langkahnya adalah kenalilan hakekat kebenaran dulu, bukan kita masuk ke dalam aliran tersebut,.
    contoh, jika kita ingin tahu kesesatan syiah, maka bukan ikut syiah, atau beli buku2 yg dikeluarkan oleh syiah dan penerbitnya,.
    jika kita ingin mengetahui kesesatan LDII, maka bukan gabung dengan aliran tsb, atau beli buku terbitan LDII,
    Sama saja jika kita ingin tahu haramnya pelacuran, bukan kita masuk ikut melacur atau jajan ke tempat pelacuran,.
    ini logika yang sangat konyol,.
    Kenalilah hakekat kebenaran, nanti anda akan mengetahui semua aliran2 yg menyimpang dari kebenaran tersebut,.
    Apa itu hakekat kebenaran dan para pengikutnya, silahkan baca postingan ini

    Kebenaran hanya satu, tidak berbilang,. silahkan baca postingannya disini

    • sugiman
      Oktober 12, 2013 pukul 4:14 pm

      gk mungkin Anda (ery dlingo) bukan jamah mta,jka bukan jamaah Mta mengapa Anda membela mati2an thd.MTA?

  79. joe
    Agustus 30, 2013 pukul 1:10 pm

    ati2 bro kalo mengutarakan sesuatu….wong kalo beda paham silahkan…ga usah saling menyalahkan…emang yang anda pahami itu tentu benar? Allah yang tau…Kalo Allah ga suka ente bisa kena getah nya

    Mengingatkan akan bahaya pemikiran jamaah tertentu, bukanlah berarti saling menyalahkan,. ini adalah menyadarkan kaum muslimin agar tidak terjebak dalam pemikiran menyimpang tersebut,. Alhamdulillah banyak yg tersadarkan,. ini juga sebagai bentuk amar ma’ruff nahi munkar,.

  80. Anwar
    Agustus 30, 2013 pukul 10:52 am

    Terima kasih mas anda mencerahkan saya, saya juga hampir saja ikut untung dapat info dari blog ini,ngomong2 sekarang ngaji dimana mas?
    Siapa tahu saya bisa ikut, sedang sedang butuh pencerahan di jalan yang benar

    terimakasih mas anwar, anda tinggal dimana? barangkali bisa saya tunjukkan tempat ngaji yang benar, yaitu mengikuti pemahaman para sahabat,.generasi yang dibina langsung oleh rasulullah, bukan generasi yang memahami islam menurut versi pemikiran tokoh jamaah tertentu,. silahkan sebutkan kota anda tinggal,.

  81. ATMO
    Agustus 27, 2013 pukul 9:32 am

    3 orang buta, diajak maen di kebun binatang, mereka belajar tahu tentang binatang gajah,. saat pulang mereka punya cerita masing,.

    “gajah itu kayak pohon kokoh kuat” teman satunya bilang “BUKAN…gajah itu kayak ular, lentur tapi berambut” yg ketiga pun ikut kementar “AH SALAH gajah itu tipis dan lentur kayak kain tebal….

    saat kita lihat mereka bertiga, kita merasa maklum, mata mereka buta, tak ada yang salah dengan mereka, karena yang mereka pegang kaki, ekor dan telinga gajah….kita kayak tiga orang buta itu, yang kita pelajari sama2 islam….merasa paling tahu dan paling benar…. harusnya kita bisa bijak kenapa orang lain berpendapat seperti itu-seperti ini, karena mereka belajar dari sudut pandang yang berbeda2,…..mari kita belajar tidak hanya dari satu guru, agar kita memiliki pandangan yang luas,…. tidak merasa paling benar,….agar bisa melihat dan mendiskripsikan islam secara utuh,…. tidak hanya satu arah sudut pandang saja….

    Jawaban saya utk anda, MTA adalah salah satu dari ketiga orang buta tsb dalam memahami islam,. Jadi ngawur dan semakin menyesatkan org2 yg mengikuti pemahaman MTA tsb,

  82. Jony
    Agustus 26, 2013 pukul 8:04 am

    ah tenane mas..
    jika memang anda mantan dan tidak bermasalah tentunya anda tidak menulis pernyataan beserta tuduhan diatas

    justru saya akan memberitahu kaum muslimin ttg kesesatan pemikiran MTA ini,.agar kaum muslimin tidak semakin tertipu,.

  83. ary
    Agustus 16, 2013 pukul 4:19 am

    Jangan pada ribut,,,saatnya kita bersatu dengan banyak perbedaan ini,,,orang orang kafir sekarang tertawa bahagia melihat kita terpecah belah walau satu agama,,satu Tuhan. Mari banyak2 Istiqfar !!!

    Terimakasih mas Ary, orang kafir merasa terbantu pekerjaannya dengan para pengingkar sunnah, kenapa? karena orang kafir mustahil bisa menyerang islam melalui ajaran2nya, tapi para pengingkar sunnah dengan dakwah mereka, secara tidak sadar sedang merobohkan sendi2 sunnah,

    Orang kafir bukan hanya tertawa, tapi gembira, dan berterimakasih kepada orang islam yang mendakwahkan islam menurut hawa nafsunya,.

    betul kata anda, bertaubat, salah satunya dengan cara banyak beristighfar, dan kembali kepada pemahaman islam yang benar, yaitu alquran dan sunnah dengan pemahaman para sahabat, bukan pemahaman kelompok tertentu, atau tokoh tertentu,.

  84. Y3
    Agustus 14, 2013 pukul 4:39 pm

    Informasi yg sangat bermanfaat sekali utk orang awam seperti saya ini. Benar2 bisa menambah wawasan & ilmu baru.

    Alhamdulillah,. mudah2an semakin banyak kaum muslimin yang mengetahui hakekat kebenaran,

  85. Agustus 9, 2013 pukul 4:06 pm

    MTA ….ibarat virus, semakin hari semakin besar, dan pasti akan merubah dunia, dimulai dari merubah Indonesia, buktinya bulan September 2013 ratusan perwakilan / cabang MTA diresmikan di Gelora Bung Karno Jakarta, siapa bisa mencegah ? Hayo buktikan nyalimu…..

    Seperti iklan rokok saja, buktikan nyalimu,. sudah jelas dibungkus rokok sudah tertera peringatan yg cukup keras,. masih beriklan buktikan nyalimu,.
    Semakin membesar atau bertambah pengikutnya bukanlah patokan kebenaran,. nyatanya, jumlah pelaku kemaksiatan masih sangat besar di negeri ini,.

  86. sudibyo
    Juli 27, 2013 pukul 1:21 pm

    Mengapa dengan Tuhan, , Nabi dan Kitab yang sama, tidak bisa bersatu, Sungguh nyata untuk dekat dengan Tuhan, perlu sabar dan ilmu. Oh ya maaf apa ada diantara anggota MTA banyak menghasilkan pengahfal Al Quran. Setahu saya, di Indonesia setiap yang hafal Al quran adalah pesantren milik NU. Karena para penghafal itu adalah yang diberi amanah menjaga kemurniaan Al Quran. Sykur kalau dari organisasi lain juga bisa berbuat yang sama. jadi Islam makin indah. amin

    Jika pemahamannya menyimpang, walaupun tuhannya sama, nabinya sama, kitabnya sama, tetap tidak akan bisa bersatu,
    Bersatu itu harus diatas akidah yang satu, pemahaman yang satu, yaitu wajib mengikuti akidah para sahabat, mengikuti pemahaman para sahabat,
    Seandainya ada orang islam yang tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, maka pemahaman siapa yang dia pakai?
    Jika ada orang islam yang tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, pasti dia akan tersesat dan mempunyai pemikiran yang menyelisihi ajaran yang rasulullah ajarkan kepada para sahabatnya,.

    Demikian pula apa yg diusung oleh MTA,. patokan kebenaran bukanlah dia bisa hafal alquran,. orang kafir yang hafal alquran pun ada,. namun itu tidak membuat orang kafir tersebut masuk islam,
    MTA termasuk salah satu kelompok yang memiliki pemikiran ingkarus sunnah, apa itu ingkarus sunnah, baca disini postingannya

    Adapula orang islam yang sangat rajin ibadah,rajin puasa,rajin dzikir, ibadah yang wajib dan sunnahpun dikerjakan,. namun pemahamannya menyimpang, contoh seperti orang khawarij,. mereka tuhannya sama, nabinya sama, alqurannya sama, namun tidak bisa bersatu juga,. tentang khawarij,silahkan baca disini

  87. sondre
    Juli 24, 2013 pukul 6:03 pm

    Sebaiknya difahami dulu sebelum antum menukilkan sisi negatif MTA. Jangan terlalu mudah percaya sama orang yg mengaku mantan MTA itu sendiri sebelum mengerti yg sebenarnya. Bahkan tudingan itu sempat masuk tv nasional, ternyata pelakunya ketua PCNU Malang Kh. MArzuki. Seandainya mereka mereka menyimpang sangat tak mungkin Drs. sukino membantah semua secara resmi tudingan itu di depan majelis..

    saya kira semua artikel antum sama persis dengan MTA…Bisa dilihat di Youtube MTA jihad pagi.

    Saya sudah paham MTA jauh2 hari tahun sebelum muncul di TV Nasional,
    Artikel saya berbeda dengan MTA, karena mta menafsirkan alquran bukan berdasarkan pemahaman para sahabat, terlihat dari tulisan-tulisan yang ditulis oleh tokoh mta tsb, atau mendengar ceramah2nya,.

  88. Masholeh
    Juli 19, 2013 pukul 4:14 am

    Yang jelas Al qu’an tidak bisa hanya dipahami secara tekstual tapi harus juga kontekstual ….

    Rasulullah yang lebih tahu penjelasan dari ayat2 alquran, dan rasulullah pertamakali mengajarkan alquran dan penjelasannya kepada para Sahabat,kemudian sahabat mengajarkan kepada thabiin, dan thabiin mengajarkan kepada tabiut thabiin,. merekalah yang disebut sebagai generasi terbaik, merekalah yg disebut sebagai salafus shalih,
    Jika ingin memahami kandungan ayat alquran, maka ikutilah pemahaman para salafus shalih dalam memahami ayat alquran, bukan ikut pemahaman selainnya, itulah satu-satunya jalan keselamatan,.

    • eri - dlingo bantul
      Juli 19, 2013 pukul 9:54 pm

      Juru selamat bagi orang Islam itu hanyalah Al Quran dan Hadist Rasulullah saw, tak ada sumber lain. Sumber agama Islam hanyalah Al Quran dan Hadits Nabi saw. Mau memahami Islam lewat kitab-kitab para ulama-ulama dahulu ya boleh saja, yg penting rujukan mereka adalah Al Quran dan Hadits Nabi saw. Dan kalau mau memahami Islam langsung dari sumbernya ya boleh juga.

      Semua aliran sesat juga mengakunya rujukannya alquran dan hadits,. LDII juga ngakunya quran hadits, bahkan ahmadiyah yg mengaku nabinya adalah mirza ghulam ahmad, itu juga ngakunya rujukannya alquran dan hadits,. bahkan orang2 khawarij ketika mau menyembelih Utsman bin Affan, mereka membacakan ayat alquran,.

      Jadi pengakuan rujukannya Alquran dan Sunnah bukanlah patokan kebenaran, jika cara memahaminyapun salah, sehingga alquran dan hadits akan dipahami menurut hawa nafsunya,. demikian pula salah satu pemikiran MTA,.

  89. eri - dlingo bantul
    Juli 15, 2013 pukul 2:31 pm

    Mas bro, anda bilang.
    ->
    Tidak ikut ormas manapun mas, sebab dalam islam tidak boleh membentuk kelompok2 tertentu. (ini kata anda)

    Dalam Islam berkelompok itu boleh. Bahkan didalam Al Quran, Allah swt telah mengabadikan 2 nama kelompok yg hidup mereka sezaman dgn hidup Rasulullah saw. Mereka adalah kaum Anshor dan Muhajirin. Duhai mas bro, Allah saja ridho umat Islam ini berkelompok-kelompok, tapi kenapa anda malah mendustakan-Nya.
    Wahai mas bro, belajarlah lagi sebelum anda menyesal.

