Beranda > Belajar Nasehat > Ada Yang Bertanya, Apa sih Jamaah Tabligh Itu?

Ada Yang Bertanya, Apa sih Jamaah Tabligh Itu?


Selayang pandang, orang yang memandang Jama’ah Tabligh, pasti akan terkagum-kagum terhadap jama’ah ini.

Betapa tidak!

Anggota jama’ah ini nampak begitu khusyu’ dalam shalat. Bahkan, dzikir mereka sampai menangis-nangis.

Mereka begitu giat dalam berdzikir dan berdakwah. Seakan begitu ikhlas, tawadzu’ dan berbagai macam penampilan lahiriyah yang mengagumkan.

Begitulah, kadang penampilan dhahir itu menipu orang-orang yang kurang memahami Sunnah.

Dibalik penampilan yang mengagumkan itu, ternyata tersimpan berbagai penyimpangan dan keyakinankeyakinan sesat.

Perhatikanlah pendapat-pendapat ulama’ tentang jama’ah ini. Sejak pertama kali berdiri, jama’ah ini sudah berdiri di atas pondasi yang salah. Yaitu berdiri berdasarkan mimpi sang pendirinya, Muhammad Ilyas.

Dia mengatakan,“Tersingkaplah bagiku usaha dakwah tabligh ini dan diresapkan ke dalam hatiku, dalam mimpi tafsir ayat:

(QS Ali Imran/3:110)

Kamu adalah umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah
dari yang munkar, dan beriman kepada Allâh.
(QS Ali Imran/3:110)

Sesungguhnya engkau dikeluarkan untuk umat manusia, seperti halnya para nabi. Firman Allâh: ‘dikeluarkan’ merupakan isyarat, bahwa kerja dakwah ini tidak hanya di satu tempat saja, namun dibutuhkan perjalanan ke negeri-negeri lain. Dan tugasmu adalah amar ma’ruf nahi mungkar.” (Lihat buku Mahfudhat Ilyas, hal. 57, oleh Muhammad Aslam dalam kitabnya yang berjudul Jama’ah Tabligh, Aqidatuha Wa Afkaruha Wa Masyayikhiha, hal. 14).

Konon katanya, peristiwa itu terjadi di Madinah An-Nabawiyah, seperti yang dinukil oleh Abul Hasan An-Nadwi dalam kitabnya berjudul Syaikh Muhammad Ilyas wa Da’watuhu Ad Diiniyyah. (Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Riwayat Hidup dan Usaha Dakwah Maulana Muhammad Ilyas, terbitan As Shaff, tahun 1999).

Menanggapi perkataan ini, Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam kitab Al Jama’ah Islamiah hal. 366, berkata :

”(Mimpi seperti) ini merupakan sejenis wahyu (dan wahyu telah terputus semenjak wafatnya Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam).

Jika mereka katakan: Ini adalah ilham!

Maka aku katakan: Tidak ada seorangpun dari umat ini yang mendapat ilham, karena syari’at telah sempurna dan tidak membutuhkan ilham. Jika memang ada yang mendapat ilham, maka orang itu adalah Umar, bukan yang lainnya sebagaimana ditegaskan oleh Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam.”

Itulah Jama’ah Tabligh.

Ada lagi yang perlu diperhatikan dari masalah mimpi ini. bahwa jama’ah ini banyak menjadikan mimpi sebagai rujukan dan dasar dalam beramal.

Sehingga kitab-kitab pegangan mereka banyak memuat mimpi-mimpi orang-orang yang dianggap shalih. Padahal agama Islam ini sudah sempurna. Tidak memerlukan mimpi untuk melengkapinya. Apalagi mimpi itu tidak jelas asal-usulnya. Pantaskah kita menjadikan sesuatu yang tidak jelas asal-usulnya sebagai pegangan?

Jama’ah yang pertama kali didirikan di India ini, di masyarakat dikenal dengan berbagai sebutan. Satu diantaranya ialah Jama’ah Jaulah atau Khuruj.

Tidaklah mengherankan, karena bagi Jama’ah Tabligh, jaulah atau khuruj merupakan amalan yang sangat utama. Mereka menganggap khuruj sebagai jihad, bahkan jihad yang paling besar. Sehingga mereka sangat bersemangat melakukan khuruj dalam rangka “dakwah”.

Benarkah mereka berdakwah kepada Allâh?

Harus disadari, bahwa untuk berdakwah membutuhkan ilmu. Tidak cukup hanya berbekal semangat.

Kalau hanya berbekal semangat, niscaya kesesatan pasti tidak terelakkan.

Sementara anggota jama’ah ini sangat bersemangat berdakwah, namun mereka sangat disayangkan kurang, bahkan tidak peduli dengan ilmu syar’i. Lalu berbekal apakah mereka berdakwah?

Masalah lain yang mengundang tanda-tanya, ialah apa dalil yang mendasari khuruj mereka?

Mereka memang banyak menyampaikan alasan-alasan mengenai khuruj. Namun dalil-dalil yang mereka sampaikan tidak bisa dijadikan pegangan secara benar. Kalaulah mereka mau mengakui secara jujur, bahwa –sebenarnya– yang menjadi dasar khuruj, ialah mimpi sang pendiri jama’ah ini. Sebagaimana dikatakan Muhammad Ilyas.

Inilah Jama’ah Tabligh dengan khuruj yang menjadi ciri khas mereka. Tidakkah mereka banyak membuat dusta atas nama Allâh dan RasulNya ?

Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

hadits

“Barangsiapa yang berdusta atas namaku,
maka hendaklah ia bersiap menempati tempatnya dari neraka.”

Akhirnya marilah kita bertakwa kepada Allâh dengan menjalankan syari’at-syari’atNya. Hanya kepada Allâh lah kita memohon pertolongan, agar kita senantiasa diberi petunjuk dalam menjalankan ketaatan kepadaNya.

Dan kepada saudara-saudaraku, marilah kita merujuk kepada kebenaran yang haq.

(Tajuk: Majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun VII)

sumber: http://majalah-assunnah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=226

(Tajuk: Majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun VII)

Selayang pandang, orang yang memandang Jama’ah Tabligh, pasti akan terkagum-kagum terhadap jama’ah ini. Betapa tidak! Anggota jama’ah ini nampak begitu khusyu’ dalam shalat. Bahkan, dzikir mereka sampai menangis-nangis. Mereka begitu giat dalam berdzikir dan berdakwah. Seakan begitu ikhlas, tawadzu’ dan berbagai macam penampilan lahiriyah yang mengagumkan.

Begitulah, kadang penampilan dhahir itu menipu orang-orang yang kurang memahami Sunnah. Dibalik penampilan yang mengagumkan itu, ternyata tersimpan berbagai penyimpangan dan keyakinankeyakinan sesat. Perhatikanlah pendapat-pendapat ulama’ tentang jama’ah ini. Sejak pertama kali berdiri, jama’ah ini sudah berdiri di atas pondasi yang salah. Yaitu berdiri berdasarkan mimpi sang pendirinya, Muhammad Ilyas. Dia mengatakan,“Tersingkaplah bagiku usaha dakwah tabligh ini dan

diresapkan ke dalam hatiku, dalam mimpi tafsir ayat:

(QS Ali Imran/3:110)

Kamu adalah umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah
dari yang munkar, dan beriman kepada Allâh.
(QS Ali Imran/3:110)

Sesungguhnya engkau dikeluarkan untuk umat manusia, seperti halnya para nabi. Firman Allâh: ‘dikeluarkan’ merupakan isyarat, bahwa kerja dakwah ini tidak hanya di satu tempat saja, namun dibutuhkan perjalanan ke negeri-negeri lain. Dan tugasmu adalah amar ma’ruf nahi mungkar.” (Lihat buku Mahfudhat Ilyas, hal. 57, oleh Muhammad Aslam dalam kitabnya yang berjudul Jama’ah Tabligh, Aqidatuha Wa Afkaruha Wa Masyayikhiha, hal. 14).

Konon katanya, peristiwa itu terjadi di Madinah An-Nabawiyah, seperti yang dinukil oleh Abul Hasan An-Nadwi dalam kitabnya berjudul Syaikh Muhammad Ilyas wa Da’watuhu Ad Diiniyyah. (Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Riwayat Hidup dan Usaha Dakwah Maulana Muhammad Ilyas, terbitan As Shaff, tahun 1999).

Menanggapi perkataan ini, Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam kitab Al Jama’ah Islamiah hal. 366, berkata :

”(Mimpi seperti) ini merupakan sejenis wahyu (dan wahyu telah terputus semenjak wafatnya Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam). Jika mereka katakan: Ini adalah ilham! Maka aku katakan: Tidak ada seorangpun dari umat ini yang mendapat ilham, karena syari’at telah sempurna dan tidak membutuhkan ilham. Jika memang ada yang mendapat ilham, maka orang itu adalah Umar, bukan yang lainnya sebagaimana ditegaskan oleh Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam.”

Itulah Jama’ah Tabligh. Ada lagi yang perlu diperhatikan dari masalah mimpi ini. bahwa jama’ah ini banyak menjadikan mimpi sebagai rujukan dan dasar dalam beramal. Sehingga kitab-kitab pegangan mereka banyak memuat mimpi-mimpi orang-orang yang dianggap shalih. Padahal agama Islam ini sudah sempurna. Tidak memerlukan mimpi untuk melengkapinya. Apalagi mimpi itu tidak jelas asal-usulnya. Pantaskah kita menjadikan sesuatu yang tidak jelas asal-usulnya sebagai pegangan?

Jama’ah yang pertama kali didirikan di India ini, di masyarakat dikenal dengan berbagai sebutan. Satu diantaranya ialah Jama’ah Jaulah atau Khuruj. Tidaklah mengherankan, karena bagi Jama’ah Tabligh, jaulah atau khuruj merupakan amalan yang sangat utama. Mereka menganggap khuruj sebagai jihad, bahkan jihad yang paling besar. Sehingga mereka sangat bersemangat melakukan khuruj dalam rangka “dakwah”.

Benarkah mereka berdakwah kepada Allâh?

Harus disadari, bahwa untuk berdakwah membutuhkan ilmu. Tidak cukup hanya berbekal semangat. Kalau hanya berbekal semangat, niscaya kesesatan pasti tidak terelakkan. Sementara anggota jama’ah ini sangat bersemangat berdakwah, namun mereka sangat disayangkan kurang, bahkan tidak peduli dengan ilmu syar’i. Lalu berbekal apakah mereka berdakwah?

Masalah lain yang mengundang tanda-tanya, ialah apa dalil yang mendasari khuruj mereka?

Mereka memang banyak menyampaikan alasan-alasan mengenai khuruj. Namun dalil-dalil yang mereka sampaikan tidak bisa dijadikan pegangan secara benar. Kalaulah mereka mau mengakui secara jujur, bahwa –sebenarnya– yang menjadi dasar khuruj, ialah mimpi sang pendiri jama’ah ini. Sebagaimana dikatakan Muhammad Ilyas.

