Beranda > Belajar Nasehat, MTA > Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )

Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )


Mengapa Saya Keluar Dari MTA ( Majlis Tafsir Alquran ) ,bagi yang belum mengetahui apa penyimpangan MTA20 PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN MTA DITINJAU DARI PEMAHAMAN AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH MANHAJ SALAF :

1. Tidak menggunakan qo’idah tafsir yang benar, MTA membuat metode tafsir sendiri sehingga banyak kekeliruan di dalamnya.

2. Memalingkan makna sifat-sifat Allah dengan tanpa hujjah yg benar.

3. Membuang sifat AL-HAYAA-U bagi Allah Azza wa Jalla (Q.S Albaqarah:26) dan menggantinya dengan makna “Meninggalkan sesuatu perbuatan” berhujjah dengan hadits lemah bahkan salah dalam penulisan matannya. Padahal Rasulullah menyatakan dalam sabdanya: “innallaha hayiyyun kariimun” Sesungguhnya Allah Pemalu lagi Maha Mulia” (H.R. Abu dawud, Tirmidzi)

4. Menolak Sifat Wajah bagi Allah Azza wa Jalla. MTA katakan :”Alah tidak mempunyai muka”. Sedangkan Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan hal ini dalam firmanNya (Q.S Albaqarah:272), juga hadits hadits dari rasulullah shalalllahu’alaih wassalam “Sesungguhnya engkau tdk akan ditnggal sehingga engkau melakukan amalan yg mengharap dengan WAJAH ALLAH” (H.R Bukhari dan Muslim)

5. MTA meyaqini bahwa surga tempat tinggal ADAM adalah di BUMI. Mereka menafsirkan surat albaqarah:35 bahwa Syurga Adam itu adalah “KEBUN DI ATAS BUMI INI”. Padahal ini adalah pendapat yg masyhur dari orang orang qadariyyah dan mu’tazilah.

6. Menyelewengkan makna bahkan menginkari syafa’at nabi. Dlm tafsir surat albaqoroh:48 mereka mengatakan bahwa syafa’at adalah “TIUPAN ‘ILMU, BUDI PEKERTI YANG TINGGI DAN PERADABAN KENABIAN YANG SUCI, TEGASNYA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN DITERIMA SYAFA’AT”. Padahal adanya syafa’at ini telah ditetapkan Allah Azza wa Jalla dan hadits-hadits mutawatir dari Rasulullah sholallohu’alaihi wasallam.

7. Meyaqini bahwa yg haram hanya 4 saja yg disebut dalam surat al an’am:145, sedangkan yg dijelaskan oleh nabi dgn hadits yg shahih diinkarinya. Bahkan berani membuang hadits tsb.

8. Salah dalam mendudukkan ayat ayat utk orang kafir dan disematkan kpd orang2 muslim, smisal surat ala’raf:40, shingga mereka menganggap sama hukumnya orang muslim dengan orang kafir jika telah masuk neraka yaitu kekal di dalamnya.

9. Menganggap yg diharamkan Rasulullah hanya makruh saja jadi boleh dilakukan/dikerjakan. Ini bertentangan dengan surat alhasyr:7, dan ali imran :31

10. Menganggap hadits yg shahih bahkan mutawatir disamakan dengan hadits syadz bila bertabrakan dngan alqur’an, jadi boleh dibuang, dan ini adalah pendapat yg paling bathil dari inkarussunnah.

11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
12. Mereka mengingkari adanya jahannamiyuun, yaitu orang yg beriman yg dientaskan dari neraka oleh Allah Azza wa Jalla berdasarkan ayat2 yg diperuntukkan bagi orang orang kafir. Padahal banyak hadits mutawatir yang mengabarkannya. Mereka meyaqini bahwa “”wa khobarulwaahidi dhonniyyun” hadits yg ahad adalah DUGAAN/dhonny”. Imam syafi’i telah membantah perkataan sesat ini dan beliau berkata;
“ijma’almuslimuuna qodiiman wahadiitsan’ala tatsbiiti khobarilahaadi walintihaa-i ilaihi” “Kaum muslimin sejak dahulu hingga skarang telah spakat atas menetapkan hadits ahad dan berhenti padanya”(Ar-Risalah), juga dikuatkan oleh imam ibnu hajar atsqolani, ibnu abil izz, syaikh albani dll.

13. Menganggap bahwa petunjuk hadits nabi tidak harus diikuti karena nabi adlah manusia biasa yang bisa benar dan bisa SALAH. Ini sungguh akan merusak syahadat mereka terhadap rasulullah, karena rasulullah bersabda :” TIDAKLAH KELUAR DARINYA MELAINKAN KEBENARAN” [Diriwayatkan oleh Ad-Daarimiy no. 501; shahih. Diriwayatkan juga oleh Ahmad 2/164 & 192, Al-Haakim 1/105-106, dan yang lainnya].

14. Dalam hukum mawaarits mereka juga tidak menggunakan hadits yang shahih yg menjelaskannya, tapi hanya dengan ayat alqur’an saja yg ditafsirkan aqalnya sendiri.

15. Dalam hukum zakat, mereka membuat ajaran bid’ah yaitu zakat profesi yg tdk pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya juga imam empat skalipun.

Dan mereka menyamakannya dengan hukum zakat pertanian, TETAPI anehnya ukuran zakatnya menggunakan zakat MAL. Aneh bin ajaib, bisa bisanya membuat syari’at sendiri.

16. Membolehkan tayamum mutlaq saat safar walaupun ada air, ini menyelisihi dalil yg sangat banyak.

17. Menganggap bahwa laki laki dan perempuan semuanya wajib shalat jum’at scara mutlaq. Padahal jika meruju’ pada hadits nabi tidaklah sbagaimana yg mereka fahami. Dan mereka menganggap orang yg ada udzur di masjid kmudian shalat di rumahpun dianggap shalat jum’at pada hari itu.

18. Mengatakan bahwa ISBAL hukumnya “MUBAH”, sdangkan Rasulullah telah menyatakan keharamannya dengan adzab neraka jika tidak dengan kesombongan dan bila dengan kesombongan lebih berat lagi yakni tdk diajak bicara oleh Allah dan tidak disucikan.

19. Menghalalkan musik, maka dari itu dalam radio mereka juga full music, padahal para sahabat telh menafsirkan surat luqman:6 sbagai haramnya nyanyian dan alat alat musik.

20. MTA tidak mempercayai/meyaqini bahwa jin bisa masuk dalam tubuhmanusia, smentara Rasulullah telah menjelaskan dengan hadits2 yg shahih akan adanya kesurupan dan ruqyah.

21. Sungguh banyak lagi penyimpangan2 dalam MTA dan kesalahan2 penafsiran mereka, tapi ini cukup kiranya sbagai peringatan agar kita berhati hati pada faham yg seperti ini. Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar menjadikan tulisan ini di dalam timbangan ‘amalan kebaikan kami. Wallahua’lam bisshawaab. Barokallahufiikum.

sumber dari akun fb Abu Faris Bambang Surono

About these ads
  1. ilim
    Februari 7, 2014 pukul 8:04 am | #1

    YANG BILANG MUSIK ITU HARAM SIAPA??

    terimakasih mas ilim, sudah berkomentar disini,.
    Yang bilang musik itu haram bukan saya mas, tapi rasulullah, ini perkataan rasulullah:
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

    يكون في آخر الزمان خسف وقذف ومسخٌ. قيل : ومتى ذلك يا رسول الله ؟ قال : إذا ظهرَت المعازف والقَيناتُ

    “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”. Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya)

    Silahkan baca ulasannya disini

    Bagi MTA sih ngga haram mungkin, terbukti radio dan tv MTA memutar musik juga,.

