Beranda > Belajar Nasehat, MTA > Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )

Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )


Mengapa Saya Keluar Dari MTA ( Majlis Tafsir Alquran ) ,bagi yang belum mengetahui apa penyimpangan MTA20 PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN MTA DITINJAU DARI PEMAHAMAN AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH MANHAJ SALAF :

1. Tidak menggunakan qo’idah tafsir yang benar, MTA membuat metode tafsir sendiri sehingga banyak kekeliruan di dalamnya.

2. Memalingkan makna sifat-sifat Allah dengan tanpa hujjah yg benar.

3. Membuang sifat AL-HAYAA-U bagi Allah Azza wa Jalla (Q.S Albaqarah:26) dan menggantinya dengan makna “Meninggalkan sesuatu perbuatan” berhujjah dengan hadits lemah bahkan salah dalam penulisan matannya. Padahal Rasulullah menyatakan dalam sabdanya: “innallaha hayiyyun kariimun” Sesungguhnya Allah Pemalu lagi Maha Mulia” (H.R. Abu dawud, Tirmidzi)

4. Menolak Sifat Wajah bagi Allah Azza wa Jalla. MTA katakan :”Alah tidak mempunyai muka”. Sedangkan Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan hal ini dalam firmanNya (Q.S Albaqarah:272), juga hadits hadits dari rasulullah shalalllahu’alaih wassalam “Sesungguhnya engkau tdk akan ditnggal sehingga engkau melakukan amalan yg mengharap dengan WAJAH ALLAH” (H.R Bukhari dan Muslim)

5. MTA meyaqini bahwa surga tempat tinggal ADAM adalah di BUMI. Mereka menafsirkan surat albaqarah:35 bahwa Syurga Adam itu adalah “KEBUN DI ATAS BUMI INI”. Padahal ini adalah pendapat yg masyhur dari orang orang qadariyyah dan mu’tazilah.

6. Menyelewengkan makna bahkan menginkari syafa’at nabi. Dlm tafsir surat albaqoroh:48 mereka mengatakan bahwa syafa’at adalah “TIUPAN ‘ILMU, BUDI PEKERTI YANG TINGGI DAN PERADABAN KENABIAN YANG SUCI, TEGASNYA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN DITERIMA SYAFA’AT”. Padahal adanya syafa’at ini telah ditetapkan Allah Azza wa Jalla dan hadits-hadits mutawatir dari Rasulullah sholallohu’alaihi wasallam.

7. Meyaqini bahwa yg haram hanya 4 saja yg disebut dalam surat al an’am:145, sedangkan yg dijelaskan oleh nabi dgn hadits yg shahih diinkarinya. Bahkan berani membuang hadits tsb.

8. Salah dalam mendudukkan ayat ayat utk orang kafir dan disematkan kpd orang2 muslim, smisal surat ala’raf:40, shingga mereka menganggap sama hukumnya orang muslim dengan orang kafir jika telah masuk neraka yaitu kekal di dalamnya.

9. Menganggap yg diharamkan Rasulullah hanya makruh saja jadi boleh dilakukan/dikerjakan. Ini bertentangan dengan surat alhasyr:7, dan ali imran :31

10. Menganggap hadits yg shahih bahkan mutawatir disamakan dengan hadits syadz bila bertabrakan dngan alqur’an, jadi boleh dibuang, dan ini adalah pendapat yg paling bathil dari inkarussunnah.

11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
12. Mereka mengingkari adanya jahannamiyuun, yaitu orang yg beriman yg dientaskan dari neraka oleh Allah Azza wa Jalla berdasarkan ayat2 yg diperuntukkan bagi orang orang kafir. Padahal banyak hadits mutawatir yang mengabarkannya. Mereka meyaqini bahwa “”wa khobarulwaahidi dhonniyyun” hadits yg ahad adalah DUGAAN/dhonny”. Imam syafi’i telah membantah perkataan sesat ini dan beliau berkata;
“ijma’almuslimuuna qodiiman wahadiitsan’ala tatsbiiti khobarilahaadi walintihaa-i ilaihi” “Kaum muslimin sejak dahulu hingga skarang telah spakat atas menetapkan hadits ahad dan berhenti padanya”(Ar-Risalah), juga dikuatkan oleh imam ibnu hajar atsqolani, ibnu abil izz, syaikh albani dll.

13. Menganggap bahwa petunjuk hadits nabi tidak harus diikuti karena nabi adlah manusia biasa yang bisa benar dan bisa SALAH. Ini sungguh akan merusak syahadat mereka terhadap rasulullah, karena rasulullah bersabda :” TIDAKLAH KELUAR DARINYA MELAINKAN KEBENARAN” [Diriwayatkan oleh Ad-Daarimiy no. 501; shahih. Diriwayatkan juga oleh Ahmad 2/164 & 192, Al-Haakim 1/105-106, dan yang lainnya].

14. Dalam hukum mawaarits mereka juga tidak menggunakan hadits yang shahih yg menjelaskannya, tapi hanya dengan ayat alqur’an saja yg ditafsirkan aqalnya sendiri.

15. Dalam hukum zakat, mereka membuat ajaran bid’ah yaitu zakat profesi yg tdk pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya juga imam empat skalipun.

Dan mereka menyamakannya dengan hukum zakat pertanian, TETAPI anehnya ukuran zakatnya menggunakan zakat MAL. Aneh bin ajaib, bisa bisanya membuat syari’at sendiri.

16. Membolehkan tayamum mutlaq saat safar walaupun ada air, ini menyelisihi dalil yg sangat banyak.

17. Menganggap bahwa laki laki dan perempuan semuanya wajib shalat jum’at scara mutlaq. Padahal jika meruju’ pada hadits nabi tidaklah sbagaimana yg mereka fahami. Dan mereka menganggap orang yg ada udzur di masjid kmudian shalat di rumahpun dianggap shalat jum’at pada hari itu.

18. Mengatakan bahwa ISBAL hukumnya “MUBAH”, sdangkan Rasulullah telah menyatakan keharamannya dengan adzab neraka jika tidak dengan kesombongan dan bila dengan kesombongan lebih berat lagi yakni tdk diajak bicara oleh Allah dan tidak disucikan.

19. Menghalalkan musik, maka dari itu dalam radio mereka juga full music, padahal para sahabat telh menafsirkan surat luqman:6 sbagai haramnya nyanyian dan alat alat musik.

20. MTA tidak mempercayai/meyaqini bahwa jin bisa masuk dalam tubuhmanusia, smentara Rasulullah telah menjelaskan dengan hadits2 yg shahih akan adanya kesurupan dan ruqyah.

21. Sungguh banyak lagi penyimpangan2 dalam MTA dan kesalahan2 penafsiran mereka, tapi ini cukup kiranya sbagai peringatan agar kita berhati hati pada faham yg seperti ini. Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar menjadikan tulisan ini di dalam timbangan ‘amalan kebaikan kami. Wallahua’lam bisshawaab. Barokallahufiikum.

sumber dari akun fb Abu Faris Bambang Surono

  1. Anonymous
    Maret 27, 2015 pukul 4:04 am

    asslkum,
    admin yg terhormat, nggandul komentar nih. anda mengelu elukan pemahaman sahabat.
    saya ingin tahu bukunya pemahaman umar, abu bakar, ali, dan sahabat yn lain.
    yng kira kira pemahamn itu bertentangan dgn mta yang anda versikan

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Abu Bakar,Umar,Ali dan sahabat yang lain tidak menghalalkan TIKUS, tapi MTA melalui tokohnya menyatakan TIKUS ITU HALAL , lihat disini
    Abu Bakar,Umar,Ali dan sahabat yang lain tidak menghalalkan CICAK, tapi MTA melalui tokohnya menyatakan CICAK ITU HALAL , lihat disini
    Abu Bakar,Umar,Ali dan sahabat yang lain tidak menghalalkan KODOK, tapi MTA melalui tokohnya menyatakan KODOK ITU HALAL , lihat disini
    ini dulu saja,

  2. Mundri Anto
    Februari 25, 2015 pukul 6:07 am

    ilmu itu tidak akan masuk ke pikiran yang jernih dan hati yang lapang selagi masih menyimpah kebencian, sekalipun dikemas atas nama agama,

    Terimakasih pak Mundri,.
    Kata siapa itu pak,.
    Saya tanya pak, apa sih yang dimaksud dengan ilmu itu? silahkan dijawab,. jangan sampai apa yang anda anggap ilmu ternyata bukan ilmu, bahkan racun yang berbahaya,.

  3. Su'aidy
    Januari 29, 2015 pukul 10:15 am

    Masih bernada kebencian yang ditahan, belum ada komentar jernih

    Alhamdulillah, makin banyak yang berpikiran jernih, sehingga tidak ngaji lagi ke MTA,. tapi mulai ngaji ke dakwah dengan pemahaman para sahabat,..

  4. Anonymous
    Januari 25, 2015 pukul 4:38 am

    Orang itu jgn asal menuduh, tabayun dulu baru komentar!

    Dosamu akan di pertanggung jawabkan terhadap allah trimakasih

    Silahkan tonton video pimpinan MTA, dan silahkan anda nasehati, apa yang disampaikan oleh tokoh MTA tsb akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah,. ini salah satu videonya

  5. Anonymous
    Januari 22, 2015 pukul 12:33 am

    Tabayun No 13,
    bukti antum apa?

    Silahkan tanyakan langsung ke mas bambang surono, mantan dai MTA yang membuat artikel diatas,.

  6. Viocki Ceswind
    Januari 19, 2015 pukul 3:04 pm

    yg buat postingan ini mungkin keturunan dajal kafir,ateis n komunis suka memfitnah sesama muslim

    yg nulis koment ini mudah-mudahan masih muslim,.mudah-mudahan Allah berikan kepahaman ttg ajaran islam dengan pemahaman yang benar,.yaitu pemahaman para sahabat,. bukan pemahaman menurut kelompok tertentu, tokoh tertentu, apalagi versi MTA

  7. Tessaurus Rexx
    Januari 14, 2015 pukul 2:53 am

    aslmkm min. bismillah, semoga Alloh tabaraka ta’ala memberikan keberkahan dalam diskusi ini, ane ndak panjang2 min, bgini sj, apa yg telah diraih mta, bs kah salafy (meskipun pemahaman pengikut salaf tidak harus dinisbatkan pd kelompok tertentu) menirunya, mencapainya, berlomba – lomba dlm kebaikan, pdhl rodja pun on air di radio bhkn tv, tapi bs kah mendatangkan muslim dr singapura, malaysia, australia, atau bhkn dr negeri terasing sekali pun untuk jauh2 bertaubat mengembalikan kemurnian tauhid nya melalui dakwah kelompok kalian?

    tapi sebentar, jgn dijawab deh min sebenarnya dilihat cara admin memberikan penjelasan balasan kpd para penanya sungguh jelas kelihatan cara berdakwah mu min, belajar lg fiqih dakwah ya min.

    ps: ane jg salafy min tnpa hrs ‘mengelompok’ :)

    Terimakasih,.
    Sepertinya anda belum paham apa yang dimaksud sebagai manhaj salaf atau salafi,.
    Ngga penting mas nama salafi, tapi yang lebih penting adalah kesesuaian dalam memahami dan mengamalkan ajaran islam ini sesuai dengan pemahaman para sahabat,.

    Dimanapun adanya, siapapun orangnya, dimanapun tinggalnya, ga perduli bangsa mana, jika dia memahami dan mengamalkan ajaran islam sesuai dengan pemahaman para sahabat, maka dia disebut sebagai salafi, walaupun dia ngga ngaku sebagai salafi, dan memang ngga penting sebutan tsb,.

    Bisa jadi dia ada di ormas NU, muhammadiyah, persis, tapi dia tidak mengikuti kebijakan ormasnya yang menyelisihi pemahaman para sahabat, tapi dia menjalankan ajaran islam dengan pemahaman para sahabat, maka tidak mengapa seperti itu,. mudah2an dengan begitu jadi mudah mendakwahi orang2 yg berada di ormas tsb,.

    Demikian pula di MTA, dan sekarang alhamdulillah, banyak warga MTA yang sadar, dan ikut taklim di kajian salafi, ngga ngaji ke MTA lagi,. saya tahu dari pembaca blog,.

    Dan saya yakin, anda belum paham apa itu salafi, silahkann baca disini pelan-pelan,. bisa pesan bukunya juga, mulia dengan manhaj salaf, harga 120 ribu, belum termasuk ongkos kirim, dan bonus DVD DIALOG PERSIS SE JAWA BARAT DENGAN USTADZ SALAFI, baca disini yah

    • Anonymous
      Januari 29, 2015 pukul 10:42 am

      Janganlah kamu memfitnah ormas dan takutlah pada allh kamu tanya langsung pada us.sukino itu lebih baik jadi orang muslim.

      Lalu memfitnah Rasulullah itu dosa tidak mas?
      Rasulullah mengatakan bahwa kodok itu dilarang dibunuh, apalagi memakannya,.. tapi apa katau ustadz sukino? KODOK ITU HALAL… ini kan fitnah mas, jadi siapa yang memfitnah? banyak kaum muslimin yang terfitnah oleh pemikirannya,.
      Seandainya ada yang memakan kodok karena HALAL menurut sukino, maka sungguh dosa pak sukino semakin bertumpuk,. sudah berdusta atas nama rasul dengan cara menghalalkan yang rasulullah haramkan, ditambah dapet dosa dari orang-orang yang ikut fatwanya, yaitu kodok itu halal,

      saya bukan nuduh mas, silahkan dilihat saja nih videonya, pak sukino menghalalkan kodok, klik disini saja mas,

      • Tuti Mervin
        Maret 3, 2015 pukul 8:53 am

        Memangnya kodok itu yang menghalalkan MTA? Terus kalo ayam itu yang mengharamkan MTA?
        Memangnya yang berhak menghalalkan dan mengharamkan itu MTA atau Alloh?
        mikir dong mas,,,mas,,,,

        Iya mikir yo mba tuti,.
        Kodok itu Allah yang mengharamkan, tapi oleh tokoh MTA, bapak a sukino, kodok itu katanya HALAL.. boleh dimakan,.demikian pula CICAK itu HALAL,. ditambah TIKUS itu juga HALAL,… emangnya ga ada makanan lain, kok NGGRAGAS banget sih??