Inilah Jama’ah Tabligh dengan khuruj yang menjadi ciri khas mereka. Tidakkah mereka banyak membuat dusta atas nama Allâh dan RasulNya ?

Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

hadits

“Barangsiapa yang berdusta atas namaku,
maka hendaklah ia bersiap menempati tempatnya dari neraka.”

Akhirnya marilah kita bertakwa kepada Allâh dengan menjalankan syari’at-syari’atNya. Hanya kepada Allâh lah kita memohon pertolongan, agar kita senantiasa diberi petunjuk dalam menjalankan ketaatan kepadaNya.

Dan kepada saudara-saudaraku, marilah kita merujuk kepada kebenaran yang haq.

  1. Eko Shalahudin
    Maret 26, 2015 pukul 1:28 pm

    Asslmlkm,
    Mengenai jihad banyak tatarannya.
    Penjelasan admin ok banget.
    Saya mau tanya, Manhaj Salaf yg benar itu yg pro Tauhid atau pro thagut?
    Jazakumullah…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih mas Eko, sudah komentar disini,.
    Manhaj salaf adalah dakwah yang mengedepankan tauhid, karena seluruh nabi dan rasul itu mendakwahkan tauhid,. dan menjauhkan diri dari menyembah taghut,.
    Seperti apa sih manhaj salaf yang dimaksud, silahkan baca disini

  2. Pelajar
    Januari 11, 2015 pukul 10:38 am

    Makasih Mas Admin sharing fikiran nya, Alhamdulilah saya sudah berhaji dan 4 kali Umroh, karena memang ke mekah dan madinah yang saya rindu2kan Mas, lebih lagi Allah beri saya sedikit kefahaman agama sehingga rasa manis dan lezat nya beribadah di Mekah dan Madinah dimana tempat Rasulullah SAW dan para sahabat hidup dulu, sehingga memberi kesan dan semangat amal dakwah selepas pulang dari mekah madinah.

    Cuma selepas haji 40 hari dan umroh 15 hari, kemudian sampai tanah air saya mau ngapain lagi Mas dalam hal mengisi hidup saya? Maka dari itu saya ke IPB Mas bukan untuk belajar fiqih, tetapi belajar cara hidup, cara bagaimana memuliakan sesama muslim, cara bagaimana risau kalo kawan tak ke mesjid, karena setahu saya setiap waktu yg Allah berikan untuk kita harus diisi dengan kebaikan, dan kebaikan terbesar adalah mengajak manusia taat pada Allah SWT ikut cara Rasulullah SAW yaitu dengan jemput bola, mendatangi bukan didatangi. Selepas itu tahun depan umroh lagi, balik umroh dakwah lg, ziaroh ulama lagi, silaturahmi lagi, taklim lagi, ya itulah cara mengisi kehidupan ini Mas.

    InsyaAllah gabung yok Mas ? Asyik banget lho Mas, serius! Dari pada kita bingung Mas gak tau mau ngapain, amal ini gak boleh itu gak boleh bid’ah bid’ahan kan lama2 jadi pusing sendiri kita Mas, ujungnya lalai, ya bantar2 sholat wajib saja amal kita jadinya Mas.

    Banyak Kok Mas pentol2an sekelas ustadz2 salafi yg insyaf Mas, gabung bareng2 kita dan wajah mereka kembali berseri karena gak bingung lagi.

    Tapi sebahagian dari saudara2 JT juga ada yg akhirnya lemah juga, gabung main2 ke sebelah, tapi itu yaa mereka emang gak serius mau rubah diri, gak rela belajar menjaga selera dan hawa nafsu, akhirnya dapat tempat yg sesuai nafsu di sebelah, tapi bukan level ustadz or ulama lah, cuma awam2 aja, memang mudah timbul tenggelam.

    Lucu koment anda deh,. ada pentolan salafi ikut jamaah tablig? sebutin siapa namanya mas, dari daerah mana,. jangan ngarang-ngarang doang lah, semakin lucu saja,
    Ini komentar petinggi2 jamaah tablig, bahkan komentar dari temen muhammad ilyas sendiri yang merupakan pendiri jamaah tablig, silahkan baca disini

  3. Pelajar
    Januari 10, 2015 pukul 5:58 pm

    Mas Dedy Abdurrohim,
    Jazakallah khair, sudah lah Mas kita nggak perlu tanggapi saudara2 kita dari salafi ini, rusak hati kita nanti Mas.

    Kita tawajuh saja, masih banyak takazah agama yg perlu kita urus bersama, semua perkara yg saudara2 kita salafi debatkan semua ini sudah dari dulu dijelaskan oleh para masyaikh bahkan juga dari ulama-ulama lain, jadi kita doakan saja saudara2 kita seiman ini, Hidayah mutlak milik Allah SWT, kita diwajibkan buat usaha nya saja ikut tertib dan sunnah, hasil mutlak milik Allah SWT.

    Kita ingat kembali, Hazrat Maulana Saad Rahimahullah pesan kemarin bagi ahbab2 yg belum IPB segera niat sungguh2 paling lama di 2015, karena Bashiroh ulama2 ini luar biasa, Marqaz Nizamuddin InsyaAllah akan pindah ke Madinah dalam waktu dekat, masa perhitungan bagi kita umat manusia sudah semakin dekat, mari kita berfikir untuk terus perbaiki iman kita sempurna sebelum Allah SWT ambil kita kembali.

    Saya tulis comment ini dari kawasan Ijtima Tongi Bangladesh, kemarin sudah dibuka ba’da Ashar, dan di Istiqbal terdata lebih kurang hampir 15 juta orang islam hadir di Ijtima saat ini. Seluruh Ahbab dari hampir 250 negara saat ini berkumpul (bukan dari Indonesia dan Arab Saudi saja), satu fikir, satu doa, satu kerja, satu tertib, dan satu risau bagaimana seluruh manusia taat pada Allah SWT, mengirim rombongan2 jamaah da’wah mendatangi pintu2 rumah manusia, ingatkan kebesaran Allah SWT, tidak hanya duduk2 ceramah di mesjid, tv dan radio saja dengan makanan enak, ruang ber AC, nyaman kemudian pulang cumbu istri mengikuti selera dan tak sudi bersusah payah untuk ummat, tak ada pengorbanan, iman seperti ini Rasulullah SAW katakan tak kan lekat dan mudah lepas, khawatir kita saat sakharatul maut kita Mas. MASYAALLAH !!!

    Iman tidak akan kuat dengan duduk2 senang saja, iman datang dengan tarbiyah, pengorbanan, susah payah, seperti Rasulullah SAW dan para sahabat dahulu.

    Sama hal dengan perkara dunia kita, susah payah kerja cari duit, maka timbul dan lekat cinta pada duit dan harta, begitu juga cara lekatkan iman dalam hati mesti dengan susah payah agar lekat dan manis.

    Mas Dedy, Mohon doa kan saya ya !!

    Wassalam
    Kholaqoh Duri, Riau

    Terimakasih pelajar,. lagi belajar apa di IPB? Mending IPB yang dibogor daripada IPB india pakistan bangladesh,.
    Inilah salah satu penyimpangan jamaah tablig,. menganggap berkunjung ke IPB Itu lebih utama dari Umrah ke mekkah,. makanya mereka lebih memilih ke IPB dahulu daripada umrah ke mekkah, atau pergi haji,.

    Ngga afdhal bagi jamaah tabligh jika belum ke IPB,.

    Cukuplah bagi kita para mantan jamaah tablig yang sudah malang melintang hingga ke IPB yang tobat dari pemahaman jamaah tablig ini,.

    Mudah2an nanti saat saya ke jakarta, saya bisa mampir di masjid pusat jamaah tablig yang ada di kebon jeruk jakarta, dan memfoto atau merekam video aktifitas jammah tablig ini,. yang pada doyan nyedot asap alias merokok,..

    Ini perkataan para petinggi jamaah tablig yang sudah pada tobat, klik disini ulasannya

  4. dedy abdurrohim
    Januari 10, 2015 pukul 2:30 am

    Assalamu’alaikum…
    Mas admin, dulu saya peminum khamer hampir semua hari hari saya d’lalui dengan itu..

    Saya islam sejak kecil saya d’ajarkan agama dengan baik Tp dengan gaya hidup saya yg seperti itu jngnkan sholat,baca’an dlm sholatpun saya nga bisa..

    Puasa nga pernah apalagi baca Qur’an,zakat aja males.. Apalagi berhaji..

    Padahal pada k’nyataannya rumah saya deket masjid, suka liat tetangga keluar masuk masjid tp aneh nya ko’ sepertinya mereka tidak melihat saya yg jelas” ada d’depan matanya..

    Dan kjadian itu terus berkelanjutan sampai d’mana saya d’tempat saya melakukan aktivitas bermabuk”n d’hampiri dua orang yg entah dari mana datangnya..

    Mereka memberi salam,menyapa saya,karna saya dalam k’adaan mabuk ya saya cuek” aja..

    Hingga pada ucapan mereka yg slalu saya ingat smpai sekarang itu bila mata melihat k’atas ingatlah akan k’besaran Allah,dan bila mata melihat k’bawah ingatlah kubur..

    Saat itu saya tersinggung tp nga’ bisa apa”.. Ya saya pulang..

    Hingga pada malam k’dua saya d’hampiri lagi oleh mereka.. Kami ngobrol santai hingga sampai saya d’ajak k’masjid, saya menolak saat itu malam k’tiga saya d’hampiri lagi oleh mereka,mereka memberi salam dan merangkul saya dngan berbicara masya’Allah ini saudara saya,Saudara s’iman yg telah d’ikat kalimat la illa ha ilallah muhammad darusulullah..

    Padahal saat itu saya setengah mabuk tubuh saya,mulut saya bau alkohol anehnya saya malah d’ajak k’masjid karna bosan saya sperti d’kejar” ya saya ikut ajalah, dalam k’adaan bingung saya d’biarkan aja d’lingkungan masjid,pada saat subuh terpaksa saya ngikutin orang sholat..

    Setelah subuh saya d’minta jngn pulang untuk mendengarkan ceramah..

    Bete sejadi”nya saya saat itu mo kabur males mo ngikutin ceramah juga males selesai ceramah malah d’minta sholat isroq..

    Dalam hati sholat apa’n itu yg wajibnya aja saya nga’ pernah apalagi sholat” yg beginian aneh..

    Setelah sholat isroq saya d’minta ikut 3 hari bersama mereka,ya saya menolak dngan alasan saya sakit jika tidak minum khamer tubuh saya gemeteran..

    Alasan saya d’tolak kata orang yg mengajak saya.. Saya tidak sakit fisik saya sakit iman karna itu saya harus ikut biar Allah yg sembuhkan tergantunglah k’pada Allah bukan khamer..

    Mo nga mo dah saya akhirnya ikut 3hari,program demi program saya ikuti sampai selesai pada hari nya..

