Beranda > Belajar Manhaj > Apa itu Gerakan Hizbut Tahrir? Banyak sekali yang tertipu dengan dalih pendirian khilafahnya.. padahal…

Apa itu Gerakan Hizbut Tahrir? Banyak sekali yang tertipu dengan dalih pendirian khilafahnya.. padahal…


Menyibak Hakikat Hizbut Tahrir

Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah

TAQDIM

Dakwah Ilallah adalah jalan semua rasul dan para pengikut mereka, untuk mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan kepada cahaya yang terang benderang, dari kekufuran kepada keimanan, dari kesyirikan kepada tauhid, dan dari neraka ke surga.

Dakwah para rasul inilah yang wajib diikuti oleh setiap juru dakwah, agar dakwah mereka membuahkan hasil yang baik, barang siapa berdakwah tanpa memakai asas-asas dakwah para rasul maka dakwah itu tidak bernilai sama sekali di sisi Allah dan menjadikan daya upaya yang dicurahkan padanya sia-sia.

Di antara jama’ah-jama’ah dakwah yang menyelisihi manhaj para rasul adalah Hizbut Tahrir yang mengonsentrasikan dakwahnya untuk merebut kekuasaan dan mendirikan Khilafah Islamiyyah (negara Islam) dan mengabaikan sisi-sisi penting dari syari’at Islam seperti aqidah, akhlak, dan yang lainnya.

Mengingat begitu gencarnya dakwah mereka pada hari ini dan di sisi lain banyak dari kaum muslimin yang belum mengetahui hakikat dakwah mereka maka insya Allah di dalam bahasan kali ini akan kami paparkan studi kritis terhadap manhaj kelompok ini dengan menukil dari tulisan-tulisan mereka sendiri dan penjelasan-penjelasan para ulama tentang hakikat mereka.

SEJARAH PENDIRIAN HIZBUT TAHRIR

Kelompok ini didirikan oleh Taqiyddin bin Ibrahim an-Nabhani. Dia dilahirkan tahun 1909 M di Desa Ijzam yang terletak di sebelah selatan Kota Jifa, Yordania. Dia banyak terpengaruh oleh kakeknya, Yusuf Isma’il an-Nabhani yang dikenal dengan pemikiran sufinya dan permusuhannya kepada Salafush Shalih sebagaimana di dalam banyak tulisan-tulisannya seperti Syawahidul Haqqi fi Istighatsah Bisayyidil Khalqi.

Pada tahun 1952 dia mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian Dalam Negeri Yordania untuk mendapatkan izin bagi partainya yang bernama Hizbut Tahrir al-Islami, tetapi permohonannya ditolak. Sesudahnya, kelompok Hizbut Tahrir melakukan aktivitas politik secara rahasia.

Taqiyuddin an-Nabhani meninggal pada tanggal 10 Desember 1977 di Lebanon dengan meninggalkan karangan yang cukup banyak yang menjadi referensi acuan gerakan dan pemikiran Hizbut Tahrir, di antaranya :

- Nizhamul Islam (Peraturan hidup dalam Islam)

- Nizhamul Hukmi fil Islam (Sistem Pemerintahan Islam)

- Nizhamul Iqtishadi fil Islam (Sistem Ekonomi Islam)

- Nizhamul Ijtima’i fil Islam (Sistem Pergaulan Dalam Islam)

- At-Takattul Hizbi (Pembentukan Partai)

- Asy-Syakhshiyah al-Islamiyyah (Kepribadian Islam)

- Nida’ul Har ila Alamil Islami (Seruan Kepada Dunia Islam)

Dan beberapa kitab lainnya. Kitab-kitab diatas banyak sekali menyelisihi pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan terpengaruh oleh filsafat Mu’tazilah (lihat al-Jama’at al-Islamiyyah hlm. 282 dan Mausu’ah al-Muyassarah hlm. 344).

RASIONALISME HIZBUT TAHRIR

Merupakan hal yang dimaklumi bahwa sumber kesesatan dari setiap kelompok bid’ah adalah karena mereka meninggalkan Sabilil Mukminin yaitu jalan para sahabat di dalam memahami dan mengamalkan Islam. Allah Ta’ala berfirman :

Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam neraka Jahanam, itulah seburuk-buruk tempat kembali. (QS. an-Nisa [4]:115).

Kalimat (Sabiilul mu’miniin) artinya adalah jalan orang-orang mukmin, yang pertama kali masuk dalam makna ini adalah para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana dalam sabdanya :

“Dan sesungguhnya umatku ini akan berpecah belah menjadi 73 kelompok, semuanya di neraka kecuali satu kelompok, ia adalah al-Jama’ah.” Di dalam riwayat lain, “Ia adalah jalan yang aku tempuh dan para sahabatku.”[1]

Dari sinilah jelas bagi kita bahwa biang keladi kesesatan semua kelompok dalam Islam, sejak dahulu sampai sekarang, yaitu bahwasanya mereka tidak menghiraukan ayat dan hadits-hadits di atas sehingga mereka menyeleweng dri jalan yang lurus dan memilih jalan-jalan yang sesat. Mereka mengandalkan akal dan pemikiran mereka tanpa merujuk kepada pemahaman sahabat dan ulama yang mengikuti jalan mereka. Padahal, jalan keselamatan adalah manhaj para sahabat dan as-salaf ash-shalih yaitu orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Kelompok Hizbut Tahrir di dalam memahami Islam secara terang-terangan meninggalkan pemahaman para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menggantinya dengan pemahaman pemimpin pertama mereka dan pendiri kelompok mereka yaitu Taqiyuddin an-Nabhani yang banyak terpengaruh oleh pemikiran Mu’tazilah.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah berkata : “Dari sini kita meletakkan satu titik dalam dakwah Hizbut Tahrir bahwasanya mereka terpengaruh oleh Mu’tazilah dalam dasar pijakan mereka mengenai jalan keimanan (thariqul iman). Jalan keimanan (thariqul iman) ini adalah sebuah judul pembahasan mereka yang terdapat dalam kitab Nizhamul Islam yang dikarang oleh pemimpin mereka, yaitu Taqiyuddin an-Nabhani rahimahullah. Saya (Syaikh al-Albani) pernah berjumpa dengannya (Taqiyuddin an-Nabhani) beberapa kali. Saya mengenalnya dengan baik dan mengenal dengan sangat baik jalan yang ditempuh oleh Hizbut Tahrir. Karena itu, Insya Allah saya berbicara berdasarkan ilmu tentang segala hal yang dakwah mereka tegak di atasnya.”[2]

Taqiyuddin an-Nabhani berkata di dalam kitabnya, Nizhamul Islam hlm. 10 :
“Dan berdasarkan atas hal itu maka iman kepada Allah adalah datang dari jalan akal, dan tidak boleh tidak bahwa iman ini terjadi dari jalan akal. Maka adalah dengan hal itu tonggak utama yang berdiri di atasnya keimanan kepada seluruh perkara-perkara gaib dan semua yang Allah kabarkan kepada kita.”

Hizbut Tahrir berkata di dalam kitab mereka Nidaun Harrun ilal Muslimin min Hizbut Tahrir dari website resmi mereka :
“Maka Islam sebagai pemikiran-pemikiran maka asasnya adalah akal.”

Demikianlah, Hizbut Tahrir banyak terpengaruh dengan kelompok Mu’tazilah yang merupakan pionir semua kelompok rasionalis dalam Islam. Mu’tazilah menjadikan akal sebagai hakim secara mutlak. Mereka mempromosikan akal setinggi-tingginya, sebagaimana sering terungkap dalam perkataan gembong-gembong mereka:

Al-Qadhi Abdul Jabbar menyebutkan urutan dalil-dalil syar’i menurutnya, “Yang pertama adalah akal, karena dengannya bisa dibedakan baik dan buruk, dan dengan akallah diketahui bahwa Kitab adalah hujjah, demikian juga sunnah dan ijma’!!” (Fadhlul I’tizal hlm. 139).

Amr bin Ubaid[3] menyebut hadits Shadiqul Mashduq dan berkomentar, “Seandainya aku mendengar hadits ini langsung dari A’masy pasti akan kudustakan, seandainya aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya pasti akan kutolak! dan seandainya aku mendengar Allah mengatakannya maka akan kukatakan, ‘Bukan atas ini Engkau mengambil mitsaq (perjanjian) dari kami.”!!

Az-Zamakhsyari berkata, “Berjalanlah dalam agamamu di bawah panji akal, jangan engkau merasa cukup dengan riwayat dari Fulan dan Fulan.”! (Athwaqu Dzahab fil Mawaizh wal Khuthab hlm. 28).

Demikianlah kaum rasionalis. Mereka menjadikan akal semata sebagai sumber ilmu mereka, mengagungkan akal, dan menjadikan iman dan al-Qur’an tunduk di bawah akal. (Majmu Fatawa Syaikhul Islam 5/338).

Syubhat mereka ini telah dikikis habis dan dihancurkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitabnya yang agung yang berjudul Dar’u Ta’arudh al-‘Aql wan Naql yang tersusun dalam 10 jilid, kemudian diringkas oleh muridnya al-Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Shawa’iq Mursalah yang tersusun dalam dua jilid. Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan dalam kitabnya tersebut 54 argumen dalam membantah syubhat mereka ini, diantaranya :

- Perkataan mereka bahwa akal adalah landasan naql adalah batil karena apa yang dikabarkan oleh Allah dan Rasul-Nya adalah shahih dari dirinya, entah kita ketahui dengan akal kita atau tidak kita ketahui, entah dibenarkan oleh manusia atau didustakan oleh mereka, sebagaimana Rasulullah adalah haq meskipun didustakan oleh manusia, dan sebagaimana wujud Allah dan keberadaan nama-nama dan sifat-sifat-Nya adalah haq, entah akal kita mengetahui atau tidak.

- Mendahulukan akal atas naql adalah cela pada akan dan naql sekaligus, karena akan telah bersaksi bahwa wahyu lebih tahu dibandingkan akal. Jika hukum akal didahulukan atas hukum wahyu maka itu adalah cela pada persaksian akal, jika persaksiannya batal maka tidak boleh diterima ucapannya, maka mendahulukan akal atas wahyu adalah cela pada akal dan wahyu sekaligus.

- Syari’at diambil dari Allah dengan perantaraan malaikat dan Rasul-Nya, dengan membawa ayat-ayat, mukjizat-mukjizat, dan bukti-bukti atas kebenarannya, hal ini diakui oleh akal

Lalu bagaimana perkataan Allah pencipta semesta alam ditentang dengan pemikiran-pemikiran Plato, Aristoteles, Ibnu Sina dan pengikut-pengikut mereka?

Bagaimana perkataan seorang Rasul ditentang dengan perkataan filosof, padahal filosof wajib mengikuti Rasul, bukan Rasul yang mengikuti filosof, karena Rasul diutus oleh Allah, dan filosof adalah umatnya.[4]

MENOLAK HADITS AHAD DALAM MASALAH AQIDAH

Hizbut Tahrir termasuk kelompok Inkarus Sunnah, mereka menolak hadits-hadits Ahad di dalam masalah aqidah, mereka berkata di dalam kitab ad-Dusiyah hlm. 3, “Terdapat perbedaan antara hukum-hukum syariat dan perkara-perkara aqidah dari sisi dalil. Hukum-hukum syar’iyyah boleh ditetapkan dengan dalil zhanni dan boleh dengan dalil qath’i kecuali aqidah, karena harus ditetapkan dengan dalil qath’i tidak boleh ditetapkan dengan dalil zhanni sedikitpun. Aqidah tidak boleh diambil melainkan harus dengan dalil yakin, apabila dalilnya qath’i maka wajib diimani dan mengingkarinya adalah kafir, namun jika dalilnya zhanni maka haram bagi tiap muslim mengimaninya…, maka wajib menetapkan aqidah dengan dalil qath’i…“

Hizbut Tahrir berkata di dalam kitab ad-Dusiyah hlm. 4:
“Dan hadist ahad adalah zhanni.”