  8. eri - Dlingo
    Januari 11, 2015 pukul 3:34 am

    Kang min, sy setelah agak lama menyimak antara blog2 salaf dgn mta. Pendapat saya antar keduanya secara garis besar sama. Pendapat saya ini boleh ditolak dan boleh juga diterima. .

    Kalau saya dengerin ceramahnya sukino,. malu2in saja,. Apalagi denger pas sesi tanya jawabnya,.
    Darimana dikatakan sama, sangat jauh berbeda, antara langit dan bumi bedanya,

    Takdir menurut MTA sungguh sangat ngawur, ada pemaparannya oleh sukino sendiri,lihat disini

  9. Naufal D'phytagoraz
    Januari 7, 2015 pukul 4:01 pm

    khuznudhon………….. masya Allah….kalian muslim bkn toh??

    jgn suka menyalahkan law kita lum paham betul…..law kalian salah jg gx mau dislahkan kan>>???

    harusnya law ada yg menyimpang maka nasehatilah..jgn liat law dia ustadz atau raja sekalipun……..WA TAWASOW BISSHOBRI WA TAWAASHOW BIL HAQ

    Khusnudzan kepada kelompok yang menafsirkan islam versi sendiri?? na’udzubillah,.
    Menjelaskan kepada masyarakat karena pemikiran kelompok tersebut, itu adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar, dalam rangka nasehat menasehati dalam kebaikan dan kebenaran,.

  10. heru
    Januari 2, 2015 pukul 12:19 am

    Aslmkum
    bagi yang membaca uraian tersebut mohon sabar dan dikaji dulu apakah benar dengan perkataan / ceramah yang disapaikan tanyakan langsung pada penceramahnya baru punya kesimpulan

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Yang benar adalah kenali akidah dan pemahaman yang benar terlebih dahulu, sehingga siapapun tokoh yang menyampaikan ajaran islam, maka kita bisa menilai sendiri, ga usah nanya ke si pembicara, untuk apa??
    asumsinya begini,.
    Nanya bahaya melacur, jangan ke pelacur atau mucikari,
    Nanya bahaya merokok, jangan nanya ke ustadz yang doyan rokok,. ya ngga akan nyambung,.

    Nah, MTA sudah sangat jelas pemangamannya tentang ayat alquran itu menyimpang, tidak seperti apa yang dijelaskan rasul kepada para sahabat,. maka,. mudah sekali jika kita sudah punya filter, ga usah bertanya lagi kepada tokoh tsb,.nanti malah akan bertambah syubhat atau keraguan, sehingga kebatilan akan seolah2 benar, dan kebenaran akan tertutupi,

  11. eri - Dlingo
    Desember 27, 2014 pukul 4:39 am

    Iya kang makasih. saya yg awam ini juga dalam rangka memahami Islam ini yg sebenarnya, karena pada keterangan2 para ‘ahli ilmu’ itu kok terkesan beda-beda gitu ..

    Harusnya Islam itu satu tanpa ada beda2, lha wong sumbernya satu yaitu dari Allah swt. Allah menurunkan Islam ke hamba.Nya pasti nggak asal lepas gitu aja, pasti disertai acuan2 sbg pedoman untuk mempermudah memahami agama.Nya ini agar tetap satu pemahaman.

    Seperti mukadimah anda pd ayat diatas sy yakini itu juga merupakan beberapa acuan dlm memahami Islam ini. Harusnya Islam ini satu pemahaman, nabi yg mendakwahkan Islam ini pun satu yaitu nabi Muhammad saw, tapi sepeninggal Beliau saw kenapa beda2 pemahaman.

    Apakah dari dahulu memang sudah ada kepentingan pribadi sehingga menyebabkan bedanya penafsiran, lalu sampe sekarang terjadilah banyaknya madzhab..

    terimakasih mas eri,
    Kenapa ada perbedaan penafsiran? padahal ayatnya sama, haditsnya sama, apa kira-kira penyebabnya? … selain Rasulullah pun sudah mengabarkan akan adanya perbedaan ini, tapi rasulullah juga memberikan solusi dari perpecahan tersebut,.

    Kenapa terjadi beraneka ragam penafsiran? penyebabnya bisa dibaca di postingan ini

    Apa jalan keselematan agar tidak berpecah belah? Rasulullah sudah menjelaskan solusi jalan keselamatan tersebut, silahkan baca disini

    Tentang madzhab, TIDAK ADA SATUPUN IMAM MADZHAB YANG MENYURUH AGAR KAUM MUSLIMIN MENGIKUTI MADZHABNYA,.. bahkan seluruh imam madzhab menyuruh agar mengikuti dalil baik dari alquran atau hadits shahih, dengan pemahaman para sahabat,. wajibkah kita bermadzhab? silahkan baca ulasannya disini

    Bolehkan kita fanati kepada madzhab tertentu?? TIDAK BOLEH, kepada siapa kita seharusnya fanatik? silahkan baca ulasannya disini

  12. eri - Dlingo
    Desember 27, 2014 pukul 1:41 am

    Saya melihat antara anda admin (Salafy) dgn MTA sebetulnya ada kesamaanya..
    Diantara ciri kesamaan yaitu suka merujuk kepada Syaikhul Islam ibnu Taimiyah, Syeikh Al Albani. Aneh juga min anda ini.. (geleng-geleng kepala saya). Harusnya saling mendukung..

    Wah, berarti anda belum paham apa itu manhaj salaf, apa itu pemahaman para sahabat,.
    Salafi bukanlah yang merujuk ke ibnu taimiyah, lah ibnu taimiyah sendiri beliau bermanhaj salaf kok,. demikian pula syaikh albani,.

    Saya jadi geleng-geleng kepala juga mas baca penilaian anda,.
    silahkan baca disini dulu, apa sih yang disebut sebagai manhaj salaf, monggo dibaca yang teliti dan sabar, klik link ini mas,

    Kalau masih belum paham, saya kasih postingan yang insya Allah orang awampun langsung paham apa sih yang disebut sebagai salafi, silahkan klik link ini

    Kalau MTA memang cara memahami islamnya seperti pemahaman para sahabat, ya ngapain kita jelaskan penyimpangannya,.
    Lihat bagaimana ngawurnya sukino menjelaskan tentang takdir,. ini adalah kelancangan sukino kepada Allah, lihat disini postingannya

  13. sony iskandar
    Desember 26, 2014 pukul 10:27 pm

    Afwan penulis,,
    maaf yg komen sebelumnya mengatas namakan (sony iskandar) bukanlah saya melainkan orang lain yg mnggunakan nama sya,, entah apa tujuan orang tsb,,, jika ada komentar miring mnggunakan nama saya lgi mohon sekiranya penulis, bs membedakannya,, ini (sony iskandar) yng asli…
    Bs di cek alamat surelnya,,, trimaksih

    Oh terimakasih mas atas klarifikasinya,. saya sendiri sempat bingung, sebab ga ada alamat surelnya, sudah saya ganti namanya jadi sony saja,

    Oya dulu sewaktu saya masih tinngal di tangerang, hampir tiap hari sy mndengarkan radio MTA, dr situ pula sy dpat bnyak pencerahan..

    Krn saya orang awam,,, sya pikir ajarannya mmng bener sesuai ajaran rasulullah,,

    dr kecil sya di besarkan dilingkungan NU, dulu sy mnganggap klo orang muhammadiyah solat subuh gak pakai qunut itu salah, dan klo ada yg mninggal tdk ditahlili..

    Dan di MTa dijelaskan dalil2nya tentang tahlilan dan qunut itu trnyata bid,ah,, dr situ pula sya mulai tertarik mngikuti ajarannya ustad ahmad sukino.

    Tp smnjak saya pindah dijakrta,, saya tdk bs lg mndngarkan radio tsb,

    Akhirnya sy mncari solusi lain di internet dgn harapan bs mnemukan ajaran yg sejenis mta, lalu saya mnemukan blog ni,,

    tp justru saya dibuat kaget,, dgn artikel tentang mta yg di bilang sesat…

    Setelah saya baca dan cermati memang ada kejanggalan2 didlam ajarannya.

    Apalagi di beri bukti2 video tentang hal tsb,,, saya bru yakin klo mta mmng bukanlah ahlussunah,,

    Sy mngucapkn trima kasih banyak bwat penulis yg telah mnjawab pertanyaan2 sy sblumnya,,

    Alhmdlh allah tlah mngetuk hati saya dgn jawaban2 yg anda berikan, dan dr artikel2 yg anda tulis pula,,,

    Skrng sya mulai mengamalkanya sdikt dmi sdkit, dan alhmdulilah sya mulai membiasakan shalat 5 wktu berjamaah di masjid setiap datang waktu shalat..

    Skli lg trimakasih anda banyak membuat perubahan dlam hidup sya,,
    Wassalamualaikum wr wb

    Alhamdulillah,. Mudah-mudahan Allah berikan istiqamah kepada anda untuk tetap teguh diatas assunnah ini,
    Tidak tertipu dengan nama-nama yang menisbatkan kepada Alquran dan sunnah, tapi tidak mengikuti pemahaman para sahabat,
    Jazakumullahu khairan atas suport dan doanya,.
    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  14. sony
    Desember 25, 2014 pukul 5:02 pm

    Dari cara menjawab admin terhadap semua pernyataan yg masuk,..

    dapat ditarik satu kesimpulan, Admin hanya menjawab sesuai selera pribadinya, bukan meluruskan atau menuliskan yg benar harusnya bagaimana ….
    so hanya membantah yg menjurus debat kusir ….

    Terimakasih mas,..
    Kenapa saya menjawab dengan logika juga? sebab mereka tidak mempan dengan dalil,.
    Jadi saya jawab sesuai dengan pertanyaan pembaca.

    Alhamdulillah banyak yang tercerahkan dengan hal tsb,.

    Karena jika dengan dalil, banyak diantara mereka yang tidak paham dgn dalil, bahkan MTA sendiri cara menjelaskan ayat alquran bukan dengan dalil, tapi dengan akal, sehingga bagi orang2 awam, apa yang dijelaskan itu seolah2 benar, masuk di akal,. tapi jika orang yang berilmu yang menilai, maka penjelasan MTA itu sungguh ngawur,.

  15. Ani tira
    Desember 20, 2014 pukul 9:56 am

    Assalamualaikum ww….

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    dari komentar yang anda tulis dapat dimengerti bahwa kemungkinan anda sebenarnya orang yang berada dalam suatu lembaga dakwah dan itu tentu anda sendiri yang tahu, dan mungkin juga, anda juga termasuk orang yang berkompeten dalam lembaga dakwah anda, oleh karena itu sulit dipercaya jika orang yang berkompeten dalam suatu lembaga dakwah, menjadikan dirinya menjadi salah seorang warga dari lembaga dakwah lainnya. jadi seperti apa yang anda akui ddunia maya ini, yang anda nyatakan Mengapa saya keluar dari MTA, menerangkan bahwa yang sebenarnya bahwa anda SAMA SEKALI TIDAK PERNAH SEBAGAI WARGA MTA.

    Ya, betul, saya bukan dari MTA, denger ceramahnya ust sukino saja ketawa2 sendiri,. ngawurnya,. apalagi pas sesi tanya jawab,,. berani menghalalkan apa yang Allah haramkan, contoh menghalalkan tikus,kodok, cicak,. ada videonya,. ngga perlu pakai tabayun,. dan sangat jelas sekali, sudah saya posting disini

    Dan dari semua komentar anda, yang tertulis itu semua dapat dipahami, bahwa apa yang anda inginkan dari sekian banyak komentar yang tertulis dan tentunya juga tidak sedikit pula energi yang dibutuhkan, Semua ini kemungkinan hanyalah semata-mata karena anda menghendaki untuk bertambahnya Jamaah lembaga dakwah anda sendiri, sebagaimana berkembang pesatnya MTA, atau mungkin juga ingin mempopulerkan diri anda sebagai seorang Ulama.

    ah,. kata siapa mba,. mba,.
    Kita mengajak kepada dalil, baik alquran atau sunnah dengan PEMAHAMAN PARA SAHABAT,.. bukan mengajak kepada kelompok, ustadz, atau jamaah tertentu,.
    Kita mengajak kepada jalan keselamatan, dan jalan keselamatan itu HANYA SATU, apa itu?? sudah saya posting disini

    Jika demikian halnya, sebagai orang yang beriman jadikanlah lebih dahulu diri kita sebagai orang seebenar-benarnya hamba Allah yang bertaqwa sebagaimana yang di jelaskan Allah swt pada Surat Ali imron ayat. 102.”

    mba, baca lagi surat ali imran ayat 103, kita tidak boleh bercerai berai, harap berpegang teguh pada tali Allah, bukan membuat kelompok, membuat jamaah, sebagaimana ormas2 islam dan sejenisnya , sehingga fanatik kepada kelompoknya, ormasnya, dan lucunya mereka berdalih dengan ali imran ayat 104,..
    Dan MTA sendiri,, buanyaaaak sekali ngawurnya dalam memahami ayat alquran,.

    Kalaulah sudah terpateri iman seseorang itu tentu amat berat bahkan mungkin takut untuk mmbincangkan tentang baik buruknya seseorang atau suatu golongan, Untuk itu Mas pahamilah sebenar-benarnya Firman Allah Swt Surat Al Hujaraat. 12 dan Surat An Nuur ayat 11.

    Sudah saya posting kok mba, silahkan anda baca, dan jangan keliru memahaminya, silahkan klik disini

    namun,..
    Menjelaskan penyimpangan kelompok islam yang menyimpang dari ajaran rasulullah berdasarkan pemahaman para sahabat, ini adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar,. agar kaum muslimin tdk tertipu dgn kelompok yang seperti itu, salah satu kelompok tsb diantaranya adalah MTA, silahkan baca ulasannya disini

    contoh penyimpangan tokoh MTA ketika menjelaskan tentang takdir,. ngawur dan lancang sekali, silahkan baca disini

    Semoga kita semua di rakhmati Allah Swt…..

    Aamiin,. semoga anda dan pembaca ditunjuki kepada pemahaman yang benar, istiqamah diatas pemahaman para sahabat,.