    Dan sekarang saya bisa sholat dngan bacaan”nya,saya bisa puasa full d’bulan ramadhan, bayar zakat dan saya jadi ingin k’mekah u/ ibadah haji, saya tinggalin semua hidup saya yg dulu, mabuk,meroko nongkrong” nga’ jelas..

    Saya jadi bergairah menimba ilmu d’mana aja tnpa melihat guru ini apa,guru itu apa..

    Semua itu saudara s’iman saya dan saya juga ajak teman” saya u/ pergi k’masjid klo sudah terdengar azan..

    Sampai” saya bisa hantarkan s’seorang u/ menjadi mualaf..
    Itu lah pengalam saya mas..

    Mungkin yg mas liat itu s’buah proses dri k’biasaan pribadi yg sudah” k’tempat pribadi yg baru..

    Seperti halnya Saya, saya k’mana” merokok dari tempat maksiat k’tempat maksiat lainnya, setelah saya tinggalkan tempat maksiat saya tetap merokok tp sudah tidak d’tempat maksiat lagi..

    Saya kemasjid k’tempat” pengajian majelis” ta’lim buat belajar agama walau saya sering merokok d’seblum dan sesudah nya d’halaman masjid..

    Dan hingga akhirnya saya bisa mas..

    Tidak merokok dan k’tempat” maksiat lagi…

    Dan itu awal asbab nya dari mereka yg mendatangi saya,bid’ah kah..??

    Sesatkah mereka..?

    yg mengajak saya hidup u/ lebih baik lagi dengan iman dan amal sholeh..??

    Bayangkan brapa banyak teman” saya yg tertolong atas usaha dakwah nya..

    Dan bayangkan brapa banyak teman” saya yg terlantarkan asbab perdebatan yg ada..??

    Wassalam…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Pengalaman yang puanjang mas,.
    Namun ada beberapa yang menunjukkan tidak berilmunya mereka, diantaranya,.
    Orang mabuk itu ga sah shalatnya,. apalagi disuruh shalat israq segala,.

    Masalah merokok,. lihat di markas jamaah tablig pusat yang ada di kebon jeruk jakarta,.. merokok itu seperti WAJIB,. hampir semua anggota jamaah tablig doyan ngerokok terang-terangan,. saya sudah membuktikan sendiri,. pengin deh sekali-kali saya foto mereka,.

    Jadi omong kosong belaka jika mereka tidak merokok,. bahkan pernah ada orang yang meningatkan haramnya rokok, eh,. malah dia yang dikatakan yang tidak-tidak,. itu realita kondisi jamaah tablig,

    Dalam kegitatan khuruj, keluar selama 4 hari, 40 hari, atau 4 bulan,. mereka selalu membaca kitab andalan mereka, fadhail a’mal,. kitab sakti mereka, boro2 mau bahas kitab ulama yang jumlahnya ratusan, bahkan ribuan kitab,.

    Dalam hal ibadah, mereka penuh dengan bidah, bukan diatas ilmu,.

    Kondisi anda ketika mabuk, itu masih lebih baik ketika kondisi anda gabung dengan jamaah tablig dengan bidah-bidahnya, diantara bidah itu adalah keluar atau khuruj yang mereka anggap sebagai jihad fii sabiilillah,

    Banyak mas anggota jamaah tablig yang sudah malang melintang hingga IPB (india,pakistan,bangladesh) yang akhirnya tobat dari kelompok ini,. mudah2an anda mengikuti jejaknya,.

    Oh iya, tinggal dimana anda? kota apa, biar saya tunjukkan tempat taklim yang bisa membuka wawasan anda tentang pemahaman islam yang benar,.

    Ini perkataan para petinggi jamaah tablig yang sudah pada tobat, klik disini ulasannya

  5. mpesa
    Desember 25, 2014 pukul 5:07 pm

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Mas, saya baru saja selesai baca artikel antum berikut semua komentarnya. Sangat mencerahkan buat saya, insya Alloh.

    Dulu, di tahun 97-98, saya mondok di sebuah pondok pesantren di Pondok Ranji. Pesantren tsb juga pengikut Jama’ah Tabligh, termasuk pimpinan pesantren dan asatidz-nya. Saya dan kawan2 satu kamar/kobong, yg notabene “hanya” ngekost di situ (karena tugas utama ksmi adalah belajar di sebuah kampus PTN Islam di daerah Ciputat), juga ikut kegiatan kelompok itu.

    Saya dan kawan2 sering ikut khuruj dan jaulah, misalnya di Rempoa, Bintaro, Pondok Jaya, Ancol (ini juga base camp mereka sepertinya, dan dihadiri ratusan/ribuan peserta, bahkan banyak dari Pakistan, Mesir, Malaysia, dsb), dll. Kami jadi terbiasa dengan adab2 “ala Rasulullah”, misalnya adab makan (makan bersama2, dengan 3 jari tangan, dlm kelompok2, 1 nampan digarap oleh 2 orang lebih, bahkan bisa sampai 6 orang), adab tidur (menghadap kiblat dengan posisi tubuh miring), adab BAB (dg jongkok dan 1 kaki jinjit atau gimana gitu), dan adab2 lainnya.

    Ya, memang banyak adab2 yang diajarkan oleh Rasullah yang mereka terapkan,. seperti adab makan, memelihara jenggot,celana tidak isbal,makan berjamaah,…
    tapi…
    Ada masalah yang urgen, yang pokok yang mereka tinggalkan, apa itu??
    Masalah akidah, mereka tidak paham akidah yang benar, banyak dari mereka yang tidak berilmu, plonga-plongo, walaupun jenggotnya sudah puanjang dan memutih,.
    Mereka tidak ada nahi munkar, sehingga tak heran kemungkaran yang dilakukan oleh anggota jamaah tablig, teman-teman yang lain tidak mengingkari, sebab itu bisa menimbulkan perselisihan,. jadi yang bidah tetap berbuat bidah, yang syirik juga tetap berbuat syirik.

    dan hal yang tidak aneh, jika anda berkunjung ke markas jamaah tablig di masjid kebon jeruk jakarta pusat,.. hampir semua anggota jamaah tablig megang obor,. alias rokok,. mereka merokok di sekitar masjid,.. padahal rokok hukumnya HARAM,.

    Saya yg lebih polos dari saat ini (mudah2an sekarang tdk terlalu polos), hanya takjub dan menelan mentah2 “ajaran” mereka.

    Tapi, yg sempat bikin saya bertanya2 dlm hati, mereka kok gak pernah ngebahas syariah?

    Yanga mereka bahas masalah akhlak, agar ramah, tapi tidak ada nahi mungkar, kitab yang selalu dibaca itu kitab wajib, fadhail a’mal, karangan petinggi jamaah tabligh, yang banyak berisi hadits dhaif dan palsu,
    Dalam pertemuan rutin di markas merekapun, yang dibahas bukan ilmu, tapi khuruj dan khurafat-khurafatnya,. petualangan-petualangan khuruj, kejadian-kejadian yg dialami ketika khuruj,. bukan membicarakan ilmu,

    Dan 1 hal yg saya kurang suka (karena alasan pribadi) adalah cara makan bersamanya itu, yg dilakukan pada 1 tempat makan, dlm bentuk nampan. Cara ini bahkan diterapkan di pesantren itu juga, bukan hanya di acara khuruj bersama JT di luar pesantren.

    Saya sering kurang bergairah kalau makan (meskipun bareng temen2 sekamar yg sama2 mahasiswa selain santri di pondok itu), terus ada makanan (butiran nasi dll) terjatuh dari mulut kita yg makan, apalagi sampai ada yg menghabiskan kuah sayur setelah makanan hampir tak bersisa. Itu soal kecil barangkali, walaupun, secara higienitas, meragukan kalau dikatakan aman bagi kesehatan.

    Makan berjamaah itu ada sunnahnya, dan menghabiskan makanan dan jangan disisakan, itu juga ada sunnahnya, makanan yang jatuh harus diambil dan dimakan selama tdk kotor,itu juga ada sunnahnya,.
    Dan menjilati jari tangan, atau tempat makan , itu juga ada sunnahnya, karena kita tidak tahu di bagian manakah yang mengandung berkah dari makanan tersebut,. jadi jangan merasa jijik,.

    Di antara hal2 yg membuat saya percaya dg ajaran mereka adalah tidak diperbolehkannya peserta i’tikaf (ketika khuruj) untuk membicarakan permasalahan politik. Tapi syariat pun tidak pernah mereka bahas.

    Ya seperti antum bilang, mereka banyak yg kosong atau kurang pengetahuannya dlm bidang syariat.

    Apalagi, banyak anggota JT waktu itu yg juga berstatus mahasiswa di sebuah kampus negeri di kawasan Jurang Mangu, yg walaupun masih awam dlm pengetahuan agama, tapi tampak sangat antusias dlm bergerak bersama kelompok ini.

    Demikian sharing pengalaman saya 16-17 tahun lalu, yg sepertinya memang harus saya jalani atas kehendak Alloh dan baru saya sadari benar/salahnya hari ini. Alhamdulillah, saya hanya sempat ikut khuruj 3 hari dengan agenda harian dakwah door-to-door ke kalangan abang becak kompleks dan masyarakat lainnya.

    He..he..he.. dah pengalaman ngajakin orang-orang pada shalat di masjid nih,. mau shalatnya sesuai sunnah atau ngga, itu urusan lain,. ngga usah dibahas, nanti timbul perselisihan,.. itulah prinsip jamaah tablig,. sehingga di negara yahudi israel pun jamaah tablig bebas , bisa masuk kesana,. karena orang-orang yahudi pun tidak ada nahi mungkar,. jadi klop deh,

    Terima kasih atas pencerahannya, mas. Mudah2an Alloh benar2 menunjukkan kejelasan antara hal2 yg batil atau pun bid’ah dengan yg hak. Amin ya Robbal ‘Alamin. Jazakumullah khairan katsira.

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    .

    Jazakumullahu khairan,..
    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  6. Anonymous
    November 8, 2014 pukul 5:10 pm

    ini cuma kedok untuk menutupi aib sendiri, bukankah salafi/wahabi selama ini mendukung pemerintah saudi bersekutu dengan amerika dan israel yahudi ??? dan itu bukan rahasia lagi semua orang sudah tahu. siapa yang selama ini membidahkan sebagian para imam mazab dan ulama2 hadis ??? bukankah salafi/wahabi ???
    truz saya tanya berani skali antum dan saiykh2 antum membidahkan/menyalahkan fatwa2 para imam mazab dan ulama2 hadis ??? emang antum dan saiykh2 antum hafal berapa ayat Al Qur’an dan berapa ribu hadis Baginda Nabi ???
    apa antum dan saiykh2 antum merasa lebih lebih pandai dari imam safii, imam malik, imam hanbal, imam hanifa ???

    mas,. Imam abu hanifah,imam malik,syafii,ahmad,. keempat imam tersebut mengikuti manhaj salaf juga,.
    Emang ngga tahu?
    Sepertinya anda belum paham apa itu manhaj salaf, sehingga pernyataan anda sangat lucu dan menggelikan,.
    Menganggap ulama itu itu seperti nabi, pasti benar, sehingga seluruh fatwanya harus diikuti,.padahal apa kata imam-imam tersebut?
    Ini perkataan mereka,.
    Jika ada pendapatku yang menyelisihi hadits shahih, maka buanglah pendapatku, ambil hadits shahih tersebut,
    Silahkan baca apa itu manhaj salaf, tak kenal maka tak sayang,. silahkan baca di link ini

    Salafi itu antek yahudi? mana buktinya mas,. justru yahudi sangat takut dengan salafi, dari dulu hingga sekarang,

    sehingga tidak mau bermazab, buat mazab sendiri mengikuti hawa nafsu dengan menafsirkan ayat dan hadis sesuai pemikirin sendiri sehingga menyelisihi pendapat sahabat, tabi’in dan ulama2 dahulu.