    Terimakasih kang Eri, mudah2an Allah menunjuki anda kedalam kebaikan, menunjuki keluarga anda, dan masyarakat di sekitar anda,
    Apakah Sahabat dan Anshar serta muhajirin itu disebut kelompok? BUKAN,. itu adalah kaum, generasi, mereka disebut sebagai generasi sahabat,
    Bahkan khusus untuk generasi sahabat, ada perintah Allah untuk mengikuti mereka, silahkan baca di surat attaubah ayat 100 , ada ganjaran surga bagi orang yg mengikuti cara beragamanya para sahabat, dan ada ancaman bagi orang yang menyelisihinya, diancam dengan neraka dan kesesatan, silahkan baca annisa ayat 115, lebih jelasnya, baca postingan ini

  90. ahmad
    Juli 5, 2013 pukul 11:55 am

    kata MTA bahwa dia tidak menghalalkan anjing ,,,,,katanya hanya Allah yang berhak menghalalkan dan mengharamkan anjingg,,,,,,,,,coba ya MTA jawab pertanyaan saya ,,,,,,,,”Menurut MTA apakah Allah menhalalkan anjing?

    Betul, itu kata tokoh MTA bapak sukino, saya juga sudah lihat video klarifikasinya,

    Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam,

    tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;

    ”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”.

    Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya.

    Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173.

  91. kuncung
    Juni 11, 2013 pukul 8:21 am

    Blog ini hanya bahas dari sisi negatif saja. Menganggap faham lain salah, dan hanya menganggap fahamnya saja yang benar. Sudahlah, mari berlomba lomba dalam kebaikan. Suatu golongan tidak akan hina meskipun kamu hinakan. Mari berlomba untuk kebaikan umat.

    Yang membeberkan tentang penyimpangan MTA adalah mantan anggota MTA sendiri,.
    Tidakkah kita mengambil pelajaran?

  92. oaf
    Mei 21, 2013 pukul 8:05 am

    memang Mta trmsuk whabi,ttpi whbi tdk akan mgakui diriny whabi.kl kita bhas akan penyimpangany ,mreka akn balik memutar balikan kbenaran .jdi biarkan sja mreka mau keluar dr pahm whbi atw tidak.

    Terimakasih,, sepertinya anda belum paham apa itu wahabi, apa itu MTA, bagaimana pemikiran kelompok ini, bahkan mungkin kelompok anda tidak mampu menjelaskan tentang penyimpangan2nya, bahkan dalam beberapa hal mereka bisa menjelaskan tentang kekeliruan kelompok aswaja (anda) dalam beribadah,.

    tp 1 dari pmbca akan ada yg sadar dari kesesatan whbi dan bala tentaranya.jk ad yg ska membid ah kan mwld +tahlil twasul,jlas mreka bala tentarany whbi yg mgaku salaf.

    itu salah satu jurus pamungkas aswaja, silahkan anda baca ulasan tentang WAHABI, baca disini , dan silahkan baca tentang ASWAJA, siapa mereka, baca ulasannya disini

    Trmksh inf di blog ini,msi byak swdra kt yg trjerums dlm dakwh whbi krn mreka tdk mengaji kpd ulama langsung.mlainkn dr buku2 klasik ygdipalsukan kaum whabi,yg skarg byk dikuti ustad2 non ahl sunnah.

    Apa arti ahlussunnah, ahlussunnah lawannya adalah ahlul bidah,. tinggal lihat di lapangan, siapa yang demen melakukan amalan-amalan bidah? dan ternyata banyak amalan tersebut dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai aswaja,.

  93. Haikal
    April 24, 2013 pukul 4:11 am

    Assalamualaikum WrWb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Pak Admin, Ust. Bambang Surono Yth, dll pengelola Blog Asli Bumiayu…..
    (Kumpulan orang2 banyak Ilmu)

    Terimakasih mas haikal, saya bukan ustadz bambang surono, tapi saya menukil tulisan yg ditulis oleh ustadz surono,
    Begitulah kondisi akhir jaman, dan ini sudah digambarkan oleh rasulullah, bahwa akan datang jaman fitnah,

    Mohon maaf sebelumnya, jujur dan dengan lubuk hati yang paling dalam saya menangis setelah membaca dan merenungi konten ini.
    Sebenarnya seperti apa kita harus ber ISLAM…..?
    Rasanya Rindu banget ketemu bareng Rasululloh Muhammad SAW
    Ingin mengadu kepada Rasululloh Muhammad SAW….
    Hidup di Akhir Zaman ini koq seperti ini….
    Ya Allah….

    Bagiaimanakah kita seharusnya berislam agar kita selamat dan mendapatkan balasan surga, silahkan baca surat attaubah ayat 100 , dan surat annisa ayat 115
    Atau lebih jelasnya silahkan baca disini

    Tak Kenal, maka tak sayang,. baca disini

    Dimana anda tinggal? Jika ingin mengetahui pemahaman islam yang benar , bisa datangi taklim-taklim yg mungkin dekat dengan tempat tinggal anda, silahkan beritahu disini, atau melalui sms online blog ini 08231 7757 628

    Wassalamualaikum wrwb
    Haikal

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    • Haikal
      April 25, 2013 pukul 6:42 am

      Begini Ust Surono (Pak Admin)….

      Maksud saya saya merasa miris dan ingin mengadu kepada Alloh dan Rasululloh SAW bahwa hidup di akhir Zaman ini tidaklah mudah…

      mungkin tantangannya lebih dahsyat dibanding sewaktu zaman para sahabat dahulu….(tetapi menurut tarikh lebih dahsyat waktu zaman sahabat dahulu).

      Terimakasih mas Haikal, tantangan dijaman sahabat lebih besar lagi, mereka diintimidasi, disiksa karena menjalankan islam ini, tidak seperti kita di indonesia, kita tidak disiksa, hanya di cemooh, bahkan dituduh memiliki pemahaman sesat dikarenakan kita mengamalkan islam dengan pemahaman para sahabat (salafus shalih)

      Kalau melihat konten Ust Surono ini sangatlah jelas bahwa islam itu ya salafi, atau islam = salafi. Hidup di negara kita ini (Indonesia) jadi ngeri…

      warganya banyak yang muslim tapi beraneka ragam jenis firqah, mulai yang mengaku Sunni, syiah, mu’tazilah, wahabi, khawarij, ahlussunanh waljamaah, HTI, PKS, Muhammmadiyah, NU, MTA, MMI, Persis, Salafi, tarikah2, dll mungkin kalo disebutkan satu persatu jemari ini tidak kuat (saking banyaknya). Semuanya itu kalau tidak salah saling mengklaim berdasarkan Al Quran dan As Sunnah…

      Klaim boleh saja, tapi lihat faktanya,
      Semua mengaku mengikuti alquran dan sunnah, tapi kenapa mereka berpecah belah? karena mereka mengikuti alquran dan sunnah, tapi dengan pemahaman mereka sendiri, pemahaman kelompoknya, pemahaman ustadznya, pemahaman tokohnya, atau pemahaman ormasnya,.
      INI KESALAHAN BESAR, harusnya mereka memahami alquran dan sunnah menurut pemahaman para sahabat, merekalah generasi terbaik yg telah direkomendasi oleh Allah dan rasulnya , merekalah yg disebut sebagai salafus shalih, silahkan baca surat attaubah ayat 100 dan annisa ayat 115
      Kemuliaan islam hanya akan dicapai jika kita mengikuti manhaj mereka, mengikuti manhaj salaf, silahkan baca disini juga baca disini

      Kalau bisa disimpulkan menurut saya semua itu selain salafi adalah sesat….jadi hidup di Indonesia/di dunia ini puyeng/pusing atau “lier” (kata bahasa sundanya).
      Berdasarkan sejarah islam (tarikh) kejadian ini terindikasi menjelang sepeninggal Rasulullah SAW. Hal ini terkait kelanjutan kepemimpian (kekhalifahan). Beliau pernah memanggil sahabat Abu Bakar untuk mengumpulkan atau merangkul kubu Muhajirin dan Anshor yang akhirnya disebut dengan Sunni. Disisi lain ada juga kubu Ali bin Abi Thalib yang sampai sekarang disebut Syiah. semuanya mengklaim (politik) paling benar (gak sesat). dan berhak menjadi khalifah. Berkembang waktu muncullah turunan dari kedua kubu tersebut, muncullah kaum yang dikenal Mu’tazilah (katanya tengah2/non blok/ tidak pro sunni dan syiah), muncul lg kaum khawarij, terus menerus seperti itu..sampai sekian tahun hijriyah muncul lagi kaum wahabi, dll sampai dengan sekarang ini.

      Kaum muslimin yang tidak berislam dengan metode para sahabat, atau tidak mengikuti manhaj sahabat, maka yang ditanyakan, mereka mengikuti siapa dalam beragama islam?
      Para sahabat Allah dan rasulullah yang merekomendasi, bahkan tidak ada hadits yang shahih jika para sahabat tidak meriwayatkannya, bukankah demikian, lalu kenapa kita dalam berislam tidak mau mengikuti pemahaman mereka, padahal sudah sangat jelas anjurannya dalam alquran, yaitu surat attaubah ayat 100 , dan ada ANCAMAN YG BESAR bagi ORANG YANG TIDAK MAU MENGIKUTI MANHAJ SALAF (MANHAJ SALAFUS SHALIH) silahkan baca surat annisa ayat 115

      Jadi, yang mengatakan orang yang tidak mau mengikuti manhaj salaf pasti akan tersesat, itu Allah sendiri yang mengatakannya,. sebagaimana Allah akan memberikan balasan surga kepada orang yang mengikuti manhaj salaf,.

      Sehingga menurut saya sebaikknya Ust Surono dan teman2 sebagai orang yang ber ilmu dan punya kekuatan (dasar-dasar agama islam yang kokoh) berkumpul bareng dengan firqah2 yang ada di indonesia ini. berbicara dengan hati yang tulus, ikhlas, suci, dan saling baik sangka. untuk membicarakan perihal yang sangat dasar ini, demi kebaikan Agama Islam ini…percuma kalau hanya saling saling menuding dan cuap-cuap di media maya ini…malu dilihat oleh orang lain Ustadz…

      Alhamdulillah, dakwah ini semakin gencar di seantero negeri ini, sehingga membuat kalangan yang mengaku sebagai ASWAJA merasa gerah, sehingga mereka memberikan julukan-julukan yang jelek untuk menjauhkan atau membuat kaum muslimin takut terhadap dakwah rasulullah ini, mereka memberikan gelaran WAHABI, SALAFI WAHABI (SAWAH) dan lain-lain,. namun Allah tetap akan memenangkan golongan yang menolong agama Allah,. silahkan baca artikel ini

      Mungkin sekian dulu, uneg2 dan kegelisahan ini…

      Ya Alloh….Engkaulah yang Maha Benar dan Maha Perkasa….

      Mohon maaf

      Terimakasih mas haikal, mudah2an tidak gelisah lagi,. dan anda pun ikut menjadi orang-orang yang berbahagia dengan nikmatnya, manisnya mengikuti manhaj salaf, sebagaimana saudara2 kita yg baru mengenyam manhaj salaf ini, setelah sekian lama, bertahun-tahu, bahkan hingga usia lanjut baru mengenal yang namanya manhaj salaf ini,. karena islam yg diikuti selama ini hanyalah islam turunan, islam tradisi, yg tidk jelas apakah ajaran2nya itu betul2 diajarkan rasulullah atau tidak,. karena kita dapati masyarakat melakukan hal tsb, maka kita ikut-ikutan saja,. dan kita tidak mau belajar lagi,… padahal, kita sekolah saja berjenjang, dari TK,SD,SMP , hingga perguruan tinggi,.

      namun,..

      Pengetahuan kita masih sekelas TK atau SD saja, mencukupkan diri dengan hal tersebut,.. sungguh ini ketidakadilan kita thd islam,.