    • Anonymous
      Maret 5, 2015 pukul 3:53 am

      Kita doakan saja semoga dakwah mta semakin maju.semakin besar dan alhamd.
      kita sudah punya cabang di seluruh nusantara.

      kita juga sudah punya satelit sendiri sekarang.

      kita juga ikut andil dalam bantuan palestina senilai 1 milyar.
      gempa di banjar negara kita garda pertama sebagai satgas.
      semoga alloh selalu meridhoi.

      Alhamdulillah, semakin banyak warga MTA yang sadar akan penyimpangan kelompok ini, dan mereka rujuk ke pemahaman para sahabat,.
      Dari komentar pembaca, banyak warga MTA kebingungan, ternyata ustadz-ustadz MTA sendiri sekarang mendakwahkan dakwah salaf, mengikuti pemahaman para sahabat, sehingga akhirnya merekapun ikut kepada pemahaman ustadz yg sdh rujuk ke pemahaman para sahabat, tidak mau terdoktrin lagi oleh tokoh MTA, dengan dalih, apa yang disampaikan oleh tokoh MTA itu sudah mateng, TINGGAL MAKAN,sudah siap saji,.. padahal,. banyak tercampuri oleh pemikiran yang membahayakan orang yang memakannya,.

      Cabang yang banyak bukanlah patokan kebenaran,. anda masih kalah dengan jamaah tablig, kelmpok sufi gaya baru, bangga dengan banyaknya jamaah? silahkan baca postingan ini

  16. Anonymous
    Desember 19, 2014 pukul 2:46 am

    klo kta sama qura an sunnah saling dong menasehati jangan saling benar sendiri biar ummat tidak menganggap orang yang ngerti agama juga pada punya ego masing masing sadarlah tuh orang kafir menertawai kita

    Siapa yang merasa benar sendiri?

    Orang kafir tertawa?? betul sekali,. mereka terbantu dengan kelompok2 model MTA, karena mereka tidak usah bersusah payah, toh sudah ada pengrusakan dari dalam tubuh umat islam sendiri, yang mengajarkan islam bukan dengan pemahaman para sahabat,. sehingga menjadi rapuhlah akidah umat islam,.

  17. eri - Dlingo
    November 29, 2014 pukul 8:36 am

    Makasih kang min atas keterangannya. Postingan anda mengenai manhaj salaf sy juga sudah baca. Alhamdulillah menambah pengetahuan sy.

    Alhamdulillah,.
    kalau bisa beli bukunya, biar lebih paham lagi, dan bisa pesan melalui saya, harga 120ribu, belum termasuk ongkos kirim,

    • Anonymous
      Januari 29, 2015 pukul 11:03 am

      Ini yang nulis pasti orang kafir bukan orang islam ckup lah kamu memfitnah orang islam sadarlah kembali alqur an sunah.
      aku tau kamu kitab kamu cuma satu qs yasin kan.
      kamu itu pasti dajal tukang mengadu domba umat islam ini yang memfitnah mta

      Alhamdulillah, semakin banyak warga MTA yang tercerahkan dan terbuka hatinya,. sehingga mengetahui penyimpangan2 MTA, dan ngga ngaji lagi ke MTA,..
      mudah2an Allah menunjuki anda, memberikan hidayah taufik kepada anda,.

      saya tidak memfitnah MTA, tapi anda sudah memfitnah saya,.

  18. eri - Dlingo
    November 28, 2014 pukul 10:49 am

    Dulu saja ada sahabat
    yang memahami ayat alquran tanpa penjelasan nabi, dan
    prakteknya salah, itu
    seorang sahabat.
    # Mohon contohnya kang, sy belum tahu.

    terimakasih mas eri,.
    ini contohnya, ketika sahabat memahami ayat alquran :

    Yaitu ayat,

    وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

    “dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” [Al-Baqarah: 187]

    Para sahabatpun awalnya tidak mengetahui bahwa itu adalah kiasan. Dari Adi bin Hatim radhiallahu ‘anhu berkata,

    “Tatkala turun ayat ْحَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِْ aku meletakkan tali [pengikat kepala] hitam dan putih di bawah bantalku, aku terus melihatnya diwaktu malam akan tetapi tidak jelas bagiku, pagi harinya aku menemui Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan kuceritakan padanya, beliau bersabda,

    إنم ذلك سواد الليل و بياض النهار

    “Sesungguhnya maksud ayat tersebut adalah hitamnya malam dan putihnya siang” [HR. Al-Bukhari IV/113, Muslim no.1090]

    Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu berkata,

    “…Maka Allah menurunkan setelah itu [kesalahpahaman para sahabat], ْمِنَ الْفَجْرْْ , maka tahulah para sahabat bahwa maksudnya adalah siang dan malam. [HR. Al-Bukhari IV/114, Muslim no. 1091]

    saya ambil dari : http://muslimafiyah.com/maksud-ayat-membedakan-benang-hitam-dan-benang-putih-adalah-kiasan.html

  19. eri - Dlingo
    November 27, 2014 pukul 5:52 am

    Sabda Nabi Muhammad S.A.W:- ‘”Akan tiba suatu zaman di mana tiada apa yang bernilai dan boleh digunakan oleh umat manusia. Maka simpanlah dinar dan dirham (untuk digunakan)” Hadis dari Musnad Imam Ahmad Ibn Hanbal.
    Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sebuah dinar yang engkau belanjakan untuk perjuangan fisabilillah, sebuah dinar yang engkau belanjakan untuk seseorang hamba sahaya – lalu dapat segera merdeka, sebuah dinar yang engkau sedekahkan kepada seseorang miskin dan sebuah dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu, maka yang terbesar pahalanya ialah yang engkau nafkahkan kepada keluargamu itu.” (Riwayat Muslim)
    ## Ada min perintah dari Rasulullah saw mengenai dinar, seperti pada Hadist diatas. Lalu ada juga petunjuk Allah swt didalam Al Quran mengenai dinar pada Q.S. Ali Imran:75.

    terimakasih mas eri,..
    dalam memahamai ayat alquran dan hadits, jangan menggunakan pemahaman sendiri, sehingga akan menghasilkan kesimpulan yang aneh bin ajaib,. sebagaimana pernyataan tokoh MTA,
    Silahkan baca bagaimana penjelasan para sahabat nabi yang lebih tahu, yang dijelaskan oleh Rasulullah sendiri makna ayat alquran dan hadits-hadits nabi,.

    Dulu saja ada sahabat yang memahami ayat alquran tanpa penjelasan nabi, dan prakteknya salah, itu seorang sahabat, apalagi kita yang jauh dari jaman nabi,. tentu bisa lebih keliru lagi,.

    Makanya mas, jalan keselamatan itu hanya satu, yaitu mengikuti pemahaman para sahabat, itu sebagai satu-satunya jalan keselamatan dalam berislam, silahkan baca postingannya disini

  20. eri - Dlingo
    November 26, 2014 pukul 9:07 pm

    bondet : dulu nabi
    Muhammad saw uang/alat tukarnya pakai Dinar (emas) dan Dirham (perak).

    # mas admin, saya mengutip kalimat kang bondet diatas. Keterangan dari kang bondet saya kira tidak salah. Memang betul, jauh sebelum Rasulullah saw emas dan perak sudah dipake sbg alat tukar/uang/money.

    Dizaman nabi Muhammad saw, nabi saw pun menggunakan barang/alat/sarana tsb. Berarti nabi saw membolehkan atau menyetujui alat tsb untuk dipakai.

    Namanya pun menjadi Dinar Dirham, bahkan menjadi salah satu ketentuan zakat, yaitu; uang 20 dinar zakatnya setengah dinar.

    Alat/sarana bukan bid’ah, tapi setelah alat tsb disetujui (dipakai) oleh Rasulullah saw, lalu kita tidak menggunakannya maka kita telah melakukan bid’ah. Nyatanya kita menggunakan uang dari kertas, bukan uang dari emas perak.

    Terimakasih,..
    Salah besar jika Dinar dan Dirham itu adalah ajaran Rasul, diperintahkan oleh Rasulullah,. sebab Dinar itu adalah mata uang bangsa persia, dan dirham itu mata uang bangsa romawi,. sudah saya ulas di postingan ini

    Jadi Rasulullah hanya menggunakan uang tersebut sebagai sarana jual beli, tapi tidak ada perintah Rasulullah untuk menyuruh umatnya menggunakan dinar dan dirham,.

    Memang payah kita semua ini menghamba pada Dollar US. Contoh lain alat untuk penopang ibadah, yaitu waktu jumrah.. Nabi saw ngasih contoh melempar jumrah pakai kerikil.

    Lalu misalkan ada seorang yg melempar jumrahnya pake sekrup dan dia tahu betul nabi saw dulu nuntuni pake kerikil. Maka dia telah melakukan bid’ah.

    Sungguh hal yang berbeda antara menggunakan mata uang dan ritual ibadah haji,.
    Menggunakan mata uang ngga ada perintahnya dari Rasulullah, namun ritual ibadah haji ada perintahnya, bahkan wajib hukumnya mengikuti tatacara haji dari Rasulullah, seperti melempar jumrah itu harus sesuai dengan ajaran rasulullah yaitu menggunakan kerikil kecil,.
    Dua hal yang berbeda antara penggunaan mata uang dan ritual ibadah haji, anda tidak bisa mengkiaskan keduanya,. dan kesalahan besar jika anda menyamakan kedua hal diatas,.

    akal-akalan model tokoh MTA,

    Untuk admin, jangan terlalu mudah mengelirukan orang. Pahami dulu kata demi kata. Saya rasa anda ini musti mendalami lagi tata bahasa, dlm hal ini tata bahasa indonesia.

    Biar ndak mudah mengelirukan besar orang lain. Barokallahufik..

    Mudah2an anda mau memahami ajaran islam ini menurut pemahaman para sahabat, sehingga anda tidak salah paham dalam memahami ajaran rasulullah,..
    Tentang keanehan pemahaman MTA Insya Allah akan saya posting lagi, beserta bukti pernyataan tokoh MTA tsb, akan saya cantumkan videonya,.

    Wafiika baarakallah,.

  21. eri - Dlingo
    November 26, 2014 pukul 2:49 am

    purworejoberirama.wordpress.com/2011/05/12/dakwah-mta-dinilai-sesat-puluhan-ulama-mengadu-ke-dewan/#comment-2738
    ##dari bondet : Dulu nabi Muhammad saw uang/alat tukarnya pakai Dinar(emas) dan Dirham (perak). Lalu kenapa anda2 sekarang ini pake uang kertas. Penentuan Zakat pun pake Dinar dan Dirham, uang 20 dinar Zakatnya 0,5 dinar. Payah kalian semua, kagak ngikutin nabi SAW…
    eri – Dlingo: SAYA SETUJU DENGAN MAS BONDET.

    TErimakasih Eri,. sudah komentar disini,.
    Kata Siapa DINAR DAN DIRHAM Itu adalah uang di jaman Rasulullah??? Dinar dan Dirham sudah ada sebelum diutusnya Rasulullah, Jauh sebelum diutusnya Rasulullah sudah ada uang dinar dan dirham,.

    Jadi mas Bondet itu sangat keliru dan ga paham sejarah dinar dan dirham,. insya Allah nanti saya posting deh sejarah dinar dan dirham,

  22. Don Frumantic
    November 21, 2014 pukul 9:51 am

    menemukan tulisan ini tidak sengaja, bisa minta informasi, MTA ini aliansi Guru besarnya siapa ya? dan asal usul atau di arab saudi jika memang ada?

    MTA itu asli produk indonesia, markas besarnya di solo,
    tokohnya menafsirkan alquran versi mereka, menurut pemahaman mereka saja, sehingga banyak keanehan-keanehan yang timbul dari pemikiran tokoh MTA, di blog ini sudah banyak postingan dan juga video tokoh MTA tersebut yang menyampaikan pernyataan yang menyelisihi ajaran islam yang diajarkan rasulullah kepada para sahabatnya

  23. Anonymous
    November 15, 2014 pukul 11:30 pm

    Saya ikut senang dg pernyataan dan saya sependapat.

  24. Aldiwa
    November 13, 2014 pukul 7:14 pm

    saudara sudah bertabayyun-kah dengan MTA itu sendiri??
    dilihat dengan mata jgn percaya,,,

    didengar dengan telinga jgn percaya,,,

    periksa dulu baru percaya…

    artinya saudara harus menjumpai MTA itu sendiri bahwa bener gk sih apa yg saudara posting itu lalu dengar apa jawab mereka.

    Sudah begitu banyak video2 tokoh MTA yang saya cantumkan di blog ini, apanya yang mau ditabayuni?? justru lebih penting mengingatkan bahaya pemikiran tokoh MTA ini agar masyarakat tidak terpedaya, tidak ikut pemikirannya yang menyimpang,.
    Contohnya seperti yang saya posting disini

    Pemikiran yang sangat fatal pandangan Pimpinan MTA tentang takdir, silahkan dengarkan sendiri, dari videonya, bukan katanya lagi, ngga perlu tabayun-tabayunan, tonton sendiri, silahkan klik disini

  25. okeprabowo
    Oktober 8, 2014 pukul 7:50 am

    iya ya kenapa MTA Tidak mengharamkan Pemilu ya???? Padahal pemilu suatu negri yang ingkar firman Alloh SWT,

  26. Anonymous
    September 12, 2014 pukul 6:57 am

    ITU SEMUA TIDAK BENAR,KALAU TIDAK PERCAYA COBALAH DATANG JANGAN CUMA KATANYA KATANYA!!!!!!

    TErimakasih, insya Allah akan saya posting diskusi dengan dai senior MTA, tulisan bertahap, baru diposting diskusi yang pertama, silahkan lihat disini

  27. denny
    Agustus 16, 2014 pukul 3:06 pm

    tetap sabar mas admin…kita doakan aja semoga saudara2 kita yg blm ngerti kebenaran segera mendapatkan hidayah dr Alloh SWT…

    alangkah baiknya para komentator jika memberikan bantahan dg landasan ilmu jg…
    jika sadar betul..
    semua pasti akan kembali kepada alqur’an dan sunah serta para sahabat …

    lha wong sumbernya sama lho…

    dinginkan hati,pikiran dan perasaan..

    hindari fanatik buta terhadap golongan apapun namanya..

    sesama saudara muslim saling menyayangi dan menasehati…

    jika saudaranya yg salah ingatkan dg kata2 yg baik…

    sehingga Alloh ridho..islam akan kembali jaya..

    Terimakasih kang denny,.
    Memang begitulah ciri manusia yang berkomentar tanpa ilmu, yang dikedepankan adalah otot,. makanya kasar komentarnya,.
    Berbeda halnya dengan komentator yang menginginkan kebenaran, dan komentar berdasarkan ilmu,.

    Silahkan kemukakan argumen berdasarkan ilmu, bukan berdasarkan ego sendiri, apalagi pembenaran sendiri,.
    Dalil itu adalah dari alquran,sunnah, atau perkataan para sahabat, selain dari ketiga hal diatas bukanlah dalil,.

  28. Anonymous
    Agustus 16, 2014 pukul 1:31 pm

    saya orang umum…tapi nek tau orang goblok gemblung sombong…saya jadi panas…
    dulu….orang ldii diserang…sekarang…bajingan ini nyerang mta….kamu itu tahu apa tentang agama islam….20 penyimpangan itu pendapate orang otake busuk…………atine setres…..
    wong otake rendah dalam memahami…..20 pikiran rendah…..otak kerbo…..

    20 thn ngaji kok otake kerbau
    jadi nabi aja bro..otak bosok…
    salafi tai

    jangan ikuti pendapat orang munafik seperti bajingan bambang surono otake bosok..
    kelihatan pendapatmu itu pendapat otak rendah

    ngaji sing tenanan…dapat bayar berap milyard he …asu rono…

    nah, ini nih buah ngaji ke MTA,.. sebagaimana komentator dari LDII, ngomongnya kok koyo rene yo?

    Bantah dengan ilmu kang, bukan dengan otot,.

    • embun
      Agustus 17, 2014 pukul 5:58 am

      pepatah mengatakan “menepuk air di dulang memercik muka sendiri”.

      Tahu dari mana anda mengatakan seseorang goblok, sombong tanpa ilmu.

      Menakar sesuatu itu ada tolok ukurnya, jika anda mengatakan suatu barang 1 kilo maka carilah timbangan dan ukur/timbang apakah satu kilo.

      Begitu juga dengan kebenaran dalam agama Islam tolok ukurnya adalah Al Quran dan Hadits Sahih.

      Kalau anda mengaku orang awam jangan komentar, kelihatan tuh bodohnya !

      sabar kang,.. namanya juga orang awam,..

  29. Muhammad Alwi
    Juli 29, 2014 pukul 11:51 pm

    Islam ini luas karena kesempurnaannya, mudah dilaksanakan karena kebenarannya. Maka bijaklah dlm mempelajarinya. Arungilah petunjuk Allah Ta’alah yg tiada terbatas dan jangan terkekan pada sempitnya pemikiran yg mungkin diselimuti rasa ego dan hawa nafsu ainnya.

    Terimakasih muhammad alwi,sudah komentar disini,
    Betul sekali islam sudah sempurna, maka tidak perlu penambahan dan pengurangan, tidak perlu tafsir-tafsir model kelompok tertentu, sebab rasulullah sudah menjelaskan semuanya kepada para sahabat, sehingga kita tidak usah bersusah payah mentafsir sendiri dengan akal kita yang sempit,.

    Membeberkan penyimpangan kelompok yang menyimpang dari ajaran rasulullah dengan pemahaman yang benar, itu dalam rangka agar kaum muslimin tidak terjerumus dalam pemikiran kelompok tersebut, karena kebanyakan kaum muslimin adalah masyarakat awam, sebagaimana pengakuan anda, tidak bisa memilah,memilih, hanya ikut-ikutan saja, dan itu bukanlah sedang menjelek-jelekkan, atau menyalahkan kelompok lain, tapi itu dalam rangka amar ma’ruf nahi mungkar, silahkan baca ulasannya disini

    MTA sudah begitu jelas penyimpangannya, silahkan dengarkan sendiri perkataan yang keluar dari pimpinan MTA, simak videonya disini

  30. Arif Sby
    Juli 29, 2014 pukul 9:19 pm

    Maaf saya orang awam, saya tidak tau yg benar salaf,mta,atau yg lainnya yg saya tau kebenaran itu mik Allah SWT.jd gak usah di bahas tentang kesesatan suatu paham klompok lain, pikirin diri km sendiri kira2 sudah benar, dan bakal masuk surga, hanya Allah SWT kan yg tau,

    Terimakasih mas Arif, sudah komentar disini,.
    Betul sekali, kebenaran hanya milik Allah, dan ini ada konsekwensinya jika anda berkata seperti itu, apa konsekwensinya? silahkan baca disini

    Membeberkan penyimpangan kelompok yang menyimpang dari ajaran rasulullah dengan pemahaman yang benar, itu dalam rangka agar kaum muslimin tidak terjerumus dalam pemikiran kelompok tersebut, karena kebanyakan kaum muslimin adalah masyarakat awam, sebagaimana pengakuan anda, tidak bisa memilah,memilih, hanya ikut-ikutan saja, dan itu bukanlah sedang menjelek-jelekkan, atau menyalahkan kelompok lain, tapi itu dalam rangka amar ma’ruf nahi mungkar, silahkan baca ulasannya disini

    MTA sudah begitu jelas penyimpangannya, silahkan dengarkan sendiri perkataan yang keluar dari pimpinan MTA, simak videonya disini

  31. Anonymous
    Juli 25, 2014 pukul 8:44 pm

    mana buktinya kalau MTA mengajarkan makan anjing.
    kalau tidak ada bukti, jangan sembarang bicara….
    karna semua perbuatan, entah perkataan atau perbuatan yang lainya, di akhir zaman nanti. kita dimintai keterangan sama Allah………….!!!

    TErimakasih sudah komentar disini,.
    Anda mungkin kurang teliti membacanya ya, ini saya nukilkan dari artikel diatas di point 11
    11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam,

    tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;

    ”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”.

    Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya.

    Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173.

    Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda

    “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).

    Anda mau bukti? silahkan baca sendiri di tafsir MTA jilid 4 tsb,

  32. Ani tira
    Juni 28, 2014 pukul 7:03 pm

    Mas saya yang tadinya bukan warga MTA dengan tulisan komentar anda begitu gencarnya menyudutkan MTA, tanpa tabayun langsung ke Pengajian MTA, saya merasa lebih benar MTA, karedna dngan cara anda berkomentar seperti katak dibawah tempurung, dengan menebar fitnah menambah keyakinan saya, bahwa cara MTAlah yg baik untuk memperoleh pengetahuan dalam meningkatkan ketaqwaan pada Allah swt, dibanding cara anda menyimpangkan makna Alqur’an dalam postingannya, istiqomahlah mas…

    terimakasih mba ani, sudah komentar disini,
    saya memposting artikel tersebut bukan untuk mengarahkan pembaca atau anda agar sependapat,. tapi mengingatkan bahaya pemikiran MTA tersebut,. jadi bukan menyudutkan MTA, tapi menjelaskan tentang penyimpangan pemikiran MTA,. alhamdulillah, banyak yang tersadarkan setelah membaca artikel tersebut,.

    saya sudah memposting video TOKOH MTA yang berbicara ngawur tentang masalah takdir, bahkan jika tokoh tersebut tidak bertaubat dari ucapannya tersebut,. sungguh ini dosa besar, mengingkari takdir allah, silahkan lihat postingannya disini

    Ada banyak video tokoh MTA ini yang menyelisihi ajaran islam, silahkan lihat dan tonton sendiri, betapa ngawurnya pemikiran tokoh MTA tersebut, silahkan lihat disini

  33. joko
    Juni 28, 2014 pukul 1:19 pm

    maaf saya tidak sependapat dengan penulis.walaupun saya bukan warga mta.

    terimakasih mas joko, sudah komentar disini,
    saya memposting artikel tersebut bukan untuk mengarahkan pembaca atau anda agar sependapat,. tapi mengingatkan bahaya pemikiran MTA tersebut,.

    saya sudah memposting video TOKOH MTA yang berbicara ngawur tentang masalah takdir, bahkan jika tokoh tersebut tidak bertaubat dari ucapannya tersebut,. sungguh ini dosa besar, mengingkari takdir allah, silahkan lihat postingannya disini

    Ada banyak video tokoh MTA ini yang menyelisihi ajaran islam, silahkan lihat dan tonton sendiri, betapa ngawurnya pemikiran tokoh MTA tersebut, silahkan lihat disini

  34. ifa
    Juni 16, 2014 pukul 5:09 am

    Wacana disini fitnah.. padahal fitnah lebih kejam dr pembunuhan ..

    TErimakasih mba ifa, sudah komentar disini,.
    Betul sekali, fitnah lebih kejam dari pembunuhan,. dan pemikiran yang MTA usung juga merupakan fitnah bagi kaum muslimin,. waspada dari pemikiran yang diusung oleh MTA ini,. agar selamat dunia dan akherat kita, sehingga tidak terfitnah oleh pemikirannya,.

    Apa arti fitnah? banyak kaum muslimin yang tidak paham apa definisi fitnah, silahkan baca disini ulasannya

  35. ilim
    Februari 7, 2014 pukul 8:04 am

    YANG BILANG MUSIK ITU HARAM SIAPA??

    terimakasih mas ilim, sudah berkomentar disini,.
    Yang bilang musik itu haram bukan saya mas, tapi rasulullah, ini perkataan rasulullah:
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

    يكون في آخر الزمان خسف وقذف ومسخٌ. قيل : ومتى ذلك يا رسول الله ؟ قال : إذا ظهرَت المعازف والقَيناتُ

    “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”. Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya)

    Silahkan baca ulasannya disini

    Bagi MTA sih ngga haram mungkin, terbukti radio dan tv MTA memutar musik juga,.

  36. abu zahratul farah
    Januari 25, 2014 pukul 8:25 am

    saya dari awal udah gak sreg mengenai mta ini saat temen kerja “”mempromosikan”” kajian mta ini pada saya dg membawakan berbagai “”keunggulan”” mta yg katanya berlandaskan Qur’an dan Sunnah,entah dg pemahaman siapa,dan mempersatukan umat (dg berbagai pemahaman bersatu? sufi dg sunni bersatu???)

    lalu dg berbagai penjelasan mengenai perbedaan adl rahmat,tidak mengakui adanya ijma ulama di masa kini,musik itu halal,zakat profesi tanpa nishab dan haul,tidak mengakui adanya kesurupan,,,,,,lah lah lah…..

    menggelikan sekaligus memprihatinkan menyesatkan.apa apaan ini??

    dari situ saja saya sama sekali tidak minat ikut mta.boro boro hadir di kajiannya.dari garis besar yg diungkapkan saja sudah dapat diketahui bagaimana manhajnya.

    tapi saya tetep penasaran apa itu mta dan saya yakin mta ini sesat menyesatkan tanpa harus “”nyoba”” hadir di kajiannya.

    hati ini begitu lemah dan syubhat itu menyambar nyambar.lagipula agama seseorang itu tergantung dari temen duduknya.

    lalu saya coba googling dg keyword mta sesat lalu ketemu blog ini…..

    saya akan angkat masalah ini dlm kajian ta’lim di tempat tinggal saya mengingat ada jg dr perkataannya bahwa seorang di tpt tinggal saya ada yg jd warga mta.

    akan saya bahas pula blog ini pada majelis kami utk kemudian wacana utk mempublishnya…..dalam hal ini jg saya meminta izin…..Jazakallaahukhairan akhi atas postingan ini.

    Baarakallaahu fik…….

    abu zahratul farah rudi kuswanto,karawang.

    Mudah-mudahan bisa mencerahkan, tulisan postingan diatas bukanlah tulisan saya, saya hanya copy paste saja,. jadi tidak usah blog ini dipublish, silahkan merujuk ke sumber tulisan tersebut, ada di akhir postingan,.

    • sanusi
      Oktober 3, 2014 pukul 9:29 pm

      ternyata cuma copas ibrat pelajar anda ini pelajar yg malas…

      tabayun itu lebih penting bro… dr pada anda menyebarkn fitnah..

      Terimakasih mas sanusi,
      Komentar yang bagus, juga lucu,.
      Menjelaskan tentang penyimpangan pemikiran tokoh atau kelompok tertentu yang itu sudah tersebar, kok disuruh tabayyun?
      Videonya sangat banyak, silahkan anda pelajari pemahaman yang benar, sehingga anda bisa menilai sendiri,

      Membeberkan penyimpangan tokoh atau kelompok seperti MTA, ini adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi mungkar, penjagaan terhadap kaum muslimin dari pemikiran MTA yang menyimpang dari pemahaman para sahabat, bahkan di beberapa video yang disampaikan oleh tokoh MTA tersebut, jika diyakini seperti yang disampaikan oleh si pemateri, bisa mengeluarkan dirinya dari islam, seperti yang ada di postingan ini

      BUKTI-BUKTI NYATA PENYIMPANGAN TOKOH MTA Plus VIDEO, silahkan lihat disini

    • umu nisa
      November 16, 2014 pukul 2:40 pm

      Walah ternyata hanya copy paste toh?
      menggelikan comot sana comot sini, tdk jelas, ini malah yg menyesatkan bukan mta

      Penjelasan yang begitu jelas dari mantan dai MTA, ditambah vidoe pimpinan MTA yang menjelaskan alquran secara ngawur dan serampangan, menurut pemahaman pribadinya, bukan menurut pemahaman para sahabat yang Rasulullah menjelaskan Alquran kepada mereka,.

      Makanya jarang sekali pak sukino menyampaikan penjelasan para sahabat tentang makna alquran, bahkan ngandelin terjemahan,. bukan melihat tafsirnya, bagaimana sahabat menjelaskan alquran tersebut,

      Makanya tidak aneh keluar dari mulut pak sukino ini penjelasan-penjelasan yang super aneh dan ngawur,
      Buktinya, lihat di video2nya, bagaimana dia menjawab pertanyaan jamaahnya,.

      Jamaahnya pun cuma bisa mantuk-mantuk,.. lha wong rata-rata jamaahnya itu orang-orang awam yang ga paham bagaimana pemahaman islam yang benar,.

  37. majelis tafsir
    Desember 26, 2013 pukul 12:47 pm

    saya fikir lemahnya MUI atau depag dlm mengkaji meneliti setiap majelis pengajian di swtiap wilayah, perlu turun dan lakukan tindakan jika menyimpang dari al quran dan hadist

    Masalahnya pengurus MUI sendiri belum punya standar kebenaran yang benar, yaitu kebenaran yang bersumber dari ajaran rasulullah dengan pemahaman para sahabat, sehingga dalam menentukan apakah aliran atau kelompok tertentu itu menyimpang atau tidak, MUI mengalami kesulitan, contoh kasus ttg sesatnya syiah, MUI begitu alot menggulirkan fatwa tsb, bahkan dalam tubuh MUI sendiri ada tokoh-tokoh yang terpengaruh dengan pemikiran syiah

    Untuk memutuskan fatwa haramnya rokok saja setengah mati, padahal bahaya rokok lebih banyak dari bahaya daging babi,

    Ciri-ciri pengikut kebenaran, bisa dibaca disini

    Jalan Kebenaran HANYA SATU, tidak bermacam-macam, baca postingannya disini

  38. maknyus
    Desember 25, 2013 pukul 4:55 pm

    Maaf ya saya awan karena abangan. Membaca tulisan di atas intinya saya meragukan pemahaman agan tentang penstrukturan akan “dimensi” sehingga tidak akan ketemu tentang item 4 maupun lainnya yang menurut anda menyimpang. Dijelaskan dengan cara apapun tidak akan masuk ke logika saya karena berbeda dalam memahaminya. Maaf saja, agan pandai dalam ilmu agama akan tatapi kayaknya kurang dalam belajar filsafat yang akan mengantarkan pada pemahaman agama (maksudnya ad-diin) karena akan penuh dengan logika (matematika).

    terimakasih, maknyuss,.
    betul sekali tidak nyambung gan, saya tidak mengedepankan logika sebagaimana MTA, silahkan baca postingan tentang logika, bagaimana menempatkan logika kita, baca disini gan

    Dan saya juga ngga nyambung dengan anda yg menggunakan filsafat,. dan ilmu filsafatlah penyebab kejayaan islam mulai memudar, sebab tidak ada filsafat dalam islam, ilmu filsafat adalah dari yunani, kitab2 yunani yang diterjemahkan kedalam bahasa arab, sehingga dianggap seolah-olah dari islam, padahal isinya adalah merusak islam itu sendiri,
    Mungkin agan belum tahu ya tentang apa itu filsafat, silahkan baca disini gan,

  39. zen
    Desember 6, 2013 pukul 8:00 am

    sekarang orang didesaku sudah kembali mengikuti para ulama NU tinggal satu keluarga saja yang dulunya adalah muhamadiyah. kasihan muhamadiyahnya sekarang tinggal papan namanya saja.

    Kasihan juga yah Imam Syafii, beliau tidak ikut NU atau Muhammadiyah,
    Kasihan Imam Bukhari, Muslim, beliau tidak ikut NU atau Muhammadiyah,. dan sungguh kasihan seabrek ulama lain yang ngga mengenal NU dan Muhammadiyah,.

    Coba, siapa yang lebih perlu dikasihani,.

    • bocah
      Januari 18, 2014 pukul 3:49 pm

      mungkin kalo sampeyan sendiri belajar di pon pes semisal tebu ireng maka sampeyan akan mengerti bagaimana NU itu..kalo terus ngomong imam syafii g ngikut NU maka konsep logika yg anda kemukakan akan amburadul dan cuma akan anda paksakan ke orang laen..

      Terimakasih bocah, dah komentar disini,.
      Lihat faktanya saja, siapa yang amburadul dan memaksakan yang bukan dalil kepada orang lain,. memelintir dalil, dan mencocok-cocokan dalil,. beramal dulu, cari dalil urusan nanti,..
      Ini banyak kita dapati dalam ormas satu ini,
      mau bukti? silahkan tonton saja video terbaru dialog dengan ulama pentolan dari ormas ini KH Idrus Ramli, silahkan lihat disini videonya

      Setelah dialog bukan sadar akan kekeliruannya, tapi mengeluarkan pernyataan yang aneh dan lucu, silahkan baca disini , jadi saya tidak heran dengan komentar anda, sebab anda dibanding KH Idrus Ramli tentu bukan apa-apanya,. bukankah demikian? dan KH Idrus Ramli saja seperti itu cara memahami dan menerapkan dalil,. Tokoh yang pinternya saja seperti itu, bagaimana dengan orang awamnya?

      • Anonymous
        September 21, 2014 pukul 4:53 pm

        Wahaboy dmn2 otakx cingkrang.

        senengnya jadi wahabi,.. seperti di postingan ini

  40. parto
    Oktober 20, 2013 pukul 12:37 am

    mungkin kalau MTA anda anggap ilmunya masih dibawah anda biar berjalan sesuai ilmunya dan dia biar menyadarkan orang2 yng selevel dengannya dan mungkin anda berilmu tinggi tebarkan ilmu anda biar masyarakat tambah ilmunya, jangan baru mau jalan sudah diajak konfrontasi, mercuma berilmu hanya untuk konfrontasi, itu hanya menyebar virus dimana-mana yang memancing untuk saling menghujad dan menyalahkan kapan mikir umat agar lebih semangat saling mengenal saling memahami dan saling membantu tdk saling gontok-gontok-an

    Alhamdulillah, banyak yg mulai tersadarkan dengan artikel ini,
    Postingan tentang penyimpangan MTA menjadi postingan yang banyak dibaca setiap harinya, padahal itu postingan sudah lama sekali, mudah-mudahan semakin banyak kaum muslimin yg tertunjuki dari penyimpangan MTA ini,

  41. Oktober 13, 2013 pukul 9:08 am

    Bismillah.
    Jika ada yang meragukan bahwasanya menurut MTA anjing halal, hukum wajib shalat jum’at bagi wanita, hukum membuang hadits dll, bisa disimak di situs Ustadz Abu Faris Bambang Surono hafidhahullah.
    Pembahasan tersebut adalah tulisan tulisan asli hasil debat tertulis antara ana dengan DR. ABDURRAHMAN SUPARNO ustadz senior dari MTA. Dan juga permasalahan permasalahan yg menyangkut fiqih dan aqidah. Ini juga sekaligus menjadi bukti bagi yang meragukan informasi ini, dan tidak sedikit yg mencela kami bahwa kami hanya memfitnah atau iri karena tidak punya radio. Allahulmusta’an.
    Maka pandanglah dalil/hujjahnya. Terlihat nyata betapa tumpul hujjah mereka. Dan dalam diskusi tersebut telah terpatahkan syubhat yg mereka lancarkan.
    Semoga bermanfa’at. Barokallahufiykum.

    jazakumullahu khairan akhi atas tambahan informasinya,
    Mudah-mudahan bisa semakin menyadarkan kaum muslimin yang belum terpengaruh pemahaman MTA, dan bagi kaum muslimin yang sudah cenderung ikut MTA atau simpatisan MTA, semoga segera menyadari penyimpangan2 MTA ini,

  42. Oktober 13, 2013 pukul 9:01 am

    Bismillah.
    Tulisan di atas adalah berasal dari kami.
    Dan sudah kami update menjadi 36 Penyimpangan MTA.

    36 PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN MTA DITINJAU DARI PEMAHAMAN AHLUSSUNAH WAL JAMA’AH MANHAJ SALAF :

    1. Tidak menggunakan qo’idah tafsir yang benar, MTA membuat metode tafsir sendiri sehingga banyak kekeliruan di dalamnya.
    2. Memalingkan makna sifat-sifat Allah dengan tanpa hujjah yg benar.
    3. Membuang sifat AL-HAYAA-U bagi Allah Azza wa Jalla (Q.S Albaqarah:26) dan menggantinya dengan makna “Meninggalkan sesuatu perbuatan” berhujjah dengan hadits lemah bahkan salah dalam penulisan matannya. Padahal Rasulullah menyatakan dalam sabdanya: “innallaha hayiyyun kariimun” Sesungguhnya Allah Pemalu lagi Maha Mulia” (H.R. Abu dawud, Tirmidzi)
    4. Menolak Sifat Wajah bagi Allah Azza wa Jalla. MTA katakan :”Alah tidak mempunyai muka”. Sedangkan Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan hal ini dalam firmanNya (Q.S Albaqarah:272), juga hadits hadits dari rasulullah shalalllahu’alaih wassalam “Sesungguhnya engkau tdk akan ditnggal sehingga engkau melakukan amalan yg mengharap dengan WAJAH ALLAH” (H.R Bukhari dan Muslim)
    5. MTA meyaqini bahwa surga tempat tinggal ADAM adalah di BUMI. Mereka menafsirkan surat albaqarah:35 bahwa Syurga Adam itu adalah “KEBUN DI ATAS BUMI INI”. Padahal ini adalah pendapat yg masyhur dari orang orang qadariyyah dan mu’tazilah.
    6. Menyelewengkan makna bahkan menginkari syafa’at nabi. Dlm tafsir surat albaqoroh:48 mereka mengatakan bahwa syafa’at adalah “TIUPAN ‘ILMU, BUDI PEKERTI YANG TINGGI DAN PERADABAN KENABIAN YANG SUCI, TEGASNYA DI HARI AKHIR NANTI TIDAK AKAN DITERIMA SYAFA’AT”. Padahal adanya syafa’at ini telah ditetapkan Allah Azza wa Jalla dan hadits-hadits mutawatir dari Rasulullah sholallohu’alaihi wasallam.
    7. Meyaqini bahwa yg haram hanya 4 saja yg disebut dalam surat al an’am:145, sedangkan yg dijelaskan oleh nabi dgn hadits yg shahih diinkarinya. Bahkan berani membuang hadits tsb.
    8. Salah dalam mendudukkan ayat ayat utk orang kafir dan disematkan kpd orang2 muslim, smisal surat ala’raf:40, shingga mereka menganggap sama hukumnya orang muslim dengan orang kafir jika telah masuk neraka yaitu kekal di dalamnya.
    9. Menganggap yg diharamkan Rasulullah hanya makruh saja jadi boleh dilakukan/dikerjakan. Ini bertentangan dengan surat alhasyr:7, dan ali imran :31
    10. Menganggap hadits yg shahih bahkan mutawatir disamakan dengan hadits syadz bila bertabrakan dngan alqur’an, jadi boleh dibuang, dan ini adalah pendapat yg paling bathil dari inkarussunnah.
    11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
    12. Mereka mengingkari adanya jahannamiyuun, yaitu orang yg beriman yg dientaskan dari neraka oleh Allah Azza wa Jalla berdasarkan ayat2 yg diperuntukkan bagi orang orang kafir. Padahal banyak hadits mutawatir yang mengabarkannya. Mereka meyaqini bahwa “”wa khobarulwaahidi dhonniyyun” hadits yg ahad adalah DUGAAN/dhonny”. Imam syafi’i telah membantah perkataan sesat ini dan beliau berkata;
    “ijma’almuslimuuna qodiiman wahadiitsan’ala tatsbiiti khobarilahaadi walintihaa-i ilaihi” “Kaum muslimin sejak dahulu hingga skarang telah spakat atas menetapkan hadits ahad dan berhenti padanya”(Ar-Risalah), juga dikuatkan oleh imam ibnu hajar atsqolani, ibnu abil izz, syaikh albani dll.
    13. Menganggap bahwa petunjuk hadits nabi tidak harus diikuti karena nabi adlah manusia biasa yang bisa benar dan bisa SALAH. Ini sungguh akan merusak syahadat mereka terhadap rasulullah, karena rasulullah bersabda :” TIDAKLAH KELUAR DARINYA MELAINKAN KEBENARAN” [Diriwayatkan oleh Ad-Daarimiy no. 501; shahih. Diriwayatkan juga oleh Ahmad 2/164 & 192, Al-Haakim 1/105-106, dan yang lainnya].
    14. Dalam hukum mawaarits mereka juga tidak menggunakan hadits yang shahih yg menjelaskannya, tapi hanya dengan ayat alqur’an saja yg ditafsirkan aqalnya sendiri.
    15. Dalam hukum zakat, mereka membuat ajaran bid’ah yaitu zakat berupa harta TANPA SYARAT HAUL DAN NISHAB yg tdk pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya juga imam empat skalipun.
    Dan mereka menyamakannya dengan hukum zakat pertanian, TETAPI anehnya ukuran zakatnya menggunakan zakat MAL. Aneh bin ajaib, bisa bisanya membuat syari’at sendiri.
    16. Membolehkan tayamum mutlaq saat safar walaupun ada air, ini menyelisihi dalil yg sangat banyak.
    17. Menganggap bahwa laki laki dan perempuan semuanya wajib shalat jum’at scara mutlaq. Padahal jika meruju’ pada hadits nabi tidaklah sbagaimana yg mereka fahami. Dan mereka menganggap orang yg ada udzur di masjid kmudian shalat di rumahpun dianggap shalat jum’at pada hari itu.
    18. Mengatakan bahwa ISBAL hukumnya “MUBAH”, sdangkan Rasulullah telah menyatakan keharamannya dengan adzab neraka jika tidak dengan kesombongan dan bila dengan kesombongan lebih berat lagi yakni tdk diajak bicara oleh Allah dan tidak disucikan.
    19. Menghalalkan musik, maka dari itu dalam radio mereka juga full music, padahal para sahabat telh menafsirkan surat luqman:6 sbagai haramnya nyanyian dan alat alat music.
    20. MTA tidak mempercayai/meyaqini bahwa jin bisa masuk dalam tubuh manusia, smentara Rasulullah telah menjelaskan dengan hadits2 yg shahih akan adanya kesurupan dan ruqyah.
    21. Menyimpang dalam memahami taqdir yaitu meyaqini bahwa Allah tidak menetapkan perbuatan manusia (sebagaiaman faham qodariyah), shingga apa akibat yg terjadi adalah karena perbuatan manusia sendiri, BUKAN perbuatan Allah dengan mengatakan “Kalo Allah menetapkan Takdir berarti Allah tidak adil”. Jadi kalau ada orang mati bunuh diri ya karena perbuatan dia sendiri bukan kehendak Allah. Jelas mereka bingung tidak bisa membedakan pemahaman irodah syar’iyyah diniyah dan irodah kauniyah qodariyah.
    22. ingkar lailatul qadar “lailatul qadar adalah malam turunya Al Quran dan sekarang Al Quran sudah tidak turun sehingga lailatul qadar yang lebih baik dari 1000 bulan tidak ada dan tidak perlu melekan mencarinya”
    23. ingkar shiroth “shiroth jembatan diatas neraka seperti rambut dibelah tujuh tidak masuk akal”
    24. ingkar dajjal “dajjal adalah sifat keburukan”
    25. ingkar iblis “iblis adalah sifat kesombongan”
    26. ingkar jin “jin makhluk halus apa wudhunya air halus, jin itu manusi asing, manusia yang tersembunyi seperti kata janin atau jenius..”
    27. ingkar syafaat “syafaat itu pertolongan didunia, kalo ada syafaat di akherat dimana ada orang bisa menolong orang lain diakherat berarti Allah tidak Adil”
    28. tidak percaya amal jariyah yang terus menerus setelah seseoarang meninggal “Amal Jariyah maksudnya amal yang selalu dikenang orang, tidak masuk akal kalo ada amal terus mengalir, contoh infak genteng buat masjid terus gentengnya diganti apa ya amalnya terus mengalir?”
    29. menghukumi kafir/ murtad orang yang keluar jamaah terutama yg telah mengikuti khususy dengan dalil ” orang keluar dari Jamaah bagaikan mati jahiliyah..”
    30. ada baiat pada imam jamaah yang bukan Penguasa Negeri.. belum baiat dihukumi kafir. (namun hal seperti ini akan disembunyikan dipengajian umum karena rahasia khususy)
    31. menghalalkan emas dan sutera bagi laki2.
    32. ingkar sihir, “sihir itu seperti sulap atau trik tipu muslihat tidak ada hakekatnya bisa menyakiti orang lain kalo sihir itu ada sekarang saya di santet saja”
    33. tidak percaya karamah wali.
    34. mengingkari turunnya nabi isa ’alaihissalam. ustadz besar mereka berkata -+ ”lha yo mbuh mudun tenan po ora ”
    35. Merendahkan/mencemooh keyakinan ahlussunah ttg org islam yg berbuat dosa besar, yg diazab di neraka lalu di mandikan ke dlm sungai kehidupan, baru di masukan ke surga. sang ust. besar mrk berkata ”LHA THIK KOYO WAYANG”(cerita gatotkaca saat masih bayi).
    36. Sungguh banyak lagi penyimpangan2 dalam MTA dan kesalahan2 penafsiran mereka, tapi ini cukup kiranya sbagai peringatan agar kita berhati hati pada faham yg seperti ini. Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar menjadikan tulisan ini di dalam timbangan ‘amalan kebaikan kami. Barokallohufiykum.

    Jazakallahu khairan ustadz, ana jadikan postingan tersendiri tambahan ini,
    Baarakallahu fiik

    • crash
      Maret 28, 2014 pukul 4:42 am

      bismillah. tadz mohon disebutkan darimana -sumber audio visual dari poin 1 s/d 36 judulnya apa dan menit ke berapa??

      agar kami bisa menilai sdri sesuai dgn ulumul quran maupun ulumul hadits diraayatan wa riwaayatan maupun berkaitan “bila” terjadi ta’arudul adillah antar 2 dalil.

      sebutkan juga bagaimana benarnya menurut antum berdasarkan dalil yg raajih dan sharih agar kami memahami thuruuqul istimbath antum. jazaakallah khara jazaa’

      terimakasih sudah komentar disini, silahkan saja anda langsung bertanya kepada orangnya, silahkan di link blognya langsung, karena beliau sendiri yang pernah dialog dengan petinggi MTA, ini link blog beliau

  43. muhammad imam
    Oktober 3, 2013 pukul 12:35 pm

    SILAHKAN DATANG KE MTA DAN TANYAKAN SEMUA PERTANYAAN ANDA DI SANA/AHAD PAGI.. ITU PENGAJIAN TERBUKA UNTUK SEMUA ORANG, BAHKAN BEDA AGAMA PUN BOLEH DATANG, YANG TERAKHIR ADALAH DARI NU YG MENANYAKAN TTG TAHLILLAN, DLL YG BERBEDA PEMAHAMAN DGN MTA, AL-USTADZ PUN MENJAWAB DGN BAIK.

    HATI-HATI DALAM BERAGUMEN DI DUNIA MAYA, APA ANDA TIDAK TAKUT KALAU YG ANDA TULIS TERSEBUT ADALAH FITNAH ? SEMUA ORANG BISA MEMBACA BOS..

    Terimakasih mas, sudah berkomentar disini,
    Saya sudah melihat sang ustadz dalam video2 yg beredar, itu acara di ahad pagi,
    Dengan melihat videonya saja saya merasa ngeri, apalagi dalam menjawab pertanyaan,
    Jangan terkagum-kagum dengan mudahnya dia menjawab, semua soal dijawab, dengan enteng,
    Jika menyebutkan dalil dari hadits, boro-boro dia menyebutkan rujukannya dgn jelas, ada dikitab apa, hadits riwayat siapa nomer berapa, sehingga bisa kita melacaknya, betul atau tidak apa yg sang ustadz ucapkan,

    Terbengong-bengonglah jamaah yang hadir, semakin terkagum-kagum dgn tokoh yang satu ini,
    Saya memposting tentang MTA di dunia maya, salah satu tujuannya ya agar kaum mengetahui penyimpangan pemikiran kelompok ini, sehinga tidak tercebur didalamnya, agar semua bisa membacanya,

  44. jokoq@yahoo.com
    Oktober 2, 2013 pukul 10:31 am

    Apa sampean gak ngaji aja di MTA

    Ogah,.

    • joni
      Juli 10, 2014 pukul 6:04 am

      yang sangat bagus sekali kita tidak perlu meng kritik tentang hal tersebut dalam dunia maya yang besar manfaatnya dan pahalanya datengin aja pada acara jihad pagi langsung komentar disana yang salah katakan salah gitu lho

      terimakasih joni,.
      bukan kapasitas saya untuk mengkritik langsung kesana,
      Kita mengkritik apa yang disebar di dunia maya oleh mereka melalui youtube, maka kita jelaskan penyimpangan pemikiran mereka dengan menampilkan videonya,. agar kaum muslimin tahu dan waspada,. penyimpanganya bukan sepele, bahkan menyangkut akidah, bahkan bisa termasuk pengingkar sunnah,.

  45. Widodo
    September 23, 2013 pukul 5:40 am

    MTA memang perusak baik dari segi syariah maupun hidup brmasyarakat,menganggap dia sendiri aliran yg ahlusunnah wal jamaah,tp dia termasuk orang sombong karena tidak mau mendengar penjelasan orang lain

    • sari
      Desember 21, 2013 pukul 1:49 pm

      Y sebgai orang muslim kita semua ini bersaudara,,,, saya cmn mau menginggatkan semuaitu akan ada pertanggaung jawabanya sendiri- sendri jadi yakinilah apa yg kmu yakini dan kami meyakini apa yg kami yakini

      Bgi q amalan q dan bagimu amalanmu,,, semoga dpt pencerahan hati amin,,,,

      Betul, sesama muslim adalah saudara,
      Karena saya peduli terhadap saudara kita sesama muslim, maka saya juga tidak ingin saudara saya terjerumus kedalam pemikiran-pemikiran yang bisa merugikan saudara saya tsb,. mengingatkan bahaya pemikiran yang diusung oleh MTA, yang bisa menyebabkan pelakunya menyimpang dari ajaran rasulullah yg mulia,.ini adalah bagian dari amar ma’ruf nahi munkar,.

  46. istiqomah setyo
    September 20, 2013 pukul 8:04 am

    Bacalah surat yasin atas orang-orang yg meninggal diantara kalian.(HR Abu Dawud).hadits ini shokheh gak? kita baca tiap malam jumat.

    terimakasih, tentang hadits diatas derajatnya lemah, silahkan baca postingannya disini

    Surat apa yg dibaca di malam jumat atu hari jumat? ternyata bukan surat yasin, tapi surat alkahfi, silahkan baca postingannya disini

  47. Ami ana
    September 12, 2013 pukul 8:30 am

    Semoga allah melaknad orang seperti engkau, jika engkau memang benar mengapa engkau tak langsung berbicara didepan selurus umat MTA diwaktu ahad pagi, kenapa hanya berani didunia maya. Orang MUNAFIK

    Terimakasih atas hujatannya,.. mudah-mudahan ini bukan hasil didikan dari kajian ahad pagi di MTA
    Alhamdulillah banyak kaum muslimin yg tersadarkan dari penyimpangan kelompok ini, baik melalui artikel di dunia maya, atau diskusi langsung dengan mantan-mantan pengikut MTA ,. walhamdulillah,. kapan anda menyusul?

  48. ari
    Agustus 9, 2013 pukul 9:29 am

    biarkan saja. D nasehati saja.

  49. ngawi
    Juli 4, 2013 pukul 5:47 pm

    banyak teman2 saya yang ikut pengajian mta tetapi rata2 orang2 mualap yang kurang paham hukum2 agama

    • toto torus
      Juli 5, 2013 pukul 11:10 am

      sesama orang muslim seharusnya tdk saling menghancurkan,klo kita yakin apa yg kita yakini ya dilakukan aja jgn memperolok2 golongan ato orang lain apa lg menyebutkan nama dr golongan ato orang tsb,tu sama saja memperolok diri sendiri.Alloh Maha Mengetahui apa yang benar dan yang salah,jgn kita merasa benar trus mengolok2 yg lain dan menyebut nama yg kita olok2,blm tntu yg mengolok2 itu benar,apa lg ngaku klo dia muslim tp kok ngolok2 muslim lain.DAN BIASANYA ORANG YANG MENGOLOK2 ITU KRN DIA MERASA IRI SMA YG DIOLOK2 DAN ITU ADALAH SIFAT SETAN,bkn sifat muslim. Saya yakin Alloh akan selalu melindungi orang yang benar di jalan-Nya dan akan selalu memberi jalan terang,dan saya yakin Alloh akan menghancurkan yang bathil slama yg hak trs dimunculkan. Matur suwun.

      Dan yg lebih parah adalah orang yang menghalalkan apa yang Allah haramkan, dengan dalih tidak ada ayat alquran yg menjelaskannya,..
      wah, kiye tah ya parahh nemen,. menghalalkan apa yg allah haramkan,.

  50. Anonim
    Juli 4, 2013 pukul 1:44 pm

    Memang mas pk sukino itu manusia bukan nabi yang tk luput dari slah dan dosa juga dia berdakwah sesuai dengan pngetahuan yang dia tau tapi kenapa kok dalam dakwahnya dia sering nggak mau menerima masukan dari orang lain seolah-olah hanya dia sendiri yang benar orang lain salah semua seolah-olah dia udah punya kavling di surga sana,

    padahal mas yang saya tau islam itu sangat menjunjung tinggi yang namanya beda pendapat dan sangat menganjurkan untuk saling memberi masukan yang baik demi kebaikan umat

    tapi kenapa ya mas pk sukino tuh kalau menafsirkan AL QURAN kok cuma sepotong2 nggak komplit dan cuma berdasarkan brosur doang bukanya ngajinya tuh tafsir bukan ngaji brosur

    dan yang saya tau juga namanya ngaji tafsir tuh ya satu ayat dalam AL QURAN tuh tafsiranya bisa panjang tapi kenapa ini pngajian atas bimbingan al ustadz sukino kok cuma sepotong2

    ditambah lagi kok ustadz sukino ngejelasinya kyaknya agak terburu2 gitu,

    pdahal kalau namanya menuntut ilmu itu nggak ada istilah terburu2

    (Maaf ini hanya masukan dari orang bodoh yang nggak tau soal ilmu tafsir yg sbenarnya pngen ngaji tafsir pada pak al ustadz sukino namun bukane ilmu yang saya dapat malah bingung dan pusing 7 keliling dengan penjelasan bpk sukino)

    Selama memahami alquran dengan pemahaman sendiri, atau kemampuan ilmunya sendiri, pasti akan salah dalam menafsirinya,. demikian pula halnya yg disampaikan oleh MTA

  51. Eko PS
    Juni 30, 2013 pukul 2:03 pm

    Perlu digarisbawahi, bahwa tidak ada manusia yg luput dari kesalahan, termasuk Pak Sukino. Dalam menyampaikan kajian, bisa saja (sangat mungkin) beliau salah menyampaikan, karena beliau bukan nabi, beliau masih manusia biasa yg tak luput dari kesalahan.

    Namun kita sebagai manusia yang lain, bukan berarti hanya bisa menyalahkan saja, tapi harus bisa melakukan koreksi atas kesalahan orang lain. Bisakah ? Pernahkah dilakukan ?

    Menurut kacamata saya sbg manusia, yang dilakukan Pak Sukino hanyalah berdakwah sesuai kemampuan beliau. Kalau kemampuan beliau kurang, ya kita yang merasa punya kemampuan lebih ini harus bisa menjelaskan ke beliau, yg ini salah, yg benar tu begini. Jgn spt itu, tp spt ini. dst.

    Sebenarnya, seberapa besar sih kesalahan Pak Sukino itu, dibandingkan dgn kebenaran yg beliau sampaikan ? Apakah 100% sesat ? ataukah hanya sebagian kecil saja yg sebenarnya hanya kesalahan manusiawi ?

    Kesalahannya? masa anda tidak baca postingan saya , MTA adalah salah satu kelompok ingkarus sunnah,. silahkan baca disini ulasan tentang ingkarus sunnah,

    Pernahkah Anda tanyakan kepada orang yang lebih pintar dari Anda, lebih arif dari Anda, lebih bijak daripada Anda, tentang model dakwah Pak Sukino ini ? Bagaimana tanggapan mereka ?

    Mustahil mengamalkan alquran tanpa penjelasan dari rasulullah / hadits, silahkan baca disini

    Dan terakhir, apakah guru Anda, ulama tempat Anda belajar tidak pernah salah dalam menyampaikan dakwah ? apakah jika mereka salah menyampaikan dakwah Anda akan mem-blacklist mereka ? Lalu apakah ketika Anda berdakwah Anda “tidak pernah salah” dalam menyampaikan dakwah ?

    Kita tidak memblacklist mereka, tapi mengingatkan tentang penyimpangan metode dakwah MTA, Dan yang lebih tahu bagaimana sepak terjang MTA, ya mereka yang pernah berkecimpung didalamnya, bahkan puluhan tahun, bukan dalam waktu yg sebentar,.

  52. malik khoirudin fadhul saputra
    Juni 11, 2013 pukul 4:51 am

    MTA itu berdasrkan AL-QUR’AN dan SUNNAH Nabi SAW
    Tidak akan masuk surga dari kalangan umatku yang suka memecah belah islam
    seharusnya islam itu bersatu malah pecah belah
    kita seharusnya bisa bersatu dong
    tidak bisa menyalahkan umat islam yang lain begitu

    Terimakasih mas ,
    SEmua kelompok juga mengakunya menggunakan quran sunnah mas,. tidak ada yang patokan atau pegangannya bukan quran sunnah,
    Masalahnya bagaimana dalam memahami quran dan sunnah tersebut, apakah menggunakan pamahaman tokohnya, kelompoknya, atau apa? sedangkan cara memahami quran dan sunnah yang paling benar dan selamat adalah dengan mengikuti pemahaman para sahabat,.

    bukan kata saya, tapi Allah yang mengatakan dalam surat attaubah ayat 100 , ancaman bagi yang menyelisihi sahabat adalah diancam dengan kesesatan dan neraka,.. bukan kata saya juga, lihat surat annisa ayat 115 ,

    Jadi semua kelompok yang menyelisihi pemahaman para sahabat, mereka mengikuti pemahaman siapa?.. dan jika tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, maka pasti akan tersesat,… Allah yang mengatakan, dan Rasulullah yang menyampaikan akan hal tersebut,.

    Jalan keselamatan hanya satu, apa itu? silahkan baca disini

  53. kukuh kusparmanto
    Juni 9, 2013 pukul 9:36 am

    Kenapa sesama Islam kok saling saling merasa benar ?

    Orang kafir tidak akan mampu menghancurkan umat islam,
    tapi umat islam bisa dirusak oleh orang islam itu sendiri, diantaranya oleh kelompok2 yang mengusung pemahaman islam yang tidak sesuai dengan pemahaman para sahabat,.
    Dan Allah sudah mengancam orang2 yg tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, apa ancamannya? diancam dengan kesesatan dan neraka jahannam, silahkan baca surat annisa ayat 115 ,

    Kemuliaan Islam hanya bisa dicapai dengan cara mengikuti manhaj salaf, silahkan baca disini

  54. Mei 26, 2013 pukul 12:59 pm

    Tulisan yang bagus, minta izin share tulisan-tulisan di blog ini ke blog-ku salafykrapyak.blogspot.com

    Silahkan kang,,..

  55. 1234567890q
    Mei 25, 2013 pukul 4:01 pm

    ………Bagi Yang Ingin Mengetahui Penyimpangan Pemahaman MTA ( Majlis Tafsir Alquran )……………….11. Mereka menghalalkan anjing buas, serigala , katak/kodok dll yg telah diharamkan rasulullah shalallahu’alaihi wasallam, tetapi utk menutupi pendapat ini dihadapan para pengikut MTA yg masih pemula maka sang ketua dan para ustadznya menjawab ;”MTA tidak berhak mengharamkan dan menghalalkan anjing, yang berhak mengharamkan dan menghalalkan hanyalah Allah”. Perkataan ini utk mengelabuhi ummat agar pengikutnya tidak lari karena tahu bahwa ustadznya mnghalalkan anjing walau dia tidak memakannya. Lihat bukti perkataan mereka dalam tafsir MTA jilid ke 4 pada saat menafsirkan surat albaqoroh:173. Padahal faham seperti ini telah dibantah oleh Rasulullah, beliau bersabda “Ingatlah, sesungguhnya apa yang diharamkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti apa yang diharamkan oleh Allah”. (HR Ibnu Majah, no. 12, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).,,,,,,,,,,,ternyata blog ini menjalankan FITNAH ,,,,,INGAT FITNAH LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN …….MTA TAK PERNAH MENGHALALKAN ANJING ,,,,,,KALO GA PERCAYA IKUTI SIARAN LANGSUNG TIAP HARI MINGGU PAGI ,,,ATAU TABAYUN SENDIRI KE SOLO……INGAT BLOG INI TERDAPAT FITNAH,,,,,,,,,,,BERTOBATLAH YANG MEMBUAT POSTING FITNAH,,,,,,,,,

    terimakasih, silahkan anda baca sendiri tafsir MTA jilid ke 4 ,. bukan malah menuduh saya memposting fitnah,
    lagian postingan saya hanya copas dari mantan pengikut MTA, bukan postingan saya pribadi,. itu postingan bambang surono, mantan MTA,. silahkan anda tanya beliau langsung yang sudah 20 tahunan ikut MTA,. ini akun FB nya,. silahkan klik langsung

    silahkan download disini

    • Mei 25, 2013 pukul 5:39 pm

      Ini ada komentar dari blog mantan MTA

      saya msh ingat sekali ketika mengikuti pengajian ahad pagi maupun pengajian gelombang II,dijelaskan anjing itu halal,akan tetapi cara penyembelihannya itu yg sering digebuki,direndam di air dsb,yg membuatnya haram dimakan…”

      setelah belajar lagi dan membaca penjelasan dalil diatas semakin yakin,bahwa mereka bicara asal : asal masuk akal dan sekenanya dalam menjawab pertanyaan.

      padahal ini jelas berhubungan dengan dalil agama yang dipertanggung jawabkan dikherat kelak…astaghfirllah

      selengkapnya silahkan anda baca di link blognya langsung,. klik disini

  56. abdullah Ali Anshori
    April 23, 2013 pukul 2:35 pm

    Assalamualaikum Wr. Wb. membaca tulisan anda di atas, saya merasa bahwa anda hanya berbohong pernah menjadi warga MTA,Anda hanya menyimpulkan dari sana sini tentang MTA,dan tampak sekali anda tidak faham MTA. semoga simpulan simpulan Anda di atas justru menggugah pembaca untuk mencari tahu lebih banyak tentang Islam melalui MTA.MTA sangat terbuka bagi umat untuk mendalami islam yang sesungguhnya.Apa yang dikaji dari Quran dan Hadits lewat pengajian yang dipancar luaskan secara rutin . Semoga umat yang bisa menilai, dan mengambil manfaatnya. amin

    Terimakasih mas abdullah,
    saya bukan pengikut MTA , dan saya berlindung kepada allah dari mengikuti pemahaman MTA ,
    tulisan tersebut adalah saya nukil dari orang yg lama berkutat di MTA , hingga akhirnya dia mendapatkan hidayah mengenal manhaj salaf,
    Terdorong keinginan dia agar para warga MTA sadar, dan tidak ada kaum muslimin yg terjerumus kedalam pemikiran MTA, maka ditulislah artikel tersebut,.

    • Juni 16, 2013 pukul 2:00 am

      http://mta-deleted.com/p/mta-tv.html
      yang mau tau ajaran MTA sesat apa tidak silahkan klik link diatas,…
      (LINK jangan Dihapus MIN.. !!!)

      Terimakasih bang,
      Link saya hapus, karena saya juga tidak mau memberikan link yang tidak bermanfaat, istilahnya kalau sudah mengetahui pemikiran salah terhadap islam yang benar, maka link tsb saya hapus, tidak ditampilkan,.
      Masa mau tahu pemikiran kelompok menyimpang atau tidak kita disuruh masuk dulu? emangnya kaya trik pengedar narkoba, disuruh nyoba gratis dulu, jika enak diterusin, jika ngga cocok ya ngga usah nerus,..

      Islam sudah sempurna, dan pemahaman yg benar tentang islam juga sudah dijelaskan oleh para sahabat, bahkan rasulullah menyuruh umat islam untuk mengikuti pemahaman para sahabat,. kenapa kita malah ikut2an pemahaman kelompok atau tokoh tertentu yang menyelisihi pemahaman para sahabat?

      • BOIM
        Juni 16, 2013 pukul 7:50 am

        Emang trik pengedar narkoba kaya gitu min…???

        klo menurut anda MTA itu BATHIL/sesat ya munculkan dong yang HAK,buat pengajian yang bener menurut anda ajak saudara2 muslimin muslimat gabung….

        TErimakasih bang boim,
        Postingan ini juga dalam rangka hal tersebut,. mengungkap penyimpangan pemikiran MTA dari mantan MTA sendiri,

  57. Hery
    April 17, 2013 pukul 8:34 am

    Assalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya baca di artikel arsip MTA dengan point2 diatas kok malah g sama ya???
    kalo admin masih aktif tolong dipaparkan bukti bahwa MTA menghalalkan anjing…
    apa yang anda kutip itu hanya sebagian…
    kajian masalah halal dan haram di MTA ada 11 brosur yang artinya ada 11 kali pertemuan…
    pada brosur yang pertama memang yang dibahas hanya yang dari Al Qur’an … tapi di brosur yang kesekian mulai dibahas yang berdasarkan sunnah Nabi ….
    kalau MTA anda golongkan kedalam ingkarus sunah kenapa ada sunnah Nabi di kajian mereka…
    untuk masalah penghuni neraka, bukankah sudah pasti bahwa orang kafir itu tidak akan diangkat ke syurga karena kafir adalah dosa yang tidak akan diampuni…
    kafir tidak sama dengan muslim….
    maaf, saya bukan warga MTA. dan .. saya hanya mencari bukti dari artikel anda ini…
    akan saya ss pertanyaan saya ini untuk memastikan bahwa anda tidak akan menghapus post saya ini….

    Terimakasih mas Hery,.
    Mustahil bukan warga MTA akan mengetahui hukum haramnya anjing, karena hal itu bukan konsumsi warga MTA yg bukan khususi, apalagi anda bukan warga MTA,
    Silahkan baca pengakuan yg sudah puluhan tahun di MTA, silahkan baca disini

    Wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  58. Nugroho
    Maret 20, 2013 pukul 3:39 pm

    Tolong saya dikirimi ebook tuntunan sholat lengkap yang sesuai dengan tuntunan Nabi.

    terimakasih mas, silahkan saja baca disini

    Jika ingin melihat tatacara shalat dalam bentuk video, bisa klik disini

  59. Maret 19, 2013 pukul 4:43 am

    1 lagi mw tny, isa bugis itu siapa menurut pemahaman anda boss?

    Sampai sekarang aliran sesat Ingkar Sunnah Isa Bugis masih terdengar nyaring gaungnya dan dan masih tetap populer dikalangan beberapa orang munafik kampus, sebuah pemikiran dan paham sesat yang dirintis oleh seorang yang bernama Isa Bugis lahir tahun 1926, di kota Bhakti Aceh Pidie, tinggal di daerah Kayu Manis Jakarta Timur.

    Isa Bugis berusaha memahami dan menganalisa ajaran agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti idiologi komunis dengan kapitalis, antara nur dan zhulumat. Ia berupaya untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua perkara yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima oleh akal, sehingga ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh kaum intelektual yang cenderung lebih memberhalakan akal dan pikiran.

    Banyak sarjana yang tertarik dengan ajaran Isa Bugis sebelum tahun 1990-an. Banyak Dosen Agama Islam IKIP Negeri Rawamangun Jakarta (kini namanya UNJ –Universitas Negeri Jakarta) terdiri dari pengikut Isa Bugis. Kelompok pengikut Isa Bugis di IKIP Negeri Rawamangun bisa dikatakan sudah menguasai pola pemikiran Isa Bugis pasti akan sulit

    untuk lulus ujian mata kuliah agama Islam. Para pengajar yang sudah berpaham Isa Bugis itu menyusun pelajaran agama khusus untuk mahasiswa IKIP dan dijadikan buku wajib untuk pegangan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang menjadi korban (tidak lulus) karena tidak mau mengikuti materi dalam buku itu.

    tentang isa bugis insya allah nanti akan saya postingkan di blog ini

  60. Rafian Rahmatul Iman
    Maret 18, 2013 pukul 7:40 am

    assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    kebetulan sebagian sanak saudara juga mengikuti MTA ini, sy pun jg sempat mengikuti majelis ini. entah kenapa sy selalu terhalang u/ menghadiri majelis ini. akhirnya smpai sekarang sy tidak pernah lg melanjutkan majelis ini. Namun sy pernah membaca artikel (lupa dimana situsnya), ada hukum gugurnya seseorang dalam menuntut ilmu, karena sudah banyak/yang paham. apakah benar jika sy tidak perlu menuntut ilmu ttg tafsir alqur’an?

    Menuntut ilmu tidak ada batas usia, bahkan hingga kita tutup usia,. dan ilmu yg wajib dipelajari adalah ilmu syar’i , yg bisa menyelamatkan kita dunia dan akherat

    sikap apa yang harus saya lakukan saat menghadapi sanak saudara yg mengikuti majelis tsb? terima kasih.

    Sikapnya adalah anda sendiri belajar dulu tentang pemahaman islam yg benar, sehingga anda bisa mengambil sikap yg benar, terutama utk diri sendiri dan keluarga dahulu, setelah anda sendiri paham tentang pemahaman islam yang benar, maka bisa sambil menasehati kerabat anda tersebut dgn cara yg baik,..

    Banyak kok tempat2 kajian yg mengajarkan pemahaman islam yg benar, yaitu islam menurut pemahaman para sahabat, anda tinggal di kota apa? mungkin bisa saya beritahu tempat kajian yg dekat dengan tempat tinggal mba,

    • Rafian Rahmatul Iman
      Maret 19, 2013 pukul 2:35 am

      alhamdulillah saat ini sy tinggal di daerah sekitar bintaro. ya itu dia, sanak saudara menganggap terjemahan alquran yg ada skrng ini dianggap tidak sesuai dng aturan nahu sorof yg ada (sy sih manthuk2 wae, g ngerti soalnya).

      oh gitu,.
      Padahal rasulullah tidak mengajarkan nahwu ,sharaf, lucu ya,

      ada ya tmpt pengkajian alquran di daerah bintaro? kalo pengajian udah cukup dari media mana aja. cntohnya ya disitus aslibumiayu ini hehehehee 0(^^,)0 trima kasih.

      yang paling bagus adalah datang langsung ke taklim, agar kita bisa bertanya hal2 yg belum diketahui secara langsung,
      jadwal kajian di tangerang, ada juga yg di BSD, silahkan klik disini untuk melihat jadwal tersebut,

      • Rafian Rahmatul Iman
        Maret 19, 2013 pukul 3:52 am

        lho trus terjemahan al quran itu gmn bisa tertranslate indonesia boss? g mungkin jg yah rasul ngajarin Nahwu Sharaf, kan g pernah ke indonesia. mohon pencerahannya boss, ada g link2 penerjemah2 alquran/apalh (emang google apa, maaf ya repotin). g mungkin seharian internetan. kebetulan aja ini pas istirahat. kl dah waktu kerja, ya kerja lagi. :D

        Jaman rasulullah tidak perlu nahwu sharaf, dan rasulullah tdk pernah menjelaskan alquran dgn nahwu sharaf,
        Ilmu2 bahasa arab ada ketika jaman Ali bin abi thalib, dimana bahasa arab mulai banyak yg salah memahami, sehingga dimulailah di jaman tersebut pemberian titik dan harakat alquran,. jaman rasulullah huruf ba, ta, tsa, nun, itu sama saja, tdk ada titiknya,

        Jadi utk mempermudah supaya alquran bisa di baca dan dipahami dgn benar, para ulama di masa itu menuliskan kaidah2 bahasa arab, peletak pertamanya adalah abu aswad ad du’ali,

        Ada kok alquran online, arab dan terjemahannya, jangan menggunakan google translate, berantakan nanti hasil terjemahannya, maklum, bahasa mesin, silahkan lihat quran online disini, banyak bahasa terjemahannya

  61. sodikin
    Maret 14, 2013 pukul 2:05 am

    mas saya tinggal di daerah Pekalongan, apakah mas admin tahu majelis ilmu yang bermanhaj salaf di daerah saya? Saya ingin belajar Islam yang benar mas, ingin belajar Islam yang ga ‘neko-neko’.

    Alhamdulillah di pekalongan ada kajian rutin, silahkan lihat disini
    Jika anda memiliki parabola, anda bisa juga menyimak radio rodja dan rodja tv via parabola

    • April 25, 2013 pukul 9:56 am

      KAJIAN SALAF DI PEKALONGAN :
      1. Masjid al-Hidayah (Jl. raya Pait Km. 10 Siwalan Pekalongan-Pinggir jalan PAntura)
      2. Masjid Ibnu Abbas ( Jl. Kaibon Pekuncen Wiradesa )
      3. Masjid Imam Syafii (Jl. Toba 30 Pekalongan dekat alun-alun)
      4. Mushalla al-Falah Balutan Comal
      CP. 02857912349 (Flexy) atau 085713885051

      Jazakallahu khairan atas infone,

      • Basuki
        Juli 14, 2013 pukul 4:17 pm

        Mohon info kajian di Magelang kota. Syukron.

        Sudah diposting di halaman tempat taklim yang ada di menu atas blog ini, atau klik link ini

        Afwan..

  62. sodikin
    Maret 13, 2013 pukul 3:55 pm

    mas bisa minta tolong ga ?

    minta tlg apa pak, jika saya bisa dan mampu,. silahkan saja

  63. maskur
    Maret 9, 2013 pukul 11:46 pm

    Saudara ku perbedaan2 dalam fiqih tidak mungkin terhindari,karena perbedaan2 yang terjadi saat ini juga sudah ada dimasa rasululloh …

    TErimakasih mas maskur,.
    betul sekali perbedaan dalam fikih itu tdk mungkin di hindari, dan itu biasanya di amalan ibadah yg tidak ada dalil yang jelas, sehingga ulama berijtihad, dan ijtihad bisa salah bisa benar,
    Adapun untuk perkara fikih yg sudah jelas, maka tidak ada perbedaan,
    Namun jika perbedaan fikih atau lainnya itu disebabkan karena salahnya pemahaman, ini bukan disebut perbedaan, tapi iftiraq, perpecahan, apalagi jika kita memahami dalil baik dari alquran atau hadits tidak menggunakan pemahaman para sahabat, tapi menggunakan pemahaman sendiri, akal sendiri, atau mengikuti pemahaman person tertentu selain rasulullah dan para sahabatnya,. ini akan menimbulkan perpecahana yg semakin banyak, dan MTA adalah salah satunya, yang lainnya masih sangat banyak,

    yang mesti kita lakukan adalah tetap selalu menjaga menjalin persaudaran sesama kita…mudah mudahan Alloh memberikan Hidayah kepada kita menjadikan perbedaan sebagai rahmat untuk kita….Amin

    ya, kita menjaga persaudaraan, persatuan diatas sunnah yg shahih, bukan persatuan di atas akidah yang berbeda, ini adalah persatuan yg semu, kelihatannya bersatu, tapi hatinya berpecah belah,

    Perbedaan adalah rahmat??? ini hal yang sangat aneh, jadi apakah persatuan adalah adzab? disisi lain mengajak bersatu, tapi dengan membawakan dalih perbedaan adalah rahmat??

  64. faizal
    Maret 9, 2013 pukul 1:15 pm

    Assalamualaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    nanya nih ana pernah denger orang kalo belajar dari buku sama saja belajar dari setan. apa bener ada hadis tsb kalo ada dan sahih tolong dijelaskan maksudnya. trus kalo ana belajar agama lewat buku kumpulan hadis sahih atau kumpulan dalil naqli apa itu juga sama belajar dg setan. mohon penjelasan. kalo ana punya pikiran gini” daripada kita belajar dari kyai/ustad tp tdk pake dasar dari rasul mendingan belajar dari buku/dunia maya tapi sumbernya jelas dari rasul ya walaupun mungkin lebih baik belajar langsung ke ulama yg pake dasar yg benar”.

    Terimakasih mas, saya nukilkan jawaban pertanyaan serupa di blog ini

    Berikut jawabannya:
    Asy-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah pernah mengomentari perkataan tersebut sebagai berikut :
    أمَّا قولُهم: “مَن لا شيخَ له؛ فشيخُه الشيطان”؛ فهذا باطل، ما له أصل، وليس بحديث. وليس لك أن تتَّبع طرق الشيخ إذا كان مخالفاً للشرع، بل عليك أن تتبع الرَّسول -صلَّى الله عليه وسلَّم- وأصحابَه -رضي الله عنهم وأرضاهم- ومَن تَبِعهم بإحسان، في صلاتك، وفي دعائك، وفي سائر أحوالك. يقول الله -جلَّ وعلا-: {لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ}[الأحزاب: 21]. ويقول -سبحانه وتعالى-: {وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُ..} الآية [التوبة: 100]. فأنت عليك أن تتبعهم بإحسان باتِّباع الشَّرع الذي جاء به النَّبيُّ -صلى الله عليه وسلَّم- والتَّأسِّي بهم في ذلك وعدم البدعة التي أحدثها الصوفية وغير الصوفية. والله المستعان

    “Adapun perkataan mereka (yaitu Shuufiyyah – Abul-Jauzaa’) : ‘barangsiapa yang tidak punya guru (syaikh), maka gurunya adalah setan’; maka perkataan ini adalah bathil. Tidak ada asalnya. Bukan pula hadits. Tidak boleh bagimu untuk mengikuti jalan seorang syaikh apabila ia menyelisihi syari’at. Bahkan wajib bagimu untuk mengikuti Rasul shallallaahu ‘alaihi wa sallam, para shahabatnya radliyallaahu ‘anhum, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik dalam shalatmu, doamu, dan seluruh keadaanmu. Allah ‘azza wa jalla berfirman : ‘Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu’ (QS. Al-Ahzaab : 21). Allah subhaanahu wa ta’ala juga berfirman : ‘Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik’ (QS. At-Taubah : 100). Maka wajib bagimu untuk mengikuti mereka dengan baik, dengan mengikuti syari’at yang dibawa oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam; serta mencontoh mereka dalam hal tersebut. Juga wajib bagimu untuk tidak berbuat bid’ah yang diada-adakan oleh Shuufiyyah dan non-Shuufiyyah. Wallaahul-musta’aan” [selesai].
    [dikutip dan diterjemahkan oleh Abul-Jauzaa’ dari bagian fatwa beliau rahimahullah yang ada di sini – sardonoharjo, ngaglik, sleman, yk – 12052012].

    berikut nasehat

    belajar yang paling baik adalah dengan berguru kepada seseorang (baik ulama, ustadz, atau orang yang berilmu lain). Para ulama dulu bahkan mencela orang-orang yang tidak keluar mencari ilmu dan mendatangi para ulama. Belajar dari guru lebih praktis dan lebih terhindar dari kekeliruan.

    Namun jika kemudian dimutlakkan bahwa orang yang tidak punya guru, maka gurunya adalah setan – sebagaimana perkataan ini beredar di kalangan shuufiy – ini juga tidak betul. Perkataan ini sebenarnya lebih dilatarbelakangi agar orang memegang dan menyandarkan ilmu pada orang-orang tertentu dan berfanatik kepadanya. Bukan dilatarbelakangi oleh dorongan dan anjuran untuk menuntut ilmu. Itulah yang dimaksud oleh Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah di atas.

    Anyway,…. menuntut ilmu melalui perantaraan kitab itu tidaklah mutlak mesti keliru out put-nya. Meskipun tetap harus kita katakan, belajar kitab pada ulama/ustadz/ahli ilmu lebih baik daripada belajar secara otodidak.

    Yang jadi tolok ukur kebenaran tetaplah kesesuaian terhadap kebenaran itu sendiri (yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah ‘alaa fahmis-salaf).

    Betapa banyak orang yang berguru namun ternyata malah sesat ?.

    Apakah kita pikir Bisyr Al-Maarisiy itu tidak punya guru ?.

    Apakah kita pikir Al-Khomeiniy itu tidak punya guru ?.

    Apakah kita pikir Ulil Abshar itu tidak punya guru ?.

    Betapa banyak pula orang yang berbangga dengan sanad, namun ilmu dan amal mereka ternyata menyelisihi sunnah ?.

    Hanya mengingatkan, punya silsilah sanad guru itu tidaklah jaminan bahwa ilmu yang didapat itu benar. Dalam ilmu sanad, bukankah kita mengenal rantai periwayatan lemah atau bahkan palsu, karena ternyata perawinya ada yang pendusta, pembuat bid’ah, dan lemah.

    Belajar dari buku, kaset/rekaman, internet, atau sumber-sumber lain itu boleh dan tetap mempunyai keutamaan. Allah akan memahamkan siapapun yang dikehendaki-Nya melalui media apapun. Namun hanya menyandarkan ilmu dari media-media tersebut tanpa mendatangi guru – sementara kita mampu – adalah kerugian yang sangat besar.

    • faizal
      Maret 13, 2013 pukul 1:18 pm

      Alhamdulillah atas penjelasannya.

    • faizal
      Maret 13, 2013 pukul 1:55 pm

      afwan mohon dijelaskan arti shuufiyah-abul jauzaa, jazakallahu khairan..

      shuufiyah maksudnya adalah orang-orang sufi, orang-orang yang memahami islam dengan pemahaman tasawuf/ilmu kalam, tentang tasawuf silahkan lihat postingannya disini

  65. sardjito wiwoho
    Maret 11, 2013 pukul 3:52 pm

    Saya seorang muallaf, Jujur saya ragu alasan nomor 10. Sebab ALLAH tidak mungkin sekejam itu,hanya sekedar ISBAL,mengakibatkan manusia dimasukkan neraka.

    Terimaksih pak sardjito wiwoho, mudah-mudahan Allah memberikah hidayah dan semangat untuk belajar tentang islam yang benar,

    Yang benar adalah isbal dapat menyebabkan kotor bahkan najis kalau si pemakai berjalan di jalan yang kotor.
    Allah sangat sayang kepada hambanya, melebihi sayangnya seorang ibu kepada anaknya,
    Bukankah Allah sudah memerintahkan laki-laki untuk tidak ISBAL, tapi memerintahkan wanita untuk ISBAL ,
    Ketika membaca dalil, baik alquran atau hadits, janganlah kita mengedepankan akal-akal kita yang terbatas, sehingga kita menolak dalil tersebut, dan mencap jelek, bahkan mungkin mencap Allah tidak adil,kejam, dll.. bukan begitu sikap seorang muslim,
    Kita wajib menerima dalil tsb dgn lapang dada, taat,
    Tentang isbal bagi laki-laki, Allah mengancam akan mengadzab apa2 yg berada dibwah mata kaki, itu jika dilakukan dgn tdk sombong,
    Jika isbal dilakukan dengan sombong, maka ada hukuman tambahan, Allah tidak akan melihat dia,tdk menghiraukannya dihari kiamat,
    Sedangkan bagi wanita, Allah menyuruh isbal,
    jika alasan anda bisa kotor karena najis, Rasulullah sudah menjelaskannya, tanah setelahnya akan mensucikannya, sehingga najis tsb hilang,. berbeda dgn laki-laki,.
    disisi lain, laki-laki yg isbal itu berarti menyerupai wanita,. dan lak-laki yg menyerupai wanita itu dilaknat oleh allah,oleh rasulullah, dan diancam tidak masuk surga,

    Ada lagi nomor 19 juga tidak sesuai dengan kehalusan budi manusia, sebab manusia membutuhkan keindahan untuk memperhalus jiwa manusia. Musik itu boleh saja asal dapat menguatkan aqidah, dapat menguatkan iman dan taqwa. BUkan musik yang berisi kata2 porno maupun yang kotor.

    Pak sardjito, mudah-mudahan Allah memberikan hidayah,
    Tentang musik, saya sudah posting banyak sekali,
    Semua musik dan nyanyian haram hukumnya,
    Tidak ada yg disebut musik rohani,musik religi,atau musik islami, semuanya haram, dan itu merupakan tanda-tanda akhir jaman, silahkan anda bisa lihat postingannya disini

  1. No trackbacks yet.

silahkan komentar jika kurang jelas atau ada yang ingin ditanyakan..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.882 pengikut lainnya.