    Para ulama madzhab saja melarang pengikutnya untuk bermadzhab, bahkan mengharamkan ada pengikutnya yang mengikuti madzhab tanpa tahu dari mana imam madzhab tersebut mengambil sumbernya,. kok anda berkata yang sangat lucu,.
    Wajibkah kita bermadzhab??
    Jika wajib, maka sungguh kasihan orang-orang yang hidup sebelum imam madzhab itu lahir,.
    Apa madzhabnya Abu bakar, umar, utsman, Ali, juga sebagian besar sahabat?
    Tentang madzhab, saya sudah mempostingnya, silahkan dibaca disini mas

    setahu saya orang tablig itu yg kata antum jahil, bodoh tdk punya ilmu, sesat, bidah dan bla bla bla ….. tapi mereka mengikuti salah satu dari 4 mazab yg sudah diakui oleh ulama2 diseluruh dunia dari dulu sampai sekarang. jadi mereka pengikut mazab seperti muslim lainnya (NU dan ormas islam yg lain). antum mengatakan tablig sesat, bidah berarti sama saja antum juga katakan orang muslim lain diluar tablig yg pengilut mazab sesat, bidah juga.

    Kata siapa jamaah tablig itu mengikuti imam yang 4??
    lha kitab ulama imam yang 4 itu ga pernah dibahas, yang dibahas adalah kitab pentolan jamaah tablig, yang dibaca fadhail amal karya pentolan tablig
    Mana kitab karya imam malik, syafii,ahmad,. apakah pernah kalian bahas?? omong kosong,.

    jadi cuma salafi/wahabi yg benar gitu ??? preeettttt ….. sudahlah jangan menutupi kebohongan antum2 dengan memfitnah orang lain !!! biar ditutupi bagaimana pun semua org sudah tahu kebohongan dan kebusukan antum2. dengan dalih pemurnian agama antum2 salafi/wahabi menyokong kekuasaan dinasti saudi yg membebek pada amerika dan israel, mengusir ahlul bait Baginda Nabi dari makah dan madinah, menggusur tempat2 bersejarah islam dan kuburan sahabat2 Nabi dengan alasan perluasan Masjidil Haram dan mencegah kesyirikan. Bahkan yg terbaru ingin membongkar dan mememindahkan makam Baginda Nabi didalam Masjid Nabawi.

    Ketawa saya baca komentar anda,.
    Pengin rasanya saya posting kenyataan jamaah tablig yang sepemikiran dengan zionis yahudi,.
    Bahkan,….
    Satu-satunya kelompok yang bisa bebas keluar masuk ke negara zionis yahudi adalah,… JAMAAH TABLIG INI,. ada apa?? karena sama pemikiran yahudi dan jamaah tablig, tidak mau mencegah kemungkaran,.
    Sehingga ngga heran, kelompok ini pengikutnya banyak yang melakukan kebidahan, kesyirikan,maksiat, dan mereka tidak mengingatkan perbuatan jelek tersebut, mereka hanya mengajak,. ayooo shalat ke masjid,.
    Masalah mereka mabok, syirik, bidah, dll ngga mereka usik, sehingga ngga heran kalau pengikut jamaah tablig ini dari para preman hingga pejabat ada,.

    sekarang kaum muslimin silahkan menilai sendiri mana yg benar dan mana yg bohong ???

    Insya Allah nanti akan saya posting,. siapa yang benar, siapa yang bohong,.. tunggu saja ya?

  7. Anonymous
    September 5, 2014 pukul 11:13 pm

    semoga Allah memberikan hidayah penulis artikel ini, amiiiin,,,,,,

    Aamiin,.. terimakasih atas doanya, semoga Allah mematikan saya diatas hidayah taufik,. Karena Allah yang memberikan hidayah, dan Allah yang mencabut hidayah tersebut dari orang yang dikehendakinya, dan kita tidak tahu, apakah hidayah itu selalu kita pegang hingga akhir hayat atau tidak,

  8. udunk
    Juni 17, 2014 pukul 1:59 pm

    Saya ga ngerti, kata mas salaf ini bukan golongan atau kelompok tp di link di bwah mengatakan.
    https://aslibumiayu.wordpress.com/2013/11/09/wajib-hukumnya-bagi-seluruh-kaum-muslimin-untuk-mengikuti-manhaj-salaf/

    5. Orang-orang yang mengikuti manhaj salaf, mereka adalah sekelompok dari umat ini yang senantiasa tampil di atas kebenaran, dan senantiasa mendapatkan pertolongan dan kemenangan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
    6. Orang-orang yang mengikuti manhaj salaf, mereka adalah golongan yang selamat dikarenakan mereka berada di atas jalan yang ditempuh oleh Rasulullah dan para sahabatnya.

    Saya jd bingung mas!!!

    Terimakasih mas udunk,. obat dari bingung adalah bertanya,. dan alhamdulillah, saya sudah posting artikel yang bisa menjawab kebingungan anda,. melengkapi pertanyaan anda setelah membaca artikel di atas, yaitu yg nomer 5 dan 6 , silahkan baca postingan jawaban tersebut disini

    Setelah anda membacanya, saya tunggu komentarnya , apakah masih bingung atau tidak dgn nomer 5 dan 6 tersebut,. saya tunggu mas udunk, mudah-mudahan Allah memberikan semangat kepada anda untuk mencari kebenaran yang hakiki,

    • udunk
      Juni 17, 2014 pukul 5:51 pm

      Kalo memang bukan kelompok atau golongan knapa dsna d sbutkan kelompok dan juga golongan..
      Kalo memang bkan golongan dsna shrusnya tda ada yang mengakui golongan,,
      Dsna sudah jelas kan dsebutkan kelompok dan juga golongan…

      Ikutilah golongan atau kelompok yang selamat, sebagaimana dijelaskan oleh rasulullah, bukan kelompok-kelompok yang dibuat-buat oleh manusia lain,. mudah bukan, ngga usah bingung,.

      Jamaah tabligh,IM,HT, ormas2 islam, itu adalah kelompok buatan manusia, ada pendirinya, dll

      • udunk
        Juni 17, 2014 pukul 6:07 pm

        Maksud dari hadist Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
        “…. Umatku akan terpecah belah menjadi 73 golongan, semuanya masuk ke dalam neraka, kecuali satu golongan. Beliau ditanya: ‘Siapa dia wahai Rasulullah?’. Beliau menjawab: (golongan) yang berada di atas apa yang aku dan para sahabatku berada.” (Riwayat At Tirmidzi dalam Sunannya, Kitabul Iman, Bab Iftiraqu Hadzihil Ummah, dari sahabat Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash).

        Nah disi jga sya tda mengerti, maksud dari SATU GOLONGAN itu apa? Knpa d sbutkan golongan, pdahal mnrut mas salafi itu bukan golongan atau sejenisnya..

        Trus apa memang ada hadist yang lemah ya?
        D postngan ini mas menyebutkan ada hadist lemah.. Kalo hadist memang ada yang lemah knapa dulu di buat hadist?

        terimakasih mas udunk,.
        jika anda sudah paham bunyi hadits seperti itu, golongan seperti apakah yang anda ikuti jika ingin selamat?
        ini jawaban Rasulullah :

        (golongan) yang berada di atas apa yang aku dan para sahabatku berada.”

        Sekarang tinggal dicocokkan saja golongan-golongan yang ada, apakah mereka mengikuti pemahaman para sahabat?
        NAMA TIDAKLAH PENTING,. yang penting dalam mengamalkan islam sesuai dengan pemahaman para sahabat,

        Apa itu pemahaman para sahabat? silahkan baca disini

  9. udunk
    Juni 13, 2014 pukul 7:35 am

    saya org yg belum mengerti agama, tapi saya mau tanya menurut admin ap perbedaan muhhamadyah, persis dan NU….. ?

    terimakasih mas udunk, kewajiban semua manusia adalah memeluk islam, dan umat islam wajib mempelajari ajaran agama islam yang benar, dengan pemahaman yang benar, bukan dikotak-kotakkan dengan jamaah dan kelompok tertentu,. sebab ini dilarang oleh Allah dan Rasulnya, membuat manusia jadi terkotak-kotak, loyal kepada kelompok atau jamaah atau ormas tertentu,. LOYAL KITA HANYA KEPADA RASULULLAH,.

    Jika yang anda katakan adalah ormas, maka saya jawab, Muhammadiyah PERSIS NU, atau NU PERSIS Muhammadiyah,.tidak ada kewajiban bagi kaum muslimin utk ikut ormas atau kelompok-kelompok yang ada, sebab Rasulullah,para sahabat, juga imam yang empat, mereka tidak ikut ormas-ormas tersebut,. tapi ormas-ormas tersebutlah yang harus tunduk dan ikut ajaran rasulllah, tentu dengan pemahaman yang benar, bukan pemahaman ormas atau kelompok tertentu,. apa itu pemahaman yang benar, silahkan baca postingan ini

    • udunk
      Juni 16, 2014 pukul 1:16 pm

      Maaf yang saya tanya perbedaannya?
      Mas salafi ya?, setelah saya browsing2 saya tau knapa mas ini beda.. Dan salafi juga termasuk golongan kan?
      Smua kaum sama saja ingin menjungjung tinggi Alloh SWT dan rosullnya…
      Smuan merasa paling benar,,
      Pdahal yg benar itu cuma Alloh SWT
      Sebenarnya tinggal kita serahkan saja sama Alloh,toh ada hari penimbngan kan? Mana yang slah dan mana yg benar…
      Dan saya yakin sifat rosul itu tidak berbau caci maki..
      Dan saya yakin ini salah satu tanda kiamat, karena perang saudara sedang berlangsung..

      Yang penting
      أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

      Dan al-qur’an pedoma saya..