      Dan kelompok-kelompok yang ada dalam islam, yg tdk mendakwahkan manhaj salaf, justru mereka itu lebih berbahaya dari orang-orang kafir itu sendiri,. bahkan orang kafir merasa sangat terbantu dengan adanya mereka,. karena orang kafir tidak usah bersusah payah untuk merusak islam, karena orang islam itu sendiri yg sedang melakukan perusakan dari dalam,.. mudah-mudahan kita tidak termasuk kedalam golongan yg merusak islam dari dalam, apalagi semisal MTA

      Wassalamualaikum Wrwb
      Haikal
      Jakarta

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  94. Joyo
    April 24, 2013 pukul 3:48 am

    Pak Admin, mohon Penjelasan, kita nih orang awam.
    Apa itu Islam Sunni, Islam Syiah, Islam Mu’tazilah, Islam Wahaby, Islam Salafy, Muhammadiyah, NU, MTA, Persis
    terus terang bikin bingung Pak Admin….tolong ya Pak…

    Terimakasih pak joyo,
    Tidak usah bingung, tidak usah pusing, kenalilah kebenaran, niscaya anda akan mengetahui siapa saja yang berada di jalan kebenaran tersebut,
    Bagaimana sih ciri-ciri kebenaran tersebut? baca ulasannya disini
    Jalan kebenaran hanya satu, silahkan baca disini

    Dimanakah anda tinggal? biar tidak bingung, anda bisa mendatangi taklim tentang pemahaman islam yg benar dekat tempat tinggal anda, yang mengkaji tentang islam dengan pemahaman para sahabat , apa itu manhaj sahabat, silahkan baca disini

  95. Djadwito
    April 13, 2013 pukul 7:59 am

    Padahal saya lagi banyak mengikuti jihad pagi . Ya sudah ngga saya lanjutin.

    Alhamdulillah mas djadwito,.
    Lebih baik tidak usah mengikuti, hati kita bukanlah tong sampah yang akan dipenuhi dengan syubhat-syubhat ajaran MTA

  96. andri flava
    April 12, 2013 pukul 12:24 pm

    haha..saya warga solo jg mendengar gosip MTA menghalalkan anjing tp sy sempet tidak percaya….namun stlh sy mendapatkan cerita..dari temam saya yg notabene Saudaranya pengurus MTA tp sy tdk perlu menyebutkan namanya…trnyta bemar menghalalkan anjing alasannya tdk dsbt di Al quran…………*******Demi ALLAH beliau bercerita bahwa saudaranya yg pas naik haji seorang wanita tiba tiba mengalami peristiwa aneh tanpa sebab pasti si wanita MTA trsbt dilempar di ats sebuah bangunan oleh sesosok yg tdk diketahui….hingga berdoa dan menangis akrnya secara aneh bisa kembali ke bawah……..Naudzu…..kt sikapi sbgai peringataan dr Allah…smg mata mrk bisa terbuka…….Amin

  97. m. agus salim pekalongan
    April 12, 2013 pukul 2:06 am

    terimakasih semoga penjelasan saudara bermanfaat, amin.

  98. shahro
    April 6, 2013 pukul 11:54 am

    assalamualaikum kepada sang penulis, s

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya adalah binaan mta kabupaten karawang, saya bermanhaj salaf, memang ada beberapa perbedaan pendapat mta dgn manhaj yg saya anut,

    Terimakasih mas shahro atas komentarnya,.
    Semua orang bisa saja mengaku bermanhaj salaf, termasuk anda, tapi pengakuan tidaklah cukup,.
    Sangat banyak hal-hal yang berbeda antara MTA dan manhaj salaf yang mulia,.

    Jika anda benar megikuti manhaj salaf, maka akan sangat mudah mengetahui argumen2 MTA , silahkan anda lihat disini penyimpangan2 MTA menurut manhaj salaf,. monggo dibaca,

    tapi perbedaan itu tidaklah keluar dari aqidah secara syar’i hanya halafiah saja, toh pendapat2 mta pun merujuk pada ulama-ulama besar terdahulu, tafsirnya pun dari ibnu katsir, ibnu abbas, bahkan dari depag pun di pakai,

    Perbedaan tersebut sudah sangat jauh mas,.silahkan baca Penyimpangan Manhaj MTA, baca disini

    Penyimpangan tersebut sangat mudah diketahui oleh orang yang pemahamannya mengikuti pemahaman para salafus shaleh (manhaj sahabat/manhaj salaf)

    bahkan di dalam mta sendiri pun tidak semua satu pemahaman bahkan kebanyakan berbeda tapi tetap mendahulukan kebersamaan, karena perbedaan pendapat yg tidak menyimpang dari aqidah islam tidak dipermasalahkan,

    Nah, dengan pernyataan anda tersebut malah semakin menguatkan betapa manhaj MTA itu bukan manhaj yang sesuai dengan pemahaman para sahabat, sehingga timbullah hal-hal seperti itu, dan itu sangat wajar terjadi pada kelompok2 yang mendakwahkan islam bukan dengan pemahaman para sahabat,..
    Kenapa anda lebih memilih mengikuti pemahaman tokoh2 MTA , tapi tidak mengedepankan pemahaman para sahabat,. Kenapa anda mengaku mengikuti manhaj salaf tapi masih terkesan membela MTA, jika anda sudah paham apa itu manhaj salaf, maka akan sangat mudah mengetahui penyimpangan pemikiran kelompok2 yg ada,

    jika memang anda merasa adanya pemaksaan pemahaman anda berikan keterangan yang membuat anda harus tidak menerima pendapat yg mta rujukan, bukankah mta selalu menginformasikan dari mulai mustami sampai khususy dgn mengutip hadits nabi “jangan terburu-buru anda menerima suatu keterangan, dan jangan terburu-buru anda menolak suatu keterangan,”
    dan saya rasa anda sudah tau apalagi pernah jadi siswa” semoga anda tidak memecah belah kaum muslim hanya dengan masalah anda atas ketidak cocokan dgn mta,

    Islam itu agama yg terbuka utk siapa saja, demikian pula dalam taklim, tdk ada pembedaan dalam penyampaian materi, di umum atau khusus itu beda,..
    Org2 yg mengetahui penyimpangan MTA justru setelah mengenal manhaj salaf , jadi kontradiktif sebenarnya pernyataan anda, atau anda mungkin baru mengenal apa itu manhaj salaf, sehingga anda belum memahami penyimpangan akidah yg ada di MTA ini,

    PENYIMPANGAN MTA BUKANLAH PERKARA SEPELE, TAPI PERKARA YG SANGAT BESAR, YAITU MASALAH AKIDAH, bukan sekedar dihalalkannya daging anjing saja,.

    wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  99. jamal
    April 6, 2013 pukul 3:52 am

    AlhamduliLlah. Trimakasih atas pencerahannya

  100. dinda
    April 5, 2013 pukul 2:23 pm

    alaaah banyak omong kamu min’ kamu sebut si A sesat , si B sesat , sepertinya kamu sendiri yg paling benar, padahal mta itu diresmikan oleh presiden dan ketua MUI juga datang, apakah mereka sebodoh itu meresmikan dan memantau ajaran sesat? Kalau benar berarti kamu lebih pintar daripada presiden dan ketua MUI dong min? Pikiranmu itu nggak obyektif ,dengar suara dikit langsung ambil kesimpulan, hasut sana hasut sini

    Terimakasih atas komentarnya,
    Memangnya patokan benar atau salah itu karena diresmikan oleh presiden atau MUI?
    Patokan kebenaran bukanlah itu,. kenalilah ciri2 pengikut kebenaran, silahkan baca disini ulasannya

    • Shidiq
      Mei 21, 2013 pukul 9:52 am

      mungkin menurut dinda presiden dan MUI itu maha benar, padahal mereka juga manusia, apalagi mereka orang2 yg berpolitik.
      hadduh, pandangannya kok bisa begitu ya,
      sabar ya mas admin.

      insya allah tetap sabar,..

  101. tn
    April 3, 2013 pukul 10:01 pm

    ha ha ha makin kelihatan kamu orang yahudi min’ kamu hapus koment2 yg benar ,TUNGGU TGL MAINNYA AKU HACK BLOGMU NANTI, KAMU CUMA MAU MEMECAH BELAH PERSAUDARAAN SESAMA MUSLIM

    Blog ini di hack? masih sangat banyak blog2 yang menyuarakan kebenaran,.
    Betapa banyak kaum muslimin yang mengikuti tokoh atau kelompok tertentu, tapi ketika disampaikan dalil yang shahih, mereka menolaknya, mencelanya…

    musibah…

    Telah datang zamannya…

    • Shidiq
      Mei 21, 2013 pukul 9:49 am

      Mas Admin yg sabar ya dg ancaman2 kaya diatas, bila di hack nanti bikin lagi aslibumiayu2 ya, terus terang tulisan2 di blog ini sangat bermanfaat.

      buat yg komen: anda sombong sekali ya.

      Terimakasih mas, insya allah saya cukup sabar, wajar mereka berkata seperti itu, mudah-mudahan Allah berikan hidayah taufik kepadanya,.
      Jazakallahu khairan atas suportnya,..

  102. reedone816
    Maret 23, 2013 pukul 12:14 pm

    assalamualaikum warohmaullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    sering mendengarkan streaming mta, sampai ada pernyataan bahwa tidak ada ijma dan qiyas, tanpa menjelaskan alasan penolakannya.

    Lucu ya, tidak ada ijma, tapi MTA berani mengambil kesimpulan sendiri,.. melalui penafsiran tokoh2 MTA

  103. Sunari
    Maret 17, 2013 pukul 3:33 am

    Maaf ni, yang koment putri, jd bukan dipanggil “mas”.
    Memang banyaknya jumlah pengikut bukan menjadi indikasi organisasi tu diatas kebenaran atau tidak.
    Oya, tlg akun fb saya, Sunari inges, dikonfirmasi. Sehingga saya bisa mengambil manfaat dari fb panjenengan.

    oh iya,.. maaf jika salah panggil,.
    silahkan inbox saja ke beliau, kalau fb asli bumiayu, mba bisa klik aja fanspagenya yg ada di blog ini

  104. aretanto nanggulan
    Maret 15, 2013 pukul 1:47 pm

    Assallamualaikum Wr.wb..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    mas bambang surono,ikut nimbrung yaa..
    saya itu heran sama njenengan mas,anda sudah tau klo MTA itu salah ajarannya..padahal MTA itu berjalan di bidang dakwah untuk dunia akhirat lhoo..

    Terimakasih mas aretanto, saya sebagai admin blog yg menukil tulisan mas bambang, saya akan jawab, bukan mas bambang,
    terimakasih sebelumnya,
    Dakwah dunia dan akherat, itu tugas mulia dan berat, bukan tugas enteng dan hina, dan perlu kita ketahui, kita mendakwahkan agama Allah, dimana Allah sudah menugaskan rasulnya untuk mendakwahkan agama ini. Dan rasulullah sudah menjelaskannya kepada para sahabat, dan sahabat menjelaskannya kepada murid-muridnya dan begitu seterusnya,.
    Jadi jika kita ingin mndakwahkan dakwah rasul, kita mendakwahkan sebagaimana para sahabat yg merupakan generasi yg dibina langsung oleh rasulullah mendakwahkannya,.. kita mendakwahkan islam dengan pemahaman para sahabat, merekalah generasi pilihan, lihat surat attaubah ayat 100 , jika kita ingin selamat ikuti pemahaman para sahabat, baca juga surat annisa ayat 115, disitu ada ancaman bagi orang yang menyelisihi mereka, bahkan ancaman yg cukup berat, yaitu keseatan dan jahannam,

    bukan sekedar maen2,kok malah njenengan cuma berpangku tangan trus cuma buat2 provokasi lwt blog kyk gini agar org2 yang belum tau sejatinya MTA jadi ikut2 benci dengan MTA,apa lagi org2 yang belum kuat akhidahnya pasti akan bingung!

    Sebaiknya anda baca artikel ini dulu, agar anda paham penyimpangan2 yg ada di MTA , baca disini

    Apa yg dilakukan oleh MTA adalah penyimpangan dalam pemahaman, mereka memahami ayat, memahami hadits dengan pemahaman mereka sendiri, sehingga ini bisa menyesatkan umat islam itu sendiri,
    Dan ini sangat menguntungkan bagi orang2 non muslim/kafir, karena tugas mereka sudah diwakili oleh sekelompok umat islam itu sendiri, yaitu merusak pemahaman islam itu sendiri,. ini adalah musibah,. apalagi mengatasnamakan dakwah islam utk dunia dan akherat

    harusnya anda itu berusaha membuat tindakan nyata yang positif untuk meluruskan dakwah ajarannya MTA,biar tidak semakin banyak org2 ( saudara2 kita semuslim ) celaka dunia akhiratnya,apa anda tega melihat saudara2 njenengan itu di siksa dunia akhiratnya..