KAMI KATAKAN : Sesungguhnya dalil-dalil dari Kitab, Sunnah, dan amalan sahabat, dan perkataan para ulama menunjukkan tentang wajibnya berhujjah dengan hadits ahad dalam syari’at Islam tanpa memperbedakannya dalam ‘aqidah ‘ilmiyyah atau ahkam ‘amaliyyah, dan bahwasanya pendapat yang membedakan antara keduanya adalah pendapat yang bid’ah yang tidak pernah dikenal oleh salaf. Karena itulah al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

Pendapat yang membedakan antara keduanya adalah pendapat yang batil dengan kesepakatan umat karena umat tidak henti-hentiny berhujjah dengan hadits-hadits ahad dalam khabar-khabar ilmiyyah yang berhubungan dengan aqidah, sebagaimana mereka berhujjah dengan khabar-khabar amaliyyah, terutama hukum-hukum amaliah yang mengandung kabar dari Allah bahwasanya Allah mensyari’atkan ini dan itu, mewajibkannya, dan meridhainya sebagai agama, … Tidak henti-hentinya para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, dan ahli hadits dan sunnah berhujjah dengan hadits-hadits ahad dalam masalah-masalah sifat, qadar, asma, dan ahkam, … (Mukhtashar Shawa’iq Mursalah 2/412).

Al-Imam asy-Syafi’i rahimahullah berkata :
“Kaum muslimin sejak dahulu hingga sekarang telah sepakat atas menetapkan hadits ahad dan berhenti padanya.” (ar-Risalah hlm. 457).

Berkata al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah, “Telah tersebar secara luas tentang amalan sahabat dan tabi’un akan khabar (hadits) ahad; tanpa ada pengingkaran, bahkan sudah terjadi ittifaq untuk menerimanya.” (Lihat Fathul Bari 13/234)

Berkata al-Imam Ibnu Abil Izz al-Hanafi rahimahullah “Tentang hadit ahad, telah sepakat umat menerimanya, baik sebagaimana amal dan wajib untuk dibenarkan; dan juga memberi faedah ilmu yaqin di kalangan ulama umat ini. Hal tersebut karena hadits ahad merupakan bahagian dari hadits mutawatir, dan tidak terdapat perbedaan di kalangan salaf umat ini.” (Lihat Syarh al-Aqidah ath-Thahawiyyah hlm. 399-400-takhriij Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah).

Syaikh al-Albani rahimahullah berkata, “Seandainya argumen tidak tegak dengan khabar ahad maka tidaklah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Abu Ubaidah radhiyallahu ‘anhu ke Yaman seorang diri, demikian juga ini dikatakan pada hadits-hadits dalam Shahihain yang mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, dan Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu sebagai da’i-da’i yang diutus untuk mendakwahkan Islam ke negeri-negeri tertentu dalam keadaan sendirian. Merupakan hal yang tidak diragukan lagi bahwa keseluruhan termasuk di dalamnya masalah-masalah aqidah.”[5]

MENOLAK TAQDIR ALLAH TA’ALA

Taqiyyuddin an-Nabhani berkata di dalam kitabnya, Syakhshiyyah Islamiyyah 1/71-72
“Perbuatan-perbuatan ini-yaitu perbuatan-perbuatan manusia-tidak ada hubungan sama sekali dengan qadha’, karena manusia adalah yang melakukan sendiri perbuatan-perbuatan ini dengan kehendak dan pilihannya, dan berdasarkan atas hal itu maka fi’il-fi’il ikhtiyariyyah tidak masuk di bawah qadha’.”

Dia Nizhamul Islam :
“Maka digantungkannya pahala atau hukuman dengan petunjuk dan kesesatan menunjukkan bahwa petunjuk dan kesesatan keduanya termasuk perbuatan manusia dan keduanya bukan dari Allah.”

Perkataan ini jelas sekali menyelisihi nash-nash al-Qur’an dan as-Sunnah yang menyatakan bahwa segala sesuatu telah telah ditakdirkan Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman :
Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan takdir-takdir (ukuran-ukurannya) dengan serapi-rapinya. (QS. al-Furqan [25] :2)

Dan Allah Ta’ala berfirman :
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu. (QS. ash-Shaffat [37] :96)

Dan Allah Ta’ala berfirman :
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan takdir. (QS. al-Qamar [54] : 49).

MENGADOPSI PEMAHAMAN KHAWARIJ

Hizut Tahrir mengikuti pemahaman Khawarij di dalam masalah takfir dan bolehnya khuruj (pemberontakan, red) kepada penguasa muslim.

Di dalam kitab Manhaj Hizbit Tahrir fit Taghyir hlm. 36 mereka berkata, “Hizb tidak berkompromi dengan para penguasa dan tidak memberikan loyalitas kepada mereka, termasuk konstitusi dan perundang-undangan mereka walau dengan alasan kelancaran dakwah. Sebab syara’ mengharamkan mempergunakan sarana yang haram untuk memenuhi suatu kewajiban. Sebaliknya hizb mengoreksi dan mengkritik penguasa dengan tegas. Hizb menganggap bahwa peraturan yang mereka terapkan itu adalah peraturan kufur sehingga harus dimusnakan dan diganti dengan hukum Islam. Hizb juga menganggap bahwa mereka pada hakikatnya adalah orang-orang yang fasik dan zalim…”

Dalam hlm. 37, “… Hizb juga menolak membantu mereka melakukan ishlah baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan maupun di bidang moral…”

Dalam hlm. 42, “Aktivitas hizb adalah menentang para penguasa di negara-negara Arab maupun negara-negara Islam lainnya. Mengungkapkan makar-makar jahat mereka, mengoreksi dan mengkritik mereka…”

Inilah pemahaman Hizbut Tahrir yang menyelisihi perintah Allah kepada setiap muslim agar taat kepada waliyyul amr-sebagaimana dalam firman-Nya :
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan ulil amri di antara kalian. (QS. an-Nisa [4]:59),

Demikian juga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu memerintahkan agar selalu taat kepada waliyyul amr, tidak membatalkan bai’at dan sabar atas kecurangan para penguasa :

Dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata :
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kami maka kami membai’atnya, di antara yang diambil atas kami bahwasanya kami berbai’at atas mendengar dan taat dalam keadaan yang lapang dan sempit, dalam keadaan sulit dan mudah, dan atas sikap egois atas kami, dan agar kami tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya. Beliau bersabda, ‘Kecuali jika kalian melihat kekufuran yang jelas dan nyata yang kalian punya bukti di hadapan Allah.” (Shahih Muslim 1709).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Ini adalah perintah agar selalu taat walaupun ada sikap egois dari waliyyul amr, yang ini merupakan kezaliman darinya, dan larangan dari merebut kekuasaan dari pemiliknya, yaitu larangan dari memberontak kepadanya, karena pemiliknya adalah para waliyul amr yang diperintahkan agar ditaati, dan mereka adalah orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk memerintah”[6]

Hizbut Tahrir juga mengatakan bahwa seluruh negeri Islam saat ini adalah Darul Kufur wal Harb, sebagaimana dalam buku mereka, Manhaj Hizbit Tahrir fit Taghyir hlm. 5, “Adapun kondisi negeri-negeri yang hidup didalamnya kaum muslimin saat ini di seluruh negeri, adalah darul kufr bukan darul Islam.”

Asy-Syaikh Abdurrahman ad-Dimasyqy berkata dalam kitabnya. Hizbut Tahrir Munaqasyah Ilmiyyah li Ahammi Mababdi’il hizbi wa Raddu Ilmi Mufashshal Haula Khabari Wahid hlm. 47.

Aku bertanya kepada salah seorang di antara mereka (Hizbut Tahrir),

‘Bagaimanakah (menurutmu) dengan Makkah dan Madinah?

Apakah termasuk Darul Iman ataukah Darul Kufur wal Harb??’

Dia menjawab,

‘Termasuk Darul Kufur dan Harb!’

Aku berkata lagi,

‘Lantas apakah boleh aku berhaji ke darul Kufur??

Lantas dimanakah Darul Iman jika Makkah dan Madinah termasuk Darul Kufur!!’

Dia pun kebingungan …

Ada seorang juga bertanya kepada mereka (Hizbut Tahrir),

‘Apakah ada Darul Islam di dunia saat ini?’

Mereka menjawab,

“Tidak ada!!’

Ia bertanya lagi,

“Saya ingin berhijrah, ke manakah gerangan aku harus berhijrah (jika tidak ada Darul Islam)??’

mereka kebingungan menjawabnya.”

Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
“Tidaklah terputus hijrah hingga terputusnya taubat dan tidak terputus taubat hingga terbitnya matahari dari baratnya (hari kiamat).”[7]

Dari Isham al-Muzani radhiyallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata :
“Adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mengutus suatu pasukan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, jika kalian melihat masjid atau mendengar adzan maka janganlah kalian membunuh seorang pun.’”[8]

Al-Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata, “Hadits ini menunjukkan bahwa sekadar keberadaan sebuah masjid di suatu negeri maka ini cukup menjadi dalil atas keislaman penduduknya, walaupun belum didengar adzan dari mereka, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan pasukan-pasukannya agar mencukupkan dengan salah satu dari dua hal : adanya masjid atau mendengar adzan.” (Nailul Authar 7/287)

Berdasarkan uraian diatas maka jika mendengar adzan di suatu negeri atau didapati suatu masjid, dan penduduknya muslim, maka negeri tersebut adalah darul Islam, meskipun para penguasanya tidak menerapkan syari’at Islam.

Hal inilah yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah beliau berkata, “Keberadaan suatu tempat sebagai negeri kafir atau negeri iman atau negeri orang-orang fasik, bukanlah sifat yang tidak terpisah darinya, tetapi ia adalah sifat yang insidental sesuai dengan keadaan penduduknya. Setiap jengkal bumi yang penduduknya orang-orang mukmin yang bertakwa maka tempat tersebut adalah negeri para wali Allah di saat itu. Setiap jengkal tanah yang penduduknya orang-orang fasik, maka ia adalah negeri kefasikan di saat itu. Dan jika para penduduknya selain yang kita sebutkan tadi, dan berubah dengan selain mereka, maka negeri itu adalah negeri mereka.”[9]

PENEGAKAN DAULAH DENGAN MENGORBANKAN SYARI’AT ISLAM

Hizbut Tahrir memprioritaskan penegakan Daulah Islamiyyah dan kekuasaan ketimbang perbaikan aqidah dan tauhid. Mereka telah menjadikan penegakan daulah saat ini hukumnya paling wajib dan paling urgen (mendesak). Mereka berpandangan bahwa segala kemerosotan, kehancuran, dan kekacauan yang melanda umat saat ini dikarenakan tidak adanya payung yang melindungi umat dari kaum kuffar, yakni daulah khilafah. Maka semenjak Kesultanan Utsmani runtuh, pada tahun 1924 di Turki, maka umat Islam semuanya dalam keadaan berdosa dan umat wajib ‘ain mengembalikannya.

Taqiyuddin an-Nabhani berkata di dalam kitabnya Syakhshiyyah Islamiyyah 2/92 :
Dan demikianlah maka seluruh kamu muslimin sejak tahun 1924 yaitu sejak hilangnya Khilafah Islamiyyah dari Turki maka mereka mati dan akan mati jahiliyyah.”

Maka mereka mengonsentrasikan segala daya dan upaya untuk meraih kembali kekuasaan. Namun, di sisi lain mereka banyak meremehkan syari’at-syari’at Islam.