      TErimakasih mas udunk,
      Sebelumnya saya jelaskan bahwa salafi itu bukanlah kelompok jamaah tertentu,. dan bukanlah nama salafi yang jadi tolok ukur, tidak menggunakan nama salafi pun ngga masalah, jika amalan kita sesuai dengan amalan para salafus shalih
      Saya jelaskan secara ringkas, sebagaimana hadits rasulullah yang menyatakan tentang sebaik-baik generasi,
      SEluruh kaum muslimin, WAJIB MENGIKUTI MANHAJ SALAF, jika tidak, maka Allah mengancam dengan kesesatan, dan balasannya adalah neraka,. silahkan lihat postingannya disini

      • udunk
        Juni 16, 2014 pukul 5:00 pm

        smua yang sya tanya pasti tidak mengakui kalo mereka bukan golongan…
        Tp kalo smua umat muslim bersedia sharing dan bukan brdebat dan saling membenarkan apa yg di dalam al-quran tdk sling dan hadist pasti umat muslim d dunia bersatu..

        Tp kalo cuma mengkufurkan, mebid’ahkan dll. Islam ini cuma akan saling berselisih…
        Dan saya yakin nabi muhammad tidak mau umatnya terpecah belah..

        Dan alhamdullah saya dilahirkan mejadi seorang muslim

        terimakasih mas udunk,.
        yang disebut kelompok atau golongan itu ada pendirinya, ada tokohnya,. sedangkan islam itu satu, tidak bergolong-golongan, tidak berkelompok-kelompok, mereka membanggakan kelompoknya, ini dilarang dalam islam,
        Kenapa sih umat islam terpecah-pecah? silahkan baca ulasannya disini

  10. Syamsul Bachri Usman (@SyamITS)
    Januari 24, 2014 pukul 4:34 am

    Subhanallah, semoga Allah tunjukkan kepada kita siapa yang benar….

    Amiin..

  11. abi baihaqi
    Januari 14, 2014 pukul 2:09 am

    apapun yang kita kerjakan itu semua tergantung pada niat

    terimakasih,

    niat saja tidak cukup abi baihaqi,. niat harus baik, caranyapun harus baik,. tidak cukup kalau modal niat yang baik saja, silahkan baca disini ulasannya

    • udunk
      Juni 13, 2014 pukul 7:41 am

      apa mengajak orang kpd kbaikan harus menjadi ustadz dulu atau bagaimana?

      Terimakasih mas udunk, sudah komentar disini
      Tidak harus mas udunk, tapi dia sendiri harus paham apa betul itu kebaikan, sebab kebaikan itu bukanlah apa yang dianggap baik oleh kebanyakan manusia, tapi kebaikan itu adalah kebaikan menurut Allah dan Rasulnya,

      Betapa banyak orang yang mengajarkan amalan yang tidak ada contohnya dari rasullah, tapi hanya beranggapan itu kan baik,.. padahal modal anggapan baik bukanlah sebagai dasar bahwa itu kebaikan, tapi dilihat dahulu, silahkan lihat disini postingannya

  12. uncrit
    Januari 2, 2014 pukul 2:36 pm

    jamaah tabligh lebih baik dari pada kalian yang banyak omong dan tak berbuat apa apa kalian hanya bedah kitab sampai tua di luar umat udah hancur lebur berani tidak dakwah di pedalaman papua liat saudara saudara muslim di sana atau anda takut…../

    Alhamdulillah, banyak ustadz-ustadz salafi yang berdakwah di papua, bahkan ustadz firanda andirja juga berasal dari sorong, papua, silahkan buka websitenya http://www.firanda.com

  13. Mughofir Muchtadi
    September 17, 2013 pukul 9:32 am

    Anda masih harus banyak belajar dan mengenal Jamaah Tabligh (ikut masuk ke dalam baru tahu), semoga Allah memaafkan .jazakumullah KK

    Alhamdulillah, banyak kawan2 dari jamaah tablig yg menyadari penyimpangan kelompok JT ini, sehingga setelah mengenal manhaj salaf, kawan2 kita ini gigih mengingatkan saudaranya yang masih mengikuti pemahaman JT ini,.

  14. usman
    Agustus 14, 2013 pukul 4:06 am

    mas admin,,, tau gak knp jamaah tabligh bebas masuk ke israel…???? tau gak…??? silahkan cari jawabannya di google kalau gak dapat nanti saya yang kasih jawabannya…

    Terimakasih mas usman,
    Kenapa yah, koq bisa masuk kesana? karena prinsipnya sama mas,. yahudi itu tidak mengingkari saudaranya yg berbuat mungkar,. demikian pula JT ini, tidak mengingkari saudaranya yg berbuat mungkar, jadi hanya amar ma’ruf saja, mengajak kepada kebaikan saja,. adapun kemungkaran yang ada pada saudaranya tdk diingkari, takut merusak ukhuwah,. asal mau ke masjid, urusan dia mabok, atau maksiat lainnya ngga masalah..

    Sisi Kemiripan Jama’ah Tabligh Dengan Yahudi
    Semua ini berawal dari tuduhan dusta Jama’ah Tabligh terhadap da’wah Salafiyyah sebagaimana yang telah jelas bagi pembaca. Maka dihalaman terakhir ini, kami ingin mengungkap sesuatu yang tersembunyi bagi para pembaca; tentang “Tiga Belas Asas Da’wah Jama’ah Tabligh”. Ada satu poin dari 13 asas tersebut yang justru menunjukkan “kemiripan” Jama’ah Tabligh dengan Yahudi. Entah mereka sadar akan hal ini atau tidak.

    Nadhar M. Ishaq Shahab dalam bukunya “Khuruj fii Sabilillah” [hal. 27, penerbit Pustaka Billah, Bandung], membawakan 13 asas Da’wah (menurut Jama’ah Tabligh). Pada poin yang ke-5 dia berkata : “Amar ma’ruf, bukan nahi munkar”

    Prinsip inilah yang menyebabkan hancurnya Bani Israil. Entahlah, Jama’ah Tabligh dan Yahudi dalam hal yang satu ini, tampaknya ada kemiripan. Allah telah berfirman tatkala menggambarkan prinsip dan sikap Yahudi : ”

    لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ كَانُوا لا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

    Artinya : “Telah dilaknati orang -orang kafir dari bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu” [QS. Al-Maidah: 78-79]

    Sungguh menakjubkan, begitu cepat Yahudi mengetahui rahasia dari sebuah “chaos”

    jadi yahudi pun tahu manhaj dakwah JT, jadi JT boleh bebas disana,. itu jawabanya mas usman, silahkan baca makalahnya disini

  15. bagong
    Mei 2, 2013 pukul 7:47 am

    semoga allah mengampuni dosa2mu…..

    Amiin,..

  16. Sugi
    Mei 1, 2013 pukul 3:09 am

    Asalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    salah satu ciri Khuruj = melakukan perjalanan (safar) dari masjid ke masjid
    Hadits shahih yang berkaitan dengan hal tersebut :
    1. Hadits Muslim 2475
    Telah menceritakan kepadaku Amru An Naqid dan Zuhair bin Harb semuanya dari Ibnu Uyainah – Amru berkata- Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari Sa’id dari Abu Hurairah hingga sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan jauh, kecuali ke tiga Masjid. Yaitu; Masjidku ini (Masjid Madinah), Masjidil Haram (di Makkah) dan Masjid Al Aqsha.” Dan Telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abdul A’la dari Ma’mar dari Az Zuhri dengan isnad ini, hanya saja ia menyebutkan; “Diperbolehkan untuk bersusah payah mengadakan perjalanan jauh ke tiga Masjid.”

    2. Hadits Muslim No. 2476
    Dan Telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa’id Al Aili telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah menceritakan kepadaku Abdul Hamid bin Ja’far bahwa Imran bin Abu Anas telah menceritakan kepadanya bahwa Salman Al Agharr telah menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Hurairah mengabarkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tempat yang layak dijadikan tujuan safar hanyalah tiga masjid. Yaitu; Masjid Ka’bah, Masjidku (masjid Nabawi) dan Masjid Iliya (masjidil Aqsha).”

    Semoga bermanfaat,

    Terimakasih mas sugi, sangat bermanfaat,. dan ini semakin menunjukan tidak bolehnya melakukan perjalanan jauh, kecuali perjalananan ke tiga masjid yg disebutkan dalam hadits tsb, yaitu masjid nabawi,masjidil hararam, dan masjid alaqsa, selain ke tiga masjid tersebut, maka diharamkan,.. dan kita lihat bagaimana yang dilakukan oleh para jamaah tablig tersebut,.. sungguh sangat menyalahi kedua hadits tersebut,

    Sebenarnya dalil khuruj bukanlah dari hadits tersebut, tapi dari penafsiran pendiri jamaah tablig tentang ayat alquran,

    Aqidah dan amalan khuruj mereka berasal dari mimpinya pendiri Jama’ah Tabligh yaitu Muhammad Ilyas. Dia bermimpi menafsirkan ayat Al-Qur’an surat Ali Imaran ayat 110 yang artinya:

    ”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah.”

    Berkata Muhammad Ilyas di dalam mimpinya itu ada yang mengatakan kepadanya tentang ayat di atas: ”Sesungguhnya engkau (diperintah) untuk keluar kepada manusia seperti para Nabi.”

    Tidak syak lagi bagi ahli ilmu bahwa tafsir Muhammad Ilyas atas jalan mimpi mengikuti cara-cara shufiyyah adalah tafsir yang sangat batil dan rusak. Tafsir syaithaniyyah yang mewahyukan kepada Muhammad Ilyas yang akibatnya timbulnya bid’ah khuruj yang menyelisihi manhaj para Shahabat. Terang-terangan atau tersembunyi tafsir Muhammad Ilyas ini menujukkan bahwa dia mendapat wahyu dan diperintah oleh Allah seperti perintah Allah kepada Nabi dan Rasul. Yang pada hakikatnya, syaithanlah yang mewahyukan kepada dia dan kaum shufi yang lainnya demi membuat bid’ah besar.

    SEMOGA JAWABAN INI BERMANFAAT,.

    wassalaamu ‘alaiakum warahmatullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumus salam warahmatulllahi wabarakatuh

  17. Abu Rastra
    April 19, 2013 pukul 3:25 am

    Bagi saudara2ku di jamaah tablig, ketika ayat ali imran 110 turun kepada Rasullullah SAW beliau tidak melakukan apa2 (tidak memerintahkan khuruj), sedangkan hanya berdasarkan mimpi / ilham seorang yg bernama muhammad ilyas menemukan ide untuk khuruj , ini berarti muhammad ilyas lebih pandai, lebih memahami, lebih mengetahui kandungan ayat Alqur’an dari pada Rasulullah SAW.
    Banarlah kata perkataan para imam besar, yaitu :

    1. Imam Malik Rohimahullah,:
    “Barangsiapa mengadakan suatu perbuatan bid’ah (baru) dalam Islam yang ia anggap suatu kebaikan, ia telah menyangka bahwa NabiShollallahu ‘alaihi wa Sallam menyembunyikan risalah, karena Allah telah berfirman, “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kusempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhoi Islam sebagai agama bagimu”(Q.S. Al Maidah [5] : 3).