  2. abu zahratul farah
    Januari 25, 2014 pukul 8:25 am | #2

    saya dari awal udah gak sreg mengenai mta ini saat temen kerja “”mempromosikan”” kajian mta ini pada saya dg membawakan berbagai “”keunggulan”” mta yg katanya berlandaskan Qur’an dan Sunnah,entah dg pemahaman siapa,dan mempersatukan umat (dg berbagai pemahaman bersatu? sufi dg sunni bersatu???)

    lalu dg berbagai penjelasan mengenai perbedaan adl rahmat,tidak mengakui adanya ijma ulama di masa kini,musik itu halal,zakat profesi tanpa nishab dan haul,tidak mengakui adanya kesurupan,,,,,,lah lah lah…..

    menggelikan sekaligus memprihatinkan menyesatkan.apa apaan ini??

    dari situ saja saya sama sekali tidak minat ikut mta.boro boro hadir di kajiannya.dari garis besar yg diungkapkan saja sudah dapat diketahui bagaimana manhajnya.

    tapi saya tetep penasaran apa itu mta dan saya yakin mta ini sesat menyesatkan tanpa harus “”nyoba”” hadir di kajiannya.

    hati ini begitu lemah dan syubhat itu menyambar nyambar.lagipula agama seseorang itu tergantung dari temen duduknya.

    lalu saya coba googling dg keyword mta sesat lalu ketemu blog ini…..

    saya akan angkat masalah ini dlm kajian ta’lim di tempat tinggal saya mengingat ada jg dr perkataannya bahwa seorang di tpt tinggal saya ada yg jd warga mta.

    akan saya bahas pula blog ini pada majelis kami utk kemudian wacana utk mempublishnya…..dalam hal ini jg saya meminta izin…..Jazakallaahukhairan akhi atas postingan ini.

    Baarakallaahu fik…….

    abu zahratul farah rudi kuswanto,karawang.

    Mudah-mudahan bisa mencerahkan, tulisan postingan diatas bukanlah tulisan saya, saya hanya copy paste saja,. jadi tidak usah blog ini dipublish, silahkan merujuk ke sumber tulisan tersebut, ada di akhir postingan,.

  3. majelis tafsir
    Desember 26, 2013 pukul 12:47 pm | #3

    saya fikir lemahnya MUI atau depag dlm mengkaji meneliti setiap majelis pengajian di swtiap wilayah, perlu turun dan lakukan tindakan jika menyimpang dari al quran dan hadist

    Masalahnya pengurus MUI sendiri belum punya standar kebenaran yang benar, yaitu kebenaran yang bersumber dari ajaran rasulullah dengan pemahaman para sahabat, sehingga dalam menentukan apakah aliran atau kelompok tertentu itu menyimpang atau tidak, MUI mengalami kesulitan, contoh kasus ttg sesatnya syiah, MUI begitu alot menggulirkan fatwa tsb, bahkan dalam tubuh MUI sendiri ada tokoh-tokoh yang terpengaruh dengan pemikiran syiah

    Untuk memutuskan fatwa haramnya rokok saja setengah mati, padahal bahaya rokok lebih banyak dari bahaya daging babi,

    Ciri-ciri pengikut kebenaran, bisa dibaca disini

    Jalan Kebenaran HANYA SATU, tidak bermacam-macam, baca postingannya disini

  4. maknyus
    Desember 25, 2013 pukul 4:55 pm | #4

    Maaf ya saya awan karena abangan. Membaca tulisan di atas intinya saya meragukan pemahaman agan tentang penstrukturan akan “dimensi” sehingga tidak akan ketemu tentang item 4 maupun lainnya yang menurut anda menyimpang. Dijelaskan dengan cara apapun tidak akan masuk ke logika saya karena berbeda dalam memahaminya. Maaf saja, agan pandai dalam ilmu agama akan tatapi kayaknya kurang dalam belajar filsafat yang akan mengantarkan pada pemahaman agama (maksudnya ad-diin) karena akan penuh dengan logika (matematika).

    terimakasih, maknyuss,.
    betul sekali tidak nyambung gan, saya tidak mengedepankan logika sebagaimana MTA, silahkan baca postingan tentang logika, bagaimana menempatkan logika kita, baca disini gan

    Dan saya juga ngga nyambung dengan anda yg menggunakan filsafat,. dan ilmu filsafatlah penyebab kejayaan islam mulai memudar, sebab tidak ada filsafat dalam islam, ilmu filsafat adalah dari yunani, kitab2 yunani yang diterjemahkan kedalam bahasa arab, sehingga dianggap seolah-olah dari islam, padahal isinya adalah merusak islam itu sendiri,
    Mungkin agan belum tahu ya tentang apa itu filsafat, silahkan baca disini gan,

  5. zen
    Desember 6, 2013 pukul 8:00 am | #5

    sekarang orang didesaku sudah kembali mengikuti para ulama NU tinggal satu keluarga saja yang dulunya adalah muhamadiyah. kasihan muhamadiyahnya sekarang tinggal papan namanya saja.

    Kasihan juga yah Imam Syafii, beliau tidak ikut NU atau Muhammadiyah,
    Kasihan Imam Bukhari, Muslim, beliau tidak ikut NU atau Muhammadiyah,. dan sungguh kasihan seabrek ulama lain yang ngga mengenal NU dan Muhammadiyah,.

    Coba, siapa yang lebih perlu dikasihani,.

    • bocah
      Januari 18, 2014 pukul 3:49 pm | #6

      mungkin kalo sampeyan sendiri belajar di pon pes semisal tebu ireng maka sampeyan akan mengerti bagaimana NU itu..kalo terus ngomong imam syafii g ngikut NU maka konsep logika yg anda kemukakan akan amburadul dan cuma akan anda paksakan ke orang laen..

      Terimakasih bocah, dah komentar disini,.
      Lihat faktanya saja, siapa yang amburadul dan memaksakan yang bukan dalil kepada orang lain,. memelintir dalil, dan mencocok-cocokan dalil,. beramal dulu, cari dalil urusan nanti,..
      Ini banyak kita dapati dalam ormas satu ini,
      mau bukti? silahkan tonton saja video terbaru dialog dengan ulama pentolan dari ormas ini KH Idrus Ramli, silahkan lihat disini videonya

      Setelah dialog bukan sadar akan kekeliruannya, tapi mengeluarkan pernyataan yang aneh dan lucu, silahkan baca disini , jadi saya tidak heran dengan komentar anda, sebab anda dibanding KH Idrus Ramli tentu bukan apa-apanya,. bukankah demikian? dan KH Idrus Ramli saja seperti itu cara memahami dan menerapkan dalil,. Tokoh yang pinternya saja seperti itu, bagaimana dengan orang awamnya?

  6. parto
    Oktober 20, 2013 pukul 12:37 am | #7

    mungkin kalau MTA anda anggap ilmunya masih dibawah anda biar berjalan sesuai ilmunya dan dia biar menyadarkan orang2 yng selevel dengannya dan mungkin anda berilmu tinggi tebarkan ilmu anda biar masyarakat tambah ilmunya, jangan baru mau jalan sudah diajak konfrontasi, mercuma berilmu hanya untuk konfrontasi, itu hanya menyebar virus dimana-mana yang memancing untuk saling menghujad dan menyalahkan kapan mikir umat agar lebih semangat saling mengenal saling memahami dan saling membantu tdk saling gontok-gontok-an

    Alhamdulillah, banyak yg mulai tersadarkan dengan artikel ini,
    Postingan tentang penyimpangan MTA menjadi postingan yang banyak dibaca setiap harinya, padahal itu postingan sudah lama sekali, mudah-mudahan semakin banyak kaum muslimin yg tertunjuki dari penyimpangan MTA ini,

  7. Oktober 13, 2013 pukul 9:08 am | #8

    Bismillah.
    Jika ada yang meragukan bahwasanya menurut MTA anjing halal, hukum wajib shalat jum’at bagi wanita, hukum membuang hadits dll, bisa disimak di situs Ustadz Abu Faris Bambang Surono hafidhahullah.
    Pembahasan tersebut adalah tulisan tulisan asli hasil debat tertulis antara ana dengan DR. ABDURRAHMAN SUPARNO ustadz senior dari MTA. Dan juga permasalahan permasalahan yg menyangkut fiqih dan aqidah. Ini juga sekaligus menjadi bukti bagi yang meragukan informasi ini, dan tidak sedikit yg mencela kami bahwa kami hanya memfitnah atau iri karena tidak punya radio. Allahulmusta’an.
    Maka pandanglah dalil/hujjahnya. Terlihat nyata betapa tumpul hujjah mereka. Dan dalam diskusi tersebut telah terpatahkan syubhat yg mereka lancarkan.
    Semoga bermanfa’at. Barokallahufiykum.

    jazakumullahu khairan akhi atas tambahan informasinya,
    Mudah-mudahan bisa semakin menyadarkan kaum muslimin yang belum terpengaruh pemahaman MTA, dan bagi kaum muslimin yang sudah cenderung ikut MTA atau simpatisan MTA, semoga segera menyadari penyimpangan2 MTA ini,

  8. Oktober 13, 2013 pukul 9:01 am | #9

    Bismillah.
    Tulisan di atas adalah berasal dari kami.
    Dan sudah kami update menjadi 36 Penyimpangan MTA.