Lihatlah, bagaiman tokoh-tokoh mereka tidak menampakkan penampilan Islam sama sekali. Mereka cukur habis jenggot-jenggot mereka. Mereka tidak memperhatikan shalat jama’ah dan yang lainnya dari syari’at Islam. Jika engkau ingatkan mereka tentang hal itu maka mereka mengatakan bahwa hal itu akan mereka lakukan kalau sudah tegak Daulah Islam!! (Lihat Jama’at Islamiyyah hlm. 288-289).

Padahal Daulah Islam adalah sarana untuk menegakkan syari’at Islam, pantaskah jika seorang muslim berjuang mewujudkan daulah Islam dengan jalan mengorbankan syari’at Islam?!

Daulah adalah anugerah Allah kepada kaum muslimin karena keteguhan mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban seperti jihad, melaksanakan syari’at dan perkara-perkara yang disyari’atkan Allah kepada mereka. Anugerah inilah yang diperoleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, karena kesabaran mereka dalam menempuh manhaj dakwah yang haq, menghadapi kekejian dan kebrutalan kaum musyrikin. Allah menolong Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, memenangkan din mereka, dan pengokohkan mereka di muka bumi, sebagai perwujudan janji Allah dalam Kitab-Nya :

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan aku. (QS. an-Nur [24] : 55)[10]

PENDAPAT-PENDAPAT GANJIL HIZBUT TAHRIR

Sesungguhnya pendapat-pendapat Hizbut Tahrir yang ganjil amatlah banyak sekali dan bertebaran di dalam kitab-kitab mereka, di antaranya :

- Hizbut Tahrir memperbolehkan berjabat tangan lelaki dan perempuan yang bukan mahram. Taqiyuddin berkata dalam Nizhamul Ijtima’i fil Islam, “Seorang pria pada dasarnya boleh menjabat tangan seorang wanita, demikian pula sebaliknya, seorang wanita boleh menjabat tangan seorang pria tanpa ada penghalang di antara keduanya.” Hal ini juga diperkuat dengan nusyrah sual jawab mereka no. 24/Rabi’ul Wal/1390 atau 29/5/1970, no.8/Muharram/1390 atau 16/3/1970 dan nusyrah al-ajwibah wal as’ilah tanggal 26/4/1970.

- Hizbut Tahrir memperbolehkan memandang wajah wanita, karena menurut mereka wajah tidak termasuk aurat. Taqiyuddin berkata dalam Nizhamul Ijtima’i fil Islam, “Allah Ta’ala berfirman : ‘Katakanlah kepada mukmin laki-laki hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka.’ (QS. an-Nur [24]:30), maksudnya tentu adalah menundukkan pandangan terhadap wanita pada selain wajah dan kedua telapak tangan, sebab memandang wajah dan telapak tangan adalah mubah.”

- Hizbut Tahrir menghalalkan musik dan nyanyian (walau diiringi alat musik) sebagaimana dalam nusyrah jawab wa sual no. 9 (20/Shafar/1390 atau 26/4/1970), “Suara wanita tidak termasuk aurat dan nyanyian mubah hukumnya serta mendengarkannya mubah. Adapun hadits-hadits yang warid (datang) mengenai larangan musik adalah tidak shahih haditsnya. Yang benar adalah musik tidak haram dan hadits-hadits yang memperbolehkan musik adalah shahih.”

Dan masih banyak lagi pendapat-pendapat aneh Hizbut Tahrir lainnya (Lihat al-Jama’at al-Islamiyyah hlm. 345-348).

PENUTUP

Inilah sedikit yang bisa kami paparkan tentang penyimpangan-penyimpangan Hizbut Tahrir, sebetulnya masih banyak hal-hal lain yang belum kami cantumkan karena keterbatasan tempat, semoga yang kami paparkan di atas bisa menjadikan kewaspadaan kepada kita semua tentang bahaya kelompok ini, dan sekaligus menyadarkan saudara-saudara kami yang hingga saat ini masih terperdaya dengan kelompok ini serta membuka mata mereka tentang jati diri kelompok ini. Semoga Allah selalu menunjukkan kita kepada jalan yang lurus, yaitu jalannya para nabi, para shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Amin

Sumber: Majalah AL FURQONEdisi 4 no. 118 thn ke 11 Dzulqo’dah 1432H/Okt-Nov 2011M

=================================================
[1] Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya 2/503-504 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Silsilah ash-Shahihah 203, 204, dan 1492).

[2] “Hizbut Tahrir Mu’tazilah judud” dari Majalah Salafiyyah, Riyadh, Edisi Kedua, tahun 1417 H, hlm. 17-32.

[3] Taqiyuddin an-Nabhani di dalam kitabnya Syakhshiyyah Islamiyyah memuji Amr bin Ubaid ini dan mengatakan bahwa dia tidak memiliki penyelewengan sama sekali dalam aqidah.

[4] Lihat bahasan “Kedudukan Akal di Dalam Islam” di dalam Majalah Al-Furqon IV/4 rubrik Manhaj.

[5] Al-Hadits Hujjatun Binafsihi fil ‘Aqaid wal Ahkam hlm. 59. untuk pembahasan lebih rinci dalam masalah ini silakan melihat bahasan “Hadits Ahad dalam Sorotan” didalam Majalah Al Furqon VIII/Edisi Khusus rubrik Manhaj.

[6] Mihhajus Sunnah 3/395 dan untuk bahasan yang lebih rinci tentang masalah ini silahkan melihat bahasan “Renungan Bagi Para Pemberontak” di dalam Majalah AL FURQON V/6 rubrik Manhaj

[7] Diriwayatkan oleh Abu Dawud di dalam Sunan-nya 2/312 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah di dalam Irwaul Ghalil 5/33 no. 1208.

[8] Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya 3/448, Abu Dawud dalam Sunan-nya 2635, dan Tirmidzi dalam Jami-nya 1545, dan dilemahkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Dha’if Sunan Abu Dawud hlm. 202.

[9] Majmu Fatawa 18/282 dan untuk bahasan yang lebih rinci tentang masalah ini silakan melihat bahasan “Darul Islam dan Darul Kufur” di dalam Majalah Al-Furqon IV/9 Rubrik Manhaj.

[10] Lihat kitab Manhajul Anbiya’ fid Da’wah ila Allah oleh Syaikh al-Allamah Dr. Rabi’bin Hadi al-Madkhali hafidhahullah

sumber: http://ibnuramadan.wordpress.com/2011/12/27/menyibak-hakikat-hizbut-tahrir/

  1. bacaanseharihari
    Agustus 30, 2014 pukul 1:52 pm

    assalamualaikum..
    terimakasih ulasannya,sangat bermanfaat bagi saya,dan bertambah ilmu.
    saya orang NU,apa saya salah?
    maaf,saya orang bodoh,tapi saya ingin selamat dunia akhirat.
    terimakasih..wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih sudah komentar disini,
    Kewajiban kita dalam berislam, bukanlah mengikuti kelompok atau ormas tertentu,. tapi yang diwajibkan adalah mengikuti pemahaman islam yang benar, mengikuti pemahaman generasi terbaik umat ini, generasi yang dibina langsung oleh rasulullah, siapa generasi tersebut dan bagaimana pemahamannya, sudah saya posting disini, silahkan buka link ini

  2. imam harisudin hadi
    Agustus 20, 2014 pukul 3:12 pm

    info yg manfaat…nih…..

    silahkan di share mas imam, jazakumullahu khairan,

  3. abu darr
    Agustus 5, 2014 pukul 4:26 am

    Yang menulis dan yg dituliskan keduanya ada kesamaan…sama punya ilmu…ilmu nya pengeyelan….jadi gak akan pernah bersatu…that all..

    terimakasih abu darr, sudah komentar disini,.
    tambahan postingan nih,tentang HTI yang mengajak MILITER untuk merebut kekuasaan, baca disini

    • Tafsir
      Agustus 8, 2014 pukul 7:50 am

      Assalamu alaikum wrwb….

      maaf bukan menyinggung saya juga dari ponpes salafiyah tadinya juga saya berfikir seperti itu tapi setelah saya ikut berjuang bersama Hizbuttahrir terjawab semua artikel yang di atas banyak yang salah…

      jadi tolong cari tahu dulu kebenarannya jgn memfitnah sembarangan lalu kitab karangan syaikh Taqiyyudin Annabhani menurut artikel diatas pun byk yang dipotong seolah – olah salah …

      tolong pelajari lagi dan tempuh jalan berdiskusi dengan HTI tersebut kalau ada penyimpangan jgn didunia maya seperti pengecut ini…..

      Adakah ustadz top HTI yang berani dan mau diskusi dengan ustadz-ustadz salafi?? silahkan jika anda bisa mengusahakannya, silahkan bujuk ustadz top HTI untuk berdiskusi, mau tidak,. sebutkan nama ustadznya, nanti kita coba hubungkan dengan ustadz-ustadz salafi,

      Dialog dengan ustadz PERSIS se Jawa barat sudah pernah, dialog dengan NU sudah pernah, ada videonya,. kalau dengan HTI, belum pernah tuh, sepertinya seru nih,. silahkan anda nego dengan ustadz top HTI, jangan ustadz yang masih belum top,. bisakah?

      Dialog dengan PERSIS bisa anda lihat videonya disini

      Dialog dengan NU bisa anda lihat disini

      Dialog dengan ulama NU Jakarta, silahkan lihat disini

      Dialog mantan santri NU dengan tokoh NU, silahkan lihat disini

  4. fito
    Agustus 2, 2014 pukul 3:30 pm

    Gini loh jd salaf dan ht itu termasuk apa yg disebut perbedaan firqoh atau gerakan,jd ya ngapain repot” diributinn?

    Terimakasih fito,. komentar yang bagus,.
    Jika seperti itu kesimpulan anda, anda berarti belum ngarti apa sih yang disebut generasi salafus shalih,. sebaiknya baca ulasannya disini , setelah itu silahkan komentar lagi,

  5. Anonymous
    Agustus 2, 2014 pukul 10:33 am

    elu lom tau apa apa ttg ht

    tlg kasih tahu dong, biar pembaca tahu, ada ht versi lain,.

  6. Muhammad Fakhry
    Agustus 1, 2014 pukul 2:32 pm

    Saya punya teman,ortunya ikutan HTI,dy bilang ke anaknya “ulama’ tidak berperan dalam mendirikan khilafah”…bgaimana menanggapi perkataan tersebut??

    Terimakasih muhammad fakhry,sudah komentar disini,.
    Apa yang diucapkan oleh orang tsb tidaklah benar, Ulama adalah pewaris para nabi, mustahil ada khilafah yang benar jika tidak ada ulama yang mendukungnya, itu hanya akan menjadi khilafah yang penuh dengan kedzaliman,

    Khilafah bukanlah tujuan diutusnya Rasulullah, rasulullah diutus bukan untuk mendirikan khilafah, tapi untuk menegakkan kalimat tauhid, mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukannya,.

    Pendiri HT bukanlah orang yang paham ajaran islam yang benar, silahkan baca postingannya disini

    • Setya Budi
      Agustus 6, 2014 pukul 5:47 pm

      ya akhi fakhry justru peran ulama itu dominan dlm menyadarkan masy tentang khilafah

      Apakah tujuan diutusnya nabi muhammad itu untuk mendirikan KHILAFAH?.. bukan,.
      Tapi untuk menegakkan TAUHID,.
      Berbeda dengan HT, khilafah yang jadi tujuannya, sementara tauhidnya amburadul,..
      Tauhid dulu yang lebih penting,. silahkan baca postingan ini

  7. ilham
    Juni 14, 2014 pukul 3:49 am

    assalammualaiku wr wb
    jangan mudah mengklaim organisasi lain ea,, masuk dlu kedalam organisasi yang anda klaim t
    lihat dulu apa yang anda anut

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    terimakasih mas ilham,.

    saya ngga mau ikut organisasi hizbut tahrir, karena rasulullah juga ngga ikut, para sahabat ngga ikut, demikian pula imam yang empat,..