    Apa saja yang pada hari itu tidak termasuk bagian dari agama, pada hari ini pun bukan termasuk bagian dari agama”.(Lihat Al I’tishom oleh Asy Syathibi hal. 64/I dengan tahqiq dariSyaikh Salim Al Hilali hafidzahullah cet. Dar Ibnu Affan, Kairo, Mesir).

    2. Imam Asy-Syafi’iRohimahullah,:
    “Barangsiapa menganggap baik (satu perkara baru yang tidak disyariatkan) maka dia telah membuat syariat, sebagaimana Allah SWT berfirman mengingkari orang yang melakukan kebid’ahan dalam agama Allah SWT, yaitu :

    “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang lalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih.”[Asy-Syura: 21].

    3. Al-Imam AhmadRohimahullah, :
    “Aku heran dengan suatu kaum yang telah mengetahui sanad hadits dan keshahihannya tapi malah mengambil pendapat Sufyan. Padahal Allah SWT berfirman :

    “ Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih..”[An-Nur: 63].( Lihat Kitabut Tauhid karya Imam Asy-Syafi’i).

    Jazakallahu khairan

    • Irva Prahasta
      September 25, 2014 pukul 10:13 am

      assalamualaikum, Mungkin intinya seperti ini saja. bila ada seseorang mengatakan sesuatu tentang islam, kita konfirmasi lagi ke Al-Qur’an dan hadist shahih?

      bila perkataan seseorang itu benar/cocok/dekat dengan Al-Qur’an maka ikutilah, dan sebaliknya bila jauh dr Al-Qur’an,maka tolaklah.

      betul seperti ini bukan min?

      Terimakasih Irva, sudah komentar disini,.
      Kurang tepat sih ,. harusnya sesuai dengan alquran atau hadits shahih, ada tambahannya,. yaitu DENGAN PEMAHAMAN YANG BENAR, YAITU PEMAHAMAN PARA SAHABAT,.. karena kepada sahabatlah Rasulullah menjelaskan alquran dan hadits pertama kali, jadi kita jika ingin benar dan selamat, maka ikutilah pemahaman para sahabat, karena itu diperintahkan oleh Rasulullah, bahkan Allah juga memerintahkannya,. lihat surat attaubah ayat 100 , ada ancaman bagi yang tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, bisa dilihat di surat annisa ayat 115,
      Mengikuti pemahaman para sahabat adalah SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN, sudah saya posting disini

  18. Maret 30, 2013 pukul 9:05 am

    Pertanyaan:
    Apa hukum khuruj yang dilakukan oleh kelompok Jamaah Tablig? Apakah perbuatan itu termasuk bid’ah ? Jawaban:
    Mufti Agung Mesir, Prof. Dr. Ali Jum’ah Muhammad:
    Khuruj yang dilakukan oleh Jamaah Tablig adalah perbuatan yang boleh dilakukan bagi orang yang mampu untuk berdakwah dengan sikap lembut, penuh hikmah dan mampu memberi nasehat dengan baik serta bersikap ramah dan sopan kepada orang- orang.

    Fakta dilapangan, banyak sekali anggot JT yg khuruj ini adalah orang2 yg jahil thd ilmu agama,. bagaimana bisa berdakwah dengan hikmah? itu yg terjadi di indonesia,

    Selain itu, orang tersebut juga harus mengetahui dengan baik apa yang dia sampaikan kepada orang-orang, tidak menerlantarkan keluarganya dan orang- orang yang menjadi tanggung jawabnya.

    Fakta yang terjadi, banyak sekali diantara mereka yg menelantarkan keluarganya,tidak memberikan nafkah kepada keluarganya, dan banyak pula akhirnya perceraianpun tidak terhindarkan,

    Adapun penetapan masa khuruj selama 4 hari, 40 hari dan lain sebagainya, hanyalah merupakan masalah teknis murni yang tidak ada hubungannya dengan masalah bid’ah. Ini selama pelakunya tidak meyakini bahwa penetapan jumlah hari itu adalah sesuatu yang disyariatkan.

    Masalahnya, ini serempak penetapannya seperti itu, dan mereka beranggapan dengan dalil, yaitu perkataan umar bin khattab,
    sedangkan khuruj sendiri, ini timbul dari penafsiran nyeleneh ayat alquran menurut pemahaman tokoh JT ini,. padahal ayat tersebut bukan seperti itu maknanya,

    • Ari Budianto
      April 22, 2013 pukul 1:34 am

      #Faizal : kata siapa penetapan 3hr,40hr,4bln hanya lah ‘merupakan masalah teknis murni’…coba tanyakan kepada karkun2(sebutan bagi para orang jt),bagaimana hukumnya kl orang yg berniat keluar 4bln tapi ternyata dia hanya mampu keluar 3bln…sah tidak keluarnya? apakah dihitung keluar 4bln ? maka jawabannya adalah tdk “sah” krn khurujnya tdk ampe 4bln…nah ini berarti apa ?

      Terimakasih mas Ari,
      Islam ini milik Allah, maka dalam beribadah harus mengikuti ketentuan yg sudah Allah tetapkan,
      Islam bukan milik JT, bukan milik Ormas, bukan milik kelompok,
      Allah nanti akan memintai pertanggungjawaban kita semua, apakah kita beribadah sesuai dengan aturan yg allah tetapkan, atau menurut aturan-aturan selain Allah,
      Secara tidak langsung orang yg melakukan ibadah dengan tatacara sendiri yg tidak ada ketetapannya dari Allah, mereka sedang beribadah menurut aturan tandingan-tandingan selain Allah, mereka menuhankan kyiai mereka, habib mereka,ajengan mereka, ormas mereka, atau tokoh2 mereka,.
      Agama islam agama yg berdasarkan dalil, bukan berdasarkan tokoh atau kelompok, atau ormas,

  19. Gusti Prabu
    Februari 24, 2013 pukul 4:02 pm

    maka islam ngak pernah maju,ada gerakan yg mengajak kpda kebaikan malah di fitnah dan di hujat,sya tidak pernah ikut jemaah ini,tapi sya ada melihat tetangga yg berubah karena gerakan ini,maslah hadis yg dhoib yg dibawa mreka itu bukan sandaran mereka,tetapi hanya dilakukan pd saat mereka berdakwah,apbila mreka selesai mereka trserah belajar dmana aja,dan ingat mereka bukan aliran,tapi gerakan dakwah.sy sangat menghargai pendapat anda,

    Betul sekali, islam tidak akan maju jika ada kelompok yang mendakwahkan islam dengan dalil yg tdk shahih,bahkan palsu,
    Memang betul jamaah ini banyak membuat sadar para pelaku maksiat dari kemaksiatannya, banyak preman yg sekarang rajin shalat, dll,

    Tapi ada bahaya yang lebih besar dari kemaksiatan yg sebelumnya dilakukan oleh para pelaku maksiat setelah mengikuti kelompok Jamaah tablig ini, apa itu? mereka diajak kepada kebidahan, dan bidah lebih buruk dari maksiat, kondisi dia sebelumnya itu dosanya masih lebih ringan daripada setelahnya,

    Banyak sekali kebidahan yang dilakukan oleh jamaah ini,.. bidah yg sangat tampak dan jelas dari kelompok ini, bahkan ini menjadi kebanggan jamaah ini adalah keluar atau khuruj dari masjid ke masjid dgn jumlah hari tertentu, mereka mengatakan ini sebagai jalan dakwah, jihad fissabilillah,.. padahal ini kebidahan yg sangat nyata,.

    tapi, mereka tidak mau dikatakan sedang berbuat bidah dengan model khurujnya tersebut, mereka menganggap itu ibadah, padahal syarat diterimanya ibadah itu ada 2, pertama ikhlas, kedua mengikuti contoh rasulullah, dan rasulullah tidak pernah melakukan khuruj sebagaimana para karkun/jamaah tablig ini lakukan,. para sahabat tdk melakukannya, demikian juga imam yang 4, dan para ulama ahlussunnah lainnya ,.

    Dan inilah mengapa bidah lebih buruk dari maksiat,
    Jika anda bertanya kepada preman yg suka mabuk,main wanita,berjudi,memalak, apakah perbuatan mereka itu berdosa? maka akan dijawab IYA,. dan mungkin suatu saat dia ingin tobat dari perbuatannya, dan tidak ingin keluarga dia seperti itu, bahkan terkadang dia menyembunyikan profesinya di keluarga atau masyarakat mereka,..

    berbeda dengan pelaku bidah,.. tanya ke mereka, apakah khuruj ini adalah dosa? maka mereka akan marah,.. berdakwah kok dianggap dosa, ini ibadah tahu… padahal kita tahu, syarat diterimanya ibadah itu ada dua,.

    Itulah makanya IBLIS lebih suka kepada pelakuk BIDAH, daripada pelaku maksiat,.

  20. abu hamzah
    Februari 23, 2013 pukul 2:03 pm

    Alhamdulillah bagi saudara ku yang telah mendapatkan hidayah dari Allah
    sekarng tugas antum adalah menjaga hidayah itu sesuai dengan Rosulullah bukan sesuai denga Maulaana Ilyas

  21. duta maju
    Februari 22, 2013 pukul 1:53 pm

    syifa :
    fahamilah secara utuh, baru antum akan tahu maksud dan tujuan mulia jama’ah tabligh..

    Terimakasih akhi atas komentarnya,
    Silahkan dipahami secara utuh ucapan para ulama jamaah tablig, bahkan masih ada hubungan keluarga dengan pendiri jamaah tablig ini, silahkan bisa antum baca disini

  22. armen
    Januari 16, 2013 pukul 2:06 pm

    Assalamualaikum,

    Wa’alalikumussalam warahmatullah

    saya termasuk yg dulunya banyak berbuat tidak baik ,waktu saya berbuat maksiat tak pernah ada yang perduli.waktu itu tetangga saya ustad bergelar LC,tapi tak peduli dgn saya walaupun sering terlihat olehnya kebejatan saya sebagai tetangga,sampai suatu saat seorang jemaah tabligh mengajak saya untuk kemesjid,alhamdulillah sekarang saya berusaha jaga sholat berjamaah,..

    dan saya saat ini ingin sekali belajar agama,tapi mereka sudah tidak ada,.pindah masjid katanya,.. saya disarankan belajar dgn ustad LC tadi,saya mau…tapi setiap kali saya dekati sepertinya dia risih dgn keadaan saya, bagaimana sebaiknya saya ini,..mencari jemaah tabligh atau bagaimana..,saya ingin bertobat…

    Alhamdulillah pak armen, apalagi dengan semangat anda ingin belajar, kalau boleh tahu, dimanakah anda tinggal? Insya Allah nanti kita bantu mencarikan tempat untuk belajar ttg islam, yang alhamdulillah sudah tersebar diseluruh indonesia, barangkali ada yang dekat dengan tempat tinggal bapak ,

  23. ustad amin
    Desember 9, 2012 pukul 7:05 pm

    asalammualaikum

    Wa’alalikumussalam warahmatullah

    setau saya mas jemaah tablik itu tidak pernah memaksa orang untuk ikut ke ajaran nya tetapi hanya mengajak bagi yg mau ikut aja dan setau saya tidak pernah membikin sakit hati orang.

    malah orang yg dulunya sering melakukan maksiat dan mabuk mabukan, judi dan lain sebagai nya setalah diberi hidayah dan ikutablik alhamdulillah berubah 180% menjdi orang taat agama jadi saran saya cukup allah lah yang bisa menentukan salah benar nya sesuatu itu bukan kita nanti bisa jadi fitnah….