    36 PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN MTA DITINJAU DARI PEMAHAMAN AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH MANHAJ SALAF :

    1. Tidak menggunakan qo’idah tafsir yang benar, MTA membuat metode tafsir sendiri sehingga banyak kekeliruan di dalamnya.
    2. Memalingkan makna sifat-sifat Allah dengan tanpa hujjah yg benar.
    3. Membuang sifat AL-HAYAA-U bagi Allah Azza wa Jalla (Q.S Albaqarah:26) dan menggantinya dengan makna “Meninggalkan sesuatu perbuatan” berhujjah dengan hadits lemah bahkan salah dalam penulisan matannya. Padahal Rasulullah menyatakan dalam sabdanya: “innallaha hayiyyun kariimun” Sesungguhnya Allah Pemalu lagi Maha Mulia” (H.R. Abu dawud, Tirmidzi)
    4. Menolak Sifat Wajah bagi Allah Azza wa Jalla. MTA katakan :”Alah tidak mempunyai muka”. Sedangkan Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan hal ini dalam firmanNya (Q.S Albaqarah:272), juga hadits hadits dari rasulullah shalalllahu’alaih wassalam “Sesungguhnya engkau tdk akan ditnggal sehingga engkau melakukan amalan yg mengharap dengan WAJAH ALLAH” (H.R Bukhari dan Muslim)
    5. MTA meyaqini bahwa surga tempat tinggal ADAM adalah di BUMI. Mereka menafsirkan surat albaqarah:35 bahwa Syurga Adam itu adalah “KEBUN DI ATAS BUMI INI”. Padahal ini adalah pendapat yg masyhur dari orang orang qadariyyah dan mu’tazilah.
    6. Menyelewengkan makna bahkan menginkari syafa’at nabi. Dlm tafsir surat albaqoroh:48 mereka mengatakan bahwa syafa’at adalah “TIUPAN ‘ILMU, BUDI PEKERTI YANG TINGGI DAN PERADABAN KENABIAN YANG SUCI, TEGASNYA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN DITERIMA SYAFA’AT”. Padahal adanya syafa’at ini telah ditetapkan Allah Azza wa Jalla dan hadits-hadits mutawatir dari Rasulullah sholallohu’alaihi wasallam.
    7. Meyaqini bahwa yg haram hanya 4 saja yg disebut dalam surat al an’am:145, sedangkan yg dijelaskan oleh nabi dgn hadits yg shahih diinkarinya. Bahkan berani membuang hadits tsb.
    8. Salah dalam mendudukkan ayat ayat utk orang kafir dan disematkan kpd orang2 muslim, smisal surat ala’raf:40, shingga mereka menganggap sama hukumnya orang muslim dengan orang kafir jika telah masuk neraka yaitu kekal di dalamnya.
    9. Menganggap yg diharamkan Rasulullah hanya makruh saja jadi boleh dilakukan/dikerjakan. Ini bertentangan dengan surat alhasyr:7, dan ali imran :31
    10. Menganggap hadits yg shahih bahkan mutawatir disamakan dengan hadits syadz bila bertabrakan dngan alqur’an, jadi boleh dibuang, dan ini adalah pendapat yg paling bathil dari inkarussunnah.
    11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
    12. Mereka mengingkari adanya jahannamiyuun, yaitu orang yg beriman yg dientaskan dari neraka oleh Allah Azza wa Jalla berdasarkan ayat2 yg diperuntukkan bagi orang orang kafir. Padahal banyak hadits mutawatir yang mengabarkannya. Mereka meyaqini bahwa “”wa khobarulwaahidi dhonniyyun” hadits yg ahad adalah DUGAAN/dhonny”. Imam syafi’i telah membantah perkataan sesat ini dan beliau berkata;
    “ijma’almuslimuuna qodiiman wahadiitsan’ala tatsbiiti khobarilahaadi walintihaa-i ilaihi” “Kaum muslimin sejak dahulu hingga skarang telah spakat atas menetapkan hadits ahad dan berhenti padanya”(Ar-Risalah), juga dikuatkan oleh imam ibnu hajar atsqolani, ibnu abil izz, syaikh albani dll.
    13. Menganggap bahwa petunjuk hadits nabi tidak harus diikuti karena nabi adlah manusia biasa yang bisa benar dan bisa SALAH. Ini sungguh akan merusak syahadat mereka terhadap rasulullah, karena rasulullah bersabda :” TIDAKLAH KELUAR DARINYA MELAINKAN KEBENARAN” [Diriwayatkan oleh Ad-Daarimiy no. 501; shahih. Diriwayatkan juga oleh Ahmad 2/164 & 192, Al-Haakim 1/105-106, dan yang lainnya].
    14. Dalam hukum mawaarits mereka juga tidak menggunakan hadits yang shahih yg menjelaskannya, tapi hanya dengan ayat alqur’an saja yg ditafsirkan aqalnya sendiri.
    15. Dalam hukum zakat, mereka membuat ajaran bid’ah yaitu zakat berupa harta TANPA SYARAT HAUL DAN NISHAB yg tdk pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya juga imam empat skalipun.
    Dan mereka menyamakannya dengan hukum zakat pertanian, TETAPI anehnya ukuran zakatnya menggunakan zakat MAL. Aneh bin ajaib, bisa bisanya membuat syari’at sendiri.
    16. Membolehkan tayamum mutlaq saat safar walaupun ada air, ini menyelisihi dalil yg sangat banyak.
    17. Menganggap bahwa laki laki dan perempuan semuanya wajib shalat jum’at scara mutlaq. Padahal jika meruju’ pada hadits nabi tidaklah sbagaimana yg mereka fahami. Dan mereka menganggap orang yg ada udzur di masjid kmudian shalat di rumahpun dianggap shalat jum’at pada hari itu.
    18. Mengatakan bahwa ISBAL hukumnya “MUBAH”, sdangkan Rasulullah telah menyatakan keharamannya dengan adzab neraka jika tidak dengan kesombongan dan bila dengan kesombongan lebih berat lagi yakni tdk diajak bicara oleh Allah dan tidak disucikan.
    19. Menghalalkan musik, maka dari itu dalam radio mereka juga full music, padahal para sahabat telh menafsirkan surat luqman:6 sbagai haramnya nyanyian dan alat alat music.
    20. MTA tidak mempercayai/meyaqini bahwa jin bisa masuk dalam tubuh manusia, smentara Rasulullah telah menjelaskan dengan hadits2 yg shahih akan adanya kesurupan dan ruqyah.
    21. Menyimpang dalam memahami taqdir yaitu meyaqini bahwa Allah tidak menetapkan perbuatan manusia (sebagaiaman faham qodariyah), shingga apa akibat yg terjadi adalah karena perbuatan manusia sendiri, BUKAN perbuatan Allah dengan mengatakan “Kalo Allah menetapkan Takdir berarti Allah tidak adil”. Jadi kalau ada orang mati bunuh diri ya karena perbuatan dia sendiri bukan kehendak Allah. Jelas mereka bingung tidak bisa membedakan pemahaman irodah syar’iyyah diniyah dan irodah kauniyah qodariyah.
    22. ingkar lailatul qadar “lailatul qadar adalah malam turunya Al Quran dan sekarang Al Quran sudah tidak turun sehingga lailatul qadar yang lebih baik dari 1000 bulan tidak ada dan tidak perlu melekan mencarinya”
    23. ingkar shiroth “shiroth jembatan diatas neraka seperti rambut dibelah tujuh tidak masuk akal”
    24. ingkar dajjal “dajjal adalah sifat keburukan”
    25. ingkar iblis “iblis adalah sifat kesombongan”
    26. ingkar jin “jin makhluk halus apa wudhunya air halus, jin itu manusi asing, manusia yang tersembunyi seperti kata janin atau jenius..”
    27. ingkar syafaat “syafaat itu pertolongan didunia, kalo ada syafaat di akherat dimana ada orang bisa menolong orang lain diakherat berarti Allah tidak Adil”
    28. tidak percaya amal jariyah yang terus menerus setelah seseoarang meninggal “Amal Jariyah maksudnya amal yang selalu dikenang orang, tidak masuk akal kalo ada amal terus mengalir, contoh infak genteng buat masjid terus gentengnya diganti apa ya amalnya terus mengalir?”
    29. menghukumi kafir/ murtad orang yang keluar jamaah terutama yg telah mengikuti khususy dengan dalil ” orang keluar dari Jamaah bagaikan mati jahiliyah..”
    30. ada baiat pada imam jamaah yang bukan Penguasa Negeri.. belum baiat dihukumi kafir. (namun hal seperti ini akan disembunyikan dipengajian umum karena rahasia khususy)
    31. menghalalkan emas dan sutera bagi laki2.
    32. ingkar sihir, “sihir itu seperti sulap atau trik tipu muslihat tidak ada hakekatnya bisa menyakiti orang lain kalo sihir itu ada sekarang saya di santet saja”
    33. tidak percaya karamah wali.
    34. mengingkari turunnya nabi isa ’alaihissalam. ustadz besar mereka berkata -+ ”lha yo mbuh mudun tenan po ora ”
    35. Merendahkan/mencemooh keyakinan ahlussunah ttg org islam yg berbuat dosa besar, yg diazab di neraka lalu di mandikan ke dlm sungai kehidupan, baru di masukan ke surga. sang ust. besar mrk berkata ”LHA THIK KOYO WAYANG”(cerita gatotkaca saat masih bayi).
    36. Sungguh banyak lagi penyimpangan2 dalam MTA dan kesalahan2 penafsiran mereka, tapi ini cukup kiranya sbagai peringatan agar kita berhati hati pada faham yg seperti ini. Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar menjadikan tulisan ini di dalam timbangan ‘amalan kebaikan kami. Barokallohufiykum.