    Kasihan dong mereka,.

  8. Rian Sofyan
    Mei 29, 2014 pukul 7:46 am

    Assalamu’alaikum Wr….Wb…..
    Mohon maaf kang, sebenarnya saya setuju dengan beberapa tulisan jenengan diatas, saya setuju kalau pembangunan akhidah harus didahulukan daripada khilafah dan sebagainya, tapi yang saya kurang setuju dengan penyampaian tulisan-tulisan jenengan, saya sudah membaca beberapa tulisan jenengan, dan kebanyakan tulisan jenengan seolah-olah mengangap bahwa diantara 73 golongan, golongan jenenganlah yang paling benar tanpa ada kecacatan.

    Sebenarnya sumber permasalahan semua ini hanya ada pada perbedaan pendapat.

    Nah menurut saya ketika terjadi perbedaan pendapat “diskusikanlah dan satukanlah” dan jika pada akhirnya masih tetap tidak ditemukan titik temunya berjalanlah dan serahkanlah kebenaran kepada Allah, kita nggak perlu saling menjatuhkan antara satu golongan dengan golongan yang lain.

    Kita semua umat Islam, semua umat islam adalah saudara, seperti hadist yang akang jelaskan diatas tadi selama di suatu negeri masih di kumandangkan adzan berarti itu adalah negeri islam, janganlah membunuh satu orangpun disana, saya rasa makna membunuh ini juga bisa di luaskan ke saling menjatuhkan atau menjelekan.

    Tidak bisa dipungkiri lagi dengan saling menjatuhkan dan menjelekan satu golongan denga golongan yang lain itu akan menyebabkan suatu perselisihan sedangkan islam mengharamkan adanya perselisihan diantara umatnya.

    Boleh saja kita menganggap pendapat kita paling benar, tapi jangan sampai menyakiti hati orang lain, karena justru akan menimbulkan permusuhan
    Terimakasih atas ilmunya kang, semoga saran saya diterima, dan mohon maaf jika mungkin saran saya tidak benar karena saya cuma manusia yang tidak jauh dari kebodohan

    Wassalamu’alaikum Wr….Wb….

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Terimakasih mas Rian, sudah komentar disini,..
    Mudah-mudahan bisa mengambil manfaat,.

    Anda mengatakan seolah-olah kelompok yang mengamalkan islam dengan pemahaman para sahabat itu adalah SATU-SATUNYA KELOMPOK YANG BENAR,.. saya jawab,. bukan saya yang mengatakan,..

    Allah sendiri mengatakan di alquran, silahkan baca surat attaubah ayat 100 , dan ada ancaman bagi yang tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat,. akan diancam akan tersesat dan dimasukkan ke neraka jahannam, silahkan baca surat annisa ayat 115,

    Mengikuti MANHAJ SALAF adalah SATU-SATUNYA jalan menuju keselamatan baik di dunia atau di akherat, bukan saya yang mengatakan lho mas, tapi Allah dan Rasulullah,.

    Silahkan anda baca postingan ini

    Penyebab perpecahan umat islam adalah akibat umat islam tidak mengikuti pemahaman para sahabat, sehingga mereka akan terus berpecah belah dan berselisih pendapat, itu sudah dijelaskan oleh rasulullah, silahkan baca di postingan ini

    Kiat-kiat supaya umat islam tidak bersatu, silahkan baca postingan ini

  9. inggita
    Mei 10, 2014 pukul 10:30 pm

    assalamu ‘alaikum warahmatullah
    saya mau bertanya tentang pendapatnya mas,
    1. ada seorang teman saya yang aktivis HTI memberikan saya sebuah hadits yang isinya tentang khilafah yang pasti tegak,menurut mas admin gmn?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah.,
    terimakasih mba, sdh komentar disini,.
    Betul sekali, suatu saat nanti akan ada khilafah, tapi bukan khilafah model HT yang keblinger, banyak penyimpangan HT yg sungguh lucu, khilafah apa yang akan didirikan oleh HT ini, silahkan baca ulasannya disini

    2. pemerintah sekarang tidak memberikan perubahan,yang berubah hanya orangnya saja,dengan dalih khilafah lah satu2nya jalan keluar semua permasalahan tsb

    Cara-cara HT dalam memperjuangkan khilafah pun tidak pernah diajarkan oleh rasulullah, bahkan praktek-praktek menasehati penguasa yang dilakukan oleh HT pun menyelisihi cara-cara yang diajarkan oleh rasulullah,. seringkali mereka melakukan demonstrasi, padahal demontsrasi itu hukumnya haram dalam islam,.
    HT juga menghadirkan musik dalam acaranya, padahal musik itu hukumnya haram dalam islam, dan banyak lagi penyimpangan-penyimpangan HT, lalu khilafah model apa yang mau didirikan? yang lucu lagi, katanya melihat gambar porno itu mubah, bukan haram, silahkan baca postingannya disini

  10. yogi
    April 30, 2014 pukul 12:15 am

    Assalamualaikum….mau tanya pak bagaimana hukumnya statment salah satu kyai HT yang membolehkan melihat foto porno…dan bagi yang koment2 pro HT. Berarti anak2nya d bolehkan nonton film porno…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    itulah salah satu tanda, jika tidak mengikuti ajaran islam dengan pemahaman yang benar, maka akan banyak keanehan-keanehan dari mereka,. sudah saya posting, itu fatwa yang super ngawur dari PENDAMBA KHILAFAH KHAYALAN,. khilafah model hizbut tahrir,. musik saja menurut HT itu tidak haram, demikian pula jabat tangan laki-laki dan wanita,.

    tentang pernyataanya sudah saya posting mas yogi, silahkan baca disini

  11. Hadi
    April 22, 2014 pukul 2:07 pm

    Assalamu’alaikum….
    Saya dulu begitu kagum pada HTI dalam tujuan mereka ingin mendirikan khilafah, tapi saya jadi prihatin dan miris dengan ahlak dan akidah mereka yg rusak,….

    mereka tidak memperbaiki ahlak yg baik dulu sebagai tujuan yg utama, mereka berdemontrasi dan ada yg sampai merusak pasilitas umum,…

    karena itu ayo dong yg komen tidak sesuai dengan penjabaran admin tentang HTI jelaskan disini dengan rinci disini alasan panjang lebar dengan dasar dan ilmu, jangan asal memutuskan sesuatu kalau ilmunya tidak tahu,…

    ayo dong dari tadi tidak ada komen yng menjelaskan secara rinci klo HTI benar,…trims

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Terimakasih mas Hadi, tambahan masukan bagi pengagum HT,. mudah-mudahan banyak para HTI yang sadar,.

  12. Salim
    April 21, 2014 pukul 9:18 am

    Dari tulisan dan komentar yang banyak ditulis di sini yang dari gaya tulisannya biasanya mengaku sebagai Salafi dan selalu memaniskan diri dengan sebutan Ahlu sunnah wal jamaah, yg seolah dari kelompok lain itu bukan ahlu sunnah wal jamaah; kita akan temukan bahwa:

    – Penulis ini ingin memaksakan pemahaman sesuai apa yang dia pahami, sementara pemahaman orang lain walaupun berdasarkan dalil-dalil syar’iy itu dianggap salah, bahkan dianggap sesat.

    – Penulis menilai pemahaman keislaman muslim lain semata-mata dari kacamata dia sendiri, saya kahwatir kalau kaca mata yang dipakai itu sdh kotor atau retak maka yang terlihat pada orang lain walaupun indah dan bersih akan kelihatan kotor dan jelek, padahal yang jelek dan kotor adalah kacamata yang dipakai, karena sdh kena debu dan tidak sempat membersihkan.

    Terimakasih kang salim, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anda,.
    Saya tidak memakai kacamata kang,. kalau mau ngebeliin sih silahkan,. tapi bukan kacamata baca, lha wong saya masih normal jeh,. ngga perlu kacamata, jadi ya ngga akan kotor dan jelek, walhamdulillah atas nikmat Allah ini,.

    Semoga banyak para pembaca yang mengambil manfaat dari postingan2 saya, dan mudah2an pembaca diberi kemudahan untuk mengikuti kebenaran, kebenaran yang hakiki, bukan kebenaran berdasarkan klaim kelompok tertentu, baik kelompok yang mengaku sebagai aswaja, pecinta ahlulbait, jamaah ldii, dan lain-lain, termasuk diantaranya adalah hizbut tahrir,. apa itu kebenaran, silahkan klik link ini

    • Anwar Sidik
      Juli 30, 2014 pukul 1:19 am

      Insya Allah kita semua berdoa atas kebenaran dan lindungan Allah. yakinlah kebenaran tidak akan bisa bersatu dengan kebathilan. semakin kebathilan dipolesi dengan kebenaran, semakin jelaslah kebathilan tersebut akan nampak.
      Tidak usah kuatir, Allah yang akan membimbing dan menunjukan kebenaran, amiin

      TErimakasih kang Anwar Sidik, sudah komentar disini,
      betul sekali kebenaran tidak akan bersatu dengan kebatilan,.
      Kebenaran akan diraih bagi orang yang berusaha meraih kebenaran tersebut, walaupun mungkin di awalnya tersesat kemana-mana dahulu,. namun akhirnya dia mendapatkan kebenaran hakiki,.
      Kuatir,.. perlu, sebab kita tidak tahu apakah tetap diatas kebenaran atau berpaling darinya, sebab Allah yang membolak-balikkan hati manusia,. jadi, jangan merasa PEDE bahwa kita akan terus isiqamah diatas kebenaran,. jadi kuatir tetap perlu, sehingga kita minta kepada Allah agar ditetapkan diatas kebenaran,.

  13. Salim
    April 21, 2014 pukul 9:08 am

    Kalau gak paham angan komentar ah, malah jadi fitnah.

    Kalau Anda menyamakan HT dengan Mu’tazilah saya bisa katakan bahwa Anda tidak paham HT atau Anda juga tidak paham Mu’tazilah.

    Jadi sebelum terlambat, bertaubatlah dan pahami dulu baru menyampaikan.

    Jika tidak, maka dosa anda akan semakin bertambah karena tulisan anda dibaca banyak orang dan akan selalu dibaca, dan akann ada banyak orang yang tersesaatkan serta menutup info kebenaran yang menjadi hak setiam manusia.

    Alhamdulillah, mudah-mudahan postingan ini menjadi amal sholih bagi saya, menyadarkan kaum muslimin dari penyimpangan kelompok-kelompok yang keluar dari petunjuk Rasulullah dalam berdakwah, salah satu kelompok tersebut adalah HIZBUT TAHRIR,

    Banyak sekali postingan tentang HIZBUT TAHRIR di blog saya, mungkin anda baru baca satu artikel tentang hizbut tahrir ya, silahkan baca yang lain, bisa cari dengan kata kunci “khilafah” maka akan muncul tulisan tentang HT di blog saya,.

    HT memiliki pemikiran khawarij, jika mereka punya kekuasaan, mereka akan menggulingkan kekuasaan, silahkan baca disini postingannya dengan dalih mendirikan khilafah, khilafah model apa yang diusungnya??