    Nah, ini salah satu tindakan nyata, melalui web/blog, juga melalui diskusi di dunia nyata,
    Tujuannya tentu mengingatkan kaum muslimin dari bahaya pemahaman MTA , dan pemahaman ttg islam yg salah itu bukan hanya MTA saja mas,. masih banyak yg lain, dan ini lebih membahayakan kaum muslimin, karena kelompok spt MTA dan sejenisnya ini mengatasnamakan dakwah islam,. berbeda dgn musuh2 islam,.. dan islam itu tdk bisa dihancurkan oleh orang non islam, tapi islam bisa dilemahkan oleh orang islam itu sendiri, salahsatunya kelompok pemikiran model MTA ini,

    padahal anda itu tau dengan betul klo ajarannya MTA itu salah..bagaimana anda akan mempertanggungjawbkan ini di hadapan Allah SWT,hati nurani anda itu di mana?saran saya untuk anda,klo memang anda itu punya rasa kasih sayang sesama muslim tolonglah kami..jangan cuma begini,yang begini itu kurang efektif deh klo untuk anda bisa meluruskan ajarannya MTA.seharusnya dakwahi itu para pengajarnya..jangan cuma jadi kompeni..hehee..!

    Ini salah satu bentuk amar maruf nahi munkar, sebagai orang yg mengetahui penyimpangan MTA , maka kewajiban kita adalah mengingatkan ttg bahaya pemikiran MTA ini, dan salah satu sarana yg efektif, ya melalui blog atau web spt ini
    Jadi, jika anda ingin menolong kaum muslimin, dan anda jika sudah mengetahui ttg penyimpangan pemahaman MTA ini, maka anda sebaiknya menjauh dari kelompok tersebut,. sehingga tidak terlalu jauh terpengaruh dengan pemikirannya

    dulu saya itu sebelum dengar pengajiannya MTA itu yaa mass..saya itu org kafir sholat tidak pernah,puasa juga tidak pernah,zakat apalgi,bermuamalah apalgi,daging anjing pun saya santap dulu dengan lahap..tapi setelah dengan kajiannya MTA ini,saya sadar kewajiban saya sebagai org yang mngaku bragama ISLAM..harus sholat,harus zakat,harus puasa wajib,harus bermuamalah,sesuatu yang syubhat lbih baik di tinggalkan..apakah yang seperti ini menurut anda ajaran MTA itu slah?trus yang benar itu gimana?

    Masalahnya tidak sampai sebatas jadi islam,lalu rajin shalat,puasa,zakat, atau lainnya,.
    Masalah yg terbesarnya adalah akidah MTA yg rusak,. apapun amalan ibadah yg anda lakukan, tapi jika akidahnya rusak, maka amal ibadah anda akan sia-sia belaka, apalagi pemahaman MTA yg lebih mengedepankan alquran dengan pemahaman akal mereka, ini adalah salah satu bentuk kelompok ingkarussunnah, silahkan baca disini

    Jika ingin mengikuti pemahaman islam yang benar, hendaklah kita beragama dengan mengikuti pemahaman para sahabat, itulah satu2nya jalan keselamatan, jalan kebenaran, sebagaiman telah ditempuh oleh para ulama ahlussunnah,

    Jalan kebenaran hanya satu, baca disini

    Ciri-ciri pengikut kebenaran, baca disini

    • aretanto nanggulan
      Maret 16, 2013 pukul 4:48 pm

      Assallamuallaikum Wr.Wb..

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      maff dah salah sebut,apa anda pernah datang ke MTA untuk tanya2 tentang apa yang menjadi pendapatnya mas bambang itu

      Saya pribadi punya kenalan yg dulu akrab, teman saya tsb rajin shalat di masjid, kebetulan saya di pesantren yg bermanhaj salaf, lalu setelah teman saya tsb ngaji di MTA solo, maka langsung berubah drastis, tidak mau shalat lagi, karena menganggap manhaj salaf adalah manhaj yg tdk benar,.. jadi musibahnya disini,.. menganggap pemamahaman akal yg didakwahkan MTA itu masih lebih baik dari pemahaman para sahabat,. , jadi buat apa saya kesana, dari pernyataan org yg sdh lama di MTA saja sdh ketahuan,.. silahkan anda bicara langsung saja dgn mas bambang, ini facebooknya

  105. Abbaz Sukarno
    Maret 9, 2013 pukul 7:20 pm

    Soal pernyataan ‘radio JIL merelay radio MTA’, itu adanya di mana ya mas admin? Saya cek di bbrp alamt berikut kok gak ada:
    -www.greenradio.fm
    -radiotsm.wordpress.com
    -radio68h.blogspot.com
    -www.kbr68h.com
    -www.kbr68h.com/jaringan/indonesia
    trims

    terimakasih mas abbas,
    silahkan dengarkan radio MTA di parabola, dan radio JIL radio 68H di parabola juga,. sama siarannya,

    jadi bukan saya nuduh, saya mendengarkan sendiri, jadi mungkin di alamat tsb tidak ada, jika anda punya parabola, silahkan buktikan sendiri

    • Abbaz Sukarno
      Maret 10, 2013 pukul 5:07 pm

      Setelah saya tanyakan ke pihak radionya, jawabannya karena masalah slot channel. Di channel yg sama, kanal kiri untuk mtafm dan kanal kanan untuk 68H. Berikut jawaban lengkapnya:

      “wa alaikumussalam wr wb, kami sewa di satelit palapa dan diberikan jatah kanal yg ada waktu itu adl bersamaan dg kanalnya radio lain… namun audionya dibedakan kanal kiri utk mta dN kanal kanan utk radio 68H,
      Untuk sewa stereo waktu itu sdh tdk ada lagi selain hrgnya juga cukup mahal, maka akhirnya kami ambil yg mono saja dan akhirnya dapat satu kanal dg radio 68H…

      Tapi sebetulnya tidak ada kaitannya radio tsb dg mtafm, kalau dikaitan maka semua radio dan tv yg sewa di satelit palapa juga termasuk JIL dong karena semuanya sama-sama di satelit palapa…

      Kalau mau terpisah mungkin bisa saja mengajukan yg stereo, itupun kalau kanal stereo masih ada… konsekuensinya biaya harus nambah lagi…”

      terimakasih mas,
      sebenarnya lucu juga sih,. di parabola itu ada namanya jelas sekali, radio MTA dan satu lagi radio 68H , kedua chanel tersebut menyiarkan radio MTA , kok dibilang satu kanal, kanal kiri dan kanan,.. , jika seperti itu, kenapa ada dua chanel, seharusnya satu chanel saja, sebagaimana penjelasan diatas, kanal kiri MTA dan kanal kanan radio 68H ,.. tapi nyatanya ada dua chanel, dan chanel tersebut stereo, baik radio JIL atau radio MTA ,

      jadi jawaban tsb tidaklah benar, makanya coba anda setel sendiri via parabola, lalu searching di chanel radio, nanti akan anda dapati dua chanel radio tsb, dan siaranya sama,.

    • aretanto nanggulan
      Maret 18, 2013 pukul 2:22 pm

      Assallamualliakum wr.wb..

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      waahhh..anda ini gimanaa..membuat steatment tapi hanya berdasar dari orang lain,berarti berita2 yang anda tulis di sini itu tidak akurat benar maassss…berarti hanya berdasar persangkaan ajaa..!

      Yng disini insya allah benar, bukan persangkaan

      tadi anda bilang temen anda sholatnya rajin tapi setelah ngaji di MTA tidak sholat lagi..lha kok malah terbalik dengan saya..sebelum tau MTA saya itu tidak pernah sholat & setelah kenal MTA saya tau kwjiban saya sebagai seorg yang mengaku muslim!

      Itulah faktanya, kebetulan saya punya teman, setiap hari rajin shalat berjamaah, tapi setelah mengenal MTA lalu tidak mau shalat berjamaah lagi dgn saya, kebetulan saya di pesantren yg bermanhajkan salaf, berdasarkan pemahaman para sahabat, dan sdh tahu gimana sikap MTA thd pemahaman para sahabat, saya sendiri pernah dialog dgn slah satu kader MTA di bandung, kebetulan ada cabang MTA jg di bandung,… saya rada kaget juga, dan waktu itu saya belum kenal bagaimana pemahaman MTA ini secara rinci,.. alhamdulillah dengan tulisan dari mantan MTA banyak menjawab keingintahuan saya,

      masss..mas..sebenarnya anda mmberitakan bahwa akhidah MTA rusak & sebagainya itu..hanya akan membuat MTA semakin tersohor & membuat banyak org penasaran..ingin mengetahui tentang MTA!bagaimana anda ini bisa menelan bulat2 pernyataan org yang kemungkinan ada rasa dengki di hatinya terhadap MTA..sedangkan anda sendiri belum tau kenyataannya,sebab musababnya dia keluar ini benarnya karena apa..harusnya org yang bijak dia akan melihat dulu penyebabnya apa & di buktikan (di tanyakan ) ke MTA..apa benar si fullan ini keluar karena ini ato karena penyebab lain!karena kebanyakan org yang kecewa mmpunyai rasa dengki ato benci susah & berat untuk memberitakan sesuatu yang baik2 tentang org ato suatu yang dia benci itu!klo benar bahwa faham MTA itu menyalahi fahamnya para sahabat..tolong tunjukkan buktiny mass..hal yang mana yang menurut anda itu salah..dalam MTA memahaminya,tolong tunjukkan bukti yang nyata & adill..bagi MTA,jangan hanya menunjukkan bukti secara sepihak..tunjukkan bukti dari MTA sebagaimana yang anda tuduhkan itu,bahwa faham MTA itu rusak…terima kasihh..

      Tentang penyimpangan pemikiran yg ada di MTA sudah saya postingkan disini , silahkan dibaca yah,.

      Dan MTA merupakan salah satu kelompok pemikiran yg lebih mengedepankan alquran, dan meninggalkan assunnah, inilah salah satu pemikiran ingkarus sunnah,

      Apakah cukup dengan berpegang kepada Alquran saja? baca ulasannya disini

  106. Maret 9, 2013 pukul 6:50 am

    Assalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Saya Eko Setiawan, dari lampung dan sekarang tinggal di solo… sedikit kasih pendapat ya,, sepanjang yang saya tahu dan sudah diklarifikasi sama ustad sukino bahwa MTA tidak pernah menghalalkan ANJING,,, klik video nya http://www.youtube.com/watch?v=qgywROk2sCQ

    Kalau admin bilang anda tahu karena sudah ikut dalam organisasi sampai kepada pengurus dan ikut pengajian khusus dan disana diajarkan bahwa anjing halal maka kok sangat ANEH ya,,, pas dipengajian minggu ustad berkali-kali bilang tidak pernah menghalalkan anjing tapi kenapa anda bilang dipengajian rutin setiap cabangnya malah menghalalkan…. masak ratusan cabang ga ada yang protes….

    Pengakuan di video tsb bisa saja, tapi prakteknya lain, karena itu tdk disampaikan di pengajian umum, wajar saja tidak menuai protes,. silahkan baca postingan dari orang yang lama ikut MTA , postingan terbaru silahkan dibaca disini

    masalah anjing dilihat dulu anjing buruan atau rumahan… kalau anjing rumahan jelas haram tapi kalau anjing itu digunakan untuk berburu dan hasil buruan anjing adalah halal… berdasarkan hadis lihat http://lidwa.com/app/ dan cari kata anjing

    Anjingnya tetap haram mas, berbeda dengan binatang buruannya, dan itu juga ada syaratnya, anjing tersebut memang dilatih untuk berburu, dan ketika melepas anjing tsb membaca basmalah

    Masalah Al-quran dan akal tanpa menggunakan hadis
    sepertinya ga mungkin ya mas admin, disetiap brosur yang keluar selalu menggunakan al-quran dan hadis jadi kayaknya ga mungkin hanya al-quran dan akal yang dipakai MTA

    Alquran dan Haditsnya betul mas, yg menggunakan akal itu dalam memahami alquran dan hadits tsb, jadi yg tertulis di brosur adalah alquran dan hadits,

    Masalah JIL dan MTA sama, sehingga direkrut sama JIL kayaknya perlu diklarifikasi ke ustad sukina kayaknya… JIL dan MTA menurut pendapat saya sangat-sangat berbeda…

    KALAU JIL benar-benar akal yang berbicara dan menaruh perkataan nabi dibawah ustad-ustad mereka… kalau MTA ya AL-Quran dan Hadis,, malah pendapat kia dan ustad jika bertentangan dengan AL-Quran dan Hadis ditinggalkan

    Silahkan simak radio JIL radio 68H, selalu merelay radio MTA , dan emang JIL dan MTA itu klop, sama-sama mendewakan akal

    Itulah pendapat saya, sepanjang yang saya tahu MTA dan Muhamadiyah hampir sama ajaranya dan (MTA dan Muhamadiyah) sama persis ajarannya seperti pondok pesantren ditempat saya tinggal…

    So, kalau memang yang anda bilang adalah benar MTA sesat semoga pahala untukmu,,, jika salah semoga anda tidak mendapat dosa fitnah….