    Jazakallahu khairan ustadz, ana jadikan postingan tersendiri tambahan ini,
    Baarakallahu fiik

    • crash
      Maret 28, 2014 pukul 4:42 am | #10

      bismillah. tadz mohon disebutkan darimana -sumber audio visual dari poin 1 s/d 36 judulnya apa dan menit ke berapa??

      agar kami bisa menilai sdri sesuai dgn ulumul quran maupun ulumul hadits diraayatan wa riwaayatan maupun berkaitan “bila” terjadi ta’arudul adillah antar 2 dalil.

      sebutkan juga bagaimana benarnya menurut antum berdasarkan dalil yg raajih dan sharih agar kami memahami thuruuqul istimbath antum. jazaakallah khara jazaa’

      terimakasih sudah komentar disini, silahkan saja anda langsung bertanya kepada orangnya, silahkan di link blognya langsung, karena beliau sendiri yang pernah dialog dengan petinggi MTA, ini link blog beliau

  9. muhammad imam
    Oktober 3, 2013 pukul 12:35 pm | #11

    SILAHKAN DATANG KE MTA DAN TANYAKAN SEMUA PERTANYAAN ANDA DI SANA/AHAD PAGI.. ITU PENGAJIAN TERBUKA UNTUK SEMUA ORANG, BAHKAN BEDA AGAMA PUN BOLEH DATANG, YANG TERAKHIR ADALAH DARI NU YG MENANYAKAN TTG TAHLILLAN, DLL YG BERBEDA PEMAHAMAN DGN MTA, AL-USTADZ PUN MENJAWAB DGN BAIK.

    HATI-HATI DALAM BERAGUMEN DI DUNIA MAYA, APA ANDA TIDAK TAKUT KALAU YG ANDA TULIS TERSEBUT ADALAH FITNAH ? SEMUA ORANG BISA MEMBACA BOS..

    Terimakasih mas, sudah berkomentar disini,
    Saya sudah melihat sang ustadz dalam video2 yg beredar, itu acara di ahad pagi,
    Dengan melihat videonya saja saya merasa ngeri, apalagi dalam menjawab pertanyaan,
    Jangan terkagum-kagum dengan mudahnya dia menjawab, semua soal dijawab, dengan enteng,
    Jika menyebutkan dalil dari hadits, boro-boro dia menyebutkan rujukannya dgn jelas, ada dikitab apa, hadits riwayat siapa nomer berapa, sehingga bisa kita melacaknya, betul atau tidak apa yg sang ustadz ucapkan,

    Terbengong-bengonglah jamaah yang hadir, semakin terkagum-kagum dgn tokoh yang satu ini,
    Saya memposting tentang MTA di dunia maya, salah satu tujuannya ya agar kaum mengetahui penyimpangan pemikiran kelompok ini, sehinga tidak tercebur didalamnya, agar semua bisa membacanya,

  10. jokoq@yahoo.com
    Oktober 2, 2013 pukul 10:31 am | #12

    Apa sampean gak ngaji aja di MTA

    Ogah,.

  11. Widodo
    September 23, 2013 pukul 5:40 am | #13

    MTA memang perusak baik dari segi syariah maupun hidup brmasyarakat,menganggap dia sendiri aliran yg ahlusunnah wal jamaah,tp dia termasuk orang sombong karena tidak mau mendengar penjelasan orang lain

    • sari
      Desember 21, 2013 pukul 1:49 pm | #14

      Y sebgai orang muslim kita semua ini bersaudara,,,, saya cmn mau menginggatkan semuaitu akan ada pertanggaung jawabanya sendiri- sendri jadi yakinilah apa yg kmu yakini dan kami meyakini apa yg kami yakini

      Bgi q amalan q dan bagimu amalanmu,,, semoga dpt pencerahan hati amin,,,,

      Betul, sesama muslim adalah saudara,
      Karena saya peduli terhadap saudara kita sesama muslim, maka saya juga tidak ingin saudara saya terjerumus kedalam pemikiran-pemikiran yang bisa merugikan saudara saya tsb,. mengingatkan bahaya pemikiran yang diusung oleh MTA, yang bisa menyebabkan pelakunya menyimpang dari ajaran rasulullah yg mulia,.ini adalah bagian dari amar ma’ruf nahi munkar,.

  12. istiqomah setyo
    September 20, 2013 pukul 8:04 am | #15

    Bacalah surat yasin atas orang-orang yg meninggal diantara kalian.(HR Abu Dawud).hadits ini shokheh gak? kita baca tiap malam jumat.

    terimakasih, tentang hadits diatas derajatnya lemah, silahkan baca postingannya disini

    Surat apa yg dibaca di malam jumat atu hari jumat? ternyata bukan surat yasin, tapi surat alkahfi, silahkan baca postingannya disini

  13. Ami ana
    September 12, 2013 pukul 8:30 am | #16

    Semoga allah melaknad orang seperti engkau, jika engkau memang benar mengapa engkau tak langsung berbicara didepan selurus umat MTA diwaktu ahad pagi, kenapa hanya berani didunia maya. Orang MUNAFIK

    Terimakasih atas hujatannya,.. mudah-mudahan ini bukan hasil didikan dari kajian ahad pagi di MTA
    Alhamdulillah banyak kaum muslimin yg tersadarkan dari penyimpangan kelompok ini, baik melalui artikel di dunia maya, atau diskusi langsung dengan mantan-mantan pengikut MTA ,. walhamdulillah,. kapan anda menyusul?

  14. ari
    Agustus 9, 2013 pukul 9:29 am | #17

    biarkan saja. D nasehati saja.