    Wahai pengagum HT, dakwah Rasulullah itu bukan menjadikan KHILAFAH SEBAGAI TUJUAN UTAMA,. tapi Dakwah Tauhidlah yang menjadi prioritas, ngga seperti HT , silahkan baca postingannya disini

    Akibat tidak adanya khilafah, .. menurut HT ,. silahkan baca ulasannya disini

  14. Haries
    April 15, 2014 pukul 1:58 am

    Kebangkitan memang harus berawal dari Aqidah…

    http://www.===deleted===.com/pemikiran-islam/syaikh-taqiyuddin-kebangkitan-harus-dimulai-dari-aqidah-bukan-dari-penerapan-syariah.html

    sudah saya baca link tsb, ngga ada pembahasan tentang akidah, silahkan anda lihat disini, apa yang ditulis oleh pendiri HT tsb tentang akidahnya, mereka mengusung akidah mu’tazilah, silahkan baca disini

  15. Haries
    April 15, 2014 pukul 1:52 am

    Sedikit penjelasan tentang hadist ahad

    http://www.==deleted===.com/tag/hadits-ahad

    banyak yg ngawur isinya di web tsb,. termasuk pembahasan tentang hadits ahad, silahkan anda bandingkan dengan pandangan ahlusunnah terhadap hadits ahad, kalau menurut pendiri HT hadits ahad tidak bisa dipakai hujjah dalam hal akidah,. ini PEMAHAMAN YANG NGAWUR, hadits jika itu shahih, maka wajib kita terima, baik dalam hal fikih atau akidah, dan itu dijadikan hujjah, ngga spt HT,. baca ulasannya disini

  16. ummu tuti
    Maret 31, 2014 pukul 3:29 pm

    Assalamu’alaikum….

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa di hizbut tahrir kami dijaga sekali dalam tingkah laku baik muamalah bahkan dalam pemakaian rezeqi….

    diatas tadi dijelaskan bahwa diperbolehkan “berjabat tangan”. Apakah anda lihat sendiri….karena setahu saya dijelaskan bahwa batasan aurat jadi untuk berjabat tangan ada batasannya ‘tidak dilakukan pada ikhwan” dan dalam menggunakan rezeqi kami pun sangat diatur,jika ada salah satu syabab yang masih menggunakan riba akan dinonaktifkan dahulu dalam mengikuti kajian dengan alasan menjaga niat baik karena dari penggunaan dana yang mengadung riba akan berpengaruh pada perjuangan bahkan akan berpengaruh pada hati karena memang sudah diharamkan….

    Jadi itu hanya contoh kecil saja kami dijaga tingkah dan perilaku….dan untuk ibadah sunnah pun kami sangat dijaga selain untuk pribadi dan juga untuk kemudah dakwah….

    Terimakasih ummu tuti, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah taufik kepada ibu,.
    Yang mengatakan bolehnya berjabat tangan, bukan siapa-siapa ibu, tapi pendiri HT SENDIRI, ibu bisa melihat di buku karya pendiri HT tsb, ini saya nukilkan selain masalah jabat tangan ada juga yang lainnya:

    PENDAPAT-PENDAPAT GANJIL HIZBUT TAHRIR

    Sesungguhnya pendapat-pendapat Hizbut Tahrir yang ganjil amatlah banyak sekali dan bertebaran di dalam kitab-kitab mereka, di antaranya :

    – Hizbut Tahrir memperbolehkan berjabat tangan lelaki dan perempuan yang bukan mahram. Taqiyuddin berkata dalam Nizhamul Ijtima’i fil Islam, “Seorang pria pada dasarnya boleh menjabat tangan seorang wanita, demikian pula sebaliknya, seorang wanita boleh menjabat tangan seorang pria tanpa ada penghalang di antara keduanya.” Hal ini juga diperkuat dengan nusyrah sual jawab mereka no. 24/Rabi’ul Wal/1390 atau 29/5/1970, no.8/Muharram/1390 atau 16/3/1970 dan nusyrah al-ajwibah wal as’ilah tanggal 26/4/1970.

    – Hizbut Tahrir memperbolehkan memandang wajah wanita, karena menurut mereka wajah tidak termasuk aurat. Taqiyuddin berkata dalam Nizhamul Ijtima’i fil Islam, “Allah Ta’ala berfirman : ‘Katakanlah kepada mukmin laki-laki hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka.’ (QS. an-Nur [24]:30), maksudnya tentu adalah menundukkan pandangan terhadap wanita pada selain wajah dan kedua telapak tangan, sebab memandang wajah dan telapak tangan adalah mubah.”

    – Hizbut Tahrir menghalalkan musik dan nyanyian (walau diiringi alat musik) sebagaimana dalam nusyrah jawab wa sual no. 9 (20/Shafar/1390 atau 26/4/1970), “Suara wanita tidak termasuk aurat dan nyanyian mubah hukumnya serta mendengarkannya mubah. Adapun hadits-hadits yang warid (datang) mengenai larangan musik adalah tidak shahih haditsnya. Yang benar adalah musik tidak haram dan hadits-hadits yang memperbolehkan musik adalah shahih.”

    Dan masih banyak lagi pendapat-pendapat aneh Hizbut Tahrir lainnya (Lihat al-Jama’at al-Islamiyyah hlm. 345-348).

    Mungkin ibu ikut hizbut tahrir karena ikut-ikutan saja yah, tidak paham bagaimana pemahaman pendiri HT yang ditulis dalam buku-buku karyanya,. ibu bisa melihat ulasannya disini, bukan dari siapa-siapa ibu, tapi dari pendiri HT langsung, ibu bisa merujuk ke buku yang disebutkan, itu ada di artikel yang ibu komentari, apakah ibu tidak membaca dengan teliti? silahkan dibaca ulang ibu,

    Contoh yg bisa kita saksikan di acara hizbut tahrir indonesia,. mereka menggunakan alat musik band, padahal sudah jelas islam mengharamkan musik, di blog saya ini banyak artikel tentang haramnya musik, apakah ibu juga masih suka dengerin musik?

    Belum lagi masalah yg lebih penting dari jabat tangan, masalah akidah,.
    Hizbut tahrir menolak adanya adzab kubur, menolak takdir, menolak hadits ahad,. ini kesalahan yang lebih besar lagi, bahkan bisa menyebabkan pelakunya batal keislamananya, karena menolak dalil yang shahih baik dari alquran atau hadits,.

  17. umik zidan
    Maret 31, 2014 pukul 9:06 am

    Subhanallaaahh…
    Sungguh indah “pujian” dari admin yaa..
    “Pujian” ini tidak pernah saya temui ditempat saya tinggal, walau mayoritas mereka bercadar dan mengikuti manhaj salaf
    Mereka tdk pernah mencaci harokah lain…

    Kira-kira yang nulis postingan itu salaf beneran atau salaf gadungan yaa??

    terimakasih umik zidan,
    terserah ibu saja, gimana nilai saya,. lha wong saya cuma menukil dari ustadz salafi yang kompeten ilmunya,.

    selamat menantikan khilafah hayalan,. saya nonton saja ibu,. nanti kalau khilafahnya sdh terwujud, kasih kabar ya bu,.

  18. Fadli
    Maret 13, 2014 pukul 8:02 am

    Assalamu’alaikum wr wb,
    Pak admin…HT sering menunjukkan hadist .”……akan datang kembali Khilafah Minhaj An Nubuwwah……” (HR. Ahmad)….sehingga mereka begitu semangat menjalankan khilafah…bagaimana menurut pak admin…?jazakumullah

    Wa’alalikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Memang betul, nanti akan ada khilafah ‘ala manhaj nubuwah, tapi bukan khilafah model HT, khilafah yang akan muncul adalah khilafah dari bangsa quraisy, sebagaimana hadits rasulullah,.
    Khilafah itu tegak diatas tauhid, bukan khilafah model HTI yang hadits tentang adzab kubur saja ditolak,

    Akidah HT sangat rusak, mustahil akan mendirikan khilafah ‘ala manhaj nubuwah, silahkan lihat akidah Hizbut tahrir di postingan ini

    Hadits ahad pun diingkarinya,. akidah yang nyeleneh dari hizbut tahrir, silahkan baca disini

    • Fadli
      Maret 13, 2014 pukul 1:49 pm

      Afwan pak admin…bisa dijelaskan sedikit antara khilafah model HT dengan khilafah yang sebagaimana hadist Rasulullah Saw…kalau ada materinya sangat lebih baik sehingga dapat saya pelajari…jazakumullah pak admin

      Silahkan baca dipostingan ini tentang khilafah HT , klik link ini

  19. Muhamad Rachmat
    Maret 11, 2014 pukul 9:03 pm

    maaf sebelumnya,
    HTI ini adalah partai politik
    sesungguhnya HTI ini ingin mengajak umat muslim lainnya yang telah terpengaruh barat untuk kembali kepada Islam
    Aksi yang di jalan kami lakukan sesungguhnya untuk menyadarkan umat bahwa apa yang dilakukan pemerintah telah bertentangan dengan islam ataupun merugikan masyarakat
    Bagaimana dapat dibiarkan apabila pemimpin telah bertentangan dengan hukum Allah padahal mayoritasnya umat muslim
    Bahkan apabila anda mengatakan Indonesia adalah negara Islam, itu sangat bertentangan dengan apa yang ada di pemikiran banyak pejabat bahkan presiden saat ini, mereka malah mengatakan Indonesia bukan negara agama yang tentunya bukan Islam.
    Pertanyaannya, bagaimana bisa menasihati pemimpin yang sudah terkena pemikiran liberalisme atau yang ditekan oleh kaum liberalis tersebut?

    HTI ini sendiri adalah wadah perjuangan umat muslim untuk melawan pemikiran liberalisme dan bahkan sosialisme yang telah masuk dalam pemikiran masyarakat Indonesia.
    Selain itu pula, sebenarnya khilafah yang kami inginkan adalah yang berdasarkan minhaj An-Nubuwwah. Kami ini tahu bahwa Khilafah adalah hadiah dari Allah SWT, tetapi kami berusaha untuk menjauhkan umat muslim dari pemikiran-pemikiran seperti liberalisme ataupun sosialisme itu yang telah merugikan masyarakat khususnya umat muslim. Kami tidak sekedar melakukan aksi atau yang anda katakan demonstrasi, kami juga berdakwah. Kami juga tahu bahwa tanpa adanya pemahaman tauhid yang kurang juga tidak mungkin untuk menyelenggarakan khilafah ataupun menjaganya apabila sudah tegak.

    Mungkin ada satu pertanyaan dari saya, apa yang anda lakukan apabila pemimpin saat ini mewajibkan anda untuk berperang dengan sesama muslim dari negara lain?

    Terimakasih mas, sudah komentar disini
    mudah-mudahan Anda tidak tertipu dengan HTI,
    Bagaimana sikap rakyat terhadap pemerintah yang mewajibkan rakyatnya berjuang melawan musuh yang menyerang negara kita, walaupun dia muslim, ya kita wajib taat kepada pemerintah,

    Sama seperti ini, misalkan anda di rampok, dan yang merampok itu seorang muslim juga, apakah lantaran perampoknya itu muslim kita lalu diam saja membiarkan harta kita dirampok?
    Atau ketika anda sedang main ke rumah teman anda, tiba-tiba datan perampok merampok di rumah teman anda tsb, dan misalkan perampok tsb adalah seorang muslim, lalu, apakah anda diam saja, tidak membantu teman anda membela harta teman anda yang dirampok? tentu tidak tinggal diam, wajib membantu teman anda tersebut,. apalagi ini pemerintah yang menyuruh, membela negara dari serangan musuh, walaupun musuhnya sama-sama beragama islam,

  20. Nadera Alburuuj
    Februari 20, 2014 pukul 4:29 am

    alam nashro laka sodroka… sungguh banyak nian macam fitnah nih… ya allah.. bimbing aku setelah limbung dalam ke-futur-an aku ini… beberapa hari “hilang” dan ingin kembali ke rumah hizb ut tahrir.. mereka tidak berkarakter seperti yg penulis sampaikan.. tapi.. alasan apalagi yg ku gunakan selain memang benar aku ingin menolong agama nya Allah.. meskipun tidak termasuk/ jadinya anggota hizb ut tahrir.. kesesatan itu ada karena tercemarnya pemikiran dlm society saat ini.. dan bukan karena ketidak-tahuan mereka dlm masalah tauhid maupun fiqih.. hari ini #peperangan_pemikiran

    syiah dibawah naungan khilafah,. sungguh terlalu… baca diwebsite resmi HTI, klik link ini

    Para mantan HTI berbicara, silahkan baca dilink ini

  21. yulianto
    Februari 3, 2014 pukul 9:52 am

    Jika ada orang yg gembar-gembor mau mendirikan khilafah, tapi tidak memperhatikan masalah tauhid,..itu hanyalah isapan jempol, hidup di alam mimpi,.

    biarlah dibilang hnya ispan jempol, biarlah dibilang hdup dalam mimpi ,
    tetapi jika Nabi Muhamad Saw yang mengucapkan, yakinlah karena nabi tidak pernah bhong

    terimakasih mas yulianto , sdh koment di sini,.
    boleh dong tolong sebutkan ucapan nabi muhammad tentang dakwah nabi yang bertujuan utk mendirikan khilafah, tolog sebutkan yah,
    Jadi kata anda nabi kan tidak pernah bohong, dan itu benar,.. makanya tolong sebutkan perkataan nabi tersebut tentang khilafah, sehingga kita akan mengetahui siapa sebenarnya yang berbohong, apakah anda atau nabi,.

    Kalau nabi, jelas tidak berbohong, tapi jika anda berbohong atas nama nabi, maka ancamannya sangat berat,.. berbohong atas nama nabi tidaklah seperti kita berbohong dengan sesama,. jadi mas yulianto silahkan sebutkan ucapan nabi ttg khilafah tersebut disini,.. silahkan mas,. saya tunggu..

  22. Y3
    Agustus 13, 2013 pukul 6:12 am

    Assalamu’alaikum,
    Setelah saya baca komentar2 & pertanyaan yg admin jawab, saya akui & penulis postingan ini memang benar2 orang yg berilmu yg mengetahui seluk-beluk HT. Memang benar tujuan dakwah Nabi & Rasul sejak dulu hanyalah masalah Aqidah atau Tauhid.

    Mengenai khilafah itu hanya hadiah dari Allah kalau Aqidah kita benar terlebih dahulu.

    Dan, sangat terbukti Islam itu akan kuat & bisa bersatu apabila sudah benar Aqidah mereka semua.

    Jadi kita tidak usah muluk2 berteriak khilafah2 segala. Terlalu buang2 waktu. Bikin kepanasan & berkeringat saja. Apalagi An-Nabhani itu bukan seorang ulama, tapi dia hanya seorang ahli ilmu kalam saja.

    Betul sekali, para penggembor khilafah itu bagaikan hidup di alam mimpi, hidup di alam khayal,.

    Banyak yg bilang bahwa ciri2 orang Sunnah adl menjauhi ilmu kalam atau kasarnya tidak akan mau mempelajari ilmu Kalam. Bukan begitu mas admin ?! Nah, permintaan saya, tolong jelaskan apa sih sebenarnya Ilmu Kalam itu ?! Ini yg saya belum begitu jelas. Mohon pencerahannya. Saya ingin ada bukti utk menjelaskan ke teman2 saya sekalian.

    Semoga mas admin selalu dilindungi Allah SWT & dibalas semua amal kebaikannya.
    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakaatuh.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Silahkan baca postingan ini, apa yg dikatakan Imam Syafii tentang ilmu kalam atau tasawuf, baca disini

    Mengenal ajaran sufi , silahkan baca disini

    Apakah sufi itu ajaran nabi? silahkan baca disini

    • abdul
      April 21, 2014 pukul 6:36 am

      Saya lihat kebodohan diri anda dalam posting ini (orang yang pemahamannya salah akan melakukan sesuatu yang salah seperti anda). bertaubatlah!!!

      TErimakasih, mudah-mudahan saya bisa bertaubat setiap hari, karena itu yang diperintahkan, Rasulullah saja setiap hari beristighfar 100 kali, padahal Rasulullah sudah pasti dijanjikan surga, diampuni dosa-dosanya, apalagi saya yang banyak dosa ngga mau bertaubat?

      lihat hadist ” Barang siapa mati sedangkan dipundaknya tidak berbai’at kepada seorang kholifah maka matinya dalam keadaan jahiliyah (berdosa)” dari tahun 1924 khilafah telah runtuh hingga detik ini tidak ada kholifah di seluruh dunia padahal ijma’ sahabat batas tidak adanya kholifah hanya 3 hari.

      Kenapa khilafah turki utsmani itu runtuh?? karena rapuhnya akidah kang, bukan karena ketiadaan khilafah,. lihat jaman keemasan islam, akidah mereka begitu kokoh dan lurus, bukan akidah yang diusuh HIZBUT TAHRIR, akidah mu’tazilah,. silahkan baca kisahnya kenapa khilafah turki utsmani runtuh, klik link ini

      sungguh bodoh orang yang membiarkan sistem kufur ini (atau bahkan malah menganggapnya benar). sedangkan firman Allooh SWT. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan ulil amri di antara kalian. (QS. an-Nisa [4]:59)

      Nah, tuh ayat diatas kita disuruh mentaati Allah, Rasulnya, dan ulil amri,.
      Apakah Hizbut tahrir berada diatas jalan Allah dan Rasulnya dalam berdakwah??? sangat jauh ,.. hizbut tahrir mengusung khilafah sebagai tujuan utama, padahal Allah melalui Rasulnya bukan mengusung khilafah, tapi mengusung dakwah tauhid,
      Belum lagi ditambah hizbut tahrir sering tidak taat kepada ulil amri, melakukan demonstrasi kepada penguasa,..
      jadi , mana pengamalan ayat diatas oleh hizbut tahrir??

      justru yang menjadi sumber wajibnya mengangkat kholifah karena siapa yang mau ditaati sedangkan yang ditaati tidak ada. lihat kaidah segala sesuatu yang menjadikan kewajiban tidak terlaksana maka sesuatu itu menjadi wajib. tanpa khilafah syariat islam tidak bisa diterapkan. anda tinggal di negri indonesia ini, hukum-hukum Allooh tidak terlaksana seperti mencuri, zina, riba, mabuk-mabukan maka saat itu anda terkena dosanya karena di negri ini menggunakan hukum selain Allooh (menjadikan mereka tuhan).

      Mas abdul, janganlah anda terlalu sempit cara berpikirnya, jangan terlalu picik,.
      Syariat Allah yang lebih besar dari hukuman mencuri,zina,riba,mabuk-mabukan , syariat Allah yang lebih besar dari itu sudah tegak di indonesia,.

      anda tahu, syariat apa? apakah pemahaman anda tentang syariat itu hanya sekedar hukum hudud? hukum potong tangan,rejam,?? hanya sebatas itu?

      Sementara syariat Allah yang begitu agung, merupakan syiar islam ngga anda anggap? dan itu tegak di indonesia, bahkan dilindungi oleh pemerintah indonesia, bahkan pemerintah pun membantu pelaksanaanya,..

      coba sebutkan syariat apa itu?

      Mungkin saya sebutkan satu saja, agar mata anda melek,. SHALAT JUMAT ,. apakah itu syariat islam atau bukan?
      Adzan shalat lima waktu, apakah itu syariat islam atau bukan? Idhul fitri, idhul adha, puasa ramadhan, haji,. dan banyak lagi,.
      Anda menikah, dengan hukum apa? pembagian waris, dengan hukum apa??

      Apakah syariat2 yg disebutkan diatas itu lebih kecil dari syariat potong tangan, rejam??
      Jika anda mengatakan syariat potong tangan, rejam itu lebih besar dari hal-hal yg disebutkan diatas, maka ini menunjukkan kekerdilan anda dalam memahami apa itu syariat,.

      Yang kayak gini mau mendirikan khilafah? khilafah model apa yang akan didirikan,. saya sudah posting disini

      berdakwa dan belajarlah dengan Hizbut tahrir sebelum anda menyesal atas kesalahan yang anda lakukan, semoga jika kalian mau belajar dengan Hizbut Tahrir, Allooh memberi petunjuk kalian (admin dan Y3) tapi sebaliknya jika kalian tetap menghalangi dakwa kami silakan tunggu laknat Allooh akan menimpa kalian

      Mudah-mudahan Allah menunjuki anda dan kelompok anda kepada hidayah, kepada jalan yang benar,.

      Jika tidak, teruslah bermimpi dengan khilafah khayalanmu,. sampai kapan?? anda sendiri yang akan menjalani, dan akan memetik buahnya,

      mudah-mudahan kaum muslimin tidak tertipu dengan pemahaman kelompok ini,.

  23. MUSYAFA
    Mei 16, 2013 pukul 9:04 am

    keliatanya tulisan diatas agak lebay deh, saya pernah ngaji di HTI dan pernah jadi anggota malah (walaupun sekarang tidak..)

    menurut saya bagus-bagus aja, kalau masalah hadis ahad setau saya HTI tidak mengingkari, cuma tidak menjadikanya dalil untuk menghukumi masalah iman atau kafir, siksa kubur mereka percaya, cuma mereka tidak berani mengkafirkan orang yang tidak percaya siksa kubur, begitu pula pendapat2 mereka dlm fikih juga berdalil syar’i dan jika kemudian ada beda pendapat dalam masalah furu’iyah sy pikir wajar saja,

    dan seandainya dalil mereka lemah sy pikir tdk cukup utk menyesatkan mereka.

    Kebetulan sy jg pernah mencicipi beberapa harakah (JT, IM, MMI, Muhamadiyah, NU dan beberapa tarekat sufi) ndak ada yang sesat menurut saya, ya wajarlah ada perbedaan dan ada kurang lebihnya, Jadi menurut sy biasa saja, muslim semua yang memiliki perbedaan dlm pola dakwah dan beberapa masalah furu’, So, nggak usah berlebihan!

    kalo ingin sharing langsung aja ke tokohnya dan sharinglah yang baik, gak perlu pake kata “KESESATAN…, PENYIMPANGAN…, KEKUFURAN…., BAHAYA PEMIKIRAN…., dan kata-kata provokativ lainya, menurut saya itu nggak bagus dan malah kontra produktif mungkin maksud anda meluruskan tp malah dikira menyerang, maksud anda mendakwahi tp malah dikira menghina, lama-lama berantem deh…!!

    Terimakasih atas komennya,. apa yg anda utarakan , itu menunjukan kapasitas keilmuan anda,.
    Anda sudah mencicipi beberapa harakah, tapi anda belum mencicipi manisnya manhaj salaf,. makanya sangat wajar anda berkomentar seperti itu,.

    Alhamdulillah para ulama sudah menjawab penyimpangan pemikiran HT, jauh sebelum HT lahir, karena pemikiran HT ini mendaur ulang pemikiran-pemikiran yg sudah muncul sebelumnya,.. walhamdulillah bagi orang yang menempuh metode beragama dengan pemahaman para sahabat, akan dengan mudah mengetahui mana yg diatas alhaq, dan mana yang menyimpang dari alhaq,. apapun namanya,. tidak terkecoh oleh nama,. Islam agama ilmiah, Rasulullah sudah menjelaskan semua, dan Allah sudah menyempurnakan islam ini dgn diturunkannya surat almaidah ayat 3, kita tinggal mengikuti saja,. sebagaimana anjuran Allah, juga perintah rasulullah, kita disuruh mengamalkan islam ini dengan pemahaman para sahabat, silahkan lihat surat attaubah ayat 100 , ancaman bagi kaum muslimin yg menyelisihinya, bisa dibaca di surat annisa ayat 115

    Mudah-mudahan Allah menunjuki saya, anda, dan kaum muslimin semua agar mengamalkan islam dengan pemahaman para sahabat,..

