Mungkin Ada Yang Bertanya, Kenapa Allah Menciptakan Manusia Dan Memasukannya Ke Neraka?

Februari 7, 2016 Tinggalkan komentar

Masuk Surga dan Neraka Sudah Ditakdirkan

takdir-allah-ahlus-sunnah-wal-jamaahPertanyaan:

Mengapa Allah menakdirkan sebagian orang masuk ke dalam neraka? Jazakumullah khairan

Jawaban:
Sesungguhnya Allah menakdirkan seseorang masuk neraka bukan berarti Allah memaksa seseorang kufur. Ini bukanlah akidah yang benar, Allah Ta’ala berlepas diri dari keyakinan demikian.

Allah Ta’ala mengetahui apa yang akan dilakukan oleh makhluk-makhluknya di dalam kehidupan mereka di dunia.

Allah ‘Azza wa Jalla telah memerintahkan pena penulis takdir untuk menuliskan apa saja yang akan terjadi pada para hamba-Nya.

Takdir tersebut tidak diketahui oleh satu pun dari makhluk-Nya, baik malaikat-malaikat yang dekat dengan-Nya, tidak pula para nabi. Tidak seorang pun mengetahui tentang takdir yang dituliskan di lauhul mahfuzh untuknya. Dengan demikian tidak ada manfaatnya bagi orang-orang yang mengkritisi takdir Allah.

Hamba-hamba Allah hanya diperintahkan untuk beriman dan beramal. Allah Ta’ala akan memberi balasan bagi mereka pada hari kiamat berdasarkan apa yang telah mereka usahakan bukan berdasarkan apa yang Allah tetapkan bagi mereka di lauhul mahfuz (maksudnya seseorang melakukan perbuatan atas pilihannya sendiri, bukan dipaksa ed.). Baca selengkapnya…

Bang, Pelajari Tauhid Dengan Benar, Yang Memberi Rizki Itu Allah, Bukan Ford,Toshiba,Panasonic, Lah Koq Anda Merasa Khawatir?

Februari 7, 2016 2 komentar

Memahami Allah Maha Pemberi Rizki

Akibat jonru tidak paham tauhid yang benarKita telah mengetahui bahwa Allah satu-satunya pemberi rizki. Rizki sifatnya umum, yaitu segala sesuatu yang dimiliki hamba, baik berupa makanan dan selain itu. Dengan kehendak-Nya, kita bisa merasakan berbagai nikmat rizki, makan, harta dan lainnya. Namun mengapa sebagian orang sulit menyadari sehingga hatinya pun bergantung pada selain Allah. Lihatlah di masyarakat kita bagaimana sebagian orang mengharap-harap agar warungnya laris dengan memasang berbagai penglaris. Agar bisnis komputernya berjalan mulus, ia datang ke dukun dan minta wangsit, yaitu apa yang mesti ia lakukan untuk memperlancar bisnisnya dan mendatangkan banyak konsumen. Semuanya ini bisa terjadi karena kurang menyadari akan pentingnya aqidah dan tauhid, terurama karena tidak merenungkan dengan baik nama Allah “Ar Rozzaq” (Maha Pemberi Rizki).

Allah Satu-Satunya Pemberi Rizki

Sesungguhnya Allah adalah satu-satunya pemberi rizki, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam hal itu. Karena Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi? (QS. Fathir: 3)

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ

Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah.” (QS. Saba’: 24) Baca selengkapnya…

JILBAB Itu Harus SYAR’I.. Ngga Butuh Sertifikasi Halal Dari MUI,.. Tapi Wajib Sesuai Petunjuk Rasulullah

Februari 4, 2016 1 komentar

Jilbab, Haruskah Bersertifikasi Halal?

Ustadz saat ini lagi heboh jilbab yg bersertifikasi MUI, apakah itu dibenarkan. Mereka beralasan karena ada sebagian bahan kain yang mereka anggap tidak halal semacam dari babi. Lalu bagaimanakah ini? Sukron

Dari Ella

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Allah memberikan kemudahan kepada umat manusia, dengan Allah jadikan semua yang ada di alam ini sebagai sesuatu yang mubah dan halal untuk mereka manfaatkan. Adanya barang yang haram dan benda yang najis, sifatnya pengecualian.

Allah Ta’ala berfirman,

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا

“Dia-lah Dzat yang menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi untuk kalian.” (QS. al-Baqarah: 29)

Syaikh Abdurrahman as-Sa’di ketika menafsirkan ayat ini, beliau menuliskan, Baca selengkapnya…

Allah Menciptakan Manusia, Dan Allah Akan Mengujinya… Allah Memberikan Imbalan Dan Ancaman..

Januari 30, 2016 3 komentar

Hakikat Ujian Dunia

hidupsesudahmatiharikebangkitanUjian dan cobaan dalam hidup di dunia terkadang berupa kelapangan dan kenikmatan, namun terkadang juga berupa kesempitan dan musibah. Bisa berupa sehat maupuan kondisi sakit, bisa berupa kekayaan maupun kemiskinan. Seorang mukmin akan menghadapi ujian dalam dua keadaan : kondisi susah dan kondisi senang.

Sesungguhnya kehidupan dunia adalah negeri ujian dan penuh dengan cobaan. Tidaklah seorang hamba hidup di dunia kecuali dia akan diuji dan nantinya akan kembali kepada AllahTa’ala. Allah Ta’ala berfirman ;

لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى

Supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik“ (An-Najm : 31).