    Jelas sekali penyimpangan MTA

    Nah sekarang yang mau saya tanya ke admin,,,, dimanakah para orang awam belajar ilmu al-quran dan hadis sehingga bisa tergolong menjadi ahlussunah waljamaah (1 golongan yang tidak tersesat dari 73 golongan dalam islam),,, kalau belajar sendiri-sendiri malah orang awam akan tersesat karena dalam mempelajari hadis butuh ilmu agar bisa menjelaskan maksud hadis tersebut

    Di SOLO sangat banyak mas, silahkan dilihat jadwal taklimnya disini

    Thanks

    Jazakallahu khairan

  107. einstein
    Maret 6, 2013 pukul 8:29 am

    Bismillah..
    LDII, MTA dll Ini adalah potret kenyataan sebuah fakta bahwa semangat tanpa di dasari pengetahuan yang memadahi dapat mendorong seseorang untuk memutlakkan apa yang sudah dan sedang dia ketahui, boleh jadi juga akibat terlalu tinggi menghargai diri dan terlalu kagum dengan “pengetahuan barunya.

    Lalu menganggap yang di kemukakanyan merupakan pendapatnya dan pendapantya adalah kebenaran sejati satu-satunya. Pendapat-pendapat lain yang bebeda pasti salah. Dan yang salah pasti jahannam…

    Semoga kita selalu senantiasa di kasihi oleh Allah SWT.. dan di beri petunjukNya… semoha kita adalah orang2 yang beruntung..

    terimakasih atas komentarnya,
    Dan orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang mengamalkan ajaran rasulullah ini, dengan pemahaman para sahabat,. bukan dengan pemahaman tokoh tertentu,atau aliran tertentu,jamaah tertentu,ormas tertentu,.. satu-satunya jalan keselamatan adalah mengikuti pemahaman para sahabat yang merupakan binaan langsung dari rasulullah, silahkan baca surat attaubah ayat 100 atau postingan disini

  108. Tirta Putra Gresik
    Maret 4, 2013 pukul 5:58 pm

    kenapa kita harus saling mengkafirkan? wong yang menentukan salah benar hanya allah swt. semoga segera mendapatkan hidayah dari allah orang-orang yang mempunyai niatan untuk dzolim dalam islam.

    terimakasih,
    siapa yg saling mengkafirkan mas? tolong copas disini pernyataan tersebut,..urusan kafir mengkafirkan bukan urusan sepele, tapi urusan yg sangat besar

  109. Tulus
    Maret 1, 2013 pukul 2:54 am

    Sepertinya kok ekstrim sekali ya ,….? Saya selaku pemerhati ajaran MTA tidak pernah setidaknya tidak pernah mendengar ajaran ajaran yang seperti itu, lho

    Terimakasih mas tulus,
    Bagi pengikut MTA yg sekedar datang ke kajian mereka, itu berbeda dengan para tokohnya, ada kajian khusus mereka, yg itu tdk dihadiri oleh orang2 biasa,.. sebagaimana pengakuan orang yang sudah puluhan tahun di MTA ,

  110. Iyang
    Februari 27, 2013 pukul 12:56 pm

    Tapi di Solo klo ane lewat Makin Banyak ajech tuh Jemaahnye ….

    Terimakasih mas iyan,
    Banyaknya pengikut bukanlah tanda kebenaran,.. demikian pula sedikitnya pengikut bukan berarti tanda kebenaran,..
    Kenalilah kebenaran tersebut, dan jalan kebenaran hanya satu, tidak berbilang,. apa itu jalan kebenaran, silahkan baca disini

    Bagaimanasih ciri-ciri pengikut kebenaran? silahkan baca disini

  111. ahmad syifa
    Februari 25, 2013 pukul 3:54 am

    akal manusia sangat terbatas untuk bisa mendalami al qur’an dan hadis secara akal dan logika..

    terimakasih mas ahmad, betul, akal sangat terbatas, fungsi akal adalah bukan utk memikirkan bagaimana tafsir alquran atau hadits, tapi menerima berita yang datang dari rasulullah, jangan ditafsirkan dgn akal2 kita,.
    Alhamdulillah alquran sudah ada tafsirnya dari rasulllah melalui hadits2nya yg shahih, ada juga yg ditafsirkan oleh alquran itu sendiri,

    makanya masih memerlukan ijma’ dan qiyas untuk mengerti isi dan kandungan qur’an dan hadis,karena permaslahan jaman dulu tidak sama dengan zaman sekarang.. jangan mudah menghukumi bid’ah atau haram suatu permasalahan..karena klo itu terjadi, apa yang kita lakukan dan yang kita pakai sekarang bisa termasuk dalam hukum haram dan bid’ah…

    Alhamdulillah, islam sangat cocok dan pas untuk semua jaman, sebagian besarnya sudah dijelaskan, permasalahan halal dan haram sudah jelas, demikian pula masalah sunnah dan bidah,

    dan makna bidah juga bukanlah urusan dunia, bidah itu terbatas pada urusan ibadah, bukan sarana ibadah itu yg bidah, walaupun bisa saja sarana itu akan menjadi bidah, jika itu diyakini sebagai bagian dari ibadah,.. apa itu bidah, mungkin anda belum paham, bisa dibaca disini, dan apa itu ibadah, bisa dibaca disini juga
    Bahaya bidah, baca disini

    masih banyak qoidah2 lafadz dlam qur’an dan hadists yg perlu saudara2 dari MTA pelajari…. karena kalo semua lafat yang sama dan di beri qoidah yang sama juga.maka, akan menyesatkan umat islam sendiri……

    MTA memahami dalil alquran dan hadits menggunakan logika tokoh mereka, bukan menggunakan pemahaman para sahabat yg dibina langsung oleh rasulllah, maka tidak aneh ajaran yg diajarkan di MTA banyak yg aneh, menyelisihi pemahaman para sahabat, tapi masuk di akal,. karena MTA adalah Majlis Tafsir Akal,

    Itulah makanya JIL (Jaringan Islam Liberal) merelay radio MTA , ada apa ini?? karena KLOP , satu pemahaman,. sama-sama mendewakan AKAL..

    Dan inilah awal kehancuran islam itu sendiri,..

  112. ☐ عثمان عبد العزيز ☐ (@utsmanabdulaziz)
    Februari 5, 2013 pukul 10:45 am

    assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Sekarang Ikut Ormas Islam apa Mas ?

    Tidak ikut ormas manapun mas, sebab dalam islam tidak boleh membentuk kelompok2 tertentu, tapi umat islam wajib bersatu, bersatu diatas akidah yang satu, diatas pemahaman yang satu, yaitu pemahaman para sahabat, para salafus shalih yg dibina langsung oleh rasulullah

    Jazakallahu khairan

    jazakallahu khairan

  113. abiidullah al muthi
    Januari 18, 2013 pukul 1:01 am

    Jika kamu berselisih tentang sesuatu (permasalahan) maka kembalikanlah kepadaAllah dan Rasulnya………..

    Betul, dan tentunya Kembalikan kepada kitabullah dan hadits rasulullah, dan jangan lupa, dengan pemahaman para sahabat, bukan dengan pemahaman masing-masing sehingga terjadi multi tafsir, sehingga bukan solusi yg didapatkan, tapi malah semakin timbul banyak perselisihan

  114. Rama LPD Al himami
    Januari 10, 2013 pukul 3:31 am

    assalamualaikum.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    sebelumnya maaf ikut komen. tadi di atas ada yg mengharap orang yg g Pro MTA datang ke kantor MTA untuk bertabayun. tp sayang, pernah Ust Sukino diundang bertabayun di forum terbuka dan netral tidak berani hadir!

    Yah, begitulah,.. karena memang hujjahnya ga kuat, hanya pandai memutar perkataan dan memahami dalil dgn akalnya, bukan dengan pemahaman generasi yg dibina langsung oleh Rasulullah

  115. abu irin
    Januari 8, 2013 pukul 7:26 am

    seharusnya yg nulis blog ini tdk berkata demikian kalau dah keluar ya keluar jangan memakan bangkai saudaranya malah percuma km mas bror..

    Mengungkapkan pemikiran menyimpang dari kelompok tertentu, apalagi kelompok ingkarus sunnah, ini termasuk ghibah yg dibolehkan, karena jika tdk dijelaskan kepada kaum muslimin, maka akan semakin banyak kaum muslimin yg terjerumus di dalamnya,

    Jika kita sudah mengetahui penyimpangan kelompok ini, dan kita diam, tidak mengingatkan kepada masyarakat, maka bisa jadi kita berdosa karena diamnya kita,.

    Jadi bagi yg sudah keluar, maka itu lebih wajib utk menjelaskan ttg penyimpangan kelompok ini, dan mudah2an ini dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar,

  116. Fitri Ayu
    Januari 8, 2013 pukul 1:23 am

    Pak Bambang Surono, salah satu saudara kita yg perlu di ingatkan, kalau dia terang-terangan menjadi pengkianat imam dan menyebarkan pengkhianantannya itu untuk mencari pembenaran……semoga Allah mengembalikan ke jalan yg benar……..( dalam janji setia kepada imam tidak ada poin untuk jadi pengkhianat )….

    terima kasih mba Fitri,
    apakah anda ikut mta, dan masih bergabung dengan mta?
    komentar anda yang ini ( dalam janji setia kepada imam tidak ada poin untuk jadi pengkhianat ) ini menunjukkan salah satu bukti kalau di MTA memang ada baiat,..
    terimakasih atas komentar ini,

  117. aldy
    Januari 7, 2013 pukul 8:19 am

    assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    maaf mau nimbrung untuk mas warsito,
    saya paham latar belakang mas warsito,saya juga dulu mas adalah pendukung berat mta,

    untuk jelasnya bisa ikuti sebagian komentar saya,yg ada di sini,
    alhamdulillah setelah saya timbang dengan radio n tv lain saya terhenyak,ternyata kebaikan saya membantu mta selama ini justru adalah jalan yang harus saya sesali,selagi saya hidup,

    karna kalau sudah mati niscaya sukino itu tidak akan dapat lagi di mintakan pertanggung jawabanya,karna saat itu semua berlepas diri,sebagaimana di sebut di alquran,

    tarohlah mta benar,satu satunya jaminan manusia kalau mau termasuk kelompok yang selamat ada di dalam alqur’an surat attaubah ayat 100,coba simak dan cari tafsir bagaimana penjelasannya,

    mta itu banyak mengingkari hadis sahih,alasannya karna gak ada di alquran,

    kalau seperti itu caranya bisa saja ada yang menerjemahkan shalat itu bisa 5 rakaat atau 1 rakaat saja ,alasannya di alquran gak di jelaskan,dan sukino juga tidak punya dalil untuk meluruskannya,bahkan akan banyak lagi kekeliruan lain yang akan muncul,

    kl seperti itu caranya akan ada banyak kerusakan di sana sini temu satu meja,agar dapat saling
    mas warsito,

    kita itu kalau mau bertobat selagi kita hidup kan

    kalau sukino itu benar dia akan ber ini siatif bertemu satu meja,agar dapat saling meluruskan kalau ada suatu kehilapan,
    saya rasa ini bukan masalah salah menyalahkan,tapi menyelamatkan umat,

    tolong mas simak juga komentar saya yng ada di sini,

    trimakasih,semoga kita selalu di tetapkan hati hati kita di jalannya yng lurus,yaitu jalan orang orang yang telah di berikan nikmat oleh allah subhanahu wa taala

    Memang terkadang sangat aneh, ada kaum muslimin yang mau mengikuti tokoh tertentu dalam memahami islam, mengikuti ormas tertentu,ustadz tertentu, tapi tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, yg notabennya dibina langsung oleh rasulullah,

  118. warsito
    Januari 3, 2013 pukul 7:20 pm

    saran saya… klo memang mta ajarannya salah, ya coba diluruskan… tolong penulis blog ini datang langsung ke kantor mta, tanyakan langsung ke ustad mta, jangan hanya mengkutip- kutip aja. kan jelas kantornya. bilang sama ustadnya. pak ajaranmu salah, ini lho yang bener. dialog, diskusi, tp jangan debat, klo akhirnya gk ketemu ato memang gk sepaham, ya udah, saling menghormati saja. gk usah saling salah menyalahkan. perbedaan itu wajar. kan sesama muslim haram darahnya, kehormatannya, pasti udah tahu. klo belum tabayun mbok jangan cepat2 membuat beritanya. tanyakan apa benar digandeng JIL jg.