    • Salim
      April 21, 2014 pukul 9:27 am

      Wah kok aneh yah ungkapannya. bagaimana mungkin para ulama menjawab penyimpangan HT sebelum HT lahir?

      Wong lahir saja belum kok sdh dianggap menyimpang?

      bagaimana mungkin anda punya anak masih di kandungan bahkan mungkin baru cita-cita dan keinginan, tapi sudah divinos anak tsb durhaka?
      Kalau perbedaan pendapat di antara ulama tentang suatu masalah furu’ ya dari dulu sdh ada. DI antara sahabat sendiri tidak jarang beda pendapat terhadap suatu masalah, walaupun di antara pendapat2 mereka sebagian adalah sama yang kemudian ini menjadi ijma’ sahabat.
      Lalu bagimana mungkin orang yang mengambil pendapat berdasarkan dalil syar’iy yg benar disebut menyimpang?

      Anda merasa aneh??
      Sangat tidak aneh mas salim, karena HT hanya mendaur ulang pemikiran MUTAZILAH,. jadi ngga usah heran,. para ulama sudah menjelaskan tentang penyimpang pemikiran mutazilah ini, dan oleh HT pemikiran ini di adopsi, ngga heran ada ulama yang menjuluki HT ITU SEBAGAI MU’TAZILAH GAYA BARU,. , khilafah model apa yang akan diusung oleh HT ? silahkan baca disini

  24. fi
    Maret 24, 2013 pukul 2:48 pm

    Masya Allah..
    mengapa kalian membenci saudara kalian sendiri…
    bukankah mereka juga bersyahadat, bertauhid, sholat lima waktu menghadap kiblat dan berhaji di ka’bah…
    Ya Allah, persatukan umat ini… agar mereka benar-benar bisa melihat siapa kawan dan lawan… Saya bukan orang Hizbut Tahrir… tetapi saya adalah orang yang pernah hidup dengan mereka, demi Allah mereka tidak pernah menjelek-jelekan sebuah jamaah…

    Terimakasih atas komentarnya, Anda mungkin hanya bergaul dengan mereka, tapi anda tidak membaca dalam kitab-kitab mereka, bagaimana pemikiran dan tujuan dari gerakan ini, demikian pula para pengikut mereka, banyak yg tidak tahu hakekat HT ini, sebab hanya terbakar semangat ingin mndirikan khilafah, karena menganggap negeri indonesia bukan negeri islam, Padahal negeri indodnesia adalah negara islam, barangsiapa yg mengatakan negara indonesia bukan negara islam, itu karena kebodohan dia tentang ajaran rasulullah, walaupun yg mengatakan adalah seorang tokoh,.

    Kita tdk membenci mereka, tapi kita membenci pemikiran HTI yg menyimpang, dan yg kita perangi adalah pemikirannya,
    Meraka shalat,berhaji, memang betul, tapi kenapa pemikiran mereka juga tidak seperti panutan kita, rasulullah,. Rasulullah sudah mengajarkan islam, bagaimana menasehati penguasa, bagaimana ttg akidah,. banyak sekali penyimpangan pemikiran yg ada dalam HTI ini,

    Mereka sudah biasa menjelek2kan aib penguasa, demontsrasi, bahkan ingin mendirikan negara dalam negara yg sah, yaitu ingin mendirikan khilafah,..itu kan slogan2 mereka?.. Negara indonesia adalah negara yg sah, bahkan indonesia adalah negara islam, syiar islam sangat banyak di negara indonesia, utk apa lagi membangun negara diatas negara? ini hanya menimbulkan kekacauan yg akan menimpa kaum muslimin,

    Dulu, ali sendiri memerangi orang2 yg sepemikiran dgn HTI, yaitu pemikiran khawarij, para khawarij ini hafal alquran, ibadahnya rajin, dzikirnya sangat rajin, tapi kenapa mereka diperangi?? tidak lain karena pemikirannya yg menyimpang,

  25. Denny Vai Zakir Naik
    Maret 1, 2013 pukul 3:03 pm

    assalam saudaraku..
    tulisan antum luar biasa, di daerah ana sudah banyak yg terdoktrin tentang khilafah, semoga tulisan antum ini diberkahi Allah tuk meluruskan mana yg benar dan salah

    wa’alaikumussalam warahmatullah

    itu sekedar copas akhi,
    dakwah ini bukan bertujuan untuk membangun khilafah, tapi untuk mentauhidkan Allah, tidak menyekutukannya,

    Para penggembor khilafah, jika diibaratkan membangun rumah, dia berlomba2 membangun atap, tanpa membangun pondasi terlebih dahulu, tdk mengokohkan pondasinya, maka bangunan rumah yg spt itu akan membahayakan mereka sendiri,.. dan tidak akan berhasil mereka membangunnya,..

    • Salim
      April 21, 2014 pukul 9:31 am

      Orang-orang yang berjuang menegakkan Khilafah itu pasti mereka tahu persih apa yg dilakukan harus dilandasi oleh tauhid yg benar, karena tidak mungkin mereka bisa ikhlas, lurus dalam berbuat, siap menghadapi berbagai ujian jika tidak dilandasi aqidah yang benar dan kuat.
      Persoalannya kalau orang membangun rumah ya membangun rumah, bukan bangga dengan fondasi yang sudah dibuat tapi tidak pernah menyelesaikan pembangunan rumahnya. Jika demikian lalu kapan rumah yang dibanguin akan jadi.

      Tapi HT itu ibarat orang bangun rumah tidak membangun pondasinya dahulu, tapi langsung yang dibangun adalah atapnya, tentu ini sangat membahayakan pembuatnya, dan sangat sulit membangun rumah yang seperti itu,

      masih mending orang mbangun pondasi yang kuat, walaupun belum berdiri rumahnya, pondasi bisa dibangun menjadi bangunan, berbeda halnya orang bangun rumah atap dulu yang dibangun,

      Lihatlah Rasulullah sebagai panutan kita, apakah beliau membangun khilafah dahulu baru menyebarkan islam?
      selama 13 tahun rasulullah membangun pondasi akidah,. Rasulullah ditawari kekuasaan, tapi beliau ngga mau, padahal jika berpikir seperti HT, maka mau saja, toh setelah berkuasa sistem bisa langsung dirubah,… tapi rasulullah tidak melakukan hal itu, ini cara rasulullah, silahkan baca disini

      • Salim
        April 23, 2014 pukul 8:42 am

        Itu menurut ente yg gak mau tahu dan baca sekilas.

        Ente hanya menilai dan merespon persepsi ente sendiri tentang HT.

        Karena persepsi ente tentang HT keliru, maka respon ente pun jadi keliru.

        Kasihan orang lain yg menjadikan tulisan ente sbg bacaan.

        Dan kasihan ente yang belum juga taubat.

        he..he..he..
        Gara-gara ngga ada KHILAFAH, jadi susah tobat ya,.. nanti kang Salim, tobatnya kalau HT dah bikin KHILAFAH, kabari ya kang kalau KHILAFAH nya sudah jadi,.

        selamat hidup dialam mimpi,…

  26. ahlussunnah wal jama'ah sejati
    Februari 18, 2013 pukul 2:35 am

    السلام عليكم و رحمة الله و بر كا ته
    Mengetahui semakin banyak aliran sesat zaman sekarang,, saya jadi teringat surat al-fatihah ayat 5-7 agar kita berlindung kepada Allâh SWT dari kesesatan.
    اياك نعبد و اياك نستعين
    اهد نالصر ط المستقيم
    صر ط الذين انعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين
    Semoga Allâh melindungi kita dari bencana-bencana kesesatan yang selalu mengintai kita…
    آمين
    و السلام عليكم و رحمة الله و بر كا ته

  27. ummu fifi
    Januari 16, 2013 pukul 5:37 am

    sadarlah wahai saudaraku, bahwa fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. mengapa anda mengatakan ssesuatu yang belum anda fahami dengan benar. tidak sadarkah saudara bahwa apa anda yang katakan akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT.

    Jazakillahu khairan ummu fifi, mudah2an Allah memberikan hidayah kepada anda, sehingga bisa membedakan mana yang diatas kebenaran, dan mana yang diatas kebatilan,dibungkus diatas slogan khilafah??

    Tahukah anda, apa yang dimaksud fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan? fitnah yang dimaksud adalah kesyirikan, bukankah ada fitnah harta,fitnah wanita?

    Anda akan tahu bagaimana hizbut tahrir yang sesungguhnya setelah anda berdialog langsungdengan mereka. Bukan hanya mengutip seperti yang anda katakan.Allah berfirman : “Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui”

    Sungguh sangat banyak pemikiran2 nyeleneh HT ini, bahkan pendiri HT sendiri bukanlah seorang ulama, dan HT banyak dalam tindakannya mengusung pemikiran2 khawarij, melakukan demontsrasi,membeberkan aib penguasa, apakah ini diajarkan oleh rasulullah?? sama sekali bukan ajaran rasulullah,

    Contoh penyimpangan HTI , silahkan baca disini

    • Salim
      April 21, 2014 pukul 9:35 am

      Ungkapan dan tulisan Anda tentang HT yang kelihatan anda tidak banyak tahu. Maka pas jika dikatakan: “Apa yang keluar dari mulut anda, menunjukkan makanah (posisi) anda”

      Terimakasih kang salim, sdh komentar disini,
      sama-sama kang, sebagaimana komentar anda, seperti itu juga,.
      Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada saya, anda, dan kaum muslimin semuanya,. aamiin,.

      Saya menyampaikan pandangan HT dari buku pendiri HT itu sendiri, tapi anda berkata seperti itu, apakah karena anda tidak membaca postingan tersebut secara detail,. silahkan sebutkan kesalahan atau ketidak benaran dari postingan tersebut, jika anda bisa membuktikannya, silahkan kang,. saya pengin tahu pandangan kang salim,.

  28. abdul syukur
    November 29, 2012 pukul 6:17 pm

    teman ana ada yang aktivis HTI, mereka jarang mengupas hadisth pernah melontarkan hadist tapi tidak ada perawinnya bahkan ada juga hadist2 dhoif sebagai sandarannya.pernah ana komentari mengenai dakwahnya yang bercampur2 eh malah dijawab: “yang penting tegakan syariat islam dalam bingkai khilafah”….apakah dakwah Rasulullah salallahi alaihi wa salam seperti itu?……

    Terimakasih mas abdul syukur,
    Dikalangan HTI banyak tokoh2nya yg tidak paham ilmu syar’i, bahkan ada tokohnya yg mendukung syiah,
    Rasulullah saja tidak berdakwah tuk mencapai khilafah atau kekuasaan, tapi rasulullah mendakwahkan tauhid terlebih dulu, sebab itu adalah pondasi,

    Ibarat membangun rumah, maka pondasi terlebih dahulu diperkokoh, bukan membangun atapnya dahulu sebagaimana yg dilakukan oleh HTI, mustahil akan terbangun rumah, bahkan akan mencelakakan para pembangun rumah tersebut, dan ini pekerjaan yg sangat sulit,

    Kasihan para pengikut HTI ini, mereka berkhayal ingin mendirikan khilafah, khilafah model apa yg ingin ditegakkan oleh HTI? sementara dalam prakteknya mereka sering melanggar syariat islam itu sendiri, mereka sering melakukan demontsrasi,mencela penguasa, yg ini adalah ciri-ciri orang2 yg terkena pemikiran khawarij, na’udzubillahi mindzalik

  29. Hamba Allah
    Juli 30, 2012 pukul 12:40 am

    yang saya ketahui, dan melihat. Ternyata mereka tidak seburuk pada wacana di atas. mereka menjaga akidah dan akhlaknya juga, dan sangat menjaga hubungan antara perempuan dan laki-laki…

    Akidah mereka rusak, mereka menolak hadits ahad, mereka berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan, mereka melakukan demontsrasi di jalan-jalan, padahal demontsrasi tidak ada dalam islam, haram hukumnya,

    bolehkah mencegah kemungkaran dengan demontsrasi? baca disini

    <a

    href=”http://aslibumiayu.wordpress.com/2012/03/27/mengingkari-kemungkaran-dengan-cara-berdemonstrasi/” target=”_blank”>

    Kerusakan demontsrasi

    Mereka juga tidak menghormati penguasa yang ada, mencelanya, padahal ada ancaman dari Rasulullah bagi orang yang mencela penguasa mereka, menjelekkannya di mimbar-mimbar jumat mereka,.. menyebarkan aib penguasa di buletin-buletin mereka,. ngga percaya? baca saja buletin HTI , pasti isinya tidak jauh dari menjelek-jelekkan penguasa,.. salah satu ciri-ciri orang khawarij,.. mencela penguasa mereka,..
    Ini bukan ajaran islam yang shahih,.