    Terimakasih ustadz amin atas komentarnya,
    Betul sekali apa yang ustadz katakan, banyak sekali orang yang dulunya rajin maksiat,menjadi rajin ke masjid, bahkan para premanpun banyak yang ikut jamaah ini, itu tdk diingkari, dalam satu sisi ini adalah kebaikan, mengajak kepada kebaikan, beramar ma’ruf,

    Namun ada sisi lain yang lebih buruk, yaitu mereka mengajak kepada perbuatan bidah, dan perbuatan bidah ini lebih buruk daripada perbuatan maksiat yang dilakukan oleh orang2 ini sebelumnya, seprti mabuk, judi, main permpuan, dll,

    Apa perbuatan bidah tersebut? banyak sekali, dan yang terlihat jelas didepan kita, adalah khuruj, mereka mengatakan khuruj fii sabiilillah, padahal itu bukan fii sabilillah, karena ini tidak pernah diajarkan sama sekali oleh Rasulullah, dan tdk dilakukan oleh para sahabat,

    Aliran ini dibuat oleh muhammad ilyas,. dan kerabat pendiri jamaah ini mengingkari apa2 yang dilakukan oleh jamaah ini, silahkan ustadz amin bisa lihat disini pengakuan mereka yang sudah ikut puluhan tahun di jamaah ini,

    Jika bicara fitnah, justru fitnah yang ditimbulkan oleh jamaah inilah yang perlu diwaspadai, karena seolah-olah mereka mengajak kepada kebaikan, tapi mereka tidak mencegah kemungkaran yang ada pada anggota jamaahnya, sehingga dengan hal ini, merekalah satu-satunya jamaah yang bebas masuk ke negara zionis yahudi , jadi pa ustad amin jangan tertipu dgn penampilan mereka, dan apa yang telah mereka lakukan,.

  24. Pakne Zahro
    Desember 6, 2012 pukul 3:46 pm

    Maaf saya juga pernah bertemu mereka,setelah sholat jama’ah mereka membacakan satu Hadits dari kitab buku shohih bukhori,

    terimakasih pakne zahro,
    Ingin mengetahui lebih jauh tentang jamaah tablig ini, silahkan baca postingan terbaru disini

    dan diakhir artikel tersebut ada link ke website sumber, dan diwebsite tersebut akan dijelaskan lebih banyak lagi tentang keanehan dan penyimpangan jamaah tablig ini

  25. herman
    Desember 4, 2012 pukul 4:43 pm

    Semoga Alloh menunjuki kita semua ke jalan yang lurus, dan mengumpulkan kita semua kelak di jannatul firdausnya.
    Tapi mas harus hati2, jangan langsung memfonis begini. Takutnya : Kalau ini benar dan mereka yang kita omongi gak seneng, ini kan namanya gibah. dan kalau ini salah dari tuduhan kita ini kan fitnah…
    hati2 aja mas, gak perlu saling menjelekkan, apalagi sesama muslim…….

    “semut diujung lautan nampak, gajah di pelupuk mata gak nampak”

    Terimakasih mas herman atas komentarnya,
    Mengingatkan bahaya pemikiran kelompok yang menyimpang bukanlah termask ghibah yg dilarang,. sama saja seperti mengingatkan bahaya penyimpangan syiah,ahmadiyah,atau ldii, agar kaum muslimin tidak terjerumus kedalamnya,.
    Mudah-mudahan bisa dipahamai, jazakallahu khairan

  26. kultsum
    Desember 2, 2012 pukul 1:12 pm

    Assalamu’alaikum. komentar ana koq ga keluar ya ms admin?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah, sdh tuh, dimoderasi dulu akh

    • Februari 22, 2013 pukul 2:53 am

      saalamu’alaikum’saudara ALHAMDULILLAH saya mengenal agama ats izin ALLAH asbab dri saudara kita dri JT mereka masuk dengan jalan kaki didesa saya sbelumx saya masi percaya perdukungan dan tdk pernah solat saat itu dikambung saya sayala yg terkenal dengan pereman kampung minum” main perempuan mencuri kelahi melawan orang tua hampir semua kemaksiatansaya lakukan bahkan pernah saya dikejar sama orangtua gara” kenakalan saya. dan ALHAMDULILLAH asbab dri saudara kita jamaah tablik ALLAH beri hidaya pada saya. sehingga yg tadix tdk solat menjadi solat bahkan saya skarang jd penjaga mesjid Dan tukangazan dimesjid. yg tadix minum skarang dawa sama saudara peminum. yg tadix dikejar orang tua sampai 3 hri 3malam dihutan gara” dikejar orangtua menjadi anak kesayangan orang tua. dan ALHAMDULILLAH skarang terjun di dunia da’kwa meskipun ilmu tdk banyak bahkan pendidikan cuman SD tpi banyak saudara” kita yg peminum saya ajak kemesjid. saya ajak bukan untk menyembah berhala minum”man keras zinah maksia.t tp mengajak mereka pada kebaikan. saya sbagai jt klo salah dimana letak kesalahan saya tolong diperbaiki saudara saya tdk pux pendidikan dan sayapun kurang ilmu tp atas izin ALLAH saya bisa mengajak saudara” kita yg tadix maksiat menjadi taubat.tp igat itu ats izin ALLAH asbab JT saya dpt hidayah.

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, terimakasih mas..
      Memang betul jamaah ini banyak membuat sadar para pelaku maksiat dari kemaksiatannya, banyak preman yg sekarang rajin shalat, dll,

      Tapi ada bahaya yang lebih besar dari kemaksiatan yg sebelumnya dilakukan oleh para pelaku maksiat setelah mengikuti kelompok Jamaah tablig ini, apa itu? mereka diajak kepada kebidahan, dan bidah lebih buruk dari maksiat, kondisi dia sebelumnya itu dosanya masih lebih ringan daripada setelahnya,

      Banyak sekali kebidahan yang dilakukan oleh jamaah ini,.. bidah yg sangat tampak dan jelas dari kelompok ini, bahkan ini menjadi kebanggan jamaah ini adalah keluar atau khuruj dari masjid ke masjid dgn jumlah hari tertentu, mereka mengatakan ini sebagai jalan dakwah, jihad fissabilillah,.. padahal ini kebidahan yg sangat nyata,.

      tapi, mereka tidak mau dikatakan sedang berbuat bidah dengan model khurujnya tersebut, mereka menganggap itu ibadah, padahal syarat diterimanya ibadah itu ada 2, pertama ikhlas, kedua mengikuti contoh rasulullah, dan rasulullah tidak pernah melakukan khuruj sebagaimana para karkun/jamaah tablig ini lakukan,. para sahabat tdk melakukannya, demikian juga imam yang 4, dan para ulama ahlussunnah lainnya ,.

      Dan inilah mengapa bidah lebih buruk dari maksiat,
      Jika anda bertanya kepada preman yg suka mabuk,main wanita,berjudi,memalak, apakah perbuatan mereka itu berdosa? maka akan dijawab IYA,. dan mungkin suatu saat dia ingin tobat dari perbuatannya, dan tidak ingin keluarga dia seperti itu, bahkan terkadang dia menyembunyikan profesinya di keluarga atau masyarakat mereka,..

      berbeda dengan pelaku bidah,.. tanya ke mereka, apakah khuruj ini adalah dosa? maka mereka akan marah,.. berdakwah kok dianggap dosa, ini ibadah tahu… padahal kita tahu, syarat diterimanya ibadah itu ada dua,.

      Itulah makanya IBLIS lebih suka kepada pelakuk BIDAH, daripada pelaku maksiat,.

  27. kultsum
    Desember 2, 2012 pukul 1:09 pm

    Alhamdulillah ana terhindar dari aliran ini, sempat ikuti kajiannya dan nyaris smpat kebawa.

    tapi setelah ada tman yg mngingatkan, ana lgs jauhi itu aliran.

    Dikabarkan juga bahwa mrk berdakwah, tanpa memperhatikan hal2 penting lain sampai2 berhari2 meninggalkan keluarga dg alasan berdakwah, bahkan meninggalkan kwajiban mnafkahi anak dan istri.

    masyaAllah..ini sungguh kterlaluan. topik2 kajian yg dibahas juga tdk berbobot ilmu, sangat beda dg ahlussunnah wal jama’ah yg bgitu menenteramkan begitu ana mengikuti manhaj yang haq tersebut. Alhamdulillah…

    • abdul syukur
      Desember 4, 2012 pukul 3:12 am

      to: kultsum.. kalo bgitu sama tuh pernah para santri kompor (krn kalo mw khuruj bawa kompor) ceramah di masjid lingkungan ana yang isi ceramahnya kisah2 entah berantah yang gak ada dalil shahihnya.

      padahal di Al-Quran banyak sekali kisah2 para nabi dan rasul yang bisa kita ambil manfaatnya sebagai pelajaran…

      tapi kok mereka gak mau menukil ya…..?

      Ya, mereka sering juga cerita2 tentang pengalamannya ketika khuruj,.. lucu-lucu ceritanya,.. anggotanya sih manggut-manggut saja, saya sih pernah denger sendiri ketika dengerin imam mereka cerita di masjid kebon jeruk ,

      • syifa
        Desember 6, 2012 pukul 10:08 am

        fahamilah secara utuh, baru antum akan tahu maksud dan tujuan mulia jama’ah tabligh..

        Terimakasih akhi atas komentarnya,
        Silahkan dipahami secara utuh ucapan para ulama jamaah tablig, bahkan masih ada hubungan keluarga dengan pendiri jamaah tablig ini, silahkan bisa antum baca disini

  28. abdul
    Desember 1, 2012 pukul 3:48 am

    ohhhh gt y kang sebenerny sy cm mw ikt ngasi tanggapan akang ke mas solihin yg mnurut akang kesannya preman itu gimana gt…..

    setau saya kan preman jg hamba ALLOH ummat nabi jg kan,nah jd mnurt akang teh kumaha sebagai org yg berilmu ngajak mereka2 yg blm taat dan jg premn2 it kang..

    maklum ni kang saya bukan ank pondokan ni jg blajr ngaji ny di masjid ja sih ma ust d kmpung saya

    Terimakasih mas abdul,
    Ajaklah kepada akidah yg benar, pemahaman islam yg benar, yaitu islam yg dipahami oleh para sahabat,. bukan mengajak kepada kelompok tertentu,.
    Dan jika anda belum cukup ilmunya, bukan tugas anda tuk mendakwahi mereka, bisa 2 anda sendiri terbawa,.. pelajarilah agama islam ini utk diri anda dulu, utk org2 yg dibawah kekuasaan anda, jika anda dah berkeluarga,dakwahi istri,anak,.. keluarga terdekat dulu anda,. bukan mendakwahi preman2 itu,..

    hingga suatu saat nanti, dgn berjalannya waktu, bertambahnya ilmu, nanti anda sendiri akan mengetahui bagaimana harus bertindak kepada masyarakat, tentu dgn ilmu dan hikmah,. perbanyaklah berdoa utk kebaikan anda, dan kebaikan mereka,..