  15. ngawi
    Juli 4, 2013 pukul 5:47 pm | #18

    banyak teman2 saya yang ikut pengajian mta tetapi rata2 orang2 mualap yang kurang paham hukum2 agama

    • toto torus
      Juli 5, 2013 pukul 11:10 am | #19

      sesama orang muslim seharusnya tdk saling menghancurkan,klo kita yakin apa yg kita yakini ya dilakukan aja jgn memperolok2 golongan ato orang lain apa lg menyebutkan nama dr golongan ato orang tsb,tu sama saja memperolok diri sendiri.Alloh Maha Mengetahui apa yang benar dan yang salah,jgn kita merasa benar trus mengolok2 yg lain dan menyebut nama yg kita olok2,blm tntu yg mengolok2 itu benar,apa lg ngaku klo dia muslim tp kok ngolok2 muslim lain.DAN BIASANYA ORANG YANG MENGOLOK2 ITU KRN DIA MERASA IRI SMA YG DIOLOK2 DAN ITU ADALAH SIFAT SETAN,bkn sifat muslim. Saya yakin Alloh akan selalu melindungi orang yang benar di jalan-Nya dan akan selalu memberi jalan terang,dan saya yakin Alloh akan menghancurkan yang bathil slama yg hak trs dimunculkan. Matur suwun.

      Dan yg lebih parah adalah orang yang menghalalkan apa yang Allah haramkan, dengan dalih tidak ada ayat alquran yg menjelaskannya,..
      wah, kiye tah ya parahh nemen,. menghalalkan apa yg allah haramkan,.

  16. Anonim
    Juli 4, 2013 pukul 1:44 pm | #20

    Memang mas pk sukino itu manusia bukan nabi yang tk luput dari slah dan dosa juga dia berdakwah sesuai dengan pngetahuan yang dia tau tapi kenapa kok dalam dakwahnya dia sering nggak mau menerima masukan dari orang lain seolah-olah hanya dia sendiri yang benar orang lain salah semua seolah-olah dia udah punya kavling di surga sana,

    padahal mas yang saya tau islam itu sangat menjunjung tinggi yang namanya beda pendapat dan sangat menganjurkan untuk saling memberi masukan yang baik demi kebaikan umat

    tapi kenapa ya mas pk sukino tuh kalau menafsirkan AL QURAN kok cuma sepotong2 nggak komplit dan cuma berdasarkan brosur doang bukanya ngajinya tuh tafsir bukan ngaji brosur

    dan yang saya tau juga namanya ngaji tafsir tuh ya satu ayat dalam AL QURAN tuh tafsiranya bisa panjang tapi kenapa ini pngajian atas bimbingan al ustadz sukino kok cuma sepotong2

    ditambah lagi kok ustadz sukino ngejelasinya kyaknya agak terburu2 gitu,

    pdahal kalau namanya menuntut ilmu itu nggak ada istilah terburu2

    (Maaf ini hanya masukan dari orang bodoh yang nggak tau soal ilmu tafsir yg sbenarnya pngen ngaji tafsir pada pak al ustadz sukino namun bukane ilmu yang saya dapat malah bingung dan pusing 7 keliling dengan penjelasan bpk sukino)

    Selama memahami alquran dengan pemahaman sendiri, atau kemampuan ilmunya sendiri, pasti akan salah dalam menafsirinya,. demikian pula halnya yg disampaikan oleh MTA

  17. Eko PS
    Juni 30, 2013 pukul 2:03 pm | #21

    Perlu digarisbawahi, bahwa tidak ada manusia yg luput dari kesalahan, termasuk Pak Sukino. Dalam menyampaikan kajian, bisa saja (sangat mungkin) beliau salah menyampaikan, karena beliau bukan nabi, beliau masih manusia biasa yg tak luput dari kesalahan.

    Namun kita sebagai manusia yang lain, bukan berarti hanya bisa menyalahkan saja, tapi harus bisa melakukan koreksi atas kesalahan orang lain. Bisakah ? Pernahkah dilakukan ?

    Menurut kacamata saya sbg manusia, yang dilakukan Pak Sukino hanyalah berdakwah sesuai kemampuan beliau. Kalau kemampuan beliau kurang, ya kita yang merasa punya kemampuan lebih ini harus bisa menjelaskan ke beliau, yg ini salah, yg benar tu begini. Jgn spt itu, tp spt ini. dst.

    Sebenarnya, seberapa besar sih kesalahan Pak Sukino itu, dibandingkan dgn kebenaran yg beliau sampaikan ? Apakah 100% sesat ? ataukah hanya sebagian kecil saja yg sebenarnya hanya kesalahan manusiawi ?

    Kesalahannya? masa anda tidak baca postingan saya , MTA adalah salah satu kelompok ingkarus sunnah,. silahkan baca disini ulasan tentang ingkarus sunnah,

    Pernahkah Anda tanyakan kepada orang yang lebih pintar dari Anda, lebih arif dari Anda, lebih bijak daripada Anda, tentang model dakwah Pak Sukino ini ? Bagaimana tanggapan mereka ?

    Mustahil mengamalkan alquran tanpa penjelasan dari rasulullah / hadits, silahkan baca disini

    Dan terakhir, apakah guru Anda, ulama tempat Anda belajar tidak pernah salah dalam menyampaikan dakwah ? apakah jika mereka salah menyampaikan dakwah Anda akan mem-blacklist mereka ? Lalu apakah ketika Anda berdakwah Anda “tidak pernah salah” dalam menyampaikan dakwah ?

    Kita tidak memblacklist mereka, tapi mengingatkan tentang penyimpangan metode dakwah MTA, Dan yang lebih tahu bagaimana sepak terjang MTA, ya mereka yang pernah berkecimpung didalamnya, bahkan puluhan tahun, bukan dalam waktu yg sebentar,.

  18. malik khoirudin fadhul saputra
    Juni 11, 2013 pukul 4:51 am | #22

    MTA itu berdasrkan AL-QUR’AN dan SUNNAH Nabi SAW
    Tidak akan masuk surga dari kalangan umatku yang suka memecah belah islam
    seharusnya islam itu bersatu malah pecah belah
    kita seharusnya bisa bersatu dong
    tidak bisa menyalahkan umat islam yang lain begitu

    Terimakasih mas ,
    SEmua kelompok juga mengakunya menggunakan quran sunnah mas,. tidak ada yang patokan atau pegangannya bukan quran sunnah,
    Masalahnya bagaimana dalam memahami quran dan sunnah tersebut, apakah menggunakan pamahaman tokohnya, kelompoknya, atau apa? sedangkan cara memahami quran dan sunnah yang paling benar dan selamat adalah dengan mengikuti pemahaman para sahabat,.

    bukan kata saya, tapi Allah yang mengatakan dalam surat attaubah ayat 100 , ancaman bagi yang menyelisihi sahabat adalah diancam dengan kesesatan dan neraka,.. bukan kata saya juga, lihat surat annisa ayat 115 ,

    Jadi semua kelompok yang menyelisihi pemahaman para sahabat, mereka mengikuti pemahaman siapa?.. dan jika tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, maka pasti akan tersesat,… Allah yang mengatakan, dan Rasulullah yang menyampaikan akan hal tersebut,.

    Jalan keselamatan hanya satu, apa itu? silahkan baca disini

  19. kukuh kusparmanto
    Juni 9, 2013 pukul 9:36 am | #23

    Kenapa sesama Islam kok saling saling merasa benar ?

    Orang kafir tidak akan mampu menghancurkan umat islam,
    tapi umat islam bisa dirusak oleh orang islam itu sendiri, diantaranya oleh kelompok2 yang mengusung pemahaman islam yang tidak sesuai dengan pemahaman para sahabat,.
    Dan Allah sudah mengancam orang2 yg tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, apa ancamannya? diancam dengan kesesatan dan neraka jahannam, silahkan baca surat annisa ayat 115 ,

    Kemuliaan Islam hanya bisa dicapai dengan cara mengikuti manhaj salaf, silahkan baca disini

  20. Mei 26, 2013 pukul 12:59 pm | #24

    Tulisan yang bagus, minta izin share tulisan-tulisan di blog ini ke blog-ku salafykrapyak.blogspot.com

    Silahkan kang,,..