    Terimakasih mas warsito,..
    siapa saya mas,. cukuplah para pengikut MTA yg sdh lama berkecimpung disana , lalu mengetahui penyimpangan2 mta, dan mereka akhirnya tobat dan keluar dari mta, lalu berusaha mendakwahi mereka yg masih ikut disana,
    Kemudian menjelaskan kepada kaum muslimin ttg penyimpangan mta ini, baik di dunia nyata atau dunia maya,
    Menjelaskan tentang penyimpangan kelompok pengajian tertentu, itu bukanlah termasuk merusak kehormatan seorang mukmin, justru ini menjaga kehormatan seorang mukmin yg jauh lebih besar, menjaga akidah mereka, menjaga agama islam itu sendiri dari perbuatan orang-orang yang mengingkari sunnah rasulullah, hanya mengedepankan alquran saja, dimana alquran mustahil bisa dilaksanakan tanpa adanya assunnah,
    Sebagaimana menjelaskan tentang penyimpangan ldii,ahmadiyah,syiah,sufi,dan aliran2 sesat lainnya, termasuk dalam hal ini adalah kelompok ingkarus sunnah seperti mta,

    mta dengan jil bergandengan? betul sekali mas,. buktinya sudah ada, karena mereka sepaham dalam hal ini, menafsirkan alquran dengan akal, bukan dengan sunnah rasulullah,

    • warsito
      Januari 4, 2013 pukul 11:07 am

      saya sering mendengarkan radio mta, tp saya bukan orang mta, saya merasa tdk ada yg salah dengan mereka, mereka mempelajari alquran dan hadist jg. mereka mengatakan seadanya, jelas dan bisa diterima dengan akal sehat. klo belum pernah mngikuti kajian mta jangan beri kesimpulan mta sesat mz, siapapun anda, anda berhak dan berkewajiban meluruskan mereka jika mereka salah, karena mereka jg muslim, karena pedoman mereka jg alquran dan assunnah. beri tahu mereka letak kesalahannya.

      Makanya saya katakan di komentar sebelumnya, yang jadi korban adalah orang-orang awam,
      Kenalilah kebenaran, niscaya anda akan mengetahui kebenaran tersebut,
      Jika patokan kebenaran itu tidak tahu, bagaimana akan mengetahui jika yg disampaikan di mta itu benar?
      Apakah karena yang disampaikan itu adalah masuk akal, lalu itu dikatakan tidak menyimpang?
      Apa yang dimaksud kebenaran?

      Jalan kebenaran hanya satu, yang mana? baca link ini

  119. aldy
    Desember 24, 2012 pukul 1:15 pm

    mari kita sama sama berpikir dengan sehat dan jernih,tampa memojokkan,tapi berdasar apa fakta nya.

    bagaimana kira kira kalau pada suatu saat yg jauh,ada suatu kelompok yg muncul,mereka berdalil dengan alquran,dengan cukup bersungguh sungguh ?

    kemudian karna merasa benarnya sampai sampai si pemimpin dengan penafsirannya yg begitu adanya,berhukum dengan al qur’an dan beberapa hadis yg di ambil dari yg di anggap penting saja,kemudian kalau ada yg tidak ada di al quran pemimpinnya berpendapat dengan pendapatnya saja,yg secara tidak langsung dan tidak langsung,kemudian pendapatnya itu menapikkan /meninggalkan pendapat para ulama ber ilmu,meninggalkan dan menyelisihi pendapat para imam imam yg sudah di akui para ulama besar,bahkan pendapatnya menyelisihi para sahabat nabi Muhammad sallalahu alaihi wasallam?

    seakan kebenaran itu baru muncul kemaren sore,di suatu negara?

    yg kebenarannya mengkoreksi sebagian besar para ulama,baik yang baru maupun yang terdahulu ?

    menyelisihi pendapat siapapun kecuali kelompoknya ??

    artinya apa bukan pimpinan ini merasa benar sendiri ???

    ulama lain dari mana pun kalau seperti itu apa tidak di anggap keliru??? merasakah anda ?
    jadi yang benar apa tidak dia sendiri ???

    apa tidak artinya kebenaran baru muncul ???

    sampai sampai ulama besar baiksekarang maupun yg lalu tidak pernah di ambil pendapatnya ?
    kalau adqa yg di ambil pendapatnya ,katakan siapa saja ? berapa banyak ???

    apa anda sudah jelassssss ???
    apa anda mulai mengerti ?

    semoga Allah selalu menunjuki kita jalan yang lurus,yaitu jalan orang orang yang telah Engkau berikan nikmat di berikan nikmat,,,
    coba buka surat at taubah ayat 100,mari renungi maknanya,karna di situ di sebutkan orang orang yang diberikan jaminan

    Jazakallahu khairan atas tambahan komentarnya, mudah-mudahan para pembaca bisa lebih mengerti dan memahaminya.,

    • Huda
      Desember 30, 2012 pukul 10:42 pm

      Kebenaran abadi hanya milik Allah.
      Kita manusia banyak kelemahan, dosa, kekurangan, kesalahan.
      kita gak usah meneliti, melihat kesalahan orang lain, nanti kita lupa bahwa kita sendiri banyak kesalahan.
      Dan biasanya memang gitu, kita terlalu disibukkan untuk mencari kekurangan yang lain.
      Semua orang pasti dan pasti ada kelebihan dan kekurangan.
      Semua itu nanti si Akhirat, masing-masing akan bertanggung jawab sendiri.

      Terimakasih mas huda,
      betul sekali, kebenaran mutlak hanya milik Allah,..
      Dan untuk memahamkan kepada anda tentang hakekat kebenaran, silahkan anda baca postingan ini

      Jalan kebenaran hanya satu, apa itu? silahkan baca yang ini

      Dan anda mungkin akan sedikit terhenyak dan berpikir setelah melihat video yang satu ini

  120. kolbusutra
    Desember 23, 2012 pukul 7:10 pm

    asslkm wr wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    numpang nimbrung bolehkah saya?….tertarik jadinya ,

    Silahkan mas, tidk ada yg ngelarang kok,

    hal hal seperti inilah yang banyak minatnya….. adu argumentasi berujung eyel eyelan…..heran heran umat indonesia. setiap ada kajian muncul dan berkembang ada yang ngobok2 , saya ikut prihatin saja, mungkinkah ada pihak2 yang memanfaatkan hal ini untuk di adu domba ….sadarkah kita sadarkah kita ,,,,,

    Terimakasih mas atas tanggapannya,
    Harusnya kita juga bangga jika ada kajian yg muncul, dan yg dikedepankan adalah pemahaman generasi terbaik umat ini, yaitu pemahaman para sahabat yg dibina langsung oleh rasulullah,
    Dan kita merasa prihatin,jika muncul kajian yg mengedepankan pemahaman kelompoknya, yg jauh sekali dari pemahaman para sahabat dalam menyampaikan ajaran islam, sehingga kelompok kajian ini muncul dan mengetengahkan hal-hal yang jauh sekali dari ajaran islam yg dipahami oleh para sahabat,

    Hendaknya masyarakat kritis, ini masalah agama kita, masalah akherat kita, jadi dalam menyampaikannyapun haruslah sesuai dengan apa yg disampaikan oleh rasululah kepada para sahabatnya, bukan mengemukakan pendapat kelompoknya atau pendapat tokohnya,.. contoh nyata dalam hal ini adalah apa yg ada di MTA

    Mengingatkan bahaya pemikiran MTA yg mengobok-obok ajaran islam itu sendiri, ini bukanlah adu domba, justru merekalah yg membuat kerancuan di dalam islam, kita wajib mengingatkan masyarakat atas bahaya pemikiran kelompok ini

    nywun pangapuntunten kurang sopan.

    nggih, mboten nopo-nopo mas, matur suwun sampun nulis komentar teng bloge kulo,.

  121. Hamba Allah yang serba salah
    Desember 17, 2012 pukul 11:17 am

    MTA tidak tau hukum aturan, masa gelar pengajian di Blora gak pake ijin, kan harusnya dimusyawarakan dulu sama warga sekitar kepala desa, giliran bentrok, tau2 jemaahnya pada mengutuk dengan azab Allah(lucu), katanya ajaran bersumber dari Alqur’an, tapi ayat tentang musyawarah juga gak tau/diabaikan(apa itu gak aneh Islamnya, kok orang Islam suka mengkafirkan Islam yang lain mengutuk)

  122. setya
    Desember 16, 2012 pukul 7:00 am

    Blog Penyebar Fitnah, lucu. hatinya pasti menyimpan kedengkian . kasian….

    trimakasih mas setya, lucu ya, kalau anjing itu halal, itu lucu tidak? sebagaimana anggapan MTA , karena berdalih itu tidak ada dalil alquran yang menunjukkan jika anjing itu haram, makanya mereka menyimpulkan daging anjing itu halal, lucu kan?
    Jadi yang perlu dikasihani adalah para pengikut MTA yang membeo saja sama ustadz MTA,.. meninggalkan hadits2 rasulullah,

  123. ady
    Desember 7, 2012 pukul 2:48 am

    ini kutipan saya dapat dari http://www.alghozali.com
    semoga berguna

    Menguak Penyimpangan Pemahaman Majlis Tafsir Al Quran (MTA)

    Posted by admin on Jul 31, 2012 | 7 Comments

    Sebuah keniscayaan terjadinya sebuah perbedaan dalam kehidupan. Tetapi perbedaan itu hendaknya disikapi dengan bijak dan kedewasaan dan perbedaan tersebut menjadi proses intropeksi lingkungan dalam memahami sesuatu. Bahkan dalam telaah sejarah pun perbedaan tersebut bisa memakan korban bahkan nyawa jadi taruhan seperti perbedaan yang ada di kalangan mazhab fikih.

    Dewasa ini telinga kita sering mendengarkan beberapa aliran yang dianggap sesat dengan pendiri dan ajaran yang diaplikasikan, seperti ahmadiyah oleh mirza ghulam ahmad, aliran imamullah oleh Ali Taetang dari Sulawesi Tengah, aliran Zikrullah Aulia Allah sebagai versi baru dari aliran imamullah, sekte kerajaan Tuhan oleh Lia Eden.

    Tulisan ini tidak menjelaskan aliran-aliran tersebut, tetapi berorientasi kepada Majlis Tafsir Al Quran (MTA) yang bertempat di jalan Serayu no 12 semanggi 06/15m surakarta, Indonesia dengan situs http://www.mta-online.com dan dengan lingkungan sekitar yang disinyalir sebagai kaum abangan sehingga mudah terbawa arus deras aliran ini.

    Penulis tidak bermaksud untuk mendikte dan memvonis begitu saja MTA ini, melainkan di dasarkan pada dialog dengan pengikut setianya selama 11 tahun yang telah murtad dari MTA dengan inisial NA dengan maksud menasehati, tidak menjelek-jelekkan dan memfitnah. Oleh sebab itu pembaca bisa mengecek langsung situs atau terjun ke lapangan tersebut dan menilai bagaimana MTA itu.

    Berikut hasil dialognya yang penulis buat kedalam sebuah laporan dan informasi-informasi langsung dari pengikut yang murtad dari MTA tersebut tanpa mengurangi sedikitpun esensi dari dialog itu:

    Visi misi dan tujuan mta pada awalnya baik berdakwah kembali kepada Quran dan Hadist mirip gerakan muhammadiyah.. Namun dalam perkembangannya porsi akal lebih dominan sehingga seringkali hadist shohih diingkari jadi mirip JIL mendewakan akal..

    Dalam perkembangannya juga menjadi taashub bangga golongan dan taklid buta pada imam jamaah padahal ini semua diperangi pada awalnya..