    Alhamdulillah banyak kok org2 Jamaah tablig yg tobat, dan rujuk kepada manhaj salaf, pemahman para sahabat,.. bahkan preman2 pun banyak kok yang tobat, rujuk kepada pemahaman para sahabat, saya sendiri malah punya temen di sukabumi, kepala premannya malah yang tobat, bahkan merokokpun ditinggalkan,.. beda dengan jamaah tablig, banyak dikalangan mereka yg masih merokok, saya lihat sendiri di masjid kebon jeruk jakarta, salah satu pusat jamaah tablig di indonesia, dan dulu saya juga sempet nginep di masjid kebon jeruk,

  29. ivan
    November 18, 2012 pukul 11:44 am

    baik sekali ilmunya. semoga jadi amal jariah, amin

  30. ustman Abdillah
    November 2, 2012 pukul 12:24 pm

    Afwan mas agus, ayat “lakum diinukum waliyadin” itu untuk orang-orang kafir, beginilah kalau asal comot dalil, akibatnya menempatkan dalil buka pada tempatnya..

    Yah, begitulah gambaran pengikut jamaah tabligh, asal comot ayat, asal comot hadits, ritual khuruj ala jamaah tabligh aja itu tafsiran dari pendiri jammah tabligh ini, menafsirkan ayat alquran sendiri,. jadilah dalil khuruj,

    Pendirinya saja sudah seperti itu, tentu pengikutnya lebih parah dari pendirinya,.
    dulu saya sendiri sering denger cerita dari orang2 yg biasa khuruj ini, dulu saya sering ke masjid kebon jeruk jakarta, pusat markas jamaah tabligh di indonesia,

  31. Andy Yacob
    September 8, 2012 pukul 3:49 pm

    Maaf, mungkin bisa saya tambahkan bahwa penampilan jamaah tabligh memang luar biasa, dengan surban dan pakaian serbah putih. seperti orang berilmu agama tinggi, namun sebenarnya kosong, kajian mereka hanya berpegang pada buku Fadilah amal yang dipakai hujah kebanyakan hadits dhoif.

    Terimakasih atas tambahannya mas,..
    Betul sekali, itulah kitab yg selalu diulang-ulang dan dibaca di halaqah mereka,. kitab yg ditulis oleh tokoh jamaah ini,
    Mereka tidak mengkaji kitab-kitab ulama lain seperti shahih bukhari,shahih muslim,kitab fikih yg ditulis oleh para ulama,.. mereka mencukupkan diri dgn buku fadhail a’mal

    • Budi
      Desember 4, 2012 pukul 6:59 am

      Dari yang pernah saya alami (ketahui dari dalam; saya pernah ikuti khuruj-nya jamaah tsb kerna hendak mengetahui lebih banyak manhajnya), mereka berdakwah door-to-door dan person-to-person, kegiatan utamanya adalah itikaf di masjid.

      Adapun periode itikaf yg biasa dilakukan adalah sebanyak 7, 14,30,60 hari (saya belum mengetahui darimana dasar memakai jumlah bilangan tsb).

      Dan kitab yang dijadikan pegangan adalah Fadhail amal, Fadhail Sodakoh dan kitab lainnya (berasal dari penulis yg sama).

      Kebanyakan dari mereka memang menghindari perbincangan mengenai ilmu syariat dgn alasan akan menimbulkan furu’iyah (justru ironisnya kebanyakan dari mereka tak memiliki pengetahuan mengenai ilmu syariat).

      Hal lain yang menjadi kontroversi adalah banyaknya digunakan riwayat yang tidak mendasar (hadist dho’if dan palsu) dari kitab rujukan mereka, dan yang kesemuanya itu justru dijadikan penyemangat untuk berdakwah (contoh riwayat seorang dikatakan wali allah yg bisa melihat rontoknya dosa pada diri seseorang).

      Terimakasih mas budi, memang begitulah mereka, semua yg mas budi sebutkan betul, dulu juga saya sempat ikut, alhamdulillah ngga sempat ikut khuruj,. tapi mendengar kisah2 lucu mereka saja ketika sedang khuruj, dan sempat nginep di masjid kebon jeruk, kebetulan saya punya paman yang pernah jadi orang yang berpengaruh disana, apalagi ketika ada kunjungan syaikh mereka dari pakistan dan bangladesh

  32. Solihin
    Juli 18, 2012 pukul 5:18 am

    Jamaah tabligh apakah orang2 yang datang ke rumah dan mengajak sholat berjamaah di masjid?

    Iya, itu mereka, salah satu kegiatannya seperti itu, mengajak kepada kebaikan, akan tetapi tidak mencegah mereka dari kemungkaran,..

    Ayo shalat, tapi mereka tidak menggubris jika dia masih terus berbuat syirik, mabok, dan maksiat-maksiat lainnya,

    Makanya banyak pengikut mereka adalah orang-orang yg suka bermaksiat,preman,

    Dan mereka pula satu-satunya yang bebas bisa masuk ke negara zionis yahudi,.. karena mereka tidak mengenal nahi mungkar, hanya beramar maruf saja,

    • Mujahid muda
      Oktober 7, 2012 pukul 7:34 am

      bismillah..
      mohon maaf sebelumnya hanya meluruskan bahwa fadhilah amal itu berisi hadist hadist dari bukhari muslim..

      Terimakasih atas komentarnya, mudah-mudahan Allah menunjuki kita ke jalan yang benar,
      Karena lantaran komentar anda, saya postingkan artikel ini, mudah-mudahan artikel ini bisa mencerahkan anda dan kaum muslimin tentang kitab pegangan JT ini,baca disini

    • agus
      November 2, 2012 pukul 2:35 am

      Rasulullah berkata: jika engkau melihat kemungkaran, maka cegahlah dgn tanganmu (kekuatan), jika tidak mampu maka cegahlah dgn lisanmu (ucapan), jika tidak mampu lagi, maka bencilah dalam hati. sesungguhnya itulah sekecil-kecilnya Iman.

      Rasulullah berkata: Cegahlah manusia dari kemungkaran, meskipun kamu sendiri masih berbuat.

      Sahabat Rasululah juga adalah org-org yang dulunya jahiliyah tp mereka kemudian diampuni oleh Allah swt setelah mendapat hidayah.

      Tabligh datang dengan misi perdamaian (bukan utk berperang), makanya mereka diterima di Negara mana saja. Menyangkut nahi mungkar,maka “Lakum diinukum waliyadiin” tidak ada paksaan dalam agama. bukankah Islam itu Rahmatan lil alamin?….

      Terimakasih mas agus atas komentarnya yg cukup bagus,
      Saya tanya kepada anda, jika anda ikut jamaah tablig ini,
      Apakah jamaah tablig pernah melarang kesyirikan?
      Justru kenapa jamaah ini diterima diberbagai kalangan, bahkan premanpun bnyk yg ikut jamaah ini, dan mereka bebas khuruj ke negeri yahudi israel, itu karena mereka / jamaah ini hanya menyeru kepada amar maruf saja, mengajak berbuat baik saja tanpa melarang kemungkaran,
      Jadi mereka mengajak preman utk shalat berjamaah, tapi tidak melarang perbuatan maksiat yg dilakukan oleh preman tsb,

      mana nahi mungkar yg dilakukan jamaah tablig?
      Baik dgn tangan, dgn lisan, atau dgn hati,.

      Apalagi org2 yg jalan keluar ( khuruj ) itu org2 yg bodoh thd ilmu agama, hanya berbekal kitab rujukan utama jamaah ini, fadhailul a’mal yg disusun oleh petinggi jamaah tablig ini,..

      Tapi tdk mempelajari kitab2 ulama semisal kitab shahih bukhari,muslim, dan kitab2 para ulama lainya,..

      • November 30, 2012 pukul 5:31 pm

        mf y kang ane bkn nya mw ikt2an ni tp d tmpt ane ngontrak ad mantan preman yg suka khuruj dia rajin sholat kang trus dia jg ninggalin smua maksiat yg dlu prnh dia buat trus skrg dia tinggalin smua kok mlh dia jg ngajak temen2 yg dlu maksiat bareng sama dia dan skrg yg sy liat mreka smua tinggalkan maksiat dan perlahan dlm masa perbakan yg sungguh2 nahh bgaimana mnurut tanggapan ente kangg cite=”#commentbody-5771″>
        Mujahid muda :
        bismillah..
        mohon maaf sebelumnya hanya meluruskan bahwa fadhilah amal itu berisi hadist hadist dari bukhari muslim..

        Terimakasih atas komentarnya, mudah-mudahan Allah menunjuki kita ke jalan yang benar,
        Karena lantaran komentar anda, saya postingkan artikel ini, mudah-mudahan artikel ini bisa mencerahkan anda dan kaum muslimin tentang kitab pegangan JT ini,baca disini

        Terimakasih kang abdul,
        Sebenarnya saya sendiri salut atas semangat dakwah yang dilakukan oleh jamaah tablig, mengajak manusia agar mengerjakan shalat, hanya saja sangat disayangkan, mereka tidak memiliki ilmu yang cukup, sehingga kita dapatkan mereka rajin shalat, tapi dengan bidah-bidahnya,
        Seperti contoh kasusnya para preman yg rajin shalat, tapi setelah shalat mereka mengerjakan bidah, jadi kondisi dia sebelumnya itu masih lebih mending, karena hanya mengerjakan maksiat, sedangkan iblis lebih menyukai bidah daripada maksiat, pelaku maksiat bisa diharapkan suatu waktu akan bertaubat, tapi pelaku bidah, susah sekali tuk bertobat,. gimana mau bertobat, karena dia menganggap bidah yg dilakukannya itu adalah ibadah,

        Memang jamaah tablig adalah jamaah terbesar, tersebar di seluruh dunia,.. dan jamaah tablig itu satu2nya yg bisa bebas ke negara yahudi bani israil, .. kenapa? karena jamaah tablig hanya menyeru kepada kebaikan, tapi tidak mencegah kemungkaran,.. dan ini klop dengan yahudi, sebab yahudi pun demikian, tidak mencegah kemungkaran,.

  1. No trackbacks yet.

silahkan komentar jika kurang jelas atau ada yang ingin ditanyakan..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.054 pengikut lainnya.