  21. 1234567890q
    Mei 25, 2013 pukul 4:01 pm | #25

    ………Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )……………….11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).,,,,,,,,,,,ternyata blog ini menjalankan FITNAH ,,,,,INGAT FITNAH LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN …….MTA TAK PERNAH MENGHALALKAN ANJING ,,,,,,KALO GA PERCAYA IKUTI SIARAN LANGSUNG TIAP HARI MINGGU PAGI ,,,ATAU TABAYUN SENDIRI KE SOLO……INGAT BLOG INI TERDAPAT FITNAH,,,,,,,,,,,BERTOBATLAH YANG MEMBUAT POSTING FITNAH,,,,,,,,,

    terimakasih, silahkan anda baca sendiri tafsir MTA jilid ke 4 ,. bukan malah menuduh saya memposting fitnah,
    lagian postingan saya hanya copas dari mantan pengikut MTA, bukan postingan saya pribadi,. itu postingan bambang surono, mantan MTA,. silahkan anda tanya beliau langsung yang sudah 20 tahunan ikut MTA,. ini akun FB nya,. silahkan klik langsung

    silahkan download disini

    • Mei 25, 2013 pukul 5:39 pm | #26

      Ini ada komentar dari blog mantan MTA

      saya msh ingat sekali ketika mengikuti pengajian ahad pagi maupun pengajian gelombang II,dijelaskan anjing itu halal,akan tetapi cara penyembelihannya itu yg sering digebuki,direndam di air dsb,yg membuatnya haram dimakan…”

      setelah belajar lagi dan membaca penjelasan dalil diatas semakin yakin,bahwa mereka bicara asal : asal masuk akal dan sekenanya dalam menjawab pertanyaan.

      padahal ini jelas berhubungan dengan dalil agama yang dipertanggung jawabkan dikherat kelak…astaghfirllah

      selengkapnya silahkan anda baca di link blognya langsung,. klik disini

  22. abdullah Ali Anshori
    April 23, 2013 pukul 2:35 pm | #27

    Assalamualaikum Wr. Wb. membaca tulisan anda di atas, saya merasa bahwa anda hanya berbohong pernah menjadi warga MTA,Anda hanya menyimpulkan dari sana sini tentang MTA,dan tampak sekali anda tidak faham MTA. semoga simpulan simpulan Anda di atas justru menggugah pembaca untuk mencari tahu lebih banyak tentang Islam melalui MTA.MTA sangat terbuka bagi umat untuk mendalami islam yang sesungguhnya.Apa yang dikaji dari Quran dan Hadits lewat pengajian yang dipancar luaskan secara rutin . Semoga umat yang bisa menilai, dan mengambil manfaatnya. amin

    Terimakasih mas abdullah,
    saya bukan pengikut MTA , dan saya berlindung kepada allah dari mengikuti pemahaman MTA ,
    tulisan tersebut adalah saya nukil dari orang yg lama berkutat di MTA , hingga akhirnya dia mendapatkan hidayah mengenal manhaj salaf,
    Terdorong keinginan dia agar para warga MTA sadar, dan tidak ada kaum muslimin yg terjerumus kedalam pemikiran MTA, maka ditulislah artikel tersebut,.

    • Juni 16, 2013 pukul 2:00 am | #28

      http://mta-deleted.com/p/mta-tv.html
      yang mau tau ajaran MTA sesat apa tidak silahkan klik link diatas,…
      (LINK jangan Dihapus MIN.. !!!)

      Terimakasih bang,
      Link saya hapus, karena saya juga tidak mau memberikan link yang tidak bermanfaat, istilahnya kalau sudah mengetahui pemikiran salah terhadap islam yang benar, maka link tsb saya hapus, tidak ditampilkan,.
      Masa mau tahu pemikiran kelompok menyimpang atau tidak kita disuruh masuk dulu? emangnya kaya trik pengedar narkoba, disuruh nyoba gratis dulu, jika enak diterusin, jika ngga cocok ya ngga usah nerus,..

      Islam sudah sempurna, dan pemahaman yg benar tentang islam juga sudah dijelaskan oleh para sahabat, bahkan rasulullah menyuruh umat islam untuk mengikuti pemahaman para sahabat,. kenapa kita malah ikut2an pemahaman kelompok atau tokoh tertentu yang menyelisihi pemahaman para sahabat?

      • BOIM
        Juni 16, 2013 pukul 7:50 am | #29

        Emang trik pengedar narkoba kaya gitu min…???

        klo menurut anda MTA itu BATHIL/sesat ya munculkan dong yang HAK,buat pengajian yang bener menurut anda ajak saudara2 muslimin muslimat gabung….

        TErimakasih bang boim,
        Postingan ini juga dalam rangka hal tersebut,. mengungkap penyimpangan pemikiran MTA dari mantan MTA sendiri,

  23. Hery
    April 17, 2013 pukul 8:34 am | #30

    Assalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya baca di artikel arsip MTA dengan point2 diatas kok malah g sama ya???
    kalo admin masih aktif tolong dipaparkan bukti bahwa MTA menghalalkan anjing…
    apa yang anda kutip itu hanya sebagian…
    kajian masalah halal dan haram di MTA ada 11 brosur yang artinya ada 11 kali pertemuan…
    pada brosur yang pertama memang yang dibahas hanya yang dari Al Qur’an … tapi di brosur yang kesekian mulai dibahas yang berdasarkan sunnah Nabi ….
    kalau MTA anda golongkan kedalam ingkarus sunah kenapa ada sunnah Nabi di kajian mereka…
    untuk masalah penghuni neraka, bukankah sudah pasti bahwa orang kafir itu tidak akan diangkat ke syurga karena kafir adalah dosa yang tidak akan diampuni…
    kafir tidak sama dengan muslim….
    maaf, saya bukan warga MTA. dan .. saya hanya mencari bukti dari artikel anda ini…
    akan saya ss pertanyaan saya ini untuk memastikan bahwa anda tidak akan menghapus post saya ini….

    Terimakasih mas Hery,.
    Mustahil bukan warga MTA akan mengetahui hukum haramnya anjing, karena hal itu bukan konsumsi warga MTA yg bukan khususi, apalagi anda bukan warga MTA,
    Silahkan baca pengakuan yg sudah puluhan tahun di MTA, silahkan baca disini

    Wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  24. Nugroho
    Maret 20, 2013 pukul 3:39 pm | #31

    Tolong saya dikirimi ebook tuntunan sholat lengkap yang sesuai dengan tuntunan Nabi.

    terimakasih mas, silahkan saja baca disini

    Jika ingin melihat tatacara shalat dalam bentuk video, bisa klik disini

  25. Maret 19, 2013 pukul 4:43 am | #32

    1 lagi mw tny, isa bugis itu siapa menurut pemahaman anda boss?

    Sampai sekarang aliran sesat Ingkar Sunnah Isa Bugis masih terdengar nyaring gaungnya dan dan masih tetap populer dikalangan beberapa orang munafik kampus, sebuah pemikiran dan paham sesat yang dirintis oleh seorang yang bernama Isa Bugis lahir tahun 1926, di kota Bhakti Aceh Pidie, tinggal di daerah Kayu Manis Jakarta Timur.

    Isa Bugis berusaha memahami dan menganalisa ajaran agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti idiologi komunis dengan kapitalis, antara nur dan zhulumat. Ia berupaya untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua perkara yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima oleh akal, sehingga ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh kaum intelektual yang cenderung lebih memberhalakan akal dan pikiran.

    Banyak sarjana yang tertarik dengan ajaran Isa Bugis sebelum tahun 1990-an. Banyak Dosen Agama Islam IKIP Negeri Rawamangun Jakarta (kini namanya UNJ –Universitas Negeri Jakarta) terdiri dari pengikut Isa Bugis. Kelompok pengikut Isa Bugis di IKIP Negeri Rawamangun bisa dikatakan sudah menguasai pola pemikiran Isa Bugis pasti akan sulit

    untuk lulus ujian mata kuliah agama Islam. Para pengajar yang sudah berpaham Isa Bugis itu menyusun pelajaran agama khusus untuk mahasiswa IKIP dan dijadikan buku wajib untuk pegangan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang menjadi korban (tidak lulus) karena tidak mau mengikuti materi dalam buku itu.

    tentang isa bugis insya allah nanti akan saya postingkan di blog ini

  26. Rafian Rahmatul Iman
    Maret 18, 2013 pukul 7:40 am | #33

    assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    kebetulan sebagian sanak saudara juga mengikuti MTA ini, sy pun jg sempat mengikuti majelis ini. entah kenapa sy selalu terhalang u/ menghadiri majelis ini. akhirnya smpai sekarang sy tidak pernah lg melanjutkan majelis ini. Namun sy pernah membaca artikel (lupa dimana situsnya), ada hukum gugurnya seseorang dalam menuntut ilmu, karena sudah banyak/yang paham. apakah benar jika sy tidak perlu menuntut ilmu ttg tafsir alqur’an?

    Menuntut ilmu tidak ada batas usia, bahkan hingga kita tutup usia,. dan ilmu yg wajib dipelajari adalah ilmu syar’i , yg bisa menyelamatkan kita dunia dan akherat

    sikap apa yang harus saya lakukan saat menghadapi sanak saudara yg mengikuti majelis tsb? terima kasih.

    Sikapnya adalah anda sendiri belajar dulu tentang pemahaman islam yg benar, sehingga anda bisa mengambil sikap yg benar, terutama utk diri sendiri dan keluarga dahulu, setelah anda sendiri paham tentang pemahaman islam yang benar, maka bisa sambil menasehati kerabat anda tersebut dgn cara yg baik,..

    Banyak kok tempat2 kajian yg mengajarkan pemahaman islam yg benar, yaitu islam menurut pemahaman para sahabat, anda tinggal di kota apa? mungkin bisa saya beritahu tempat kajian yg dekat dengan tempat tinggal mba,

    • Rafian Rahmatul Iman
      Maret 19, 2013 pukul 2:35 am | #34

      alhamdulillah saat ini sy tinggal di daerah sekitar bintaro. ya itu dia, sanak saudara menganggap terjemahan alquran yg ada skrng ini dianggap tidak sesuai dng aturan nahu sorof yg ada (sy sih manthuk2 wae, g ngerti soalnya).

      oh gitu,.
      Padahal rasulullah tidak mengajarkan nahwu ,sharaf, lucu ya,

      ada ya tmpt pengkajian alquran di daerah bintaro? kalo pengajian udah cukup dari media mana aja. cntohnya ya disitus aslibumiayu ini hehehehee 0(^^,)0 trima kasih.

      yang paling bagus adalah datang langsung ke taklim, agar kita bisa bertanya hal2 yg belum diketahui secara langsung,
      jadwal kajian di tangerang, ada juga yg di BSD, silahkan klik disini untuk melihat jadwal tersebut,

      • Rafian Rahmatul Iman
        Maret 19, 2013 pukul 3:52 am | #35

        lho trus terjemahan al quran itu gmn bisa tertranslate indonesia boss? g mungkin jg yah rasul ngajarin Nahwu Sharaf, kan g pernah ke indonesia. mohon pencerahannya boss, ada g link2 penerjemah2 alquran/apalh (emang google apa, maaf ya repotin). g mungkin seharian internetan. kebetulan aja ini pas istirahat. kl dah waktu kerja, ya kerja lagi. :D

        Jaman rasulullah tidak perlu nahwu sharaf, dan rasulullah tdk pernah menjelaskan alquran dgn nahwu sharaf,
        Ilmu2 bahasa arab ada ketika jaman Ali bin abi thalib, dimana bahasa arab mulai banyak yg salah memahami, sehingga dimulailah di jaman tersebut pemberian titik dan harakat alquran,. jaman rasulullah huruf ba, ta, tsa, nun, itu sama saja, tdk ada titiknya,

        Jadi utk mempermudah supaya alquran bisa di baca dan dipahami dgn benar, para ulama di masa itu menuliskan kaidah2 bahasa arab, peletak pertamanya adalah abu aswad ad du’ali,

        Ada kok alquran online, arab dan terjemahannya, jangan menggunakan google translate, berantakan nanti hasil terjemahannya, maklum, bahasa mesin, silahkan lihat quran online disini, banyak bahasa terjemahannya

  27. sodikin
    Maret 14, 2013 pukul 2:05 am | #36

    mas saya tinggal di daerah Pekalongan, apakah mas admin tahu majelis ilmu yang bermanhaj salaf di daerah saya? Saya ingin belajar Islam yang benar mas, ingin belajar Islam yang ga ‘neko-neko’.

    Alhamdulillah di pekalongan ada kajian rutin, silahkan lihat disini
    Jika anda memiliki parabola, anda bisa juga menyimak radio rodja dan rodja tv via parabola

    • April 25, 2013 pukul 9:56 am | #37

      KAJIAN SALAF DI PEKALONGAN :
      1. Masjid al-Hidayah (Jl. raya Pait Km. 10 Siwalan Pekalongan-Pinggir jalan PAntura)
      2. Masjid Ibnu Abbas ( Jl. Kaibon Pekuncen Wiradesa )
      3. Masjid Imam Syafii (Jl. Toba 30 Pekalongan dekat alun-alun)
      4. Mushalla al-Falah Balutan Comal
      CP. 02857912349 (Flexy) atau 085713885051

      Jazakallahu khairan atas infone,

      • Basuki
        Juli 14, 2013 pukul 4:17 pm | #38

        Mohon info kajian di Magelang kota. Syukron.

        Sudah diposting di halaman tempat taklim yang ada di menu atas blog ini, atau klik link ini

        Afwan..

  28. sodikin
    Maret 13, 2013 pukul 3:55 pm | #39

    mas bisa minta tolong ga ?

    minta tlg apa pak, jika saya bisa dan mampu,. silahkan saja

  29. maskur
    Maret 9, 2013 pukul 11:46 pm | #40

    Saudara ku perbedaan2 dalam fiqih tidak mungkin terhindari,karena perbedaan2 yang terjadi saat ini juga sudah ada dimasa rasululloh …

    TErimakasih mas maskur,.
    betul sekali perbedaan dalam fikih itu tdk mungkin di hindari, dan itu biasanya di amalan ibadah yg tidak ada dalil yang jelas, sehingga ulama berijtihad, dan ijtihad bisa salah bisa benar,
    Adapun untuk perkara fikih yg sudah jelas, maka tidak ada perbedaan,
    Namun jika perbedaan fikih atau lainnya itu disebabkan karena salahnya pemahaman, ini bukan disebut perbedaan, tapi iftiraq, perpecahan, apalagi jika kita memahami dalil baik dari alquran atau hadits tidak menggunakan pemahaman para sahabat, tapi menggunakan pemahaman sendiri, akal sendiri, atau mengikuti pemahaman person tertentu selain rasulullah dan para sahabatnya,. ini akan menimbulkan perpecahana yg semakin banyak, dan MTA adalah salah satunya, yang lainnya masih sangat banyak,

    yang mesti kita lakukan adalah tetap selalu menjaga menjalin persaudaran sesama kita…mudah mudahan Alloh memberikan Hidayah kepada kita menjadikan perbedaan sebagai rahmat untuk kita….Amin

    ya, kita menjaga persaudaraan, persatuan diatas sunnah yg shahih, bukan persatuan di atas akidah yang berbeda, ini adalah persatuan yg semu, kelihatannya bersatu, tapi hatinya berpecah belah,

    Perbedaan adalah rahmat??? ini hal yang sangat aneh, jadi apakah persatuan adalah adzab? disisi lain mengajak bersatu, tapi dengan membawakan dalih perbedaan adalah rahmat??

  30. faizal
    Maret 9, 2013 pukul 1:15 pm | #41

    Assalamualaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    nanya nih ana pernah denger orang kalo belajar dari buku sama saja belajar dari setan. apa bener ada hadis tsb kalo ada dan sahih tolong dijelaskan maksudnya. trus kalo ana belajar agama lewat buku kumpulan hadis sahih atau kumpulan dalil naqli apa itu juga sama belajar dg setan. mohon penjelasan. kalo ana punya pikiran gini” daripada kita belajar dari kyai/ustad tp tdk pake dasar dari rasul mendingan belajar dari buku/dunia maya tapi sumbernya jelas dari rasul ya walaupun mungkin lebih baik belajar langsung ke ulama yg pake dasar yg benar”.