    Mta menjadi mirip LDII ada baiat pada imam jamaah “siapa keluar dari jamaah dianggap kafir dan murtad” siapa keluar dari jamaah diboikot 1 desa” memang ironis bertentangan apa yang diforum umum dan forum khusus.

    memang ternyata benar MTA dalam hal akidah mengingkari hadists shahih dan bermanhaj lebih mengutamakan akal dari pada ucapan Nabi Saw. Hal ini terbukti dengan bukti pemahaman yang menyimpang sebagai berikut;

    1. Jin itu manusia juga bukan makhluk lain..(Padahal di al-Quran disebutkan iblis dari golongan jin dan jin diciptakan dari nyala api).

    2. Lailatul qadar tidak ada .. (padahal banyak hadist Nabi yang menyatakan lailatul qadar akan selalu ada sampai hari kiamat.. para sahabat juga mencari malam lailatul qadar apakah merasa lebih hebat dari Nabi dan Sahabat???)

    3. Orang Islam kalau masuk neraka juga selamanya tidak akan diangkat masuk surga setelah dosanya habis (sama dengan pemahaman khawarij/ mengkafirkan orang Islam pelaku dosa besar.. banyak hadits shahih yg diingkari MTA).

    4. Allah tidak menetapkan takdir semua sebab akibat murni… (pemahaman qadariyah mutazilah yang sesat….).. padahal takdir adalah rukun Iman barangsiapa tidak percaya takdir seluruh amal ibadahnya sia-sia.

    5. Anjing juga halal… sutera dan emas juga halal bagi laki-laki..(kaidah tafsir langsung pakai akal dengan kaidah bahasa setelah Al Quran tanpa memakai/ melewati hadits shahih dan Ijma Shahabat).

    6. Syafaat di akherat tidak ada..(ingkar hadits shahih)
    7. Dajjal, Isa turun kebumi, imam mahdi, shirath, tidak ada…(ingkar hadist shohih).

    8. Amal jariyah tidak ada (pemahaman baru… Uztad Pendiri MTA belum ada pemahaman ini)

    9. Di MTA ada baiat pada imam jamaah (padahal baiat hanya pada amirul mukminin atau khalifah.. baiat jenis ini adalah bidah).

    10. Intinya manhaj/ metodologi MTA dalam memahami agama adalah mendahulukan akal dengan kaidah bahasa setelah Al Quran daripada Hadist Shohih apalagi ijma/ atsar sahabat tidak dipakai…padahal dari sumber yang valid tidak ada satupun Uztad MTA yang bisa/ menguasai bahasa arab.

    11. Orang yang keluar jamaah akan diboikot dimusuhi dan dikucilkan bahkan boleh dibunuh atau dipotong lehernya…(saya mendengar sendiri ucapan ini terhadap Sdr. Rahmat, jelas ini merupakan taashub/ bangga golongan).

    12. Berakidah Asy’ariyah dengan mentakwil/ tidak mengakui sifat dan asma Allah… (dengan menyebutkan Allah ada dimana2, tidak mengakui/ mentakwil ayat Quran Allah yg menyebutkan mempunyai wajah, tangan, bersemayam di arsy dll).

    13. Dalam Fiqh juga sering memakai akal tanpa ada contoh dari Nabi Saw., padahal masalah memerangi bid’ah jadi jargon utama..sangat ironis.. seperti: tayamum orang safar walaupun didepan mata ada air…(tidak ada contoh dari Nabi dan sahabat), pemahaman zakat tanpa memakai haul dan nishab.. (tidak mau mencontoh Nabi membuat aturan sendiri).

    trimakasih mas, yang namanya menggunakan akal, maka akan ada ajaran2 baru ciptaan akalnya,.. ngga heran MTA digandeng sama JIL, karena sepemahaman,

    Dia teringat ucapan Uztad pendiri MTA yg sering diulang para dai “kita belum memperjuangkan Islam karena sebenarnya kita masih belum tahu apa itu Islam”

  124. ady
    Desember 6, 2012 pukul 12:35 pm

    komen untuk mas taufik
    mas semoga allah menunjukkan mas jalan yang lurus,yaitu jalan orang orang yang telah di berikan nikamat,ini sering di baca dari surat alfatihah.

    kelompok mta lebih merasa benar karna mereka menganggap lebih bersih karna lebih menekankan yg darai alquran ,di dalam hadits nabi memang ada di sebutkan nanti akan ada sebagian umat yang mengamalkan sunnah di tengah manusia yang rusak agamanya,mereka mendapatkan kebaikan 50 sahabat,(tapi bukan khusus untuk mta ? )

    tapi ada dalil lain kalau sedekah kita sebesar emas gunung uhud,tidak sebanding dengan sedekah sahabat nabi segengam atau setengahnya sekalipun.

    kalau mau dalil yg jelas di alquran ada di sebutkan jaminan orang yang akan mendapatkan jaminan,yaitu dalam surat at taubah ayat 100 ‘dan orang orang yang terdahulu lagi yang pertama tama (masuk islam) di antara muhajirin dan ansor dan orang orang yang mengikuti mereka dengan baik,allah rida kepada mereka ,dan mereka pun ridho kepada allah,allah menyediakan mereka surga yang mengalir sungai sungai dibawahnya,mereka kekal di dalamnya selama lamanya,itulah kemenangan yang agung.

    kalau pak taufik coba teliti dan berhati hati tampa ada pemihakan dulu,coba pikir,kalau ternyata kebenaran itu baru sekarang terungkap,apa dalil pendukungnya,dari alquran kalau memang doyan yg langsung dari alquran,

    kalau mta itu banyak sekali meninggalkan dalil2 dan banyak menggunakan logika ustadnya,mereka itu tidak ada menggunakan pendapat baik para sahabat,tabi’in ,ulama besar,para imam manapun,

    jadi kasarnya sukino itu sumber segala sumber pengetahuan dan kebenaran,

    kalau mau menggunakan logika berpikirnya sukino,para ulama,para sahabat,para imam dan seluruh yang di luar mta yg s teler sekalipun,pendapatnya gak kepake,

    pertanyaan nya sebegitu hebatnyakah ke ilmuan sukino itu,sejak umur berapakah ia sudah mendalami islam,hingga sehebat itu????????????

    Kita semua sebagai orang2 akhir jaman,satu2nya dalil adalah yang di atas yang di jamin allah adalah “orang2 yang mengikuti mereka dengan baik”,
    bagaimana mungkin mau di katakan mengikuti dengan baik kalau pahamnya banyak sekali bertentangan dengan sunnah dancaranya menafsirkan alquran itu menyelisihi ulama dahulu maupun para imam danpemuka agama sekarang

    pak taufik ,coba amati dari jauh,kalau terlalu dekat nanti seperti melihat gajah dan salah tafsir.

    selagi kita di dunia,gak ada salahnya kalau kita periksa dulu juga sekalipun kita yakin dengan pikiran kita,karna bagaimanapun,kalau sekarang ini kita islam,itu pengaruh karna kebetulan orang tua kita islam ?

    agama yang kita anut adalah pengaruh keturunan,bukan karna murni hidayah atau hasil kajian yang mendalalm,ini penting selagi kita hidup

    Terimakasih mas ady,
    MTA adalah salah satu kelompok ingkarus sunnah, hanya berpedoman kepada alquran saja, dan pemahaman alqurannyapun bukan menurut pemahaman para sahabat,tapi menurut akal,
    BAGAIMANA MEREKA MENGINGKARI SUNNAH?
    Pertanyaan yang menggelitik hati kita, bagaimana mereka bisa mengingkari As Sunnah dan mengaku sebagai golongan Al Quran (Al Quraniyun) sedangkan Al Quran sendiri mengatakan :

    وَمَآءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَانَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا

    Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. [Al-Hasyr/59:7) dan

    وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَانُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

    Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka supaya mereka memikirkan. [An-Nahl/16:44]

    Kalau begitu orang yang mengingkari As Sunnah berarti mengingkari apa yang disampaikan Allah dalam Al Quran. Hal ini sebenarnya telah dijelaskan sejak dahulu kala sejak zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dimana beliau bersabda:

    Ketahuilah sesungguhnya diturunkan kepada ku Al Quran dan yang semisalnya bersamanya, ketahuilah akan datang seseorang yang kenyang duduk diatas pembaringannya berkata: berpegang teguhlah kepada Al Quran ini saja, semua yang kalian dapati padanya kehalalan maka halalkan dan yang kalian dapati padanya satu keharoman maka haramkanlah. [HR Ahmad 4/131 dan Abu Daud 5/11]

    Jadi jelaslah mereka ini sebenarnya hanyalah meneriakkan teriakan-teriakan yang telah ada sejak dahulu kala dalam rangka untuk memasukkan keragu-raguan kepada kaum muslimin terhadap aqidah, ibadah dan akhlak mereka.

    Akan muncul manusia yang menyuruh menggunakan alquran, dan meninggalkan sunnah rasulullah, sebagaimana hadits rasulullah:
    “Demi Allah, saya tidak menjumpai salah satu di antara kamu ada di ternpat tidurnya, lantas datang kepadanya perintahku atau laranganku, lalu dia berkata: ‘Saya tidak tahu, yang kami jumpai dari al-Qur’an itulah yang kami amalkan.’” (HR. Ibnu Majah: 13)

  125. aldy
    Desember 2, 2012 pukul 6:13 am

    pak bisa minta no hp pak surono.

    ini nomer hapenya 081310014629

  126. dokter
    November 20, 2012 pukul 4:31 pm

    Sejujurnya saya tidak paham sekali dengan MTA meskipun dulu saya kuliah di Solo. Saya hanyalah seorang hamba Allah yang ingin belajar dan turut serta menghidupkan sunnah. Saya sering mendengar siaran radio MTA, yang kebetulan masuk dalam dalam salah satu radio di daerah kami. Hanya yang kadang timbul pertanyaan dalam hati saya, setiap kali siaran melalui radio, beliau Ustadz Ahmad Sukino belum pernah saya dengar -mohon maaf jika keliru- memakai pendapat para ulama salaf. Beliau hanya menukil dari Al Quran, hadits dan pendapat beliau. Apakah itu benar atau tidak saya tidak tahu. kebetulan di daerah saya juga ada cabang MTA baru,

    Terimakasih pak dokter atas tanggapan dan pertanyaannya,
    Memang apa yang disampaikan MTA,apalagi sesi tanya jawabnya itu banyak memukau orang-orang awam yang mengikuti kajian MTA ini, apalagi orang yang tidak memiliki bekal agama, maka akan dengan mudah menerima syubhat-syubhat yang mereka sampaikan, apalagi jawaban tersebut masuk menurut akal pendengarnya,
    Dan memang demikianlah faktanya, MTA menafsirkan Alquran bukan dengan pemahaman para sahabat, yang mana rasulullah mengajarkan alquran langsung kepada mereka,. MTA menafsirkan alquran berdasarkan ra’yu, berdasarkan hawa nafsu pematerinya, berdasarkan akal,
    Saya sendiri pernah berdialog dengan tokoh MTA Bandung, waktu ada pameran, dan dia juga mengakui, menafsirkan alquran bukan menurut pemahaman para sahabat, dan waktu itu saya belum mengenal apa itu MTA

    Tidak heran, dakwah yang disiarkan MTA melalui radio MTA itu direlay oleh radio JIL (Jaringan Islam Liberal) , kenapa bisa begitu? kalau tidak sepemikiran dengan JIL, apa lagi?

    MTA lebih mengedepankan Alquran, dan memalingkan sunnah dalam memahami alquran, sehingga dalam menafsirkan alquran pun mereka tidak menyampaikan penjelasan rasulullah tentang alquran tersebut, tapi menggunakan penjelasan mereka sendiri,

    Padahal, jika mereka menggunakan metode seperti itu, ini jauh lebih sesat, sebab mereka menganggap mereka lebih tahu tafsir alquran daripada para sahabat, sehingga MTA ini tidak menggunakan penjelasan para sahabat dalam mentafsirkan alquran,

    Akibat dari hal itu, maka muncullah pendapat2 aneh, seperti anjing tidak haram ,

    Tapi lucunya, mereka tidak konsisten, mereka shalat menggunakan dalil dari sunnah, padahal dalam alquran tidak dijelaskan berapa jumlah rakaat shalat, bacaan dalam shalat,seperti bacaan iftitah,ruku,sujud,tahiyat, dll

    tapi utk hal-hal lainnya, banyak sekali mereka meninggalkan sunnah,.. makanya tdk heran jika kelompok ini disebut sebagai kelompok ingkarus sunnah

  127. Gunawan
    November 18, 2012 pukul 7:53 am

    pembohong dan penyebar fitnah!
    selama 20 tahun kamu di MTA, apa kamu tidak melihat ada kebaikan di sana???
    jangan asal menuduh, jangan asal menuding!
    apalagi kamu pernah menjadi bagiannya

    Terimakasih mas atas komentarnya,
    Ada kebaikan disana, tapi keburukannya jauh lebih besar,
    Bahkan keburukannya itu bisa menyebabkan pengikutnya tersesat, karena lebih mengedepankan alquran,dan mengesampingkan sunnah rasulullah,
    Dengan mengambil pedoman dari alquran saja, maka seolah-olah kelompok ini lebih paham dari Rasulullah,. sehingga pendapat2 aneh pun keluar dari kelompok ini, semisal tidak haramnya anjing,.. innalillahi wa inna ilaihi raji’uun..

    • abbaz
      Januari 8, 2013 pukul 1:29 pm

      @mas admin: karena ini bukan blognya mantan-siswamta, mohon diposting juga penyimpangan kelompok lain (jika ada) misal HT, FPI, FUI, LDII, NU, Muhammadiyah, Wahabi, PKS, dll. Mempublikasikan yang benar khan wajib, biar orang awam tidak ikut terjebak. Trims

      Terimakasih mas abbaz,
      Beberapa dari yg anda sebutkan sudah pernah dibahas di blog saya ini kok, silahkan cari aja dikolom pencarian, atau lihat daftar isi blog saya ini

  128. taufik novianto
    November 12, 2012 pukul 3:15 pm

    ha ha ha jadi bingung juga saya, tapi kalau menurut pendapat saya pribadi dengan pertimbangan air liurnya saja najis tentu kalau di makan haram, tapi dlm surat al baqarah ayat 173 disitu ada kata2 (hanya) , apakah kita harus meragukan ayat itu?

    Kalau kesimpulan saya lebih baik nggak usah dimakan, karna masih banyak makanan yg jelas kehalalanya, bukankah kita disuruh meninggalkan yang ragu2?

    Tapi di sisi lain apakah kita meragukan ayat tersebut? Ha ha ha bingung kan?

    Aku juga bingung, yang paling penting semoga segala perbedaan tidak memutuskan tali persaudaraan

    Tolong dong, dijawab, halal atau haram,.. cuma dua saja pilihannya, menurut MTA anjing itu halal atau haram? lalu menurut anda anjing itu halal atau haram? ditunggu jawabannya,

    • taufik novianto
      November 12, 2012 pukul 4:07 pm

      ha ha ha sudah saya bilangin jangan meminta pendapat mta pada saya, karna saya bukan warga mta, kenapa saya harus menjawab pertanyaan situ? Setelah saya buka blog yg situ tunjukan tadi dan saya cermati saya jadi ngerti tentang kata2 (hanya) dlm surat al baqarah itu, kok situ ngebet banget sih pengen tau jawaban dari orang yg belum pintar?

      Tidak mungkin bukan warga mta, tapi terusik dgn postingan tentang mta, tapi dilihat dari jawaban yang anda berikan, jadi semakin membuktikan kalau anda itu dari mta, tidak mau menyatakan anjing itu haram, karena memang demikian yang diyakini oleh Majlis Tafsir Akal,

      Silahkan baca postingan terbaru tentang anjing itu haram, walaupun di alquran tidak ada penjelasannya, tapi rasulullah sudah menjelaskannya,.. makanya dalam menjalankan islam ini tidak cukup jika berpegang pada alquran saja, jika berpegang pada alquran saja, maka pasti akan tersesat,.. mustahil bisa memahami alquran tanpa penjelasan dari rasulullah dalam hadits2nya, janganlah menjadi kaum ingkarus sunnah, seperti pemahaman kelompok mta ini

  129. taufik novianto
    November 12, 2012 pukul 8:18 am

    weleh mas mas, sudah saya bilangin tanya aja ke kantor mta sendiri biar jelas, kata orang itu bahasa islamnya tabayun ,saya ini bukan warga mta, tapi rumah saya dekat dengan kantor mta kadang2 saya ikut mustamik dan sepanjang saya mendengarkan kajian tidak ada kata2 mta menghalalkan atau mengharamkan anjing, kalau ada mana buktinya? Kalau nggak ada bukti itu namanya apa? jadi kalau mas dapat info yg kira2 belum jelas kebenaranya lebih baik jangan buru2 di publikasikan, karena kalau salah bisa menjadi fitnah bagi saudara2 kita, apakah mas mau dijuluki penyebar fitnah? karna bagaimanapun juga mereka juga saudara2 kita

    Mau tahu buktinya? apakah anda hanya hadir di kajian minggu saja? apakah anda hadir di kajian khususi tidak?

    pengajian khususi/cabang itu tidak ada perekamnya!

    Adapun yang siap bersaksi untuk ini cukup banyak!

    Jadi tentang tidak haramnya anjing sudah cukup mafhum di kalangan warga MTA, makanya tidak ada yang membantahnya.

    Memang ada titik kelemahan ketika ada ustadz yang ingin membuat bantahan/pelurusan faham2 di MTA, karena sebagian besar faham yang akan diangkat itu tidak terbukukan. Masalah khususi misalnya, siapa warga khususi yang memiliki materi ini (bukti)? Tentu tidak ada! Tidak adanya bukti bukan berarti pembinaan jama’ah khususi itu tidak ada!

    Mungkin ada yang tanya lagi, apa buktinya bai’at?… dst.
    Ingat, selama ini tidak ada yang membantah apa yang saya tulis. Justru koment yang ada semakin membenarkan apa yang saya tulis.
    Itu jawaban beliau mas taufik,

    Saya mendapat penjelasan ini dari orang yang sudah 20 tahun ikut gabung dengan MTA , yang menulis tulisan diatas, silahkan anda lihat sendiri di blog beliau, alhamdulillah banyak juga orang-orang yg ikut MTA akhirnya sadar, dan keluar dari Majlis Tafsir Akal tersebut,.
    silahkan lihat blognya disini

    Sekali lagi pertanyaan saya, apakah anjing itu halal atau haram? saya pengin tahu jawaban anda sendiri sebagai simpatisan MTA, apakah tidak bisa menjawab?
    Jazakallahu khairan

  130. taufik novianto
    November 12, 2012 pukul 5:20 am

    sebenarnya kalau berbicara masalah agama jangan tanya menurut pendapat si A si B dll tapi tanyakan dalilnya, mta itu alamatnya jelas, ada nomer telponya kalau saudara kurang paham dg pendapat mta jangan tanya saya, tapi tanya sendiri ke sana, dan jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan sendiri dan menyebarkan berita2 bohong, sekarang mana yg lebih baik saudara makan daging anjing ,atau saudara makan bangkai saudaranya sendiri?

    Mas taufik, mudah-mudahan Allah menunjuki anda, dan memberikan kepada anda pemahaman islam yg benar,
    Sekali lagi saya tanya ke antum, apakah anjing itu halal? jawab dong, jangan menjawab dengan jawaban diplomasi,atau mengalihkan pembicaraaan, jawab saja dengan jelas, menurut MTA anjing itu halal atau haram? Mudah bukan pertanyaannya?

  131. Sunari
    Maret 5, 2013 pukul 7:15 am

    Saya bukan warga MTA, saya hanya sbg mustami’. Yang kdang dtang kadang ga. Saya mendatangi ahad pagi sejak 2010 meskipun tidak rutin. Saya juga merasakan apa yg penulis blog ini ungkapkan.

    Pada beberapa hal saya merasakan ketidaksesuaian MTA dg yg saya yakini di dalam buku prinsip2 aqidah ahlus sunnah wal jama’ah (karya ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas). Banyak hal yang berbeda, a/l : ttg jahanamiyyun yg keluar dr neraka dan bs masuk syurga, adanya kesurupan. Shifat istiwa’nya Allah di ‘Arsy, ttg anjing, tanda2 hari kiamat turunnya nabi isa,imam mahdi, syafa’at, lailatul Qadar, dst.

    Dalam diri saya merasakan ketidakpuasan dg jawaban2 dari MTA trhdp pertanyaan yg terlontar berkaitan dg masalah tsb.

    Saya merasakan juga betapa saya jarang mendengar ustadz berhujjah dg pendapat para shahabat, ulama’ salaf.

    Mengenai kajian khususi di MTA, bberapa dari kerabat saya ada yg menjadi pesertanya. Tetapi metode kajiannya seperti apa saya tidak tau.

    Kerabat saya banyak yg jd warga MTA, bahkan warga MTA dlm cabang daerah tsb terbilang cukup besar, hampir 700an.

    Hal-hal seperti yg penulis blog ini juga yg saya rasakan, karenanya saya memilih tdk menjadi warga MTA. Saya tdk mau terikat dg organisasi apapun. Meskipun saya jg tdk menafikan kebaikan2 yg ada di MTA, a/l : rasa solidaritas, gotong royong, kebersamaan.

    Terimakasih mas atas tambahan pengalaman anda di MTA ,
    Tentang solidaritas, gotong-royong,kebersamaan, jika itu patokannya, maka umat kafir juga ada yg spt itu,

    Dan para salafus shalih dan pengikutnya juga lebih dari itu, dan kelebihannya para salafus shalih berada diatas kebenaran, tidak mendewakan akal sebagaimana MTA,JIL , dan kelompok2 yg sejenis dgn MTA

  132. hamba Allah
    November 5, 2013 pukul 1:48 pm

    saya cuma mau mrnambahkan sy sebagai warga solo…memang salut dr beberapa hal…dlm memerangi syirik…ziarah kubur yang tdk sesuai sunnah…dll…..mereka dngn tegas..memerangi…salut buat MTA..

    tp jujur untuk bbrp hal yg diungkapkan diats memang benar…

    apalgi..teman dekat sybsaudaranya pengurus MTA jg di daerah……tdk perlu sy sebutkan…..pernh suatu ketika…ponakannya ditegur*lhoh kok masak iwak Asu(dlm bhs indonesia anjing)……khan haram jwbnya dengan polos…khan gak disebutin di Al…quran…Naudzubillah…sungguh gilla…

    bahkn malah bilang*di pondok MTA… dah sering pd makan iwak Asu…..

    Astagfirullah…..sy sbnrnya smpt tdk percaya rumor trsbt berupaya kuznudzon…

    tp stlh teman dekat sy…yg notabene…nya saudara pengurus MTA+ponakannya…..anak MTA…bilang sprt it…

    Alhamdulillah…sy jd yakin 100%….

  133. Anto
    November 24, 2013 pukul 6:33 am

    mas…bohong…bual…fitnah itu dosa…..tahu nggak ??..
    saya kira anda nggak kenal dosa….makanya omong sak karepe dewe…
    kasihan kamu mas…..terbawa orang yg bikin blog ini….frustasi, kalah pamor..kalah ilmu dan kalah sagalanya dg ustad sukino
    tp sy do’akan anda segera dapat hidayah

    Terimakasih atas doanya, mudah2an Allah memberikan hidayah juga kepada anda, pengikut mta, dan juga tokoh2 mta agar kembali ke jalan yang benar,
    Silahkan mas baca 36 penyimpangan MTA, barangkali anda belum tahu, atau anda mau membuktikannya sendiri, silahkan buka artikel ini, dan buktikan sendiri, saya sudh membuktikan beberapa diantaranya begitu nyetel radio mta, bukan bohong mas, ini betul, silahkan baca saja ya, disini mas,

    Alhamdulillah, postingan tentang MTA ini menjadi postingan yang paling rame dibaca, mudah2an kaum muslimin tersadarkan,

  134. Abu 'Aisyah Umar
    Desember 21, 2013 pukul 2:51 pm

    mau tau kekeliruan yang ngaku salafi???? silahkan baca disini

    http://shoutulmujaahidiin.blogspot.com/2013/01/inilah-ciri-ciri-kemunafikan-kelompok_7304.html

    terimakasih, itukah rujukan anda? itu adalah sederetan web sejenis dgn arrahmah.com, voa-islam, sudah saya posting ttg pemikiran web-web tsb, silahkan baca disini juga bantahan utk web-web tsb, bisa dibaca disini

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.456 pengikut lainnya.