    Dan bahkan perempuan untuk menjaga kehormatannya, tidak mengisi acara jika dalam acara dihadiri oleh laki-laki dan perempuan, dan itu menandakan bahwa suara perempuan adalah kehormatannya, apalagi untuk bernyanyi yangdapat didengar oleh khalayak umum..

    Mereka tidak menjaga kehormatan wanita-wanita mereka,.. para wanitanya dibawa keluar untuk demontsrasi,.. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’uun,.. harusnya wanita ada di istana mereka, di rumah mereka, bukan disuruh turun di jalan-jalan

    Musik yang baik boleh kan didengar,..

    Musik hukumnya haram dalam islam, ga ada musik yang baik,.. semua musik hukumnya haram,

    Tentang haramnya musik, silahkan baca disini

    Nasyid islami, bolehkah?

    • pejuang manhaj kenabian
      Mei 28, 2013 pukul 7:33 pm

      assalamua’laikum,,

      WA’alaikumussalam warahmatullah

      antum sepertinya belum memahami pentingnya penegakkan syariah dan khilafah. banyak hadist shohih yg menerangkan itu semua.Apa jadinya dunia ini tanpa syariah dan khilafah. apakah ada negara yg dapat membantu saudara semuslim yg ada di palestina,suriah,rohingya,dll.
      tulisan diatas sungguh tidak benar. Sungguh perjuangan HT tetap memperjuangankan akidah dan Syariah yang hanya dapat dilakukan dalam bingkai Khilafah Islamiyah.

      Terimakasih akhi, bukan saya anti khilafah,. bukan,..
      Justru manusia terbaik di dunia ini, anda tidak akan menyangkal bahwa rasulullah adalah manusia terbaik, beliau saja tidak berdakwah dengan tujuan mendirikan khilafah,. seandainya khilafah adalah tujuan beliau, dengan dalih untuk memudahkan penerapan syariat islam, tentu beliau menerima ketika ditawari kekuasaan oleh orang quraisy,. tapi beliau menolaknya,.
      Saya bukan anti khilafah, tapi khilafah itu hanya buah saja, buah dari dakwah, bukan tujuan utama dakwah,.
      Untuk anda, dan para pendamba khilafah , saya postingkan tulisan ini

      Jika antum bilang bangsa ini sudah baik,saya bertanya pada antum mengapa wanita bebas membuka aurat di depan umum ????
      silahkan antum berdakwah dijalan antum sukai tapi janganlah antum menyerang pemikiran harakah lain yg belum jelas antum ketahui. makanya antum jangan hanya menukil dari tulisan orang lain lebih baik antum langsung tanya pada orang HT yang benar-benar mengetahui itu.
      Perjuangan HT yg saya ketahui sangat bertolak belakang seperti tulisan yg menjelekan HT diatas dan tulisan penulis yg sangat tidak ada dasarnya.

      Mengapa mereka para wanita muslimah berbuat demikian? itu karena tidak pahamnya mereka terhadap ajaran islam,.
      Bukan karena tidak ada khilafah,
      Nyatanya kemungkaran-kemungkaran yg dilakukan oleh wanita2 hizbut tahrir sangat banyak, mereka keluar dijalan-jalan untuk demontsrasi, bahkan berjabat tangan antara laki-laki dan wanita menurut hizbut tahrir adalah boleh, padahal islam mengharamkannya,.
      so… khilafah model apakah yg akan didirikan oleh hizbut tahrir? apalagi dalam masalah akidah, hizbut tahrir mengingkari adzab kubur, padahal kita setiap shalat disuruh berlindung dari adzab kubur,.
      Jadi sangat aneh, prihatin dengan kemaksiatan yg dilakukan oleh kaum muslimin, namun pada kelompoknya sangat banyak yang melakukan kemaksiatan, bahkan dalam masalah akidah,.

      malahan saya sangat kagum dengan perjuangan mereka yg mau berkorban demi tegaknya syariah dan khilafah.
      dan yg lebih saya kagumi lg bahwa mereka tidak mau menyerang pemikiran sesama muslim yg lain seperti salaf,jt,dll secara terbuka seperti antum. saya banyak mengetahui pemikiran yg salah dari manhaz SALAF tetapi tidak baik disampaikan secara terbuka.

      Silahkan anda kemukakan disini pemikiran yang salah dari manhaj salaf,. tidak apa-apa, ini bisa menjadi diskusi, dan kaum muslimin mengetahui mana kebeneran tersebut,.
      Alhamdulillah mantan2 hizbut tahrir banyak yang tobat, dan kembali kepada manhaj salaf,.
      Silahkan antum sampaikan disini, mana pemikiran yg salah dari manhaj salaf,.

      • Muhammad Khair
        Mei 30, 2013 pukul 10:22 am

        Assalamu’alaikum..

        Wa’alaikumussalam warahmatullah

        baik khilafah atau Tauhid, sama pentingnya.
        Khilafah bertujuan untuk menyelamatkan Tauhid umat Islam. Jadi kalau Tauhid + Khilafah, alangkah makin bagus?

        Terimakasih sudah berkomentar disini,
        Yang paling penting dan terpenting adalah tauhid,.
        Mustahil bisa mendirikan khilafah, jika tauhidnya belum terbentuk,
        Mustahil bisa meraih khilafah jika tauhidnya amburadul, bahkan apa yg menjadi pemahaman HT justru perlu diluruskan, yaitu tentang akidah,.
        Khilafah bukan tujuan dari dakwah rasulullah,. khilafah hanyalah buah dari dakwah tauhid, jika kita mendakwahkan tauhid khilafah dengan sendirinya akan terbentuk, walaupun kita tidak mengusahakannya,.

        Jika khilafah menjadi tujuan utama, maka itu menyelisih dakwah rasulullah, makanya mustahil khilafah itu akan berhasil, dan selamanya akan hidup dalam khayalan khilafah,.
        Sekarang khilafah belum berdiri saja, banyak sekali syariat islam yang dilanggar oleh para pendamba khilafah model HT,. bagaimana nanti jika terbentuk khilafah model mereka?

  30. abu rayhan
    Juli 16, 2012 pukul 9:38 am

    Tujuan dari dakwah adalah agar setiap manusia selamat dunia dan akhirat. Oleh sebab itu perlu penerapan Islam dalam setiap aspek kehidupan, tidak hanya terbatas pada mesjid dan musholla. Penerapan Islam secara kaffah dalam setiap aspek kehidupan itulah penerapan syariah Islam dalam bingkai negara Khilafah. Sehingga Islam benar-benar akan menjadi rahmatan lil alamin, Negaranya jadi Baldatun Thoyibatun wa Robun Ghofur, Umatnya jadi Khoiru Ummah,….

    Dan yang pertama kali dibenahin adalah akidah umat islam ini, bukan pendirian khilafah, atau memperjuangkan khilafah, akan tetapi akidah umat islam dibiarkan rusak,

    ibarat mau mendirikan rumah , tapi tidak membuat pondasi terlebih dahulu, akan tetapi membangun atapnya terlebih dahulu,. ini tentunya berat, dan bisa membahayakan orang yang membuat rumah tersebut,..

    mimpi jika memperjuangkan syariat islam ala hizbut tahrir,.. hidup di negeri khayalan..

    Khilafah atau kepemimpinan islam adalah bonus, hadiah dari Allah jika dakwah tauhid tegak,..

    Khilafah bukanlah tujuan dakwah,.. tapi itu sih bonus saja,

  31. Nahl Muslim
    Mei 29, 2012 pukul 12:12 pm

    ana nasehatkan ke antum..hendaknya bertaqwa kepada Alloh dan menulis yang anda fahami saja …jangan antum sampai mengatakan suatu perkataan yang antum anggap biasa tapi dengan itu antum terjerumus dalam jebakan syaiton yang terkutuk…

    Jazakallahu khairan atas nasehatnya,
    Kebetulan itu bukan tulisan saya, tapi hanya menukil saja dari orang yang berkompeten, dan dari bukti-bukti sumber-sumber yang ditulis oleh orang Hizbut Tahrir sendiri,

    Apakah anda termsuk dari orang-orang HTI?
    Apakah ada yang salah dari tulisan tersebut?
    Bisa antum sebutkan?

    • ahlussunnah sejati
      Februari 17, 2013 pukul 6:56 am

      Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      jika gerakan HT itu gerakan yg bertujuan utk menegakkan syariat Islam,, lantas mengapa mereka menggembor2kan khilafahnya??

      Bukan tauhidnya??

      padahal mentauhidkan kpd Allah sgtlah penting…

      mengapa juga mereka mendirikan hizbut tahrir, bukannya bergabung dengan para ulama ahlussunnah yang benar2 paham ttg Dakwah Rasulullah yg sangat mulia..

      Ingat. Jika ingin menegakkan syari’at islam, tegakkan syari’at Islam dalam diri kita..

      Betul, ibarat ada orang yang mau bangun rumah, eh yang dibangun atapnya dulu,.. seharusnya pondasi dulu yang dibangun, dan perkuat pondasi agar bangunan kokoh berdiri,

      Tauhid adalah pondasi dari agama islam,.. bukan khilafah,..
      Khilafah akan ada sendirinya jika tauhid kuat,.. sebab khilafah bukanlah tujuan dakwah para rasul, tapi khilafah adalah buah dari dakwah tauhid,.

      Jika ada orang yg gembar-gembor mau mendirikan khilafah, tapi tidak memperhatikan masalah tauhid,..itu hanyalah isapan jempol, hidup di alam mimpi,.

      Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

      • abdul
        April 21, 2014 pukul 7:13 am

        Justru menegakkan daulah islam adalah dari aqidah” yaitu aqidah yang melahirkan peraturan. Islam adalah Ideologi.

        tanpa khilafah syariah tidak bisa diterapkan secara sempurna.

        bertaubatlah. kalau anda pingin tahu mendalam tentang Hizbut tahrir silakan hubungi saya

        Terimakasih mas abdul,

        Tanpa khilafah syariah tidak bisa diterapkan? emangnya apa sih yang disebut syariah, jelaskan dong,. apakah sekarang di indonesia syariah belum tegak? Apakah syariah yang besar-besar belum tegak di indonesia yang tanpa khilafah ini,.

        Silahkan jawab, jika anda paham apa itu definisi syariah, kita diskusi di sini,. monggo kang,.

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar anda,.. surel diisi dgn email, nama diisi dengan nama anda ,

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.504 pengikut lainnya.