    Terimakasih mas, saya nukilkan jawaban pertanyaan serupa di blog ini

    Berikut jawabannya:
    Asy-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah pernah mengomentari perkataan tersebut sebagai berikut :
    أمَّا قولُهم: “مَن لا شيخَ له؛ فشيخُه الشيطان”؛ فهذا باطل، ما له أصل، وليس بحديث. وليس لك أن تتَّبع طرق الشيخ إذا كان مخالفاً للشرع، بل عليك أن تتبع الرَّسول -صلَّى الله عليه وسلَّم- وأصحابَه -رضي الله عنهم وأرضاهم- ومَن تَبِعهم بإحسان، في صلاتك، وفي دعائك، وفي سائر أحوالك. يقول الله -جلَّ وعلا-: {لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ}[الأحزاب: 21]. ويقول -سبحانه وتعالى-: {وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُ..} الآية [التوبة: 100]. فأنت عليك أن تتبعهم بإحسان باتِّباع الشَّرع الذي جاء به النَّبيُّ -صلى الله عليه وسلَّم- والتَّأسِّي بهم في ذلك وعدم البدعة التي أحدثها الصوفية وغير الصوفية. والله المستعان

    “Adapun perkataan mereka (yaitu Shuufiyyah – Abul-Jauzaa’) : ‘barangsiapa yang tidak punya guru (syaikh), maka gurunya adalah setan’; maka perkataan ini adalah bathil. Tidak ada asalnya. Bukan pula hadits. Tidak boleh bagimu untuk mengikuti jalan seorang syaikh apabila ia menyelisihi syari’at. Bahkan wajib bagimu untuk mengikuti Rasul shallallaahu ‘alaihi wa sallam, para shahabatnya radliyallaahu ‘anhum, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik dalam shalatmu, doamu, dan seluruh keadaanmu. Allah ‘azza wa jalla berfirman : ‘Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu’ (QS. Al-Ahzaab : 21). Allah subhaanahu wa ta’ala juga berfirman : ‘Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik’ (QS. At-Taubah : 100). Maka wajib bagimu untuk mengikuti mereka dengan baik, dengan mengikuti syari’at yang dibawa oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam; serta mencontoh mereka dalam hal tersebut. Juga wajib bagimu untuk tidak berbuat bid’ah yang diada-adakan oleh Shuufiyyah dan non-Shuufiyyah. Wallaahul-musta’aan” [selesai].
    [dikutip dan diterjemahkan oleh Abul-Jauzaa’ dari bagian fatwa beliau rahimahullah yang ada di sini – sardonoharjo, ngaglik, sleman, yk - 12052012].

    berikut nasehat

    belajar yang paling baik adalah dengan berguru kepada seseorang (baik ulama, ustadz, atau orang yang berilmu lain). Para ulama dulu bahkan mencela orang-orang yang tidak keluar mencari ilmu dan mendatangi para ulama. Belajar dari guru lebih praktis dan lebih terhindar dari kekeliruan.

    Namun jika kemudian dimutlakkan bahwa orang yang tidak punya guru, maka gurunya adalah setan – sebagaimana perkataan ini beredar di kalangan shuufiy – ini juga tidak betul. Perkataan ini sebenarnya lebih dilatarbelakangi agar orang memegang dan menyandarkan ilmu pada orang-orang tertentu dan berfanatik kepadanya. Bukan dilatarbelakangi oleh dorongan dan anjuran untuk menuntut ilmu. Itulah yang dimaksud oleh Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah di atas.

    Anyway,…. menuntut ilmu melalui perantaraan kitab itu tidaklah mutlak mesti keliru out put-nya. Meskipun tetap harus kita katakan, belajar kitab pada ulama/ustadz/ahli ilmu lebih baik daripada belajar secara otodidak.

    Yang jadi tolok ukur kebenaran tetaplah kesesuaian terhadap kebenaran itu sendiri (yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah ‘alaa fahmis-salaf).

    Betapa banyak orang yang berguru namun ternyata malah sesat ?.

    Apakah kita pikir Bisyr Al-Maarisiy itu tidak punya guru ?.

    Apakah kita pikir Al-Khomeiniy itu tidak punya guru ?.

    Apakah kita pikir Ulil Abshar itu tidak punya guru ?.

    Betapa banyak pula orang yang berbangga dengan sanad, namun ilmu dan amal mereka ternyata menyelisihi sunnah ?.

    Hanya mengingatkan, punya silsilah sanad guru itu tidaklah jaminan bahwa ilmu yang didapat itu benar. Dalam ilmu sanad, bukankah kita mengenal rantai periwayatan lemah atau bahkan palsu, karena ternyata perawinya ada yang pendusta, pembuat bid’ah, dan lemah.

    Belajar dari buku, kaset/rekaman, internet, atau sumber-sumber lain itu boleh dan tetap mempunyai keutamaan. Allah akan memahamkan siapapun yang dikehendaki-Nya melalui media apapun. Namun hanya menyandarkan ilmu dari media-media tersebut tanpa mendatangi guru – sementara kita mampu – adalah kerugian yang sangat besar.

    • faizal
      Maret 13, 2013 pukul 1:18 pm | #42

      Alhamdulillah atas penjelasannya.

    • faizal
      Maret 13, 2013 pukul 1:55 pm | #43

      afwan mohon dijelaskan arti shuufiyah-abul jauzaa, jazakallahu khairan..

      shuufiyah maksudnya adalah orang-orang sufi, orang-orang yang memahami islam dengan pemahaman tasawuf/ilmu kalam, tentang tasawuf silahkan lihat postingannya disini

  31. sardjito wiwoho
    Maret 11, 2013 pukul 3:52 pm | #44

    Saya seorang muallaf, Jujur saya ragu alasan nomor 10. Sebab ALLAH tidak mungkin sekejam itu,hanya sekedar ISBAL,mengakibatkan manusia dimasukkan neraka.

    Terimaksih pak sardjito wiwoho, mudah-mudahan Allah memberikah hidayah dan semangat untuk belajar tentang islam yang benar,

    Yang benar adalah isbal dapat menyebabkan kotor bahkan najis kalau si pemakai berjalan di jalan yang kotor.
    Allah sangat sayang kepada hambanya, melebihi sayangnya seorang ibu kepada anaknya,
    Bukankah Allah sudah memerintahkan laki-laki untuk tidak ISBAL, tapi memerintahkan wanita untuk ISBAL ,
    Ketika membaca dalil, baik alquran atau hadits, janganlah kita mengedepankan akal-akal kita yang terbatas, sehingga kita menolak dalil tersebut, dan mencap jelek, bahkan mungkin mencap Allah tidak adil,kejam, dll.. bukan begitu sikap seorang muslim,
    Kita wajib menerima dalil tsb dgn lapang dada, taat,
    Tentang isbal bagi laki-laki, Allah mengancam akan mengadzab apa2 yg berada dibwah mata kaki, itu jika dilakukan dgn tdk sombong,
    Jika isbal dilakukan dengan sombong, maka ada hukuman tambahan, Allah tidak akan melihat dia,tdk menghiraukannya dihari kiamat,
    Sedangkan bagi wanita, Allah menyuruh isbal,
    jika alasan anda bisa kotor karena najis, Rasulullah sudah menjelaskannya, tanah setelahnya akan mensucikannya, sehingga najis tsb hilang,. berbeda dgn laki-laki,.
    disisi lain, laki-laki yg isbal itu berarti menyerupai wanita,. dan lak-laki yg menyerupai wanita itu dilaknat oleh allah,oleh rasulullah, dan diancam tidak masuk surga,

    Ada lagi nomor 19 juga tidak sesuai dengan kehalusan budi manusia, sebab manusia membutuhkan keindahan untuk memperhalus jiwa manusia. Musik itu boleh saja asal dapat menguatkan aqidah, dapat menguatkan iman dan taqwa. BUkan musik yang berisi kata2 porno maupun yang kotor.

    Pak sardjito, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah,
    Tentang musik, saya sudah posting banyak sekali,
    Semua musik dan nyanyian haram hukumnya,
    Tidak ada yg disebut musik rohani,musik religi,atau musik islami, semuanya haram, dan itu merupakan tanda-tanda akhir jaman, silahkan anda bisa lihat postingannya disini

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.271 pengikut lainnya.