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“ (Al-Anbiya’ :35). Baca selengkapnya…

Yang Disuruh Isbal Itu Wanita,. Eh Malah Wanita Kok Pada Ga Isbal, Malah Diatas Lutut..

Januari 27, 2016 1 komentar

Ujung Pakaianku, Penyapu Jalanan??

katanya islamPenulis: Ummu Rumman

Muraja’ah: Ustadz Nur Kholis Kurdian, Lc dan Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar

Apa yang spontan terpikir di benak kita ketika melihat seorang muslimah yang memakai jilbab besar dan cadar, ditambah lagi pakaian yang lebar dan panjangnya sampai menyentuh tanah??

Oke, kita tak sedang membahas mengenai hukum jilbab dan cadar.

Insya Allah masalah ini dapat ukhty temukan pembahasannya pada tulisan lain. Tapi kita tengah berbicara tentang panjang pakaian sang muslimah yang sampai menyentuh tanah.

“Mbak, mau nyapu jalan ya? Itu lho gamisnya kepanjangan, sampai ke tanah.”

“Sudah lebar, panjang pula. Apa ga kotor? Kalau kena najis di jalan gimana? Ga sah donk kalau pakaiannya dipakai sholat.”

“Iiiih… Jadi muslimah kok jorok sih? mbo’ panjangnya yang biasa aja. Ga usah berlebihan. Biar ga kotor…”

Ukhty, sering mendengar komentar semacam ini bukan?

Namun di sisi lain, kita temukan pula para wanita yang masih meremehkan masalah menutup aurat. Kaki, bagian tubuh wanita yang seharusnya ditutup justru digembor-gemborkan agar dijadikan salah satu daya pikat kecantikan wanita.

Semakin pendek pakaian, semakin menarik, begitu anggapan mereka. Bahkan rok pendek dan rok mini menjadi bagian dari fashion model baju wanita. Wal iyaudzubillah. Baca selengkapnya…

Saya Isbal, Karena Abu Bakar Juga Isbal.. Mari kita Buktikan, Betulkah Abu Bakar Sengaja ISBAL?.. Beliau Tidak Isbal..!

Januari 27, 2016 1 komentar

Abu Bakr Berpakaian Isbal

celana isbalKenapa engkau tidak mengangkat celanamu saja dari menutupi mata kaki?

Ia pun menjawab, “Abu Bakr saja masih berpakaian isbal!”

Disebutkan dalam Shahih Bukhari,

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ – رضى الله عنهما – قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ لَمْ يَنْظُرِ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ » . فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ أَحَدَ شِقَّىْ ثَوْبِى يَسْتَرْخِى إِلاَّ أَنْ أَتَعَاهَدَ ذَلِكَ مِنْهُ .فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّكَ لَسْتَ تَصْنَعُ ذَلِكَ خُيَلاَءَ »

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menjulurkan pakaiannya dengan sombong, Allah tidak akan melihat dirinya pada hari kiamat.”

Lantas Abu Bakr berkata,

“Sungguh salah satu ujung celanaku biasa melorot akan tetapi aku selalu memperhatikannya.”

“Engkau bukan melakukannya karena sombong”, komentar Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr. (HR. Bukhari no. 3655) Baca selengkapnya…

Hebatnya Negara Syiah Iran, Prostitusi Di Sana Tidak Ada,. Kalau Kawin Kontrak Atau Mut’ah Itu Menjamur..

Januari 24, 2016 4 komentar

Prostitusi Di Iran Legal Melalui Kawin Kontrak (zina berkedok mut’ah)

orang iran lagi milih yang mau di mutahIRAN atau Negeri Persia terkenal sebagai negara Islam beraliran Syiah. Sebagaimana negara-negara Islam lain di dunia, seluruh sistem dan aspek kehidupan masyarakatnya mengacu pada hukum syariah atau hukum moral yang berlaku dalam agama Islam. Namun begitu, semua persepsi itu terbantahkan ketika menilik kenyataan yang berlangsung di negara bermoral tersebut.

Sudah sejak lama, diketahui bahwa prostitusi merupakan profesi sekaligus bisnis ilegal di Iran. Akan tetapi, kegiatan ilegal itu bisa menjadi legal dalam sekejap ketika pasangan mesum terikat dalam sebuah pernikahan.

Tentunya pernikahan yang terjadi hanya sementara alias kawin kontrak. Waktunya tergangtung pada kesepakatan antara kedua belah pihak, mulai dari 15 menit sampai 99 tahun.

Hubungan transaksional ini berlaku tidak hanya dikalangan perempuan yang bobrok atau dari kalangan menengah ke bawah, baik secara ekonomi maupun pendidikan.

Faktanya, banyak perempuan terpelajar dan berasal dari kelas ekonomi menengah ke atas juga berminat mencemplungkan diri ke dalam bisnis kotor ini. Dan hampir 90 persen dari penjaja seks komersil (PSK) di Negeri Para Mullah ini masih duduk di bangku sekolah

Salah satunya ialah Parisa (23), bukan nama sebenarnya. Perempuan yang cerdas, percaya diri, seorang sarjana teknik komputer dari Universitas Azad Islamic dan berasal dari keluarga ekonomi kelas menengah. Secara terang-terangan mengungkap, dirinya menjual tubuh sebagai pekerjaan sambilan di akhir pekan. Baca selengkapnya…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.421 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: